Senbon Zakura
Crossovers: Naruto. Highschool DxD
Pair : [Naruto U. Serafall L. Katerea L].
Bab 15
"B-Baik kami akan berdamai!" seru para pemimpin Faksi.
"Bagus, tapi ingat jika aku tahu kalian membuat satu saja kesalahan tak peduli dari ras manapun yang melakukannya, aku akan memberikan hukuman super keras padanya," ujar Naruto dengan tatapan yang sangat mengerikan.
Setelah semua pihak memutuskan untuk pergi Naruto tetap berada di Kouh akademi dan meminta Vali untuk membawa Katerea ke hotel tempat mereka tinggal, Vali hanya mengangguk saja dan langsung membawa Katerea pergi, lalu setelahnya Naruto mengambil sesuatu dari kantong celananya dan mengeluarkannya dan itu adalah liontin kristal biru yang sangat indah, lalu Naruto dengan santainya berjalan ke arah Serafall, "Aku tahu ini keputusan yang sulit untukmu tapi aku harap kau dapat langsung memutuskan untuk menerimaku atau tidak," ucap Naruto sembari memasangkan atau mengalungkan liontin kristal itu ke leher Serafall setelahnya ia pun menghilang dalam kilatan cahaya berwarna kuning.
Di hotel tempat Naruto dan Vali tinggal, kini terlihat Naruto menatap Katerea yang sedang terbaring lemas dan keringatnya terlihat terus keluar dan tentu saja irama jantungnya sangat cepat, seperti seseorang yang sedang bermimpi buruk tapi tidak bisa bangun.
"Vali, sekarang lihatlah apa yang akan aku lakukan," ucap Naruto sembari menyentuh wajah Katerea dan mulai mengalirkan mana energi miliknya ketubuh Katerea, "Kai!" seru Naruto dan seketika genjutsunya lepas dan membuat Katerea terbangun dan saat Katerea terbangun itulah sesuatu yang mengejutkan terjadi, Katerea tiba-tiba saja dibalut oleh kain perban yang sangat kuat seperti korban Mugen Tsukoyomi, "Banbutsu shou-shou!" seru Naruto menyebutkan nama jutsunya dan menggunakan perubahan chakra Yin dan Yang ke tubuh dari Katerea. Seketika ledakan kecil pun terjadi di kamar itu, tapi karena pengaruh kekai yang Naruto pasang, para penghuni hotel sama sekali tidak merasa terganggu dengan ledakan yang dikeluarkan dari kamar Naruto dan Vali, lalu setelahnya terlihat Katerea keluar dari balutan perban itu dalam keadaan telanjang dan dipunggungnya terdapat delapan sayap atau empat pasang sayap dengan tambahan satu ekor burung di bokongnya yang terlihat seperti ekor burung elang dan aura iblis dari tubuh Katerea juga menghilang digantikan aura Datenshi yang sangat kuat.
Vali kaget ketika merasakan perubahan aura dari Katerea dari iblis menjadi seperti Datenshi kelas atas bahkan perubahan itu bukan hanya pada aura, tapi Katerea juga terlihat memiliki sayap Datenshi di tambah dengan ekor burung dan Kekuatan Katerea juga terasa puluhan kali lebih kuat dari sebelumnya.
"A-apa yang sebenarnya kau lakukan pada Katerea?" tanya Vali sembari menatap perubahan Katerea dari fisik dan auranya.
"Aku merubah rasnya itu saja," jawab Naruto dengan santai, sembari berjalan ke arah Katerea, "Katerea bangun mimpi burukmu sudah berakhir," ucap Naruto yang siap dengan gaun putih di tangannya.
Katerea pun perlahan membuka matanya dan disana ia terlihat meneteskan air matanya, bagaimana tidak ia baru saja bisa lepas dari mimpi buruk yang sangat mengerikan dimana ia digangbang beberapa iblis keturunan Maou lama, dan meskipun itu adalah ilusi, itu terasa sangat nyata baginya bahkan ia tidak bisa melepaskan diri dari alam ilusi yang Naruto ciptakan saat itu.
"Ti-Tidak menjauh dariku!" seru Katerea yang langsung mencoba kabur, tapi Naruto langsung menangkap tangannya dan mendekapnya erat lalu memeluknya dengan lembut ia juga membelai rambut gadis itu, kulit Katerea yang berwarna tan kecoklatan dan rambut yang juga warnanya hampir senada dengan kulitnya, membuatnya sangat manis dan eksotis.
"Tenangkan dirimu, kau aman sekarang, selama kau bersamaku kau aman," bisik Naruto pada telinga Katerea.
"Hiiiii" ucap Katerea ketakutan
Menyadari kalau sikologis dari Katerea rusak parah akibat perbuatannya yang mengirim gadis itu ke alam ilusi buatannya ia pun melepaskan pelukannya dan memberikan gaun yang memang sejak awal ingin ia berikan pada Katerea, "Pakailah, setelah itu aku akan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi kepada dirimu," ucap Naruto sembari memberikan gaun putih yang sejak tadi ia cukup kaget dengan Naruto yang melepaskan pelukannya dan memberikannya gaun dan ia juga kaget ternyata di sana juga ada Vali.
"Pakai saja, dia tidak akan menyakiti orang yang sudah ia selamatkan," tanggap Vali seolah ia mengenal sosok Katerea. Katerea yang mendengar hal itu langsung menatap ke arah Vali dan nampak ia kaget melihat Vali juga ada di sana, "Dan lagi dia tidak akan sebejat Azazel sendiri. Walau dia mesum tingkat akut" ucap Vali lagi bagian akhir di hatinya
Mendengar perkataan Vali barusan Katerea menjadi sedikit lebih tenang dan mulai bertanya, "Di mana aku?" tanya Katerea.
"Kau berada di dalam kamar hotel Pribadi dari Uzumaki Naruto," jawab Vali dengan santai, Naruto yang mendengar hal itu hanya diam saja dan pergi keluar kamar sembari menarik Vali ikut bersamanya.
"Aku akan meminta pelayan untuk datang membantumu bersiap-siap, kita akan makan malam di bawah," ucap santai Naruto dan Katerea hanya bisa diam di dalam kamar hotel yang sangat mewah tersebut ia juga cukup kaget dengan sayapnya yang berbentuk seperti sayap Datenshi.
'Apa yang sebenarnya terjadi padaku?' batin Katerea sembari menyembunyikan sayap dan ekor burungnya, sampai akhirnya banyak pelayan berdatangan masuk dan beberapa di antara mereka adalah Datenshi dan sisanya adalah manusia.
"Wah kau terlihat sangat cantik, aku rasa tuan muda benar-benar terpesona denganmu, sampai-sampai ia memberikanmu gaun putih ini," ucap para pelayan di sana yang mulai mengatur gaya rambut Katerea sekaligus memberikannya riasan terbaik yang bisa mereka berikan.
"Apa benar begitu?" tanya Katerea penasaran.
"Yah, buktinya ia meminjamkan gaun itu padamu, jujur saja, Uzumaki-sama tidak pernah mau meminjamkan gaun itu pada siapapun, bahkan kepada Baraqiel yang pangkatnya lebih tinggi sekalipun, dan melihat Tuan muda kami meminjamkan gaun putih itu, kau pasti adalah orang yang special untuknya," jawab pelayan wanita yang lain. Katerea pun terdiam mendengarnya dan setelah selesai, nampak Katerea begitu cantik dengan gaun putih yang terlihat sangat mewah seperti gaun pengantin dan sebenarnya itu adalah gaun yang dibuat sendiri oleh Naruto dengan tangannya, yah Naruto sebenarnya mengayam gaun putih itu untuk Hinata seperti halnya Hinata yang membuat Syall untuknya, akan tetapi sekarang gaun itu terpaksa ia berikan pada orang lain.
"Kalau begitu Katerea-dono, ayo ikuti kami, kami akan menunjukan tempat dimana Uzumaki Naruto-sama menunggu anda," ucap mereka sembari tersenyum menuntun Katerea seperti seorang ratu. Katerea hanya diam mengangguk dan berjalan mengikuti mereka sembari melihat dan menatap kagum bangunan mewah yang ia lihat, yah ini adalah hotel pribadi Naruto dan terlihat ada banyak manusia dari kalangan elit yang bermalam di hotel mewah itu.
'Bukan hanya sayapku yang berubah, saat aku menyadarinya, ternyata auraku juga berubah menjadi seperti Datenshi, pantas saja para pelayan yang kebanyakan berasal dari kalangan Datenshi ini begitu menghormatiku,' batin Katerea menganalisa apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.
Ketika mereka sudah berada di meja makan, terlihat Naruto menyabut Katerea dengan sangat baik, ia juga menampakan senyuman di wajahnya, sementara Vali ia tetap dengan tampang kalemnya dan duduk di kursi yang posisinya berada di sisi kanan dari meja makan yang ada di ruang bawah atau restoran hotel tersebut.
Katerea pun ikut duduk di meja makan yang ada dan terlihat duduk di kursi yang posisi saling berhadapan dengan Naruto dan setelah para pelayan sudah memberikan makanan yang dipesan oleh Naruto dan pergi meninggalkan mereka, Katerea pun menatap ke arah Naruto dan bertanya, "Apa yang sudah kau lakukan padaku?" tanya Katerea pada Naruto.
"Yang aku lakukan?" ulang Naruto seolah tidak mengerti.
"Sayap dan auraku berubah, seolah aku bukan lagi iblis dari keturunan Leviathan," ungkap Katerea merasa kesal dengan Naruto.
Naruto yang mendengar hal itu hanya tersenyum tipis saja, "Heh, kenapa kau malah mempertanyakan hal yang tidak penting? Yang harusnya kau tanyakan adalah, kenapa kau hanya dikirim sendirian saat mengerjakan tugas berbahaya?" ucap santai Naruto.
"Itu atas keinginanku sendiri, aku yakin bisa mengalahkan kalian seorang diri!" tanggap Katerea.
"Tapi hasilnya kau malah kena masalah bukan dan saat kau berhasil mengacau lalu kembali ke tempatmu untuk menyatakan kalau kau berhasil, kau malah diperkosa ramai-ramai sebagai rasa syukur mereka," tanggap Naruto menceritakan isi dari ilusi yang dialami oleh Katerea.
"I-itu pasti hanya halusinasiku saja, mereka tidak seperti itu!" seru Katerea.
Naruto hanya diam saja, ia tidak menyangka kalau Katerea sangat percaya dengan teman-temannya, "Kalau begitu coba kau pikir, kenapa mereka tidak mencoba mencari keberadaanmu, kalau misalnya itu hanya ilusi?" tanya Naruto.
"Mereka hanya tidak tahu kalau aku sedang tertangkap olehmu!" seru Katerea.
Naruto pun tersenyum tipis, "Kau benar-benar percaya pada temanmu, kalau begitu, makanlah ini setelahnya kau akan kembali menjadi iblis ... tapi, jika kau dibunuh oleh anggota Aliansi aku tidak akan membantumu, ingat aku tidak memaksamu, aku hanya memberikanmu pilihan, yaitu kau bisa pergi dari sini dan kembali menjadi dirimu yang luntang lantung di dimensi-dimensi menguji nasib yang tidak pasti dengan meminum obat itu, atau tetap di sisiku dan menjadi ratu para Datenshi dan ibu bagi Vali, serta kau akan mendapatkan perlindungan dariku," ucap santai Naruto, "Aku beri kau waktu satu bulan, jadi kau punya banyak waktu untuk memikirkan kehidupanmu," tambah Naruto lagi dengan santai.
Katerea hanya bisa diam di tempat sembari menatap ke arah Vali masih asik makan dan tidak mau terlalu ikut campur, "Kenapa kau memberikanku pilihan ini?" tanya Katerea pada Naruto, karena ia yakin kalau Naruto bisa saja memaksa dirinya untuk tetap tinggal dan melakukan apapun yang diinginkan oleh Naruto.
"Kenapa? Ya sudah jelas bukan, jawabannya adalah aku ingin tahu apa yang membuatmu merasakan hidup, harta dan kemewahan, atau teman-temanmu, yah apapun pilihanmu aku akan menghargainya, dan tentu saja jika kau memilih kembali, aku akan membunuhmu ketika aku ditugaskan untuk membunuhmu," tanggap santai Naruto.
"Vali jangan bilang alasanmu juga ada di sini karena rasmu dirubah oleh siberengsek ini dan kau terpaksa mengikutinya?" tanya Katerea pada Vali.
"Sayang sekali bukan itu alasanku untuk bergabung dengannya," jawab santai Vali sembari menatap Katerea.
Naruto yang mendengar percakapan Katerea dan Vali, hanya diam saja, karena ia sudah tahu kalau Vali dan Katerea dulunya satu komplotan.
"Lalu apa alasanmu sampai mau menjadi anaknya?" tanya Katerea lagi.
"Karena aku tidak menyukai kakek tua itu dan aku juga tidak menyukai darahnya yang berada di tubuhku, jika bisa aku ingin membuang darah Lucifer di tubuhku dan membunuh kakek tua itu dengan tanganku sendiri, untuk membalas kematian ibuku," jawab Vali dengan tatapan tajamnya.
"Vali, kau penghianat!" seru Katerea Leviathan sembari berdiri dan bersiap menyerang Vali dengan sihirnya. Namun, nampaknya Katerea langsung tak bisa bergerak dan tubuhnya juga langsung gemetar hebat ketika melihat tatapan tajam Vali ke arahnya, ia bisa merasakan aura membunuh yang Vali pancarkan terasa sangat kuat bahkan jika ia sedang bersama Bellzebub dan yang lain ia juga tidak yakin bisa mengalahkan Vali yang sedang seorang diri, apalagi di dekat Vali ada Naruto yang level kekuatannya masih misterius, 'B-besar sekali kekuatannya, tubuhku terasa gemetar,' batin Katerea dengan jantung yang terus berdetak kencang.
"Katerea, aku sudah memberikanmu obat untuk kembali menjadi iblis dan aku juga sudah memberikan pilihan padamu dengan resikonya masing-masing, yang tentunya kau sendiri sudah tahu. Jika kau mengikutiku maka teman-temanmu akan mengincar nyawamu karena kau dianggap penghianat, tapi aku menawarkan perlindungan yang cukup besar padamu, dan perlu kau ketahui, kalau Azazel cukup penurut kepadaku, dan jika kau memilih kembali, aku memang tidak menyerangmu sekarang, tapi di pertemuan kedua, sebagai bentuk tanggung jawab karena melepaskan tawanan perang seperti dirimu, aku akan membunuhmu, dan aku memberikan waktu selama satu bulan untuk perenungan. Ayo kita kembali ke kamar Vali, oh Katerea, jika kau ingin tinggal di sini ini adalah kunci kamarmu," ucap Naruto sembari memberikan kunci nomor 703.
Bersambung.
