Naruto/Highscool Dxd : bukan punya saya

Rate : M

Warning : gaje, typo, mainstram, romance, mini-harem, humor, dll.


.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Dragon God Legion : Remake

Chapter 10

Di malam yang sama..

mengikuti perintah dari Eriel, Raynare dan dua rekanya membawa Natsumi, mereka membawa Natsumi ke hutan yang lumayan jauh dari perkotaan, setelah digunakan untuk mengancam Naruto sebelumnya, sekarang Natsumi tidak berguna lagi, maka dari itu Eriel menyuruh mereka untuk menghabisinya.

"ara? apa yang kalian lakukan disini Nyaan~ "

Raynare dan kedua rekanya terkejut saat mendengar sebuah suara, terlihat di atas cabang pohon sesosok Youkai Nekomata, bersurai hitam panjang, bermata emas, berparas cantik, dan mengenakan Kimono hitam itu lagi duduk santai, sambil melihat kearah mereka.

"siapa kau?" tanya Raynare, dia tidak sadar ternyata ada Youkai disini, aura nya sunguh tipis jadi mereka tidak menyadarinya.

"siapa aku? itu gak penting Nyaan~ kalian sudah berani mengangu tidurku, kalian akan mati"

Swus!

mereka terkejut saat Youkai itu tiba-tiba lenyap, lalu beberapa detik kemudian terdengar suara jeritan dari Kalawarna, terlihat tubuh Kalawarna tertembus lengan Youkai itu dari belakang, Kalawarna pun mati dan melebur menjadi bulu-bulu hitam, tentu saja hal itu mengejutkan Raynare.

"sialan.. Mati kau!!"

Dohnaseek menciptakan Light Spear dan melemparkanya kearah Youkai itu, Youkai Nekomata itu dengan mudah melompat menghindarinya, Youkai itu melesat cepat ia muncul di atas dan mencabut kepala Dohnaseek, tubuh Dohnaseek pun tumbang tanpa kepala lalu melebur dan meledak menjadi serpihan bulu hitam.

"uhg menjijikan sekali Nyaan~ ehh yang satu hilang?"

Youkai Nekomata itu bingung saat melihat salah satu dari mereka ternyata sudah tidak ada, Raynare diam-diam kabur saat Youkai itu sibuk dengan Dohnaseek, dia tidak peduli dengan nyawa dua rekanya yang penting adalah terus hidup, jika tidak kabur dia mungkin akan bernasib sama dengan Kalawarna dan Dohnaseek.

"uh.. sifat malaikat jatuh, emang menjijikan sekali Nyaan~" ucap Youkai itu atau yang bernama Kuroka, Youkai dari Ras Nekomata sekaligus salah satu angota dari Team Vali Lucifer, Kuroka melihat perempuan yang dibawa para malaikat jatuh tadi, ia menghampiri perempuan itu, dan mengecek kondisinya.

'oh dia masih hidup, tapi keadaanya sangat lemah sekali, hampir seperti mau mati' batin Kuroka saat melihat keadaan Natsumi, organ dalam nya terluka dan itu sangat fatal untuk manusia, ya mau mati atau tidak itu bukan urusanya, tapi entah kenapa Kuroka merasa Deja'vu, ini sama seperti kejadian ibunya sebelum tewas, dan lagi wajah wanita ini juga hampir mirip dengan ibunya, Kuroka tiba-tiba jadi bersimpati dan ingin menyelamatkan Natsumi.

"um.. Vali pasti akan marah Nyaan~ tapi aku tidak bisa membiarkanya seperti ini, atau dia bisa mati" gumam Kuroka, dia bingung antara mau menyelamatkan atau tidak, Kuroka mengeleng, biarlah Vali marah padanya, yang panting perempuan ini selamat, Kuroka mengambil sesuatu di saku nya, itu adalah botol kecil yang berisi air mata Phoenix pesanan Vali, Kuroka membuka tutupnya dan meneteskan beberapa tetes ke dalam mulut Natsumi.

air mata Phoenix itu bekerja cepat, menyembuhkan organ dalam Natsumi keadaan tubuh Natsumi pun perlahan-lahan mulai membaik, nafasnya sudah kembali teratur, dan tubuh nya tidak lagi terasa lemah, tapi Natsumi masih belum sadar juga, sepertinya dampak dari sihir teleportasi yang menghubungkan ruang waktu mempengaruhinya, bagaimama pun Natsumi juga manusia biasa jadi itu wajar.

setelah menyembuhkan Natsumi, Kuroka membawa nya, jika ia tingalkan dihutan belantara ini maka pasti perempuan ini akan jadi makanan hewan buas, maka dari itu Kuroka membawa nya, dan berharap ini bisa menjelaskan pada Vali soal air mata Phoenix nya.

.

.

.

[Change scane]

Siapa aku? apa aku ini?

hahahaha.. mati..

suara itu.. siapa itu?

lemah ..lemah.. mati..

"ahhg ..huf huf.. " Naruto bangun dari mimpinya, ini pertama kalinya ia bermimpi seperti itu, orang dalam mimpinya tadi itu adalah dirinya, tapi juga bukan dirinya, Naruto tidak mengerti apa sebenarnya dia ini, Naruo melihat sekujur tubuhnya penuh perban, mulai dari dua lenganya, badan hinga kedua kakinya, bahkan leher dan kepalanya juga di perban, ia sekarang mirip dengan Mummy, yang terlihat hanya mata kananya saja.

'ini.. dimana?' batin Naruto, ia tidak kenal dengan kamar ini, sebenarnya apa yang terjadi setelah malam itu, Naruto tidak terlalu ingat setelah kejadian dengan petingi Malaikat jatuh itu, ingatanya seakan samar-samar dan tidak begitu jelas.

"oh.. kau sudah sadar.."

Naruto di kejutkan oleh suara perempuan, terlihat di pintu kamar, berdiri seorang perempuan yang sangat cantik bersurai merah panjang dan mengenakan kimono hitam bermotif bunga sakura, perempuan cantik itu berjalam mendekat kearah ranjang.

"siapa ..kau?"

"seharusnya aku yang bertanya seperti itu, siapa kau? kenapa Iblis kecil sepertimu, bisa mengapung di celah Dimensi?" tanya balik perempuan cantik itu.

Iblis? celah Dimensi? apa maksudnya? awalnya Naruto tidak mengerti maksud perempuan itu, tapi saat ia merasakan aura nya memang berbeda dia bukan manusia lagi dan lebih mirip aura Iblis, ini tidak mungkin aku ..Iblis? sebenarnya apa yang terjadi padaku.. fikir Naruto tidak mengerti, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuhnya setelah malam itu dan kenapa ia bisa jadi Iblis.

"hei Iblis kecil jangan melamun, cepat jawab pertanyaanku"

"aku.. aku juga tidak ingat, apa yang sudah terjadi" jawab Naruto, sebenarnya dia ingat sedikit tapi tidak akan memberitau perempuan mencurigakan itu, siapa yang tau mungkin perempuan ini bawahan dari Malaikat jatuh sialan itu.

"cih.. Iblis kecil kau membuang waktuku, kau beruntung bertemu denganku, jika tidak kau sudah mati di celah Dimensi... berterimakasihlah" ucap perempuan cantik itu, Naruto akui perempuan ini emang cantik, tapi sifatnya sangat berlawanan dengan parasnya, dia juga tau perempuan dihadapanya itu mahkuk supernatural, itu terlihat dari aura nya, walau tipis tapi Naruto masih bisa merasakanya, tapi Naruto tidak tau pasti mahluk apa dia ini.

"iya.. termakasih um?"

"pangil saja Aya, dan harus tambahkan kata 'Sama', kau mengerti Iblis kecil dan jangan membuatku mengulanginya" ucap perempuan itu yang ternyata bernama Aya, uhg Naruto tidak habis fikir kenapa ia bisa bertemu dengan perempuan arogan ini, tapi bagaimanapun juga dia sudah menyelamatkanya, jadi hanya kali ini saja Naruto menurut.

"um terimakasih Aya..-sama, terimakasih telah menyelamatkan Iblis kecil ini" jawab Naruto dengan nada tidak bersemangat, Aya tersenyum mendengar ucapan Naruto, setidaknya tidak sia-sia membawa iblis kecil ini, walau itu hanya secara kebetulan bertemu di celah dimensi.

"ada yang ingin kutanyakan apa Aya, yang-"

"...Sama!" potong Aya dengan nada berat, Naruto menghela nafas, dia kira hanya sekali tapi ya sudahlah Naruto ikuti saja apa mau nya.

"benar maksudku Aya-sama, apa Aya-sama yang memasang perban ini?" tanya Naruto, Aya mengeleng, dia mengatakan bukan dia yang memasang perban di tubuh nya, Aya menemukanya sudah seperti itu di celah Dimensi, mendengar itu Naruto jadi mengerti, jadi tebakanya benar ada seseorang yang menyelamatkanya malam itu, dan orang itu juga yang merubahnya jadi Iblis, ia harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi padanya. Naruto melotot dia baru ingat sesuatu yang lebih penting dari semua itu, ibunya ya ibunya, apa yang terjadi dengan ibunya setelah malam itu.

Naruto mencoba bangun, tapi tidak bisa tubuhnya terasa kaku sekali dan tidak ada tenaga, rasanya sangat lemah sekali, tapi ia terus memaksa bangkit.

"Iblis kecil kau masih lemah, jangan paksakan dirimu"

"Diam..!"

Aya terkejut saat melihat nada dan sorot mata Naruto terlihat marah, sebenarnya apa yang sudah terjadi pada Iblis ini, Naruto terus memaksa bangkit hinga akhirnya ia jatuh dari ranjang, Aya yang melihat itu kasihan dan ingin menolong tapi Naruto menghentikanya, Naruto berusaha bangkit sendiri, dengan seluruh tenaganya Naruto akhirnya bisa berdiri, tapi tidak lama kemudian ia kehilangan kesadaranya karena terlalu memaksakan tubuhnya yang masih lemah, Naruto pun jatuh, untung saja ada Aya yang menangkap tubuhnya, Aya kemudian membaringkan kembali Naruto di ranjang nya.

'ada apa dengan Iblis ini, sudah tau sangat lemah, masih saja memaksakan dirinya sendiri' batin Aya tidak mengerti, ya apapun masalah Iblis itu bukan urusanya, yang membuatnya tertarik adalah perban di tubuh Naruto, sebagai Naga terkuat Aya bahkan tidak bisa melepaskan perban itu, saat Aya pertama kali menemukan Naruto, karena dia penasaran dengan wajah Naruto, jadi ingin melepaskanya tapi malah tidak bisa, ini sunguh aneh seakan perban itu benda hidup, dengan tingkatan yang sangat tinggi.

1 minggu kemudian..

dalam waktu semingu, tubuh Naruto sudah mulai membaik, setelah sadar dari pingsanya waktu itu, Naruto tidak memaksakan tubuhnya lagi dan lebih fokus ke pemulihanya, hubunganya dan Aya juga makin dekat, Naruto jadi tau Aya itu adalah Ras Naga, ya karena Aya sendiri yang memberitaunya pada Naruto, Aya juga mengatakan tujuanya di dunia manusia ini untuk mencari si kuat yang memiliki aura dominasi yang gila dan membunuh nya dengan tanganya sendiri, Naruto tidak tau siapa itu si kuat yang Aya bicarakan, karena Aya tidak memberitau detail nya secara rinci, tapi Naruto akan berusaha membantu mencarinya, mendengar itu Aya pun senang dan menerima bantuan Naruto.

Alam bawah sadar Naruto..

Naruto masuk ke alam bawah sadarnya, untuk mengunjungi sahabatnya yaitu Legion yang masih dalam pengasingan di balik pintu emas itu, Naruto mendekat dan menyentuh pintu emas itu, expresi wajah Naruto terlihat sedih, karena dirinya yang lemah Legion harus bersembunyi seperti ini demi keselamatanya, untuk sekarang Naruto memang tidak bisa mengalahkan satu Dewa pun, tapi ia janji akan ada saatnya dimana para Dewa akan bersujud padanya, dan jika saat itu tiba Legion tidak perlu bersembunyi lagi, Naruto sunguh merindukan saat-saat bersama sahabatnya itu.

"patner apa kau mendengarku, aku sunguh merindukanmu, kali ini saja hanya kali ini, bisakah kau meminjamkan sedikit kekuatan mu padaku, aku tau aku egois tapi aku ingin mencari mereka dan membunuh nya" ucap Naruto dengan nada berat di akhir katanya, mereka yang di maksud Naruto adalah para Malaikat jatuh, dia sangat dendam pada Malaikat jatuh, Naruto ingin mencari mereka, terutama si Yuma A.K.A Raynare, dan memaksanya memberitau dimana ibunya dan apa yang terjadi pada ibunya, jika sesuatu yang buruk terjadi pada Natsumi, Naruto bersumpah akan memusnahkan seluruh Ras Malaikat jatuh.

pintu emas raksasa itu merespon dan bergetar, aura emas seketika menyelimuti tubuh Naruto, dia tau ini Legion pasti mendengarnya, Naruto bisa merasakan lagi kekuatan Legion walau itu hanya sebagian kecil tapi itu sudah cukup, dengan kekuatan tambahan ini tubuhnya akan cepat pulih, dan Naruto merasa ia juga bisa kembali mengunakan mode Balance Breaker nya. Naruto pun mengucapkan terimakasih pada sahabatnya itu dan keluar dari alam bawah sadarnya.

dua hari kemudian, dengan kekuatan tambahan itu, tubuh Naruto pun sepenuh nya pulih, Naruto terkejut saat tau tidak bisa melepaskan perbanya, sekuat apapun dia mencoba, bahkan saat Naruto membakarnya dengan Api putih pun perban itu masih tetap utuh, sebenarnya banda apa ini? fikir Naruto, ia menghela nafas andai saja bisa melepas perbanya, lalu Naruto terkejut saat melihat perban di tubuhnya itu lepas dengan sendirinya dan perban itu masuk kedalam tubuhnya melalui pungung nya, sebenarnya benda apa itu, Naruto lebih terkejut melihat tubuh nya sendiri penuh akan retakan bahkan wajahnya juga retak, sebenarnya apa yang terjadi malam itu, penampilanya sangat buruk sekali sekujur tubuhnya penuh akan retakan, Naruto bangun dan melihat pentulan dirinya di kaca yang ada di kamar itu, penampilanya seperti monster.

'akan lebih baik jika masih di perban..' batin Naruto, lalu dari pungung nya keluar perban yang tadi dan perban itu kembali melilit tubuh Naruto, mulai dari kaki, lengan, dada, leher, dan terakhir wajahnya, hanya terlihat matanya saja, ohh Naruto baru tau perban ini juga bisa keluar masuk tubuh nya sesuai dengan kehendaknya, ini sangat menarik, untuk sementara waktu Naruto akan mengunakanya, sampai ia tau cara memulihkan tubuhnya seperti semula, Naruto mengenakan pakaian yang sudah disiapkan oleh Aya.

sebelum pergi Naruto meningalkan secarik kertas di atas tempat tidurnya, itu sebuah surat untuk Aya, sebagai tanda terimakasihnya, kerena sudah merawatnya, dalam isi surat itu juga Naruto berjanji akan membalas kembali kebaikan Aya suatu saat nanti, dan akan membantunya juga mencari si kuat atau apalah itu.

.

.

Skip Time.

beberapa hari kemudian setelah meningalkan apartemen Aya, Naruto kembali dan membangun rumah nya di tempat yang sama dengan rumah nya dulu, yaitu di hutan dekat kota, Naruto tidak berani kembali atau lebih tepatnya dia tidak ingin kembali ke rumah Natsumi, rumah itu hanya akan mengingatkanya pada Natsumi, Naruto akan kembali kerumah itu lagi jika sudah menemukan Natsumi, sudah dua minggu sejak saat itu Naruto juga tidak masuk sekolah, entah bagaimana kabar Akeno, Naruto sendiri tidak tau, wujudnya sekarang seperti ini, tubuhnya penuh retakan dan sangat jelek, itu menambah rasa tidak percaya diri Naruto, bagaimana jika Akeno tidak menyukai penampilanya yang seperti monster ini.

dari saat itu Naruto terus berlatih, Naruto menyadari perubahan tubuhnya, tidak hanya penampilan dan aura nya tapi juga kekuatanya, Api putih Naruto terasa melemah, dan sebagai gantinya ia memiliki kekuatan baru yaitu Api Hitam, entah Naruto tidak tau darimana Api Hitam itu berasal, tapi yang jelas itu tiba-tiba muncul saat Naruto melatih kekuatan Api nya, dan ya sekarang Naruto bisa mengendalikan dua Api yang berbeda yaitu Putih dan Hitam, sebagai tambahan Naruto juga bisa mengeluarkan sayap Iblis, dia tau akan seperti ini, dirinya yang sekarang adalah Iblis, tapi juga tidak sepenuh nya Iblis, Naruto seperti manusia setengah Iblis, hari ini Naruto juga berlatih di tepi danau.

"huf.. baiklah ini dia, [Over Dragon Balance Breaker]"

tubuh Naruto bercahaya emas, setelah cahaya itu meredup terlihatlah penampilan Naruto yang terbalut armor, tapi armor itu hanya membalut lengan kananya sampai dada nya, dengan hiasan jubah putih berkerah tingi, dan tambahan helm nya, Naruto tau ini tidak akan seperti dulu, karena ini hanya sedikit kekuatan Legion, makanya Armor nya juga tidak sempurna, hanya muncul Helm, jubah putih, armor lengan kanan dan setengah armor dada nya, tapi tetap saja kekuatanya sama walau tidak sekuat saat full armor, Naruto lalu mencoba kekuatanya.

"[Over Gravity]"

Brass!

danau di hadapan Naruto terbelah karena tekanan gravitasi, Naruto tersenyum di balik helm nya, walau tidak sekuat dulu tapi ini sudah cukup, di tambah dengan kekuatan baru nya yaitu Api Hitam, walau Api putih nya melemah tapi Naruto merasa sudah bisa memulai mencari Natsumi, tentu saja itu di awali dengan mencari si Yuuma(Raynare) itu terlebih dahulu. armor dan jubah Naruto lenyap, Naruto melepas bajunya, lalu perban keluar dari pungung nya dan membalut kedua lengan, dada, leher dan wajah nya, untuk kaki nya Naruto merasa tidak perlu karena tidak terlalu parah retakanya, ia juga pakai celana panjang, jadi retakan kecil itu tidak akan terlihat.

Skip

malam harinya Naruto sudah bersiap, dia memakai jaket hitam, celana hitam dan tambahan topeng putih untuk menutupi wajah nya, walau sudah tertutup perban tapi sebagai pencegahan, agar tidak dikenali, topeng itu juga ada fungsi menyamarkan suara, jadi lebih berguna untuk penyamaran.

Naruto mulai bergerak melompati gedung untuk mencari keberadaan Malaikat jatuh di kota Kuoh ini, Naruto menyeringai saat merasakan hawa keberadaan Malaikat jatuh, tanpa membuang waktu lagi Naruto bergegas menuju asal dari aura Malaikat jatuh itu, tentu saja Naruto tidak melompat tapi terbang dengan sayap Iblis nya agar lebih cepat sampai.

sesampai nya di tempat asal aura itu, Naruto melihat sesosok Malaikat jatuh yang sepertinya lagi memperkosa seorang gadis muda, gadis cantik itu terlihat tidak berdaya, dengan tubuh penuh luka, Naruto berjalan mendekat dari belakang.

"hei sedang apa?"

"ahh.. uhh~ apa kau buta? tentu saja lagi- eh?"

Malaikat jatuh itu terkejut saat melihat Naruto, tapi terlambat Naruto mencengkram kepalanya, dan membuatnya berdiri dengan paksa.

"ahg si-siapa kau? lepaskan sialan..!" Malaikat jatuh itu meronta dalam cengkraman Naruto, sekuat apapun dia mencoba, kepalanya tidak bisa lepas dari cengkraman tangan Naruto.

"jangan berisik, aku hanya ingin tanya, dimana salah satu rekanmu si Amano Yuuma.."

"Amano Yuuma? siapa itu, aku tidak tau sialan, lepaskan aku..!!"

"baik.. lenyaplah!"

Naruto membakar Malaikat jatuh itu dengan Api hitam nya, Malaikat jatuh itu menjerit kesakitan sebelum tubuh nya melebur dan menjadi serpihan bulu hitam, Naruto hanya menatap datar serpihan bulu itu, lalu Naruto mengecek keadaan gadis itu, ternyata gadis itu sudah meningal karena luka parah di sekujur tubuh nya.

"maaf aku terlambat, beristirahatlah" gumam Naruto lalu ia membakar tubuh gadis itu dengan Api putih, hinga tak tersisa abu nya. setidaknya ia sudah menolong gadis itu, sifat Malaikat jatuh memang keparat, Naruto akan memburu mereka semua sampai menemukan Amano Yuuma A.K.A Raynare.

.

.

.

.

Change Scane

"oh jadi ini kota Kuoh, terlihat biasa saja, apa benar Dia disini, kompas mu tidak rusakan Percy?" tanya perempuan bersurai kuning sepungung yang bernama Annabeth Chase, seorang DemiGod sekaligus putri dari Dewi kebijakan dan strategi perang Athena. sebulan yang lalu ibunya tiba-tiba menghubungi nya melalui telepati, dan menyuruh nya mencari sumber dari aura Legion.

"kompas ini dari Hermes-sama, tidak mungkin ini rusak, aku yakin Dia di kota ini" jawab pemuda persurai hitam bernama Percy Jackson, dia juga DemiGod dan keturunan dari Dewa penguasa lautan yaitu Poseidon, bersama Annabeth ia diberi misi untuk mencari Legion, berbekal Golden kompas pemberian Hermes, mereka mengikuti petunjuk kompas itu dan sampailah di kota Kuoh ini.

"ya aku harap itu benar, aku sudah tidak sabar ingin memengal kepalanya!" ucap Annabeth, aura nya mengila sesaat sebelum Percy menghentikanya, dia mengatakan pada Annabeth untuk tidak terlalu mencolok, di kota ini tidak hanya manusia, tapi juga ada banyak mahluk supernatural lainya, takutnya itu akan menarik perhatian mahkuk lainya, dan tentunya itu akan sangat merepotkan.

"Anna, kita hanya disuruh memastikan, dan tidak diperbolehkan bertarung, kau harus ingat misinya, jangan membuat masalah, ini sudah malam mari kita cari penginapan, dan lanjutkan lagi besok! "

Annabeth menganguk mengerti, ia mengikuti Percy dari belakang, walau setuju dengan ucapan Percy tapi Annabeth ingin membuktikan jika ia juga bisa, mereka sudah pernah mengalahkan Hydra apa bedanya dengan Legion, menurutnya sama saja mereka sama-sama dari ras Naga, Annabeth akan buktikan pada ibunya, kalau tidak ada yang perlu di takutkan dari si Legion Itu.

.

.

di saat yang sama

disisi lain kota Kuoh, juga terlihat seorang gadis berparas cantik bersurai hitam indigo panjang dan mengenakan pakaian gadis kuil, gadis itu adalah jelmaan Dewi Amaterasu putri dari Izanagi dan izanami, atau yang sekarang mengunakan nama Hinata, agar tidak dikenali Hinata menekan seluruh aura Dewi nya dan menjadikanya seperti manusia biasa lainya.

"hihi~ kira-kira Legion itu seperti apa ya?" gumam Hinata sambil tersenyum sendiri, dia sangat penasaran dengan sosok yang bahkan membuat ibu dan ayah nya cemas itu, Hinata sangat penasaran maka dari itu dia pergi ke asal aura Legion, dan ternyata itu berasal dari kota Kuoh ini, itu lumayan jauh dari kuilnya yang ada di Osaka.

"oh~ Legion, aku pasti akan menemukanmu.. hihi~"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

To Be continue..

wah mereka mulai berdatangan ahaha#plak) ya yang sudah lihat chapter 03 pasti tau sosok Aya itu siapa, dan ya Author memang sengaja buat Naruto melemah sedikit untuk meroket menjadi kuat lagi, kata lemah sedikit memang kurang, karena Naruto bisa mengunakan dua jenis Api yang berbeda, di tambah mode Balance Breaker, itu tidak lemah, malahan tambah kuat hhh.. untuk update selanjutnya tidak janji up kilat itu saja..

.

.

.

.


Bonus Crossovers

Dunia kecil 17058

Krak!

terjadi retakan dimensi dan dari retakan itu keluarlah Namikaze Naruto, entah apa yang terjadi saat dia latihan [Rune Time] dengan Key Aslan, tiba-tiba saja ia tersedot retakan dimensi dan keluar di hutan ini.

"uhg.. dimana ini?" Naruto bangun dan melihat sekeliling nya, ia tidak tau dimana ini, saat keluar dari hutan, dan melihat kebawah ada pedesaan tapi banguananya terkesan kuno, dan ada juga deretan patung wajah, Naruto tidak mengerti sebenarnya dimana dia.

"siapa kau?"

Namikaze Naruto di kejutkan sebuah suara di belakang nya, saat dia berbalik betapa terkejutnya Naruto saat melihat orang itu sama persis denganya yang membedakan hanya warna rambut dan matanya.

Uchiha Naruto juga sama terkejutnya saat melihat paras orang itu yang ternyata sama denganya, saat ia ingin mengecek sumber aura yang tidak dikenal di dekat desa, tidak disangka malah ketemu kembaran dirinya sendiri. baik Namikaze Naruto ataupun Uchiha Naruto keduanya merasa ingin membunuh satu sama lainya, mereka ingin mendapatkan apa yang ada di tubuh masing-masing.

"aku menginginkanya.." Golden Sharingan Uchiha Naruto aktif, dia sangat menginginkan aura Elemen di tubuh kembaranya itu.

"mata mu ..akan jadi miliku!" Namikaze Naruto masuk ke mode Nine Elemental, sembilan bola hitam muncul di pungung nya.

Krakk!

saat mereka akan bertarung muncul retakan dimensi yang menghalangi mereka, itu bahkan mengunci pergerakan mereka juga.

yang di takdirkan hanya akan bertarung di Arena Hidup dan Mati, selain dari itu tidak boleh ada pertarungan di luar Arena..

retakan dimensi itu lenyap bersama dengan Namikaze Naruto, setelah kepergian kembaranya itu, Uchiha Naruto tersadar dari pengaruh pecahan lain.

"yang di takdirkan? apa maksudnya?" gumam Naruto tidak mengerti, lalu Naruko pun muncul dan memeluk Naruto, dia sangat kawatir saat merasakan luapan Chakra suami nya itu, Naruto mengatakan tidak apa-apa, mendengar itu Naruko jadi lega, lalu Naruko pun mengajak suaminya untuk menjemput putri mereka yaitu Neiko kecil di Akademi Ninja.

.

.

.

Dunia kecil 18223

Namikaze Naruto muncul di dunia nya semula, ia tidak mengerti sebenarnya apa yang barusan terjadi, itu seakan sangat singkat tapi membekas di ingatanya.

'Arena Hidup Mati? itu berarti pertarungan sampai mati, aku harus tanya ini pada Key dan yang lainya, mungkin mereka tau..' batin Naruto.

karena merasa keberadaan Naruto hilang sesaat, Sara pun mengecek ke tempat biasa Naruto latihan dan ternyata suami nya itu masih ada, itu membuatnya sangat takut, ia fikir Naruto akan hilang lagi, Naruto terkejut saat tiba-tiba di peluk oleh istrinya, lalu datang juga putri kecil mereka yaitu Namikaze Nana, Nana juga mengikuti ibunya memeluk ayah nya, Naruto pun membalas memeluk istri dan putri kecilnya itu.

Bonus End


sampai bertemu di chapter selanjutnya..

DarkRealm V2 Log Out!