Rias Gremory, gadis cantik berambut merah panjang yang indah. Dia saat ini sedang berjalan pelan menuju pelaminannya, bibirnya tersenyum menatap altar pernikahannya.
Hari itu adalah, hari dimana Rias akan menikah dengan seseorang yang dia cintai.
Lalu, Naruto Uzumaki, dia menunggu di sebelah altar. Menunggu kedatangan dari sosok gadis yang akan menikah itu, pemuda itu tersenyum tipis melihat wajah cantik dari Rias.
Dia segera ingin melihat betapa cantiknya wajah gadis itu saat tubuhnya dibalut dengan gaun pernikahannya.
Semua tamu undangan melihat bagaimana pelannya Rias berjalan, mereka mengganggap bahwa Rias adalah putri dari seorang raja yang akan menikah dengan pangeran.
Beberapa tamu undangan memandanginya dengan pandangan kagum, termasuk Naruto juga. Dia juga kagum dan terpesona akan kecantikan Rias Gremory.
Para tamu undangan berdiri menyambut kedatangan Rias, dengan iring-iringan sepasang bocah yang membawa bunga mawar. Berjalan di depan sembari menaburkan bunga itu ke sekitar karpet merah.
"Rias, kau beruntung sekali."
"Ya, dia beruntung sekali."
"Aku terpesona dengan gadis itu."
Sayup-sayup terdengar pujian dari tamu undangan. Ini benar-benar hari bahagia untuk Rias.
Impian dari para gadis adalah menjadi pengantin.
"Uhh, aku gugup sekali."
"Tak apa Naruto, kau juga tak sendirian kok."
Dia menatap pemuda lain yang ada disebelahnya, terlihat pemuda itu gugup akan pernikahan tersebut.
"Aku heran, kenapa aku yang gugup, padahal ini pernikahanmu Issei?!"
"Ck, kau itu. Jadi orang jangan gugup, dasar bodoh! Lihat, Akeno malah menertawakanmu disebelah sana."
Naruto tersenyum kikuk mendengar gerutuan Issei. Naruto sendiri melambaikan tangan kiri yang jari manisnya terpasang sebuah cincin pernikahan.
"Ini acaraku, bukan acaramu, kenapa kau malah melambaikan tangan pada istrimu?!"
Akeno sendiri membalas lambaian tangan Naruto. Jari manisnya juga terpasang sebuah cincin pernikahan.
Issei menepuk dahinya. "Hadeh."
...
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto
Highschool DxD by Ichiei Ishibumi.
