Seorang anak bersurai pirang terlihat sedang berlari secepat yang ia bisa, kaki kecilnya entah akan ia bawa kemana? satu hal pasti, dia harus segera menjauh bila mana ia masih ingin selamat dari kejaran orang-orang yang menyakitinya.

Anak itu bernama Naruto, Hanya Naruto tanpa nama marga, karena pada dasarnya ia tak pernah memiliki sebuah keluarga. ia dibesarkan oleh salah satu tetua desa, sesaat sebelum beliau meninggal karena terserang suatu penyakit misterius dan kemudian ia dirawat oleh sandaime hokage.

Naruto tak perlu melihat kebelakang untuk mengatahui siapa yang mengejarnya, mereka yang terus menyakitinya, dan melontarkan kata-kata jahat yang menyakiti hatinya, ia tahu pasti siapa mereka! siap lagi jika bukan penduduk desa konoha? Ia bahkan tidak tahu mengapa ia terus menerus dipanggil dengan panggilan seperti Anak Haram, Anak rubah, Pembunuh. Iblis Monster, dll.

Apa itu karena ia sering berbuat kejahilian? namun sepertinya tidak! karena itu hanya berlaku untuknya, tidak seperti anak-anak lain kenyataanya mereka tidak pernah mengalami hal-hal yang ia rasakan! ya seperti yang sekarang! sebagai contoh ia harus dikejar-kejar oleh para warga desa yang membawa senjata tajam untuk melukainya,

" Kau mau lari kemana lagi? Bocah setan!? "

Kata salah satu warga desa yang muncul dihadapanya, secara mengejutkan kakinya tersandung sebah batu dan tubuh kecilnyaa tergelincir diatas permukaan tanah, melihat kejadian yang dialaminya? para warga segera berbondong-bondong berlari kerahnya, sesaat sebelum memukulinya dengan sekuat tenaga, juga dengan melayangkan beberapa pukulan dan tendangan sebelum diakhiri dengan mengiris urat nadinya. Beberpa jam kemudian, setelah mereka puas menyiksa anak malang itu!! salah satu diantara mereka memutuskan untuk membawanya memasuki sektor 44 ( Shi No Mori ) kejadian berikutnya sesuai dengan yang kalian prediksi, dengan kasar pria itu segera membanting tubuh Naruto secara berulang-ulang, sesaat sebelum melemparkannya masuk kedalam jurang yang terletak disuatu wilayah terpencil Di Shi No Mori, " Sayonara, Kyuubi no Gaki!! " kata pria itu sambil tersenyum Evils, Dia kemudian berbalik dan berjalan kembali kearah desa,.

Dari sudut pandangnya? tak pernah terpikirkan olehnya, hidupnya akan berakhir seteragis ini!! dalam lubuk hatinya yang terdalam. Dia merasakan dorongan untuk tetap hidup dan mencari kekuatan untuk balas dendam! namun, lagi-lagi akal sehatnya memilih untuk menolaknya. Dia merasa jika menjadi seperti itu? maka tak ada bedanya dirinya dengan para warga desa yang menyiksanya,.

" Jika seorang pria tua seperti Danzo-jiji meninggal? apa ia akan menjadi seorang pertapa seperti Rikudou Sannin? "

" Dan jika seperti itu? lalu diriku yang hanya seorang anak berusia 8 tahun akan menjadi apa? andai bisa terwujud mungkin aku hanya ingin sebuah keluarga, juga sebuah kekuatan yang membawa malapetaka untuk orang yang pernah menyakiti- " Sebelum perkataanya selesai dikatakan, Anak itu terlebih dahulu menghembuskan nafas terakhirnya! dengan bebantuan runcing yang menusuk tepat dijantungnya, meskipun begitu, setidaknya dia meninggal dengan seulas senyum tulus dibibirnya! sebuh senyum tulus yang membuat dewa-dewi merasakan kesedihan akibat kehilangan dirinya!. Dialam baka, Shinigami tak tahu harus berkata apa? satu hal yang pasti ia benar-benar merasakan keinginan untuk dapat mewujudkan harapan anak malang itu! hanya saja bagimana dengan konsekuesinya?, lalu secerah harapan terlintas dibenaknya, masa bodoh dengan konsekuensi dari perbuatanya! ia hanya ingin mewujudkan harapan anak itu! meski begitu? meski itu artinya ia akan lenyap.

Sebuah cahaya terang muncul dihadapanya, dan ketika cahaya itu menghilang terlihat Jiwa Naruto yang terlihat memasang raut wajah bingung? ia tak mrnyangka jika ia mati? maka ia tidak akan pernah merasakan rasa sakit lagi? ah, Setidaknya kematian tidak cukup buruk! kira-kira seperti itulah yang saat ini ia rasakan.

Secara tiba-tiba. Naruto merasakan seseorang yang menepuk bahunya, disusul dengan sebuah cahaya yang teramat terang etah muncul dari mana? sehingga, untuk menghidari kontak dengan matanya? Naruto pun memumtuskan untuk memejamkan kedua kelopak matanya.

" Meskipun pertemuan kita terbilang sangat singkat! aku berharap kamu dapat menemukan kebahagiaanmu didunia itu, Catatan : Aku tak bisa menjamin kamu akan terlahir tanpa sebuah kekurangan, bagaimanapun kekuasaanku juga terbatas, Sayonara! Putra sang sang pahlawan "

" Si-siapa? "

" Namaku, tak perlu kamu ketahui nak, karena itu bukanlah sesuatu yang baik untuk didengar oleh seorang anak kecil sepertimu, akan tetap!! kamu boleh memanggilku sebagai Otou-San!! meski aku bukanlah Otou-sanmu yang asli!! "

" Tunggu - " Perkataan Anak itu terhenti, ketika sebuah cahaya yang teramat terang muncul dan membukus tubuhnya rapat, disusul dengan kekuatan suci yang merasuk kedalam tubuh Spiritualnya,.

Didunia lain, 2 jam kemudian setelah dirinya dilahirkan kembali, Naruto terbangun disebuah tanah lapang yang luas dan ditumbuhi oleh rimbunnya bunga mawar,. " Dimana ini? dan mengapa aku tak bisa mengingat apa-apa selain namaku? " Dia kemudian berdiri, dengan pandangan yang tefokus kesekitarnya. Meski begitu, semuanya terlihat sangat asing? dan satu-satunya yang membuatnya tertarik hanyalah tentang sebuah sisik ular yang mengantung disetiap sisi tumpul dari sebilah pedang unik berwarna merah, semerah bunga mawar yang baru saja dipetik, dan sebuah sarung.

Mengabaikan rasa dingin yang menusuk ke seluruh tubuhnya, Anak itu kemudian berjalan menghampiri pedang itu, setibanya disana? dia kemudian mencabut pedang itu dari dalam tanah. Secara bersamaan, Cahaya Merah keemasan keluar dari Rune yang entah sejak kapan tergambar diatas permukaan tanah, disusul dengan terbentuknya 2 figur tubuh seorang Gadis, Sepasang iris mata Haterochromia itu melebar! dan disaat bersamaan, Chakra berwarna biru gelap keluar dari masing-masing titik tangketsu ditubuhnya.

Chakra itu kemudian menyatu menjadi sebuah buah bola energi yang tak lama kemudian, Bola Energi itu justru berubah bentuk menjadi sebuah jantung yang berdetak sesaat sebelum tertarik masuk kedalam tubuh kedua Gadis itu, Perlahan kelopak mata yang sejak tadi tertutup itu terbuka, memperlihatkan sepasang iris mata berwarna Hijau yang indah. Dan sepasang iris mata semerah darah yang terlihat memperlihatkan kesimbongan yang murni.

" Mulai hari ini, Tubuh saya seutuhnya adalah milik anda, saya adalah pedang yang melindungi pedang anda, Master tolong gunakan saya sebaik mungkin! "

" Hm, sepertinya aku mendapatkan master yang hebat, Ah aura ini! Half God kah? "

" Eh!! " Respon Anak itu karena terkejut, lalu kejadian yang serupa kembali terjadi, lagi-lagi ia tak sengaja memanggil dan mereinkarnasikan keempat gadis yang tak sengaja ia panggil, meski begitu ia yakin, semua yang terjadi ini pasti telah direncanakan oleh seseorang.

Untuk kesekian kalinya, Naruto mengatur nafasnya yang terputus-putus, mungkin karena pengaruh lost Control terhadap kekuatanya sendiri dan berakhir dengan kemunculan keenam Gadis, saat ini Dia ( mereka ) berdiri menatapnya dengan pandangan hormat,.

" Jadi, bisa kalian jelaskan siapa diri kalian sebenarnya, One-San? " Tanya anak bermana Naruto itu menatap keenam Gadis itu dengan pandangan bingung? salah satu diantara mereka kemudian berjalan mendekat, dia kemudian menjelaskan semua yang ia ketahui kepada Masternya, dan bersumpah akan selalu berada disisnya dan menjadi pedang pelindungnya, Disinilah awal kehidupan baru Naruto Dimulai, seorang Gadis yang berasal kalangan yang Dikorbankan!! terbunuh diusia dini dan bereinkarnasi menjadi Anak laki-laki didunia lain,.

Original Story By : Raphael-san,.

Naruto : I start to live from the beginning

Disclaimer : Not mine, and everything belongs to the creator of each.

Note : Mengandung Typo's, OOC, semi-cannon, Isekai!. Half God, Half Uchiha And Uzumaki, Harem, Genderbender, dll.

An : Beberapa Heroin diambil dari dan diadaptasi dari Anime lain,.

Bab 1 : Awal Mula,.

Albeion Hill

3 Hari telah berlalu sejak lahirnya suatu bentuk energi kehidupan baru, Dryyad yang mengawasi hutan di bukit Albeion memutuskan untuk bersiaga, sambil sesekali memperhatikan seorang anak kecil yang kira-kira baru berusia awal 8 tahun, seorang anak kecil yang terlihat sangat dekat dengan alam. Terbukti dengan caranya menumbuhan pohon yang sudah mati, atau secara garis besar, dia dapat memberikan / mengembalikkan suatu energi kehidupan sesuai apa yang dikehendakinya, meski begitu! Dia juga terlihat tidak membahayakan binatang disekitarnya, justru sebaliknya binatang buas seperti harimau, beruang madu, ular dan sebagainya justru terlihat seperti sedang berkomunikasi dengan pemuda itu.

Tak lama kemudian, Dryyad merasakan adanya beberapa bentuk energi kehidupan yang mendekat kearahnya, dan benar saja! seperti yang telah diperdiksi, terlihat 2 Orang Gadis kecil dan 1 Wanita dewasa sedang berlari dari kejaran pria hidung belang, sambil sesekali berteriak meminta tolong, karena tak memperhatikan jalan? wanita itu akhirnya terjatuh tersungkur dengan sesaat sebelum terbentur sebuah batu berukuran sedang,.

" One-san, kepalamu berdarah! " kedua Gadis kecil itu terlihat khawatir, mereka berbalik untuk menghampiri wanita yang mereka panggil One-san ( Kakak perempuan ) dan berusaha membantunya untuk berdiri, namun kesialan tak kunjung berhenti.

" Kalian berdua larilah! " Wanita itu berteriak, dia sadar dirinya takkan selamat setidaknya mereka harus diselamatkan bukan? karena itu ia memilih umtuk pasrah, sebab? bagaimana bisa ia berlari lagi ketika kakinya terkilir? Ketiga pria hidung belang itu berjalan semakin mendekat, kedua anak itu berteriak histeris! disaat bersamaan, mereka benar-benar merasakan ketakutan yang luar biasa, mereka takut jika sampai dijadikan bahan pemuas hasrat pria itu, meski begitu apa mungkin mereka akan selamat? diantara rasa ketakutan itu, kedua anak itu kemudian memanjatkan doa kepada kami-sama, berharap akan datangnya sebuah pertolongan,.

" Percuma saja! " kata salah satu dari orang yang mengejarnya,.

" Tidak ada yang namanya Kami-Sama didunia ini! karena itu, kemarilah dan biarkan kami meni- " Jlebbb... perkataan pria itu terpotong sesaat setelah sebuah tangan kecil menusuk jantungnya, " Apa ini? mengapa tubuh manusia serapuh ini? seharusnya yang seperti ini bukan tubuh manusia namanya, malainkan sebuah sampah! ya apa boleh buat, setidaknya masih ada dua, benar kan? " katanya, sambil mengalihkan pandanganya kearah kedua pria disampingnya, anak itu kemudian berjalan menghampiri keduanya. Meski terlihat ketakutan dan berusaha untuk lari? namun tubuh mereka tak bisa meresponnya, bersamaan dengan detak jantung yang terdengar berdetak lebih cepat dari sebelumnya, anak itu tersenyum sesaat megulurkan telapak tanganya kedepan, " Nigendo! " Kedua pria itu terdiam dengan pupil mata yang memutih, tak beberapa lama kemudian terlihat sebuah jiwa berwarna putih yang tertarik masuk kedalan telapak tanganya.

" Sugoi, Dia dapat menarik jiwa seseorang? " Tanya salah satu Gadis, Naruto berbalik dan berjalan menghampiri keduanya.

" Hm, biarkan aku menyembuhkan lukamu! " Wanita itu menggelengkan kepalanya, dia kemudian berkata " Saya hanyalah bekas budak, meski begitu apa Tuan Muda yakin? " Naruto tak menjawab, dia kemudian menempelkan telapak tanganya diatas dahi wanita itu. Tak lama kemudian sebuah chakra berwarna biru kehijaun muncul ditelapak tanganya, dan secara perlahan. luka wanita itu perlahan mulai berregenerasi sesaat sebelum tertutup dan menghilang! seakan luka itu sebelumnya tak pernah ada

" Master! kami telah menyelesaikan tugas kami! " kata seorang Gadis berparas cantik sesaat setelah mengubah bentuk spritualnya menjadi bentuk fisik, Dia memiliki surai sewarna bunga sakura yang dipotong pendek, mengenakan sebuah syal hitam terlihat melingkar diantara lehernya, juga pakaian yang dia kenakan berupa Kimono bergaya Taisho, terdiri dari Hakama dan sepatu boot kulit panjang,

" Arigataou, Okita One-san! dan bisakah kamu tidak memanggilku dengan nama panggilan Master? karena Naruto saja itu sudah cukup!? " Tanya dan jawab anak bernama Naruto itu, " Baiklah, Mas-tidak! Naruto-kun! " Naruto tersenyum, setidaknya salah satu sosok yang tak sengaja ia Reinkarnasikan kedunia ini tidak selalu memanggilnya Master, mengingat kedua sosok Gadis yang pertama kali ia panggil selalu menolak permintaanya. Dan terus-menerus memanggil dirinya dengan panggilan Master, dan sejujurnya itu sedikit membuatnya sedikit merasa tak nyaman.

" Arigattou tuan muda, sebagai imbalan dari kami kebaikan hati anda, tolong gunakan kami sesuka anda! " Kata ketiganya dengan wajah yang memerah, Naruto merespon dengan mengalihkan pandanganya kearah lain.' Lagi-lagi seperti ini, semuanya menjadi semakin tidak jelas! sebenarnya apa yang sedang kalian rencanakan para dewa? ' . Naruto menatap ketiganya dengan seulas senyum tipis yang terlukir manis disudut bibirnya, Naruro kemudian mengambil posisi jongkok dan mengelus surai kedua saudari kembar itu.

" Jadi, Siapa Nama kalian? " Kedua Gadis itu tersenyum, wajah mereka memerah untuk pertama kalinya diperlakukan sebagai mahluk hidup, berbanding terbalik dengan sebelumnya ketika meraka diperlakukan sebagai seorang budak! " Emilia, hanya Emila! "

" Sattella, sama serperti Emilia aku juga tidak mrmiliki nama marga! sedangkan One-Chan ini adalah penyelamat kami namanya Alice! "

jawab keduanya dengan wajah yang memerah, pasalnya tak pernah terfikirkah oleh kedua saudari kembar itu? akan datang hari dimana mereka akan diperlakukan lebih baik dari seorang budak. Wanita bernama Alice itu tersenyum menggoda, lalu tanpa permisi dia menarik tubuh naruto dan membenamkan wajah tampan Naruto diantara belahan dadanya yang ia sendiri taksir berukuran D-Cup, " Jadi siapa nama Tuan Muda? " tanya Alice, sedangkan wajah ketiga Gadis itu memerah karena melihat tindakan Alice yang terkesan tak senonoh, wajar saja ia adalah budak sex, jadi kebiasaan seperti itu akan tetap ada, meski dirinya yang sekarang bukanlagi seorang budak untuk memuaskan nafsu syahwat!.

" Naruto, hanya Naruto tanpa nama marga! " Alice mengangguk dan membiarkan Naruto menjauhkan wajahnya dari payudaranya, wanita itu terseyum tipis saat melihat rona merah tipis yang hinggap dikedua pipi chubby tuan mudanya, karena merasa sedikit tergoda? Alice kemudian mengecup bibir Naruto singkat, Naruto yang taktahu maksud dari perbuatan Alice kepadanya justru membiarkan wanita itu semakin memperdalam kecupannya, namun semua itu tak berlangsung lama setelah Okita memutuskan langsung menghentikan Alice dan menjauhkan Masternya dari Wanita itu tak lupa dengan menekankan sedikit aura! Skips.

1 minggu kemudian, banyak hal telah terjadi, setelah kelima Servantnya kembali dari tugas masing-masing. Naruto memutuskan untuk mengajak mereka pergi kekota terdekat dan mencari tempat tinggal, untungnya ia memiliki kekuatan untuk berpindah lokasi dengan instan. sehingga Dia dapat dengan mudah pergi kekota dan mencari sebuah rumah dan membilnya, hubangan diantara dirinya denga pelayannya terbilang sudah cukup dekat dan ikatan antara servant dan master terbilang jauh lebih erat dari sebelumnya Naruto juga diceritakan tentang berapa banyak cobaan yang harus dihadapi Alice, dimulai dari diculik seorang bangsawan, dijual, dan dijadikan budak sexs, dan saat memutuskan untuk lari selagi ada kesempatan, dan dalam pelarianya dia bertemu dengan kedua Saudari kembar itu, mereka juga hampir dijadikan budak sexs namun, sepertinya Kami masih berbaik hati dan mempertemukan kedua saudari kembar itu denganya, lalu serangkaian kejadian terjadi dimulai dari diketahuinya lokasi ketiganya, dan terakhir penyelamatan yang dilakukan oleh Naruto,.

E-Rantel

Disebuah kamar dilantai 2, terlihat seorang Anak laki-laki bersurai pirang masih tertidur pulas diatas ranjang, lalu seorang Gadis cantik cantik berjalan memasuki kamar yang masih gelap dan membuka tirai jendela, Sehingga cahaya matahari dapat masuk dan menyinari seisi ruangan kamar tersebut. Gadis itu kemudian melanjutkan langkah kakinya sesaat sebelum naik keatas ranjang, " Goushujin-sama sudah waktunya bangun loh! " katanya sambil mencoba membangunlkan Tuan Mudanya, karena merasakan adanya seseorang yang terus-menerus menggoyangkan tubuhnya? perlahan sepasang kelopak mata yang sedari tadi terpenjam itu terbuka, memperlihatkan sepasang iris Haterochromia yang indah. ( An : Saat Sharigan dimata kananya di nonaktifkan, mata Naruto akan berwarna kuning keemasan dengan pupil mata berbentuk salib )

" Sekarang jam berapa, Nero-Nee! " Tanya Naruto kemudian mencoba mengambil posisi duduk, " Ummu, Sekarang sudah jam 8 Pagi, Goushujin-sama! "jawab Gadis itu, Naruto mengangguk lalu turun dari atas ranjangnya dan berjalan memasuki kamar mandi, " Baiklah, sementara itu saya akan menyiapkan pakian anda! " kata Nero, Didalam kamar mandi Naruto tersenyum tipis, dia kemudian melepas seluruh pakaian yang ia kenakan sesaat sebelum mengambil 1 Gayung berisikan air dan menyimrankan ketubuhnya, sementara itu tangan kirinya mengambil sebotol sabun cair lalu menuangkan isinya keatas telapak tanganya, Sementara itu, diluar. Nero terlihat sedang sibuk menyiapkan pakian yang akan dikenakan oleh Tuan Mudanya,

Dilain sisi, Okita, dan kedua Saudari kembar pergi keluar untuk membeli beberapa bahan pokok, meninggalkan Alice yang sendirian membersihkan halaman belakang, sedangkan Dua Servant lain disibukan untuk menjaga keamanan kediaman Masternya, sementara itu jauh dari kota E-Rantel dua servantnya yang lain sedang pergi menjalankan misi. Kembali kesisi Naruto, setelah ia selesai membersihkan tubuhnya, Naruto segera mengenakan pakaian yang telah disiapkan Nero kemudian berjalan keluar kamar, melangkah kakinya santai disepanjang koridor dilanjutkan dengan menuruni beberapa anak tangga berbentuk spiral, Setibanya dilantai 1, Naruto berjalan menuju ruang makan.

kemudian ia mengambil tempat duduk yang nyaman, " Itadakimasu!! " Naruto kemudian memakan 3 Roti keju dan meminum segelas susu hangat yang tersaji diatas meja, Beberapa saat kemudian, Naruto memutuskan untuk berkeliling Kota tak lupa dengan mengajak Saber, dia juga menitipkan pesan kepada Alice dan Dua Servantnya untuk menjaga kediaman.

Sementara itu, dalam perjalanan. Terlihatlah kerumunan warga yang sedang menyaksikan kerumunan masnyarakat, karena penasaran Naruto memutuskan untuk menyelinap kedalam kerumunan disusul dengan saber dibelakangnya,.

" Hentikan semua ini! " perintah seorang Gadis, sedangkan kedua kesatria segera mengambil posisi melindungi Gadis tersebut, seorang pria dewasa berjalan kedepan sambil menarik keluar sebilah katana " Mengapa Anjing bangsawan menghalagi kami untuk memusnahkan Monster ini! " Ujar pria itu sambil menunjuk kearah wanita dewasa bersurai silver, ' Dark Elf kah? ' pikir Naruto, sementara itu. kedua kesatria itu menarik keluar katana masing-masing, namun perhatian mereka teralihkan saat seorang anak ikut serta dalam pembicaraan mereka. " Apakah ini yang dilakukan manusia? oy, Oji-san! apa kamu sadar kelakuanmu itu lebih buruk dari seekor monster sekalipun! " Kata Naruto, sejujurnya ia tak tahan bilamana melihat orang yang disikati didepan matanya, tak perduli siapapun itu!.

" Anak kecil? apa kamu ingin ter- " Wush, perkataan pria itu terpotong ketika, Naruto secara tiba-tiba mrnghilang dan muncul dengan sebuah kepalan tangan mendarat diwajahnya, Alhasil tubuh pria itu meluncur kebelakang! belum puas sampai disitu Naruto kemudian mengangkat tangan kanannya kedepan, dengan posisi telapak tangan tang yang terbuka.

" Bansou Tein! " Tubuh pria itu kembali tertarik kearahnya, sementara sebuah besi tajam keluar dari telapak tangan kirinya, Naruto melompat keudara bebas, diudara ia kemudian bermanuver dan menendang perut pria itu sehingga tubuhnya terbenam diatas permukaan Tanah yang berlubang sedalam kurang lebih 2 meter dan lebar 5 cm, Normalnya jika ia manusia biasa maka serangan seperti tadi setidaknya dapat meremukan seluruh tulang punggnya! dan yang paling fatal adalah kematian! Tap, Setelah kaki kecilnya mendarat diatas tanah, Naruto segera menarik kedua tangan pria itu keatas sesaat sebelum menacapkan besi ditelapak tangan pria itu,.

" Arghhh! " Pria itu menjerit kesakitan, beberapa warga kemudian mengambil langkah menjauh, sementara Naruto mematahkan besi ditelapak tanganya? pandangan matanya kemudian teralihkan kepada wanita elf itu, " Apa kamu baik-baik saja Nona? " Tanya Naruto sambil berjalan menghampirinya, " Saya baik-baik saja tuan muda, Arigatto! " Setibanya didekat wanita, Naruto segara mengambil posisi jongkok dan kedua telapak tangan yang terulur kedepan, " Apa yang akan kamu lakukan adik kecil? " Gadis bertopeng itu bertanya, namun Naruto memilih untuk mengabaikanya dan mulai menarik Chakra ketelapak tanganya, kedua bola mata Gadis itu melebar saat merasakan sesuatu yang asing, dan berbeda dari sihir keluar dari telapak tangan anak kecil dihadapanya lalu secara ajaib seluruh luka ditubuh wanita mulai berregenerasi sesaat sebelum menghilang seakan luka ditubuhnya sebelumnya tak pernah ada,.

" Siapa kamu nak? " Tanya pria itu sambil menahan rasa sakit, Naruto mengalihkan padanganya kearahnya, namun ia tidak memberikan jawaban. Kedua kesatria itu tersadar lalu mereka segera berjalan kearahnya sambil mengeluarkan sebuah Borgol dari saku penyimpanan, salah satu diantara menarik besi hitam itu, dia juga membantunya berdiri sedangkan rekanya segera memasang borgol dikedua pergelangan tangannya. Tersadar dari lamunanya, Gadis itu kemudian menerima uluran tangan Naruto dan mengambil posisi berdiri, sementara itu Nero berjalan menghampiri keduanya,.

" Goushujin-sama, anda benar-benar berhati malaikat! " Puji Nero sesaat sebelum membantu Wanita elf itu berdiri,.

" Arigattou, Nero-Nee!! " Kata Naruto sambil mengalihlan pandangan matanya kearah Nero, sementara itu, Naruto kemudian melupakan satu hal. yaitu tangan kananya yang masih mengggam pergelangan tangan sang Gadis, Disisi lain. Gadis itu tak tahu harus bereaksi apa selain terkejut,! pasalnya sudah sangat lama sejak dadanya tak berdetak secepat ini? dibalik topeng yang ia kenakan wajahnya telah memerah, semerah jubah yang ia kenakan.

" Eto, sampai kapan Tuan memegang telapak tangan saya? " Tanya Gadis itu, Mendengar itu? Naruto segera merespon dengan melepaskan Gemgaman tanganya, ' Apa ini? mengapa aku justru ingin terus memegang tanganya? ' Gadis itu mengalihkan pandanganya kearah Nauto yang saat ini sedang berjalan menjauh darinya, diikuti oleh Servantnya,.

" Tunggu, Siapa Namamu? " Tanya Gadis itu, Naruto mengalihkan sedikit pandanganya kearah Gadis itu " Naruto! "Jawabnya, disaaat bersamaan. Secara tiba-tiba angin berembus kencang! menerbangkan setiap helai surai pirangya, ' Mata kirinya? mengapa terlihat menyimpan kehampaan dan menujukan penderitaan yang mendalam? ' . Pikir Gadis itu, saat pandanganya matanya menatap sepasang iris mata unik berpola riak air penuh dengan 9 Magatama disetiap lingkaran konsetris.

Carne Village,.

Sirng, Trakk, Jelbb, Slash,.

Terlihat dua orang Gadis bersurai pirang menari diantara kempulan prajurit, sambil mengemgam erat sebilah pedang bermandikan darah. Kedua Gadis itu juga terlihat tak ragu untuk mengambil nyawa Orang lain. Dengan tubuh yang bergetar, salah satu orang Dungu yang menyebut dirinya kesatria memerintahkan agar anggota yang tersisa mau bersedia menjadi prisai hidupnya, namun tak ada satupun dari meraka yang berniat mengorbankan nyawa untuknya, bahkan meski dia telah menawarkan sejumlah uang yang terus menerus dinaikan.

" Sialan! kalian, ini penawaran ter- " Karena merasa kesal, seorang Gadis dalam balutan dress putri berwarna biru dan Armor dibagian lengan, dada, dan paha. kemudian menebas leher pria dunggu itu, sepasang iris matanya menatap datar tubuh tak beryawa yang terjatuh disampingnya.

" Jangan pernah menyebut dirimu kesatria bila mana kamu sendiri tak mampu memahami makna dari nama kesatria itu sendiri! perbuatanmu barusan tidak lebih dari sebuah penghinan, sampah yang bahkan takut kematian dan memilih untuk menyerah sebelum berusaha, takkan pernah layak disebut kesatria! " Kata Gadis itu nyaring, sedangkan kumpulan orang dungu mulai berteriak mengemis pertolongan kepada Tuhan yang sebelumnya mereka cela, " Tenanglah, Kita mundur! saat aku beri aba-aba bawalah kudanya kemari, dan sisanya bantu aku mengulur waktu! " kata salah satu diantara mereka saat mengambil alih komando, " Lakukan! " lanjutnya, beberapa diantara mereka segera berlari kearah Kuda masing-masing, sedangkan ke-5 orang dungu yang tersisa segera bersiap, sesaat sebelum berlari menerjang Gadis dihadapannya,.

" Gate Of Babylon! " Riak air berwarna kuning keemasan dengan jumlah lebih dari 20 buah terbuka diudara, pedang, kapak, tombak, dan segala jenis senjata tajam keluar dari dalam riak air, senjata itu bukanlah senjata biasa! melainkan asal muasal dari senjata terkenal yang dimiliki oleh para Heroic Spirirts!. Noble Phantasm yang mewujudkan sebuah Gerbang dari ruang penyimpanan tak terbatas, Gate of Babylon salah satu dari sekian banyak Noble Phantasm yang hanya dimiliki olehnya yang pantas dan tak ada orang lain selainnya, lalu dalam sekejap! senjata-senjata itu meluncur layakya sebuah proyektil yang ditembakan dengan kecepatan sonic, sehingga hanya akan menunggalkan blur cahaya dilangit-langit disusul dengab teriakan kesakitan yang terdengar bergema bersamaan dengan nyawa yang terus melayang,.

" Nah kalian sudah aman! " Kata Gadis itu sambil berjalan medekat kearah penduduk desa " Hm, respon yang terduga, meski begitu ini bukanlah sesuatu yang cuma-cuma, karena itu aku mengharapkan balasan yang setimpal! " Kata Gadis kedua, Wajah para warga desa terlihat lega, setidaknya keduanya tahu bahwa mereka akan lebih mudah diyakinkan dengan cara seperti tadi.

" Karena ini bukalah cuma-cuma, jadi kami mengharapkan imbalan yang sesuai " kata salah satu Gadis, dia bernama Althuria, seorang Raja di semesta lain, lebih tepatnya masa lalu disebuah dunia yang jauh.

' Setidaknya semua ini sesuai dengan rencana, maaf bila membohongi dirimu master! karena pada dasarna semua yang kami lakukan adalah untukmu! ' pikir keduanya, salah satu pria dewasa diantara mereka berdiri dan mengajak keduanya untuk membicarakan langkah selanjutnya didalam kediamannya,.

Gillgamesh Pov.

Untuk menenangkan penduduk desa, Aku meminta imbalan akan kesetian mereka kepada pemimpin baru, Aku juga menjelaskan maksud dan tujuan kami! pria itu hanya bisa menurut, sepertinya dia tahu batasan dari seorang rakyat jelata kepada sosok yang lebih superior,.

End Pov,.

Sementara Gillgamesh mengurus topik pembicaraan dengan kepala desa, Althuria memutuskan untuk keluar dan membantu penduduk desa mengurus jasad Anggota keluarganya yang terbunuh, dan memakamkanya secara layak. Saat hari menjalang sore, Althuria bersama beberapa warga kembali kedesa, dia kemudian melihat kepala desa dan warganya sedang membicarakan sesuatu, karena penasaran? Althuria memilih untuk segera mengajukan pertanyaan kepada kepala desa, kepala desa itu lalu menceritakan tentang beberapa orang kesatria sedang menuju kedesa,

" Baiklah, perintahkan kepada penduduk desa untuk kembali kerumah masing-masing! sedangkan kepala desa akan ikut denganku dan memastikan apakah mereka kawan atau musuh! " Setelah itu, para warga kembali kerumah masing-masing, beberapa menit kemudian, terdengarlah suara langkah kaki kuda yang mendekat disusul dengan barisan tentara yang berjajar rapi.

" Aku kepala Kesatria kerajan Re-Estize Gazef Stronoff, Aku menerima perintah Raja untuk menghabisi kesatria kekaisaran yang mengacau " Kata salah satu diantara saat mereka memperkenalkan dirinya.

" Kesatria kekaisaran? " tanya kepala desa, Althuria menatapnya sejenak sesaat sebelum mengalihkan perhatianya kearah rekan sesama mantan raja.

" Kau pasti kepala desa? dan aku ingin tahu, siapa kedua Nona ini? " Tanya Gazef, sambil mentap kearah Althuria dan Gillgamesh, keduanya terlihat sangat santai meski ditatap dengan pandangan mata yang mengintimidasi ( Maaf bila salah tulis )

" Althuria Pendragons, dan beliau adalah Nona Gillgamesh, kami datang untuk menyelamatkan desa ini! " Kata Althuria memperkenalkan dirinya, dan Gillgamesh, meski terlihat terkejut. Kepala prajurit Kerajaan Re-estize Gazef Stronoff segera turun dari atas kudanya,.

" Arigatou, karena telah menyelamatkan desa ini! " Kata Gazef sambil menundukkan kepalanya, untuknya secara pribadi. Kedua Gadis dihadapannya layak diberikan rasa hormat darinya, terlebih dari itu. Merekalah yang secara tak langsung menggantikan tugasnya dan menyelamatkan banyak nyawa, lalu salah satu prajurit berjalan menghampirinya.

" Kepala kesatria, Terdapat orang-orang tak dikenal sedang mengepung desa ini! " Gazef berbalik dan menetap pasukanya dengan pandangan datar, sepertinya roda masalah kian membesar, Gillgamesh menyeringgai, sedangkan Althuria menatapnya dengan padangan datar. Sepertinya ia mengatahui apa yang sedang direncanakan rekannya ' Tinggal beberapa langkah lagi, akan kupastikan dengan mataku sendiru! bahwa semuanya yang ada didunia ini akan menjadi milik Beliau! ' . Arthuria tersenyum tipis, disaat bersamaan dia merasa tak sabar untuk melihat semuanya berjalan sesuai apa yang direncakaan,.

TBC, ( An : Meski World item dapat merubah Dunia diversi Original Anime Overlord, Naruto dan para Servantnya sebenarnya adalah sebuah pengecualian, Karena pada dasarnya mereka bukan bagian dari New. World, sehingga World Item tidak akan memperngaruhi mereka, Disisi lain Cerita ini pada dasarnya menerpakan System Anime X-Over, karakter yang akan muncul bisa saja berasal dari Anime lain )