Senbon Zakura
Fandom : Naruto, Highschool DxD
Reference : Bleach.
Genre : Romance, humor, fiksi pendek.
Pair : [Naruto Uzumaki, Katerea Leviathan, Serafall Leviathan]. [Vali Lucifer/Vali Uzumaki, Kuroka]
Bab 17 : Pertukaran.
Dalam perjalanan mereka berdua menuju suatu tempat, terlihat Naruto kembali mengambil rokok sampurna miliknya dan menyalakannya, setelah sudah mengepulkan asapnya, Naruto kemudian menatap ke arah Katerea, "Satu pertanyaan untukmu," ucap Naruto pada saat itu sembari terus berjalan lurus kedepan dan tak memperdulikan dirinya yang menjadi pusat perhatian karena berjalan bersama seorang gadis cantik dengan kulit tan eksotis.
"Apa itu?" tanggap Katerea sedikit penasaran dengan apa yang ingin Naruto tanyakan darinya.
"Apa kau benar-benar ingin menjadi raja iblis di meikai?" tanya Naruto pada Katerea.
"Kenapa kau mempertanyakan hal itu?" tanggap Katerea.
"Apa kau sudah siap dengan urusan-urusan atau pekerjaan yang harus kau lakukan saat kau berhasil menjadi raja iblis? Apakah kau sudah siap akan di kudeta oleh orang-orangmu jika pekerjaanmu sama sekali tidak becus atau jika mereka tidak puas dengan kinerjamu?" tanya Naruto pada Katerea.
"Tentu saja aku siap akan hal itu, kami semua akan melakukan revulusi bersama membuat ulang dunia setelah mengalahkan Great Red," jawab Katerea dengan penuh percaya diri.
"Dunia baru yang idealkah? Bukankah pemimpin kalian terlalu sombong?" tanggap Naruto sembari menatap ke arah Katerea dengan tatapan datar dan terlihat ia ngudut dengan santainya di hadapan Katerea dan menghembuskan asapnya di depan Katerea.
Katrea langsung merasa jengkel dengan ulah Naruto yang terlihat urak-urakan dan sulit diatur alias tidak tahu aturan, bahkan suka bicara seenaknya tanpa menghormati orang lain.
"Sudah berapa kali aku bilang sebaiknya kau berhenti untuk ngudut!" seru Katerea sembari menembakan sihirnya ke arah batang rokok yang Naruto isap dan membuat sebilah rokok itu lenyap seketika.
"Maaf kebiasaan saat sedang banyak pikiran," gumam pelan Naruto lagi sembari garuk-garuk kepala.
"Aku maafkan kali ini, tapi ... kenapa kau mengatakan kalau pemimpin kami terlalu sombong?" tanya Katerea sembari menatap tajam Naruto seolah menuntut jawaban dari sosok Black Joker itu.
"Heh, jelas sekali mereka terlalu sombong untuk mengatur ulang dunia, kau pikir dunia ini diciptakan dalam semalam saja, jangan seenaknya kau berkata bisa menciptakan dunia yang lebih baik setelah menghancurkannya, aku benar-benar sangat ragu akan hal itu? Soal menghancurkan ... aku mungkin tidak akan meragukan kekuatan kalian, tapi untuk merombak ulang dunia, maaf saja aku tidak akan percaya kau bisa melakukannya sebelum kalian bisa menciptakan seekor lalat dari ketiadaan," ucap datar Naruto menatap remeh Katerea.
"Heh jangankan lalat, sesuatu yang lebih besar dari itupun kami bisa membuatnya!" seru Katerea.
"Jika yang kau maksud Chimera, itu bukan ciptaan tapi buatan," tanggap santai Naruto.
"Huh? Memangnya apa bedanya?" tanya Katerea.
"Buatan adalah sesuatu yang terbentuk dari kumpulan atau kombinasi yang sudah ada dan dibentuk ke bentuk yang berbeda. Contohnya kursi dari pahatan kayu dan rangkaian besi, lalu bayi yang terbuat dari proses bayi tabung, yang membutuhkan sell telur dan sperma lelaki yang dimasukkan kedalam tabung," tanggap Naruto memberitahukan pendapatnya, "Dan jika kau bertanya ciptaan, maka jawabannya adalah, sesuatu yang terbentuk dari sesuatu yang tidak ada, atau bisa dibilang dibentuk tanpa adanya bahan dasar, jadi pertanyaannya bisakah kau menciptakan seekor lalat, tanpa menggunakan material yang ada di bumi?" tanya Naruto pada Katerea lagi.
Katerea langsung terdiam mendengar hal itu, jujur saja ia tidak pernah berpikir mereka bisa menciptakan lalat tanpa menggunakan bahan mentah yang ada di bumi, bahkan dengan bantuan Ophis sekaligus.
"Tidak bisa yah? Heh, jika tidak bisa memang sebaiknya jangan berlagak seperti tuhan yang bisa menciptakan segalanya. Menurutku dari pada menghancurkan dan membuat dunia baru yang belum tentu bisa kalian lakukan, sebaiknya kalian berusaha memperbaiki dunia menjadi seperti yang kalian inginkan," ucap Naruto dengan santainya.
Singkat cerita.
Akhirnya mereka sampai di sebuah gedung kosong dan terlihat Naruto menatap ke sekitar, "Keluarlah kalian, aku sudah membawa Katerea ketempat yang kalian inginkan!" seru Naruto dengan sangat-sangat serius.
"Akhirnya kau datang juga, Black Joker," ucap seorang lelaki berambut hitam terkuncir kebelakang menatap tajam Naruto dengan mata violetnya.
Naruto hanya menatap datar sosok yang ada di hadapannya sembari ngudut dengan santai ia bertanya, "Hem, aku tidak pernah mengingkari janji, dan siapa kau iblis, ah lebih tepatnya Old Satan-san," ucap santai Naruto sembari mengepulkan asap berbentuk tengkorak.
'Dia rupanya masih ngudut,' batin Katerea yang mulai kesal dengan Naruto yang nampaknya sudah kecanduan ngudut.
"Datenshi rendahan sepertimu tidak perlu tahu siapa kami, jadi sekarang serahkan Katerea atau kami akan membunuh para karyawanmu," ancam pemuda lain yang tiba-tiba muncul dari arah belakang dan ia memiliki rambut panjang bergelombang dengan warna coklat seperti Katerea, soal warna matanya tidak terlalu jelas, tapi setidaknya tubuhnya sedikit lebih besar dari pemuda yang pertama.
"Danchou! Tolong selamatkan kami!" seru para pegawai Uzumaki Corporation yang ditangkap oleh pemuda itu, terlihat mereka semua menangis dengan keadaan tubuh yang terikat oleh sihir kuat.
Naruto sebenarnya bisa saja membunuh mereka, tapi ia memilih diam dan melihat para pegawai yang tertangkap oleh pria berambut coklat itu, "Katerea kembalilah kepada mereka dan kau cepat lepaskan seluruh pegawaiku," tanggap Naruto dengan tenang sembari melepaskan Katerea.
Katerea pun berjalan ke arah temannya, lalu pemuda pertama yang berambut hitam itu langsung menghampiri Katerea dan bertanya, "Katerea, kau baik-baik saja?" tanya pemuda berambut hitam itu.
"Hem, aku baik-baik saja Crueserey-san," tanggap Katerea sembari tersenyum.
Lalu iblis berambut coklat yang menahan beberapa pegawai dari Uzumaki Corporation langsung tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai dan mulai mengalirkan sihirnya ke tali yang ia pegang untuk membunuh seluruh manusia yang bekerja di perusahaan milik Naruto.
Mengetahui pegawainya dalam bahaya Naruto langsung melesat dan menebas tangan kiri iblis berdarah murni berambut coklat panjang dengan menggunakan katana cahaya berwarna emas.
"Arrrrgggh!"
"Bellzebub!" seru Katerea dan Creuserey, kaget dengan Naruto yang memotong tangan teman mereka, tak sampai di sana, Naruto langsung mengamankan pegawainya dengan menteleport mereka ke rumah masing-masing dan sedikit merubah ingatan mereka agar rahasia makhluk supranatural masih terjaga.
"Kurang ajar!" ucap Bellzebub yang meraung penuh dengan amarah sembari bersiap menyerang Naruto dengan tangan kanannya.
Tap Kraaaaaak!
"Arrrrrgh!" erang Bellzebub karena tangan kanannya digenggam erat oleh Naruto sampai remuk.
Buaak!
Entah bagaimana ceritanya Naruto langsung pingsan dengan satu pukulan keras dari Cruserey di tengkuknya. Melihat hal itu mereka semua terdiam dan langsung menghampiri Bellzebub.
"Kau tak apa-apa Shalba?" tanya Crueserey pada rekannya.
"Tenang saja ini akan segera sembuh dengan bantuan phoenix tear," tanggap Shalba Bellzebub mengenai tangan kirinya yang putus dan tangan kanannya yang mengalami kerusakan tulang pada pergelangannya.
"Kita apakan dia sekarang?" tanya Katerea.
"Bagaimana kalau kita bunuh saja," tanggap Crueserey.
"Benar juga, walau bagaimanapun dia bisa menjadi ancaman kelas berat yang harus dimusnahkan sekarang," tanggap Shalba Bellzebub.
"Kalau begitu, Katerea, bunuh dia selagi bisa," perintah Crruserey.
Katerea yang tidak percaya dengan Naruto yang bisa kalah hanya dalam satu timpukan merasa ragu untuk menyerang, "Katerea ada apa, cepat habisi jangan ragu!" seru Bellzebub.
"Kenapa harus aku yang melakukannya?" tanya Katerea lagi.
"Itu karena kekuatan penghancurmu lebih kuat dari milik Crueserey dan kenapa bukan aku, karena seperti yang kau lihat tanganku sedang terluka," tanggap Shalba yang mendesak Katerea.
Mendengar hal itu Katerea pun tak punya pilihan dan mulai mengumpulkan sihirnya di telapak tangannya hingga membentuk gumpalan energi berwarna orange gelap, "Naruto-san terima kasih atas segalanya," gumam pelan Katerea.
Duaaaarrrrrr!
Ledakan besar pun terjadi ketika sihir Katerea menghantam tubuh Naruto yang sedang pingsan dan hal itu membuat gudang tempat mereka berkumpul runtuh, dan ambruk menimpa apapun yang ada di dalamnya, termasuk Katerea, Cruserey dan Bellzebub. Namun, ternyata Bellzebub dan Crusserey masih bisa selamat entah bagaimana caranya.
"Huh, syukurlah kita bisa selamat berkat sihirmu Shalba-san," ucap Curserey.
"Hn," balas Shalba dengan tenang.
"Tunggu, mana Katerea?" tanya Cruserey.
"Kau tak perlu mencemaskannya, meskipun ia mati, aku yakin ia bangga bisa berguna untuk tujuan kita," ucap Shalba dengan dingin dan langsung membuat portal pelarian.
"Tunggu maksudmu dia tidak selamat?" tanya Cruserey.
"Yah, dia berada di luar jangkauanku, cepat kita harus pulang, meskipun kehilangan satu orang setidaknya kita sudah mengalahkan satu diantara mereka," ungkap Shalba lagi.
"Baiklah, aku mengerti," tanggap Crussery sembari ikut pergi bersama Bellzebub tanpa memikirkan nasib Katerea yang tertimpa bangunan.
Bersambung.
Menjawab Reviews dari para pembaca setia di chapter 16.
1. aushi : Yaah mama Katerea galau.
= Meski Author yang nulis cerita, Author masih tidak peka terhadap emosi karakter buatan Author sendiri, jadi jujur Author enggak tahu bagian mana yang membuat Katerea terlihat galau.
2. Mr fun10 : Anjir kena prank! Pendek Beuut dah, tapi makasih dah up.
= Sama-sama karena udah mau baca, tapi kalau boleh jujur, Senbon Zakura emang bukan cerita panjang, jadi wajarkan kalau wordnya yang pendek, hal ini Author sengajakan biar bisa up cepat.
3. naruto x hentai : Fast up ya terima kasih . Kalau bisa wordnya ditambahin kk dan ya adegan LEMONNYA JANGAN LUPA hehehe maaf bukan maksud saya ngegas cuman saran aja JANGAN AMBIL HATI.
= Maaf banget nih, saya, bukan enggak mau bikin adegan LEMON, cuman aku bukan pembuat cerita bokep jadi aku takut nanti diksinya terkesan lebay dan menghilangkan kesan humor di fiksi ini. Dan tanpa lemon pun cerita ini udah mulai kehilangan identitasnya sebagai cerita humor, karena kayanya aku masih mencari apa lagi yang bisa dibikin lucu.
4. Guest : Kembangkan bakatmu ngab.
= kayanya ini agak susah, karena sebenarnya aku enggak punya bakat dalam hal beginian dan ini pun aku dibantu Author lain untuk membuatnya.
5. Guest : Lanjut thor gasken
= Aku harap bisa melanjutkannya sampai tamat, tapi kayanya mustahil karena ide yang kurang.
6. Guest : Lanjut thor.
= Ano kalau bisa aku minta kalian memberikan pendapat kalian pada cerita ini dan menuliskan kesan kalian pada setiap chapter yang aku tulis, baik itu kesan baik dan buruknya. Saya memang senang kalian memintaku untuk melanjutkannya, tapi saya juga butuh pendapat kalian agar aku bisa meningkatkan kualitasnya atau paling tidak mempertahankannya agar tidak terlalu jatuh.
