CH 1 North and South

WARNING: Fanfic ini tidak terpaku pada tv seriesnya, absurd language, strong word, karakter melenceng dari aslinya, dsb.

DISCLAIMER: ULTRA SERIES BELONGED BY TSUBURAYA

Sinopsis: Sekuel dari "Team EYES Goes to UK". Team EYES lagi-lagi harus menjalani segelintir mission yang anti-mainstream bahkan sangat asing ditelinga mereka, namun dibalik itu tersirat pesan yang memungkinkan mereka membuka pengalaman yang tidak terduga.


Control Room

Ayano: Buset dah, siapa yang membuang kertas gue berceceran pula!!!

Margaret: Tadi Doigaki-san dan Fubuki-san sedang main kejar2an terus tidak sadar ada kertas walaupun sempat terpeleset, tapi sepertinya mereka tak peduli tuh.

Ayano: Margaret-taain bantuin gue rapikan kembali.

Margaret: Yare-Yare, apa boleh buat?

Mereka berdua merapikan kertas yang sempat tercecer di lantai

Musashi: Apa semuanya sudah selesai?

Margaret: Gak juga, mereka berdua lagi-lagi bikin masalah.

Musashi: Huh? Siapa.

Ayano: Itu. Doigaki-san dan Fubuki-san

Musashi: Oh mereka diberi nasehat berkali2 pun gak ada gunanya, biar gue bantu ngerapiin kertanya.

Ayano: Thank you, Musashi-taain!!!!

Later, Hiura and Shinobu kembali ke control room

Hiura: Good work everyone, walaupun sedikit kacau. Oh ya Musashi kau ingat waktu campus patroli di Leeds.

Musashi: Yeah, emang ada apa dengan di Leeds?

Hiura: Ini soal tempat sunyi yang lokasinya cukup jauh dari kota menurut kabar burung ada sebuah rumah kosong tak berpenghuni dan menurut rumor yang beredar mengatakan bahwa ada makhluk jejadian yang katanya sering muncul terutama saat full moon terjadi.

Musashi: Yah, gue ingat setelah selesai makan malam aku dan Karen menuju rumah tua seperti yang cap ceritakan dan benar saja tak ada satupun penghuni yang tinggal di rumah tersebut lagipula kejadiannya sudah lama sekali. Tapi yang aku bicarakan bukan soal rumah tetapi sesuatu yang lebih asing dari duty kita selama ini.

Margaret: Apa itu?

KRIIIIINNNGGG

Margaret: Yeah, this is a control room. Hello I can't hear you voice.

Hiura: What's wrong, Margaret?

Margaret mengangguk kepala

Shinobu: This is a strange, I have a bad feeling.


At park

Fubuki: Eeeehhhhhh, hantu jangan bercanda dong Ayano, yang ada malah bikin gue takut.

Ayano: Gue ngerti tapi, lebih baik kalian berdua kembali ke control room takutnya ada apa2.

Doigaki: Heeeh, baiklah!


back to control room

Musashi: Margaret, kau menemukan sesuatu!!

Margaret: Tunggu, sebentar lagi. Please, berpikir Margaret, think...Ah, ketemu.

Screen on

Doigaki: Huh, apa itu? Seperti sejenis bahasa asing yang bahkan tata bahasanya lebih ke bahasa Ireland.

Fubuki: Gue juga gak ngerti apa yang Margaret maksud?

suile daor team EYES le do thoil ar ar n-oilean, labhraimid.

Musashi: Biar gue yang terjemahin "dear team EYES please come to our island, we talk"

Fubuki: Akhirnya gue ngerti seperti sejenis, request mission.

Shinobu: Tapi, siapa yang nulis request ke kita, mana pake bahasa Irlandia pula.

Hiura: Mungkin saja, mereka minta bantuan kita.

Shinobu: Really.

Hiura: Benar. Fubuki, Margaret and Musashi. Kalian cari tau siapa yang menulis request dalam bahasa Irish. Go

Fubuki, Margaret, Musashi saluting: Roger!!

Ayano: Anu, bagaimana dengan kami berdua.

Hiura: Kalian berdua tetap disini tetapi jika mereka butuh backup kalian boleh pergi.

Ayano and Doigaki: Yaaaahhh

Team EYES has been a unique planes names "Core Module" each modules have different functions. Fubuki rides TECCH Thunder 1 and Musashi and Margaret on TECCH Thunder 4.

Margaret: Not Again. Kita benar2 akan ke Ireland.

Fubuki: TECCH Thunder 1, take off!!

Musashi: TECCH Thunder 4, take off!!

Both planes flying to Cork City, Ireland


Cork City, Ireland

Margaret: Gue gak menemukan apa2?

Fubuki: Sama. Musashi, kau menemukan orangnya?

Musashi: 'This is a strange, apalagi kota ini cukup ramai walau malam sekalipun'.

Mereka bertiga menelusuri sekitar kota yang cukup ramai tapi tak menemukan satupun orang yang dicurigai menulis surat dalam bahasa Irlandia tersebut hasilnya mereka bertiga regroup terlebih dahulu.


St. Patrick's Bridge

Fubuki: Aduh, gue capek.

Margaret: Sama aku juga. Kita ngapain?

Fubuki: Tunggu Musashi dulu.

Musashi: Gue nungguin kalian berdua.

Fubuki and Margaret: Eeeeehhhhh, kenapa kau bisa ada disini!!!

Musashi: Gue udah nemu saksi mata soal seseorang yang menulis surat ke kita, seorang perempuan.

Woman: Maaf menggangu, yah aku melihat seorang laki2 menulis surat pakai bahasa Irlandia tetapi aku tidak ingat wajahnya yang aku ingat dia tinggal di wilayah utara di negeri ini.

Musashi: Aku mengerti, kami akan memecahkan masalah ini kau boleh pergi.

Woman: Thank you.

Musashi: back to focus, kalian berdua tetap disini aku yang akan pergi.

Margaret: Kau sendiri?

Musashi: Gue gak sendiri leader akan tiba di Ireland, plus dia bawa sahabatnya.

Fubuki: Aku mengerti, be careful.


Dublin

Chiaki: Shinobu, aku melihat Musashi-san.

Shinobu: Where?

TECCH Thunder 4 landed, *cepet amet*

Shinobu: Musashi-taain!

Musashi: Leader, kenapa kau datang kemari?

Shinobu: Anu...anu...cap...bla bla bla

Musashi: Gak ada anu-anu nanti readers negative thinking *Musashi malah OOC*

-ralat-

Shinobu: Okay, ini karena gue penasaran sama orang yang nulis surat itu tapi karena cap orangnya gak nahan jadi dia minta gue pergi.

Musashi: Yah udah. Chiaki-san gue minta satu permintaan.

Chiaki: Apa itu?

Musashi: Kau tetap jalan dibelakang leader, ngerti.

Chiaki: Yes.


back to Cork City

Fubuki: Aduh, gue gak kuat lagi!!

Margaret: Kau benar, bagaimana kalau kita makan dulu disini soalnya ini sekarang jam makan siang.

Fubuki: Kau benar.

Kita bergeser dulu ke Magnolia Town apa yang terjadi sama mereka.


Bakery Shop

Ayano: Waaaahhh, keliatannya enak banget.

Doigaki: setuju sama Ayano-chan.

Owner: Wooy, jadi gak beli roti gandumnya.

Ayano: Jadi dong, oh ya apa bisa rotinya dipotong langsung disini.

Owner: Bisa dong, harganya 25 Jewel.

Ayano: Okey, nih *Ayano menyerahkan uang sebesar 25 Jewel ke penjual roti*

Mereka berdua meninggalkan toko

Owner: Terima kasih, silahkan datang lagi.

Doigaki: Sama2

Ayano dan Doigaki terlihat santai jalan kembali ke treasure base tetapi di perjalanan terlihat kerumunan orang2 sedang melihat sesuatu yang tidak pernah lihat sebelumnya.

Doigaki: Ada apa ini keliatannya ramai banget?

Ayano: Ayo kita liat.

mereka menuju TKP

Man: kalian berdua akhirnya tiba juga.

Doigaki: What's going on?

Man 2: Aku melihat batu sebesar ibu jari tapi kami tak berani karena terlalu panas jadi mundur dulu.

Ayano: Excuse me, we are from team EYES.

Doigaki: What's the hell is this?

Ayano dan Doigaki memeriksa batu yang diduga meteor dan apa yang dikatakan Musashi menjadi kenyataan terutama soal surat misterius yang dibicarakan sebelumnya akan tetapi mereka menemukan clue baru soal kemungkinan hal2 terduga tak hanya satu tapi ada tiga lokasi yaitu Cork, Magnolia, dan Dublin persis seperti yang dikatakan Musashi sebelumnya.


To be continued

Flashback scene from "Team EYES goes to UK chapter 5: Belfast"

Finally, author bisa publish sekuelnya walau sempat delay beberapa hari karena kesibukan dan untuk next chapter mungkin agak lama karena harus cari inspiration sama references terlebih dahulu, don't forget to review everyone see you in the next chapter.