Rokuzou sudah terbiasa melakukan semuanya sendiri.

Memasak untuk dirinya sendiri, makan siang dan makan malam sendiri, mencari keperluannya sendiri, pulang sendiri, tidur juga sendirian. Intinya selalu sendiri, dan sejak lama Rokuzou sudah terbiasa dengan semua itu.

Makanya, rasanya aneh kala hari ini, begitu pulang ke rumah, dirinya tahu-tahu disambut sosok pemuda berkacamata yang wajahnya lumayan menyebalkan—meski hari ini tidak, ekspresinya hari ini tampak kalem dengan apron membalut diri.

"Ah, sudah pulang, Rokuzou?" Kunikida Doppo bertanya lembut. Rasa-rasanya aneh karena pemuda itu lebih sering marah-marah.

Rokuzou mengangguk kaku. "Ah, ya ..."

"Mandilah—aku sudah siapkan air hangat tadi." Kunikida membenarkan letak kacamatanya. "Sekarang aku sedang masak makan malam. Setelah mandi kau bisa ke dapur, kita makan malam bareng."

Sekali lagi, Rokuzou mengangguk. Jawaban yang sama dengan jawaban sebelumnya ia gumamkan sebelum pergi ke kamarnya.

Yah ... untuk hari ini saja, ia tidak sendirian.

.

.

.

31 Hari di Bulan Oktober

[day 14: Alone]

Bungou Stray Dogs belong to Asagiri Kafka and Harukawa Sango

For #Writober2020

Thank you for reading!

~o~