Suatu sore di Konoha yang tenang.
Seorang pria berambut perak dengan penutup diwajahnya nampak sedang asik bersandar di atas pohon dengan sebuah buku ditangannya. Pria itu berusia sekitar 26 tahun, bernama Kakashi Hatake. Seorang pria lajang yang sangat menyukai buku bertema dewasa. Sangat berlawanan dengan sikapnya yang acuh tak acuh.
Sedangkan tidak jauh dari tempat pria itu, seorang gadis berusia 12 tahun tampak sedang memperhatikannya dari bawah dengan wajah centil khas anak remaja. Berbagai ekspresi terlihat dari wajahnya, dari gusar, takut, tersenyum, cekikikan, sampai cengiran nakal. Awalnya dia menggelengkan kepalanya, tapi kemudian dia mengangguk dengan mantap.
"Sensei, kemarilah!" pinta Sakura manja.
"Hm?" Kakashi menoleh ke arah Si gadis bermata hijau itu, jelas sekali terlihat matanya berkaca-kaca dengan penuh harap pada Sang sensei.
Kakashi terpaksa menghentikan kegiatan membacanya, menatap Sakura sesaat dengan tatapan khas Kakashi, dalam dan malas. Ia menghela nafas sebentar, melompat dari pohon yang telah menjadi ranjangnya itu dan berjalan menuju tempat dimana Sakura dengan manisnya duduk membentuk hurup M.
"Ada apa?" pria berambut perak itu sudah berdiri di depan Si gadis berambut merah muda.
"Menunduklah, sini, aku ingin membisikan sesuatu." ucap Sakura bersemangat.
Kakashi yang masih bingung hanya menuruti saja apa yang Sakura suruh, ia membungkukan tubuhnya yang jangkung agar setara dengan tubuh Sakura.
"Sensei," Sakura menarik bahu Kakashi, mendekatkan bibirnya ketelinga Si pria perak, "...aku menyukaimu."
Lalu Gadis musim semi itu kabur, dia berlari begitu saja menjauhi tempat itu dan meninggalkan gurunya sendirian bersama angin yang tiba-tiba saja datang berhembus meniup dedaunan disekitar pria perak itu.
"N-nani?"
