Disclaimer : Saya tidak memiliki serial anime, musik, manga, media, dll yang mungkin muncul di fanfiction ini. Mereka milik penciptanya masing-masing.

Author Note : Ini pertama kalinya saya menulis jadi mohon maaf jika ada salah kata, typo, ataupun kekurangan dari fanfiction ini. Saya selalu siap menerima saran di komen jadi jangan ragu dan beritahu saya agar saya perbaiki.

Summary : Pemuda normal yang mendapatkan kesempatan kedua dari dewa dan dikirim ke dunia anime. Dia akan menjadi raja dan makhluk terkuat yang pernah ada dan membuat semua musuhnya tunduk padanya. Dialah sang Raja kehancuran dan Harem. Dialah satu satunya Diablo L. Bael.

Warning: Overpowerd OC MC

Harem: OcxRiasxAkeno. Kalian bebas memberi saran di komen untuk nambah.

"Balance Breaker" Normal Speech.

'Balance Breaker' Normal Thought.

"Balance Breaker" Higher Being Speech.

'Balance Breaker' Higher Being Thought.


Chapter 1.

Di suatu kamar terlihat seorang anak laki-laki yang masih tertidur di tempat tidurnya.

Tok~tok~tok~

"Tuan muda sudah pagi, sudah saatnya bangun" Suara perempuan yang membangunkan anak laki-laki tersebut.

~Kreeek~

Suara pintu terbuka dan masuklah perempuan tadi yang merupakan salah satu pelayan dari rumah tersebut.

"Tuan muda ini sudah pagi, sudah saatnya bangun. Tuan dan nyonya sudah menunggu di meja makan" pelayan tersebut mencoba membangunkan anak laki-laki itu lagi.

"Huam...hmm, sudah pagi hah" Kata anak laki-laki tersebut yang terbangun dan mulai beranjak dari tempat tidurnya. Remaja tersebut bangun dan langsung pergi berpakaian yang dibantu oleh pelayan tadi.

"Selamat pagi!" ucap sang lelaki tersebut

"Selamat pagi tuan muda" pelayan menjawab

Disaat berpakaian terlihat di cermin sosok remaja tersebut. ia memiliki rambut yang sangat unik dikarenakan mempunyai dua warna berbeda yaitu hitam dan putih, serta memiliki iris mata berwarna ungu dan pupil warna hitam.


(AN: Penampilan dewasa bakal seperti Momo Re:vale dari anime idolish7 tapi memiliki tubuh yang lebih bagus dari itu )


Diablo (Lucifer) Bael adalah namanya. Berumur 4 tahun. Dia merupakan anak dari Garrix Bael dan Varias (Lucifer) Bael.

Tidak ada yang mengetahui hal ini, tetapi sebenarnya dia bukanlah seseorang yang berasal dari dunia ini. Diablo berasal dari dunia yang dimana supernatural bukanlah hal yang nyata, bahkan dunia yang sekarang ia tinggali sekarang hanyalah sebuah karya fiksi yang dibuat oleh seorang manusia biasa dari dunia aslinya.

Lalu bagaimana dia bisa berada di dunia ini?

Diablo bisa berada di dunia fiksi ini dikarenakan dia telah meninggal di dunia sebelumnya.

[Flashback]

Dia hanyalah seorang remaja berumur 20 tahun yang bernama Alex, Alex Crowns. Ia mempunyai hobi musik dan kesukaan menonton anime. Alex memiliki sebuah keluarga yang normal dan bahagia. Keluarganya terdiri dari 3 orang yaitu ayah, ibu, dirinya dan seorang adik laki-laki.

Alex memiliki seorang gadis dihatinya. Gadis yang sangat ia cintai adalah sahabatnya dari kecil, hari ini mereka berdua telah berjanji untuk ketemuan di taman di tengah kota.

Alex yang tidak sabar pun berlari sekuat tenaga agar cepat sampai, hal ini dikarenakan dia telah bertekad untuk menyatakan perasaannya kepada gadis pujaannya tersebut. Karena Alex hanya fokus untuk berlari disaat dia menyebrang jalanan, ia tidak melihat adanya sebuah truk yang yang melaju dengan kencang kearahnya.


Truk-kun!!!


BANG!!!

Tubuh Alex terlempar dengan keras dan jatuh dengan keras. Dia tidak bisa apa-apa dan hanya bisa diam terlantar merasa kesakitan di seluruh tubuhnya dan mendengarkan suara dari orang-orang yang meminta pertolongan.

'Ah,sial...'

Tepat disaat itu juga Alex dapat merasakannya, Ketakutan. Ketakutan akan tidak bisa melihat dan bersama keluarganya, ketakutan akan tidak bisa menyatakan perasaannya, dan ketakutan akan kematian. Dia yang merasakan kesadarannya mulai memudar dan matanya mulai tertutup hanya bisa mengeluarkan setetes air mata.

'Maaf aku tidak bisa bersama kalian lagi dan... maaf kita tak bisa bertemu lagi'

Sang remaja yang bernama Alex pun meninggal dunia. Tapi apakah itu akhir dari kisahnya?.

Tentu saja tidak. Karena kisahnya baru saja dimulai.

[Another Dimension]

'Dimana aku?' Pikir sebuah roh yang merupakan roh Alex kebingungan. Alex tersebut hanya bisa melihat ke sekitarnya, dia dapat melihat bahwa ia berada di dalam sebuah ruangan yang sangat indah. Ruangan tersebut seperti dalam film-film kerajaan dari dunianya, hanya saja 100% lebih keren dan indah.

Disaat dia disibukkan dengan sekitarnya munculah sebuah cahaya yang membentuk wujud manusia. "Selamat datang di dunia setelah kematian wahai sang roh terpilih!"

Alex yang mendengar suara tersebut kaget karena suara tersebut muncul tiba-tiba.

"Siapa itu? Siapa disana?" Dia pun langsung mencari asal suara tersebut dan melihat sesosok manusia bercahaya cahaya.

"Siapa kamu?" Tanya Alex

"Siapa aku?hahaha... perkenalkan aku adalah perwujudan dari apa yang kalian para makhluk hidup panggil sebagai dewa dan ingat satu-satunya dewa. Jadi kau bisa panggil aku sang dewa!" Jawab sosok tersebut yang ternyata adalah dewa sambil tertawa.

Alex yang mendengar itu pun kaget

'Dewa? Di depanku sekarang adalah sang Dewa?'

"Dewa mengapa sekarang aku berada disini bukankah aku seharusnya berada di surga atau neraka?" Tanya Alex kebingungan.

Dewa yang mendengar pertanyaan tersebut hanya bisa tersenyum. "Kau berada di sini dikarenakan kau adalah roh yang terpilih untuk mendapatkan kesempatan kedua agar bisa hidup lagi!" Jawab Dewa

"Hidup lagi?" Gumam Alex

"Benar sekali kamu mendapatkan kesempatan untuk hidup lagi!" Jawab Dewa

"Apa itu berarti aku dapat kembali ke dunia ku sebelumnya?" Tanya Alex ke Dewa dengan nada dan tatapan penuh harap.

"Sayangnya kau tidak bisa. Jiwa roh yang telah meninggalkan sebuah dunia kehidupan tidak bisa kembali ke dunia kehidupan tersebut lagi, itu adalah peraturan yang aku buat dan tidak bisa dan tidak akan dapat diubah kembali!" Jawab Dewa

Alex yang mendengar hal tersebut sedih dan sedikit kecewa tapi tidak untuk waktu lama karena ia mengerti bahwa ia telah meninggal dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

" Baik, aku mengerti. Jadi bagaimana proses hal ini?" Tanya Alex dengan pikirannya yang sudah tenang dan tidak ingin lama-lama.

Dewa tersenyum dan menjentikkan jarinya memunculkan sebuah layar didepan wajah Alex. "Kau dapat menggunakan layar tersebut. Dengan layar itu kamu dapat:

1). Menentukan dunia tujuanmu. Kamu bisa memilih dunia apa saja bahkan jika dunia tersebut adalah dunia fiksi karangan dari duniamu sebelumnya.

2). Kau dapat memilih untuk mengganti suatu latar belakang dari dunia pilihanmu jika ada yang kurang atau kau tidak suka.

3).Menentukan penampilan dan perkembangan dari tubuhmu.

4).Kau dapat meminta lima hal apapun itu padaku, mau itu kekuatan atau apapun.

Apakah kamu mengerti?"

Alex yang mendengarkan penjelasan dari dewa pun mengangguk mengerti. Ia mulai mengisi layar tersebut.

[1 jam kemudian]

"Baik aku sudah selesai" Kata Alex

Oh cukup lama juga" Kata Dewa.

"Haha...Ya seperti itulah dewa aku perlu memikirkan semuanya agar tidak ada yang kurang maupun kesalahan" jawab malu Alex sambil menggaruk kepala.

"Oke kalau begitu. Selamat tin- "

Belum Dewa selesai berbicara Alex langsung memotongnya "Tunggu sebentar wahai Dewa mohon maaf menyela tetapi saya masih ada satu pertanyaan"

"Hmm, apa pertanyaanmu? Tanya Dewa tersenyum terlihat penasaran tetapi sebenarnya tahu apa yang akan ditanyakan.

"A-apakah keluargaku dan... dia hidup bahagia?. Apakah mereka hidup dengan bahagia" Tanya Alex penasaran

Dewa yang mendengar pertanyaan tersebut tersenyum. "Ya, mereka hidup dengan bahagia. Pada awal-awal tahun keluargamu masih sedih dan sulit untuk menghilangkan perasaan sedih tersebut tapi pada akhirnya mereka dapat mengikhlaskan mu. Untuk gadis tersebut kondisinya sama seperti keluargamu. Sebenarnya pada hari janji pertemuan kalian, gadis tersebut juga ingin mengutarakan perasaannya yang terpendam juga padamu. Oleh karena itulah berat baginya untuk kehilanganmu, tetapi setelah beberapa tahun ia belajar untuk mengikhlaskan mu dan move on. Ia menemukan seorang pria baik dan membangun keluarga dengannya" Jelas Dewa

'huf untung mereka dapat mengikhlaskan ku. lagipula aku tidak ingin mereka menderita karena kematianku. dan dia telah menikah hah... baguslah dia dapat lelaki yang baik. Hmm... seperti perkataan orang bijak bahwa cinta tidaklah harus memiliki, asal dia bahagia bahkan jika itu bersama dengan orang lain maka terimalah'

"Oh baguslah, dengan ini setidaknya aku dapat melanjutkan hidup dengan tenang dan bebas"

"Karena sudah semua, aku ucapkan selamat tinggal anak muda semoga kau hidup bahagia"

"Terima kasih banyak Dewa" Kata Alex berterima kasih.

[End Flashback]

Selesai berpakaian Diablo pun langsung pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama keluarganya.