Disclaimer: All characters are not mine.

Naruto [Masashi Kishimoto] High School DxD [Ichiei Ishibumi] Mobile Legends Bang Bang [MOONTON] Amagi Brilliant Park [Shoji Gatoh]

Warning or Note: Ini fanfiksi Multi-crossover!


~Opening: Date a Live by Sweet ARMS~


Chapter: Naruto vs Lancelot.

Naruto kini sudah sampai di Lantai Kedua Belas. Dirinya tengah berdiri di depan pintu masuk dari Kuil Pisces tersebut. Naruto mulai melangkahkan kakinya masuk.

Ketika sudah didalam, Naruto mulai memandang sekitar. Yang tampak tidak ada perubahan sama sekali. Seluruh ruangan disini, tak jauh beda dengan tempat Aurora ketika menonaktifkan kekuatan cincinya.

Apa mungkin dia tidak menggunakan cincinnya?

Cukup lama manik Blue-Shapire itu melihat-lihat seluruh ruangan.

"Selamat datang di Kuil Pisces, Naruto-sama."

Sebuah suara tiba-tiba terdengar menyambut kehadirannya. Naruto kemudian menoleh ke asal suara tadi. Dia mendapat sebuah pemandangan seorang pria tampan dengan surai pirang panjang bergelombang, tengah merendahkan tubuhnya.

Dialah sang Guardian Lantai Kedua Belas.

Pisces Lancelot.

Pemuda berambut pirang itu membungkuk hormat tuannya.

"Setelah bertahun-tahun menunggu, akhirnya saya bisa bertemu dengan anda kembali, Naruto-sama." Lancelot berbicara dengan masih mempertahankan posisi membungkukan badan.

"Senang mendengarnya," ujar Naruto tersenyum menanggapi.

Lancelot mulai menegakan badannya dan menatap tuannya dari balik matanya.

"Ngomong-ngomong, Lancelot."

"Kenapa kau tidak menggunakan kekuatan cincinmu?" ujar Naruto mulai bertanya. Ia penasaran dengan alasan Lancelot tidak menggunakan Ring of Absolute. Karena dengan menggunakan cincin itu, kekuatan dari penggunanya akan bertambah menjadi dua kali lipat dari kekuatan aslinya.

"Maafkan saya. Sebenarnya, saya sudah memikirkan hal itu tadi. Ketika saya mengingat amanah anda dulu saat memberikan Ring of Absolute ini. Bahwasanya saya harus menggunakan Ring of Absolute ketika berhadapan dengan seorang musuh di Lantai Kedua Belas ini."

"Mengingat anda itu tuan saya, bukan musuh saya. Saya berpikir untuk tidak menggunakannya dulu." Naruto diam sambil menyimak penjelasan dari pria didepannya itu.

"Lagipula yang akan kita lakukan disini hanya beradu pedang, sekaligus membangkitkan salah satu kekuatan anda, Agilion. Saya pikir tempat seperti ini dirasa sudah cukup," ujar Lancelot mengakhiri penjelasannya.

Naruto mengangguk paham.

"Baiklah kalo begitu. Kita mulai saja, Lancelot," kata Naruto tersenyum tipis

"Wakarimashita." Lancelot membungkuk pelan dan mengeluarkan pedang Espada ropera yang berada dibalik tubuhnya. Tangan kananya mulai mengarahkan bilahnya ke arah Naruto yang berada tak jauh didepannya.

"Anda sudah siap, Naruto-sama?"

Naruto hanya tersenyum tipis. Dia tidak menjawab pertanyaan Lancelot barusan.

"Gate Open."

Dua kata terucap di bibir Naruto. Tidak lama, sebuah portal berwarna kuning muncul di sebelah Naruto. Portal itu mengeluarkan sebuah pedang berwarna hitam dengan panjang 70 cm. Pedang asal Jepang yang terkenal dengan pengguna samurainya. Ya apa lagi kalau bukan, Katana.

Naruto mulai memasang kuda-kuda, begitu juga Lancelot.

Keduanya diam, dengan senyum tipis di wajah masing-masing.

Satu detik.

Masing-masing tangan memegang erat pedang yang dipegang

Detik yang kedua.

Otot di kedua kaki mereka sedikit melemah

Tiga detik.

Keadaan disekitar menjadi hening.

Hingga.

Di detik keempat. Otot kedua kaki mereka menguat, dan bergerak maju menyerang lawannya.

Ctang!

Cting!

Dan, dimulailah pertarungan adu pedang antara Naruto dan Lancelot. Hanya suara-suara dentingan pedang yang terdengar menggema di ruangan tersebut.


Agilion.

Salah satu kemampuan yang Naruto miliki, yang mengandalkan dalam hal kelincahan, atau disebut juga agility. Kemampuan ini bisa dikatakan cukup merepotkan, baik itu dalam menyerang, bertahan, atau melarikan diri dengan gerakan-gerakan lihai tak terduga dan sulit diprediksi dari si pengguna.

Pisces Lancelot. Satu-satunya Guardian yang memiliki kemampuan tersebut. Dengan keahliannya dalam bermain pedang Rapier, membuat keberadaan Lancelot tidak bisa dipandang sebelah mata. Kemampuan luar biasanya dalam bermain pedang Espada ropera, dikombinasikan dengan Agilion menjadikan Lancelot sebagai lawan yang sulit dikalahkan.

Di Sanctuary. Lancelot tidak kuat, seperti; Leo Badang, atau Capricorn Martis. Tapi, dia yang mendapatkan title sebagai Guardian paling Mematikan dari Dua Belas Guardian Sanctuary. Hal yang wajar jika Naruto kesulitan untuk mengalahkan Lancelot.


Lantai Kedua Belas

Kuil Pisces.

Ctank!

Cting!

Suara-suara dentingan pedang, terdengar menggema di satu ruangan. Kedua pemuda itu dengan sebuah pedang digenggamannya masing-masing, beberapa kali melakukan gerakan-gerakan cepat dengan gerakan ayunan pedang seperti; menusuk dan menebas. Tak terlihat satu dari keduanya yang ingin mengalah, keduanya tampak menikmati permainan adu pedang mereka dengan senyuman di wajah masing-masing.

Tap!

Keduanya kembali ke posisi semula. Satu detik, si pemuda beriris mata biru menghentakan kaki dan melesat ke arah lawannya. Lancelot diam menunggu, lalu setelahnya ia mulai melangkah mundur ke belakang untuk menghindar dan sesekali melancarkan serangan balik.

Swush~

Swush~

Lancelot kini melancarkan serangannya dengan gaya tusuk-menusuk secara beruntun, yang membuat lawannya, Naruto, bersusah payah bertahan tanpa mampu menyerang balik dengan melakukan gerakan tepis, mengelak, dan menghindari semua serangan yang mengarah ke tubuhnya.

Slash!

Namun meski sudah dalam posisi bertahan, Naruto tetap saja mendapatkan luka berupa tusukan dan sayatan pedang di tubuhnya. Naruto tanpa memperdulikan semua luka dan rasa sakit yang diterimanya itu, dengan pikirannya lebih fokus ke pertarungannya. Karena jika sekali saja pikirannya teralihkan oleh rasa sakit di tubuhnya, maka hal fatal lainnya yang lebih menyakitkan akan diterima oleh tubuhnya.

Pertarungan berjalan sangat sengit, Naruto yang sedang terpojok dengan serangan beruntun Lancelot kadang berhasil melancarakan serangannya. Hingga akhirnya di sebuah kondisi, dimana irisBlue-shapiremilik Naruto berubah warna menjadi emas kuning. Hasil akhir dari pertarungan ini pun mulai terlihat ketika Naruto sudah berhasil membuka kemampuan Agilion nya dan berhasil mengembalikan keadaan.

To Be Continued.


~Ending: Last Promise by Erii Yamazaki~


Author Note: Singkat!

Kali ini tidak ada yang ingin aku sampaikan. Kecuali, scene fight Naruto dan Lancelot kurang terasa. Yah, aku rasa itu saja.