.

Hallo, salam kenal, aku duke univers, aku penulis baru di fanfiction ini, jadi mohon maaf sebelumnya bila mana ada satu dua patah kata yang kurang enak di baca dan di lihat, mengingat aku maen terjun payung saja tanpa persiapan ehehe...

dan mengingatkan, di fanfic ku ini, semuaaaaa out of charakter dalam manga dan anime, tidak ada alur cerita yang seperti nya akan sama dengan manga atau animenya, jdi... berimajinasilah para readers, semangaaaattt.

Note : Naruto dan semua charakter di dalam fic ini bukan milik saya!!.

sekian, selamat membacaaaa...

.

.

.

.

.

.

.

Jika kalian berfikir, manusia bisa masuk kedalam sebuang game adalah hal yang mustahil. Tapi, bagiku itu bisa saja terjadi, karena... aku sedang mengalaminya, masuk kedalam sebuah game, yang kuciptakan sendiri.

Mungkin jika ini adalah sebuah game MMORPG biasa, aku masih bisa keluar dari game tersebut dengan membuka bar menu lalu pilih pengaturan setelah itu klick icon log-out. Masalahnya... aku tak bisa melakukan hal semacam itu, karena bar info maupun status tidak keluar sama sekali.

Dalam pandanganku, hanya ada bar darah dan manaku, serta nama "UNIVERS ", serius? univers?, seperti...ahaha tidak tidak, itu tidak mungkin terjadi bukan? oke... tenang... tarik nafas... lalu buang.

Ku lihat kanan kiriku, menengok kebelakang, lalu kembali kedepan, yang ku lihat hanyalah hamparan padang rumput jauh memandang, angin menerpa diriku, menusuk kulit kulit ku merasakan sensasi tersendiri ketenangan yang sudah lama aku dambakan, yah... benar... kututup mataku lalu membayangkan kehidupanku sebelum aku masuk kedunia game yang aku ciptakan sendiri.

Bekerja sebagai seorang karyawan di perusahaan swasta, pagi hingga malam, bahkan sampai lembur dan tak pernah pulang, yaaa... aku pulang pun di rumah pasti takkan ada yang menyambutku, mengingat aku hanyalah anak sebatang kara, yang telah di tinggal oleh orang tua ku karena sebuah kecelakaan bbrpa tahun yang lalu.

wajar saja bukan kalau aku ingin sebuah ketenangan dan kedamaian, seperti apa yang kurasakan di dunia ini.

"hahhh... segarnya angin yang belum terkena polusi, dan jika ini adalah dunia game yang kuciptakan, kenapa hanya bar mana, darah, dan namaku yang terpampang?, aneh... sungguh aneh, mengingat ini adalah sebuah game sejenis MMORPG".

Kulangkahkan kakiku menuju aliran sungai yang mengalir tenang di hamparan padang rumput itu, saat sudah berada di pinggiran sungai, aku melihat diriku dalam pantulan air.

Syukur lah, diriku tak ada yang berubah, walau... bola mataku yang awalnya biru sekarang menjadi merah darah, dengan rambut jabrik berwarna kuning berhias merah terang di setiap ujung rambutku, kumis kucing di pipi kiri kanan ku yang agak samar, dan hei... siapa pria tampan ini?.

tunggu!, jika ini adalah dunia game yang seperti aku buat dimana ini adalah dunia sihir, berarti diriku bisa melakukan sihir, benarkan?.

berdiri dari pinggiran sungai, lalu aku arahkan tangan kanan ku kedepan dengan membuka lebar setiap jari, lalu aku gumamkan sihir asal asalan.

ya... kalian tidak salah baca, asal asalan,

"water magic : water mirror".tiba tiba air sungai yang berada di depanku menjulang hingga terbentuk sebuah cermin air di depan diriku dengan ukuran lebih panjang dan lebar dari diriku, di saat ku bercermin, ku lihat diriku yang agak berisi dengan otot otot yang tidak terlalu menonjol, tanpa busana, hanya mengenakan celana kerjaku berwarna hitam dengan sepatu kantoran melekat pada diriku.

pantas saja aku sangat kedinginan, ternyata aku tak memakai sehelai baju, dan... kenapa aku baru menyadarinya sekarang? hm... masa bodo lah.

berbalik dari cermin air itu dan ku perhatikan lagi sekeliling,

"jika ini adalah dunia game yang aku buat... aku berada di wilayah mana?, manusia? iblis? elf?, dark elf? naga?, orc? goblin?, hewan buas sejenisnya?, atau para dewa? ah tidak tidak, aku tidak menciptakan dewa di dunia ini, yang ada kekuatan seperti dewa... ya, itu yang aku ingat.

"jika aku memikirkan cara untuk kembali mungkin itu akan mustahil karena bar menu atau tombol apapun itu tidak mencul dihadapanku. sepertinya aku akan menikmati hidupku di dunia ini, seperti para tokoh tokoh yang pernah ku baca di manga dan anime yang ku tonton, hm... bukan pilihan yang buruk".

"Crafting magic : style".setelah kuucapkan sihir, tiba tiba tubuhku bersinar, dan saat sinar itu mereda, terlihat diriku yang sudah berbeda dari awal aku terlempar kedunia ini, dengan jubah berwarna putih dan balutan garis garis berwarna emas (bayangin jubah hitam kirito SAO), cincin berwarna emas di setiap jari tangan kiriku, baju berwarna putih polos, celana katun putih dan garis emas di setiap sisi, dan sepatu kantoran berwarna putih (bayangin celana sama sepatu mafia).

bercermin di cermin air yang tadi ku buat, tersenyum, berbalik dan berjalan menjauh dari cermin air yang sekarang telah hilang di gantikan dengan ketenangan aliran air sungai seperti biasa, melangkah di setiap langkah, ku lihat sebuah pemandangan yang indah.

ku berhenti, berbalik kebelakang dan mendongak menatap langit biru cerah dengan sedikit awan.

"Aku, Naruto Namikaze/Uzumaki, seorang karyawan kantoran swasta biasa yang berhasil menciptakan sebuah dunia game buatan diriku sendiri, seorang manusia yang ingin sebuah kedamaian dan ketenangan, selalu ingin menghirup udara bersih tanpa polusi, yang kehilangan keluarganya saat musibah kecelakaan, dan berhasil selamat.

Aku, Naruto Namikaze/Uzumaki, atau mungkin di dunia ini adalah sang Univers, dan... inilah kisah petualanganku".

.

.

.

.

.

.

To Be Continue...