mohon maaf sebelumnya atas keterlambatan untuk update fanfic "dua cinta di hati" (fanfic ini pun sudah saya buat satu tahun yang lalu tapi belum pernah saya publish jadi untuk mengisi kekosongan saya publish aja deh) karena saya bekerja sekaligus kuliah jadinya sangat sibuk dan belum sempat memikirkan bagaimana kelanjutannya, tapi tenang saja fanfic tersebut akan saya update dan untuk waktunya silakan ditunggu saja ya. Terimakasih atas kritik dan sarannya :)
--
Naruto adalah salah satu mahasiswa dari Universitas Konoha salah satu universitas terbaik Konoha. Ia sering menjadi korban bullying serta dijauhi teman-temannya karena Naruto dianggap sebagai orang miskin dan aib bagi universitas Konoha oleh teman-temannya. Akan tetapi naruto tetaplah memiliki beberapa teman dekat yang benar benar tahu siapa dirinya. Uchiha Sasuke, Nara Shikamaru, Kiba, Sakura, Hinata, dan ino adalah teman dekat naruto. Beberapa orang juga heran dengan Sasuke dkk mengapa mereka mau berteman dengan naruto yang notabenya adalah orang miskin sedangkan Sasuke adalah pewaris tunggal Uchiha corporation, Shikamaru juga merupakan pewaris dari Nara Company, Kiba adalah pewaris dari perusahaan inuzuka, begitu pula dengan ino, sakura, dan Hinata juga berasal dari keluarga terpandang. Saat ini naruto dan teman-temannya sedang berada di cafe tempat mereka biasa berkumpul dan dapat dilihat bahwa Sasuke sedang menggerutu.
"ada apa teme tidak biasanya kau menggerutu seperti ini?" Tanya naruto.
"Hei naruto apa kau tidak tau sasuke kan baru saja memutuskan pacarnya". Bisik Kiba
"Lalu kalau dia memutuskan pacarnya kenapa dia menggerutu seperti ini? Bukankah itu kemauannya sendiri" bisik naruto kepada Kiba.
"Hei kalian tidak usah berbisik begitu aku tau kalian sedang membicarakanku" sela Sasuke.
"Hehehe maaf teme aku sebenarnya bingung kenapa kau menggerutu seperti ini setelah memutuskan pacarmu padahal itu kan kemauanmu sendiri". Ucap naruto.
"itu bukan keinginan ku dobe, aku memutuskannya karena tahu kalau ia bermain dibelakangku dengan laki laki lain Dasar perempuan murahan". Ucap Sasuke kesal.
"Tenanglah Sasuke-kun tidak semua perempuan seperti itu kok, lihatlah aku, hinata, dan ino tidak seperti itu, iyakan teman teman?" Ucap sakura.
"hahhh baiklah kalian memang teman temanku yang baik" ucap Sasuke pada mereka semua.
"Hei dobe setelah dari sini apa kau ada acara?" Tanya Sasuke.
"Tidak, aku tidak ada acara hari ini memangnya kenapa teme?" Ucap naruto.
"ada yang ingin ku bicarakan denganmu, nanti setelah dari sini kau ikut aku ke rumahku sebentar" ucap Sasuke.
"Hmm baiklah tapi aku nanti mau pulang dulu ada beberapa dokumen yang belum kuserahkan ke ayahku" ucap naruto.
"Baiklah kalau begitu" ucap sasuke
"Hei naruto aku masih bingung denganmu kenapa kau tidak mengungkapkan identitas mu yang sebenarnya di kampus?" tanya Shikamaru.
"Iya kenapa Naruto andai kau ungkapkan kau tidak akan di bully dan di jauhi" ucap sakura, ino, dan Hinata bersamaan.
"Hehe bukankah sebenarnya aku ini juga miskin? Biaya hidupku saja masih di biayai kedua orang tuaku kan?" ucap naruto.
"Ya aku setuju dengan pemikiranmu tapi bukankah suatu saat nanti perusahaan ayahmu juga akan menjadi milikmu?" ucap ino.
"Hmm iya sih tapi ada satu alasan lagi mengapa aku menyembunyikan identitas ku. Itu karena aku hanya ingin mendapatkan teman teman yang tulus seperti kalian semua tanpa melihat status dan kedudukan ku sebagai anak dari keluarga Namikaze". Ucap naruto. Untuk informasi keluarga Namikaze adalah keluarga terkaya nomor 1 di konoha
"oh begitu ya, tak kusangka kau memiliki hati yang baik naruto" ucap mereka semua.
"Hehe jangan terlalu memujiku dong" ucap naruto.
Setelah hampir 1 jam mereka berkumpul mereka akhirnya memutuskan untuk pulang karena ada urusan masing masing yang harus di laksanakan. Saat ini naruto mengendarai sepedanya pulang ke rumah.
"Tadaima" ucap naruto.
"okaeri, dari mana kamu naruto?" Tanya kushina Ibu naruto.
"aku dari cafe Bu sebentar lagi aku juga akan pergi main ke rumah Sasuke". Ucap naruto.
"Oh begitu baiklah tapi minta tolong temani adikmu sebentar ya ibu mau pergi ke minimarket dulu" ucap kushina. Naruto memiliki adik perempuan yang bernama naruko yang masih berumur 5 tahun.
"Baik bu". Ucap naruto sambil membuka laptop dan mengirim dokumen yang diperlukan ke surel ayahnya.
"ehh kamu sudah bangun Naruko-chan?" ucap naruto.
"ehh yeay onii-chan sudah pulang yeay". Ucap naruko dengan semangat.
"ehh kenapa adik onii-chan ini senang sekali?" ucap naruto sambil menggendong naruko
"hehehe naluko mau main dengan onii-chan" Ucap naruko.
Setelah beberapa saat menemani naruko bermain, kushina datang sehingga naruto langsung berpamitan kepada ibu dan adiknya untuk pergi terlebih dahulu.
"Ibu aku pergi dulu ya" ucap naruto.
"baiklah hati hati" ucap kushina
Naruto langsung salim dan memeluk ibunya sambil berkata "aku sayang ibu". Ucap naruto.
"Ehh kenapa Sochi jadi manja begini dengan ibu?" Tanya kushina yang heran dengan tingkah laku anaknya yang tiba tiba seperti ini.
"tidak ada apa apa bu, aku hanya teringat dengan kunjungan perusahaan di yayasan yatim piatu kemarin bu, aku sangat bersyukur memiliki orang tua yang masih lengkap dan menyayangiku" ucap naruto.
"ehh sochi benar benar anak yang baik ya" ucap kushina sambil mengelus kepala naruto.
"Sochi hari ini sepertinya akan turun hujan jadi kalau mau pergi ke rumah temanmu pakai mobil saja ya" ucap kushina.
"Tapi Bu aku kan-". Belum sempat menyelesaikan kata katanya naruto langsung terdiam melihat aura marah dari ibunya.
"ba ba baik bu aku akan bawa mobil". Ucap naruto.
"Baiklah hati hati di jalan Sochi". Teriak kushina karena naruto sudah berjalan menuju garasi mobilnya.
Naruto pun melaju menggunakan mobil favorit nya yang bermerek BMW X5 ke rumah sasuke. Tak lama setelah dirinya mengendarai mobilnya ternyata benar benar turun hujan.
"Hah benar kata ibu untung aku dipaksa nya untuk membawa mobil hehehe". Ucap naruto
"Ehh siapa wanita itu kenapa dia berdiri disitu belanjaannya juga banyak sepertinya dia tidak membawa payung lebih baik ku tolong" ucap naruto yang perlahan menepikan mobilnya mendekati wanita yang sedang berteduh di depan sebuah mini market.
"Selamat Siang nona mohon maaf sepertinya anda mengalami kesulitan apakah boleh saya bantu mengantarkan anda pulang ke rumah anda" ucap naruto.
"Ehh 'sopan sekali' batin wanita tersebut.
"Halo nona apa anda baik baik saja?" tanya naruto.
"Ehh aku baik baik saja terimakasih apa tidak merepotkan anda?". Ucap perempuan tersebut.
"tidak sama sekali nona mari masuk ke mobil saya" ucap naruto sambil membawa perempuan tersebut menaiki mobilnya dengan memayunginya.
Singkat cerita mereka sudah berada di dalam mobil naruto.
"mohon maaf apakah bisa tunjukan alamat rumah anda nona?" ucap naruto.
"rumah saya ada di Jl. Tepian no. 1A mohon maaf apabila saya merepotkan anda" ucap perempuan tersebut.
"hehehe tidak sama sekali kok oh iya perkenalkan namaku Namikaze Naruto" ucap naruto.
"Uhm namaku Uchiha Mikoto senang berkenalan denganmu Naruto-san" ucap mikoto
"ehh" Kaget naruto
"kenapa Naruto-san?" ucap Mikoto yang bingung kenapa naruto terkaget mendengar namanya.
"Ja ja jadi anda adalah ibu dari Uchiha Sasuke?". Tanya naruto
"ehh iya benar Naruto-san darimana kamu tahu hal itu?"ucap Mikoto.
Naruto pun menepikan mobilnya dan berhenti di trotoar untuk sementara.
"Maafkan aku bibi maafkan aku yang lancang memanggil bibi dengan sebutan nona dan panggilan yang kurang sopan" ucap naruto sambil membungkuk ke arah Mikoto sebagai wujud permintaan maaf.
"Ehh tidak apa apa Naruto-san". Ucap mikoto
"jadi Naruto-san adalah temannya Sasuke ya?" tanya Mikoto.
"iya Bibi aku teman dekat nya sasuke" ucap naruto yang masih terus membungkuk
"hihihi sudahlah naruto-san tidak apa apa kok jangan meminta maaf terus" Ucap mikoto
"kok Naruto-san tau kalau aku ibunya Sasuke?" Tanya Mikoto.
"Sasuke pernah memberitahu nama Bibi saat kami bercerita tentang keluarga kami, maaf jika tidak sopan ya Bibi Mikoto" ucap naruto
"tidak apa apa Naruto-san oh iya ayo kita lanjutkan perjalanannya Naruto-san" ucap mikoto
"Baik Bibi" ucap naruto
"Hmm Naruto-san bisakah kamu memanggilku mikoto-san saja aku lebih senang kau panggil seperti itu" ucap Mikoto sambil memerah pipinya.
'Bodoh sekali aku, kenapa aku mengatakan itu ke Naruto-san sih ingat Mikoto dia teman anakmu tapi dia laki laki yang ramah, baik, auranya menenangkan, dan dia juga tampan' batin mikoto sambil ber blushing ria.
"ehh bukannya itu tidak sopan Bibi" ucap naruto
"tidak apa apa Naruto-san lagi pula kan aku yang memintanya" ucap Mikoto sambil tersenyum
"Baiklah kalau begitu mikoto-san" ucap naruto.
Kemudian tak sampai 10 menit mereka sampai di kediaman Uchiha dan keluar dari mobil.
"Tadaima sasuke-kun" salam mikoto
"Okaeri Bu" ucap sasuke
"Yo Sasuke" salam naruto
"naruto? Kau datang bersama ibuku? Kau tidak melakukan hal yang tidak tidak pada ibuku kan?" Interogasi sasuke.
'Duak' pukul Mikoto kepada kepala sasuke.
"dasar tidak sopan menuduh temannya seperti itu ibu kan tidak mengajarimu untuk mengatakan hal yang tidak sopan seperti tadi? Lagi pula Naruto-kun sudah membantu ibu untuk pulang karena hujan, sekarang cepat minta maaf ke naruto-kun" ceramah Mikoto kepada Sasuke.
"tidak apa apa kok mikoto-san mungkin Sasuke hanya khawatir kepada anda aku sangat memahami kecurigaannya jadi mungkin itulah wujud sayang Sasuke kepada anda mikoto-san" ucap naruto berusaha menenangkan Mikoto karena kasihan melihat Sasuke yang diceramahi habis habisan.
"ba baiklah Naruto-kun maaf ya kalau aku marah marah" ucap mikoto sambil tersenyum dan merona
'Kenapa ibu menurut kepada naruto dan kenapa ibu bersikap manis kepadanya ya? Aku harus menanyakannya ke ibu nanti' batin sasuke.
Mereka pun masuk ke kediaman Uchiha karena hujan mulai turun lagi setelah beberapa saat berhenti
TBC or End?
