Uchiha Sasuke adalah seorang anak laki-laki yang aktif, seperti anak yang lain ia selalu memperhatikan orang-orang yang lebih tua darinya, menjadikan mereka sebagai contoh dan juga dinding yang akan dia lampaui suatu saat nanti.
Orang yang paling sering ia perhatikan adalah ayahnya, Uchiha Fugaku. Kepala Klan Uchiha dan Ketua Pasukan Kepolisian Konoha yang menjaga ketertiban dan menangkap para penjahat yang berada di desa Konoha.
Fugaku bukanlah sembarang ninja, dikatakan ia memiliki kemampuan yang setara dengan Hokage Keempat atau Taring Putih Konoha, dan juga berkat kepemimpinannya klan Uchiha menjadi lebih dekat dengan klan lain dan juga kepada Hokage ketiga sendiri. Dikatakan nama Sasuke itu sendiri diberikan oleh Hokage ketiga yang berasal dari nama dari ayahnya, Sarutobi Sasuke.
Selain itu Sasuke juga memperhatikan kakaknya, Uchiha Itachi. Seorang ninja jenius yang berhasil direkrut kedalam pasukan ANBU di umur yang masih sangat muda, Itachi sampai-sampai disebut sebagai penghubung antara desa dengan klan, atau setidaknya begitu dari yang Sasuke dengar dari ayahnya. Saat libur biasanya Itachi mengajaknya pergi berlatih atau jalan-jalan mengunjungi bagian dari desa yang tak pernah ia lihat.
Dan yang terakhir adalah Uchiha Akane. Sasuke tidak bisa mendeskripsikan banyak tentang Akane selain dari dia adalah kerabat dekat keluarganya, dan juga satu-satunya Uchiha yang tinggal dekat dengan kuil Naka di bagian selatan desa.
Sasuke pertama kali bertemu dengan Akane adalah saat ibunya menyuruh dia untuk mengantar Senbei kepada penjaga kuil Naka, setelah bertemu dengan Akane dan meletakkaan Senbei di tempat yang ditunjuk, Sasuke segera berjalan pulang namun dihentikan oleh Akane yang memaksanya untuk memakan Senbei bersama.
Akan sangat tidak baik untuk menolak orang yang lebih tua terutama saat Sasuke diberitahu sebelumnya oleh ibunya kalau Akane adalah saudara dari ayahnya, oleh karena itu Sasuke menuruti permintaan Akane.
Disaat itu Akane menghabiskan waktunya bercerita mengenai sejarah konoha dan klan Uchiha yang tidak ada sama sekali di buku sejarah akademi yang ia baca. Bahkan ia baru tahu kalau Konoha adalah nama yang Uchiha Madara berikan disaat Konoha pertama kali bangun dan juga fakta kalau Uchiha Madara adalah sahabat dekat dari Senju Hashirama, dan mereka berdua dijuluki dewa Shinobi karena kemampuan mereka yang sanggup merubah bentuk daratan dalam sekejap.
Dengan Lembah Akhir sebagai bukti fisik kehebatan mereka, sebuah air terjun buatan yang terbentuk setelah mereka berduel dengan Hashirama sebagai pemenangnya. Untuk mengingat peristiwa itu, disamping kiri dan kanan air terjun itu dibentuklah patung raksasa mereka berdua membentuk segel Tora dengan tangan kanan masing-masing.
Sasuke bertanya darimana dia mendapatkan informasi sebanyak ini, Namun Akane hanya menjawab kalau itu hanyalah kisah yang diceritakan turun temurun, kalau dia juga mengetahuinya lewat orang tua yang sangat sering menceritakannya disaat dia masih kecil.
Mulai saat itu Sasuke terkadang mengunjungi Akane untuk mendengarkan hal lain yang ingin dia bicarakan, tak lupa pula ia meminta bantuannya jika kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan meskipun Akane jarang memberinya jawaban, hanya petunjuk.
"Berbeda dengan Sharingan, Mangekyou Sharingan adalah sebuah mata yang unik bahkan dari klan Uchiha itu sendiri dan potensi untuk membangkitkannya sangatlah kecil, dikatakan hanya beberapa dari ratusan Uchiha yang berhasil membangkitkan mata ini dengan Uchiha Madara dan Uchiha Izuna yang berhasil membangkitkannya sebelum desa Konoha terbentuk."
Sasuke tidak bisa mengabaikan pola mata Itachi yang menatapnya kemarin sore, ia berharap kalau dirinya salah lihat tapi ketidaknyamanannya membuatnya tak bisa melupakan hal itu, ia bertanya pada ayahnya pagi ini namun ia tak mendapatkan jawaban yang jelas seolah ayahnya berusaha menghindari topik itu.
"Jadi, yang kulihat itu apakah Mangekyou Sharingan?" tanya Sasuke.
"Iya... bisa jadi... mungkin saja bukan... aku tidak tahu pasti mana jawaban yang benar, kau bisa memilihnya Sasuke karena kau yang melihatnya."
Sasuke hanya diam, sambil memperhatikan Akane yang membuka gulungan tua dengan jimat kusam sebagai segelnya, meskipun begitu jimat itu melekat keras seperti lem dan lebih anehnya meskipun Akane menariknya dengan kuat, tidak ada robekan antara jimat tersebut dengan kertas gulungan yang ingin dibuka.
"Semua informasi mengenai Mangekyou Sharingan ada di dalam gulungan ini, tapi telah disegel oleh Hokage kedua karena masuk ke dalam kategori Jurus Terlarang, aku tidak tahu banyak mengenai Mangekyou Sharingan selain dari rumor tentang para penggunanya, cara membangkitkannya dan efeknya dalam jangka panjang." Setelah menyerah untuk membukanya, dia meletakkan gulungan tersebut dimana terakhir ia mengambilnya.
"Tapi apakah aku harus memberitahumu?" pancing Akane sambil meminum tehnya, namun membuka satu matanya untuk melihat eskpresi Sasuke dengan jelas.
"Tolong beritahu aku-" "Tidak, aku menolak!"
"Eh?! Kenapa?"
"Karena sudah dibilang bukan kalau itu adalah jurus terlarang, bahkan orang dewasa sekalipun bisa ditangkap hanya karena mengetahui secara rinci sebuah jurus terlarang, belum lagi anak kecil sepertimu."
"Aku bukan anak kecil, aku sudah masuk akademi!"
"Kau masih seorang anak kecil meskipun kau sudah masuk akademi Sasuke, selain itu kau belum bisa menembakkan bola api kan?"
Darimana dia tahu, pikir Sasuke. Ia berusaha menyembunyikannya dengan bersikap normal namun entah kenapa Sasuke tidak bisa mengatakannya dengan melihat wajah Akane.
"I-itu..."
"Bagaimana kalau begini saja, jika kau berhasil menguasai teknik bola api dua minggu lagi maka aku akan memberikan informasi ini."
Tawaran yang bagus, dan Sasuke berpikir kalau ia bisa melakukannya. Tentu tanpa pikir panjang ia akan menerima tawaran tersebut tanpa mengetahui kalau sangat sulit sekali bagi siswa akademi yang belum diajarkan satupun jurus dasar bagi semua ninja di seluruh dunia.
Sasuke berpikir kalau ia akan meminta kakaknya untuk mengajarkannya, meskipun Itachi sering pergi keluar rumah karena misi ia yakin kalau ia bisa membujuk kakaknya untuk melatihnya jurus itu.
Semoga rencananya yang dangkal ini tidak berakhir dengan dua jari yang menyentuh dahinya, seperti yang sudah terjadi berkali-kali sebelumnya.
Setelah hari semakin sore, Sasuke akhirnya bersiap untuk pulang agar tidak dimarahi karena melewatkan makan malam. Setelah pamit dengan Akane ia berjalan pulang disinari warna jingga yang berasal dari matahari senja.
Meninggalkan Akane kembali sendirian menikmati Senbei yang tersisa di dalam piring.
To Be Continued... Yap, chapter ini udah habis.Halo semua, Nyariel disini dan selamat datang di cerita ku yang kesekian kalinya, setelah membeli laptop baru akhirnya aku bisa menulis cerita dan juga memainkan game yang akhir-akhir ini menjadi game favoritku.Yaitu DELTARUNE.Buat kalian yang ngga tau itu game apa silahkan kalian cari situsnya dan download lalu mainkan, gratis kok dan ukurannya bahkan kurang dari 200 MB, di masa depan mungkin aku akan menulis fanfic mengenai game itu tapi untuk sekarang aku menulis fanfic Naruto.Yap, di fanfic ini saya menawarkan kalian karakter saya yaitu Uchiha Akane, karakter yang sudah saya pikirkan sejak membuat akun ini meskipun masih belum tahu cara menempatkannya, masih banyak yang belum terungkap tentangnya selain dari dia adalah saudara perempuan dari Uchiha Fugaku dan juga pengurus kuli Naka yang menjadi tempat para anggota klan Uchiha rapat buat makar.Aku sendiri bingung dimana letak kuil Naka, apakah di dalam perumahan Uchiha atau diluar? Kalau misalnya di dalam masih agak masuk akal karena nggak mungkin rapat khusus klan diadakan di kuil umum, itu berarti perumahan klan Uchiha berada di selatan desa Konoha sesuai dengan nama kuilnya.Akan lebih banyak informasi mengenai Akane dan juga perubahan yang kubuat dari canonnya Naruto, jadi jika kalian sudah merasa tertarik dari awal cerita ini, saya harap kalian berikan hati kalian dan follow serta tak lupa pula untuk memberi pendapat kalian mengenai cerita ini.Sudah cukup, saatnya kita berpisah.Toodles
.
[PV]"Darimana kau mengetahui itu Sasuke?""...Kebutaan...?""[Teknik Api: Tembakan Bola Api!]""Kakak!!!""Kau sudah bangun... Sasuke?"Next: The Downfall of Uchiha.
