Ch1: Mati


Disuatu tempat putih yang cukup terang terlihat dua anak orang laki-laki terbaring tidak sadarkan diri. Sementara itu di hadapan mereka terlihat seorang perempuan sedang duduk sebuah singgasana menatap keduanya.

"Hei kalian berdua cepat bangun! Mau sampai kapan kalian berbaring disitu?" Kesalnya.

"Hmmm..."

"Hei bangun!!!!" Teriaknya.

"Uwaaaaa!!!"

"Apa? Dimana ini?" Bingung salah satu anak laki-laki bernama Serya Raya.

"Astaga!!! Apa kita sudah mati?!!!" Lanjut yang satunya lagi bernama Ryuji Sinto.

"Ya kalian berdua sudah mati!"

"Pe-perempuan? Tunggu dulu kayaknya aku kenal wajahmu deh?" Ucap Ryuji.

"Siapa ayo?" Tanya si perempuan.

"Kau kan Aqua!!!" Teriak Ryuji sambil menunjuk-nunjuk Aqua.

"Tidak sopan sekali, panggil aku Dewi Aqua!!!" Balas Aqua dengan jengkel.

"Aku mohon maaf atas kelakuan tidak sopan temanku ini Ryuji, Dewi Aqua!" Ucap Serya sambil menundukkan kepala temannya itu.

Aqua terdiam sejenak.

"~Ya ya aku maafkan kalian"

"Oi Serya untuk apa minta maaf dia itu Dewi tidak berguna tau, lagipula dia itu karakter Anime!" Protes Ryuji.

"Mau karakter kek, aku tidak peduli, setidaknya kau sopan harus dengannya" Balas Serya.

"Tunggu dulu kalau kau ini Dewi Aqua...artinya kami berdua sudah-

"-Mati" Potong Aqua dengan santainya.

"Apaaaaaa mati!!!!!!!!!" Teriak Serya dan Ryuji bersamaan.

"Ya mati, tapi sudah lupakan itu sejenak, aku punya tugas penting untuk kalian berdua!"

"Tugas penting?" Tanya Serya.

"Maksudmu kami berdua di kirim kedunia lain? Seperti dirimu dan Kazuma, kan?" Lanjut Ryuji.

"Ya seperti itulah, dan oi yang kau maksud itu adalah diriku versi alternatif, jadi jangan samakan aku dengannya, paham?!!" Ucap Aqua sambil menatap tajam ke arah Ryuji.

"Woaa ngeri!!" Ryuji mundur perlahan.

"Jadi dunia seperti apa yang akan kami datangi nantinya?" Tanya Serya.

"Hmmm...biar kulihat sebentar" Ucap Aqua sambil membolak-balik sebuah buku tebal.

"Ahh ini dia!! Dunia Date A Live!" Seru Aqua.

"Haaaaaaah Date A Live!!!!!! Maksudmu dunia anime dengan para cewek Spirits yang punya kekuatan luar biasa gila untuk menghancur dunia?"

"Yap tepat sekali, tapi versi alternatif, jadi tidak akan berpengaruh kepada versi animenya!"

"Tidak-tidak aku menolak!!" Protes Ryuji.

"Hei kalian pikir aku mengirim kalian berdua tanpa persiapan terlebih dahulu? Cukup dengarkan ucapanku dan akan kuberi kalian berdua kekuatan untuk hidup disana" Sahut Aqua.

"Eh kekuatan? Maksudnya kekuatan overpower penakluk spirits atau menjadi pahlawan disana?"

"Hei kau terlalu berlebihan tau, mana mungkin aku memberi kalian kekuatan sekuat itu" Jawab Aqua.

"Jadi?"

"Cepat buka kedua tangan kalian" Perintah Aqua.

Sesuai perintah Aqua mereka pun membuka telapak tangan, lalu Aqua memberikan semacam cahaya yang perlahan masuk kedalam telapak tangan mereka.

"Cuma itu?" Tanya Ryuji karena merasa tidak ada perubahan pada dirinya.

"Ya hanya itu" Jawab Aqua.

"Jadi kekuatan seperti apa yang anda berikan barusan, Dewi Aqua?" Tanya Serya.

"Sebuah kekuatan agar kalian dapat kebal dari efek kekuatan Spirits di Dunia Date A Live, tapi serangan fisik masih berefek kepada kalian!"

"Cuma itu?!!!"

"Kau ini dari tadi protes melulu, nah ambil ini jika kurang?!" Kesal Aqua sembari melempar sebuah tas ransel ke arah Ryuji.

"Haah botol?" Bingung Ryuji setelah melihat isi tas tersebut.

"Botol katamu?" Serya yang penasaran pun melihat isi tas tersebut dan dia kaget melihatnya.

"Ini kan Fullbottle dan sepasang Build Driver?" Heran Serya.

"Hah Fullbottle? Build Driver apa itu?" Bingung Ryuji.

"Sumber kekuatan bagi Kamen Rider Build kau tau!!"

"Ohh Kamen Rider toh, maklum aku tidak menonton Kamen Rider" Ucap Ryuji.

"Jadi Dewi Aqua untuk apa anda memberi kami berdua benda ini?" Tanya Serya.

"Untuk membantu kalian menghadapi bahaya di sana, lagipula benda itu sungguhan"

"Sungguhan anda bilang?"

Serya yang penasaran langsung mencoba memasang Build Driver kepinggang dan ternyata langsung otomatis terpasang.

"I-Ini sungguhan! Yosh saatnya!!"

"Tahan dulu! Jangan berubah disini dulu!" Ucap Aqua.

"Kenapa?"

"Karena waktu kalian disini sudah habis, jadi aku harus segera mengirim kalian berdua kesana!" Ucap Aqua.

"Be-begitu ya sudahlah" Ucap Surya.

"Sudahlah kalian cepat masuk kedalam sana!" Perintah Aqua sambil menunjuk sebuah portal.

"Baiklah sampai jumpa Aqua-sama!" Ucap Ryuji, lalu dilanjutkan opeh Serya yang membungkuk menghadap Aqua.

"Terima kasih banyak!"

Mereka berdua memasuki portal tersebut. Setelah beberapa detik kemudian.

"~Haah kuharap mereka baik-baik saja" Ucap Aqua sambil menghela nafas.

"Jadi kau sudah mengirim mereka kesana" Ucap seorang pria berambut coklat, memakai jas hitam, kaos hampir pink, celana hitam, dan membawa sebuah kamera.

"Ohh Tsukasa-kun rupanya"


"Arrgh apa-apaan itu tadi? Pendaratannya tidak mulus!!" Kesal Serya.

"-Ryu? Oi Ryuji kau dimana?! Woi?!!!"

'Boooom!'

Serya segera berlari mendekati sumber suara dan disana dia melihatRyuji bersama dengan seorang anak laki-laki seusinya.

"-Sudah kubilang jangan mendekatinya, Shido!!"

Selain mereka berdua disana juga terlihat seorang gadis dengan armor ungu dan sebuah pedang besar, menatap Ryuji dan anak laki-laki tersebut.

Sang gadis mengarahkan pedangnya ke arah mereka.

"Awas!!!" Ryuji langsung menarik anak laki-laki Shido.

Keduanya lalu berbalik dan melihat bangunan yang hancur akibat serangan barusan.

"Hiiiiii!" Keduanya bergidik ngeri.

Sang gadis kembali mengarahkan pedangnya ke arah mereka berdua dan bersiap untuk melanjutkan serangannya.

"Astaga apa yang dia lakukan!" Serya langsung berlari ke arah mereka sembari melakukan perubahan.

"Henshin!"

[Rabbit Tank Yeah]

Bersambung