Drama Keluarga Gintama

.

.

.

"Ossan,"

"Otousan, O…tou…san, bukan 'Ossan',"

"Hai', hai', O…ssan,"

"Shiroooooo . . ."

"Bisakah kalian berhenti?,"

"Hai', Kaa-sama,"

"Nanda? Kenapa kau hanya mendengarkan Kaa-san mu?,"

"Hai', hai',"

"'Hai', hai'' nanda? Kenapa kau memanggilku 'Ossan', tetapi memanggil Kaa-san mu 'Kaa-sama'?,"

"Hai' desu yo,"


Sakata Shiro (7 thn), anak pertama pasangan Sakata Gintoki dan Hijikata/Sakata Toushirou. Secara fisik mirip Gintoki bagai pinang dibelah dua dengan potongan rambut lebih pendek, tapi memiliki warna mata Toushi. Walaupun memiliki fisik Gintoki, tapi kepribadiannya tenang, bahkan terkesan dingin menurut orang-orang yang baru pertama bertemu dengannya.

Sebenarnya kepribadiannya sangat mirip Toushi (serius dan cerewet),tapi itu hanya ditunjukkan pada orang-orang yang dekat dengannya saja. Dia sebenarnya juga cukup usil terutama pada Gintoki. Seperti obrolan (?) pagi hari yang sedang terjadi. Panggilan 'Ossan' (a.k.a paman a.k.a om-om) Shiro pada Gintoki sebenarnya sudah Shiro lakukan ketika dia bisa bicara. 'Ossan' adalah kata pertama yang diucapkan Shiro kecil. Hal ini pada awalnya membuat Gintoki sangat senang karena mengira Shiro memanggilnya 'Otousan' dan membuat Toushi pundung. Tapi sekarang, lihatlah siapa yang tertawa pada akhirnya. Ya walaupun sebenarnya Toushi lebih senang jika dipanggil 'Otousan' (a.k.a ayah) daripada 'Kaa-sama', tapi akhirnya Toushi menerima panggilan itu. Lagipula panggilan 'Kaa-sama' (dari Okaa-sama/Okaasan a.k.a ibu) tentunya lebih baik daripada 'Ossan' yang –ehem– suaminya –ehem– terima.

Sampai sekarang, Shiro masih dan sepertinya akan terus memanggil Gintoki dengan sebutan 'Ossan' karena dia suka dengan reaksi yang ditunjukkan Gintoki. Dia juga memanggil Toushi dengan sebutan 'Kaa-sama' juga untuk lebih mengusili Gintoki. Intinya, objek keusilan favoritnya adalah Sakata Gintoki.


"Kuroooooooooo . . ."

"Stttssss. JANGAN BERISIK! Kuro baru saja tidur!,"

"Tapi kau yang sekarang berteri—Aaahhhhh, telingaku, telingakuuuuuuu,"


Sakata Kuro (2 thn), anak kedua pasangan Sakata Gintoki dan Hijikata/Sakata Toushirou. Secara fisik mirip Toushi bagai pinang dibelah dua, tapi memiliki warna mata Gintoki. Lima tahun lebih muda dari Sakata Shiro sang kakak. Anak yang paling dimanja oleh Gintoki. Sebenarnya Gintoki ingin memanjakan kedua anaknya sama rata, tapi saat Gintoki mencoba memanjakan Shiro, tubuh Shiro akan merinding dan berakhir berlindung di balik tubuh Toushi untuk menghindar dari PDA Gintoki. Akhirnya, Gintoki menyerah dan menunjukkan seluruk afeksinya pada Kuro.

Semua orang yang baru pertama melihatnya pasti berujar 'Kawai~' (a.k.a imut/lucu) karena wajahnya yang memang terlihat manis dan polos dengan mata yang bulat, besar, dan berkilau (tidak seperti mata ikan mati Gintoki). Karena sering dimanja, membuatnya lebih cengeng dari anak-anak sebayanya. Hal ini juga yang menjadi perdebatan Gintoki dan Toushi. Toushi tentu tidak ingin anaknya menjadi anak lemah yang tidak bisa melindungi dirinya sendiri, untuk itu dia selalu mengingatkan Gintoki untuk tidak terlalu memanjakan Kuro.


.

.

.

TBC (?) Lanjut (?) Yes/Yes (?)

.

.

.

Hai, semuaaaaaa, author kembali hadir ditengah kalian untuk memberi konsumsi cerita terbaruuuuuu. Kali ini tentang drama keluarga para tokoh Gintama. Gimana? Ini baru ancang-ancang di tengah kebosanan diri. Semoga author bisa memproduksi (?) dan menamatkan cerita-cerita author (aamin). Salam (bye)