Day 31

Plugging x Halloween


Treat a Werewolf

"Ahhn keluarkan!" Chuuya meremas erat-erat ujung meja. Meronta dan menahan guncangan di pinggulnya ketika getaran bergema dari dalam. "Sakit! Keluarkan benda itu— ah!"

Dazai menghentak. Mendesak plug untuk bertumbuk dengan otot Chuuya dan memenuhinya. Desahan adalah respon, dan kemudian ia kembali mencemooh. "Sial.. Hh Dazai—"

"Tidak bisa," Dazai mendorong plug untuk tertanam jauh. Berbagi ruang dalam rongga Chuuya yang ketat namun mendesak nikmat. "Kau masih serigala sampai malam nanti."

"Sakit.. Sakit.."

Chuuya merintih. Seperti terkoyak dan dibelah, ia meminta agar Dazai mengeluarkan salah satu antara miliknya ataupun plug itu. Tubuh Chuuya tidak bisa menahan keduanya.

"Tapi kau menyukainya, Chuuya." Tidak mungkin. Jelas sekali Chuuya terluka, tidak mungkin ia suka. "Si kecil ini menyukainya, dia basah."

Manik Chuuya membelalak ketika tiba-tiba Dazai memijat ereksinya. Seperti tertangkap basah walau tidak benar-benar tahu mengapa ia bisa begitu keras di tengah rasa perih.

"Kau menyukainya, aku tahu."

Dazai kembali bergerak. Memaksa suara Chuuya melempar desah dan seluruh tuhuhnya menggeliat. Dazai semakin besar di dalam, berloma mendominasi dengan plug yang entah kenapa terasa semakin panas. Chuuya membiarkan seluruh tubuhnya, entah nikmat atau sakit, ia menerima dan mengerang.

"Ahn. Dazai— ah!" Ketika puncak hampir tiba, Dazai menggenggam kepemilikannya. Menutup lubang kecil di sana hingga Chuuya mengerang lebih keras. "Lepas! Ah Dazai— lepas!"

"Tidak."

Entah apa yang sudah Chuuya lakukan sampai Dazai begitu kejam malam ini. Mereka berada di pesta halloween dan seenak jidat Dazai menarik Chuuya ke kamar hanya karena mengenakan kostum manusia serigala dan memilih Treat dibanding Trick. Dazai dengan brutal menyiksa di belakang dan depan, mendesak serta menekan kedua bagian paling rawan Chuuya. Ia menggigit bibir. Menunggu Dazai merasa puas dengan tusukan, lalu meringis karena seperti ingin meledak.

"Dazai—"

Dazai melepas kukungan, membiarkan cairan Chuuya membasahi meja dan tangan. Sementara ia keluar di dalam dan membanjiri dengan kehangatan. Dazai tersenyum, "Tuan Serigala, aku sangat menyukaimu."

Lenguh Chuuya menjawab, seiring Dazai menarik dirinya. Membiarkan aliran semen bermuara dari liang Chuuya yang terbuka karena senggama.

"Keluarkan benda itu.." Chuuya mentitah. Masih menikmati gairah yang lewat namun sudah cukup akan rasa perih.

"Tidak bisa," Dazai mendorong plug jauh hingga Chuuya terlonjak. "Ah! Apa yang—"

"Chuuya adalah serigala," katanya, menggoda Chuuya dengan hujaman plug. "Ekormu akan menetap di dalam sampai hari berganti."

Treat a Werewolf

END