Harmione

HPHG

all chara belongs to queen Rowling only

RnR?pliss be nice i'm a softie

Daily Prophet

*Ministry Mad?!**

Akibat perang dunia sihir ke dua,menurunnya tingkat populasi penyihir menjadi permasalahan yang dihadapi oleh para penyihir saat ini

Banyaknya korban jiwa yang terbunuh untuk berjuang mendapatkan kehidupan lebih baik tanpa bayang-bayang penyihir hitam membuat kementrian sihir mengeluarkan peraturan untuk para penyihir yang belum menikah

Semua penyihir berumur 18-50 yang belum menikah akan dinikahkan oleh pemerintah.Pemilihan pasangan akan dilakukan menggunakan piala api yang sudah disiapkan dan diberi ratusan perlindungan oleh para auror agar tidak adanya kecurangan dan piala api akan diawasi selama 24/7

Diharapkan para penyihir lajang hadir di kementrian sihir pada waktu yang ditetapkan di surat yang sudah diedarkan melalui ribuan owl post

"Untuk semua penyihir yang menerima surat,wajib untuk menghadiri pernikahan yang akan diadakan sesuai tanggal yang tertera di surat masing-masing,ada konsekuensi yang akan dihadapi jika menolak.Hukuman paling berat adalah penyegelan sihir dari penyihir yang menolak dan dilarang memasuki dunia sihir".

"keputusan ini kami buat agar populasi para penyihir di inggris kembali normal,sekali lagi para penyihir lajang diwajibkan menghadiri pernikahan penyihir yang akan dilaksanakan".

begitu kata Kingsley Shacklebot—menteri sihir kita yang baru.Bagaimanakah nasib para penyihir?meskipun banyak ketidaksetujuan para menteri akan tetap melaksanakan peraturan ini tanpa bisa diganggu gugat

demikian.

Rita Skeeter

halaman selanjutnya:Percintaan para pahlawan sihir yang terancam


perempuan berambut keriting coklat itu hanya bisa menghela nafas pasrah setelah membaca berita dari daily prophet hari ini

di belakang sana terdengar teriakan wanita dan pria yang sedang bertengkar karena ketidaksetujuan adanya berita ini.

"MAKA DARI ITU GUNAKAN KUASAMU,DEMI MERLIN KAU ITU HARRY POTTER DAN MEREKA AKAN MENDENGARKANMU HARRY!!!". pekik gadis berambut merah kepada pria berambut hitam berantakan itu.

semenjak dikeluarkan nya peraturan mereka sudah berselisih tegang,yang satu nya tidak setuju dan tetap ngotot untuk menggunakan segala cara dan yang satu lagi mencoba menenangkan dan mengambil jalan tengah yang tetap saja tidak berhasil

"gin sudah lah,aku dan harry sudah memprotes kepada kingsley namun kita tak berhasil,bahkan hermione saja yang sudah mengacaukan rapat mereka pun mereka tetap akan melakukannya".tenang sang kakak ke 6 weasley

namun ginerva weasley tetap pada pendiriannya,ia tetap tidak mau

bilang saja ia terobsesi atau apalah

penantiannya kepada si anak bertahan hidup sedari ia melihat wajah anak itu pertama kali dan akhirnya berkencan tentunya ia tak mau merelakan 'miliknya' yang ia nanti sedari kecil

dan setelah kencan meskipun banyak rintangan,yang pertama akibat perang dan sekarang kementrian sihir sialan itu?!HELL tentunya ginny tak mau

yang ia inginkan hanyalah harry.JUST HARRY

air mata menetes di pipinya dengan deras,dan ia pergi ke kamarnya dan membanting pintu dengan sangat kuat.

semua orang disana hanya bisa menghela nafas karena permasalahan 2 insan yang terus saja bertengkar

"aku akan pergi melihat ginny".ujar ayah weasley itu sembari pergi ke kamar anak perempuan satu-satunya.

harry memijat keningnya lalu menjatuhkan dirinya di sofa sebelah sahabat perempuan nya.

hermione menggelengkan kepalanya prihatin melihat sahabat nya sekarang "jadi bagaimana?". tanya nya membuka suara

harry menggeleng dan menaruh kepalanya ke pundak hermione."entahlah mione tapi dengan adanya peraturan ini,mau tak mau aku dan dia harus berpisah".

mendengar itu,hermione hanya bisa mengelus punggung sahabatnya memberi semangat.


makan malam yang sangat kacau di the burrow.

teriakan dan tangisan dari sepasang kekasih yang baru saja berpisah membuat para penghuni the burrow diam tak berkutik

PLAKKK.

tamparan ginerva weasley mengakhiri teriakan dan argumen mereka.

harry potter memutuskan untuk berpisah dengan ginny weasley karena tak ada jalan lain bagi mereka,sebenarnya bisa saja harry langsung menikahi ginny sekarang namun Holyhead Harpies,team quidditch tempat ginny melamar kerja membuat mereka tak bisa dengan gampangnya melaksanakan pernikahan.

ginny haruslah menjadi pemain tetap terlebih dahulu baru ia bisa melangsungkan pernikahan begitu juga harry yang sekarang disibukkan kegiatan kementerian.

ditambah adanya "pernikahan pemerintah" mereka tidak bisa dengan sembarangan melaksanakan pernikahan dadakan

lagi pula jika mereka berjodoh,piala api pasti akan memasangkan mereka.pikir harry

namun tetap saja ginny tidak terima,ia tidak terima pemerintah yang menikahkan penyihir lajang dengan seenaknya dan juga ia tidak terima karena pria impiannya sedari kecil yang berhasil ia genggam,hilang

kalau boleh jujur,harry memang menyukai ginny karena ginny merupakan orang yang tegas dan tidak menye-menye seperti kebanyakan wanita,kecuali hermione tentunya

ditambah mereka berdua memiliki kesukaan yang sama.Mereka sama-sama menyukai quidditch,mereka menyukai warna biru,mereka menyukai coklat kodok dan masih banyak lagi kesamaan mereka yang membuat mereka cocok

tapi tetap saja banyak perbedaan menjadi bumbu dalam hubungan mereka

sebagai contoh saja,harry yang terlalu cuek dan tidak bisa mengungkapkan perasaannya juga ginny yang selalu haus akan perhatian dan juga sangat berteritori

dibesarkan dari dua latar belakang yang berbeda membuat hubungan mereka sedikit sulit

tentunya ginny yang memiliki keluarga lengkap juga anak terakhir yang paling disayang menjadikan ia orang yang tak mau mengalah dan juga manja pada orang yang disayanginya

dan harry yang sedari kecil harus berhadapan dengan maut bahkan sebelum ia bisa mengucapkan kata 'mom' membuat harry menjadi keras hati dan tak bisa melihatkan emosinya,ditambah ia cukup mengalah sewaktu kecil dan kurang memiliki kontrol pada hidupnya

belum lagi tidak ada orang yang protektif terhadap dirinya sehingga sifat 'teritorial' ginny membuatnya sangat risih.

harry tau kalau dia jahat dengan memutuskan ginny padahal ia bisa saja dengan gampangnya menikah dengan ginny meskipun ada peraturan ini

namun di kepalanya ia tak bisa membayangkan dirinya dengan ginny,ia tak bisa

entah kenapa

jika kau bertanya,apakah harry potter mencintai ginny weasley?maka jawabannya adalah IYA

tapi apakah mereka akan terus bersama sampai jenjang yang lebih serius?jawabannya adalah ENTAH

ia mengingat apa yang hermione katakan sewaktu di hogwarts dulu.

flashback

ruang rekreasi gryffindors sangat ramai oleh para penghuni kelas 7 yang berceloteh tentang masalah lamaran pekerjaan

"kau harus jadi auror harry".desis ginny berbahaya

harry hanya menghela nafas lelah dan tetap pada pendiriannya,sudah cukup dirinya bergerak melawan kejahatan dan hampir menumbalkan nyawanya

sekarang ia hanya ingin hidup menjadi 'orang biasa' tanpa adanya penyihir hitam yang harus dia berantas dan lain sebagainya

ia sangat tertarik pada departemen penegakan hukum sihir dan sangat berminat untuk bergabung di departemen tersebut

namun pacarnya memberi 'pagar' pada dirinya agar tidak melamar di departemen tersebut dan memaksanya menjadi seorang auror.

dan disinilah adu mulut terjadi antara pasangan fenomenal ini,bahkan hermione saja harus memasang silencing charm agar tidak ada orang yang mendengar pertengkaran mereka berdua.

harry mendesah lelah dan menyenderkan kepalanya pada pundak hermione yang sedari tadi membaca."kau kenapa sih selalu mengatur gin,demi tuhan ini hidupku dan aku lelah mengejar para penjahat".

"KARENA KAU ITU HARRY POTTER,ORANG YANG MENGALAHKAN VOLDEMORT JADI PASTINYA KAU HARUS MENGALAHKAN PARA PENYIHIR JAHAT YANG LAIN".ginny berteriak sembari menunjuk harry di depan mukanya

"harus?!".hermione dan harry bersuara bersamaan mendengar pernyataan tak masuk akal milik ginny.

"sungguh gin,harry dan voldemort itu adalah musuh yang takdir buat,dan juga harry tidak HARUS memberantas seluruh penyihir jahat,bisa-bisa dia depresi dengan itu".ujar hermione membela harry dan disebelahnya harry terus mengangguk menyetujui perkataan hermione seperti kucing dashboard.

"lagian hidup tak harus mementingkan orang lain terus".lanjut hermione lalu mengalihkan atensinya pada bukunya lagi

"see hermione saja setuju dengan semua pilihan ku,jadi tolong kau juga setuju".ujar harry

ginny menggeleng keras tetap pada pendirian nya"tetap saja memang siapa yang akan menolong masyarakat jika pahlawan kita saja tak ingin memberantas penyihir jahat".

hermione menutup bukunya,ia sudah cukup mendengar pertengkaran tak jelas dari kedua insan ini."ginerva,harry berhasil hidup dan selamat dari maut bukan berarti ia hidup hanya untuk memberantas penyihir,ia hidup untuk dirinya,jadi hidupnya adalah pilihannya".

perkataan tegas nan menusuk hermione terlihat menyadarkan ginny yang dari tadi kekeuh dengan pilihan nya pada hidup harry

hermione menoleh kepada pria codet disebelahnya."harry jika kau menuruti perkataan ginny dan masuk auror apa yang kau bayangkan pada masa depanmu"

"jarang dirumah dan ketika aku pulang kerumah banyak luka ditubuhku,hidupku tak tenang karena aku memikirkan penjahat dan mengabaikan keluarga ku,juga istri dan anakku akan terus mengkhawatirkan ku karena saat aku beranjak keluar rumah maka nyawaku sudah berada di ujung kail"

"istri dan anakku sering menangis karena aku yang terus pulang terluka dan juga pastinya nyawa keluargaku juga pasti akan dalam bahaya"

hermione tersenyum tipis mendengar perkataan temannya."lalu jika kau berada di departemen hukum sihir apa yang ada dibayanganmu pada masa depanmu?"

"pulang dengan pening luar biasa karena hukum yang tak ada habisnya dan mungkin istriku akan marah karena aku yang pulang telat melewatkan makan malam".sedikit senyum kecil di bibir harry terbit akibat perkataannya

pernyataan-pernyataan singkat harry membuat senyum hermione lebih lebar."jadi?"

ya hanya dengar pertanyaan singkat semua masalah selesai tanpa adanya tarik urat suara dan ginny mau tak mau setuju dengan pilihan yang harry buat.

end.


harry dan hermione sampai di apartemen mereka,mereka memutuskan untuk bertetangga di apartemen di kawasan muggle namun dekat dengan dunia sihir.

setelah hermione memberikan ciuman selamat malam di pipinya,harry bergegas masuk ke apartemennya.

ia bersandar pada pintu apartemen yang sudah ditutupnya 10 menit lalu,memikirkan tentang hermione dan pertanyaannya saat mereka di hogwarts.

bagaimana bisa saat hermione menyuruhnya membayangkan tentang masa depan yang di otaknya malah hermione yang menangis tersedu-sedu saat ia pulang terluka—jika ia menjadi auror

dan hermione dengan apron juga spatula yang terangkat di udara mengomel dan menyambut harry yang pulang telat melewatkan makan malam namun mau tak mau ia juga memberikan kecupan manis selamat datang di bibir harry—jika harry masuk di departemen penegakan hukum sihir.

harry menggelengkan kepalanya kuat-kuat menghapus bayangan konyol yang timbul di pikirannya

mungkin hanya karena hermione yang terus bersama dia sedari kecil karena itu ia memikirkan hermione,bukan orang lain lagian ia dan hermione itu sahabatya sahabat

pikir si lelaki rambut berantakan itu yang tanpa sadar bahwa ia hanya membohongi dirinya sendiri.

harry bergegas berendam air hangat menyingkirkan beban di pundaknya dan berpasrah pada hari esok yang entah itu akan menjadi lebih baik ataupun malah sangat buruk.

*

BERSAMBUNG