Neji terlebih dahulu maju menyerang Sasuke, ia melakukan gerakan Yoko Geri, ia menendang menggunakan kaki kanannya yang mencoba untuk mengincar ulu hati dari Sasuke, tapi sayangnya serangan itu lagi - lagi hanya mengenai angin kosong karena Sasuke sudah terlebih dahulu menghindari serangan yang mengerikan itu, Well terimakasih atas refleksnya yang sudah ia latih sejak ia kecil.

Sasuke yang berhasil menghidari serangan tersebut pun berusaha memanfaatkan celah yang ditinggalkan oleh lawannya, ia bersiap melepaskan Body Blow kearah perut Neji yang terlihat terbuka dari pertahanannya, akan tetapi tapi belum sempat ia melakukan Body Blow kearah perut dari lawannya. Neji sudah terlebih dahulu melakukan Ushiro Geri, ia menggunakan kaki yang sama yang tadi ia gunakan, ia kali ini mengarahkan tendangannya mengincar belakang telinga dari Sasuke.

Sasuke yang melihat gerakan tersebut hanya bisa melindungi kepalanya menggunakan lengan kanannya sebagai pertahanan yang kokoh.

Neji yang lagi - lagi serangannya digagalkan hanya bisa mendecih kesal, tidak mau larut dari suasana tersebut, ia kemudian dengan cepat meraih kemeja dari Sasuke dan mencoba membantingnya, akan tetapi Sasuke sudah terlebih dahulu membaca gerakan dari Neji sehingga ia masih bisa berdiri diatas kakinya dan kemudian melakukan counter, yakni melesakkan pukulan kearah belakang telinga Neji.

*Dugh*

Serangan tersebut berhasil membuat Neji terdorong kesamping, belum sempat Neji menyeimbangkan tubuhnya ia melihat Sasuke akan melakukan serangan lagi kepadanya.

'Posisi kaki itu. . . ia pasti mau melepaskan pukulan Cross kanan!'

Neji dengan refleks yang cepat berhasil membengkokan tubuhnya sedikit kebelakang sehingga membuat pukulan Cross kanan dari Sasuke hanya bisa memukul udara kosong, dan kemudian.

*Dugh* "Guhahh!"

Lutut kiri dari Neji berhasil bersarang diperut Sasuke sehingga membuat Sasuke sedikit membungkukan badannya kedepan, Neji yang melihat kesempatan emas itupun tidak mau menyia - nyiakannya, ia kembali melanjutkan serangannya ia menyatukan kedua tangannya kemudian ia memgangkatnya keatas dan dengan cepat ia hantamkan kedua tangannya yang ia satukan tadi ke punggung Sasuke yang terlihat tanpa pertahanan sama sekali.

*Bugh* "Ughh"

Sasuke pun kembali tersungkur ke tanah akibat terkena oleh hantaman Double Hammer dari Neji, merasa serangan dari lawannya belum usai, ia yang masih dengan insting bertarungnya langsung menggulingkan badannya menjauh dari Neji.

"Tch"

Neji lagi - lagi hanya bisa mendecih kesal karena lawannya lagi - lagi berhasil menghindari serangannya, disisi lain Sasuke yang berhasil lepas dari jangkauan serangan Neji tidak mau jadi samsak gratis, ia seketika langsung mendirikan tubuhnya bersiap melakukan Counter kepada Neji yang ia pikir akan maju menyerangnya.

"Heh kau pikir aku akan tergesa - gesa untuk menyerangmu setelah kau memasang Stance seperti itu? Aku tau kau sedang berada dalam Game plan Full Countermu, dan aku tidak akan termakan dengan umpan payahmu itu lagi" Neji hanya memberikan tatapan remeh kepada Sasuke dan hanya dibalas dengan senyuman angkuh oleh sibungsu Uchiha itu.

Ingin sekali Neji memberikan Pressure tinggi kepada Sasuke, akan tetapi Neji harus terus mengingatkan dirinya untuk tidak melakukan tindakan yang gegabah ketika menghadapi lawan alami dari gaya bertarungnya tersebut. Satu saja gerakan yang salah akan berakibat fatal yakni dia akan dibuat K.O. oleh musuh bebuyutannya itu mengingat Counter dari Sasuke sangat susah dihindari maupun ditangkis akibat kecepatan dan akurasi pukulan yang sangat amat mengerikan itu.

Berbicara soal Counter, hal itu mengingatkan dirinya ketika ia merasakan kekalahan kedua kali seumur hidupnya yang lagi ia dapatkan ketika melawan sibungsu Uchiha ini, lebih tepatnya 4 bulan yang lalu. . .

.

.

.

.

.

.

.

.

SMP Tokyo, Gym 4:10 pm.

*Dugh* "Guhh"

Sasuke lagi - lagi berhasil dibanting oleh sang Raja SMP Tokyo yakni Hyuga Neji, belum Sempat ia meredakan rasa sakit dipunggungnya, Neji lagi - lagi terlihat akan kembali melancarkan serangannya kepada Sasuke, dengan mengandalkan refleksnya yang cepat Sasuke melakukan Leg Sweep menggunakan kaki kirinya kearah kedua kaki milik Neji.

*Swift* "Ughh"

Sapuan kaki tersebut berhasil membuat Neji terjatuh, tanpa mau menyia - nyiakan kesempatan tersebut. Sasuke kembali berdiri sekaligus memundurkan dirinya dan mencoba merilekskan otot - otot yang tadi sempat menegang akibat mengalami bantingan yang sangat kuat dari lawannya itu.

Well jika dilihat dari kondisi tubuh Sasuke pasti yang lebih buruk, salahkan Neji yang membuangnya kesana kemari seperti melempar sebuah mainan anak kecil yang amat teramat ringan (baca: membanting), akan tetapi jika dilihat dari kondisi wajah, Neji lah yang sangat parah, wajahnya dihiasi oleh lebam bahkan sampai darah yang kelihatan mengerikan dibeberapa bagian wajahnya. Mulai dari area mata kanan, pipi kanan sampai hidung yang terlihat sedikit sobek dibagian batang hidungnya tersebut, sedangkan kondisi wajah lawannya yakni Sasuke, wajahnya terlihat masih bersih malah terlihat seperti tidak tersentuh sedikitpun sehingga membuat Neji frustrasi melihatnya.

"Kheh, Raja Sekolah apanya semua serangan yang kau sarangkan kepadaku sama sekali tidak ada rasanya bahkan membuat lebam wajahku saja kau tidak bisa!" Sasuke masih mencoba meredakan rasa sakit disekujur tubuhnya tidak lupa untuk mencoba memainkan Psywarnya kepada Neji sembari berharap kalau saja Neji memakan 'umpannya' tersebut, dia akan melakukan gerakan Counter spesialnya yang sering dipakai oleh Muhammad Ali yang baru saja ia kuasai baru - baru ini yang bernama pukulan Pull Counter.

"AYO HYUGA - SAN, HABISI ANAK BARU SIALAN ITU!"

"TUNJUKAN PADA KAMI KALAU KAU MEMANG SEORANG RAJA DI SEKOLAH INI NEJI - SAN!!"

"Kheh apa kalian buta? Dilihat dari sisi manapun Uchiha Sasuke akan mengalahkan lagi si 'Raja Sekolah' itu"

"Iya dari awal memang sudah jelas, bahwa Sasuke - san lah yang akan memenangkan pertarungan ini lagi"

"TUTUP MULUT SAMPAH KALIAN, ATAU KALIAN MAU KUBUNUH HAHH?!" Neji berteriak marah menginterupsi teriakan murid - murid yang berada disekitarnya yang hanya membuat dirinya sakit kepala saja, ia kemudian kembali mengarahkan pandangannya kepada Sasuke yang diam di tempatnya berdiri yang tidak lupa disertai dengan senyum meremehkan khas keluarga Uchiha yang sejak awal pertarungan tidak lepas dari wajah angkuhnya itu.

'Sialan awas saja akan ku tata ulang struktur wajah menjengkelkanmu itu'.

"Oy oy ada apa Neji, apa kau takut sampai - sampai kau tidak berani menyerangku dan malah melampiaskannya kepada penonton kita ini? Ah apa kau mau aku mendekatimu lagi agar aku bisa menambah lagi riasan diwajah bengkakmu itu? Hahaha!"

"Tch katakan pada dirimu sendiri sialan, kau hanya ingin aku untuk mendekatimu duluan agar kau bisa melakukan gerakan tinju murahanmu itu huh? Tenang saja akan kuhancurkan wajahmu dua kali lipat lebih parah dibandingkan dengan luka yang berada diwajahku ini!"

"Maa maa, kalau begitu tunggu apalagi 'Raja dari orang - orang pecundang'?"

"AKAN KUBUNUH KAU!"

Dengan cepat Neji berlari mendekati Sasuke yang masih terlihat santai itu dan kemudian Neji melayangkan tendangan menggunakan kaki kirinya yang menusuk kearah perut Sasuke akan tetapi dapat dengan mudah ia hindari, kemudian Neji kembali melayangkan Inside Leg Kick menggunakan kaki kanannya kearah kaki tumpuan dari lawannya, yakni kaki sebelah kanan milik Sasuke.

*Dugh* *Ughh*

Tendangan itu berhasil menggoyahkan Sasuke sampai - sampai membuat badannya terhuyung kesamping akibat kehilangan keseimbangannya. Kemudian tanpa memberikan jeda waktu kepada lawannya, Neji melanjutkan serangannya dengan melesatkan tiga pukulan Combo yang mengarah kewajah dan tubuh Sasuke yang terlihat masih berusaha memijakan kakinya yang baru saja terkena tendangan yang sangat keras dari Neji.

*Dugh*Dugh*Dugh*

Sasuke yang terkena pukulan bertubi - tubi milik Neji pun mau tidak mau harus mundur beberapa langkah agar dirinya tidak mendapatkan luka yang bisa membuatnya kesulitan dibeberapa detik selanjutnya. Harus Sasuke akui ia benar - benar kesulitan menghadapi Preassure tingkat tinggi dari sang juara bertahan Judo Nasional ini.

'Ughh sialan, aku harus kembali ke Gameplanku jika tidak aku bisa kalah'.

Neji yang melihat Sasuke berhasil mundur beberapa langkah tidak tinggal diam, ia lagi - lagi kembali mendekati Sasuke dan bersiap melepaskan pukulan Hook kanan kearah rahang sebelah kiri Sasuke.

*Swung* *Syut*

Sasuke sedikit menarik tubuhnya kebelakang dan kemudian . . .

*Bam!*

Sasuke berhasil melakukan Pull Counternya menggunakan Jab kanannya yang tepat mengenai rahang kiri dari Neji, Neji yang terkena pukulan tersebut hanya bisa kaget dan merasakan dirinya sedikit linglung akibat telaknya dari pukulan tersebut. Sayangnya serangan Sasuke belum berakhir, ia melakukan Step over kesebelah kiri sehingga ia kini berada tepat di depan Neji yang masih dalam keadaan shock itu.

Sasuke tanpa aba - aba langsung melancarkan Body blow yang mengarah kearah rusuk kanan dan kiri dari Neji, Neji berusaha melindungi bagian tubuhnya yang terkena serangan yang seakan tidak ada jedanya dari si bungsu Uchiha ini.

"Ugkh- siala-n" Neji bergumam frustrasi akibat mendapatkan rentetan pukulan kuat dari Sasuke sehingga berhasil mmembuanya sedikit mengeluarkan liur dari mulutnya akibat ketidak berdayaannya untuk menahan pukulan bertubi - tubi dari orang yang baru ia jadikan musuh bebuyutannya ini.

Melihat lawannya hanya memfokuskan pertahanan ketubuhnya Sasuke kemudian berinisiatif melakukan pukulan pamungkasnya yakni Uppercut from Hell. Sasuke sedikit menundukan tubuhnya, menempatkan tangan kirinya disisi tubuhnya dan kemudian didetik berikutnya.

*Swung* *BAM*

Uppercut andalan dari Sasuke berhasil mendarat ke dagu milik Neji sehingga membuat badannya sedikit terangkat dari tempatnya berpijak dan kemudian didetik selanjutnya ia terkapar dilantai Gym tidak sadarkan diri.

Dan disaat itulah ia kehilangan semua pengikutnya akibat kekalahannya untuk kedua kalinya dari sibungsu Uchiha itu.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"I'm the King"

Desclaimer: [Naruto] Masashi Kishimoto

Created by: Holocaust

Genre: Action, comedy, school, martial arts, slice of life, etc.

Pairing: no pair for today my friend.

Warning: Typo berantakan , Alternative Universe, OOC, NoMagic, NoChakra, Just a regular human! and many more.

Summary: Konoha Highschool (Boys) sekolah berandalan nomor 1 di Jepang yang dalam sejarahnya belum ada yang bisa menaklukan sekolah itu karena kekuatan murid-muridnya bisa dibilang setara satu sama lain. Dengan tekad yang kuat, Naruto berkeinginan untuk menjadi orang pertama yang menguasai KHS Boys, mampukah dia? Ganti Judul.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kembali ke masa sekarang.

Neji Point of View on.

'Tch sialan, mengingat itu membuatku muak'.

'Jika aku maju menyerangnya pasti aku akan di counter dengan sangat cepat, dan jika aku tidak maju mendekatinya maka tidak akan ada yang memenangkan pertarungan ini karena kami berdua saling menunggu, dan aku tidak mau menunggu untuk membalaskan dendamku'.

"Oy Neji apa kau takut? Kau mau aku datang kesitu dan menghajarmu lagi seperti beberapa bulan yang lalu?".

'Tch, perkataan yang sama seperti sebelumnya, saat itu aku maju dengan amarah yang sudah berada diujung kepala dan kemudian aku melakukan tendangan menusuk kearah perutnya lalu. . .

- Itu dia! Leg Kick adalah jawabannya! Saat itu ia tidak bisa berkutik ketika aku melakukan Inside Leg Kick kearah kaki bagian dalamnya dan berhasil mendaratkan beberapa pukulan setelah itu, tapi bodohnya saat itu aku bertindak ceroboh berpikir bahwa dia sudah habis dan akulah yang akan menang pertarungan itu, dengan asal - asalan aku memotong jarak dan melemparkan Hook ku kepadanya tanpa berpikir kalau dia masih bisa bertahan atau menghindari pukulanku.'

"Kheh teruslah berkata semaumu selagi kau bisa, karena setelah pertarungan ini aku yakin kau akan diam membisu Uchiha Sasuke!"

'Kali ini aku tidak akan kalah, aku harus memikirkan serangan lain untuk mendekatinya aku tidak bisa memakai tendangan lurus itu lagi, ah akan kupakai 'itu' saja!'.

Neji Point of View off.

'Dia menungguku melakukan serangan duluan heh? Tidak seperti biasanya, baiklah aku akan menggunakan gerakan Hit n Run terlebih dahulu untuk membuatnya mengejarku dan ketika ia memakan umpanku aku akan langsung melepaskan pukulan tipuan yang akan kubuat seakan - akan pukulanku meleset, lalu ketika ia akan mencoba mengcounterku, aku akan langsung mengahantamnya dengan menggunakan serangan Pull Counterku dengan telak!'. Sasuke mencoba memprediksi gerakan yang akan dikeluarkan oleh Neji dan kemudian ia kembali memasang senyuman mengejeknya.

Kemudian Sasuke kembali mengangkat tinjunya tidak lupa dengan gerakan yang sedikit memantul - mantulkan kedua kakinya diatas tanah yang ia pijakan, Saat ini Sasuke menggunakan stance dari petinju yang bertumpu pada speed dan acceleration yakni stance yang biasa dipakai oleh sang legenda petinju kelas berat sekaligus idolanya, Muhammad Ali.

Sasuke terlebih dahulu maju mendekati Neji dengan langkah yang sangat ringan bagaikan ia sedang menari dengan stance tinjunya yang membuat setiap gerakannya sangat terlihat elegan. ia memangkas jarak mendekati lawannya yang masih saja diam ditempatnya masih dengan memakai kuda - kuda yang sama. Ketika jarak mereka sudah lumayan dekat, Sasuke masih memutar - mutari Neji seakan - akan seekor predator yang sedang mencari titik lemah mangsanya. dilain sisi Neji masih tetap berada ditempatnya berdiri akan tetapi pandangannya tidak pernah lepas dari Sasuke yang masih saja mencoba mencari celahcelahl pada pertahanan kokohnya tersebut.

'Disana!'

*Syut/ Bugh*

'H- hah?!'

Jab Kiri dari Sasuke meleset dan juga bersamaan dengan itu Leg Kick dari Neji berhasil mendarat dikaki kanan bagian dalam Sasuke sehingga membuatnya kehilangan keseimbangannya, Kemudian Neji memangkas jarak mendekati Sasuke yang kehilangan pijakannya, dengan gerakan cepat Neji meraih kerah baju Sasuke dan kemudian membantingnya ke tanah.

*Dum!*

"Akhh!"

Neji dengan cepat duduk diatas tepat dimana diafragma milik Sasuke berada sehingga membuat Sasuke sedikit susah untuk sekadar mengambil napas.

"Selamat datang di tempat permainanku pecundang!"

Sesaat setelah itu Neji melakukan Ground and Pound pada Sasuke dan membuat Sasuke mau tidak mau memakan semua pukulan miliknya yang menuju kewajahnya tanpa ampun.

'Ugh sialan, b- bagaimana bisa dia melakukan Counter langsung yang timingnya bisa dibilang sempurna? Bahkan Sasuke saja kesulitan untuk melakukan hal itu atau jangan - jangan Neji sudah terlebih dahulu merencanakannya dari awal?! Sial aku terlalu percaya diri kalau dia hanya akan memukul dan tidak akan melakukan tendangan'

"HAHAHAHA! AKAN KUTATA ULANG WAJAHMU SIALAN!"

Disisi lain yakni para penonton yang sejak tadi menyaksikan pertandingan yang sangat intens ini merasakan sedikit kengerian terhadap anak kelas 1 yang bernama Neji ini, bagaimana tidak anak ini dengan timing yang sangat pas mampu menghindari Jab super cepat dari Sasuke ditambah lagi ia seketika melakukan Counter sehingga membuat keadaan kembali memihak kepadanya, dan lihat saja sepertinya mereka benar - benar akan menyaksikan pembunuhan secara langsung jika Sasuke tidak dapat menghentikan monster ini.

Well mereka bisa saja menghentikan Neji tapi mereka lebih memilih diam menyaksikan, sambil berharap jika pertarungan ini tidak akan berakhir dengan cepat dengan arti lain, mereka berharap Sasuke dapat melakukan serangan balik walau mereka sedikit ragu jika Sasuke bisa melepaskan diri dari Ground and Pound milik Neji.

"Naruto - san! Apa ini baik - baik saja? Kita harus menolongnya!" Lee terlihat panik karena bagaiamana pun jika hal ini terus berlangsung Sasuke akan tewas.

"Diamlah Lee, Sasuke akan memenangkan pertarungan ini" Naruto memasang wajah serius pandangannya tidak lepas dari sosok sahabatnya yang tiap detik terlihat tidak berdaya akibat pukulan yang tiada hentinya dari Neji.

"Tapi- "

"Masih terlalu dini jika kau berpikir Sasuke akan kalah dengan teknik barbar itu, ia akan membalikan keadaan percayalah!" Naruto tersenyum menatap Lee dengan memberikan pandangan yang meyakinkan.

'Sasuke sialan! cepat bangkit dan hajar si She-male itu!'. Naruto merutuki Sasuke, ternyata perkataan dan isi hatinya berbeda, tentu saja bagaimana kau tidak panik dan khawatir jika salah satu sahabatmu sedang dalam keadaan buruk seperti ini? Tapi tetap saja Naruto yakin bahwa Sasuke pasti akan memenangkan pertarungan ini karena bagaimana pun Naruto tau akan 2 hal yang dibenci oleh sahabat kecilnya itu. Yakni hal pertama yang paling dibenci oleh Sasuke adalah tomat yang dijadikan Smoothie dan hal terakhir yang paling dibenci Sasuke adalah kekalahan.

Kembali ke pertarungan.

'Ugh, aku bisa mati'

"HAHAHAHA!"

Tanpa sepengetahuan Neji, posisi duduk yang ia gunakan untuk menekan diafragma milik Sasuke sedikit terangkat, Sasuke yang merasakan hal itu tentu saja tidak mau membuang kesempatan emas itu, dengan cepat ia mengangkat kedua lututnya dan membenturkannya ke punggung Neji sehingga membuat Neji terjungkal kedepan.

*Bugh* Syut*

"Gahh!"

Sasuke yang berhasil lepas dari Ground and Pound Neji dengan cepat bangkit dan kemudian melakukan tendangan kearah tulang rusuk Neji yang masih mencoba mendirikan tubuhnya setelah terkena serangan lutut dari Sasuke.

*Dugh*

"AAAGGH!"

"UWOOOO!"

Penonton yang menyaksikannya kembali dibuat terperangah akan kejadian yang super cepat itu, siapa yang sangka kalau sibungsu Uchiha ini bisa dengan cepat melakukan serangan balik setelah memakan banyak pukulan dari si monster Hyuga itu? Well Freshmen mereka ini benar - benar mengerikan!.

"YOSHAAA HANCURKAN DIA SASUKE!"

Kembali ke Sasuke, ia yang berhasil menendang Neji kembali melakukan serangannya, ia berkali - kali menendang Neji yang sudah tersungkur tersebut menghiraukan peraturan tinju yang selama ini ia selalu pegang teguh, bagaimanapun juga ini adalah pertarungan diluar ring tinju jadi ia tidak peduli.

Merasa puas Sasuke mundur beberapa langkah meninggalkan Neji yang masih merungkup diatas tanah kesakitan.

"Oy aku tidak mau memenangkan pertarungan ini dengan cara pecundang seperti itu, bangunlah dan angkat tinjumu ayo kita bertarung seperti lelaki sejati!".

Neji melihat itu hanya mendecih kesal ia benar - benar dipermalukan disini.

Ia kemudian berlutut mengatur napasnya yang sedikit tersengal - sengal akibat tendangan bertubi - tubi dari Sasuke yang sengaja diarahkan untuk mengincar area tulang rusuk dan perutnya itu, ia merasa jika tulang rusuk yang ditendang oleh Sasuke tadi retak sehingga membuatnya meraskan sakit yang luar biasa dan juga membuatnya sedikit meludahkan darah dari mulutnya.

Disisi lain, Sasuke juga dalam keadaan yang buruk. Ia meraskan hidungnya patah dan juga merasakan jika tulang pipinya bengkak seperti mengalami keretakan pada tulang pipi bagian kiri wajahnya, tidak lupa dengan pelipisnya yang mengeluarkan darah akibat Ground and Pound yang tadi dilakukan oleh Neji.

"Satu kesalahan karena kau tidak menghabisiku"

"Hehh, aku bukan kau yang rela membuang aturan dari Judomu dengan bersikap tidak sopan dan ingin menggunakan Judomu untuk membunuh"

"Katakan itu pada dirimu sialan, kau juga menghiraukan aturan tinjumu dengan menggunakan kakimu untuk menyerang"

"A- apa! cih sialan!"

"Dasar bodoh"

"Apa kau bilang orang buta?!"

"Apa kau tuli hah? Dasar pantat ayam bodoh"

"Kkhhh, dasar She-male!"

"Gkh, A- apa?!"

"Hoohh apa aku membuatmu marah tuan- ah tidak, nona Hyuga?"

"Akan kubunuh kau Pantat ayam bodoh!"

"Kalau begitu majulah She-male!"

Lagi - lagi Sasuke berhasil membuat Neji tersulut emosinya dan membuat Neji maju menerjang Sasuke yang kembali memasang stance tinju cepatnya.

"Barusan apa yang kita liat itu?".

.

.

.

Atap Sekolah (Akatsuki Hideout)

Terlihat 7 orang yang memiliki warna dan gaya rambut yang berbeda - beda, yakni Yahiko, Nagato, Kisame, Kakuzu, Deidara, Sasori dan yang terakhir Hidan. Mereka sedang menyandarkan bobot tubuh mereka diatas pegangan pagar yang dimiliki atap sekolah ini, sudah 10 menit lebih mereka tidak bergeming dari tempat tersebut menyaksikan pertarungan anak kelas satu yang levelnya benar - benar luar biasa.

"Siapa mereka berdua Nagato" Yahiko menatap intens kearah pertarungan yang masih berlanjut bersama dengan rekan - rekan yang lainnya.

"Yang rambut berwarna raven itu kalau tidak salah ia adalah adik dari Uchiha Itachi namanya Uchiha Sasuke berasal dari SMP Konoha, lalu satunya lagi pemegang juara Judo antar SMP - SMA se Jepang 2 kali berturut - turut ia adalah Hyuga Neji yang juga sama - sama berasal dari SMP Konoha" Nagato menjelaskan panjang lebar tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya kepada pertarungan tersebut.

"Ehh adik dari Itachi?" Deidara menyahut menatap Nagato tidak percaya, bukankah ini akan sangat merepotkan? Uchiha Empire mendapatkan anak kelas satu yang mempunyai kemampuan bertarung yang luar biasa ditambah lagi dia adalah adik dari Itachi, Juniornya yang telah 3 kali ia lawan tanpa sekali pun memenangkan pertarungan tersebut, artinya Itachi memenangkan ketiga - tiga pertarungan melawannya, Cih mengingat hal itu membuatnya benar - benar muak.

'Sialan apa lagi ini, kenapa si brengsek itu mempunyai adik sehebat ini, cih-

-Tapi tetap saja pasukan mereka lebih sedikit dibanding Akatsuki, sisa menunggu satu kata dari Yahiko maka Uchiha Empire akan kami (Akatsuki) ratakan!' Deidara meremas pegangan pagar dengan sangat kuat, ia benar - benar membenci Uchiha itu. Ia seketika mengingat pertarungan terakhirnya melawan Itachi di Tokyo Shrine dua bulan yang lalu, disana ia dan Itachi kembali bertarung untuk yang ketiga kalinya dan pertarungan mereka disaksikan oleh semua anggota Akatsuki dan juga Uchiha Empire, tidak lupa ada beberapa anak SMP yang ikut - ikutan menyaksikan pertarungan tersebut.

Tokyo Shrine, Courtyard, dua bulan yang lalu.

"Oy Itachi, aku benar - benar akan menghancurkanmu kali ini!" Deidara menatap tajam Itachi ia juga sedikit meregangkan tubuhnya bersiap untuk menyerang.

"Hah? Kau juga berkata seperti itu 3 minggu yang lalu saat aku mengalahkanmu, apa kau sebodoh itu untuk mencari kata - kata yang lebih bagus untuk memotivasi dirimu sendiri?" Itachi hanya memasang tatapan dinginnya kearah Deidara, tidak lupa ia juga meregangkan anggota tubuhnya.

"Tch Freshmen tau apa? Mati kau sialan!"

Tanpa perlu berlama - lama Deidara maju menerjang Itachi, Itachi yang melihat itu hanya memasang wajah datar dan tidak bergeming dari tempat berdirinya.

Deidara langsung melepaskan tendangan lurus kearah perut Itachi akan tetapi Itachi berhasil menghindarinya dengan tanpa perlu menggunakan banyak tenaga. Deidara yang melihat itu hanya berdecih, kemudian beberapa detik setelah kakinya menyentuh tanah, ia melepaskan pukulan Hook kanannya mengincar sisi rahang kiri milik Itachi. Itachi melihat itu kemudian sedikit memiringkan tubuhnya menyembunyikan tangan kanannya yang tanpa Deidara sadari sudah sejak tadi ia genggam dengan kuat.

*Swung/ Swung*

*Bugh!*

Deidara langsung tumbang menghantam tanah dengan sangat cepat, sedangkan Itachi berhasil menghindari pukulan dari Deidara juga sekaligus mengcounternya dengan sebuah pukulan lurus mematikan yang tepat mengenai rahang dari Deidara.

""HAAHHHH?!""

"A- apa yang terjadi?!"

"Sejak kapan Itachi melepaskan pukulannya!" Sasori terperanjat, tentu saja ia terkejut bagaimana bisa seorang Deidara yang ia kenal dengan kekuatan rahang yang lumayan kokoh bisa dengan mudah pingsan dengan hanya menggunakan satu pukulan saja. Sepertinya Sasori sudah terlalu menganggap remeh Kohainya itu.

"Dan juga bagaimana bisa hanya dengan satu pukulan saja ia berhasil membuat Deidara pingsan?!" Hidan benar - benar kebingungan, bagaimana bisa seorang Freshmen bisa mengalahkan senpainya dengan satu pukulan, seberapa kuat pukulan orang ini? Tentu saja ia bingung. Setahu Hidan, Itachi adalah tipe petarung yang lebih condong ke Speed dan Akurasi, jadi mana mungkin dia memiliki kekuatan pukulan sebesar itu? Apa dia keliru selama ini?.

Shisui beserta Kelompok Uchiha Empire langsung datang mengerumuni Itachi dan kemudian mengangkatnya diudara, mereka senang dan juga kagum, karena bagaimanapun juga kemenangan ini benar - benar luar biasa, Itachi pemimpin mereka lagi - lagi berhasil mengalahkan salah satu orang yang berpengaruh di Akatsuki untuk ketiga kalinya, faktor ini tentu saja menguntungkan mereka karena dengan kemenangan Itachi yang impresif ini kemungkinan anak kelas 1 dan 2 akan bergabung di geng mereka semakin besar. Coba saja geng mereka tidak bubar saat itu, maka bisa dipastikan bahwa Uchiha Empire lah yang memiliki member paling banyak dibandingkan dengan Akatsuki, Uchiha Empire sempat bubar dikarenakan pemimpin sebelumnya pindah dari KHS akibat insiden 'itu'.

Disisi lain yakni para anak SMP hanya bisa cengok, masih belum bisa memproses apa yang barusan terjadi, mereka benar - benar tidak bisa berkata apa - apa, orang yang bernama Itachi itu benar - benar seorang monster! Ia bisa mengalahkan salah satu petinggi dari geng yang paling kuat saat ini yang bernama geng Akatsuki, sebuah geng yang berada di KHS atau biasa dipanggil dengan nama sekolah terkutuk atau sekolahnya para monster.

Dan disisi lain para Akatasuki hanya bisa merutuk kesal, karena lagi - lagi petinggi mereka kalah kepada anak kelas 1 yang tidak lama ini akan naik ke kelas 2.

"Nee Nagato - san, apa yang sebenarnya terjadi?" Kakuzu berkeringat dingin menyaksikan pertarungan yang sangat singkat itu, ia tau Itachi adalah petarung tercepat milik KHS saat ini tapi ia benar - benar tidak menyangka kalau Itachi memiliki kekuatan pukulan yang luar biasa, yang mungkin mendekati pemimpin Akatsuki saat ini yakni Yahiko.

"Itu pukulan yang tidak terlihat, kau tau? Pukulan yang paling menyakitkan adalah pukulan yang tidak terlihat atau pukulan yang tidak pernah kau sadari dari mana datangnya, kau tidak perlu memiliki kekuatan pukulan yang luar biasa seperti Yahiko, kau hanya perlu akurasi dan timing yang tepat seperti Itachi. Pukulan barusan yang kalian lihat itu adalah pukulan yang sama yang pernah digunakan oleh sang legenda tinju kelas berat yakni Muhammad Ali saat melawan Sony Liston untuk kedua kalinya, pertarungan itu berhasil membuat dunia heboh, ada beberapa dari mereka mengatakan pukulan itu memang telak mengenainya dan yang lain mengatakan pertarungan itu sudah diatur sedemikian rupa agar Sony Liston yang kalah, Muhammad Ali menamai pukulan itu dengan nama Phantom Punch, karena pukulan itu memiliki kecepatan dan akurasi yang luar biasa seakan - akan kau dipukul oleh sesuatu yang tak kasat mata, dan Muhammad Ali berhasil mengeksekusinya dengan sempurna sehingga ia berhasil menumbangkan sang mantan juara Heavyweight yang paling mengerikan di era itu. Dan kita bisa melihat Itachi ternyata berhasil melakukan pukulan itu dengan sempurna" Nagato menjelaskan panjang lebar

"M- mengerikan" kata Akatsuki secara bersamaan seakan - akan kehabisan kata - kata, kecuali Yahiko, Kisame dan tentunya Nagato, mereka bertiga sudah tau perihal pukulan tersebut, karena mereka bertiga sudah pernah beberapa kali menghadapi musuh yang pernah melakukan itu di pertarungan mereka sebelum - sebelumnya.

.

.

.

Beberapa menit kemudian

Konoha Highschool Boys, Kelas 2D

"Hahh! Apa aku kalah lagi?" Deidara seketika terbangun, melihat teman - temannya masih berada disekelilingnya.

"Ya" Nagato menganggukan kepalanya sembari membantu Deidara untuk duduk dengan benar.

*Smack*

Deidara menepis tangan Nagato.

"Gmmhhhh, SIALAN! KENAPA AKU SELEMAH INI HAH?! GHHH!"

Nagato yang melihatnya hanya mencoba memahami, tentu saja bayangkan saja kau dikalahkan 3 kali secara berturut - turut dengan orang yang sama, ditambah lagi kekalahanmu itu terjadi dengan sangat cepat dan juga disaksikan oleh banyak orang.

"KATAKAN PADAKU YAHIKO! APA SEMUA LATIHANKU SELAMA INI SIA - SIA?!" Deidara mencengkram kerah gakuran milik Yahiko yang berada disebelah kanannya.

". . . Tentu saja tidak" Yahiko menatap mata Deidara dengan pandangan yang tenang.

"LALU KENAPA AKU KALAH HAHH?! DAN LAGI AKU KALAH DALAM HITUNGAN DETIK DIHADAPAN BANYAK ORANG, ITU SANGAT MEMALUKAN DAN KAU BILANG LATIHANKU ITU TIDAK SIA - SIA?!" Deidara mencurahkan rasa kesalnya, menatap wajah Yahiko yang masih kelihatan biasa - biasa saja, melihat itu ia menggertakan giginya.

" JAWAB AKU SIALAN!" Deidara semakin kesal dan menguatkan cengkramannya pada kerah gakuran milik Yahiko.

"Hey! Deidara rendahkan suaramu ketika berbicara dengan- "

"Tidak apa - apa Sasori, biarkan aku menjawabnya" Yahiko menarik kebelakang bahu Sasori, ia tidak mau ada lagi perpecahan ditubuh Akatsuki, ia tau jika ia membiarkan emosi menguasainya maka pertemanan yang mereka bangun selama ini akan hancur seketika, maka dari itu dia sebagai ketua harus tetap tenang dan tentunya harus memberikan contoh kepada teman - temannya yang lain.

"Latihanmu tidak sia - sia, kekuatan dan ketekunanmu juga tidak sia - sia, akan tetapi amarah dan rasa sombongmu lah yang membuat itu semua tidak berguna" Yahiko balik menatap kedua mata Deidara dengan tatapan yang tajam.

"Apa maksudmu?!" balas Deidara tidak terima, menatap balik kedua mata Yahiko yang terlihat sangat menusuk baginya.

"Kau membiarkan amarah menguasaimu dan membuatmu menyerang tanpa memikirkan pertahananmu, kau pikir dengan menyerang duluan dan terus menyerang bisa membuatmu menang? Kau harus tau kapan saat menyerang dan juga kapan saat akan bertahan, berkelahi tidak semudah yang kau lihat, perkelahian bukan sekedar kau lengah maka kau yang akan kalah" Deidara masih saja mencengkram kerah gakuran Yahiko, tapi pelan atau pasti cengkramannya melemah.

"Bertarung butuh kepintaran mebaca situasi dan keadaan, tidak hanya itu kau juga butuh Battle IQ yang bagus, dan yang terakhir kau membutuhkan insting bertarung. Semua hal itu bisa kau dapatkan dengan pengalaman, dengan semakin sering kau bertarung maka satu persatu kelemahanmu dan kelemahan musuhmu akan terekspos, dari situlah kau bisa menggunakan semua pengalamanmu untuk memenangkan pertarungan yang mungkin terjadi dimasa depan, tapi apa gunanya jika kau kalah diawal pertarungan?" Deidara semakin melemahkan cengkramannya, ia benar - benar tidak tau harus berkata sampai sini, karena perkataan Yahiko kepadanya benar - benar berhasil menohok hatinya.

"Melawan orang yang memiliki Battle IQ yang tinggi seperti Itachi membutuhkan kesabaran, aku sudah berulang kali memberitahumu itukan? Tapi kau selalu menghiraukannya, dan soal kekalahanmu tadi, jujur jika aku terkena pukulan secepat dan seterukur itu maka aku juga akan langsung kalah, Itachi adalah bakat alam atau seorang jenius, tapi bukan berarti orang yang bekerja keras tidak dapat mengalahkan bakat alam itu. Kau adalah orang yang kuat Dei, yang perlu lakukan sekarang adalah mengendalikan amarah dan kesombonganmu itu, aku yakin kau akan menjadi orang yang lebih hebat dibanding dirimu yang sekarang ini" Deidara sudah sepenuhnya melepas cengkramannya dari kerah gakuran milik Yahiko, ia benar - benar merasa malu dan merasa bodoh karena selama ini dialah yang melemahkan dirinya sendiri. Yahiko yang merasakan cengkraman Deidara terlepas dari kerah gakurannya secara reflek menarik - narik gakurannya, supaya gakuran kesayangannya tidak terlalu kusut pikirnya, Kemudian ia memegang bahu Deidara.

"Dan aku akan membantumu untuk mendapatkan itu, percayalah!" Yahiko memberikan senyumannya yang menyejukan, ia berjanji ia akan terus membantu temannya untuk berkembang karena secara tidak langsung itulah salah satu hal yang diharuskan oleh pemimpin suatu kelompok, yakni memastikan tidak hanya dia yang semakin kuat tapi ia bisa membuat orang - orang yang disekitarnya semakin kuat juga.

'Aku akan mengalahkanmu Itachi, tunggu saja!' Deidara mendapatkan kepercayaan dirinya kembali dengan tekad yang lebih baru dan lebih kuat untuk bisa mengalahkan kohainya yang menyebalkan itu.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kembali kemasa sekarang.

Selagi Deidara sedang asik melamun, para anggota Akatsuki lainnya masih setia menyaksikan jalannya pertarungan tersebut yang kelihatannya sudah akan mendekati akhir itu.

"Oh iya aku baru kepikiran kenapa kau baru bertanya namanya padahal kita sudah berdiri disini selama lebih dari 10 menit?" Nagato menatap heran Yahiko yang pandangannya tidak lepas dari pertarungan yang ada didepannya, menatapnya dengan berbinar - binar.

"Hehe soalnya aku benar - benar takjub dengan pertarungan mereka yang sangat luar biasa itu sampai - sampai aku tidak bisa berkata - kata!" Yahiko menjawabnya tanpa melepaskan pandangannya dari pertarungan.

"Terserahlah"

"Ah, sepertinya pertarungannya sudah masuk babak akhir"

"Kau benar, oy Kisame kau mau bertaruh?"

"Aku mau bertaruh dengan siapapun asal tidak dengan kau Kakuzu, kau curang bangsat!"

'Cih si muka ikan ini!'

"Naa Yahiko kau mau- "

"500 yen untuk Sasuke!" Yahiko memotong perkataan Kakuzu dan langsung meletakan uang taruhannya diatas meja yang dekat dari mereka semua.

"Hohh, kalau begitu 500 yen untuk Neji!" Kakuzu juga langsung meletakan uang taruhannya diatas meja.

"Aku 500 yen juga untuk Neji!" Hidan juga ikut memasang taruhannya.

"Kalau begitu aku juga pasang 500 tapi untuk adik Itachi itu!" Sasori juga meletakan uang taruhannya diatas meja tersebut.

"Sejak kapan kita menjadi kelompok judi?" Kisame berbisik kepada Nagato, Nagato yang melihat itu hanya berkeringat dingin.

'Ohiya, aku bisa mengambil keuntungan seperti beberapa hari yang lalu, hehehe' Nagato seketika memasang wajah cerah.

"Oy oy oy, tenang saudara - saudaraku sekalian, aku akan membantu kalian agar pembagiannya rat- "

""Diam kau!"" Sahut mereka semua secara bersamaan, kecuali Kisame dan Deidara pastinya.

"Egkk!" Nagato seketika murung dan langsung dihampiri oleh Kisame, mencoba menenangkan Nagato dengan iming - iming Nagato akan ia bawa ke Aquarium besar miliknya dan akan memperlihatkan koleksi ikan tropisnya?.

Hahh dasar maniak ikan.

Deidara yang sudah selesai melamunnya kembali melihat jalannya pertarungan, sepertinya siapapun pukulannya kena maka dia akan yang menang yang berarti ini sudah akan masuk babak akhir yang biasa disebut Final Blow.

"Oy semuanya, Final Blow akan segera terjadi!" Deidara memanggil yang lainnya sambil mengisyaratkannya dengan tangan untuk kembali mendekat untuk menyaksikan pertarungan tersebut.

"Semuanya?! Egkhh!" Deidara melihat mereka sedang menganiaya satu sama lain! Yahiko mencekik Kakuzu begitu juga sebaliknya, Hidan menarik rambut milik Nagato sedangkan Nagato mencolok kedua mata Hidan, sedangkan Sasori dan Kisame sedang sibuk menata uang taruhan yang lain tidak lupa dengan rokok yang masing - masing mereka hisap dengan santainya.

'Sepertinya aku salah pergaulan' Deidara hanya bisa sweatdrop melihat kelakuan teman - temannya yang sangat aneh itu.

"Hahh terserahlah, lebih baik aku melihat kembali pertarungannya"

.

.

.

Kembali ke area pertarungan.

"Hahh hahh, naa terakhir kali kita bertarung cuma 7 menit dan kau kalah, tapi sekarang kau bisa bertahan lebih dari itu naa Neji, tapi tetap saja kau yang akan kalah!"

"Uhuk hahh hahh, tutup mulutmu sialan akulah yang akan berdiri diakhir"

"Cih aku akan mengakhiri ini, bersiaplah Hyuga Neji!"

"Saa Majulah Uchiha Sasuke!"

"ORRAAA!/ HAAAA!"

Sasuke maju menerjang Neji, ia langsung melancarkan Double Jab kanannya dengan cepat dan berhasil mengenai hidung Neji.

*Dugh* Dugh*

"Ghh!"

Seketika hidung Neji mengeluarkan darah segar, tidak sampai disitu Sasuke melanjutkan pukulannya, ia melakukan 1 - 2 Combo, yakni ia melepaskan pukulan Jab yang langsung disambung dengan Straight/ Cross kanannya yang berhasil mengenai hidung dan pipi milik Neji. Melihat serangannya berhasil ia langsung menunduk menghindari Counter Hook dari Neji yang terlihat sangat cepat itu, well salahkan refleks seorang petinju yang bisa memprediksi datangnya pukulan.

Neji melihat pukulannya yang tidak mengenai apapun hanya mendecih kesal, Sasuke kembali melancarkan serangannya, ia memukul sisi tubuh dari Neji yakni rusuk kanan yang tadi ia tendang secara kejamnya.

*Swung* Tap*

Sasuke membulatkan matanya kelihat melihat Hook kirinya dengan timing yang sempurna berhasil ditahan dengan mudah, kemudian didetik selanjutnya Neji menarik tangan Sasuke yang tangkap tadi dan kemudian Neji kembali melakukan bantingan.

*Dum*

"Aghh!"

Neji masih belum melepaskan tangan kiri Sasuke yang ia gunakan untuk membanting, dengan cepat ia menguncinya menggunakan kuncian Judo miliknya yakni, Ude Garami.

Ude Garami adalah kuncian dalam Judo yang bertujuan untuk membatasi gerak lawan yang menitik beratkan disatu tangan milik lawan, dengan cara membengkokan tangan milik lawan dan sedikit memutar pergelangan tangan lawannya dan tidak lupa menggunakan berat tubuh penggunanya untuk mengunci pergerakan tubuh bagian atas lawannya.

Sasuke ingat, kuncian ini pernah Neji pake ketika pertarungan pertama mereka, dengan cepat ia membelokan tubuhnya menghadap tangannya yang sedang terkunci sehingga membuat kuncian dan badan Neji sedikit goyah dan kemudian dengan cepat Sasuke meloloskan tangan kanannya yang tadi berhasil Neji halangi menggunakan badannya, kemudian dengan cepat Sasuke memukul telinga Neji sehingga berhasil membuat kuncian milik Neji terlepas.

*Bugh*

*Ngiiiiiing*

"Ahkkk!"

Sasuke langsung berdiri dan kemudian menarik Neji bersamanya dan kemudian ia melakukan Clinch, ia mencoba menarik nafas banyak - banyak, well Ground Fight membutuhkan banyak stamina terlebih lagi jika kau sedang berada dalam keadaan yang dikunci gerakanmu oleh lawan, belum lagi tubuhmu dipaksa untuk menahan berat tubuh lawanmu. Ya pertarungan area bawah itu sangat melelahkan!.

Clinch adalah gerakan untuk membatasi gerak lawan juga digunakan untuk mencuri - curi nafas dan staminanya terkuras ketika bertarung dan juga bisa penggunanya pakai untuk keuntungannya, ia bisa melepaskan pukulan dalam posisi ini walaupun kekuatan pukulannya tidak sekuat biasanya.

Sasuke berhasil memasukan beberapa pukulannya kebadan Neji. Neji juga tidak tinggal diam, ia juga melepaskan beberapa pukulan yang juga mengarah ketubuh milik Sasuke kemudian Neji menarik belakang leher milik Sasuke demi membatasi gerakan Sasuke, mungkin bagi orang awam mereka kelihatan seperti berpelukan saja, tapi jika kau lihat dari dekat mereka masih saling melepaskan pukulan dengan jarak yang sedekat itu.

""Hahh hahh""

Sasuke menarik badannya dari Clinch yang dilakukan oleh Neji kemudian ia mendaratkan Jab kanannya yang kembali berhasil mengenai hidung milik Neji, sehingga membuat Clinch mereka terlepas, Sasuke kemudian melakukan Signature Combonya, yakni 1 - 2 combo yang mengarah ke hidung dan rahang Neji, kemudian ia melakukan 2 kali Uppercut kanan kearah rusuk kanan Neji dan kemudian ia melakukan serangan penutupnya yakni Overhand kiri yang berhasil mengenai belakang telinga kanan milik Neji.

*Dugh!*

"Guhahh!"

Neji berhasil dijatuhkan dengan pukulan Overhand andalan Sasuke, tidak mau menyerah. Neji kembali mencoba berdiri dengan bertumpu pada kedua lututnya, dan setelahnya ia berhasil berdiri walaupun tidak setegap sebelumnya.

Orang - orang yang menyaksikan itu termasuk Sasuke tidak percaya, bagaimana bisa dia masih bisa berdiri dengan menerima Combo yang sebanyak dan semengerikan itu?.

'Hahh hahh hahh, sialan dia bisa menahan Combo andalanku?! Seberapa kuat kau Neji?' Sasuke membulatkan matanya, ini buruk ia sudah tidak bisa melepaskan pukulan kuatnya, staminanya sudah terkuras habis karena sudah memakai Combo andalannya.

Jika begini ia bisa kalah hal yang harus ia lakukan sekarang adalah bertahan dan menghindar sembari mengumpulkan tenaganya untuk melakukan Final Blow.

'Hahh hahh ugh sedikit lagi, aku harus bisa mengalahkannya kali ini sekarang atau tidak selamanya!' Neji masih mencoba mengembalikan fokusnya, salahkan Sasuke karena sudah membuat matanya berkunang - kunang.

Mereka menatap satu sama lain, bersamaan dengan itu satu kelopak bunga sakura menari - nari meminta agar bisa melepaskan diri dari tangkai pohonnya menuju lantai dunia yang terlihat segar dan subur itu, beberapa detik kemudian daun tersebutpun menyentuh tanah juga bersamaan dengan itu Neji maju menerjang kearah Sasuke yang ternyata sudah terlebih dahulu memasang kuda - kuda yang lebih Defensif dibanding sebelumnya.

Neji melakukan Fake kiri yang berhasil mengecoh Sasuke yang berusaha menahan sisi kanannya sehingga membuat sisi kiri tubuhnya terekspos. Neji kemudian memanfaatkan hal itu dengan melepaskan pukulan kearah leher Sasuke sehingga membuat Sasuke tercekat, kemudian Neji melancarkan siku menggunakan tangan yang tadi ia pakai untuk memukul leher dari Sasuke mengarahkannya mengincar dada Sasuke lalu kemudian ia menyambungnya dengan pukulan tangan kirinya yang mengincar kepala Sasuke, akan tetapi pukulannya bisa dihindari, Sasuke menundukan kepalanya dan kemudian melakukan Uppercut kearah dagu dari Neji.

*Swung*

*Tap*

Neji berhasil membloknya dengan menggunakan kedua tangannya, Sasuke melihat itu hanya bisa mendecih kesal kemudian Neji melancarkan Combonya, ia memukul dada Sasuke kemudian ia pindah keulu hati Sasuke sehingga membuat Sasuke meludahkan liurnya kemudian ia menarik tangan kanannya memukul belakang telinga kanan milik Sasuke sehingga membuat Sasuke sedikit terhuyung kesamping, seakan tidak ada jeda Neji kemudian melakukan Mawashi geri, yakni ia mengangkat kaki kanannya dengan cepat dan langsung mengarahkannya tepat ketelinga kiri milik Sasuke sehingga membuat Sasuke kembali terhempas kesamping.

Belum sempat Sasuke terjatuh Neji menangkapnya, kemudian melakukan gerakan penutup dari Combonya yakni Surikomi Goshi. Ia menarik Sasuke mendekat kemudian Neji memutar punggungnya membelakangi Sasuke mengangkat sedikit kaki kanannya untuk menciptakan momentum bantingan, kemudian ia sedikit menurunkan pinggulnya setelah itu ia menarik tangan kanan Sasuke dan kemudian menggunakan kaki kanannya tadi yang ia angkat untuk mengait pijakan dari kedua kaki Sasuke, setelah itu ia menggunakan pinggulnya untuk melakukan bantingan dengan sangat keras.

*Dumm* Bugh*

". . . . ."

""HAHHHH?!!"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

To be continued~

Sekian terimakasih.