Short Story

From All Alone All Along

-o0o-

Orang hanya bisa menyalahkan, menghujat, dan menghakimi tanpa bertanya terlebih dahulu. Orang lebih bersemangat untuk menghakimi satu pihak yang seakan-akan, pihak itulah yang tersakiti.

Mengkambing hitamkan orang ketiga dan menghakimi si pihak yang mereka pikir telah bersalah.

Ketika mereka senang dengan menyalahkan pihak tertentu, mereka tidak tahu jika perkataan mereka, sikap mereka, dan belum lagi komentar buruk yang mereka berikan- membuat orang itu terpuruk, tersudut, seakan kesalahan ada pada dia sepenuhnya.

Kenyataannya, mungkin saja kedua belah pihak sama-sama orang yang salah dan patut untuk di salahkan.

Seorang penengah di perlukan untuk membuat keduanya kembali berdamai tanpa saling menyalahkan lagi

Menyelesaikan masalah yang sebenarnya hanya sebuah kesalahpahaman yang terjadi di antara keduanya. Melupakan rasa ego dalam diri, dan lebih baik untuk mengalah dan mendengarkan.

Berbicara dengan kepala dingin untuk menyelesaikan permasalahannya. Tidak saling menuduh dan saling mencurigai satu sama lain.

Chanyeol, korban dari kejahatan tangan Netizen yang menghakiminya sesuka Hati. Mereka menyalahkan akan sikapnya yang terkesan kasar pada Istrinya sendiri- Baekhyun.

Chanyeol di salahkan dan di tuduh telah berselingkuh dari Istrinya.

Chanyeol menjadi orang yang bersalah di mata mereka.

Padahal yang terjadi, Chanyeol hanya lelah ketika rasa cinta dan kesetiaannya di ragukan oleh orang yang teramat ia cintai dan ia sayangi di Dunia ini.

Ia lelah ketika Baekhyun terus mencurigai dirinya berselingkuh.

Baekhyun Cemburu?

Wajar jika cemburu itu hanya sebatas Baekhyun yang marah sehari atau dua hari.

Tapi menyalahkan dia sampai mengatakan dia berselingkuh di belakang wanita itu, sampai berulang-ulang dan bahkan Chanyeol sampai lelah mendengarnya. Hati Chanyeol teramat sakit.

Tidak cukupkah bukti ia menikahi wanita itu?

Tidak cukupkah bukti hadirnya buah cinta mereka yang sudah tumbuh menjadi anak pintar dan tampan.

Tidak cukupkah ia selalu berusaha menghindari untuk melakukan kontak berlebih dengan Wanita lain.

Apalagi setelah kejadian gadis Jepang yang menyukainya sampai membuat ia risih dan nyaris membatalkan kontrak kerja dengan Ayah si gadis tersebut.

Chanyeol lelah. Dia lelah jika terus di curigai.

Dalam hidupnya, hanya Baekhyun yang akan ia cintai sekarang, besok, lusa dan sampai nanti. Sampai ajal menjemputnya, hanya akan ada Baekhyun di dalam Hatinya, Cintanya, orang yang menempati urutan pertama di Hati dan hidupnya.

Bahkan ketika Kylee memaksa menciumnya sampai ia sempat terhanyut, yang ada dalam pikirannya adalah- Baekhyun yang tengah menciumnya.

Dia tidak mabuk berat. Dia masih bisa berpikiran jernih ketika datang ke Apartemen Kylee untuk memarahi Wanita itu.

Bahkan Chanyeol menghubungi Luhan, dan meminta Luhan untuk memutuskan kontrak kerja dengan Kylee. Luhan juga sempat memarahinya dan menuduhnya berselingkuh seperti yang orang-orang itu katakan.

Ia tak main-main ketika dulu pernah mengatakan- akan menghancurkan hidup siapapun yang sudah mengganggu kehidupan ia dan Baekhyun.

Siapapun orang itu, ia tak akan membiarkan orang itu hidup dengan tenang.

Orang bilang, seharusnya ia tak membela wanita itu?

Ia tak pernah berniat membela Wanita itu, tapi ketika Baekhyun tak percaya padanya- ia seakan kehilangan cinta yang selama ini menjadi tiang penyangga rumah tangga mereka.

Seakan-akan Baekhyun tak lagi mencintainya. Seakan ia memanglah berselingkuh. Rasa cinta nya yang tak pernah hilang, di ragukan oleh Baekhyun. Dan karena terus-terusan di tuduh, Chanyeol bahkan sempat berpikir hal yang sama terhadap Baekhyun. Seakan kehadiran seorang Lelaki yang sempat mendekati Baekhyun beberapa bulan yang lalu, berhasil membuat Hati Baekhyun berpaling darinya.

Bukan hanya Baekhyun yang kerap cemburu disini, tapi ia juga cemburu ketika Istrinya di dekati Lelaki lain dan bahkan sempat mengatakan cinta pada Baekhyun- di hadapannya sendiri.

Secara terang-terangan orang itu meminta Istrinya untuk menikah dengan Lelaki itu.

Lelaki itu teman lama Baekhyun ketika berada di sekolah menengah. Dan orang itu baru kembali dari Amerika. Lelaki itu kembali ke Korea hanya untuk mendekati Baekhyun dan melamar Baekhyun.

Chanyeol cemburu bukan tanpa alasan, Baekhyun sempat melupakan anak mereka hanya untuk pergi menemani Lelaki itu menjalajah kota Seoul.

Mereka bahkan sempat bertengkar, dan Chanyeol yang akhirnya mengalah dan memakluminya. Ia terlalu mencintai Baekhyun, rasa cemburunya tak bisa ia biarkan merusak hubungan rumah tangga mereka.

Ia percaya Baekhyun.

Tapi Baekhyun tak sepenuhnya percaya padanya. Hingga berkali-kali menuduhnya berselingkuh di belakangnya.

Seharusnya Baekhyun mengerti dan ingat, jika Chanyeol akan rela mengobarkan nya nyawanya sekalipun jika itu untuk Baekhyun.

Seperti ketika Baekhyun yang nyaris tertabrak Mobil satu tahun yang lalu ketika mereka berlibur di London. Saat itu justru Chanyeol yang tertabrak untuk melindungi Baekhyun. Lelaki itu harus menjalani perawatan selama seminggu karena cidera di bagian Kepala.

Liburan mereka berdua menjadi sebuah bencana karena Baekhyun tak hati-hati ketika hendak menyebrang di jalanan yang sepi. Baekhyun tak tahu jika ada Mobil yang melesat dengan kecepatan tinggi melaju ke arahnya.

Baekhyun sibuk tertawa menertawakan Chanyeol yang saat itu ia paksa untuk memakai kemeja berwarna Pink Pastel.

Tapi itu bukan sepenuhnya kesalahan Baekhyun, karena Chanyeol juga kurang hati-hati saat itu.

Chanyeol bersyukur karena Baekhyun tak luka parah. Hanya memar dan lecet di beberapa lengan dan kaki ketika Wanita itu ia peluk dengan erat. Chanyeol membiarkan tubuhnya yang terluka parah karena tak ingin Baekhyun terluka sedikitpun.

Chanyeol mungkin akan gila jika sampai kehilangan Baekhyun.

Dan mungkin Chanyeol akan memilih menyusul Baekhyun jika Baekhyun pergi dari Dunia ini.

-o0o-

"Ahhhh..." Kylee memegang Pipi nya yang baru saja di tampar oleh Chanyeol.

Chanyeol menatap tajam ke arah wanita itu dengan tangan mengepal. Tangannya baru saja melakukan tindak kekerasan. Melakukan kekerasan pada Kylee, dengan menampar wanita itu cukup keras sampai Kylee kesakitan dan sudut bibir nya robek sedikit.

Sialan. Berani sekali wanita itu menggodanya, dan kenapa juga ia sempat tergoda hanya karena melihat bayangan Baekhyun yang ada di depannya.

Chanyeol berjalan untuk keluar dari Apartemen itu, Kylee kembali menarik tangannya untuk menciumnya. Wanita itu mengalungkan tangannya di leher Chanyeol dan kembali meraup bibir Chanyeol secepat yang Wanita itu bisa. Wanita itu masih dalam keadaan telanjang bulat.

Sementara Chanyeol yang mendapat serangan tiba-tiba itu, segera berusaha melepaskan wanita itu dengan kembali mendorongnya menjauh.

Saat wanita itu terlepas darinya, Chanyeol mencengkram leher wanita itu sampai Kylee merasakan sesak. Tubuh Kylee terangkat ketika Chanyeol mencekik wanita itu.

"Dengar ini Jalang! Walau aku sempat terhanyut oleh ciuman mu, tapi aku tidak pernah berpikir itu adalah kau. Karena yang ada di hati dan pikiranku hanyalah Istriku. Berhenti mengusikku sebelum aku membuatmu menjadi gelandangan!" Dan Kylee terjatuh seraya terbatuk setelah Chanyeol melepaskan cengkraman di lehernya.

Cekikan Chanyeol di lehernya benar-benar kuat.

"Ku pastikan tak akan ada lagi yang akan memperkerjakan mu sebagai Model!"

Kylee menelan Saliva nya dengan susah payah. Dan ia menyesal telah membuat murka seorang Park Chanyeol. Karena ia yakin, setelah ini ia akan kesulitan mencari pekerjaan di Seoul.

Chanyeol berjalan keluar dari sana. Dan saat ia keluar, ia di hadiahi sebuah bogem dari tangan Sehun yang baru saja memukul wajahnya.

"Sialan kau!" Sehun mengumpat "Sudah ku katakan jangan datang kemari!" Sehun menarik kerah baju Chanyeol dan menyeret Lelaki ber-anak dua itu untuk segera keluar dari gedung Apartemen sebelum pada pemburu berita memergoki mereka berdua ada disana.

"Apa yang kau lakukan dengannya? Kenapa aku melihat dia bertelanjang?" Sehun dan Chanyeol sudah berada di dalam Mobil milik Chanyeol.

Sehun menelpon supir pribadinya untuk membawa Mobilnya sementara ia membawa Mobil Chanyeol bersama dirinya. Mereka pergi dari gedung Apartemen itu dengan bibir Chanyeol yang robek bekas pukulan Sehun.

Chanyeol tak menjawab pertanyaan Sehun, dan justru Lelaki itu malah menangis mengingat apa yang baru saja ia lakukan di belakang Baekhyun.

"Kenapa kau menangis Park Chanyeol!" Sehun kembali mengumpat melihat sahabatnya itu menangis seperti gadis remaja.

"Antarkan aku ke rumah!" Pinta Chanyeol yang masih meneteskan air matanya.

"Ya memangnya mau kemana lagi?" Sehun menjawab kesal.

Memangnya mau di bawa kemana Chanyeol? Tentu saja Sehun akan membawa Lelaki itu kembali ke rumahnya.

Chanyeol menangisi dirinya sendiri yang dengan tololnya terhanyut oleh ciuman itu.

Dulu ketika ia belum bertemu Baekhyun, ia kerap meniduri banyak wanita. Tapi tak pernah sekalipun Chanyeol merasakan sakit di Hati nya saat ia bergonta-ganti wanita.

Sekarang ketika ia hanya mencium wanita lain, Hati nya terasa begitu sakit.

Ia seakan merasakan sakit yang Baekhyun rasakan jika wanita itu sampai tahu kalau ia baru saja mengkhianatinya.

Ia harus meminta maaf pada Baekhyun, kalau perlu ia akan bersujud dan mencium kaki Baekhyun untuk meminta pengampunan.

Meskipun ia masih marah karena Baekhyun tak percaya padanya, tapi ia sudah melakukan kesalahan. Rasa kesal, dan marah menjadikan Chanyeol terus melihat bayangan Baekhyun ketika melihat Kylee.

Ia harusnya tak menemui Kylee ketika Hati dan perasaannya tak baik-baik saja. Ia seharusnya pulang dan meyakinkan Baekhyun serta meminta Baekhyun untuk tak lagi menuduhnya berselingkuh.

Pertengkaran dalam rumah tangga memang wajar, dan jika mereka berdua mau duduk berdua, berbicara dengan kepala dingin, mereka pasti bisa mengatasi permasalahan yang terjadi.

Sehun membiarkan Chanyeol menangis selama dalam perjalanan mereka pulang. Pertama kalinya melihat Sahabatnya itu menangisi seorang Wanita. Sehun mengerti jika sahabatnya itu tengah mengalami masalah dalam rumah tangga mereka, dan sebagai seorang sahabat- sudah seharusnya Sehun membantu Chanyeol.

Setidaknya dengan terus berada di sisi Chanyeol ketika Lelaki itu kehilangan arah, sedikit membantu. Karena Sehun juga tak mau jika sahabatnya itu sampai melakukan kesalahan yang lebih parah dari sekarang.

Meniduri wanita lain di belakang Baekhyun misalnya?

Itulah mengapa Sehun terus mengikuti Chanyeol kemanapun. Meski kemungkinan Chanyeol meniduri wanita lain itu tidak akan pernah terjadi karena ia tahu seberapa berartinya Baekhyun untuk Chanyeol- tapi ketika seseorang sedang dalam masalah, apapun bisa terjadi.

Jangan pernah membiarkan orang yang sedang terpuruk sendirian. Berbahaya. Sesuatu bisa saja terjadi tanpa kita duga.

Sementara di dalam Apartemen, Kylee mengumpat berkali-kali karena gagal menggoda Chanyeol. Ia segera mengambil Ponselnya untuk menghubungi seseorang.

"Brengsek! Sakit sekali." Kylee memegangi lehernya yang terasa sakit.

Dan cekikan Chanyeol benar-benar tak main-main. Lehernya memerah, tanda betapa kuatnya cengkraman Chanyeol di lehernya.

"Hello dear..." suara seorang Lelaki terdengar dari Ponsel milik Kylee.

"Parker, where are you?" Kylee berjalan menuju kamarnya, mengecek lehernya dan ia tercengang ketika melihat warna merah itu benar-benar merusak pemandangan mulus tubuhnya.

"You will be happy, because I'm now in Korea!" Jawab seorang Lelaki yang sebelumnya Kylee panggil Parker.

"Really?" Kylee tampak tersenyum senang.

"Wait for me dear, we will make love later!"

Kylee tersenyum semakin lebar, ia menggumamkan kata cinta untuk Parker sebelum menutup panggilan telepon itu.

Tak apa jika ia tak bisa bercinta dengan Chanyeol, karena sekarang ia akan bercinta dengan Parker.

Aktor asal Amerika yang dekat dengannya setahun belakangan ini menjadi Kekasihnya. Parker tahu perihal Kylee yang menyukai pengusaha kaya raya, Park Chanyeol. Tapi karena bagi Parker, Kylee begitu spesial, maka ia tak terlalu perduli.

Karena walau Kylee mendekati Lelaki lain, Wanita itu tak akan pernah bisa lepas darinya. Sejauh manapun Kylee melangkah, tempatnya pulang hanyalah Parker.

Bercinta sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka. Bagi Parker, untuk apa mempunyai Kekasih kalau mereka tak bisa berkeringat bersama di atas ranjang seraya mendesah nikmat.

Dan Parker tahu juga perihal keributan yang terjadi di akun SNS milik Kylee. Parker tak mau ambil pusing, Kylee hanya akan merasa puas ketika dengannya. Jadi, ia tak terlalu perduli perihal keributan yang terjadi.

Berapa banyak pun Lelaki yang tidur dengan Kylee, hanya Parker yang selalu membuat Kylee hilang akal.

Sembari menunggu Parker, Kylee mencari pakaian di dalam lemari dan memakainya tanpa memakai dalaman lebih dulu.

Percuma saja, karena Parker akan menelanjanginya nanti.

Kylee tertawa puas melihat keributan yang ia perbuat di akun SNS nya. Ia berhasil membuat hubungan Chanyeol dan Baekhyun tak baik-baik saja.

Menurut Kylee, benar-benar mengasyikkan melihat beberapa orang menghujat dirinya dan Chanyeol.

"Setidaknya aku berhasil membuat rumah tangga mereka retak. Hahaha!" Tawa nya terdengar menggelegar di dalam Apartemennya.

Kylee tertawa begitu puas. Tak memikirkan bagaimana nasib rumah tangga Chanyeol dan Baekhyun yang berhasil ia usik.

Dan ia lupa, jika setelah ini ia tak akan bisa berkarir lagi di Korea. Ia juga tak terlalu perduli, mungkin ia akan kembali ke Amerika bersama Parker setelah urusan disini beres.

-o0o-

Baekhyun selesai membereskan pecahan kaca di bantu Johnny. Kini ia sedang berada di dalam ruang keluarga, berbicara dengan Johnny setelah menidurkan L.

Xukun menemani adik kecilnya tidur. Ia yang tak mau terlalu ikut campur dengan masalah orangtua nya, justru terlibat cekcok dengan Ayahnya itu di SNS.

Dan Xukun menyesal. Seharusnya ia diam dan tak ikut ikutan menghakimi Ayahnya itu.

Karena dari beberapa pertengkaran yang terjadi diantara kedua orangtua nya, permasalahan mereka hanya satu dan sama.

Cemburu, dan kurangnya rasa kepercayaan pada pasangan mereka.

Jika mereka seperti Xukun, yang percaya pada Zhenting meskipun mereka terpisah jarak sangat jauh, hubungan orangtua nya juga pasti akan baik-baik saja.

Yeah, Xukun harus sabar dan menerima pilihan Zhenting yang memilih untuk pulang dan bersekolah di China.

Tak apa, lagipula ia sudah mengukuhkan Zhenting sebagai Kekasihnya. Ia tak akan pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan Zhenting, dan begitu pun sebaliknya.

Andai saja kedua orangtua nya bisa seperti ia dan Zhenting. Mungkin pertengkaran seperti sekarang, bisa di hindari.

"Chanyeol pernah bercerita padaku, terkadang ia merasa lelah karena kau terus menuduhnya tak setia saat ada Wanita yang mendekatinya." Johnny mencoba untuk berbicara pada Baekhyun, agar wanita itu tak terus-terusan menaruh curiga pada Suaminya.

"Oppa... Aku..."

"Dengarkan dulu Baek!" Baekhyun diam ketika Johnny sedikit meninggikan suaranya "Chanyeol hanya mencintaimu. Bagi dia hanya kau lah satu-satu nya orang yang teramat berharga di hidupnya. Tentu anak kalian juga menempati posisi yang sama, tapi aku berpikir kau tetap akan berada diatas segalanya. Sekalipun ada anak kalian." Johnny ingat betul ketika ia bertanya pada Chanyeol, siapa yang akan Chanyeol pilih ketika Baekhyun dan L berada dalam bahaya.

Dan Chanyeol mengatakan dengan gamblang 'Aku tidak bisa hidup tanpa Baekhyun. Jika dia pergi dari Dunia ini, maka aku akan menyusulnya.' Dan saat Johnny kembali bertanya tentang anak mereka, Chanyeol memberikan jawaban yang mampu membuat Johnny semakin yakin jika Chanyeol memang tak bisa hidup tanpa Baekhyun 'Aku akan memintamu untuk merawat L jika aku dan Baekhyun sudah tak ada di Dunia ini.'

"Cemburu itu wajar Baekhyun, tapi tidak sampai membuat hubungan kalian retak karena kepercayaan mu yang terkikis terhadap Chanyeol." Johnny menepuk pundak Baekhyun yang kini sudah mulai meneteskan air matanya "Jika Suami-mu salah, tegur dia. Jika Suami-mu memang berselingkuh darimu, maka kau harus merebut kembali Suami-mu. Jangan biarkan orang lain mencuri Suami-mu! Aku akan membantumu jika Chanyeol memang berselingkuh. Tapi jika tidak, seperti yang kau lihat dan kau dengar sekarang, aku memilih menasehati mu agar kau berhenti menuduh Suamimu berselingkuh."

Johnny bukan tanpa alasan membela Chanyeol, karena ia tahu jika sahabatnya itu seperti apa.

Sekali Chanyeol jatuh hati dan mencintai wanita, maka selamanya wanita itu yang akan selalu Chanyeol cintai. Dan wanita itu adalah Baekhyun, adik angkatnya.

Dan mendengar dari cerita yang kerap Chanyeol ceritakan, Baekhyun cemburu terlalu berlebihan sampai membuat Chanyeol capek terus-terusan di tuduh berselingkuh.

"Bicarakan masalah kalian, dan cobalah untuk saling percaya." Johnny mengelus punggung Baekhyun yang mulai bergetar karena menangis.

Baekhyun hanya takut kehilangan Chanyeol, tapi ia tak menyangka jika apa yang sudah ia lakukan cukup keterlaluan sampai membuat Suaminya itu lelah dengan sikap tak percaya nya.

Ia akui, kalau ia terlalu berlebihan terhadap rasa cemburu yang ia rasakan.

Chanyeol sudah memberikan semua yang Lelaki itu miliki untuk dirinya. Cinta dan kasih sayang yang kerap ia rasakan dari Suaminya begitu tulus. Tapi Baekhyun masih suka menuduh Chanyeol berselingkuh darinya.

Baekhyun menyesali sikapnya. Seharusnya ia memang tidak terlalu menyudutkan Chanyeol. Ia juga pernah ada di titik di mana ia di tuduh berselingkuh, dan rasanya begitu sakit.

Ia masih ingat saat Chanyeol cemburu padanya karena ia di dekati seorang Lelaki yang merupakan teman lamanya, dan Baekhyun kecewa serta sakit hati karena Chanyeol tak mempercayainya.

Walau akhirnya Chanyeol mengalah dan meminta maaf karena sudah membuat Baekhyun menangis kala itu.

Dan kini, Baekhyun mengerti kenapa Chanyeol sampai marah padanya.

Lelaki itu pasti lelah dengan sikapnya yang tak percaya pada Chanyeol jika Lelaki itu tak akan pernah berani berselingkuh darinya.

Kalaupun sekarang Chanyeol melakukan hal yang ia takutkan, Baekhyun tak bisa menyalahkan sikap Chanyeol yang menyeleweng.

Mungkin Lelaki itu sudah benar-benar muak dan lelah dengan sikap nya.

Tangis Baekhyun yang cukup keras terdengar sampai ke pintu depan rumah mereka.

Dan Chanyeol yang hendak masuk, hanya bisa terdiam dengan tangan yang menggantung di depan knop pintu rumahnya.

Sehun yang mengantar Chanyeol, terlihat tengah sibuk menelpon supir pribadinya.

Diam-diam Chanyeol melangkah mundur, tak berani untuk masuk dan menemui Baekhyun.

Ia takut jika kehadirannya hanya akan membuat semakin membuat Baekhyun terpuruk dan bersedih.

Ia berpikir jika Baekhyun menangis karena sikapnya. Ia berpikir jika Baekhyun mungkin sudah lelah dengannya. Ia berpikir Baekhyun memang percaya jika ia sudah berselingkuh.

Chanyeol meneteskan air matanya lagi, ikut menangis seperti Baekhyun yang tengah menangis di dalam sana.

Ini adalah masalah terbesar dalam sepanjang perjalanan rumah tangga yang mereka jalani. Dan untuk pertama kalinya, Chanyeol terlalu sakit dan takut untuk bertemu dengan Istrinya sendiri.

"Maafkan aku." Chanyeol memanfaatkan Sehun yang tengah lengah untuk pergi dari sana "Aku mencintaimu Baekhyun!"

Dan sebelum benar-benar melangkah lebih jauh dan pergi, Chanyeol menggumamkan kata cinta untuk Baekhyun- tanpa bisa di dengar oleh orangnya secara langsung.

Dan kata cinta itu menjadi yang terakhir Chanyeol katakan sebelum ia pergi dan menghilang.

Baekhyun yang tengah menangis berhenti sebentar untuk melihat ke pintu depan rumah.

Ia seperti mendengar Chanyeol baru saja mengatakan sesuatu untuknya.

Namun dia hanya diam dan kembali menangis, tak berniat untuk melihat ke depan rumahnya dan mencegah Chanyeol yang hendak pergi.

Keduanya sama-sama terluka dan kecewa pada diri mereka sendiri. Baekhyun yang kecewa pada dirinya sendiri karena tak percaya pada Chanyeol, dan Chanyeol yang kecewa pada dirinya sendiri karena nyaris mengkhianati.

Rasa sakit hati yang juga mereka rasakan, membuat keduanya menangis seperti remaja yang tengah mengalami putus cinta dan ditinggalkan pasangan mereka.

Tapi mereka memang seperti itu sekarang.

Chanyeol meninggalkan Baekhyun, ia memilih untuk mengasingkan diri sampai Hati nya tertata kembali dan sampai ia berani untuk menemui Baekhyun.

Mungkin nanti setelah ia siap, ia akan meminta Baekhyun untuk tak lagi mencurigainya, percaya padanya seperti ia yang percaya pada Baekhyun. Dan ia juga akan meminta maaf karena nyaris berkhianat dari Istrinya, walau ia sendiri di paksa.

Kini, biarkan Chanyeol sendirian dulu untuk menenangkan Hati-nya yang terluka.

Dan biarkan Baekhyun juga belajar untuk lebih dewasa dan mengerti, jika Suaminya itu lelah bila terus-terusan di curigai olehnya.

'Aku mencintaimu, Baekhyun- Istriku yang teramat aku cintai dan aku sayangi. Aku tak pergi kemanapun. Suami-mu ini hanya butuh waktu untuk sendiri. I love you, tolong jaga Xukun dan Baby L untuk sementara waktu.'