THE MOST STRONGEST SUPERNOVA

CHAPTER 23 : BIG NEWS! NARUTO KAIZOKUDAN ARE DANGEROUS!

"Ah kau benar! Di kota Mock Town saat ini sedang terjadi pertarungan antara Naruto Kaizokudan dan Shicibukai, Donquixote Doflamingo." Ucap Jurnalis tersebut.

""EEEEEEEEEHHHHH!?""

Seluruh kru Mugiwara pun terkejut dan membelalakan matanya. Mereka tidak menyangka di pulau yang akan mereka kunjungi nanti sedang ada pertarungan antara Doflamingo dan Naruto. Dari semuanya, Nami lah yang paling terkejut karena pada akhirnya, ia dan Naruto semakin dekat dan kemungkinan mereka akan bertemu sangat besar untuk kali ini.

"Naruto Kaizokudan? Maksudmu bajak laut superstar itu?" Tanya Robin.

"Ah! Seluruh anggota dari Naruto Kaizokudan dan Donquixote Family sedang bertarung di Mock Town. Entah apa yang menyulut pertarungan ini namun pertarungan ini telah menyapu bersih seperempat bagian pulau tersebut." Ucap Jurnalis tersebut.

"Bajak laut superstar? Apa maksudmu Robin?" Tanya Luffy.

"Kozuki Naruto. Saat ini, banyak orang yang sedang membicarakannya dan juga kelompok bajak lautnya. Sepak terjangnya sebagai bajak laut sangatlah gemilang. Di East Blue dia mengalahkan kapten Smoker yang notabennya adalah angkatan laut terkuat di East Blue dan di North Blue dia mengalahkan Germa 66 yang notabennya terkuat di North blue." Ucap Robin.

Sanji yang mendengar itu pun langsung membelalakan matanya dan rokok yang ada di bibirnya pun terjatuh karena saking terkejutnya dia.

"Me-mengalahkan Germa 66 kau bilang?" Tanya Sanji yang terbata-bata.

"Kenapa Sanji? Kau tiba-tiba berkeringat seperti itu?" Tanya Ussop.

"A-ah tidak-tidak! Aku hanya terkejut saja. Lalu apa yang terjadi pada Germa 66, Robin-Chan?" Tanya Sanji kepada Robin,

"Setelah kekalahannya, yang aku dengar Vinsmoke Judge selaku raja dari Germa 66 menyimpan dendam yang besar kepada Kozuki Naruto dan kini Germa 66 sedang kembali membangun pasukan mereka." Ucap Robin.

"Lalu, apa karena itu mereka dijuluki sebagai bajak laut superstar?" Tanya Zoro.

"Tidak. Naruto Kaizokudan dijuluki sebagai baiak laut superstar karena anggotanya. Setiap anggota dari bajak laut Naruto memiliki nama besar seperti Hinokami, Titania, dan juga Oni Cyborg. Hino kami adalah samurai terkuat di East Blue, Titania adalah kesatria wanita terkuat di North Blue dan Oni Cyborg adalah robot terkuat di North Blue." Ucap Robin.

"Su-Sugoi! Aku juga ingin robot di bajak lautku!" Ucap Luffy dengan mata yang berbinar-binar.

Chopper yang sedari tadi terdiam pun tiba-tiba membelalakan matanya karena ia teringat sesuatu.

"EEEEEHHH! Berarti Shinobu Senpai pun ada disana!?" Ucap Chopper tiba-tiba.

"Hmmmm? Apa yang kau maksudkan adalah Kocho Shinobu?" Tanya Jurnalis tersebut.

"Ah! Kocho Shinobu! Apa dia juga berada disana!?" Teriak Chopper.

"Rupanya benar! Si ahli farmasi itu ikut bergabung dengan bajak laut Naruto! Benar-benar bajak laut yang mengerikan! Bagaimana bisa Kozuki Naruto memimpin orang-orang hebat seperti mereka?" Gumam Jurnalis tersebut.

"Luar biasa. Bahkan sampai Kocho Shinobu pun bergabung dengan Naruto Kaizokudan.." Gumam Robin yang mulai penasaran dengan nama Kozuki Naruto.

Luffy yang mendengar percakapan itu pun hanya terdiam dan ia mengarahkan pandangannya pada Nami. Luffy tahu bahwa Nami begitu takut dengan Naruto dan ia pun mengerti apa yang sedang dirasakan Nami saat ini.

"Nami, apa kau ingin bertemu dengannya sekarang?" Tanya Luffy.

"Lu-Luffy, bisakah kita menghindari Naruto? A-aku masih belum siap jika bertemu Naruto sekarang." Ucap Nami kepada Luffy.

"Kenapa Nami? Apa kau pernah bertemu dengan Naruto-San?" Tanya Chopper kepada Nami.

"Tenang saja Nami-San. Aku tidak akan membiarkan orang yang bernama Naruto ini menyakitimu!" Ucap Sanji.

"Benar juga. Saat itu Chopper belum menjadi bagian dari kami. Wajar saja dia belum tahu." Ucap Zoro.

"Ehh? Apa yang belum kuketahui?" Tanya Chopper.

"Namun sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk menjelasaknnya." Ucap Zoro.

Nami pun langsung mengarahkan pandangannya kepada Jurnalis itu dan mencengkram kerah baju dari jurnalis itu.

GRAB!

"Katakan padaku! Bagaimana pertarungannya!? Apakah Naruto baik-baik saja!?" Teriak Nami.

"I-i-tu, aku masih tidak tahu. Tapi yang pasti, seluruh anggota Naruto Kaizokudan sudah berhasil mengalahkan Doflamingo. Saat ini, kami para jurnalis sedang menunggu hasil pertarungan antara Kozuki Naruto dan Donquixote Doflamingo." Ucap Jurnalis tersebut.

"Sugoi! Bajak laut Naruto-San memang hebat!" Ucap Chopper.

"Oi Chopper sepertinya kau mengenal orang yang bernama Naruto ini." Ucap Zoro

"Ah! Saat itu, Naruto-San dan bajak lautnya mengunjungi kampung halamanku dan membawa Shinobu-Senpai menjadi nakamannya. Sebenarnya, salah satu teman dari Naruto-San yaitu Nobara-San mengajakku untuk bergabung bersama mereka dan aku hampir saja ikut bersama mereka." Ucap Chopper sambil tersenyum.

"Eeeeeh!? Benarkah Chopper!?" Ucap Luffy yang terkejut.

Nami pun langsung melepaskan cengkaramannya kepada jurnalis itu dan menatap jurnalis tersebut dengan tajam. "Lalu, apa kau akan kembali lagi untuk meliput pertarungan Naruto?"

"Tentu saja! Aku harus menulis berita ini!" Ucap Jurnalis tersebut.

"Kalau begitu aku ikut!" Ucap Nami.

Nami lalu mengarahkan pandangannya kepada Luffy. "Luffy, ayo kita singgah di pulau itu sebentar dan lihat keadaan Naruto. Aku khawatir dia terluka parah. Tapi, aku hanya ingin melihatnya dari kejauhan. Aku masih belum berani untuk bertemu dengannya."

"Shishishi baiklah kalau begitu! Ayo kita kunjungi pulau itu dan lihat pertarungan Naruto!" Ucap Luffy.

Nami lalu mengarahkan pandangannya ke Chopper dan ia duduk di depan Chopper. "Ne Chopper, apa benar kau pernah bertemu dengan Naruto sebelumnya?"

"Uhm. Aku sempat berbicara dengannya. Sepertinya kau juga mengenal Naruto-San, Nami." Jawab Chopper.

"Bisakah kau ceritakan kepadaku bagaimana Naruto pada saat itu? Maksudku, apakah dia terlihat seperti bajak laut yang jahat dan kejam dan juga apakah nakamanya adalah orang yang baik?" Tanya Nami kepada Chopper.

"Naruto-San adalah orang yang baik. Dia banyak membantu saat Drum Kingdom di serang oleh Kurohige dan banyak warga yang selamat karena pertolongannya. Nakamanya pun sangat baik terutama Nobara-San tapi ada juga yang menyeramkan seperti Erza-San." Ucap Chopper.

"Nobara? Erza? Apa mereka berdua adalah wanita?" Tanya Nami.

"Uhm! Nobara-San adalah wanita yang sangat cantik dan juga Erza-San." Ucap Chopper.

Nami yang mendengar bahwa ada anggota wanita di kelompok Naruto pun merasa kesal. "Berapa banyak wanita yang ada di bajak lautnya?"

"Hmm? Nobara-San, Erza-San, dan Shinobu-Senpai. Total ada 3." Ucap Chopper.

"Dasar brengsek! Jika kau ingin menjadi bajak laut kenapa kau malah mengumpulkan banyak wanita!?" Gumam Nami yang entah kenapa merasa kesal.

"Kenapa Nami? Kau terlihat sangat marah." Ucap Chopper yang mulai ketakutan.

"A-ahahaha! Tidak aku tidak marah sama sekali. Aku hanya penasaran saja dengan keadaan Naruto sekarang." Ucap Nami.

"Sepertinya, kau sangat mengenal Naruto-San dengan baik." Ucap Chopper.

"Ah. Dia teman masa kecilku. Saat kecil, kami berdua di asuh oleh seseorang yang bernama Bellemere." Ucap Nami.

"Ehhhh!? Benarkah!? Lalu kenapa kau malah ikut dengan Luffy?" Tanya Chopper yang penasaran.

WUUUUSSSH!

Seketika angin berhembus kencang dan terlihat bahwa kapal Going Merry sudah mulai memasuki pelabuhan timur kota Mock Town.

"YOOO! KITA SAMPAI!" Teriak Luffy.

Namun, semua kri Mugiwara pun membelalakan mata mereka karena mereka melihat pulau tersebut sudah hancur lebur. Masih terlihat bangunan-bangunan yang terbakar dan banyan reruntuhan dari bangunan-bangunan.

"O-oi? I-ini bukan bekas pertarungan. Ini bencana." Ucap Ussop.

"Shinobu-Senpai… Apa kau baik-baik saja?" Gumam Chopper yang khawatir dengan Shinobu.

"Menyeramkan…" Gumam Nami yang tidak percaya dengan apa yang ia lihat.

Wussh!

Jurnalis yang tadi diselamatkan oleh Luffy pun langsung melompat turun dari kapal Going Merry dan ia berlari menuju ke kerumunan warga. Nami yang melihat itu pun membelalakan matanya dan ikut melompat turun mengikuti jurnalis tersebut.

"OIII! TUNGGU!" Teriak Nami.

"Oi Nami! Aku ikut!" Ucap Luffy yang mengikuti Nami.

"Haloo! Aku seorang jurnalis! Aku tadi sedang meliput pertarungan antara Naruto Kaizokudan dan Donquixote Family tapi karena sebuah ledakan aku terpental dari pulau ini. Aku ingin bertanya apakah pertarungan mereka sudah selesai atau belum?" Tanya Jurnalis tersebut.

"Hahahaha kau telat. Pertarungannya sudah selesai." Ucap salah satu warga.

"EHHH!? Benarkah!? Lalu siapa yang pemenangnya!?" Tanya Jurnalis tersebut.

"Ini mungkin sulit dipercaya tapi, Naruto Kaizokudan telah memenangkan pertarungan ini secara telak. Tidak ada satu pun dari anggota Naruto Kaizokudan yang mengalami kekalahan." Ucap salah satu warga sambil tersenyum.

Nami yang mendengar itu pun membelalakan matanya dan terkejut. Ia tidak menyangka bahwa Naruto sudah menjadi seseorang yang sangat kuat dan mampu mengalahkan seorang Shicibukai.

"SUGOI! Ini benar-benar berita besar! Kalau begitu, aku harus bergegas dan menulis artikel tentang ini. Terima kasih atas informasinya dan terima kasih atas tumpangannya bocah melar!" Ucap Jurnalis tersebut kepada warga dan Luffy dan ia pun langsung berlari meninggalkan mereka.

"Shishishi benarkan? Naruto adalah orang yang hebat." Ucap Luffy sambil tersenyum.

Nami pun masih tidak bergeming dan ia malah mengepalkan tangannya dengan sangat keras dan entah mengapa ia merasa tidak tenang.

"Naruto… Sekuat apa kau sekarang?" Gumam Nami.

"OOOH! Jadi ada Shicibukai yang kalah lagi yah?"

Nami dan Luffy pun membelalakn matanya saat mendengar seseorang berbicara. Mereka berdua menengok kebelakang dan melihat Zoro yang menyeringai.

"Zoro!? Sejak kapan kau ada disini!?" Teriak Nami.

"Hah!? Memangnya kenapa kalau aku disini!?" Ucap Zoro.

"Shishishi baiklah kalau begitu. Kau dengarkan Nami? Naruto baik-baik saja dan kau tidak perlu khawatir. Kalau begitu, ayo kita cari informasi tentang pulau langit!" Ucap Luffy sambil berjalan meninggalkan Nami.

"Aku pun ingin berjalan-jalan di kota ini dan membeli beberapa sake." Ucap Zoro yang berjalan mengikuti Luffy.

"TUNGGU! Kalian berdua! Aku ikut!" Ucap Nami yang akhirnya juga mengikuti kedua rekannya itu.

-X-

( PELABUHAN BARAT KOTA LOUGE TOWN : KAPAL NARUTO )

"Pemerintah dunia dan angkatan laut menyuruhku untuk memberikan surat ini padamu. Mereka ingin kau untuk mengisi kekosongan kursi Shicibukai yang ditinggalkan oleh Crocodile." Ucap Hancock sambil tersenyum.

…..

""EEEEEEEEEEH!?"

GUBRAK!

Saking terkejutnya, Semua nakama Naruto pun terjatuh dari kursinya. Berita ini sangat membuat mereka shock karena tidak pernah terbesit dalam pikiran mereka bahwa mereka akan ditawari posisi yang sangat diidamkan oleh bajak laut lain yaitu Shicibukai.

"O-O-OI! Tunggu sebentar! Kenapa tiba-tiba mereka ingin agar aku menjadi Shcibukai!?" Tanya Naruto.

"Satu-satunya bajak laut yang sedang viral saat ini adalah bajak lautmu. Reputasimu sebagai bajak laut telah di kenal oleh banyak orang dan banyak sekali bajak laut yang ingin bergabung denganmu." Ucap Hancock.

"Be-benarkah? Apa kita seterkenal itu sekarang?" Tanya Yoriichi yang juga tidak percaya.

"Ini aneh. Padahal, kami baru saja berlayar ke Grandline dan satu-satunya pertarungan yang kami hadapi yaitu melawan Germa 66." Ucap Genos.

"Ditambah lagi, kita sekarang berhasil mengalahkan Shicibukai dan berarti kita akan semakin terkenal." Ucap Erza.

"Tapi, kalau dipikir-pikir itu baguskan? Perlahan tapi pasti bajak laut kita akan disegani dan kita akan menjadi Yonkou!" Ucap Nobara sambil tersenyum.

"Tapi Kugisaki-San, sebagai salah satu anggota bajak laut ini aku pun tidak percaya bahwa kita mampu sampai sejauh ini hanya dengan waktu yang singkat." Ucap Shinobu.

Naruto pun mengarahkan pandangannya pada surat yang diberikan Hancock dan ia pun membaca tulisan yang berada di surat tersebut. Setelah membaca surat tersebut mata Naruto melebar dan terlihat eskpresi tidak suka terpampang di wajahnya.

"Hah!? Apa-apaan ini!?" Teriak Naruto.

"Ada apa Naruto?" Nobara pun penasaran dan ia mendekati Naruto dan ikut membaca surat tersebut.

"Hmm? Jika anda menerima tawaran ini maka pemerintah dunia akan mendukung Naruto Kaizokudan dan melindungi Naruto Kaizokudan meskipun kalian berbuat tindakan criminal. Selama kalian patuh pada pemerintah dunia, hidup kalian akan kami jamin.." Ucap Nobara yang membacakan sebagian dari isi surat tersebut.

"Tidak! Aku menjadi bajak laut untuk menjadi orang yang bebas! Kenapa mereka berani-beraninya menawariku hal-hal konyol seperti ini!?" Teriak Naruto.

"Kau menyindirku?" Tanya Hancock kepada Naruto.

Naruto yang mendengar itu pun langsung suram wajahnya dan keringat dingin pun mengucur dari tubuhnya.

"A-ano, ti-tidak! Bukan begitu! Ma-maksudku, aku hanya tidak ingin diperintah oleh pemerintah dunia! Itu saja! Hehe.." Ucap Naruto sambil tersenyum canggung.

Hancock yang mendengar itu pun tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya. "Sudah kuduga kau pasti akan menolaknya."

"Aku mengerti sekarang. Jadi karena ini banyak bajak laut yang ingin menjadi Shicibukai?" Tanya Erza.

"Shicibukai adalah bajak laut yang berafiliasi dengan pemerintah dunia. Karena ketakutan pemerintah dunia akan ancaman Yonkou, mereka mengajak bajak laut kuat dan ternama untuk beraliansi dan itulah Shicibukai. Shicibukai, Yonkou, Angkatan Laut, tiga organisasi itulah yang menjadi poros kekuatan dunia dan ketiganya harus tetap utuh untuk keseimbangan dunia." Ucap Hancock.

"Hancock-San, apa kau mengenal Yonkou yang bernama Kaido?" Tanya Yoriichi.

"Hm? Kaido? Siapa dia, Yoriichi?" Tanya Naruto.

"Kaido? Aku tidak terlalu banyak tahu tentang Kaido ini tapi orang-orang mengatakan bahwa dia mahluk terkuat di bumi ini. Di udara, laut, darat, Hyakuju Kaido lah yang terkuat. Kenapa kau mengatakan itu?" Tanya Hancock kepada Yoriichi.

"Tidak. Aku hanya penasaran saja. Terima kasih atas penjelasanmu." Ucap Yoriichi sambil tersenyum.

"Baiklah kalau begitu…" Hancock pun tiba-tiba langsung bangkit berdiri dan ia pun langsung memakai jubahnya. "Aku akan pergi dulu dan menyampaikan jawabanmu kepada pihak pemerintah dunia. Masih banyak yang ingin aku ceritakan padamu tapi sayang aku tidak memiliki banyak waktu."

"EH!? Kau pergi begitu saja? Tidak bisakah kau tinggal sedikit lebih lama? Atau kami bisa mengatarkanmu ke rumahmu." Ucap Naruto.

"Jangan bercanda. Aku adalah seorang Shicibukai yang berafiliasi dengan pemerintahan dunia. Jika aku terus bersamamu, kau akan di serang oleh angkatan laut." Ucap Hancock sambil tersenyum.

"Lalu kenapa? Tinggal hajar saja para angkatan laut itu." Ucap Naruto.

Hancock yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan memukul kepala Naruto dengan lembut. "Jangan bodoh. Jangan terlibat dalam masalah yang tidak penting."

Hancock pun langsung berjalan dan meninggalkan kapal Naruto. "Sampai jumpa lagi, Naruto. Aku meninggalkan beberapa pakaian dan hadian untukmu di kamarmu."

"Oh! Tunggu Ne-Chan!" Ucap Naruto yang langsung berlari dan mengejar Hancock.

Melihat Hancock dan Naruto yang berlari meninggalkan kapal, Yoriichi pun ikut berdiri dan langsung memakai jubah merahnya. Melihat itu, para nakamanya pun kebingungan dan bertanya kepada Yorichi.

"Mau kemana kau?" Tanya Nobara kepada Yoriichi.

"Jalan-jalan sebentar. Aku ingin melihat-lihat isi pulau ini sambil menunggu kedatangan Levi Ackerman ini." Ucap Yoriichi sambil tersenyum.

-X-

( MOCK TOWN : BAR )

"Oi! Beri aku sake terbaik disini dan berikan bocah ini minuman yang dia sukai!"

Terdengar suara dari seseorang menggema di bar tersebut. Seseorang denga tinggi badan sekitar 200 cm, rambut kuning dan bekas luka di wajahnya. Ia adalah Bellamy yang beberapa jam lalu baru saja dikalahkan oleh Erza dan Shinobu. Namun, kini dia berhasil sembuh dari lukanya dan sekarang ia bertemu dengan bajak laut lainnya yaitu Mugiwara no Luffy.

"Benarkah!?" Teriak Luffy.

"AH!" Jawab Bellamy sambil menyeringai.

"Aku ingin teh yang dingin O-San!" Ucap Luffy kepada si pemilik bar.

Si pemilik bar pun langsung menuju dapur dan mengambilkan pesanan dari Bellamy dan juga Luffy. Tidak sampai 5 menit, pesanan mereka berdua pun datang.

"Nah, minumlah!" Ucap Bellamy kepada Luffy.

"Ah! Terima kasih! Ternyata kau bukan orang yang jahat." Ucap Luffy sambil tersenyum.

Luffy pun langsung mengangkat gelas yang berada di depannya dan meminum tehnya. Disisi lain, Nami dan Zoro yang berada di sebelah Luffy pun membelalakan matanya saat mereka berdua melihat Bellamy yang mengangkat tangannya kepada Luffy.

BRAAAAK!

Seketika, Bellamy memegang kepala Luffy dan membenturkannya ke meja yang berada didepannya.

"Buahahahahaha! Aku muak mendengar pemimpi sepertimu berada ditempat seperti ini!" Ucap Bellamy kepada Luffy.

BUAAAGH!

Bellamy pun langsung menendang Luffy dan membuat Luffy terpental cukup jauh.

"LUFFY!" Teriak Nami yang khawatir dengan kondisi Luffy.

SREENG!

Terdengar bunyi sebuah ayunan pedang dan ternyata Zoro lah yang mengeluarkan pedanganya kearah Bellamy.

"Apa yang sedang kau lakukan?" Ucap Zoro dengan datar namun tatapannya sangat tajam kepad Bellamy.

"Zoro. Jangan layani mereka." Ucap Luffy.

Mendengar hal tersebut, Nami dan Zoro pun heran namun apa boleh buat sebagai bajak laut mereka harus menuruti perintah dari kaptennya.

"DASAR SAMPAH!"

BRAAK! BUAGH! TRAANG!

DUAAR!

( 15 Menit Berlalu )

15 menit telah berlalu dan orang-orang disana terus menyiksa Zoro dan Luffy. Namun entah apa yang dipikirkan oleh Luffy dan Zoro, mereka berdua tetap saja tidak meladeni Bellamy dan kawan-kawannya. Nami disisi lain menjaga topi jermai Luffy dan hatinya pun tidak tega melihat kedua temannya itu disiksa.

"Kenapa kalian melakukan ini?" Gumam Nami.

"Sangat lemah dan tidak punya harga diri! Begitu saja sudah banyak mimpi!" Ucap Bellamy.

Glup! Glup! Glup! Bruuussssh!

Bellamy meminum sakenya dan langsung ia semburkan tepat di wajah Luffy yang membuat Luffy menjadi basah kuyup.

BUAGH! BUAGH!

BRAAK!

Bellamy dan salah satu temannya yaitu Sarquish menendang Zoro dan Luffy secara bersamaan dan membuat mereka berdua kembali terpental dan menabark dinding.

"LUFFY! ZOROOO!" Teriak Nami.

"Oh, One-Chan! Bagaimana jika kau tinggalkan kedua temanmu yang menyedihkan itu dan bergabung bersama kami?" Tanya Sarquish kepada Nami.

Nami yang mendengar itu pun melebarkan matanya dan menatap Sarquish dengan tajam. " Apa katamu?"

"Hahahaha! Sebutkan saja harganya! Kami pasti memberimu banyak uang dan kesenangan." Ucap Sarquish sambil menyeringai.

Seluruh mata para anak buah Bellamy pun langsung menatap Nami dan mereka semua menyeringai.

Nami pun mengepalkan kedua tangannya dengan sangat keras dan menatap Bellamy dengan tajam. "Kau ingin membeliku? Ingat ini baik-baik. Wanita sepertiku terlalu mahal untuk kalian semua!"

"Pfft!"

"Ternyata dia pelacur yang sombong!"

"BUAHAHAHAHAHAHAHAHAH!"

Tawa pun menggema diseluruh ruangan bar tersebut dan mereka semua benar-benar puas menertawakan Luffy, Zoro dan Nami. Mereka semua tertawa sampai ada seseorang yang membuka pintu bar tersebut.

STEP! STEP! STEP!

CLACK!

Semua orang, termaksud, Luffy, Zoro dan Nami pun mengarahkan pandangan mereka ke arah pintu masuk dan melihat seorang pria yang cukup pendek memasuki bar. Bellamy dan para anak buahnya pun langsung berkeringat dingin dan ketakuatan saat melihat orang yang baru saja masuk tersebut.

"ACKERMAN!" Teriak Bellamy.

"Ackerman?" Gumam Luffy sambil mengarahkan pandangannya kepada orang tersebut.

Ternyata, orang tersebut adalah Levi. Tentu saja bagi penduduk kota Mock Town, nama Levi Ackerman sangat ditakuti dan bahkan ia pertarung yang belum pernah terkalahkan di kota ini.

"Kotor dan berantakan. Lebih baik kalian menutup tempat ini dan jadikan tempat ini menjadi tempat penampungan sampah." Ucap Levi.

Levi pun berjalan menuju bar dengan santai dan ia duduk disebelah Bellamy. "O-San, aku pesan 100 botol sake."

"Oh Levi kah? Baiklah aku akan segera mengambilkannya." Ucap bartender tersebut sambil tersenyum.

"OOI! APA YANG KAU LAKUKAN DISINI!? BUKANKAH INI DAERAH KEKUASAANKU!?" Teriak Bellamy.

"Daerah kekuasaan? Daerah kekuasaanmu adalah kubangan lumpur. Tempat ini masih terlalu bersih untukmu." Ucap Levi dengan santai.

"Sialan….." Gumam Bellamy dengan pelan.

Bahkan, Bellamy pun tidak berani kepada Levi karena ia tahu seberapa kuatnya Levi. Jadi, ia dan anak buahnya hanya bisa terdiam dan merundukan kepala mereka.

"Levi! Ini pesananmu!" Ucap bartender yang baru saja datang membawa pesanan Levi.

Levi pun merogoh saku celananya dan mengeluarkan segepok uang dan memberikannya kepada bar tender tersebut.

"Ambilah kembaliannya." Ucap Levi.

"Ah, terima kasih." Ucap bar tender tersebut.

Levi pun mengambil sebuah box yang berisikan 100 botol sake dan ia pun berjalan meninggalkan bar tersebut. Saat ia mau membuka pintu, ia melihat Luffy, Zoro dan Nami yang terduduk di pinggir pintu.

"Apa yang kalian lakukan disini dengan wajah berdarah seperti itu?" Tanya Levi.

"Hahahahaha! Tinggalkan saja mereka Ackerman! Mereka hanyalah sekelompok pecundang yang mempunyai mimpi aneh dan tingkat imajinasi mereka terlalu tinggi!" Ucap Sarquish.

"BUAHAHAHAHAHAHAHA!"

Tawa pun kembali menggema diseluruh bar tersebut namun, Levi tidak sedikit pun tertawa bahkan tersenyum. Ia terus menatap Luffy dengan datar.

"Apa yang kau cari ditempat seperti ini?" Tanya Levi.

"Informasi." Jawab Luffy singkat.

"Informasi apa yang kau butuhkan di tempat seperti ini?" Tanya Levi.

Mendengar hal tersebut, Luffy pun langsung bangkit berdiri dan menatap Levi dengan datar. "Pulau langit."

"Pfft!"

"HAHAHAHHAHAHAHAHAAH!"

Seluruh orang yang berada disana pun tertawa mendengar jawaban Luffy.

"Sudahku bilang bukan? Dia hanyalah orang gila!" Teriak Sarquish sambil tertawa.

Levi pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan tersenyum.

Melihat itu, Nami pun langsung berdiri dan mendekat kearah Luffy. "Cukup Luffy! Tidak ada gunanya kau mencari informasi tentang pulau langit disini."

"Ah. Dia benar. Tempat ini diisi oleh sekumpulan sampah masyarakat yang putus asa dan bahkan tidak punya impian. Sangat bodoh jika kalian mencari informasi di tempat seperti ini." Ucap Levi.

"HAH!? Apa kau bilang!?" Teriak Bellamy dari belakang yang mendengar perkataan Levi.

"A-apa maksudmu?" Tanya Nami.

"Carilah pria tua bernama Cricket dan tanyakan pada dia kapan Knock-Up Stream akan muncul. Itulah satu-satunya cara kalian bisa sampai ke pulau langit." Ucap Levi.

Luffy, Zoro, dan Nami pun membelalakan mata mereka saat mendengar perkataan Levi. Beberapa menit lalu, mereka seperti sudah tidak punya harapan lagi untuk pergi ke pulau langit namun, tiba-tiba mereka bertemu seseorang dan memberitahu mereka cara sampai ke pulau langit.

"Be-benarkah!? Apa pulau langit itu benar-benar ada!?" Teriak Luffy yang benar-benar senang.

"Ah." Ucap Levi.

Levi pun langsung melangkahkan kakinya dan meninggalkan bar tersebut. Luffy yang melihat itu pun tidak tinggal diam dan ia pun langsung berlari mengejar Levi.

"OI! Tunggu pria pendek!" Teriak Luffy.

"Oi Luffy! Tsk! Zoro ayo! Kita harus mengikuti Luffy." Ucap Nami kepada Zoro.

Mereka berdua langsung pergi meninggalkan bar dan mengejar Luffy yang sedang mengejar Levi.

-X-

( DISTRIK BARAT MOCK TOWN )

Di bagian barat kota Mock Town, terlihat Yoriichi dan Naruto sedang berjalan-jalan. Setelah mengantarkan kepergian Hancock, Naruto pun memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di kota ini dan membeli beberapa ramen instan. Di perjalanan pun, ia tidak sengaja bertemu dengan Yoriichi dan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pergi bersamaan mengelilingi kota ini.

"Wah! Kita benar-benar merusak kota ini." Ucap Naruto sambil melihat sekelilingnya yang masih hancur lebur akibat pertarungannya dengan Doflamingo.

"Jujur, aku tidak terlalu banyak merusak bangunan yang ada disekitarku." Ucap Yoriichi yang berusaha membela diri.

"Aku jadi merasa bersalah dengan orang-orang disini." Ucap Naruto.

"Jangan khawatir. Shinobu bilang padaku bahwa dia telah mengganti rugi beberapa kerusakan yang ia sebabkan. Setidaknya itu bisa menyalamatkan wajah kita dari public." Ucap Yoriichi.

"Benarkah? Shinobu melakukan itu? Darimana ia mendapatkan uang sebanyak itu?" Tanya Naruto.

"Dia ahli farmasi terkemuka di dunia ini. Pastinya dia mempunyai banyak uang dari obat-obat yang ia buat da nasal kau tahu, sekitar 20% produk obat yang ada di dunia di produksi oleh Shinobu. Artinya, uang terus mengalirk ke sakunya." Ucap Yoriichi sambil tersenyum.

"Sugoi! Aku tidak menyangka ada orang kaya di kapalku." Ucap Naruto sambil tersenyum.

"Ah. Dia cukup ahli dalam bertarung dan mencari uang. Dia bukan sekedar membuat obat tapi dia juga berusaha mendapatkan uang dari produk yang ia buat. Semua itu ia lakukan demi melindungi dirinya dari pemerintah dunia." Ucap Yoeiichi.

"Kenapa dia di buru seperti itu?" Tanya Naruto yang penasaran.

"Kau pernah mendengar cerita tentang seseorang yang bernama Nico Robin?" Tanya Yoriici.

"Tidak." Jawab Naruto singkat.

"Dia adalah wanita yang diburu oleh pemerintah dunia akibat pengetahuannya yang bisa membaca tulisan kuno yang bernama poneglyph. Sama seperti Shinobu, dia diburu karena pengetahuannya akan dunia farmasi dan obat-obatan. Pemerintah dunia sangat ingin mengajak Shinobu bekerja sama dengan untuk membuat projek yang sangat besar." Ucap Yoriichi.

"Siapa lagi Dr Vegapunk dan projek apa yang kau bicarakan itu?" Tanya Naruto.

"Entahlah. Itu hanya kabar burung yang aku dengar dan aku tidak tahu kepastiannya. Tapi, jika pemerintah dunia terus memburu Shinobu maka itu artinya mereka ingin mendapatkan sesuatu yang besar dari Shinobu." Ucap Yoriichi.

"Ah, berbicara tentang seseorang yang bisa membaca tulisan kuno itu, apa tulisan kuno yang kau maksud itu seperti ini?" Tanya Naruto.

Naruto lalu mengeluarkan sebuah lembaran kertas yang dikertas tersebut terdapat sebuah tulisan yang nampak seperti tulisan kuno. Yoriichi pun memperhatikan kertas yang ditunjukan oleh Naruto.

"Hmm.. Entahlah, aku pun bukan seorang arekolog. Jadi aku tidak bisa memastikan hal-hal seperti itu." Ucap Yoriichi.

"Fufufufu sepertinya ada seseorang yang membicarakanku."

Naruto dan Yoriichi pun sedikit terkejut ketika mendengar suara seseorang dari belakang mereka. Mereka langsung menghadap kebelakang dan melihat seorang wanita yang cukup tinggi bermabut hitam sepundak. Wanita tersebut mengenakan kemeja berwarna putih panjang dan celana ungu panjang.

"Membicarakanmu? Memangnya kau siapa?" Tanya Naruto kepada wanita tersebut.

"Souka. Jadi, kau Nico Robin?" Tanya Yoriichi.

"Fufufu tepat sekali. Dan kalian berdua adalah Kozuki Naruto dan Hinokami, Tsugikuni Yoriichi kan? Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan bajak laut terkenal seperti kalian." Ucap wanita tersebut yang ternyata adalah Nico Robin.

"Oi oi! Apakah bajak laut kita seterkenal itu? Maksudku, belum ada kita satu tahun berlayar dan aku merasa semua orang sudah mengenaliku!" Ucap Naruto.

"Kau lupa? Kita baru saja mengalahkan Shicibukai dan pastinya banyak orang terutama di kota ini yang mengenali kita." Ucap Yoriichi.

"Fufufu kau benar. Bajak laut kalian menjadi pusat perhatian dunia setelah mengalahkan Donquixote Doflamingo." Ucap Robin sambil tersenyum.

Naruto yang melihat Robin tersenyum pun merasa ada yang aneh dengan senyuman Robin. Naruto bisa melihat bahwa senyuman itu adalah senyuman yang dipalsukan. Ia tidak tahu seperti apa masa lalu Robin tapi Naruto bisa memastikan bahwa Robin bukanlah wanita periang yang baik-baik saja.

"Aku tidak tahu apa yang sedang kau alami tapi, jangan paksakan senyumanmu itu. Aku bisa merasakan amarah yang begitu besar dari hatimu." Ucap Naruto.

Robin yang mendengar hal itu pun membelalakan matanya dan terkejut. Ia menatap mata biru Naruto dan merasa bahwa ia bisa mengeluarkan semua kesedihannya dan menangis sejadi-jadinya dihadapan Naruto. Tapi, tentu saja Robin tidak akan melakukan hal semacam itu apalagi kepada seseorang yang baru saja ia kenal.

"Fufufufu aku tidak tahu apa yang kau maksudkan tapi kurasa topik itu terlalu sensitive untuk kita bahas." Ucap Robin sambil tersenyum.

Naruto yang mendengar itu pun hanya tersenyum. Ia pun tahu bahwa Robin memaksakan dirinya dan berpura-pura menjadi wanita yang tegar.

"Hahaha kau benar. Aku tidak bermaksud mengusikmu atau mengganggumu. Maafkan aku jika perkataanku membuatmu tersinggung." Ucap Naruto.

"Tapi, apa yang sedang kau lakukan disini? Berjalan-jalan sendirian di tempat seperti ini tentu sangat berbahaya bagimu." Ucap Yoriichi kepada Robin.

"Aku hanya ingin mengelilingi kota ini dan aku sudah menjadi bagian dari salah satu bajak laut. Setidaknya, aku merasa aman sampai saat ini." Ucap Robin sambil tersenyum.

"Souka, aku berniat untuk mengajakmu bergabung bersamaku tapi mendengar kau sudah menjadi bagian dari bajak laut lain, ku kira aku harus mengurungkan niatku." Ucap Naruto sambil tersenyum.

"Fufufu aku bisa ikut denganmu sekarang dan meninggalkan mereka. Lagipula, aku baru menjadi bagian dari mereka selama satu minggu." Ucap Robin sambil tersenyum.

Naruto dan Yoriichi yang mendengar itu pun sedikit terkejut. Yoriichi sudah mempunyai pemikiran buruk tentang Robin karena ia mengira bahwa Robin bukanlah orang yang loyal. Sedangkan Naruto mempunyai sudut pandang lain.

"Memangnya siapa kaptenmu?" Tanya Naruto.

"Monkey,D,Luffy. Atau kau bisa mengenalinya dengan Mugiwara no Luffy." Ucap Robin.

Naruto yang mendengar itu pun hanya tersenyum. "Souka. Luffy kah? Sudah lama aku tidak bertemu dengannya."

Robin yang mendengar itu pun kembali terkejut dan tidak menyangka bahwa Naruto mengenal kaptennya. "Ka-kau mengenalinya?"

"Uhm. Kami berdua sama-sama berasal dari East Blue dan bertemu di Louge Town. Aku tidak menyangka ternyata dia juga sudah sampai ke Grandline." Ucap Naruto.

"Fufufu dunia ini memang sempit. Aku terkejut kau mengenali kaptenku." Ucap Robin yang tersenyum dan menutupi ketakutannya.

"Kau tidak perlu khawatir. Mungkin kau telah ratusan kali dikhianati oleh rekan-rekanmu tapi, aku bisa pastikan bahwa Luffy bukan orang yang seperti itu. Ia akan melindungi teman-temannya dan tidak akan pernah meninggalkan temannya. Lagi pula, di dunia ini tidak ada yang ditakdirkan untuk hidup sendiri. Benarkan?" Tanya Naruto sambil tersenyum.

Robin kembali membelalakan matanya saat mendengar perkataan Naruto. Sebuah kalimat yang sangat mirip yang pernah diucapkan oleh teman masa kecilnya yaitu Jaguar,D Saulo. Entah kenapa, Robin semakin penasaran dengan Naruto dan Robin pun merasa bahwa Naruto bisa membaca pikirnnya layaknya sebuah buku.

"Hahahaha sepertinya aku terlalu mengejutkanmu ya? Maaf kalau begitu. Apa kau akan kembali ke kapalmu? Jika iya biarkan aku mengantarmu karena aku pun ingin bertemu dengan Luffy." Ucap Naruto.

"A-a-ah tidak. Aku ingin berjalan-jalan sebentar di kota ini. Sebenarnya aku ingin membeli beberapa pakaian tapi aku tidak mempunyai uang yang cukup." Ucap Robin.

Naruto yang mendengar itu pun langsung merogoh saku celananya dan mengeluarkan uang yang cukup banyak dan memberikannya kepada Robin.

"Ambilah." Ucap Naruto.

"Fufufu aku benar-benar tidak mengerti denganmu tapi aku yakin kau memberikan ku semua uang ini, pasti kau mengharapkan sesuatu dariku kan? Katakanlah apa yang kau mau. Pengetahuanku, tubuhku, informasi, apa yang kau inginkan?" Tanya Robin sambil tersenyum.

"Haaaaahh…."

Naruto pun hanya menghela nafas dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia lalu memegang tangan Robin dan menaruh semua uangnya di telapak tangan Robin dan membuat Robin terkejut.

"Aku akan tersinggung jika kau menganggapku sebagai pria brengsek. Aku senang membantu orang dan terutama kau adalah rekan dari temanku. Ambilah uang itu. Lagipula, aku ini adalah bajak laut yang kaya. Benarkan Yoriichi?" Tanya Naruto sambil tersenyum kepada Yoriichi,

"Jika kau terus membagi-bagikan uangmu seperti itu maka kau akan jatuh miskin." Ucap Yoriichi sambil tersenyum.

Robin terus menatap Naruto dengan tajam dan berusaha untuk mengerti semua tindakan yang Naruto lakukan kepadanya. Ia percaya bahwa ada orang baik di dunia ini yang tidak mengharapkan apapun dari tindakan baiknya namun, Robin belum pernah bertemu dengan orang-orang seperti itu dan ini adalah pertama kali ia merasa ada seseorang yang melihatnya bukan sebagai buronan tapi sebagai wanita dan manusia biasa.

"Kenapa kau melakukan semua ini? Aku bahkan tidak mengenalmu dan kau pun tidak mengenaliku. Semua tindakan yang kau lakukan ini sama sekali tidak masuk akal. Bahkan seseorang pun akan membantu orang lain dengan alasan yang jelas. Bukan karena aku perlu bantuan dan aku teman dari Mugiwara no Luffy." Ucap Robin kepada Naruto.

"Benar-benar wanita yang merepotkan. Kau mempertanyakan alasan kenapa orang baik kepadamu tapi kau membenci orang yang jahat kepadamu. Jika kau terus seperti ini, maka kau akan berpikir bahwa kau hidup sendiri di dunia ini dan kau tidak akan pernah bahagia." Ucap Naruto.

Naruto lalu mengarahkan pandangannya kepada Yoriichi dan tersenym. "Ayo Yoriichi, bisa-bisa aku tidak dapat ramen lagi."

"Hn. Baiklah kalau begitu." Ucap Yoriichi.

Mereka berdua pun berjalan meninggalkan Robin. Robin pun hanya menatap punggung Naruto yang semakin lama semakin menjauh.

'Kozuki Naruto….' Itulah yang berada dalam pikiran Robin saat ini.

-X-

( DISTRIK TIMUR KOTA MOCK TOWN )

"OOOOI! AYOLAH! JADILAH NAKAMAKU!"

Kali ini, Luffy terus mengikuti Levi dan mengajak Levi untuk menjadi nakamanya. Zoro dan Nami yang melihat itu pun sudah kesal karena mereka tahu bahwa Levi sama sekali tidak teratrik untuk menjadi bagian dari mereka.

"Menyerahlah Luffy. Orang itu sama sekali tidak tertarik denganmu." Ucap Zoro.

"Benar! Kenapa kau malah merengek seperti bayi hah!?" Ucap Nami yang kesal.

"Tapi orang ini keren! Dia mempunyai benda aneh di pingganya dan kalian pun tadi melihatnya kan bahwa dia bisa terbang!? Dia juga tahu bagaimana caranya pergi ke pulau langit!" Ucap Luffy dengan mata yang berbinar-binar.

"Berhentilah mengikutiku atau aku akan memotong kedua kakimu." Ucap Levi dengan datar.

"Oi! Ayo ikut bersama kami ke pulau langit! Jadilah nakamaku!" Ucap Luffy.

Tanpa terasa, mereka berempat kini sudah sampai kapal Luffy. Selama di perjalanan, Luffy terus membujuk Levi untuk menjadi nakamanya sehingga tanpa disadari, Levi pun terus berjalan kearah timur dan sampai di pelabuhan timur sedangkan kapal Naruto ada di pelabuhan barat.

"OO! Luffy! Kau sudah kembali! Are? Siapa orang itu Luffy?" Tanya Ussop yang berada di atas kapal.

"Shishishi dia nakama baru kita!" Ucap Luffy sambil tersenyum.

""JANGAN SEENAKNYA!"" Teriak Nami dan Zoro yang berada di belakang Luffy.

Levi pun hanya memejamkan matanya dan menggeleng-gelengkan kepalanya. "Kalian benar-benar merepotkan. Aku sampai terseret kesini."

"Oi, Sebenarnya siapa kau? Kenapa kau tahu cara untuk sampai ke pulau langit?" Tanya Zoro kepada Levi.

"Siapa aku sebenarnya bukan urusanmu. Tapi jika kalian ingin pergi ke langit maka kalian harus cepat karena jika kalian terlambat maka kalian tidak bisa pergi." Ucap Levi.

"Maka dari itu. Jelaskan pada kami apa itu Knock-Up Stream dan bagaimana kami menemukannya?" Tanya Nami kepada Levi.

"Sudahku bilang untuk pergi mencari seseorang bernama Cricket bukan?" Tanya Levi.

"Oi! Jadilah nakamaku!" Ucap Luffy sambil tersenyum.

"Tidak bisa. Aku sudah berjanji kepada seseorang dan aku sudah menerima tawaran seseorang." Ucap Levi.

Luffy yang mendengar itu pun langsung murung dan berjongkok sambil merundukan kepalanya. "Mengecawakan….."

"Kenapa kau malah depresi seperti jtu?" Tanya Zoro.

"Kalau begitu aku pergi dulu." Ucap Levi.

SIUUUNG!

Levi pun langsung terbang menggunakan alat maneuvernya dan meningalkan bajak laut mugiwara.

-X-

( PELABUHAN BARAT MOCK TOWN : KAPAL NARUTO )

Setelah mendapatkan beberapa barang dan stok ramen, akhirnya Yoriichi dan Naruto pun kembali ke kapal mereka. Naruto membeli beberapa ramen instan sedangkan Yoriichi hanya membeli beberapa jubah dan sandal.

"YO! Bagaimana? Apa semuanya sudah lengkap?" Tanya Naruto kepada semua nakamanya.

"E-eto…." Gumam Nobara yang gelagapan.

"Kenapa Nobara?" Tanya Naruto.

"Dasar bodoh…." Gumam Erza.

"Hah!? Siapa yang kau sebut bodoh!?" Teriak Nobara kepada Erza.

"Seharusnya kau lebih teliti saat bertarung." Ucap Genos.

"Kozuki-San, sepertinya kita harus menunda perjalan kita untuk sementara waktu." Ucap Shinobu.

"Oi! Ada apa?" Tanya Yoriichi yang semakin penasaran.

"A-aku memecahkan Log Posenya." Ucap Nobara.

…..

…..

…..

""EEEEEEEEH!?""

Naruto dan Yoriichi pun terkejut berteriak bersamaan. Kali ini, mereka benar-benar dalam masalah besar karena kompas yang menjadi alat pemandu mereka di Grandline rusak dan otomatis mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan mereka.

"Nobaaraaaaaa!" Teriak Naruto sambil menangis dan berguling-guling di lantai.

"Ka-kalau begitu kita beli saja. Pulau ini pasti menjual Log Pose kan?" Tanya Yoriichi.

"Tidak. Kami tadi sudah mencari ke seluruh penjuru pulau dan hasilnya nihil." Ucap Genos.

"UAAAAAAA!" Naruto semakin menangis keras karena harapannya untuk berlayar terasa sirnah.

Nobara yang menjadi tersangka dalam kasus ini pun mulai kesal dan berjalan mendekati Naruto.

Buagh!

Nobara pun langsung menendang Naruto dan membuat Naruto terpental.

"APA YANG KAU LAKUKAN!?" Teriak Naruto yang masih menangis.

"Apa kau hanya akan berguling-guling dilantai hah? Apa hanya karena Log Pose kau putus asa? Apa kau lupa siapa navigatormu?" Ucap Nobara dengan wajah yang datar.

Naruto yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan ia pun langsung berdiri dan membungkuk dihadapan Nobara.

"Maafkan aku telah meremehkanmu, Nobara!" Ucap Naruto sambil membungkuk.

"Dengar kalian semua! Mungkin Log Pose kita rusak tapi bukan berarti kita tidak bisa berlayar. Aku bisa membimbing kalian ke pulau selanjutnya hanya mungkin, waktu yang kita butuhkan lebih lama. Jadi jangan bersedih dan jangan salahkan aku!" Ucap Nobara.

"Kau yakin? Seingatku kau pun tadi panik karena tidak yakin bisa sampai ke pulau berikutnya?" Tanya Erza,

Grut! Grut!

Muncul perempatan di dahi Nobara saat mendengar perkataan Erza. "Itu tadi! Sekarang tidak! Jangan meremehkanku, rambut tomat!"

"Si-siapa yang kau sebut tomat hah!? Ini Scarlet!" Teriak Erza.

"Baiklah, baiklah sudah cukup. Selama kita bisa melanjutkan perjalanan, itu tidak masalah." Ucap Yoriichi.

""Grrrrrrrrr!"" Erza dan Nobara terus mengerang dan menatap satu sama lain.

"Ano Kozuki-San, bagaimana dengan Ackerman-San?" Tanya Shinobu kepada Naruto.

"Ah! Jangan khawatir dia sebentar lagi ak-"

SIUUUNG!

SREET!

Seketika, terdengar orang yang datang di kapal Naruto dan terdengar juga langkah kaki yang semakin lama semakin mendekat.

Knock! Knock!

Terdengar juga seseorang yang mengetuk pintu ruang utama dari luar.

"Masuk…" Ucap Naruto dengan santai.

Clack.

Pintu terbuka dan ternyata orang itu adalah Levi Ackerman. Naruto yang melihat itu pun langsung tersenyum lebar dan melompat dari kursinya lalu berlari menghampiri Levi.

"LEVI!" Teriak Naruto.

"Jadi mereka semua adalah teman-temanmu?" Tanya Levi sambil terseyum.

"Oh? Jadi dia Kyojin no Korosu?" Ucap Erza.

"Ara-ara, selamat datang Ackerman-San." Ucap Shinobu.

"Tapi aku tidak percaya dia ternyata pendek." Ucap Genos.

"Oi! Tidak sopan membicarakan fisik orang." Ucap Yoriichi kepada Genos.

Brak!

Naruto pun langsung naik di atas meja dan mengangkat lengannya sembari tersenyum.

"YO! Dengan ini aku nyatakan Levi Ackerman resmi menjadi anggota Naruto Kaizokudan!" Ucap Naruto.

""OOOOOOOOOOOOOOOO!""

Semua nakama Naruto pun mengangkat tangan mereka dan berteriak untuk menyambut teman baru mereka yaitu Levi.

"Heh, aku mengharapkan yang terbaik dari kalin, kusoyaro!" Ucap Levi sambil tersenyum.

"Ara-ara, ternyata kau mempunyai mulut yang tajam Ackerman-San." Ucap Shinobu sambil tersenyum.

"Selamat datang. Jangan merasa canggung dan anggaplah ini rumahmu." Ucap Erza sambil tersenyum.

"Perlu kalian ingat aku adalah orang higienis dan aku tidak suka sebutir debu pun di kapal ini." Ucap Levi.

"Hah? Kalau begitu kenapa tidak kau saja yang membersihkan kapal ini setiap menit?" Ucap Nobara sambil menyeringai.

"Itu tugasmu." Ucap Levi.

"Hah!?" Teriak Nobara.

"Aku setuju." Ucap Erza.

"Hah!?" Teriak Nobara lagi.

Yoriichi yang mendengar dan melihat pertengkaran itu pun hanya tersenyum dan memejamkan matanya. "Setiap hari, pasti aku akan mendengar dan melihat pertengkaran yang tidak penting di kapal ini."

"Kalau begitu…. AYO KITA PERGI DARI PULAU INI DAN LANJUTKAN PERJALANAN KITA!" Teriak Naruto.

""OOOOOOOOOOOOO!""

-X-

( TIME SKIP 1 HARI )

Satu hari setelah pertempuran antara Naruto dan Doflamingo, berita pun sudah tersebar keseluruh dunia dan akhirnya pemerintah dunia dan angkatan laut memutuskan bahwa Naruto Kaizokudan sudah bukan kategori bajak laut amatiran lagi namun bajak laut yang sangat berbahaya.

Setiap anggotanya pun memiliki nama besar dan itu yang menjadikan bajak laut Naruto semakin menyeramkan. Semua petarung kuat dan para bajak laut pun kini mulai mencoba mendekati bajak laut Naruto dan mencoba untuk bergabung dengan bajak laut Naruto.

Tidak hanya itu, pemerintah dunia pun setuju untuk menaikan harga bounty dari Naruto Kaizokudan guna menunjukan kepada dunia betapa berbahayanya bajak laut ini.

WANTED

KOZUKI NARUTO

BOUNTY : 520,000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

TSUGIKUNI YORIICHI

BOUNTY ; 301,5000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

KUGISAKI NOBARA

BOUNTY : 128,000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

GENOS

BOUNTY ; 200,500,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

ERZA SCARLET

BOUNTY : 277,000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

KOCHO SHINOBU

BOUNTY ; 199,000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

WANTED

LEVI ACKERMAN

BOUNTY : 231,000,000 BERRY

DEAD OR ALIVE

-0-

Dan dengan harga bounty ini, pemerintah duni sudah menetapkan bahwa seluruh anggota dari Naruto Kaizokudan adalah supernova dan bajak laut dari generasi terburuk. Tidak hanya itu, Kozuki Naruto disebut sebagai pemimpin dari generasi terburuk atau supernova.

TO BE CONTINUED!