The Ultimate Love Quest
Naoya Zen'in x Noritoshi Kamo
Jujutsu Kaisen Fanfiction
(c) Jujutsu Kaisen by Gege Akutami
I only own this fanfiction's storyline
Warning: OOC, BL, typo, non-baku, SLOWBURN romance, gaje, crackship dll. DLDR!
Enjoy!
Chapter 1: Vision Saga
Noritoshi menarik napas dalam-dalam sebelum membuka laptopnya.
Tap!
Usai menekan tombol power, ia perlahan merebahkan punggungnya pada kepala kursi belajar, bersamaan dengan napas yang ia hembuskan lega. Kemudian, salah satu tumitnya menekan lantai untuk mendorong pelan beban tubuhnya— supaya roda yang terpasang di kaki-kaki kursi sedikit tergerak ke belakang, sebelum ia kembali memijakkan tumitnya ke permukaan lantai untuk menghentikan gerakan.
Haah.
Hari ini capek banget. OTW gila. Batin pemuda berambut hitam itu sembari memejamkan matanya yang terasa sedikit berat. Ia mulai memijat-mijat keningnya. Sebuah kenyamanan tersendiri kini sudah bisa kembali ke kamar asrama. Jadwalnya penuh dari pagi hingga malam— mulai dari kelas pagi, lari-lari, kelas lagi, kerja rodi (baca: jadi babu dosen) hingga rapat organisasi. Lebih sibuk dari hari-harinya kemarin— bahkan saking padatnya hari ini, ia sampai tidak sempat mampir ke oasis baru di dalam kehidupan perkuliahannya yang bernama Vision Saga.
Vision Saga. Sebuah permainan MMORPG Open-World yang belakangan ini sedang booming dan menjadi trend di berbagai kalangan— baik di antara penggemar game maupun mereka yang sebelumnya tidak familier dengan dunia per-gaming-an. Noritoshi si anak teladan berpakaian rapih dengan kemeja dikancing sampai kerah— yang kesehariannya adalah kuliah, organisasi dan bantu-bantu mengurus bisnis Sang Ayah, sudah jelas termasuk ke tipe yang kedua. Dan benar saja, sebagai sampel individu yang terbawa arus hype, terhitung kurang lebih empat bulan sudah berlalu sejak pertama kali ia iseng mengunduh Vision Saga akibat melihat adik tingkat yang tinggal di kamar sebelahnya, Muta Kokichi, bermain. Dan sampai sekarang ia ketagihan—menjadi pemain reguler yang minimal sekali sehari login ke dalam permainan, sesibuk apapun ia. Mungkin kalau Noritoshi tidak memprioritaskan kuliah atau bodo amat soal bisnis keluarga, ia pasti bisa menghabiskan kesehariannya begadang dengan ditemani beberapa gelas kopi; bermain seambis-ambisnya sampai lupa waktu, kemudian teler, 3L (Lemah, Letih, Lesu) dan berakhir dikirim ke rumah sakit dengan anemia kambuh hingga status nyawanya di ujung tanduk. Bukan dedikasi setengah mati lagi; dedikasi sampai mati, memang sungguh luar biasa Noritoshi. Pria pekerja keras yang paling keras ke dirinya sendiri dan tak segan cari mati.
Yah, sebenarnya login sehari sekali pun hitungannya cukup tidak sehat. Namun begitulah efek kecanduan. Salahkan grafik permainan yang memanjakan mata, jejeran pengisi suara yang cukup beken, sistem permainan yang sederhana namun menarik dan mudah dipahami, dan tentu saja fakta bahwa permainan ini merupakan tipe MMO (Massively Multiplayer Online) yang mana itu berarti dapat dimainkan secara online bersama banyak orang. Bermain sembari berinteraksi dan mencari teman baru. Tak perlu penjelasan lebih lagi, hal ini jelas cocok untuk melepaskan penat Noritoshi yang kesehariannya padat dan menjenuhkan—sedikit waktu untuk bersantai, juga sedikit kesempatan mengobrol-ngobrol ringan dengan teman-temannya maupun orang baru.
Walau kelihatannya tutup mata (secara literal) dan tutup hati akan semua hal itu, bahkan jiwa seorang Noritoshi Kamo pun juga haus akan kebutuhan manusiawi.
Dan oh, tidak sampai di situ saja.
Segala hal seputar serba-serbi kehebatan permainan Vision Saga itu baru satu. Masih ada satu alasan lagi yang amat memotivasinya untuk gencar memainkan game yang sebelumnya boro-boro ia mainkan, kepikiran untuk ingin bermain game saja tidak. Kalau alasan sebelumnya memanjakan kebutuhan jiwa, yang ini memanjakan kebutuhan hatinya.
Alasan tersebut adalah Naomi.
Seorang pemain perempuan yang ia kenal di dalam game sejak ia awal bermain. Avatarnya di dalam permainan adalah wanita imut dengan gigi taring, rambut pendek berwarna pirang dengan sedikit warna hitam di ujungnya, mata yang sewarna zamrud serta pakaian berupa sarashi putih (kain dalaman yang dililitkan di sekeliling dada) dan celana hakama berwarna hitam. Perempuan baik dengan kepribadian usil dan bersahabat yang terlihat sangat menawan di mata Noritoshi.
Sebenarnya pertemuan pertama mereka bukanlah sesuatu yang amat fenomenal atau sepuitis lagu percintaan. Cukup payah, bisa dibilang, karena mereka bertemu saat Noritoshi yang masih newbie— pendatang baru— atau biasa disebut noob di dalam game, tengah mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan senjata pilihannya, bow. Saat itu, Noritoshi benar-benar sudah menjadi sasaran empuk musuh yang levelnya dua kali lipat darinya— karena selain kenekatannya bermain di area level tinggi, ia masih belum tahu jarak dan tempat ideal untuk memanah musuh. Alhasil, ia ketahuan dan berakhir dikejar oleh gerombolan monster di area tersebut— pertarungan antara hero dan monster seketika berubah jadi kejar-kejaran polisi-maling. Bukannya pengecut, tetapi walau dengan pengetahuan minim soal game sekalipun, Noritoshi tahu kalau one hit dari monster dengan level tinggi berati instant kill. Kacau, memang. Salah siapa nekat?
Tetapi Noritoshi tergolong individu yang cukup beruntung. Mungkin karena doa bunda yang senantiasa menyertainya. Ditambah usaha gigihnya, ia berhasil tidak menjadi sasaran yang mudah ditangkap oleh sekumpulan monster yang dikontrol CPU itu.
Kemudian, di tengah kejar-kejaran yang sengit itulah Noritoshi bertemu Naomi, Sang Penyelamat Hari.
Naomi yang saat itu levelnya lebih dari dua kali level Noritoshi, langsung menghabisi monster-monster yang mengejar pemuda tersebut dengan pedangnya. Noritoshi yang amat tersanjung langsung berterimakasih lewat fitur personal chat pada pemain perempuan itu, lalu meminta Naomi untuk mengajarinya berbagai hal di dalam game. Ia ingin berguru kepada player perempuan itu. Naomi awalnya tidak tertarik , namun lambat laun, mungkin karena hatinya melunak dan kebaikan hatinya tersingkap, singkat cerita tiap kali mereka login di waktu yang sama, perempuan yang awalnya ketus namun ternyata murah hati itu akan bermain sambil mengajari Noritoshi berbagai hal, hingga akhirnya mereka menjadi teman dan rutin berinteraksi. Bermain bersama seketika menjadi bagian dari keseharian. Seperti kata orang, cinta datang karena terbiasa.
Cinta.
Ya, Noritoshi rasa ia mencintai Naomi. Ia cinta gadis baik hati yang menyelamatkannya di hari-hari awalnya bermain itu dan seiring berjalannya waktu, rasa nyaman pun tumbuh. Tak terasa, tanpa ia kehendaki pula, Naomi tahu-tahu saja sudah menjadi salah satu motivasinya untuk terus bermain Vision Saga.
"Ah-"
Lamunan Noritoshi buyar ketika bar loading permainan di layar sudah penuh. Dengan satu klik menggunakan mousenya, ia kini memasuki dunia permainan Vision Saga yang memukau.
[Toshi logged in ]
[Toshi entered the World]
[Toshi entered the Main Town]
Naomi [Private Chat] : Wahh haii toshii
Naomi [Private Chat]: Tumben baru on malem~
Naomi [Private Chat]: Aku kangen u.u ;;
Ah, Naomi. NAOMIII. Noritoshi menghela napas dalam-dalam, mencengkram fabrik kaus di bagian dadanya erat-erat sambil menjerit internal kuat-kuat. Gakuat banget, gakuat! Rasanya jantung ingin meledak, astaga. Ia berteriak lepas dalam hati. Seketika penat yang ia rasakan seharian ini memguap begitu saja. Haduh, jangankan avatar karakternya, bahkan cara Naomi sang pujaan hatinya di Vision Saga mengetik pesan ini manis banget! Gak ada obat. Jarinya buru-buru mengetikkan jawaban usai sesi ngebucin singkatnya.
Toshi [Private Chat]: Kangen, huh.
Naomi [Private Chat]: Iya dong! Toshi ngga emangnya?
Toshi [Private Chat]: Hmp. Aku tidak bisa menjawabnya.
Naomi [Private Chat]: Ehh... :(
KANGEN NAOMI JUGAA... KANGEN BANGET! Noritoshi merapalkan berulang kali dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya antusias. Namun dengan mengerahkan seluruh kekuatan dalamnya, ia tahan mati-matian ungkapan bucin itu agar tidak teledor ia ketikkan melalui jari-jarinya. Harus jaga image, harus agak cuek. Dia tidak boleh kelihatan terbawa suasana atau dimabuk cinta— kalau mau membalas, harus keren dan berkelas! Romantis level pujangga sekelas Shakespeare, bukan ala jamet-jamet di pinggir jalan yang suka nangkring ! Ia tidak mau sampai membuat Naomi ilfil dan ujung-ujungnya mengakibatkan kegagalan rencana utamanya menembak perempuan itu, yakni dengan cara yang top markotop— romantic and cool. Yang sabar, Noritoshi, kamu pasti bisa!
Toshi [Private Chat]: ?
Toshi [Private Chat]: Kenapa?
Naomi [Private Chat]:Toshi ngga kangen aku :(
Naomi [Private Chat]: Tapi ngga apa2 sih! Udah biasa kan kamu begini hehe
Toshi [Private Chat]: Sigh. Bukan begitu maksudku.
Naomi [Private Chat]: Hn?
DAN SEKARANG SERANGAN MAUTNYA. NORITOSHI... AYO MAINKAN!
Toshi [Private Chat]: Adakah kata yang maknanya melebihi rindu di dalam kamus?
Naomi [Private Chat]: Ung.. Ngga ada, kayaknya?
Toshi [Private Chat]: Nah. Karena itu pertanyaanmu tidak bisa kujawab.
Naomi [Private Chat]: Ah...
Naomi [Private Chat]: Ih...Toshi,,,, Apaan sih /
Toshi [Private Chat]: Heh.
HEHEHUEHUHEUEH ASOLELE DIGIDAW AWEU AWEU. Noritoshi kini sudah berputar-putar kegirangan sendiri di kursi belajar berodanya, seperti orang sinting. Ingin rasanya bibir berteriak ANJAAAY tapi takut kamar sebelah terganggu dan terkejut terheran-heran karena kata kasar dan Noritoshi bukanlah jodoh maupun teman serasi.
Naomi [Private Chat]: Ngomong2, hari ini sibuk ya buat kamu?
Toshi [Private Chat] : Ya, hari ini cukup padat. Ada urusan.
Naomi [Private Chat]: Ada urusan?
Toshi [Private Chat]: Ah. Pekerjaan.
Pekerjaan kelompok alias kerkom matkul yang menguras kesabaran lahir batin! Tambah Noritoshi dalam hati. Tapi ia tidak akan menyebutkan dengan detil, tentu saja supaya Naomi memiliki gambaran yang lebih keren tentang dirinya.
Naomi [Private Chat]: Toshi-kun keren. Banyak istirahat, ya? Pasti capek kerja seharian begitu :(
Toshi [Private Chat]: Bukan masalah besar. Tidak usah khawatir
Naomi [Private Chat]: Tapi kalo aku khawatir? :((
Toshi [Private Chat]: Apa boleh buat :)
Naomi [Private Chat]: Ish.. :^((
Toshi [Private Chat]: Gimana kalo kita masuk ke chat guild dulu? Absen malam.
Naomi [Private Chat]: Hiih pake ngalihin topik :( tapi yaudalahh
Guild adalah istilah untuk organisasi atau klub yang menampung pemain-pemain di game dalam jumlah tertentu. Di dalam guild, terdapat posisi Guild Master yang merupakan posisi ketua, kemudian Vice Administrator sebagai wakil, baru kemudian anggota-anggota. Guild sendiri sangat berguna dalam mempermudah setiap anggotanya dalam membentuk party atau kelompok bertarung untuk berkeliaran melawan musuh, menjalankan misi-misi musiman dan mingguan, juga menaklukan dungeon (tempat melawan serangkaian kelompok musuh dengan tantangan dan rintangan untuk sekadar mencetak rekor kemenangan atau demi mendapatkan item-item berguna) dan domain (hampir sama seperti dungeon, namun item-item di tempat ini cenderung lebih spesifik ke alat bahan yang dibutuhkan untuk menaikkan level aksesoris pemain yang dikenal dengan istilah artefact, juga level senjata) di permainan ini.
Di dalam permainan Vision Saga, Noritoshi tergabung dengan sebuah guild kecil yang berisi pemain-pemain yang cukup kuat, SPIRAL Guild. Mereka diakui kuat oleh beberapa guild lain karena kemampuan tiap anggotanya yang bisa dibilang cukup fleksibel dan memiliki gaya bermain yang khas, baik itu secara individu atau sinkronisasi berkelompok. Guild Masternya adalah seorang pemain laki-laki bernama RoaringTiger yang sudah berlevel 100 dan Vice Administrator atau wakilnya bernama June, pemain laki-laki lain yang berlevel 95. Selain mereka, ada satu anggota lagi (di luar Toshi dan Naomi), yakni SugarPriest, pemain laki-laki yang tengah berada di level 70.
[ SPIRAL GUILD ]
Toshi joined the chat.
Naomi joined the chat.
RoaringTiger: CIE HAHAHA
RoaringTiger: Bareng ni yee masuknya kalian~
RoaringTiger: Serius nih aku tanya kesekian kalinya. Kalian tuh pacaran ya?
Naomi: Bukan gituu ih Tigerr!
Naomi: Sembarangan aja -3-
Naomi: Kita cuma ga sengaja ketemu terus sekalian bareng deh!
Naomi: Toshi, bilangin dong!
Toshi: Bukannya kamu nungguin aku?
Naomi: TOSHI
June: Uhuk.
SugarPriest: Hahaha. Siapa yang mau taruhan mereka bakal jadian bentar lagi?
RoaringTiger: Aku! LOLOL
June: Buat apa? Itu sih sudah jelas kan
June: Seenggaknya buat di game.
SugarPriest: Kalo gitu, taruhan jadian di dunia nyata? Siapa mau?
June: Hm. Boleh dipertimbangkan
Naomi: KALIANN ! Q_Q
Toshi: Hahaha
Naomi: Malah ketawa.. -_-""
Toshi: Yah.. Habisnya kan..
Naomi: Kenapa?
Aku kan memang ingin jadian sama kamu, batin Noritoshi, senyum tipis mengembang di bibirnya, kedua matanya memejam perlahan penuh harap. Tunggu momen yang tepat, semua ada waktunya. Ia berpesan kepada dirinya, sebelum Jarinya mulai mengetik balasan.
Toshi: Lucu aja hahaha
Naomi: Ish.. Kamu ini...
RoaringTiger: Dilarang bucin sebelum jadian! :PP
June: Jadian wajib kasih PJ
SugarPriest: Bucin di guild kena tarif per jam ;)
Naomi: Kalian ngomong gitu seolah kita udah jadian.. -_-"""
June: Gas lah
Naomi: JUNEEE -_-
SugarPriest: Kita jadian juga gimana, June?
June: Kamu? Dengan levelmu yang masih 70 itu?
RoaringTiger: LOLOL Yang sabar Sugar! HAHAHA
SugarPriest: June gitu banget ah, sakit hati nih TT lolol
Toshi: LOLOL
RoaringTiger: Ah iya, ngomong2.. Aku mau pasang pengumuman dulu.
Toshi: Oh? Oke. Silakan ketua.
Pengumuman? Noritoshi mengangkat satu alisnya sembari bertopang dagu, menatap pesan dari Guild Masternya lekat-lekat. Seingatnya pengumuman maintenance, event yang berjalan serta misi-misi lain sudah di bahas beberapa hari silam. Tidak ada kejadian signifikan lagi setelah itu. Tumben sekali ketua guildnya memasang pengumuman tiba-tiba.
Ada apakah gerangan?
TBC
A/N : Udah lama saya kepikiran pengen buat fanfiction yang temanya game online, karena emang suka main dan baca cerita tentang hal ini. Tadinya ini mau dipake ke salah satu pair haikyuu, tapi eh saya keburu jeblos ke jurang JJK dan jadilah fanfiksi ini wkwk. Darimana pair ini? Kok ada-ada aja? Anda bingung? Sama, saya juga wwkwkwk. Sekalian buat latihan nulis cerita dalam bahasa sendiri, rasanya jujur masih agak sulit tapi semoga-moga nanti terbiasa.
Terimakasih buat yang udah baca. Update mungkin nggak bisa cepat-cepat, semoga ada yang menunggu lanjutannya selain saya hehehe. Kalau berkenan, bisa klik favorit dan tinggalkan review di sini, ya!
Sampai jumpa nanti!
p.s.: More characters to be announced, and there will possibly be a second pair :^) Ada yang bisa tebak siapa saja nama asli RoaringTiger, June dan SugarPriest?
VISION SAGA DATABASE #1
Profile of The Day
Nama Asli: Kamo Noritoshi
Username: Toshi
Level: 65
Jenis Kelamin: Laki-Laki / M
Senjata: Bow
Penampilan: Rambut dikuncir kuda dan satu set pakaian tradisional pendeta kuil shinto
Posisi di dalam party: Bisa menjadi Sub-DPS (biasanya ini) maupun Support
Skill Spesial di VS: Potion Master ( Ahli membuat ramuan)
Trivia of The Day:
- Sub-DPS : Pemain yang bertugas membantu DPS utama dalam menjadi damage dealer (penyerang utama yang memiliki daya serang besar ke musuh karena stat attacknya tinggi).
- Support: Pemain yang bertugas mendukung timnya dengan menyediakan shield sebagai pelindung dan buff untuk menaikan daya serang ataupun status lainnya, serta menghambat lawan dengan memberikan efek-efek sementara yang merugikan mereka atau debuff, seperti poison (HP / nyawa berkurang perlahan), stun (terdiam di tempat), memperlambat langkah, dan lain sebagainya.
