Loading...

Aku tidak tahu aku dimana Tapi aku seperti berlari di sebuah tempat yang tidak kuketahui di sekitar tempat itu terasa gelap seperti hutan mati, sayup-sayup sembari berlari aku mendengar suara seseorang dari belakang.

'Apa gunanya seorang teman kau tidak akan bisa mengobati rasa sakit hatiku'

Suara itu begitu akrab denganku seperti terngiang-ngiang dan aku tidak bisa melupakannya, aku berbalik ke belakang tapi tidak ada satupun orang yang mengejarku akan kenapa aku terus berlari.

'Apa yang kau takutkan?'
'Bukankah kau bilang tidak akan menyerah sampai Membawaku Kembali ke Konoha Naruto'

Mendengar suara yang semakin akrab di telingaku aku membulatkan mata dan berhenti berlari, degup jantungku terasa keras dan berdetak cepat.

Aku berbalik melihat seorang pria yang sangat familiar, seorang pria yang meluncur bagai bayangan dan melesat dengan sebuah pedang panjang yang langsung menancap ke Dadaku.

DASK!

'Sasuke'

'Kau tidak akan pernah bisa hidup dengan tenang'

Melihat kembali jantungku remuk dan juga ditebas oleh pedang itu untuk kedua kalinya.

Aku sangat shock membuat aku hanya menatap Sharingan yang penuh kemarahan darinya, nafasku tersendat-sendat dan entah kenapa kepanikan ketika nyawaku di ujung tanduk itu kembali.

"Ahk-"

Hari di mana aku hampir mati dan terlempar ke dunia ini dan di mana Aku mengabaikan janji pada Sakura.

(Sebuah lagu)...haaaa...haaaa

Mataku kembali membulat dikala disaat mendengar sebuah lantunan suara seperti seorang wanita terdengar bagai kidung, suaranya begitu indah namun dalam.

Tiba-tiba suara itulah yang seolah-olah menyadarkan aku dari kejadian itu gimana aku hanya bermimpi, lalu terbangun dengan sinar putih diujung mataku.


New Cover (ada di VickyChou)

Halo semuanya Thank you buat udah datang ke cerita author kurang berfaedah ini, dan mengikuti vote saya memilih melanjutkan.

Dan yang selanjutnya, yang masih ada hubungannya dengan cerita pertama dan mampir ke sini karena mengikuti series aslinya.

Kemungkinan tidak banyak ceritanya yang akan aku rubah terkecuali Naruto serta cerita tambahan di situ, ini mungkin akan jadi spin-off karena aku enggak bisa janji ceritanya bakal panjang so mari kita kenalkan karakter-karakter kita...


❄Uzumaki Naruto❄

Mentor sekaligus, komandan pelindung kerajaan Arendelle saat ini, dicintai oleh warga Arendelle dan juga kekasih resmi ratu Arendelle.

Story awal (Dari buku satu) adalah seorang ninja dan pria sekarat yang bertemu dengan Elsa.


❄Elsa Of Arendella❄

Sang putri pertama dari du bersaudara yang terlahir dari Raja Arendelle dan Ratu iduna, memiliki kekuatan Es, dan menjadi alasan terciptanya es abadi di Arendelle dan kutukan hati milik Naruto dan Anna dicerita sebelumnya.


❄Anna Of Arendelle❄

Putri kedua Anna yang menjadi tangan kanan kepercayaanya, anna dan sangat mencintai kakaknya, dia adalah salah satu orang yang mempercayai dan memberikan semangat pada Elsa dalam menjaga hubungan mereka juga percaya Elsa bisa mengendalikan kekuatanya atas nama cinta, dan dia adalah kekasih Kristoff.


❄Kristoff Icemontana & Sven❄

🍅
Dua bagian yang tak terpisahkan dari persahabatan manusia dan rusa imut ini. Keduanya adalah sahabat penting bagi naruto elsa dan Kristoff adalah kekasih Anna.


❄Shun no Eras❄

Dewa dan Penyihir misterius yang membantu Elsa dan Naruto dari dimensi lain.

Dialah yang membantu mengangkat kutukan Naruto yang merupakan kutukan murni dari jiwa 'Dewa Frost' dibuku pertama kini akan datang lagi dengan urusan baru.

Penambahan karakter akan bertambah sewaktu-waktu.


Loading...

Aku tidak tahu aku dimana Tapi aku seperti berlari di sebuah tempat yang tidak kuketahui di sekitar tempat itu terasa gelap seperti hutan mati, sayup-sayup sembari berlari aku mendengar suara seseorang dari belakang.

'Apa gunanya seorang teman kau tidak akan bisa mengobati rasa sakit hatiku'

Suara itu begitu akrab denganku seperti terngiang-ngiang dan aku tidak bisa melupakannya, aku berbalik ke belakang tapi tidak ada satupun orang yang mengejarku akan tetapi entah kenapa aku terus berlari.

'Apa yang kau takutkan?'
'Bukankah kau bilang tidak akan menyerah sampai Membawaku Kembali ke Konoha Naruto'

Mendengar suara yang semakin akrab di telingaku aku membulatkan mata dan berhenti berlari, degup jantungku terasa keras dan berdetak cepat.

Aku berbalik melihat seorang pria yang sangat familiar, seorang pria yang meluncur bagai bayangan dan melesat dengan sebuah pedang panjang yang langsung menancap ke Dadaku.

DASK!

'Sasuke'

'Kau tidak akan pernah bisa hidup dengan tenang'

Melihat kembali jantungku remuk dan juga ditebas oleh pedang itu untuk kedua kalinya.

Aku sangat shock membuat aku hanya menatap Sharingan yang penuh kemarahan darinya, nafasku tersendat-sendat dan entah kenapa kepanikan ketika nyawaku di ujung tanduk itu kembali.

"Ahk-"

Hari di mana aku hampir mati dan terlempar ke dunia ini dan di mana Aku mengabaikan janjiku pada Sakura.

(Sebuah lagu)...haaaa...haaaa

Mataku kembali membulat dikala disaat mendengar sebuah lantunan suara seperti seorang wanita terdengar bagai kidung, suaranya begitu indah namun dalam.

Tiba-tiba suara itulah yang seolah-olah menyadarkan aku dari kejadian itu gimana aku hanya bermimpi, lalu terbangun dengan sinar putih diujung mataku.


Author Pov

"Hei Ada Apa Denganmu apa kau baik-baik saja,"Naruto terbangun lemas dan kepalanya sangat pening, disamping itu ternyata Kristoff ada disampingnya.

"Kristoff Kenapa kau disini?,"Tanya Naruto memandang pria bersuarai coklat, dan mengalihkan pada pintu kamar yang terbuka lebar.

"Tadi aku ingin membangunkanmu, karena aku mendengar sebuah benda jatuh dari dalam kamar, dan Sepertinya kau lupa untuk mengunci kamarmu lagi. Saat mau keluar kekandang aku mendengar bunyi benda jatuh dan kau berteriak dalam tidur, wajahmu begitu gelisah saat aku melihatmu,"ia menjelaskan dengan rinci membuat Naruto tersenyum.

Naruto mengalihkan pandangan lalu memijit kedua pangkal hidungnya, dia melirik sebuah cangkir yang terjatuh di samping kasur, alasan mengapa Kristoff ada di rumah yang sama dengannya adalah karena Naruto juga Kristoff tinggal bersama.

Sebuah rumah yang tidak jauh dari istana mengingat Naruto sudah menjadi seorang ksatria istana dan juga Kristoff adalah seorang Iceman istana, mereka memutuskan untuk tinggal di salah satu rumah di kota yang cukup bagus, awalnya Elsa maupun Anna mengingatkan mereka berdua untuk tinggal bersama di istana namun Naruto menolak begitu juga Kristoff.

Kalau Kristoff alasanya berada diistana akan terlalu jauh dari keluarganya jadi dia memilih berada di tengah-tengah area istana maupun kota dimana dia bisa mengunjungi keluarganya kapanpun, sementara Naruto mengambil alasan jika dia menyukai hal yang sederhana dalam beraktifitas dan berbaur dengan lingkungan Arendelle.

"Maaf Kristoff, aku membuatmu khawatir,"Ucap Naruto.

Pemuda itu lalu mengambil sebuah gelas berbahan kaleng dilantai lalu membersihkanya, sembari berkata. "Kau tak perlu minta maaf sebaiknya kau bangun hari ini kau akan mengajar anak militer bukan?."Tanyanya.

Seketika Naruto bangun dengan cepat dan ngebirit lari keluar tampa mendengarkan omelan Kristoff yang mendapat sambutan gelengan kepala dari sang Ice-man.

Naruto yang sudah menganti pakaian dengan handuk mandi, perlahan membuka pintu geser kamar mandi yang terbuat dari kaca, lalu menyalakan air hangat untuk mandi.

Pagi itu entah kenapa pikirannya masih teralihkan pada mimpi sekaligus suara kumandang aneh bagai kidung di kepalanya, ia bertanya-tanya dikarenakan suara itu sudah dia mimpikan sebanyak 10 kali dalam awal waktu musim ini.

Dia tidak menceritakan kepada siapapun perihal itu. cuman Kurama dan dia sendirilah yang mengetahui tentang suara itu.

'Mengapa dia selalu muncul dalam mimpiku dan mengusik mimpiku apakah kidung itu membantuku atau justru menterorku,'

"Naruto Aku pergi dulu kunci pintu seperti biasa kan aku akan membawa kunci ke-2,"

Lagi-lagi Naruto terbangun dari Bengong nya Setelah teriakan Kristoff terdengar dari balik pintu kamar mandi yang juga Selorong dengan pintu keluar.

"Hati-hati di jalan,"Kata Naruto sebelum suara pintu keluar terdengar terbuka lalu tertutup menandakan Kristoff sudah pergi.


Melihat kondisi Arenndele yang sudah sangat membaik begitu terlihat signifikan dari sebelum Naruto datang, tidak ada lagi musim salju yang mengerikan dikarenakan kekuatan Elsa yang tidak stabil, tidak ada lagi gerbang inti utama dari kota yang ditutup dan memisahkan diri dari dunia luar, dan tidak ada lagi pihak kerajaan yang terlihat tertutup dari para rakyat.

Semua terbuka dari awal dan juga benar-benar membuat kehidupan kota menjadi lebih hidup, dari sebelumnya.
Banyak dari para pedagang dari berbagai wilayah datang untuk membeli perbekalan atau bahkan menjual barang baru ke Kota Arendelle, atau para warga lainnya yang datang untuk sekedar tour wisata di kota ini.

Dikarenakan Elsa sempat membuka Sebuah taman salju yang tidak akan pernah bisa meleleh meskipun musim telah berganti, taman itu menjadi salah satu wilayah objeck turwisata bagi para pelancong dan juga bangsawan yang ingin datang liburan.

Tentu saja ini menjadi niat yang sangat bagus untuk semakin mendekatkan orang-orang terhadap kota Arenndlle yang terbuka.

"Kakak Naruto!,"

Naruto membulatkan matanya terkejut ketika sembari berjalan-jalan ada seseorang memanggil dirinya, Dia merasakan pinggangnya dipeluk seseorang anak kecil yang membuatnya tersenyum ketika memandang anak itu.

"Niki,"Panggil Naruto bersahabat.

Anak perempuan itu tersenyum lebar ketika Naruto memanggil namanya, dengan sangat manis lalu memeluknya dengan nada gemas, Naruto lalu menggendongnya ke pelukannya dan menatap mata hijau Niki yang sangat bersahabat.

Niki adalah anak kecil yang dulu sempat diselamatkan di badai salju bersama Ayahnya(Dan seekor anjingnya) nampaknya Gadis itu sedang datang untuk menjenguk ibunya yang juga menjadi pelayan Istana Arendelle.

"Anak muda yang waktu itu semoga Tuhan memberkati, aku tidak capek untuk mengucapkan banyak terima kasih atas dirimu yang menolongku dengan anakku waktu itu,"Ucap seseorang dibelakang dan ternyata itu adalah ayah dari Niki.

"Itu sudah takdir, Aku senang bisa membantu dan aku berterima-kasih, kepada nenek Yang Dulu memberikan tempat hangat sebelum aku harus pergi,"Ucap Naruto rama dan kedua pria itu berjalan bersamaan dengan Niki dalam gendongan Naruto.

"Kau tidak perlu mengucapkan hal seperti itu, jika kamu membutuhkan ruang hangat suatu saat nanti, kau bisa datang kembali ke rumah kami, rumahku akan terbuka lebar untukmu,"Ucapnya tersenyum.

"Jadi apa anda akan menemui istri anda sekarang?,"Tanya Naruto dan pria itu mengangguk dan berkata.

"Benar, akan tetapi aku juga ada kepentingan yang lain,"Ucapnya.

"Kepentingan yang lain?,"Tanya Naruto.

"Kebetulan aku datang kemari selain menjenguk istriku, aku dan juga Ibuku akan membangun salah satu rumah di kota ini agar tidak terlalu jauh dengan istriku. aku berencana membangun sebuah ladang di sini agar tidak terlalu jauh tinggal di kota gunung,"Ucapnya menjelaskan.

"Hoah, benarkah itu? berita yang baik, Lalu di mana Nenek sekarang?,"Tanya Naruto mengapresiasi hal itu dengan ceria.

Beliau saat ini ini sedang berada di penginapan sekitar, Setelah semuanya beres aku rasa kami benar-benar akan tinggal di wilayah ini dikarenakan aku juga tidak bisa meninggalkan Niki dan ibu yang sudah tua untuk berada di atas gunung,"Obrolan panjang diperjalanan santai ternyata membawa ketiganya ketaman area istana dan akhirnya memutuskan berpisah untuk tujuan masing masing, Niki dan ayahnya pergi ke biara pelayan mencari sang ibu dan Naruto pergi menemui Elsa.


Bersambung
Rabu-21-Juli-2021