Chapter 1
.
.
.
"Ibu, Baekhyun pamit ya. Doakan anakmu ini ya, Bu" Ucapnya sambil mengelus batu nisan bertuliskan nama orang yang sangat Ia rindukan, Byun Seohyun.
Baekhyun tinggal dengan ayahnya Byun Yunho semenjak sang ibu meninggal akibat kecelakaan saat dirinya masih kelas lima sekolah dasar. Ia tumbuh dari kalangan keluarga yang sederhana namun penuh cinta.
Hidup tanpa ibu sedari kecil membuat Baekhyun tumbuh menjadi pribadi mandiri. Setelah kelulusan sekolah menengah pertama Ia mengikuti audisi di salah satu agensi ternama, SY Entertainment. Ia lolos dan debut sebagai soloist setelah 4 tahun menjalani masa trainee.
Ttut.. Ttut.. Ttut..
"Halo?"
"Ada orang yang ingin menemuimu di gedung utama agensi." Ucap suara diseberang telepon.
"Siapa? Ayah?"
"Jika itu Tuan Yunho aku tidak perlu menelponmu. Cepat kemari. Dia bilang dia saudaramu. Kalau tidak salah Krystal namanya."
"Ah, baiklah. tiga puluh menit lagi aku sampai. Tunggu aku manager-nim~" ucap Baekhyun dengan nada imutnya.
Sesampainya di gedung utama, mata amethyst-nya melirik ke berbagai arah mencari Kyuhyun sang manager. Tak disangka dari arah belakang seorang perempuan dengan atasan berwarna tosca dan rok hitam selutut berlari kearah Baekhyun.
"Oppa! Disini!" Teriaknya sambil berlari.
"Krystal? Sedang apa kau disini?" Sahut Baekhyun
"Aku sedang ikut audisi di sini, sudah satu jam yang lalu tepatnya. Omong-omong, aku rindu Oppa. Oppa pasti sibuk sekali." Manja Krystal sambil merangkul Baekhyun.
"Aah begitu. Semoga lolos ya sepupuku. Kebetulan aku hari ini ada pemotretan di lantai tiga. Kau tadi juga audisi di lantai tiga kan?" Jawab Baekhyun sambil mengacak rambut sepupu tersayangnya.
"Yap. Yasudah kalau Oppa sedang sibuk. Aku juga ingin makan siang. See ya Baekhyuniee Oppa~" ucapnya sambil melambaikan tangan tanda berpisah.
"See ya, Krys." Baekhyun berucap sambil tersenyum melihat tingkah sepupunya yang masih seperti anak-anak.
Satu jam sebelum Baekhyun tiba di gedung..
"Chan, aku sudah membuat portalnya di kamar mandi laki-laki. Nanti kau keluar lewat sana." Suara perempuan terdengar di kepala Sang Raja.
"Kerja bagus, Krys. Aku sudah tidak sabar bertemu dirinya. Sudah dua puluh tahun aku menunggunya." Balas suara berat disana.
Mereka berkomunikasi lewat telepati. Vampire memang mempunyai kemampuan luar bisa. Bahkan Krystal yang notabene perempuan dapat menyelinap kedalam semua tempat tanpa jejak, sekalipun itu kamar mandi lawan jenisnya. Krystal sudah lama menjadi tangan kanan Park Chanyeol, raja Tartaros yang menawan tetapi keras dalam memerintah.
Tartaros adalah sebuah wilayah di perut bumi yang berisi makhluk mitologi seperti vampire, titan, penyihir, dan makhluk mitologi menyeramkan lainnya. Tartaros dipimpin oleh seorang raja yang sudah tersohor kemampuannya di dunia bawah. Dialah Park Chanyeol. Seorang vampire yang hebatnya dapat menggunakan semua mantra penyihir, yang merupakan titisan Dewa bawah tanah Hades.
Chanyeol keluar dari portal yang dibuat Krystal. Setelahnya portal itu hilang dengan sendirinya. Chanyeol sudah mengganti jubah khas raja Tartaros-nya dengan kemeja hitam dan jeans hitam serta rambutnya yang tetap berwarna merah.
"Anak itu akan datang kemari satu jam lagi. Kau tunggu disini. Nanti dia akan berganti baju disini. Aku akan menemuinya di lantai dasar. Kau masih ingat bentuk tanda yang ada di lehernya kan? Kau sudah terlalu banyak membuat tanda." ucap Krystal.
"Tentu saja aku ingat. Bagaiman bisa aku lupa dengan tanda yang aku buat sendiri. Baiklah. Terimakasih. Atur Tartaros selama aku disini. Jangan lalai." Tegas Chanyeol.
"Perintah diterima, Paduka." Krystal membungkuk tanda hormatnya kepada Sang Raja. Berbeda sekali dengan sikapnya beberapa detik yang lalu.
Satu jam kemudian..
"Ah, sepertinya aku harus diet lagi. Kyuhyun-ssi bilang pipiku mulai menggembul." Baekhyun memasuki kamar mandi sambil mempoutkan bibirnya. Ia mengaca sebentar untuk menepuk-nepuk pipinya kesal karena terlihat lebih berisi. Kemudian Ia masuk ke salah satu bilik kamar mandi yang kosong untuk mengganti kostumnya.
Setelah mengganti kostumnya, Ia keluar dan mendapati seorang laki-laki tinggi dengan rambut merahnya berada di depan wastafel. Baekhyun menatap kaca. Dirinya tak sengaja melihat leher orang yang ada di sampingnya.
Tatapannya terfokus pada tanda yang ada di leher pemuda di sebelahnya. Tanda yang sama dengan yang ada di lehernya. Mirip sekali dengan miliknya.
Lelaki itu mencuci tangannya lalu meninggalkan Baekhyun yang masih termenung. Reflek setelah pintu kamar mandi tertutup Baekhyun menyentuh tanda yang ada di leher dalamnya tanpa melihat karena kostumnya yang bermodel turtle neck menutupi lehernya. Tanda berbentuk tiga tanda koma seperti mata sharingan yang ada di serial anime kesukaannya.
'Siapa lelaki itu?' Batinnya. Tanpa Baekhyun sadari, tanda di lehernya yang sebelumnya berwarna hitam, kini berubah menjadi merah menyala. Nyala yang semakin terang saat dirinya berdekatan dengan lelaki berambut merah tadi.
Perlahan-lahan Baekhyun menghilangkan rasa bingungnya lalu bergegas keluar kamar mandi untuk pemotretan.
'Ah, apa aku terlalu lelah hingga berhalusinasi?' Batin Baekhyun.
Sesampainya di studio, Baekhyun bergegas ke layar. Setelah menunggu selama sepuluh menit, Ia kebingungan karena pengawas script pemotretan-nya belum nampak. Pemotretan tidak akan berjalan jika tidak ada pengawas script. Dirinya sudah mulai emosi.
Tiba-tiba sesosok lelaki tinggi berambut merah dengan kemeja dan celana jeans hitam melangkah dengan terburu-buru dan segera mendudukkan diri di samping kamera.
"Maaf terlambat. Perkenalkan namaku Park Chanyeol. Aku yang akan menjadi pengawas script pemotretan ini."
Mata Baekhyun terbelalak. Emosi-nya lenyap seketika, terganti dengan keterkejutannya. Dirinya kembali terfokus dengan tanda yang ada di leher pengawas script-nya.
'Dia.. Lelaki yang di kamar mandi tadi bukan? Sebenarnya siapa dia?'
Annyeong~
Jadi, ini fanfic pertama akuuu
mohon dimaklumi sangat ya kalo nulisnya masih berantakan dan gajelas bangett
Fanfic ini terinspirasi dari banyak sumber. Tartaros aku ambil dari mitologi Dewa Yunani. Sedangkan tanda yang ada di leher Baekhyun itu mirip tanda di lehernya Sasuke. Kalo masih gatau, sampul ff ini itu tanda di lehernya Baekhyun.
Review juseyooo, aku sangat butuh saran dan kritik dari kalian
SELAMAT MENIKMATIII, LUV U ALL
