Bab 1 : kembali_

Setelah sekian lama, melakukan perjalanan untuk menghilangkan rasa bersalah karena tidak mampu menyelamatkan orang yang disayangi dan dicintainya, Tsunade akhirnya kembali ke Konoha, berkat bujukan Naruto tentunya. Naruto dan Jiraiya melakukan perjalanan mencari Tsunade sekaligus latihan untuk Naruto.

Skip_saat lainnya...

Tsunade yang diikuti oleh murid sekaligus asisten pribadinya, yang kemungkinan besar tidak digaji, beserta babi kecil yang ada digendongannya, melihat kesekililing. Telah banyak yang berubah di Konoha. Tidak seperti dulu, dimana orang-orang dalam keadaan apapun harus terus waspada, sekarang masyarakat sudah berani mengendurkan sedikit kewaspadaannya, tapi kembali waspada setelah serangan baru-baru ini, yang merenggut nyawa sandaime hokage, yang dilakukan oleh Orochimaru. Mantan rekan setimnya, yang sebelumnya datang menemuinya, untuk memintanya menyembuhkan lengannya, yang telah tersegel oleh jutsu terakhir yang dilakukan sandaime, shiki fuujin.

Nah, seperti dalam seri kanon, Tsunade kembali ke Konoha sebagai Godaime Hokage, hal pertama yang dilakukannya ialah, pergi ke menara hokage, dan menemui para tetua yang nantinya akan sangat dia benci. Tsunade adalah wanita yang memiliki sifat yang kurang sopan dan santun, juga sangat blak-blakan. Di hari pertamanya dikonoha, dia sudah membuat dua tetua penting konoha naik pitam.

Usai berbicara dengan para tetua, ia keluar dari menara hokage dan secara tidak sengaja bertemu shikaku dan putranya, Shikamaru. Tsunade dengan santainya mengobrol dengan shikaku tanpa keformalan. Shikamaru yang melihat hal tersebut, sedikit terkejut, mengapa wanita muda sepertinya berbicara tidak sopan kepada orang yang lebih tua. Tanpa disadari oleh Shikamaru, ternyata Naruto ada disampingnya. Naruto yang melihat kebingungan Shikamaru, mengatakan bahwa dia bukan orang biasa, " hei Shikamaru...dia adalah salah satu anggota sannin legendaris dan akan menjadi hokage selanjutnya ",mata Shikamaru membelalak, karena hokage selanjutnya adalah seorang wanita, ditambah lagi terlihat masih sangat muda. Sebelum Shikamaru mengatakan sesuatu, Naruto melanjutkan " tapi jangan tertipu dengan penampilannya... yah...meskipun ia terlihat muda, dia sudah berusia setengah abad.!" , mata Shikamaru membelalak lagi. Naruto melanjutkan lagi, dan mengatakan bahwa dia hanya memakai semacam genjutsu untuk menutupi usianya yang sebenarnya, dari penampilan fisik.

Adegan selanjutnya_ menuju rumah sakit...

Usai berbincang di menara hokage, Naruto mengikuti Tsunade dan mengatakan, ia harus ke rumah sakit, untuk menyembuhkan Sasuke dan Kakashi " Tsunade obachan...!", Alis Tsunade berkedut, tapi ia tau, meskipun ia memarahinya, atau bahkan memukulnya, ia akan tetap memanggilnya begitu.

Jadi Tsunade mengatakan " apa?!.. dan jika bisa, jangan memanggilku begitu!!"... seperti dugaannya Naruto tidak peduli, dan mengatakan, " kau sudah berjanji, ...bahwa kau akan menyembuhkan Sasuke, dan Kakashi sensei, begitu kita kita sampai ke desa!",

Tsunade: "kurasa...aku tidak pernah berjanji.."

Naruto: " heeeeeee?!!!!...", Setelah memikirkannya, Naruto ingat Tsunade memang tidak pernah berjanji.

Melihat ekspresi Naruto, Tsunade secara tidak sadar tersenyum tipis.

Tsunade " tapi tenanglah...aku akan tetap kerumah sakit, tunjukkan saja dimana mereka..."

Rumah sakit_

Di salah satu bangsal rumah sakit, terbaring seorang bocah uchiha, akibat serangan doujutsu saudaranya, Uchiha Itachi. Tidak lama setelah Tsunade dan Naruto memasuki ruangan, entah dimana asistennya (shizune) berada saat itu ...(mungkin sedang mengurus masalah di menara hokage)..., Masuklah seorang gadis berambut merah muda, dengan hitae ate di ikatkan diatas kepala, nampak seperti bandul, gadis tersebut dikenal sebagai sakura.

Sakura menatap kearah Tsunade, dalam hati berkata...' siapa wanita ini, cantik '.

Sakura : " anda siapa?..."

Naruto : " oi sakura-chan...perkenalkan dia adalah ninja medis terbaik sepanjang masa, dan dia akan menyembuhkan Sasuke..!,"

Sakura : " benarkah?!...arigato gosaimazu", sambil sedikit menundukkan kepalanya kearah Tsunade.

Tsunade hanya menatapnya sebentar, lalu mengalihkan pandangannya pada si bocah uchiha, mengangkat tangan kanannya, yang kemudian dikelilingi Cakra hijau, khas jutsu medis. Lalu, menempatkan telapak tangannya di dahi sang bocah uchiha. Perlahan tapi pasti, Sasuke membuka matanya, ... Melihat hal tersebut, sakura langsung melompat kearah sasuke dan memeluknya...

Sakura : " Sasuke-kun...,"

Naruto membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu pada Sasuke, tapi tidak jadisetelah melihat sakura. Naruto hanya keluar dan menunjukkan kode menggunakan jari telunjuknya kepada Tsunade ...yang menandakan bahwa dia harus mengikutinya. Dalam hati Tsunade berkata, 'ternyata...bagaimanapun...dia memiliki rasa peka yang kuat'...

Ruangan selanjutnya, yang mereka datangi adalah...ruangan dimana Kakashi berada. Sama seperti Sasuke, Kakashi juga terluka akibat doujutsu tsukuyomi uchiha Itachi.

Setelah melakukan proses pananganan yang sama dengan Sasuke, Kakashi membuka matanya, sedikit terkejut melihat siapa yang berada dihadapannya,.. tidak-tidak...tapi, Kakashi SANGAT terkejut, melihat orang, yang menurut pengetahuannya, tidak akan menginjakkan kaki lagi di desa ini.

Tsunade, meskipun menyadari keterkejutan Kakashi ...hanya berkata "yah...tidak diduga, ternyata si ninja peniru, yang sangat populer karena kekuatan dan kecerdasannya, akan berakhir seperti ini,...". Kakashi hanya sedikit meundukkan kepalanya, dan mengatakan "maa...begitulah yang terjadi...". Tapi ada sesuatu dibalik percakapan itu yang tidak di sadari orang lain. Naruto awalnya sedikit curiga, tapi tidak menghiraukan, berpikir bahwa itu hanya perasaannya saja, karena terlalu bersemangat.

Gai yang selalu mengikuti mereka sejak memasuki rumah sakit, sangat bersemangat!... tidak sabar untuk pemeriksaan muridnya, Lee.

Lee terluka disalah satu babak ujian chunnin, melawan Sabaku no Gaara .

Gai langsung menunjuk-nunjuk keluar ruangan, ingin segera muridnya diperiksa. Skip_

Didalam salah satu ruangan rumah sakit, ada Tsunade, Gai, dan Lee. Sebelumnya, Tsunade sudah meminta Naruto untuk mengurus urusan lain yang ada diluar sana.

Setelah mengidentifikasi kondisi Lee., Tsunade secara langsung tanpa rem, mengatakan bahwa ia tidak bisa menjadi Shinobi lagi (emang nih orang blak-blakan, harus dikasi latihan biar kalau ngomong, ngomongnya dengan cara menenangkan, bukan dengan cara mengejutkan, dan bikin perasaan kacau). "Jika kau masih ingin menjadi hidupmu Shinobi, kau harus menjalani operasi, tapi jangan salahkan aku bila opersinya gagal, karena kemungkinan keberhasilan operasi hanya 50%", Tsunade menyatakan dengan lancar, tanpa tersandung sedikitpun pada kalimatnya.

Lee yang mendengar hal tersebut terkejut, begitupun gai, '50 %?,' pikir Lee, ' itu berarti kemungkinan berhasil dan gagalnya operasi ini imbang, Fifty-Fifty, '. Gai marah dan mengatakan kepada Tsunade, "kau penyihir, penipu. Bagaimana kau mengatakan sesuatu yang sangat menyakitkan seperti itu pada Shinobi yang akan menjadi bawahanmu, apakah kau pikir kau pantas menjadi hokage?!, dengan sikapmu yang seperti itu?!". Tsunade tidak memedulikan ocehan yang dia lontarkan kepadanya, dan mengatakan, "lebih baik dia mengetahui kondisi dirinya yang sebenarnya, daripada memberi harapan yang bisa dibilang, mustahil", gai terdiam mendengar apa yang dia katakan 'dia benar', pikir gai.

Lee diberi waktu beberapa hari untuk memikirkan dengan matang, apakah dia akan menghentikan kariernya sebagai Shinobi, atau melakukan operasi dengan kemungkinan mengalami kematian dalam prosesnya...

Disuatu tempat yang tidak diketahui oleh banyak orang, duduklah seorang Kakashi , yang melarikan diri dari rumah sakit, ini beberapa hari lagi sebelum pelantikan Tsunade sebagai Godaime Hokage.

Kakashi : berfikir, 'dia kembali?...apakah dia mengingatnya?...hari itu? Ketika...'

#Flashback_

..."Tadaima," kata seorang bocah berusia 7 tahun kepada siapapun yang ada dirumahnya, tapi tidak mendapati balasan. Ia terus berjalan menyusuri rumahnya, dan menemukan mayat seorang pria yang sudah meninggal dalam keadaan gantung diri, pria itu tidak lain adalah ayahnya. Ini terjadi sebelum Tsunade meninggalkan desa, tapi ia sudah tidak aktif dalam misi. Karena ia tidak mampu melihat darah, trauma karena masa lalu yang membuatnya tidak sanggup melihat darah, hemophobia. Ketika ia melalui rumah kawannya, ia iseng ingin mengunjungi, karena kawannya tersebut juga memiliki banyak masalah, karena kegagalan dalam suatu misi, masyarakat memandang buruk dirinya, dan melupakan bahwa dia dulunya adalah pahlawan yang menyelamatkan mereka, hanya karena satu kesalahan saja. Ketika ia mencoba mengetuk rumah kawannya, yang tidak lain bernama Hatake Sakumo, ia menemukan pintu terbuka, ia memanggil, menyebut-nyebut nama pemilik rumah, tapi tidak ada yang menyahut. Awalnya ia ragu, untuk masuk kedalam rumah, atau tetap menunggu, tapi ia berpikir lagi 'rumahnya tidak terkunci...tidak ada yang menyahut...bagaimana jika ada penyusup?!...tapi jika aku masuk,...bagaimana jika orang malah berpikir bahwa aku adalah penyusupnya?!'., Tidak lama setelah itu, ia dipaksa keluar dari pikirannya, setelah mendengar suara gedebuk, tanda ada orang yang jatuh. 'ahhhh...terserah apa kata orang...', Tsunade menyusuri rumah tersebut, dan melihat dari balik pintu seorang anak-anak berusia tujuh tahun, beramput abu-abu, mengenakan masker hanya memperlihatkan matanya, yang sedang meringkuk. Memegangi lututnya sendiri. Tsunade kemudian berjalan kearahnya, lalu ia bertanya "apa yang terjadi?!..." Saat ia menoleh kekanan ia terkejut, terkejut seterkejut-kejutnya, bahkan jantungnya seakan melompat karena terkejut, seorang pria seusianya, yang dia kenal dengan baik siapa itu, tewas!., Tanpa pikir panjang, karena ia tidak sanggup menanganinya, ia langsung berlari keluar rumah, mencari Shinobi disekitar lokasi, untuk melapor kepada sandaime hokage, karena dalam ruangan itu bercucuran darah, dengan samurai tidak jauh dari korban bunuh diri, setelah keluar dari rumah tersebut, ia tidak kembali lagi kedalam. Ia benar-benar tidak sanggup melihat darah, bahkan ketika dia sudah berada diluar rumah, ia masih gemetar. Menurut dugaannya, sepertinya Hatake Sakumo menghantam dirinya sendiri sebelum menggantung dirinya, dengan samurai.

Flashback stop_

Kakashi kemudian menyadari, bahwa ia tidak sendirian. Ada seseorang disana selain dirinya...

Kakashi : "apa yang anda lakukan disini,"

Orang itu hanya menjawab, "mencari udara segar...". Orang itu melanjutkan, "...sedang bernostalgia...??"

Bersambung...

Itu saja untuk hari ini, tunggu update selanjutnya, mungkin akan butuh waktu lama untuk setiap update, karena saya masih pelajar... Terima kasih, sampai jumpa di bab selanjutnya.