Short Story

From All Alone All Along

-o0o-

Waktu menunjukan pukul 10 pagi ketika Baekhyun tengah bersantai setelah selesai membereskan rumah. Suaminya sudah pergi berangkat bekerja dan kedua anaknya juga sudah pergi berangkat Sekolah.

Baekhyun menyibukkan diri dengan membuka aplikasi SNS di ponselnya. Chanyeol baru saja mengirimkan sebuah foto yang Lelaki ambil beberapa waktu lalu ketika menjadi bintang Iklan sebuah Jam Tangan yang tak merupakan brand milik Luhan, sahabatnya.

Melihat foto Suaminya yang begitu tampan, Baekhyun tersenyum dan mengigit bibir bagian bawahnya.

Chanyeol tampak sexy di foto itu. Tatapan tajamnya, rahang tegasnya, bibirnya yang kerap Baekhyun kecup setiap hari. Dan bibir itu pula yang selalu membuatnya seperti orang tidak waras berteriak menjerit karena ciuman bibir itu di semua bagian tubuhnya.

Belum lagi dengan lengan berotot yang juga selalu memeluknya setiap malam.

Baekhyun mengunggah foto itu di akun SNS miliknya dan memberikan Caption 'Daddy' dengan beberapa emoticon yang seolah tengah tergoda dengan foto itu.

Memang Baekhyun tergoda ketika melihat foto itu. Ia memberikan caption 'Daddy' juga untuk menggoda Chanyeol.

Senyum Baekhyun terus berkembang ketika kemudian ia mendapat pesan singkat dari Suaminya.

Sayang, kenapa kau tega membuat Suamimu ini tersiksa sendirian :(

Baekhyun mengerti. Chanyeol pasti terangsang hanya karena caption 'Daddy' yang ia tulis. Ia memang sering memanggil Chanyeol 'Daddy' ketika mereka tengah bercinta.

Wanita itu tersenyum dan hendak membalas pesan dari Suaminya itu sebelum sebuah notifikasi muncul.

Notifikasi dari akun yang tidak ia kenal sama sekali. Memberikan sebuah komentar yang mampu membuat kedua Alis Baekhyun mengeryit. Membuat Baekhyun kesal karena tak suka dengan komentar di foto Suaminya yang baru saja dia upload di akun SNS nya.

Baekhyun membalas akun tak dikenal itu, dan kemarahan nya memuncak ketika wanita yang berstatus Model itu mengatakan hal yang memancing perdebatan sengit antara dia dan wanita itu.

Kylee Kim, Model kelahiran Jepang - Amerika. Model yang ia ingat, juga pernah menjadi model jam tangan Luhan. Model yang juga pernah dipasangkan dengan Suaminya ketika mereka mengiklankan jam tangan milik Luhan.

Baekhyun sampai menelpon Chanyeol dan meminta penjelasan pada Lelaki itu.

"Siapa dia? Apa kalian dekat?" Baekhyun masih bertanya dengan baik-baik.

"Aku akan menjelaskannya dirumah."

Chanyeol sampai pulang saat jam makan siang untuk menjelaskan semuanya pada Baekhyun. Jika ia sama sekali tak memiliki hubungan apapun dengan Wanita itu.

Pertengkaran rumah tangga mereka karena seorang wanita bukanlah kali ini saja. Mereka pernah bertengkar juga kala Gadis bernama Mayu asal Jepang menyukai Chanyeol.

Belum lama, Baekhyun juga cemburu pada Chanyeol yang pernah makan berdua dengan seorang karyawannya tanpa sepengetahuan Baekhyun.

Baekhyun tentu saja marah. Ia tak suka jika Chanyeol tak mengatakan apapun padanya. Mereka tak pernah menyimpan rahasia satu sama lain sebelumnya, dan ketika Chanyeol tak jujur padanya- Baekhyun merasa di khianati.

"Sayang, aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya!" Chanyeol mengikuti Baekhyun yang sibuk merapihkan pakaian anak-anaknya.

"Tapi dia berkata seolah kalian sudah sangat dekat dan bahkan..." Baekhyun tak melanjutkan ucapannya. Ia merasa Dadanya terasa sesak mengingat komentar wanita itu yang mengatakan jika Chanyeol begitu luar biasa dan memuaskan.

Wanita mana yang tak akan berpikiran Negatif jika melihat komentar seperti itu.

Seolah mereka berdua sudah melakukan sesuatu.

Baekhyun kecewa jika memang Chanyeol pernah melakukannya dengan orang lain selain dengan dia, yang berstatus sebagai Istri sah-nya.

"Baekhyun, kita sudah sering bertengkar seperti ini hanya karena salah paham." Chanyeol menggenggam tangan Istrinya "Sampai kapanpun aku tak pernah bosan untuk mengatakan jika aku begitu mencintaimu dan tak mungkin ada orang lain yang bisa menggantikan mu di Hatiku."

Baekhyun inginnya percaya, tapi bau parfum Chanyeol yang berbeda membuat Baekhyun semakin berpikiran buruk pada Suaminya.

"Kau sudah dua kali seperti ini. Tak jujur padaku tentang wanita yang terus mengusik rumah tangga kita." Baekhyun hanya ingin Chanyeol jujur, itu saja.

"Dia hanya seorang model. Kami memang pernah makan malam berdua, tapi itu hanya antara sesama rekan kerja saja. Sayang..."

"Kalian makan malam berdua? Kapan? Kenapa kau tak mengatakannya padaku?" Baekhyun tampak berpikir "Apa saat kau pulang jam 11 malam? Saat kami menunggumu di meja makan untuk makan malam bersama, saat itu kau makan berdua dengannya? Katakan padaku, apa aku benar?!"

Chanyeol memejamkan kedua matanya.

Katakan Chanyeol bodoh dan tolol. Saat itu, dia menerima begitu saja ajakan makan malam dari Wanita itu padahal jelas-jelas Istri dan anaknya menunggu di rumah untuk bisa makan malam dengannya..

"Sayang... Maafkan aku. Aku, hari itu aku..."

Baekhyun menghela nafasnya. Kedua matanya berkaca-kaca dan Baekhyun hanya bisa diam.

Wanita itu diam dan Chanyeol benar-benar tak mengerti harus bagaimana lagi mengatakan hal yang sejujurnya pada Baekhyun. Karena ia memang tak memiliki hubungan apapun dengan wanita itu.

Chanyeol juga lelah jika terus-terusan di tuduh yang tidak tidak oleh Istrinya sendiri. Apa salah dia sampai-sampai Baekhyun bisa berpikiran seperti itu padanya.

Lelaki itu memilih bangkit ketika Baekhyun terus mendiamkannya.

"Mau kemana?" Baekhyun bertanya ketika melihat Suaminya beranjak pergi dari tempatnya.

Chanyeol tak menjawab dan memilih kembali melangkah.

"Jika kau pergi, itu berarti kau mengakui semuanya. Kalau kau dan dia..."

"HENTIKAN BAEKHYUN!" Bentak Chanyeol.

Tak sadar jika di depan pintu mansion besar itu, ada kedua anak mereka yang baru saja pulang.

Xukun dan L pulang lebih cepat karena pihak Sekolah mengadakan rapat dengan para Guru.

Chanyeol yang sadar jika kedua anaknya baru saja menyaksikan pertengkaran mereka, memilih kembali pergi meninggalkan rumah besar itu.

Sebelum pergi ia menyempatkan menasehati kedua anaknya untuk tidak pergi kemanapun.

Chanyeol pusing. Ia sedang ada masalah di Perusahaan, ditambah Baekhyun menuduhnya berselingkuh. Pikirannya kacau dan Chanyeol butuh menyendiri.

Kedua anaknya menatap kepergiaan Chanyeol dengan penuh tanda tanya.

Ada apa dengan kedua orangtua nya. Kenapa Daddy mereka membentak Mommy mereka.

Ini kali pertama kedua anaknya melihat Chanyeol yang membentak Baekhyun dan membiarkan Baekhyun menangis.

"Mom..." L mendekat pada Ibunya yang duduk seraya menangis.

Xukun menarik tubuh Baekhyun dan memeluk Ibunya itu yang tengah menangis tersedu-sedu.

"Menangislah Mom! Dan jika Mommy sudah bisa bercerita, ceritakan pada kami apa yang terjadi!"

Pelukan Xukun membuat Baekhyun semakin mengencangkan tangisannya. Wanita itu memeluk kedua Putra-nya dalam tangis yang menyayat hati.

L ikut menangis saat Ibunya menangis memeluknya.

Ia mengerti, kedua orangtua nya tengah dalam suatu permasalahan yang serius. Orangtua nya bertengkar dan sang Ayah memilih untuk melarikan diri ketimbang memperbaiki hubungan diantara keduanya.

"Maafkan Mommy! Mommy membuat Daddy kalian marah." Ujar Baekhyun seraya memeluk kedua anaknya.

Baekhyun pikir ia tak salah ketika bertanya pada Chanyeol tentang wanita itu. Mereka Suami - Istri, tak salah jika Istri meminta Suaminya jujur. Tak salah jika Baekhyun merasa cemburu ketika Suaminya di dekati wanita lain.

Apa ia bersikap berlebihan?

Dan kalaupun benar Chanyeol berselinhkuh darinya, apakah dia sudah tak lagi menggoda dan memuaskan untuk Chanyeol- sampai Suaminya itu berniat mencari wanita lain untuk memuaskannya.

Baekhyun sungguh tak pernah mengira jika niatnya yang hanya ingin bertanya, sampai membuat Chanyeol marah dan membentaknya.

Chanyeol berkendara tak tentu arah selama hampir 20 menit lamanya. Ia tak memiliki niat kembali ke Perusahaan apalagi pulang ke rumah.

"Sial!" Chanyeol menonjok kemudi stir Mobilnya. Ia yang kesal semakin bertambah kesal kala notifikasi di ponselnya terus berbunyi.

Ia mengesampingkan Mobilnya untuk mengecek ponselnya. Dan ia terlibat perdebatan dengan teman dan para pengikut Instagram Baekhyun.

Baekhyun juga ikut membalas, meski air mata wanita itu tak bisa berhenti keluar. Namun Baekhyun tetap mencoba mencari tahu semuanya. Mengirim pesan pada Chanyeol dan meminta Chanyeol pulang untuk berbicara dengannya dengan kepala dingin. Tak emosi dan marah-marah.

Baekhyun sudah berada di dalam kamarnya ketika membalas komentar Chanyeol yang semakin membuatnya sakit hati.

Jawabanku yang tak bisa kau percayai sudah menjelaskan semuanya, aku sudah berkata jujur tapi kau terus menuduhku, Sekarang, biarkan aku membenarkan tuduhanmu itu.

Apa maksud Chanyeol dengan membenarkan tuduhannya? Apa dia akan berselingkuh darinya?

Baekhyun semakin menangis di dalam kamarnya. Sementara Xukun menelpon Luhan untuk meminta bantuan agar kedua orangtua nya kembali berbaikan.

Xukun tahu apa yang terjadi, dia baru saja melihat Ayahnya membela seorang wanita yang berprofesi sebagai Model. Ia tak tahu siapa wanita itu.

Xukun bahkan sampai ikut bertengkar dengan Chanyeol. Dan anak itu kecewa jika Ayahnya sampai seperti itu. Ia tidak akan memaafkan Chanyeol jika Chanyeol berani menyakiti Hati Ibunya.

Melihat Ayahnya membela orang lain ketimbang membela Ibunya sendiri, Xukun mengepalkan tangannya begitu erat.

Ia kecewa pada Chanyeol. Ia kecewa pada Ayahnya.

-o0o-

Menjelang malam, tak ada tanda-tanda jika Chanyeol akan pulang. Lelaki itu justru pergi ke sebuah club malam. Menenggak sebotol minuman ber-ahkohol bersama Sehun yang ikut menemaninya.

"Kau tahu, wanita memang seperti itu jika sudah cemburu. Pulanglah Chan, sepertinya Baekhyun menunggumu!" Chanyeol diam ketika Sehun terus mengoceh dan menasehatinya.

Johnny berada di Mansion menemani Baekhyun. Chanyeol yang memintanya datang ke mansion. Ia juga sudah menjelaskan pada Johnny jika ia dan Baekhyun hanya sedang salah paham dan bertengkar.

Namun apa yang tidak Sehun mengerti, kenapa Chanyeol justru memperburuk keadaan dengan memancing kemerahan publik dan semakin membela wanita itu. Chanyeol bahkan berniat pergi ke tempat wanita itu.

"Aku akan menemui Kylee!"

"Hei brengsek, jangan temui dia disaat seperti ini! Kau hanya akan menambah buruk keadaan." Sehun berseru, menyusul Chanyeol yang sudah naik ke dalam Mobilnya dengan keadaan setengah mabuk.

Sehun mengumpat pelan dan mengejar Mobil Chanyeol. Ia tak bisa membiarkan temannya itu pergi menemui Kylee dalam keadaan Mabuk.

Sehun takut Chanyeol akan melakukan hal yang lebih buruk. Bisa hancur rumah tangga Sahabatnya itu jika Chanyeol salah langkah.

Sebenarnya Chanyeol ingin memarahi wanita itu karena sudah berani mengusik rumah tangganya. Ia bersikap baik bukan karena membela dalam artian ia menyukai wanita itu.

Ia menganggap wanita itu hanyalah rekan kerja. Tak lebih dari itu.

Chanyeol berjalan dengan langkah lebar ketika memasuki sebuah gedung Apartemen yang ditempati wanita bernama Kylee itu. Chanyeol menekan sandi pintu Apartemen wanita itu. Kylee sudah memberikan sandi pintu Apartemen itu padanya melalui pesan singkat. Saat pintu itu terbuka, Chanyeol di suguhi pemandangan Kylee yang tengah mengeringkan tubuhnya dengan sebuah handuk kecil. Sepertinya wanita itu baru saja selesai mandi.

Chanyeol menelan saliva-nya dan memalingkan wajahnya ketika Kylee justru tak menjerit saat Chanyeol melihat tubuh telanjangnya.

"Hai tuan Park!" Kylee menyapa Chanyeol dan memakai handuk kecilnya yang hanya menutupi sebagian tubuhnya.

"Aku kesini ingin mengatakan padamu, jangan membuat masalah dengan berkata yang tidak-tidak pada Istriku."

Bukannya takut, Kylee justru tersenyum senang dan bahkan mendekat pada Chanyeol dan langsung memeluk Lelaki itu dari belakang.

"Aku menyukaimu tuan Park, jadikan aku menjadi Istri keduamu. Aku lebih memuaskan di banding Istrimu itu. Kau bisa mencobanya sendiri tuan Park!" Kylee menarik tangan Chanyeol, membuat mereka saling berhadapan dan ia melepas handuk kecilnya sampai akhirnya ia kembali bertelanjang bulat di hadapan Chanyeol.

Chanyeol yang setengah mabuk terlihat tengah menahan diri.

Dalam lenglihatan Chanyeol, Kylee justru terlihat seperti Baekhyun.

Hanya Baekhyun yang ia lihat, bukan Kylee ataupun orang lain.

Pengaruh minuman, membuat ia diam saja ketika Kylee membawa telapak tangannya mendarat di atas kedua Payudara wanita itu.

Bahkan Chanyeol diam ketika Kylee mencium bibirnya. Dan dengan teganya, ia membalas ciuman wanita itu, seakan Baekhyun lah yang tengah ia ciumi.

Tangannya terangkat dan mengelus punggung telanjang Kylee.

Mereka berciuman cukup lama sampai saling menyesap bibir satu sama lainnya. Chanyeol menerima saja dengan apa yang tengah Kylee lakukan padanya.

Dan ketika Chanyeol hendak mengangkat tubuh Kylee, ia tersentak dan langsung mendorong tubuh Kylee sampai wanita itu nyaris terjatuh.

Suara Baekhyun yang menangis tiba-tiba saja terdengar.

Chanyeol menatap Kylee begitu tajam. Nafasnya ter-engah, meraup udara dengan rakus.

Dan Chanyeol baru sadar, jika ia baru saja mengkhianati Istrinya.

Ia berselingkuh dari Baekhyun tanpa di sengaja.

Tangannya sudah berani menyentuh tubuh wanita lain selain menyentuh tubuh Istrinya sendiri.

Chanyeol melanggar sumpah yang ia ucapkan ketika ia menikahi Baekhyun. Sumpahnya yang akan setia pada Baekhyun seorang.

Ia menatap kosong Kylee ketika ingatan akan hari pernikahannya dengan Baekhyun terlintas bagaikan sebuah role film. Dan bayangan itu di hancurkan seiring dengan mendekatnya Kylee.

"Tuan Park... Tidak apa-apa." Kylee memenangkan dan kembali semakin mendekat pada Chanyeol "Ayo lanjutkan di kamarku, tuan Park!"

Pranggggggggg

Baekhyun terkejut. Piring yang tengah ia cuci tiba-tiba saja tergelincir dari tangannya.

Jatuh dan menjadi pecahan-pecahan kecil yang bisa membuat siapapun akan terluka ketika menginjaknya.

Mendadak Baekhyun merasa gelisah, perasaan nya jadi tak enak.

Dan ia teringat akan Suaminya yang sekarang entah tengah ada dimana.

"Chanyeol..."