Naruto baru saja pulang dari rapat di kantornya. dia merasa sangat lelah, air es di kulkas sangat segar pikirnya. Naruto berjalan pelan namun saat melewati kamarnya dia mendengar suara desahan, desahan wanita yang sangat di kenalnya.
"itu suara sakura" batin Naruto.
kemudian ia mengendap endap dan menempelkan kupingnya di daun pintu.
"ahh ahh shasuke" Naruto begitu terkejut ketika mendengar nama Sasuke di sebut oleh suara yang di yakini-nya itu suara sakura istrinya.
Naruto mengepalkan tanganya kuat-kuat kemudian dia berjalan ke dapur di ambilnya pisau yang biasa digunakan sakura untuk memotong sayuran.
'tap tap tap' Naruto berjalan dengan cepat dengan penuh kekesalan di dobraknya pintu itu.
"eh" sakura terkejut setengah mati saat melihat Naruto di ambang pintu begitupula dengan Sasuke. mereka tidak bisa berkutik ketika melihat Naruto menunjukan senyuman yang sangat... sangaaaaaf keji.
"kalian berdua" Naruto kemudian mengangkat pisau yang diambilnya di dapur di kilatnya bilah pisau itu
"tunggu Naruto, akan kujelaskan" Ucap Sasuke ketakutan.
"hm, apa yang ingin kau jelaskan Naruto" Naruto memgemut ujung pisau yang lancip.
"naruto hentikan, kau gila" Ucap sakura yang juga ketakutan.
"aku memang gila sayang, dan semua itu karena mu" Naruto menyeringai melihat ketakutan kedua insan di depannya.
"kumohon maafkan aku, Naruto" Naruto berjalan pelan ke arah Sasuke yang bersujud di depanya
"angkat kepalamu kawan" titah Naruto dan Sasuke hanya bisa menurut.
'duak' di tendang nya perut Sasuke hingga terpental kebelakang dengan posisi terlentang.
"waktunya pemenggalan" dengan gerakan cepat digenggam penis Sasuke dan...
'Slasshh'
"ARGGGGHHHHH" darah mengalir deras dan berceceran di lantai.
"uh kau punya penis yang bagus Sasuke" diciumnya ujung penis Sasuke yang sudah dipenggal Naruto "MMWAH"
"N-naruto apa yang kau lakukan" ketakutan sakura bertambah berkali kali lipat setelah melihat Sasuke berakhir dengan mengenaskan.
"kenapa kau takut sayang" di belainya pipi sakura
"kau suka penis sasuke kan" Naruto menyeringai.
"ku kumohon Naruto ampuni aku" sakura memeluk tubuhnya sendiri ketakutan.
"jangan takut sayang" kemudian menjilati bekas tebasan di pangkal penis sasuke.
"ini enak kau harus coba sakura" Naruto mengarahkan pangkal penis sasuke yang potong ke mulut sakura.
dan tentu saja sakura tidak mau, namun Naruto memaksanya dan menympal mulut sakura dengan penis sasuke yang di potong.
"kau jangan kemana mana ya sayang" Naruto berjalan keluar namun ia tak lupa mengunci pintu agar 'mainanya' tidak kabur
pelajaran yang kita dapat adalah yang namanya selingkuh itu gk selalu berakhir nikmatjadi: JADI BERHENTI BUAT CERITA NTR/CHEATING BODOHEND
