Seperti yang sudah kita duga, skandal benar-benar terjadi. Beberapa berita menerbitkan berita yang isinya sebenearnya cuma foto trio matoba-natori-natsume menyebar. Tapi hanya sampai disitu saja, karena manager Natori sudah mengatasinya.
Masalah lanjutan yang sedang terjadi adalah... Ujian kelulusan natsume.
Beserta surat part 2 dari matoba.
.
.
.
.
UJIAN KELULUSAN
(YANG BAIK-BAIK SAJA)
by : IA-chi
.
.
.
.
"APAAAA!!! LAGI!?" Teriakan nyanko-sensei yang hampir menelan sakenya.
"Aaaa, aku baca dulu."
_isi surat/
Natsume-kun. Maaf menganggu waktu belajarmu. Aku tahu kau sibuk mempersiapkan ujian. Tapi aku sangat minta tolong padamu.
Kau tahu sekolah B? Katanya disana para siswa sering diganggu saat ujian. Oleh karena itu, sekolah meminta kami untuk mengusir ayakashi disana.
Oh ya, aku sudah mengusahakan agar kau mengikuti ujian kelulusan disana. Semoga nilaimu bagus Natsume-kun.
Matoba
/"Sudah."
"Apanya?" nyanko-sensei menuang kembali sakenya di gelas.
"Matoba-san sudah sudah membuatku akan ujian kelulusan disana."
"Yaampun. Cuman tempat ujian. Jadi apa hubungannya dengan matoba"
"Katanya sekolah itu sering diganggu ayakashi saat ujian"
"Hadeh, merepotkan. Benar-benar matoba."
.
Dan benar, keesokan harinya ada pengumuman bahwa lokasi ujian kelulusan tidak pasti di sekolah masing-masing. Sekali lagi benar sekali, natsume di tempatkan di sekolah B.
"Sekolah B yang angker itu, kan?" Nishimura.
"Heeh, semoga nilaimu baik-baik saja natsume xixixi" kinamoto
"Emang rumor itu beneran?" Tanuma
"Kudengar si demikian."
Natsume yang mendengar hanya bisa tertawa sambil meratapi nasibnya dan nasib nilainya.
"Tadaima~"
"Okaeri Takashi-kun."
Natsume berjalan ke dapur dan menemukan ibu asuhnya sedang memotong buah.
"Apa yang sedang Tohko-san buat?"
"Ahh, ini salad. Aku meniapkan untuk Takashi-kun makan besok. Sekolah B cukup jauh bukan? Apa uangmu masih cukup?"
"Masih kok Tohko-san."
"Nanti shigeru-san akan memberimu uang. Nah ini salad-mu sekarang takashi-kun."
"Terima kasih Tohko-san." Setelah habis, natsume pun pergi ke kamarnya.
.
~~ MALAM ~~
"Minna, BESOK AKU UJIAN BISAKAH KALIAN PERGI DARI KAMARKU SEKARANG." Seperti biasa, ayakashi kenalan natsume berkumpul dan minum-minum di kamar natsume.
"Hehehe, gapapa Natsume-sama. Lagian cuman ujian doang. Hik." "Cuman ujian, cuman ujian." Chukyuu
"Ayolah Natsume, lebih baik minum-minum dengan kami, kan. Daripada stress." Hinoe menawarkan Natsume.
"Aku belum cukup umur. Dan kumohon pergi sekarang. Aku mohon."
Dan endingnya Natsume begadang dan tidak belajar. Hingga keesokan harinya.
.
--HARI UJIAN--
"N-natori-san."
"Ah, selamat pagi Natsume. Kudengar kau mau ujian dan tempatnya cukup jauh. Karena tempat syutingku juga dekat situ, kupikir lebih baik bersama saja."
"Wahh, Natori-kun baik sekali. Jadi, segera siap-siap Takashi-kun.
"I-iya."
Hari pun dimulai dengan bertemunya Natori Shuuichi. Bertemu Matoba di mobil yang sama.
"Selamat pagi, Natsume-kun." Sapa Matoba Seiji.
"Ehhh, kenapa bocah Matoba juga disini." Nyanko-sensei berteriak di bahu Natsume.
"Hahaha, maaf Natsume-kun. Aku tidak bermaksud membohongimu. Tapi satu-satunya kenalanku yang bisa mendukung pekerjaan hari ini hanyalah kamu." Matoba
"Tapi bisakah tidak sekarang. Aku mau ujian kelulusan."
"Mau bagaimana lagi, Natsume. Ayakashi itu juga datang hanya saat ada ujian. Jadi ayo berangkat." Natori mempersilahkan Natsume duduk terlebih dahulu.
"Jadi rencananya-"
"Aku menolak, hari ini aku mau mengerjakan ujian dengan baik. Aku menolak menuruti keinginan Anda." Natsume memotong.
"Ohh, baiklah." Matoba
"Tapi, Matoba-sama." Bawahan Matoba yang menjadi sopir menanggapi.
"Tidak apa, lagipula Natsume-kun harus konsentrasi dengan ujiannya. Apapun yang terjadi rencana tetap berjalan walau Natsume-kun ikut atau tidak." Matoba
Kemudian perjalan hening sejenak hingga natsume membuka mulut.
"Ano, Natori-san. Apakah soal pekerjaanmu itu adalah ini?" Maksud Natsume adalah ketika Natori mengatakan kepada Tohko bahwa pekerjaannya searah dengan tempat ujian Natsume.
"Ahh, itu bukan bohong kok. Aku belum pernah memerankan tokoh sebagai siswa yang akan ujian di tempat angker jadi managerku memintaku untuk mengamati situasi disana. Yah, pekerjaan sebagai aktor memang sulit, bukan~" tiba-tiba ada kelap-kelip di belakang Natori.
.
--SAMPAI--
"Aku akan ke kelas. Terima kasih sudah mengantarku. Aku berangkat."
"Hati-hati Natsume." Ucap Natori dan melambaikam tangan.
"Jadi, Matoba-"
"Seiji." Potong Matoba
"Hahhh (menghela napaa). Jadi Seiji, kau bilang rencana, apa aku masuk ke rencanamu?"
"Tidak, kok. Lagipula aku yakin Shuuichi-san tidak akan menghalangi rencanaku."
"Lalu yang Natsume itu?"
"Ahh, kalau itu. Aku akan menugaskan beberapa orang untuk berada di ruangan Natsume-kun. Pasti ada ayakashi yang tertarik dengan Natsume-kun. Kau pasti setuju, kan, Shuuchi-san."
Dan benar saja. Banyak ayakashi yang menggangu Natsume mengerjakan ujian. Tidak hanya itu, 'peperangan' di samping telinganya juga mengganggunya. Lebih tepatnya ayakashi yang mengelilingi Natsume sedang dilawan oleh shiki Matoba dan Natori. Jadi yang Natsume dengar dan lihat adalah peperangan mereka yang sengit.
"Waktu tinggal 15 menit."
'hah? Tinggal 15 menit? Kertasku masih banyak kosong.' keluh Natsume dalam hati.
'akhh, kerjakan saja sebisannya. Tolong tangan terlalu berisik.'
"Ujian selesai. Silakan berdiri dan tinggalkan ruangan." Dan Natsume tidak bisa menyelesaikan semua soalnya.
"N-natsume. Kau baik-baik saja?" Tanya Natori karena melihat ekspresi Natsume yang buruk. Dan sepertinya Matoba juga ingin menanyakan hal yang sama.
"Tidak-apa-apa. Kalau-begitu-saya-permisi." Ucap Natsume yang telihat sangat kesal.
"Shuuichi-san, apakah kita perlu meminta maaf pada Natsume-kun?"
"Kurasa perlu."
--AFTER 2 WEEK--
_PENGUMUMAN UJIAN KELULUSAN_
30. ...
31. Natsume Takashi / Lulus
Matematika : 10
(lainnya) : 24
(lainnya) : 81
Bahasa inggris : 100
Sastra jepang : 100
"H-hebat. Padahal 2 lainnya bobrok." "Nishimura! Selamat Natsume-kun. Nilaimu ada yang sempurna."
"Pasti gara-gara kau di tempat angker itu. Apa kau dihantui Natsume."
"Hahaha." Peringkat 31 memang bukan peringkat yang bagus. Tapi setidaknya tidak terlalu akhir.
"Huhh, Natsume mah enak. Setelah ini pasti kuliah di luar neger deh." Nishimura
"Iya nih. Hah, aku kuliah dimana ya."
'Kuliah diluar ya. Pasti jauh dari Tohko-san dan Shigeru-san.' urusan biaya sudah beasiswa, tapi luar negeri kan jauh.
maaf lama ga update. Ga ada ide samsek. Kebetulan ini lagi ujian jadi kepikiran buat cerita ini. Maaf klo ga nendang. IA-chi mulai lupa gaya tulisannya wkwk
Ada yg punya ide buat chapter lanjutan?
