THE MOST STRONGEST SUPERNOVA
CHAPTER 31 : YORIICHI VS KIZARU, KUMA, AND SENTOMARU
"Dasar pria. Apa kalian selalu terobsesi dengan pertarungan? Tidak bisakah kalian bersantai untuk sejenak?" Ucap Nobara.
"Ini bukanlah hal sepele. Admiral sudah datang di pulau ini dan aku kira Yoriichi sedang melawan admiral disana." Ucap Genos.
Naruto yang mendengar itu pun langsung bangkit berdiri dan membuat Nobara yang sedang terbaring dipahanya pun langsung terjatuh.
"Benarkah!? Lalu dimana dia sekarang!?" Tanya Naruto.
BLEEENTANG!
"SAKIIIIITT!"
"JANGAN ASAL MERUBAH POSISI DASAR BODOH!" Teriak Nobara ynag kesal sambil memukul kepala Naruto.
"Dia berada di Grove 12." Ucap Genos.
Naruto yang masih memegangi kepalanya karena kesakitan pun tiba-tiba menyeringai. "Hehehe kalau begitu aku juga akan kesana!"
"Huh? Kau melawan admiral?" Tanya Nobara.
"Tentu saja! Aku sudah lama menunggu sampai admiral datang dan aku benar-benar penasaran dengan kekuatan seorang admiral!" Ucap Naruto yang bersemangat sambil meregangkan tubuhnya dan melakukan sedikit pemanasan.
"Tapi ada beberapa hal yang harus ketahui disini, Naruto." Ucap Genos dengan serius.
Naruto dan Nobara pun langsung mengarahakan pandanganya kepada Genos. "Apa itu?"
"Sebelumnya, aku dan Levi bertemu dengan orang yang sangat mirip dengan Shicibukai Bartholomew Kuma dan kami bertarung denganya." Ucap Genos.
"Apa!? Kau melawan Shicibukai!?" Teriak Naruto yang terkejut.
"Namun, dia bukanlah Shicibukai yang sebenarnya. Aku kira dia cloningan dari Bartholomew Kuma dan dia tidak sekuat yang asli. Setelah aku pikir-pikir, aku kira itu adalah Pacifista." Ucap Genos.
"Pacifista?" Tanya Nobara.
"Ah. Salah satu kekuatan dari angkatan laut. Mereka membuat sebuah proyek teknologi besar yang bernama Pacifista tapi aku tidak menyangka mereka membuat Pacifista dari cloningan salah satu Shicibukai." Ucap Genos.
"Apakah mereka berbahaya? Maksudku Pacifista?" Tanya Nobara.
"Aku kira mereka tidak terlalu kuat tapi aku tidak tahu ada berapa jumlah mereka. Jika kita melawan lebih dari 1 Pacifista mungkin akan sedikit merepotkan ditambah lagi, yang aku khawatirkan adalah jika admiral ini membawa Pacifista bersamanya maka itu akan menjadi masalah yang cukup besar." Ucap Genos.
Naruto yang mendengar itu pun menganggukan kepalanya dan ia mengerti dengan apa yang dikatakan Genos. "Jika begitu, sepertinya aku harus membawa kalian semua ke tempat Yoriichi."
"NARUTOOOOOO!"
Tiba-tiba terdengar sebuah teriakan dari arah kiri dan mereka bertiga pun melihat Shinobu dan Erza yang sedang berlari kearah mereka.
"Akhirnya datang juga." Ucap Nobara.
"Erza! Shinobu!" Ucap Naruto sambil tersenyum.
"Maaf kami terlambat. Tadi ada masalah sebentar dan kami harus berurusan dengan Tenryuubito." Ucap Erza.
"Fufufuf Scarlet-San benar-benar menyebabkan kekacuan tadi." Ucap Shinobu.
"Uhm! Aku mengerti. Tapi maaf sepertinya aku harus pergi ke Grove 12 sekarang. Yoriichi berada disana dan sepertinya dia sedang melawan admiral." Ucap Naruto.
"Hah!? Kami baru saja dari Grove 12!" Ucap Erza.
Mendengar itu, Naruto pun hanya menggaruk-garuk bagian kepala belakangnya dan terenyum malu. "Ano.. Hahahahah maaf aku tidak tahu jika kalian berada di Grove 12 sebelumnya."
"Sebenarnya kami dari Grove 13 tapi jarak antara Grove 12 dan Grove 13 sangat dekat. Dan juga kami baru saja bertemu dengan Mugiwara Kaizokudan disana." Ucap Shinobu.
"Ah benar juga. Lalu…. Bagaimana keadaan Nami?" Tanya Naruto.
"Wanita bernama Nami itu sangat takut bertemu denganmu Kozuki-San. Dia selalu mencoba menghindarimu." Ucap Shinobu.
"Benar. Asalnya aku ingin menyeretnya kesini tapi orang yang bernama Nami itu tiba-tiba menghilang." Ucap Erza.
"Lalu, aku bertemu dengan seorang gurita yang katanya mengenal kau juga Kozuki-San." Ucap Shinobu.
Naruto yang mendengar itu pun memiringkan kepalanya sedikit karena ia tidak ingat dia pernah memelihara gurita sebelumnya. "Benarkah? Tapi aku tidak pernah memilihara gurita sebelumnya."
"Fufufufu bukan binatang. Tapi manusia ikan. Kalau tidak salah namanya Hachi." Ucap Shinobu.
Naruto yang mendengar itu pun memejamkan matanya dan menyilangkan lengannya didepan dadanya. Ia mencoba mengingat-ingat manusia ikan yang bernama Hachi ini. Saat Naruto mencoba mengingatnya, satu-satunya yang terbesit dipikirannya adalah Arlong karena ia tidak pernah melihat manusia ikan lainnya selain Arlong. Naruto seketika membelalakan matanya dan ia mengingatnya.
"AAAH! Gurita itu! Apa dia mempunyai enam lengan dan mulutnya sedikit lebih panjang!?" Tanya Naruto.
"Benar. Tapi, kelihatannya gurita itu sangat akrab dengan seluruh bajak laut Mugiwara." Ucap Shinobu.
"Hah? Bagaimana bisa?" Tanya Naruto.
"Wanita yang bernama Nami itu pun tidak terlihat punya masalah dengan gurita itu. Karena itu aku mengira bahwa gurita itu adalah salah satu anggota mereka." Ucap Erza.
Mendengar itu Naruto pun sangat kesal dan entah kenapa rasa marahnya kepada Nami timbul lagi. "Bagaimana bisa dia bersikap baik pada manusia ikan itu!?"
"Oi! Kenapa kau? Kenapa kau marah?" Tanya Nobara sambil menepuk pundak Naruto.
"Gurita itu adalah salah satu orang dari komplotan yang telah membunuh ibuku. Nami ada pun menyaksikan kematian Bellemere dan kini ia berteman dengan manusia ikan yang telah membunuh ibunya sendiri!?" Ucap Naruto.
SIUUUUNG!
Seketika, tubuh Naruto pun diselimuti oleh aura merah dan 3 ekor keluar dari belakang tubuhnya. Matanya berubah menjadi merah dengan pupil hitam vertical, taring yang tajam keluar dari mulutnya, dan kukunya pun memanjang layaknya seperti hewan buas.
"Tapi, jika Mugiwara Kaizokudan berada di Grove 13, bisa jadi…." Gumam Genos.
Naruto yang mendengar itu pun semakin membelalakan matanya karena ia mengerti dengan maksud Genos. Pertarungan yang sedang terjadi di Grove 12 mungkin saja pertarungan antara bajak laut Mugiwara melawan admiral. Rasa marah yang baru saja timbul dalam diri Naruto seketika berubah menjadi rasa khawatir. Ia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi pada Nami.
SIUUNG!
WUUUUSH!
Naruto langusng berlari menuju Grove 12 dan meninggalkan teman-temannya. Ia lari dengan kedua kaki dan kedua tangannya layaknya seekor binatang dan ia benar-benar berlari dengan sangat kencang.
Genos dan Nobara terkejut ketika melihat Naruto berlari seperti itu. Untuk pertama kalinya mereka melihat Naruto panik dan geram seperti tadi.
"Cih! Apa-apaan si bodoh itu!?" Ucap Nobara.
"Sepertinya, ini menyangkut wanita yang bernama Nami itu." Ucap Genos
"Apa kita harus membantunya?" Tanya Shinobu.
"Tentu saja! Admiral tidak bisa diremehkan sama sekali!" Ucap Erza.
"Tapi tunggu dulu. Jika kita semua membantu Naruto, semakin besar juga kemungkinan kita akan tertangkap semua jika kita kalah. Kita tidak tahu siapa yang admiral itu bawa tapi aku pastikan dia tidak datang seorang diri. Pacifista pun berada di pulau ini dan itu berarti lebih baik kita melawan para Pacifista dan biarkan Naruto melawan admiral itu sendiri." Ucap Genos.
"Pacifista? Apa itu Genos-San?" Tanya Shinobu yang bingung.
"Ah. Akan sangat lama menjelaskannya tapi intinya adalah Pacifista adalah salah satu cyborg buatan pemerintah dunia." Ucap Genos.
"Kalau begitu, ayo kita kesana sekarang!" Ucap Erza.
"Oi tungu! Diaman Levi?" Tanya Nobara.
"Aku akan mengabarinya nanti. Dia sedang membeli bahan makanan." Ucap Genos.
Mereka semua pun mengangguk dan akhirnya mereka pun segera berlari menuju Grove 12 untuk membantu Naruto.
-X-
( GROVE 12 )
Pertarungan antara Bajak Laut Mugiwara melawan Pacifista masih berlanjut di Grove 12. Untuk saat ini, kru Mugiwara benar-benar terpojok dan memaksa mereka untuk melarikan diri. Tidak ada satu pun dari mereka yang bisa bertarung dan satu-satunya cara untuk keluar dari masalah ini adalah melarikan diri.
Tidak mudah juga bagi mereka untuk melarikan diri karena, Kizaru, yang notabennya adalah admiral angkatan laut dan juga memiliki kekuatan buah iblis cahaya, bisa dengan mudah mengejar dan membunuh mereka semua.
Tapi, sepertinya takdir berpihak pada kru Mugiwara karena saat ini mereka ditolong oleh Yoriichi dan Rayleigh. Dua orang yang benar-benar membantu mereka dalam masalah ini dan setidaknya mereka bisa melarikan diri untuk sementara ini.
"O-SAAAAN!" Luffy berteriak dengan sangat kencang saat melihat kedatangan Rayleigh.
Kemunculan Rayleigh ini membuat seluruh kru Mugiwara menghela nafas lega karena Zoro yang sudah sekarat ditangan Kizaru, berhasil diselamatkan oleh Rayleigh.
"Yoo!" Ucap Rayleigh sambil tersenyum kearah Luffy.
Disisi lain, Sentomaru menghentikan sementara pertarungannya dengan Yoriichi dan melirik kearah Rayleigh. Yoriichi pun penasaran dengan pria tua yang baru saja datang itu karena, ia merasakan haki yang luar biasa dari pria tua itu.
"Jadi, pada akhirnya dia menunjukan dirinya, Mei-O Rayleigh?" Gumam Sentomaru.
"Mei-O, Rayleigh?" Tanya Yoriichi.
"Dia adalah seorang legenda. Mantan wakil kapten dari raja bajak laut Roger, Mei-O Rayleigh." Ucap Sentomaru.
Tentunya Yoriichi langsung mengalihkan pandangannya kepada Rayleigh dan membelalakan matanya. Yoriichi tentunya pernah mendengar tentang kisah dari raja bajak laut beserta krunya hanya saja ia tidak percaya bahwa wakil kapten dari raja bajak laut masih hidup dan kini ia melihat dengan mata kepalanya sendiri.
Disisi lain, Kizaru yang melihat kedatangan Rayleigh pun hanya diam namun menatap Rayleigh dengan tajam. Meskipun dia seorang admiral, tapi Rayleigh adalah seorang legenda. Sangat bodoh jika dia meremehkan Rayleigh hanya karena usianya yang sudah tua.
"Jadi, akhirnya kau muncul juga, Mei-O Rayleigh." Ucap Kizaru.
"Ah, sepertinya aku sedang dalam masalah besar. Hahahaha." Ucap Rayleigh sambil tertawa.
"Aku sudah dengar rumor yang mengatakan kalau kau ada di suatu tempat di pulau ini dan, sepertinya rumor itu benar. Tapi jika tujuan kau kesini adalah untuk membantu para rookies seperti ini maka kau masih seorang bajak laut." Ucap Kizaru.
"Hm kau tidak bisa menyimpulkan hal semudah itu. Tapi, begini saja. Jika kau menyobek poster buronanku dan membekukan harga buronanku, aku bisa mempertimbangkan untuk penisun dan menjalani masa tuaku dengan tenang." Ucap Rayleigh sambil tersenyum.
"Dosa seorang bajak laut tidak bisa dimaafkan semudah itu, terutama untuk Bajak Laut Roger. Aku mempunyai hak dan kewenangan untuk menangkapmu disini tapi, kau bukanlah rookie seperti mereka ini. Akan sangat sulit bagiku untuk menangkapmu." Ucap Kizaru.
"USSSOP! BROOOK!"
Tiba-tiba, Luffy berteriak dengan sangat kencang dan membuat semua orang yang berada disitu termaksud, Rayleigh, Kizaru, Yoriichi dan Sentomaru melihat kearahnya.
"CEPAT BAWA LARI ZORO!" Teriak Luffy.
Luffy dan Brook pun menganggukan kepala mereka dan langsung membawa Zoro lari.
"DENGAR SEMUANYA! YANG TERPENTING SEKARANG ADALAH KITA HARUS KABUR DARI TEMPAT INI! SEKARANG INI KITA TIDAK BISA MENGALAHKAN MEREKA SEMUA!" Teriak Luffy yang mememrintahkan kepada semua krunya untuk melarikan diri.
"Benar-benar menyusahkan." Gumam Kizaru.
Disisi lain, Franky yang sedang berhadapan dengan PX-1 one pun mengarahkan kedua lengannya kepada PX-1 dan bersiap menyerangnya.
"FRANKY!" Teriak Nami yang khawatir.
"Aku akan menggunakan semua kekuatan cola yang tersisa. Ini adalah serangan terakhirku! COUP DE VENT!"
BOOOM!
PX-1 pun langsung terhempas akibat serangan Franky dan terpental sangat jauh. Namun, sebagai gantinya, Franky sudah tidak punya kekuatan lagi dan yang bisa ia lakukan hanyalah lari.
"O-SAAAN! TERIMA KASIH!" Teriak Luffy kepada Rayleigh.
"Ya! Hati-hati kalian semua!" Balas Rayleigh kepada Luffy.
SRIING!
"YATA NO KAGAMI!"
Seketika, sinar yang sangat terang muncul dan sinar tersebut bergerak menuju kearah Zoro, Ussop dan Brook.
SREEET!
Namun, sebelum cahaya tersebut sampai di tempat Zoro dan kawan-kawan, Rayleigh dengan pedangnya menebas cahaya itu dan membuat Kizaru berhenti.
"Kau tidak akan kemana-mana Kizaru-Kun. Ngomong-ngomong sudah lama juga aku tidak menggunakan pedang." Ucap Rayleigh sambil tersenyum.
"AMA NO MURAKUMO!"
TRAAAANG!
Kizaru lalu membuat pedang dari kekuatan cahayanya dan berusaha untuk menyerang Rayleigh. Namun, Rayleigh pun dengan mudah menahan serangan itu dan membuat kedua pedang mereka beradu.
"Menyebalkan. Aku sangat senang saat pertama kali sampai di pulau ini karena para rookies itu sangat lemah dan tidak ada satupun dari mereka yang bisa menyentuhku. Tapi semua itu berakhir sampai kau muncul." Ucap Kizaru.
"Hidup ini penuh dengan kejutan, Kizaru-Kun." Ucap Rayleigh.
"Tapi, berbicara tentang supernova, sepertinya ada seseorang yang membuatku penasaran." Ucap Kizaru sambil melirik kearah kiri dimana Sentomaru dan Yoriichi sedang bertarung,
Rayleigh pun ikut mengalihkan pandangannya dan tersenyum saat melihat Yoriichi. "Aku dengar, mereka adalah bajak laut superstar. Aku sempat bertemu dengan Titania dan ternyata dia adalah wanita yang kuat dan bahkan bisa menggunakan Haoshoku dan sekarang, aku bertemu dengan orang terkuat nomor dua di bajal laut mereka. Sepertinya, Kozuki Naruto bisa memberikanmu perlawanan, Kizaru-Kun."
"Kau meremehkanku? Aku adalah admiral angkatan laut. Para rookies ini tidak sebanding denganku!"
TRANG! TRANG! TRANG!
Kizaru dan Rayeligh melanjutkan pertarungan mereka dan pertarungan sengit pun dimulai. Sentomaru yang meliat pertarungan kedua orang itu pun sedikit terkejut dan khawatir karena ia tahu bahwa Rayleigh bukanlah orang sembarangan.
"Untuk pertama kalinya aku melihat paman Kizaru dihentikan." Gumam Sentomaru.
"Kau pikir siapa yang dia hadapi sekarang? Dia adalah seorang legenda. Malah aku akan terkejut jika admiral itu yang akan menang." Ucap Yoriichi.
Sentomaru pun kembali mengarahkan pandangannya kepada Yoriichi dan memasang kuda-kuda bertarung. "Kau benar-benar merepotkan Hinokami. Jika saja kau tidak datang, maka aku pasti sudah mengangkap semua kru Mugiwara. Apa hubunganmu dengan mereka?"
"Kaptenku merupakan teman dari Mugiwara no Luffy. Lagipula, sebagai sesama bajak laut, kami semua harus membantu satu sama lain apalagi yang sekarang kami hadapi adalah angkatan laut. Sedikit aneh bukan jika aku lebih memilih bekerja sama denganmu dibandingkan dengan Mugiwara?" Tanya Yoriichi sambil tersenyum.
"Cih! Kalau begitu aku akan membunuhmu disini sebelum kaptenmu datang!" Ucap Sentomaru.
SIUNG!
Sentomaru pun melompat dan mengarahkan kedua telapak tangannya kearah Yoriichi.
"ASHIGARA DOKOI!"
BOOOM!
Yoriichi yang melihat itu pun meletakan pedangnya di depan dan ia gunakan pedangnya sebagai perisai untuk menahan serangan dari Sentomaru. Yoriichi sedikit terseret kebelakang akibat serangan itu namun, ia tidak terluka sama sekali.
"Haki kah? Sepertinya kau bukan orang sembarangan." Ucap Yoriichi.
"Hal yang sama pun bisa aku katakana padamu." Balas Sentomaru.
BRUUSH!
Seketika, kobaran api muncul dan mengelilingi tubuh Yoriichi dan kobaran api tersebut pun bergerak dan menyelimuti pedang Yoriichi.
"HINOKOKYU : ICHI NO KATA! SHIRANUI!"
SREEET!
BRUUSSH!
Yoriichi mengayunkan pedangnya dan membuat dua tebasan api yang ia lemparkan kepada Sentomaru. Sentomaru yang melihat itu pun membelalakan matanya dan melompat ke kiri untuk menghindari serangan Yoriichi.
Disisi lain, Luffy, Chopper dan Robin yang sedang berlari mengarahkan pandanganny ke kanan dan melihat dua tebasan api bergerak kearah mereka.
""UAAAAAAAAAAA!"" Luffy dan Chopper pun berteriak histeris.
SRET! SRET!
BOOOM!
Luffy, Chopper, dan Robin pun langsung merunduk dan alhasil, tebasan itu mengenai salah satu pohon mangrove yang berada disana dan membuat pohon terbelaj menjadi dua bagain.
"Gyah! Apa itu tadi!?" Tanya Luffy yang masih syok.
"Sugoi! Pohonya sebesar itu pun langsung tumbang!" Gumam Chopper.
"Sepertinya yang barusan itu serangan dari Hinokami. Karena lawannya menghindari jadi serangannya mengarah kepada kita." Ucap Robin.
Yoriichi yang melihat bahwa serangan ternyata malah mengarah kepada ketiga orang itu pun melambaikan tangannya dan sedikit tersenyum.
"MAAF! AKU TIDAK MELIHAT KALIAN DISANA!" Teriak Yoriichi.
"AHH! TIDAK APA-APA! KALAU BEGITU LANJUTKAN PERTARUNGANMU! TERIMA KASIH SUDAH MEMBANTU KAMI!" Luffy pun berteriak dan kembali berlari bersama Chopper dan Robin.
Sentomaru pun kembali bangkit berdiri dan menatap Yoriichi dengan tajam. "Jika aku terkena serangannya barusan, aku yakin aku akan terluka parah." Gumam Sentomaru.
Yoriichi pun kembali mengarahkan pedanganya kepada Sentomaru dan memasang kuda-kuda bertarung. Namun, Yoriichi tidak fokus pada pertarungannya karena mereka melihat kru Mugiwara yang sedang dalam bahaya.
'Sial! Jika seperti ini terus, mereka pasti akan tertangkap. Aku seharusnya mengajak Genos atau Levi kesini untuk membantuku.' Pikir Yoriichi.
"APA YANG SEDANG KAU PIKIRKAN HINOKAMI!?"
Lamunan Yoriichi pun buyar saat mendengar teriakan dari seseorang dan ia membelalakan matanya saat melihat Sentomaru yang sudah mengayunkan kapaknya dan berusaha menyerangnya.
TRAAAANG!
Untungnya, dengan reflek yang bagus, Yoriichi berhasil menahan serangan Sentomaru.
"Cih! Kau benar-benar keras kepala!" Ucap Yoriichi.
"Kaulah yang keras kepala! Tidak ada kesempatan menang untukmu jadi menyerahlah!" Ucap Sentomaru.
TRANG! TRANG! TRANG!
Keduanya kembali bertarung dan sama seperti sebelumnya, mereka cukup berimbang dan malah, terlihat Yoriichi yang sedikit kewalahan.
"Hah..hah..hah.." Nafas Yoriichi pun mulai terengah-engah dan keringat pun mulai bercururan.
"Dimana kaptenmu sekarang?" Tanya Sentomaru.
"Kau pikir aku akan menjawab pertanyaan konyolmu itu?" Balas Yoriichi.
"Kau sudah kelelahan dan aku pikir, bala bantuanmu pasti akan segera datang. Lagipula, aku merasa bahwa kau tidak mengeluarkan seluruh kemampuanmu. Apa kau meremehkanku hah?" Tanya Sentomaru.
Yoriichi hanya menyipitkan matanya sedikit dan mencoba untuk kembali fokus. Memang benar dia tidak mengeluarkan semua kemampuannya. Ia melakukan semua itu karena untuk berjaga-jaga jika admiral itu tiba-tiba datang menyerangnya dan ia baru akan mengeluarkan semua kemampuannya. Dengan kata lain, Yoriichi menyimpan semua tenaganya untuk menghadapi Kizaru.
"Aku tidak pernah meremehkan musuhku." Ucap Yoriichi.
"ZOOOROOOOOOOOOOOOO!"
Lagi-lagi, fokus Yoriichi dan Sentomaru pun pecah saat mendengar teriakan histeris dari seseorang. Mereka berdua pun mengarahkan pandangannya ke sumber suara dan melihat ada dua Pacifista yang sedang mengepung Brook dan Ussop. Namun, Yoriichi tidak melihat ada Zoro disana.
"Cih! Kau memanggil Pacifista lagi!? Dan dimana Kaizoku gari!?" Tanya Yoriichi.
"Tidak. Dia bukan Pacifista. Dia adalah Bartholomew Kuma yang asli." Ucap Sentomaru.
Yoriichi pun makin membelalakan matanya karena jika yang dikatakan oleh Sentomaru benar, maka ini akan menjadi bencana bagi seluruh kru Mugiwara.
Yoriichi lalu melihat, Ussop yang sepertinya ketakutan dan terus menembaki Bartholemw Kuma dengan ketapelnya namun, sayang sekali serangan Ussop sama sekali tidak melukai Kuma. Lalu terlihat Kuma yang membuka telapak tangannya dan mengarahkannya kepada Ussop.
SIUNG!
Yoriichi terkejut dan syok. Sesaat setelah telapak tangan Kuma mengenai Ussop, Ussop pun langsung mengilang tanpa jejak.
"O-O-Oi… Apa itu? Kemana perginya kru mugiwara itu?" Gumam Yoriichi.
"Itu adalah salah satu kemampuan Kuma." Jawab Sentomaru.
"Kemampuan!? Kemampuan macam apa itu!? Apa yang sebenarnya telah ia lakukan!?" Tanya Yoriichi.
"Aku tidak tahu detailnya tapi, yang aku dengar, jika ada seseorang terkena serangannya itu maka orang tersebut akan terbang selama 3 hari dan 3 malam." Ucap Sentomaru.
"Apa maksudmu?" Tanya Yoriichi.
"Entahlah. Tapi yang aku dengar, orang itu akan berpindah ke tempat lain. Bisa di East Blue, South Blue, Dunia baru, tergantung kemana Kuma memindahkan mereka." Ucap Sentomaru.
Yoriichi yang mendengar itu pun hanya menelan ludahnya dan terkejut. Benar-benar kemampuan yang mengerikan. Satu hal yang ia tahu adalah jangan sampai ia terkena serangan dari Shicibukai itu.
Namun, Yoriichi merasa ada sesuatu yang aneh, Kenapa Kuma malah memindahkan kru Mugiwara ke tempat lain dibanding membunuh mereka semua? Apa maksudnya adalah menyelamatkan mereka?
"NAMIIIIIIIIIII!"
Yoriichi pun kembali sadar dari pikirannya saat mendengar Luffy yang berteriak histeris dan melihat bahwa Kuma sudah berada di depan Nami.
"Gawat! Aku harus menyelamatakannya!" Ucap Yoriichi.
Yoriichi pun langsung berlari dan berusaha menyelamatkan Nami karena ia tahu bahwa Naruto mempunyai hubungan yang cukup special dengan Nami.
Namun, Sentomaru yang melihat itu pun tidak tinggal diam dan mereka ia langsung mencegah Yoriichi dan mengayunkan kapaknya dan berusaha menyeranga Yoriichi.
TRAAAANG!
"Lawanmu adalah aku!" Ucap Sentomaru.
Yoriichi pun hanya bisa menggertakan giginya dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatakan Nami dan alhasil, Nami pun menghilang.
Yoriichi benar-benar mengutuk dirinya sendiri karena tidak bisa berbuat apa-apa dan ia melihat satu per satu dari anggota topi jerami menghilang. Ia pun melihat, Chopper yang merupakan teman dari rekannya yaitu Shinobu berubah menjadi monster besar namun, tetap saja ia terkena serangan Kuma dan menghilang.
Kaizoku gari Zoro, Kuroashi Sanji, Cyborg Franky, Dorobo neko Nami, Ussop, Chopper, dan Nico Robin telah menghilang dan hanya tersisa Luffy seorang. Rayleigh, yang Yoriichi pikir akan menyelamatkan mereka semua pun malah terdiam dan hanya menonton saja.
"OI! MUGIWARA!" Teriak Yoriichi.
Luffy, yang sedang dalam kondisi terpuruk, atau bisa dibilang sedang frustasi pun tidak bisa mendengar teriakan Yoriichi. Luffy hanya menangis dan ia memukul tanah dan mengutuk dirinya sendiri. Yoriichi tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan oleh Kuma dan Luffy namun ia tahu pasti bahwa Luffy pasti benar-benar sedih.
"MUGIWARAA! SADARLAH! NAKAMAMU HANYA-"
TRAAAANG! TRAAANG!
Lagi-lagi, Yoriichi diganggu oleh Sentomaru. "Sudahku bilang bukan!? Lawanmu adalah aku!" Teriak Sentomaru.
"Kau benar-benar membuatku kesal!" Ucap Yoriichi.
Namun, bukannya menyerang Sentomaru, Yoriichi malah terus menatap Luffy dan ia melihat Kuma yang kembali mengangkat tangannya dan akan melenyapkan Luffy.
"MUGIWARAAA! AWAS!" Teriak Yoriichi.
BLUUP!
Seperti suara gelembung pecah, suara itu pun mengiringi kepergian Luffy dan akhirnya seluruh kru Mugiwara pun lenyap tanpa jejak.
Kedatangan Rayleigh dan Yoriichi pun ternyata masih tidak bisa menyelamatkan kru Mugiwara dan artinya, hanya Yoriichi lah yang tersisa di tempat tersebut. Terlihat pula Rayleigh yang sudah menyarungkan kembali pedangnya dan nampaknya, ia menyudahi pertarungannya dengan Kizaru.
Lalu, seketika pandangan Kizaru dan Rayleigh pun beralih kepada Yoriichi dan membuat Yoriichi sedikit tegang.
"Ya ampun… Masih ada yang tersisa rupanya…" Ucap Kizaru.
"Apa kau ingin menangkapnya juga?" Tanya Rayleigh.
Alih-alih menjawab pertanyaan Rayleigh, Kizaru diam dan malah berjalan mendekati Yoriichi. Yoriichi pun langsung bersiap dan mengarahkan pedanganya kepada Kizaru.
"Sebenarnya aku tidak memiliki urusan denganmu tapi salah satu temanmu, Titania adalah alasan kenapa aku dikirim ke pulau ini." Ucap Kizaru.
"Erza? Apa yang kau inginkan darinya!?" Tanya Yoriichi.
"Dia telah menyerang salah satu Tenryuubito dan itu membuat pemerintah dunia sangat marah. Karena itu aku diperintahkan oleh mereka untuk menangkap Titania hidup-hidup." Ucap Kizaru.
"Hidup-hidup?" Gumam Yoriichi.
"Haaaaah.. Aku tidak tahu kenapa mereka menginginkan Titania dalam keadaan hidup tapi seperti yang kau tahu, para bangsawan dunia senang memperbudak orang. Mungkin itu alasannya." Ucap Kizaru.
Yoriichi yang mendengar itu pun menatap Kizaru dengan tajam dan muncul kobaran api dari pedanganya. Ia sangat marah ketika mendengar perkataan Kizaru barusan karena para Tenryuubito itu bermaksud untuk menjadikan Erza budak kembali.
"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi pada Erza." Ucap Yoriichi.
"Hufft sayang sekali. Kalau begitu, aku harus memaksamu." Ucap Kizaru.
SRIIING!
Yoriichi membelalakan matanya karena ia melihat Kizaru yang tiba-tiba sudah ada didepan wajahnya dan sudah mengangkat kakinya.
"Pernah di tendang oleh kecepatan cahaya?" Ucap Kizaru.
"Ga-gawat!"
SIUUNG!
BUAAAGH!
Kizaru langsung menendang Yoriichi dengan kakinya yang sudah ia lapisi dengan cahaya namun, beruntung Yoriichi mampu menahan serangan itu dengan pedangnya dan membuatnya hanya terseret kebelakang beberapa meter.
"Akuma no mi kah!? Merepotkan!" Ucap Yoriichi.
Kizaru yang melihat bahwa Yoriichi tidak terluka pun sedikit terkejut. "Huuu! Rupanya kau menguasai haki yah? Menakjubkan."
Yoriichi tidak membalasa perkataan Kizaru dan memejamkan matanya. Ia berkonsentrasi penuh dan muncul kembali api yang menyelimuti pedanganya.
BRUUUSH!
"HINOKOKYU : GO NO KATA! ENKO!"
BOOOOOM!
SREEET!
Dari pedang Yoriichi, muncul sesok harimau yang terbuat dari api dan harimau api tersebut mengaum dengan keras dan menyerang Kizaru.
Kizaru yang melihat itu pun sedikit terkejut dan ia berubah menjadi butiran cahaya guna menghindari serangan tersebut.
"Phew! Sepertinya, aku tidak bisa terkena seranganmu itu. Kau pengguna haki dan meskipun aku pengguna buah iblis logia, kau masih bisa menyentuhku." Ucap Kizaru.
"ASHIGARA DOKOI!"
BUAGH!
"UAAAAGH!"
Yoriichi yang terpaku akan Kizaru, melupakan bahwa Sentomaru masih berada disana dan akhirnya, Sentomaru menggunakan moment tersebut untuk menyerang Yoriichi dan akhirnya ia berhasil mendaratkan serangannya kepada Yoriichi dan membuat Yoriichi terpental.
"Huuu! Sentomaru! Kerja bagus!" Ucap Kizaru.
"Tidak perlu memujiku seperti itu, paman!" Ucap Sentomaru.
Kizaru lalu mengarahkan pandangannya kepada Kuma yang masih berdiri disana. "Lalu, apa kau akan berdiam disitu saja? Apa kau tidak ingin membantuku mengangkap orang itu?"
"Aku tidak ada urusan dengan bocah itu." Ucap Kuma.
"Perlu diingat kau adalah Shicibukai. Kau tidak lebih dan tidak bukan adalah anjing dari pemerintah dunia dan tugasmu adalah membantu angkatan laut untuk menangkap bajak laut. Baru saja kau melakukan hal mencurigakan dengan menghilangkan seluruh anggota bajak laut topi jerami dan jika kau menolak perintahku, bukanku kredibilitasmu sebagai Shicibukai akan semakin dipertanyakan? Kaizoku, Bartholomew Kuma?" Ucap Kizaru yang mencoba mengintimidasi Kuma.
"UAAH! Sial! Beraninya kau menyerangku saat aku lengah!"
Yoriichi pun kembali bangkit dan terlihat darah mengucur dari ujung bibirnya. Melihat itu, Sentomaru pun menyeringai dan kembali memasang kuda-kuda bertarungnya.
"Itu adalah kesalahanmu sendiri! Kau sudah tahu bahwa tidak hanya ada admiral disini, tapi kau hanya terfokus pada admiral." Ucap Sentomaru.
BLUP! BLUP!
Semua orang yang berada disitu pun terkejut ketika mendengar sesuatu yang aneh. Mereka sedikit melirik kearah Kuma dan melihat Kuma yang seperti sedang membuat sesuatu. Sesuatu yang mirip seperti telapak tangan kucing dan makin lama, telapak tangan kucing itu makin mengecil.
"Hinokami, Tsugikuni Yoriichi, selamat tinggal." Ucap Kuma.
Mendengar perkataan Kuma, Yoriichi pun kebingungan dan tidak mengerti apa maksudnya sampai Kuma membuka telapak tangannya dan melemparkan benda putih yang berbentuk seperti telapak tangan kucing kepada Yoriichi.
"URSUS SHOCK!"
…
KABOOOOOOOOM!
Seketika, terjadi gelombang kejut yang sangat dahsyat dan bahkan sampai membuat Kizaru dan Rayleigh yang berada disana pun menyilangkan kedua tangannya di depan wajah mereka dan mereka sedikit terdorong kebalakang akibat serangan Kuma barusan.
"Sisanya kuserahkan kepada kalian." Ucap Kuma yang lalu pergi menghilang dan meninggalkan mereka semua.
Kizaru dan Sentomaru pun hanya tersenyum ketika melihat Yoriichi yang tergeletak dan nampaknya sudah tidak sadarkan diri.
"Kekuatannya sebagai Shicibukai memang tidak bisa diremehkan." Ucap Sentomaru.
"Huuufft.. Kalau begitu aku akan membawanya ke Impel down." Ucap Kizaru.
Rayeligh yang melihat itu pun tidak tinggal diam dan berusaha menhentikan Kizaru. Namun, sebelum dia melakukan apapun, ia melihat Yoriichi yang perlahan kembali bangkit berdiri dan membuat Kizaru dan Sentomaru terkejut.
"Di-dia masih sadar!?" Ucap Sentomaru yang tidak percaya.
"Benar-benar bocah yang tangguh." Ucap Kizaru.
Terlihat pakaian Yoriichi yang sudah compang camping dan tubuhnya yang sudah berlumuran darah. Namun, ia masih sanggup berdiri dan masih sanggup tersenyum.
"Jadi, inikah kekuatan sebenarnya dari Shicibukai? Benar-benar mengerikan." Ucap Yoriichi.
"Kau sudah babak belur seperti itu, apa kau masih sanggup bertarung?" Tanya Kizaru.
"Kau pikir aku akan menyerah setelah terkena serangan Shicibukai itu?" Tanya balik Yoriichi.
"Ini akan menjadi mudah jika kau menyerahkan dirimu dan menyerah, serta kau memberitahuku keberadaan Titania dan Kozuki Naruto. Kenapa kau malah memilih bertarung meskipun kau sudah tahu kau akan kalah?" Tanya Kizaru yang heran.
"Kalah katamu? Kata siapa aku akan kalah? Jika satu lawan satu, mungkin kau sudah kuhabisi disini tapi sayangnya kau membawa teman-temanmu." Ucap Yoriichi sambil menyeringai.
"Hah!? Apa katamu tadi!?" Teriak Sentomaru yang merasa tersinggung dengan ucapan Yoriichi.
"Tapi ingat ini baik-baik. Aku adalah Tsugikuni Yoriichi, wakil kapten bajak laut dari Naruto Kaizokudan tidak akan tumbang semudah itu! Aku membawa nama baik kaptenku dan sudah kewajibanku sebagai wakil kapten untuk melindungi seluruh anggotaku! Aku tidak akan membiarkan kalian menyentuh Erza dan aku akan mengalahkan kalian semua disini!" Teriak Yoriichi.
BOOOOOM!
Seketika, muncul kobaran api yang sangat besar dan mengelilingi tubuh Yoriichi. Kizaru dan Sentomaru pun terkejut dengan kekuatan Yoriichi yang tiba-tiba meningkat drastic dan bahkan Rayleigh pun sampai terkejut.
"HINOKOKYU : KYU NO KATA!"
BRUUUSH!
GOAAAAAAAAAAAAAR!
Kobaran api yang menyelimuti tubuh Yoriichi pun berubah menjadi sesosok naga yang sangat besar dan naga itu meraung dengan sangat keras.
"Apa-apaan itu!?" Sentomaru membelalakan matanya dan mulai merasa takut dengan kekuatan Yoriichi.
"Bocah ini…." Gumam Kizaru yang juga terkejut namun disaat yang bersamaan dia pun kagum dengan kekuatan Yoriichi.
BRUUUSH!
"RENGOOOKU!"
SIUUUNG!
…..
….
SREEEEEET!
DUAAAR!
Sebuah serangan yang sangat dahsyat dan cepat dari Yoriichi membuat Kizaru bahkan tidak sanggup bergerak dan alhasil, serangan Yoriichi berhasil melukai Kizaru dan membuat pinggang Kizaru terluka cukup fatal.
"U-u-uhuk!" Kizaru pun memuntahkan darah yang cukup banyak dan jatuh berlutut.
"PAMAAN!" Teriak Sentomaru yang khawatir.
Rayleigh hanya tersenyum melihat peristiwa tadi. Ia tidak menyangka bahwa Yoriichi ternyata sangat kuat, apalagi di usianya yang sangat muda, ia berhasil membuat admiral terluka parah.
SRIIING!
Namun, senyuman Rayleigh tidak bertahan lama saat melihat Kizaru yang berubah menjadi butiran cahaya dan sudah berada di belakang Yoriichi,
"Matilah kau anak, bocah sialan!" Ucap Kizaru yang sudah melapisi kakinya dengan cahaya dan bersiap untuk membunuh Yoriichi yang nampak sudah kehabisan kekuatannya.
CRACK!
…..
…..
DUAAAAAR!
Sebelum Kizaru melakukan sesuatu terhadap Yoriichi, tiba-tiba tanah yang berada dibawahnya retak dan dari dalam tanah tersebut muncul lengan raksasa berwarna merah yang mencoba untuk menangkapnya namun, Kizaru berhasil menghindari itu.
SIUUNG!
Kizaru kembali membelalakan matanya saat ia tiba-tiba melihat ada seorang pemuda yang ada didepannya dan sudah bersiap meninjunya.
"ENYAHLAH KAU BRENGSEK!"
BUAAAAAAAAAAGH!
"UAAAAAAAAAAAGH!"
DUAAAAAAR!
Pemuda tersebut berhasil meninju wajah Kizaru dengan telak dan mengakibatkan Kizaru terpental cukup jauh dan menabrak pohon mangrove yang berada dibelakangnya.
"PAMAAAAAAN!" Sentomaru pun kembali berteriak saat melihat Kizaru terpental seperti itu. Untuk pertama kali dalam seumur hidupnya ia melihat Kizaru terpental seperti barusan.
"Hehehe. Kau datang tepat waku, Naruto." Ucap Yoriichi.
Dan ternyata, orang yang barusan memukul Kizaru adalah Naruto. Naruto pun tersenyum kepada Yoriichi dan berjongkok disebelahnya..
"Kau benar-benar berantakan, Yoriichi." Ucap Naruto sambil tersenyum.
Rayleigh yang mendengar nama Naruto pun langsung mengarahkan pandangannya kepada pemuda berambut kuning dan bermata biru yang sedang berbincang dengan Yoriichi.
"Jadi, dia anaknya Oden huh? Benar-benar menakjubkan." Gumam Rayleigh dengan pelan.
SRIIIING!
Seketika, sebuah cahaya kuning kembalu muncul di depan Naruto dan dari cahaya kuning tersebut muncul Kizaru. Terlihat wajah Kizaru yang cukup lebam dan darah masih mengucur di ujung bibirnya dan kacamata uang ia pakai pun rusak.
"Kozuki Naruto." Ucap Kizaru dengan dingin.
Naruto yang mendengar namanya dipanggi pun mengarahkan pandangannya kepada Kizaru dan melambaikan tangannya. "Yo!"
Kizaru yang melihat reaksi Naruto pun semakin kesal karena ia merasa dieremehkan.
"AMA NO MURAKUMO!"
Kizaru kembali membuat pedang dari kekuatan cahayanya dan berusah menyerang Naruto. Namun, bukannya menghindar, Naruto malah tersenyum dan membuat Kizaru kebingungan.
"TENRIN : CIRCLE SWORD!"
"INCENARATE!"
BOOOOOM!
Kizaru membelalakan matanya saat melihat ada sebuah tebasan pedang dan laser yang mengarah kepadanya dan ia pun terpaksa harus kembali menghindar..
"Oi! Aku kan sudah bilang biarkan aku yang melawannya." Ucap Naruto kepada dua orang yang baru saja datang dan itu tidak lain dan tidak bukan adalah Erza dan Genos.
"Aku tahu! Tapi aku juga ingin mencoba melawannya!" Ucap Erza.
"Oi, ini bukanlah waktu yang tepat untuk bertengkar," Ucap Genos.
Sentomaru yang melihat kedatangan dari bajak Naruto pun semakin geram dan akhirnya ia pun mencoba untuk menyerang mereka semua.
"MATILAH KALIAN SEMUA!" Teriak Sentomaru.
"KANZASHI!"
"MUSHI NO KOKYU : TAWAMURE!"
SREET! SREEET!
DUAAAR!
"UAAAAAGH!"
Saat Sentomaru akan menyerang Naruto dan kawan-kawan, ia membelalakan matanya dan terkejut saat melihat ada beberapa paku yang terbang kearahnya dan tebasan pedang serta kupu-kupu yang menyerangnya dan alahsil ia pun terken serangan itu dan terpental beberap meter dan serangan itu berasal dari Nobara dan Shinobu yang baru saja datang.
"Dasar sialan! Karena kalian aku sampai lupa membawa barang belanjaanku!" Ucap Nobara.
"Ara-ara, sepertinya kalian sedang bersenang disini." Ucap Shinobu.
Kizaru pun kembali bangkit berdiri dan menatap seluruh anggota Naruto Kaizokudan dengan tajam.
"Benar-benar merepotkan. Kalian semua berbeda dengan yang lain. Kalian benar-benar kumpulan para monster yang bergabung menjadi satu kelompok. Tapi-"
SREEET!
Belum sempat Kizaru menyelesaikan perkataanya, tiba-tiba ada pedang melayang kearahnya dan melukai pipi bagian kirinya.
"Dasar bajingan. Karena kalian semua, aku pegi bolak-balik dari Grove 11 ke Grove 8 lalu menuju Grove 31 tapi aku dapat kabar bahwa kalian semua berada di Grove 12."
Mereka semua mengarahkan pandangannya ke atas dan melihat Levi yang sedang duduk di atas pohon mangrove.
"Kenapa kau mengeluh? Kau kan bisa memakai alat manuvermu?" Tanya Nobara.
"Alat ini memerlukan gas dan harga gasnya sangat mahal." Ucap Levi.
Mendengar itu, seluruh kru Naruto pun hanya tersenyum dan mereka semua berjalan mendekati Naruto dan menatap Kizaru dengan datar.
"Jadi dia admiral?" Tanya Erza.
"Dia nampak seperti komedian bagiku. Atau pemain sirkus mungkin?" Ucap Nobara.
"Yo Yoriichi. Sudahku bilangkan jangan pergi sendiri." Ucap Genos sambil tersenyum kepada Yoriichi.
"Urusai. Apa kau tidak lihat aku sedang dalam kondisi tidak cukup baik untuk bicara?" Gumam Yoriichi sambil tersenyum.
"Tempat ini benar-benar hancur lebur." Ucap Shinobu.
"Dia adalah Kizaru. Admiral angkatan laut. Kekuatanny adalah cahaya." Ucap Levi.
Naruto pun hanya tersenyum mendengar perbincangan antara teman-temannya dan ia kembali mengarahkan pandangannya kepada Kizaru.
"Baiklah kalau begitu. Aku akan melawan admiral aneh itu sendiri dan sisanya kuserahkan kepada kalian. Meskipun jika ada Tenryuubito yang datang aku tidak masalah jika kalian ingin menghajarnya. Intinya, aku ingin pertarungan ini diselesaikan secara cepat dan liar! Kalian mengerti?" Ucap Naruto sambil menyeringai.
""OUUUUUUUUUUUU!""
TO BE CONTINUED!
