Disuatu mall dikawasan seoul yang cukup besar tepatnya di DootaDutyFree sedang diadakan acara fansign aktris cantik terkenal bernama do kyungsoo yang sedang ditemani oleh sang pacar yaitu park chanyeol sang CEO Park company yang sudah membawahi banyak bidang perusahaan baik rumah sakit,mall,hotel dan juga swalayan, yah dapat dikatakan ia adalah salah satu pengusaha terkaya yang berada di korea.

"Mom, ayo kesana!!" Teriak seorang anak lelaki kecil yang terus menarik dress ibunya

"Sebentar yah sayang, mommy masih membereskan belanjaan ini, jesper kesana duluan nanti mommy susul. Jangan lupa pesen mommy apa?"

Sahut sang ibu sambil tersenyum

"Jangan mendekati kerumunan dan jangan nakal,right mom?" Sahut jesper dengan gembira

"Pintarnya anak mommy" sang ibu tak tahan untuk tidak mencubit pipi gembil sang anak. Sang ibu itu adalah byun baekhyun, dia memiliki putra tampan bernama byun jesper dan bekerja sebagai pekerja kantor disalah satu kantor biasa.Mungkin kalian masih bingung mengapa jesper bermagakan byun, hal itu karena jesper hanya memiliki Baekhyun atau dengan kata lain Baekhyun adalah seorang single mom.

Disisi lain lobby mall

Kerumunan fans aktris do kyungsoo sungguh sangat ramai hingga sang anak kecil bernama jesper tadi tidak dapat melihat sang artis.

"Do kyungsoo, bagaimana perasaan anda dapat berjumpa dengan fans anda?" Tanya sang mc

Do kyungsoo menjawab dengan senyuman manis "tentu saja saya merasa sangat bahagia!"

"Wah sangat terlihat anda sangat bahagia, apalagi saat ini sedang ditemani dengan sang kekasih, bukan begitu do kyungsoo?" Tanya sang mc sangat antusias dan hanya di balas senyuman seraya melihat ke arah sang kekasih yang kini sedang duduk di kursi vvip didepannya.

Setelah menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan tibalah pada akhir acara dimana do kyungsoo membuang beberapa lembar foto yang sudah ia tanda tangani, tak ayal kerumunan fanspun berlari berdesakan kedepan agar ia mendapatkan selembaran itu tanpa memperdulikan sekitar termasuk anak kecil bernama jesper ikut terdorong kedepan diantara fans ia pun mencoba untuk keluar dari kerumunan namun hal tersebut sungguh tidak memungkinkan hingga hal yang ditakutkan pun terjadi

Brakkk

Bagian panggung tersebut pun roboh, fans berhamburan dan para bodyguard mencoba mengamankan sang artis do kyungsoo

"Ada korban!! Ada korban!!" Teriak salah satu fans

Park chanyeol sang pacar dari do kyungsoo yang tadinya hanya menemani kini

ikut turun tangan menangani korban yang ternyata adalah anak kecil tersebut. Ya benar korbannya adalah jesper.

Setelah Baekhyun selesai dengan urusannya ia berniat menemui sang anak diantara kerumunan yang telah ia duga menjadi penyebab hilangnya fokus sang anak karena ia sangat mengetahui bahwa sang anak sangat mengidolakan do kyungsoo. Lalu ia menggeleng pelan ketika pikiran gemashnya kepada sang anak terlintas.

Sesampainya disana hal yang pertama ia lihat adalah tidak ada kerumunan fans lagi, panggung setengah hancur dan pikiran byun baekhyun pun kini diliputi rasa resah gelisah

"Tidak...tidak... JESPER... sayang kamu dimanaa"

"JESPER...BYUN JESPER" ia terus meneriakkan nama sang anak bersamaaan dengan seorang petugas menghampirinya

"Apakah anda memiliki anak laki2 berbaju biru muda nyonya?" Tanya sang petugas. Dengan reflek baekhyun langsung berbalik dan menganggukkan kepala. "Anak anda sudah dilarikan kerumah sakit Park Hospital, ia terkena reruntuhan panggung" jelas sang petugas. Seketika tubuh baekhyun menegang, sungguh bukan ini yang ia inginkan. Bukan ini yang ia ingin dengar. Tanpa aba2 ia menjatuhkan seluruh barang bawannnya dan berlari mencari taxi untuk menemui sang anak. "Tidak...jesper tidak... jangan tinggalkan mommy" disepanjang jalan ia terus merapalkan hal yang sama berulang2

At Park Hospital

Baekhyun terus berlari tak tentu arah sesampainya di UGD yang ia tau ia harus menemukan jesper dengan kondisi selamat. Hingga akhirnya ia membuka salah satu tirai dimana jesper terbaring lemah dengan alat bantu pernafasan dan beberapa jarum suntik yang telah menusuk tangan mungilnya. Wajah jesper yang putih kini berhiaskan banyak bercak darah, bibirnya yang kian memucat, nafasnya yang kian tersengal sungguh membuat baekhyun langsung jatuh terduduk disisi ranjang dan mengeluarkan air mata yang kian membasahi pipi cantik sang ibu.

"Permisi, apakah anda wali dari anak ini?" Tanya sang dokter

"Iya betul, tolong tolong tolong hiks anak saya dokter... tolong selamatkan dia hiks" jawab baekhyun dengan nada sangat pelan namun tersirat kesedihan disana.

"Tentu nyonya kami akan berusaha semaksimal mungkin, namun sekarang kondisi anak anda terjadi pendarahan hebat dikepala dan kami membutuhkan sedang kehabisan stock donor darah sekarang. Apakah anda bergolongan darah O? Atau mungkin ada keluarga yang bergolongan sama? Karna saat ini kami perlu mengoperasi anak anda dan melakukan donor darah secepatnya"

Dunia yang dipijak baekhyun sungguh runtuh, ia tidak dapat melakukan donor darah karena darahnya sendiri adalah A dan ia tidak memiliki keluarga siapapun disini. Baekhyun sungguh binggung,hingga tak sengaja ia bertatapan dengan manik hitam tajam seorang pria tinggi bernama park chanyeol.

Chanyeol awalnya hanya sekedar melihat kembali di ugd memastikan wali sang anak tadi telah datang. Namun ketika ia bertatapan dengan wali sang anak ia sungguh terpaku dengan bola mata bening yang sembab itu namun karena tak ingin ambil pusing ia berlalu menjauhi ugd berniat kembali kemansionnya. Namun belum beberapa langkah ia berjalan, ia merasa seseorang memegang erat kaki kanannya dan betapa terkejutnya sang park chanyeol bahwa byun baekhyunlah yang sedang berlutut merapalkan beberapa kalimat yang asing ditelinga sang ceo tersebut.

"Aku mohon, aku mohon sekali saja selamatkan anakku, aku mohon donorkan darahmu aku mohonnn hikss" isak baekhyun

"Siapa anda?" Tanyanya dingin

"Aku sibuk, cari donor lain saja"

Ketika hendak menghempaskan tangan baekhyun, gerakannya terhenti karena dengan lantang ia menyebut "KAU PARK CHANYEOL KAU HARUS MENOLONGNYA KARNA DIA ADALAH ANAKMU". Badan chanyeol seketila menegang.ia tak dapat berkata2 lagi ketika ia mencoba mencerna namun tidak satupun kalimat wanita itu masuk dalam otak pintarnya. Dan entah mengapa ia mendekatkan diri ke ranjang sang anak dimana para dokter berkumpul dan tanpa aba2 ia langsung berkata "saya yang akan mendonorkan darah", seketika seluruh dokter dan juga perawat langsung menoleh dan tanpa tunggu salah satu perawat langsung berkata "syukurlah! Mari saya antar tuan".

Disisi lain baekhyun termenung dengan hal yang barusan ia katakan. Apakah benar jalan yang ia ambil. Namun kembali ia berfikir semua untuk jesper, yang terpenting jesper selamat dan setelah jesper sehat ia akan langsung pindah dari korea menuju Jerman. Ia merapalkan bahwa ini terakhir kalinya ia berada dikorea. Ia harus pergi jauh agar tidak menemui pria tinggi bernama park chanyeol itu lagi. Ya dia harus tidak-pernah bertemu dengan pria itu lagi.Selamanya.

TBC/END?

Anyeong chinggu! Ini adalah first story yg aku buat berdasarkan film-film dan juga beberapa keadaan nyata yang aku gabungkan dalam cerita ini. Mohon supportnya dan juga COMMENT yah!!