Pranks Gone Wrong
.
.
Haikyuu : © Furudate Haruichi
Warning: typo, multiple pair.
Pair : AsaNoya, SakuAtsu, and IwaOi
.
.
AsaNoya
Pagi itu seperti biasa, Asahi bangun terlebih dahulu. Dia menghabiskan beberapa menit untuk memandang wajah kekasih mungilnya yang terlihat begitu tenang. Mengecup bibirnya pelan sebelum beranjak ke kamar mandi dan bersiap-siap.
Tepat saat keran air kamar mandi berbunyi, Nishinoya terbangun dan menyiapkan kamera untuk merekam aksinya. Dia menyimpan kameranya diatas nakas, tempat mencolok, namun Asahi tidak akan menyadarinya.
Nishinoya pura-pura menguap persis seperti seorang anak kecil yang baru bangun tidur. Menggemaskan.
Sementara itu Asahi keluar dengan rambut panjangnya yang masih basah dan dengan hanya memakai handuk yang menutupi area privasinya.
"Ohayou baby."
Sapanya sambil mencuri ciuman selamat pagi dari Nishinoya, rambutnya yang basah mengenai permukaan wajah Nishinoya.
"Ohayou Asahi-san kau wangi sekali."
"Ahaha terima kasih."
Sambil mencoba mengeringkan rambutnya Asahi berjalan menuju closet pakaian dan memilih pakaian yang akan dipakainya hari ini. Asahi keluar dari closet dengan mengenakan celana jeans berwarna coklat muda dan kemeja berwarna gelap yang bagian atas kacingnya dibiarkan terbuka membuatnya terlihat dewasa dan manly.
Duduk didepan cermin kemudian mengambil hairdryer untuk mengeringkan rambutnya namun Nishinoya mengambilnya, "Biar kubantu."
Asahi membiarkan saja saat Nishinoya membantunya mengeringkan rambutnya kemudian Nishinoya menatanya dengan rapi. "Nah sekarang kau sudah tampan Asahi-san." Ujar Nishinoya bangga. Asahi memberi kecupan ringan dipipi Nishinoya, "Terima kasih Yuu." Asahi gemas pada kekasih mungilnya itu.(diriku juga gemas Asahi. Diriku juga gemas).
"Kau akan berangkat sekarang?"
Nishinoya melompat kembali ke atas ranjang dan menenggelamkan dirinya dalam selimut yang tebal.
"uhm, sebentar lagi akan diadakan fashion show, aku harus menyiapkan beberpa hal." Asahi mengambil coatnya.
"Tidak sarapan dulu?"
"Aku akan membeli sarpan nanti dijalan." Asahi berjalan kearah Nishinoya dan mencium keningnya lama," kamu juga jangan lupa sarapan ya aku akan usahakan agar tidak pulang larut jadi kita bisa makan malam bersama."
"uhm baiklah."
"aku pergi sekarang. I Love You."
"Ya sampai jumpa nanti."
Asahi sudah menghilang dari pandangan Nishinoya.
"..."
"..."
Lima detik kemudia dia berteriak dari ruang tv, "I LOVE YOU!"
Nishinoya tertawa," kenapa dia berteriak hahah.."
Kemudian kepala Asahi menyembul dari balik pintu.
"Yuu aku bilang I love you."
"Ya aku tahu."
"I love you." Ujar Asahi selembut mungkin.
"Yeah, hati-hati di jalan babe."
"Yuu kamu tahu kan aku bisa mengatakannya lebih keras?!" dengan nada mengancam Asahi berjalan mendekati Nishinoya.
"oh no!"
Asahi sudah berancang-ancang untuk meneriakan tiga kata penting itu namun Nishinoya tiba-tiba melompat yang untungnya ditangkap dengan sempurna oleh Asahi," AHAHAHAHA Sorry babe that's was just prank, I love you, i love you too, i love you more."
Sambil bergelantungan seperti kola Nishinoya menyandarkan kepalanya di dada Asahi.
"OH My?! Yuu jangan lakukan itu lagi?"
"no promise."
Karena gemas Asahi memeluk Nishinoya erat-erat.
SakuAtsu
Hari ini mereka habiskan untuk kencan dirumah seharian. Karena minggu sebelumnya tempat kencannya di kediaman Sakusa maka kali ini giliran di tempat Atsumu.
Hari sudah sore dan Sakusa memutuskan untuk pulang ke kediamannya.
"Kenapa nggak nginep aja sih Omi omi?! Aku masih kangen."
Atsumu mencibir sambil mengerucutkan bibirnya, kesal. Karena mereka memang jarang mempunyai waktu berduan karena selalu sibut dengan latihan volly. Yah walaupun sebenarnya mereka satu tim.
"Maaf Tsumu, lain kali ya? Hari ini ayahku baru pulang dari Amerika" Atsumu hanya membalasnya dengan gumaman.
Sakusa menyambar kunci mobilnya diatas meja. Kemudia mencium Atsumu.
"Aku pulang sekarang. I love you."
"uhmm hati-hati dijalan."
Sakusa sudah membuka pintu dan melangkahkan kaki kirinya keluar dengan ragu. Kemudian berbalik lagi.
"I love you~"
"Ya, see you soon Omi."
Sakusa masuk kembali kedalam ruangan dan mendekati Atsumu.
"Atsu honey my love of my life, ada apa?"
Biasanya Atsumu selalu menjadi pihak yang pengertian,"tidak apa-apa kok."
"aku benar benar tak bisa menginap kali ini."
"Iya tidak apa-apa Omi aku mengerti."
Sakusa menganggukan kepalanya," Baiklah aku pergi sekarang, sampai jumpa besok. I love you~" Sakusa sudah berjalan menuju pintu keluar-
"Ya sampai jumpa besok Omi."
- sebelum dia kembali lagi dengan wajah yang terlihat marah mendekati Atsumu yang tanpa aba-aba langsung memanggul Atsumu seperti karung beras," kalau kamu gak mau mengatakannya kamu akan ikut bersamaku."
"aaarrgghh Omi ahaha turunkan aku."
Osamu turun dari lantai atas dan melihat kakak kembarnya dibawa dengan cara yang tidak biasa.
"Oi mau dibawa kemana kakak ku?" tanyanya bingung.
"Aku pinjam kakak mu malam ini." Jawab Sakusa sambi terus berjalan.
"OMIIII~ TURUNKAN AKU!" Atsumu berteriaak panik.
Plak.. Sakusa menepuk pantat Atsumu, "urusai Atsu."
IwaOi
"Iwa-chan aku lapar~"
Pasangan IwaOi ini sedang pelukan diatas sofa sambi menonton film alien favorite Oikawa.
"makan aku." Ujar Iwazumi dengan nada yang kelewat datar.
"Iwa-chaaannn~ aku serius."
"aku juga serius."
"Iwaizumi Hajime."
"Baiklah baiklah." Iwaizumi menyerah," kau mau apa?"
Wajah Oikawa kembali berseri-seri,"Hot chicken."
"apa aku tidak cukup HOT dimatamu?" Iwaizumi mengedipkan sebelah matanya.
Oikawa merona, Iwaizumi tertawa, " Ih Iwa-chan kamu belajar kata-kata seperti itu dari siapa sih?"
"Tapi kamu memang hot." Gumaman pelan Oikawa masih bisa didengar Iwaizumi.
"Ahahaaha.." Iwaizumi beranjak dari duduknya mengecup pipi Oikawa kemudian dia menyambar coatnya yang tergantung besarta dompet dan juga kunci mobil.
"apa saja tadi Hot Chiken, itu saja?"
" tolong tambahkan fries," Oikawa terlihat berpikir sebentar," nugget juga,' air liurnya nyaris menetes saat membayangkannya,"dan cola."
"kamu ngidam ya?" sambil terkekeh pelan Iwaizumi yang sudah siap mendekati Oikawan dan menciumnya lagi.
"aku berangkat sekarang, i love you."
"Ya hati-hati dijalan."
Iwaizumu sudah menutup pintu.
"..."
"..."
"..."
Pintu kembali terbuka menampilkan wajah Iwaizumi yang kebingungan, "Tooru, did I do something?"
"Iwa-chan are you still here?"
"I said I love You."
"Yeah, aku tahu."
Kening Iwaizumi berkerut, tidak mengerti. Dia berjalan mendekati Oikawa.
"apa kata-kata ku menyinggung perasaanmu?"
"Tidak Iwa-chan, I am good. I am fine." Oikawa menahan dirinya agar tidak tertawa melihat raut wajah Iwaizumi yang terlihat sangan cemas," sana cepat sebelum aku kelaparaan."
"Baiklah aku berangkat sekarang. I love You." Iwazumi melangkahkan kakinya keluar.
"Iya, jangan lama-lama."
Oikawa melambaikan tangannya.
"Oikawaa!"
"what?" Oikawa tak bisa menahan senyumnya. Malah dia terkekeh pelan.
"why don't you said it back? Bagaimana kalau aku tidak kembali lagi atau aku kecelakaan diluar sana?"
"Ssshhh Iwa-chan jangan mengatakan hal mengerikan begitu, kamu akan baik-baik saja."
"Please said it back so I can go in peace and back in peace."
"Hahaha apa yang kau katakan Iwa-chan..." Oikawa masih terkekeh pelan.
"aku akan benar-benar pergi sekarang Oikawa, I love you~"
"Yeah take care."
Iwaizumi yang sudah separuh jalan keluar kembali lagi dan duduk bersila di lantai.
"Aku tidak akan pergi sebelum kau mengatakannya." Ujarnya dengan wajah merajuk.
"BWAHAHAHAHAH..." Oikawa terbahak-bahak jarang sekali dia bisa melihat Iwaizumi bersikap seperti ini terhadapnya.
"Kenapa kau tertawa? Apa kau tidak mencintaiku lagi?" mata Iwaizumi sudah berkca-kaca.
"Heyy heyy apa yang kau katakan Iwa-chan you will always be the one that I love."
"lalu kenapa kau tidak mengatakannya kembali?"
Oikawa menangkupkan kedua tangannya di wajah Iwaizumi, menariknya dan berbisik," cause it was just a prank." Kemudia di ikuti suara tawa Oikawa.
"lagi?"
"Hahahha.."
Iwaizumi menindih tubuh Oikawa dan berbisik di bawah telinganya, "Nah aku tidak akan pergi, ada seseorang yang perlu diberi hukuman."
Iwaizumi mulai mengecupi leher Oikawa," Tung- Iwa- Arrhgghhh~"
The End ~
Hello wonderfull people ;D Aku kembali lagi nih sama ff baru semoga suka lol. Boleh like and follow juga, gratis kok. Mau beri kritik dan saran juga boleh,mangga silahkan. Asal gunakan bahasa yang benar ya ;)
