Desclaimer : Masashi kishimoto

Real Bond

.

.

Comedy, Friendship, Romance (little bit)

.

.

selamat menikmati

...

...

...

.

Chapter 1

Pagi hari yang cerah merupakan harapan sebagian orang ketika bangun dari tidurnya, terlebih bila itu adalah hari weekend, banyak orang menggunakan kesempatan itu untuk sekedar olaharaga di pagi hari atau menyesap minuman hangat sembari berbincang pagi bersama keluarga, tapi tidak sedikit pula yang memanfaatkan kesempatan itu untuk bermalas-malasan di tempat tidur.

Tapi sepertinya kriteria di atas tadi tidak terjadi pada 3 pemuda yang menjadi tokoh utama pada cerita kali ini

"Hoyy Shika Kiba cepat sedikit kita hampir terlambat!" teriak pemuda kuning kepada temannya yang berambut nanas yang hanya dibalas dengan kuapan

"Aku mengantuk sekali naruto...tidak bisakah kita menundanya sehari saja?"jawab shikamaru kali ini sambil mengusap kedua matanya berharap bisa sedikit menghilangkan rasa kantuk yang melandanya kali ini

"Shikamaru benar Naruto...kenapa kita harus kesana sekarang ?"sementara pemuda satu lagi yang sejak dari tadi berada di sebelah shikamaru ikut bicara

"Lagipula jika dibilang hampir telat kita memang sudah telat dari tadi"lanjut kiba, sebenarnya kiba sedikit kasihan kepada shikamaru..coba kalian bayangkan bila di pagi hari seseorang di ajak berlari tpi dalam keadaan mata tertutup, hal itu terjadi pada shikamaru kali ini ,sebenarnya kiba agak ngeri dengan kemampuan super yang dimiliki oleh temannya sekarang dan oleh sebab itu pula kiba dari tdi selalu senantiasa berada di samping shikamaru ...jawabannya adalah memastikan shikamaru tidak menabrak atau masuk kedalam lubang pebaikan jalan,

"Ahhhh cepat cepat ! bisnya akan berangkat !!!" teriak naruto sang pelopor yang melihat bis yang menjadi tujuan mereka hampir lepas landas dari tempatnya langsung saja segera menambah kecepatannya yang kemudian disusul oleh kiba

Sementara shikamaru sedikit kewalahan mengimbangi kecepatan lari kedua temannya

"Oiiii...Kiba, Naruto bisa kalian lari dengan normal?"kali ini shikamaru sudah mulai menemukan kesaadarannya setelah tadi sempat berlari sambil menutup matanya

Tpi sepertinya naruto dan Kiba tidak mendengar apa yang diucapkan oleh shikamaru

Naruto And Kiba Side

"Yoshhh aku tidak akan kalah darimu naruto!!!"teriak kiba kali ini yang melihat naruto menambah kecepatan larinya, kali ini Kiba sedikit merasa bernostalgia dengan Naruto bila ditanya kenapa karena disekolah mereka yang dulu Naruto dan Kiba adalah saingan dalam event perlombaan lari yang diadakan setiap mulai ajaran semester baru

"kiba kita tidak sedang melakukan lomba lari kali ini!"teriak balasan dari Naruto kepada Kiba yang menganggap bahwa mereka sedang mencoba melakukan perlombaan lari seperti saat di sekolah lamanya dulu

"Ora...ora...ora" sepertinya Kiba tidak memperdulikan peringatan dari Naruto karena sudah terlihat jelas Kiba malah menambah kecepatan larinya

"Heh maaf saja Kiba aku tidak mau menodai rekor juara 3x berturut-turut ku" naruto yang melihat kiba hampir menyusulnya semakin menambah kecepatannya

Karena Naruto terprovokasi oleh Kiba akhirnya Naruto meladeni keinginan Kiba ,sepertinya ia masih tidak rela kemenangan beruntunnya atas Kiba ternodai pada hari ini

"Yoshhh!! Aku menang kiba" ucap Naruto sesaat setelah sampai didalam bis disusul oleh Kiba di belakangnya dan tepat setelah Kiba sampai pintu bis sudah tertutup otomatis yg menandakan bis akan segera melaju menuju pemberhentian selanjutnya

"kau harus belajar dari ahlinya Kiba soal berlari!"

"kau saja mencuri start Naruto!"

"Hidup ini tidak adil Kiba jadi biasakan dirimu,lagipula kau yang memprovokasi ku tadi!" Sanggah Naruto karena tidak terima ia dituduh mencuri start lagipula dari awal dirinya tidak melakukan kesalahan apapun

"Aku hanya mencoba mengejarmu karena aku tidak tega melihat shika harus berlari secepat dirimu" sebenarnya yang dikatakan Kiba ada benarnya karena niat awalnya memang seperti itu, tapi entah setan gunung mana yang merasukinya hingga ia akhirnya terbawa suasana nostalgia saat itu

"Nak jangan membuat keributan di dalam transportasi umum!!" sela salah satu penumpang karena merasa terganggu dengan persebatan dua orang konyol didepannya

Naruto dan Kiba yang mendengar keluhan dari penumpang tadi segera meminta maaf karena sudah merasa membuat penumpang selain mereka merasa terganggu, tapi setelah meminta maaf Naruto dan Kiba merasa seperti ada sesuatu yang kurang entah itu terlupakan atau tertinggal

"Kiba, apa kita melupakan sesuatu?" tanya Naruto pada orang disampingnya saat ini

Kiba yang merasa ditanya oleh Naruto pun juga merasa seperti ada sesuatu yang kurang saat ini "aku juga berpikiran sama denganmu Naruto"

"apa kita melupakan kuci kamar? "Tanya Kiba

Naruto yang mendapat pertanyaan seperti itu segera mengingat-ingat sasuatu yang berhubungan dengan kunci

"Sepertinya tidak, karena sebelum berangkat aku menyerahkannya pada Shikamaru" jawab Naruto yakin sambil mengelus dagunya sambil mengingat kejadian yang berhubungan dengan itu semua

"ibu apa aku boleh makan buah nanas ini saat tiba dirumah"tanya anak kecil kepada ibunya sambil menenteng buah nanas di tangannya yang tidak sengaja tertangkap pendengaran Kiba dan Naruto yang sukses membuat mereka berdua menolehkan kepalanya untuk mencari sumber suara

"Tentu, Rika boleh makan sepuasnya ketika sampai dirumah" si ibu yang mendapat pertanyaan menggemaskan dari anaknya pun membalasnya dengan senyuman manis yang membuat Naruto dan Shikamaru kembali bernostalgia dengan kehidupan di desa saat dimana Naruto,kiba,dan Shikamaru selalu diberi buah gratis oleh kakek sesaat setelah mereka lelah saat bermain di kebun pada saat masih di sana

Namun sesaat setelah momen itu sepertinya Kiba dan Naruto mulai merasa ganjil dengan hal itu saat mendengar nama Rika dan melihat buah nanas

Rika ?

Nanas ?

Kunci kamar ?

Dan benar saja kedua sahabat bodoh itu mulai memahami sesuatu hal yang penting mereka lupakan semenjak menaiki bus sekarang, dan sekarang keduanya saling bertatapan seolah mengerti bahwa mereka berdua sedang memikirkan hal yang sama

.

.

"DIMANA SHIKA!/SHIKA DIMANA!"

Shikamaru side

Akhirnya setelah melalui banyak rintangan yang berlika liku shikamaru sampai di halte pemberhentian bus

"HAH,HAH,HAH" sambil sesekali mengatur nafasnya Shikamaru menyandarkan punggungnya ke tembok bangunan sambil bergumam sesuatu hal yang membuat dirinya kesal karena mendapatkan cobaan padahal waktu masih menunjukkan pagi hari

"bagaimana bisa mereka pergi kesana dengan meninggalkan otaknya" gumam shika sambil mencoba merogoh sesuatu didalam tasnya kemudian mengeluarkan 1 botol air minum dan meminumnya sampai habis

"AHHHHHHHHHH" lega pemuda nanas tadi setelah menenggak habis minumnya dan bersyukur karena merasa hidupnya tidak jadi berkurang karena kegiatan "lari pagi"nya bersama dua sahabat bodohnya beberapa saat lalu

.

.

.

.

Maaf bila penggunaan bahasanya masih sama pengungkapan situasi masih jelek baru belajar hehehe

.

.

please review dan masukan agar bisa jadi lebih naik lagi see you!!