Crossovers: Naruto. Highschool DxD

Pair : [Naruto U. Serafall L. Katerea L].

Bab 12

"Naruto, aku tidak tahu film apa saja yang sudah pernah kau tonton, hingga kau mengucapkan kalimat begitu dengan santainya? Apa kau sedang berlaga seperti sosok Kaisar yang bisa memilih selir seenaknya hah?" bentak Azazel yang nampaknya cukup kesal dengan Naruto.

Naruto yang mendengar pertanyaan dari Azazel hanya tersenyum kecil dan menjawab, "Ya, seperti itulah aku, aku telah dilahirkan sebagai pemimpin," ucap Naruto dengan santainya sembari menunjuk dahi Azazel, "Dan aku adalah Kaisar muda di perusahaanku jika kau tidak setuju bukan urusanku, aku hanya menjalankan apa yang aku mau."

Azazel yang mendengar pernyataan barusan hanya bisa diam sembari menatap datar Naruto yang tersenyum kecil dan berjalan ke arah Katerea, lalu ia pun menyentuh dahi Katerea dan dengan cepat Katerea tertidur dalam pelukannya.

"Apa yang akan kau lakukan pada Katarea Leviathan?" tanya Sirzech pada Naruto.

"Aku menghilangkan kesadarannya dengan membawa kesadarannya ke dunia ilusi, bisa dibilang ia sedang bermimpi indah," ucap Naruto sembari menyenderkan Katerea di dinding, "Genjutsu yang aku tanamkan cukup kuat dan bahkan sangat kuat, hingga hanya akulah yang bisa melepaskannya dan tidak ada orang lain yang bisa melakukan itu," gumam Naruto sembari tersenyum santai.

"Kapan kau akan melepaskan Leviathan dari genjutsu milikmu?" tanya Michael penasaran. Mendengar pertanyaan Michael, Naruto langsung menatap Leviathan yang berkeringat dingin lalu tersenyum kecil.

"Entah aku tidak tahu kapan, tapi saat aku melepaskannya aku jamin ia hanya akan setia kepadaku," ungkap Naruto dengan santai sembari menatap para penyihir yang kembali bermunculan, "Azazel, apa kau sudah bosan menghadapi mereka?" tanya Naruto seketika.

"Bisa dibilang begitu," balas Azazel sembari menatap Naruto dengan tatapan sebal, jujur ia tidak ingin Naruto menodai Michael, karena hal itu akan membuat pertemuan kacau dan perjanjian damai akan batal kalau di teruskan.

"Kalau begitu, aku yang akan maju," tanggap Naruto dengan wajah datarnya, lalu secara perlahan sayap datenshi besar keluar dari punggungnya, sayap itu membentang sangat lebar, bahkan bisa dibilang bentangan sayap Naruto 20 meter dari ujung kiri sampai kanan, terlihat pula bulu-bulu sayap Naruto itu tampak seperti susunan jarum baja berwarna hitam, karena warnanya tidak seperti hitam bulu, melainkan hitam cat minyak yang berada di bahan metal, warna hitam mengkilat dan bentangan sayap yang sangat besar, membuat Michael dan yang lain kaget dengan keagungan sayap dari Naruto, "Dan aku rasa, sudah saatnya aku menggunakan kekuatanku," gumam Naruto sembari mencabut satu bulu sayapnya dan menyimpan sayapnya kembali, hal itu membuat, semua pemimpin Faksi kebingungan, termasuk Azazel, karena Azazel tidak pernah melihat Naruto mencabut bulunya sendiri.

Naruto kemudian mengaliri bulunya dengan chakra hingga terlihat pancaran energi yang sangat kuat tipis dan tajam karena bergesekan dengan sangat cepat, tatapan Naruto juga terlihat sangat tajam, "Taju Hane no kaze kunai no jutsu!" dengan seruan itu Naruto langsung melemparkan bulunya dan bulu itu melesat dengan kecepatan tinggi, bukan hanya itu saat dilemparkan bulu-bulu itu nampak memperbanyak diri hingga memenuhi langit dan menghantam ratusan bahkan ribuan penyihir terbang yang bermunculan, tapi karena portalnya belum ditutup, hal membuat para penyihir bermunculan lagi, ketika semuanya sudah mati ditembus bulu baja yang sangat tajam.

Melihat musuhnya kembali berdatangan Naruto hanya tersenyum saja, sementara Maou Shirzech Lucifer dan Maou Seraval Leviathan hanya bisa tercengang dengan jurus Naruto yang berasal dari satu bulu sayapnya, sementara Azazel hanya bisa mangap-mangap, karena jujur saja, ia tidak pernah berpikir ada Datenshi yang mencabut bulu sayapnya untuk dilemparkan ke musuh.

"Nampaknya mereka bukan lawan yang akan menyerah hanya dalam satu serangan mematikan," gumam Naruto yang melompat keluar dan terbang dengan bentangan sayap sepanjang dua puluh meter, Naruto kemudian mengalirkan chakranya ke kedua sayapnya dan bersiap mengeluarkan jurus pamungkasnya dengan menyiapkan sebuah segel tangan, "Katon Gouenka!"Sebuah semburan api yang sangat panas keluar dari mulut Naruto dan api itu berbentuk bola dengan Diameter lingkaran mencapai 9 meter dan intensitas panas mencapai 50 derajat Celcius dari jarak 17 meter dari api yang disemburkan, hal itu membuat Michael dan Shirzech kaget, sedangkan Serafall hanya bisa kagum melihatnya, begitu pula dengan Rias yang masih bisa bergerak di dunia waktu itu. Namun tak sampai di situ Naruto langsung mengibaskan sayapnya ke arah bola api itu ketika melihat para penyihir membuat sihir pelindung, "Futon Kaze kiri no jutsu!" dan dalam satu kibasan sayap besar Naruto, hembusan angin yang sangat tajam dan kuat pun muncul melesat ke arah bola api dan membuat api itu membesar dan meningkatkan kekuatan panasnya.

Duaaarrrrr!

Ledakan besar muncul bahkan sampai menghancurkan kekai yang terpasang di luar, terlihat pula para penyihir langsung hilang tampa sisa menjadi abu, begitu juga bangunan-bangunan di sekitar mereka kecuali ruang klub dan ruang pertemuan, karena Naruto yang melindungi dua bangunan itu dengan kekuatannya, alasan ia melindungi ruang klub penelitian ilmu gaib, karena Naruto merasakan kehadiran Vali di sana jadi ia menggunakan chakranya untuk melindungi tempat itu, sementara tempat lain hancur tampa sisa.

"Ya tuhan, daya hancurnya," gumam tak percaya Michael yang melihat pemandangan luar menjadi lahan api yang dipenuhi bebatuan panas yang mencair bahkan hanya ada dua bangunan yang masih bertahan, itupun karena bantuan Naruto. Terlihat tanah berwarna merah menyala seperti menjadi lahar panas.

"Azazel, aku tidak menyangka kau bisa mendapatkan Naruto, kekuatannya sungguh berada di luar nalar," ungkap Sirzech yang mengakui daya hancur dari serangan Naruto dan Naruto juga terlihat sehat dan sama sekali tak kelelahan, seolah jurus tadi sama sekali tidak menguras tenaga sama sekali.

'Dengan kekuatan sebesar itu, tak mungkin ada satupun makhluk yang bisa mengalahkannya, bahkan suamiku pun juga bukan tandingannya, mungkin ia bisa dibilang sekelas atau setara dengan Great red,' batin Grayfia menganalisa kekuatan tempur Naruto.

"Azazel! Nampaknya para penyihir itu tidak kapok, meski aku sudah mengeluarkan 0,0000000000009% kekuatanku," ucap Naruto sembari tersenyum kecil.

'Kekuatan sedasyat itu bahkan belum sampai kategori satu persen, sebenarnya sekuat apa kau?' batin Azazel yang cemberut.

"Waktunya aku serius, mungkin ini masuk kategori 1%" gumam Naruto sembari menciptakan gododama di tangannya, bola hitam itu kemudian berubah bentuk menjadi tongkat hitam yang cukup panjang, yah sepanjang 2 meter.

Para penyihir yang baru keluar dari lingkaran sihir mereka kaget melihat sekitar mereka yang luluh lantah dan sangat panas akibat adanya api dimana-mana, Naruto kemudian melempar bulu-bulu sayapnya ke empat sudut halaman sekolah dan seketika sayap-sayapnya memancarkan cahaya hingga membentuk kekai baru yang menutupi kejadian yang terjadi di dalam kekai.

"Siapa makhluk itu, sa-sayapnya lebar sekali!" seru mereka ketika melihat Naruto dengan bentangan sayap kanan dan kiri yang mencapai 20 meter, terbang melayang diatas mereka.

Naruto pun menyeringai ketika melihat rasa takut para penyihir itu lalu ia berseru, "Aku adalah Uzumaki Naruto, Shinobi yang telah mencapai tahap dewa dari dimensi lain! Dan aku tidak akan segan menghukum siapapun yang berani menyerang sekutuku, sekarang! Kembali atau mati!"

Para penyihir pun kaget, karena mendengar pengakuan dari Naruto, sementara Azazel dan para tetua Faksi tentu lebih tercengang mendengarnya, jujur saja mereka tidak pernah mengira kalau Naruto adalah dewa dari dimensi lain.

Bersambung