Drap

Drap

Drap

"kaa-chan, tas Nalu mana?"

Drap

Drap

Drap

"kaa-chan, topi Ryouta?"

"la la la~"

"DEI! CEPAT MANDINYA! DASAR OKAMA! SUDAH MAU JAM 7 INI!"

"ck, BERISIK UN! DASAR WANITA JADI – JADIAN!"

"APAAAAA!"

"KYUU! DEI! JANGAN TERIAK-TERIAK!"
"tapi kamu juga teriak-teriak sayang," – Minato

Hari yang heboh seperti biasa di rumah mewah Namikaze. Namun pagi ini terasa lebih ribut karena hari ini merupakan hari pertama sekolah bagi para pelajar di Jepang, termasuk juga kepada anak-anak keluarga Namikaze.

.

Author : Armelle Eira

Disclaimer :

Naruto © Masashi Kishimoto

Katekyo Hitman Reborn © Amano Akira

Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadoshi

.

Sebuah mobil Lexus LS 460L hitam berhenti di depan gerbang TK Phantom academy. Dan dari sana, turunlah dua anak kelas 3 SD yang mengendong dua balita blonde dan juga ibu mereka yang sedang membuka payung kuning untuk melindungi dirinya dari sengatan matahari.

"Bye Kyuu, Dei, Naru, Ryouta. Belajar yang baik ya. Tou-chan sayang kalian," ucap Minato setelah menurunkan kedua anak kelas 3 SD dan juga 2 balita yang memasuki hari pertama mereka di K2 serta sang Istri yang menemani kedua balita mungilnya di hari pertama sekolah.

"nah, Ryouta dan Naru belajar baik-baik ya. Kalau ada yang menggangu kalian, bilang ke aniki. Nanti akan aniki kasih pelajaran ke mereka." ucap Deidara sambil menurunkan Ryouta dari gendongannya ke lantai kelas baru sang adik. Sambil mengusap kedua kepala adiknya, ia menambahkan, "aniki pergi sekolah dulu ya, upacara pembukaan sekolah sudah mau mulai."

"Kyuu, ayo pergi un." Ajak Deidara kepada kembarannya yang masih asik mengambil foto kedua bocah blonde kita yang manis.

"Tidak! Aku mau menemani Ryouta dan Naru di hari pertama mereka! dan juga memastikan agar anak ayam dan juga setan gunting itu tidak datang menggangu adik-adikku yang manis!" kekeh Kyuubi.

"tapi kita bisa telat un! Nanti biar kaa-san aja yang mengambil foto!"

"TIDAK!/TIDAK!" –ehΣ(゜゜). kok ada dua suara?

"KAA-SAN~ Tachi tak mau sekolah. Hari ini kan hanya upacara pembukaan saja. Tachi ingin lihat Sasu sekolah~ pengen foto-foto hari pertama Suke di kelas baru~" well, apa yang kalian lihat mungkin jadi hal yang paling memalukan sepanjang sejarah Uchiha. Seorang Uchiha Itachi, me-mo-ho-n sambil merengek-rengek di kaki sang bunda seperti anak kecil minta permen. Ya. Seorang uchiha merengek seperti anak kecil yang tidak ke-Uchiha-an sekali didepan orang tua dan juga anak-anak TK.

.

"Abang itu kenapa mah?"

"ssh, seijuurou. Jangan tunjuk tunjuk, abang itu lagi kesurupan. Lihat ada keriputnya kan." Gumam nyonya Akashi sambil membawa pergi anaknya ke kelas sebelah. Meninggalkan kerumunan orang yang semakin sedikit, Kushina yang melongo, Dei yang sedang menjedotkan kepalanya ke tembok. Dan juga Mikoto yang menutup mukannya sambil bergumam. "tolong buat aku menghilang saat ini juga."

"belum selesai satu, datang lagi brother complex yang lain," - Deidara 2020

.

Okelah, kita tinggalkan para orang dewasa sejenak, dan mari kita lihat aktivitas bocah-bocah moe kita di dalam kelas.

"Woah~ Naru-cci mite mite! Meja baru!" teriak Ryouta senang sambil menarik tangan Naruto ke salah satu meja bundar kuning yang ada di sebelah kanan ruang kelas, tepat di bawah jendela.

"Tuna! Ohayou~" sapa Naruto kepada temannya sudah duduk terlebih dahulu disana dan sedang membaca buku.

"Ohayou-ssu!"

"Na-nalu, Lyouta ohayou~" ucap Tsunayoshi sambil tersenyum manis kearah kedua teman sekelasnya tahun ini.

"ne-ne Tcuna, hayato-kun dan takecci mana?" tanya Ryouta saat melihat kedua bodyguard Tsuna yang biasa selalu bersama tsuna tidak ada di kelas bunga matahari.

"Hayato di –"

"LEPASKAN BAKA OYAJI! HAYATO MAU MENEMANI TSUNA-SAMA!"

"maa~ maa~ Hayato, kita kan di kelas sebelah," –Takeshi.

"HAYATO MAU PINDAH KELAS!"

"DIAMLAH ANAK SETAN! Kau dan Tsuna beda kelas tahun ini! JANGAN BUAT MALU DAN CEPAT LEPASKAN PINTUNYA!" teriak G berang sambil menarik Hayato yang memeluk pintu kelas matahari seperti koala.

"TSUNa~sama!" teriak Hayato merana saat diseret G ke kelasnya yang asli. "TIDAKKKKKK!"

Sambil tertawa, Takeshi pun menyusul Hayato dan juga pamannya ke kelas sebelah. "hahaha~ jaa Tsuna~"

"Hayato aneh!" ucap Naruto sesaat setelah tragedy menyeret Hayato selesai.

"tidak biasanya Tsuna-kun pisah kelas dengan Hayato-kun dan Takeshi-kun," ucap Kuroko

"HIEEEEEE Ku-Kuloko-kun! Ka-kapan datang ke sini?" ucap Tsuna kaget

"aku dari awal sudah duduk di sini Tsuna-kun,"

"go-gomen na Kuloko-kun,"

"hm,"

.

.

"Sasuke –kun~ ayo duduk sama kami sini," panggil sakura dan Ino pada si emo Uchiha yang baru masuk ke kelas.

"hn," balas sang Uchiha dan berjalan kearah Ogiwara dan Kagami di meja lainnya.

KRAUS

"Yah, Dicuekin." ucap Murasakibara. Kemudian ia melenggang santai menuju ke meja Sasuke dan kawan kawan.

.

"Dah Kaa-san," Aomine berjalan dengan santai memasuki kelas barunya, ocehan satsuki di sebelah kanannya pun diabaikan.

Tap

Langkah pendek si Ganguro terhenti. Manik birunya mengamati suasana kelas barunya sekilas.

Ada Akashi, Midorima dan Neji yang sedang pundung di pojokan. Hayato dan Takeshi yang sedang berdebat di ujung ruangan satunya. Dan juga Momoi, Hinata, Takao dan Kiba yang sedang bermain dengan riang di meja tengah –oh ini yang membuat Neji dan Midorima gloomy-.

'cih, kenapa tahun ini suram semua sih,' batin Aomine merana.

"Daiki, aku tau apa yang ada di pikiranmu," ucap Akashi sambil memainkan gunting merahnya mengancam.

Batin Aomine bergidik ngeri 'Kaa-san, tolong doakan anak gantengmu ini.'

'Aomine~ jangan ganggu Kiba dan Hinata.'-Neji

'Gangguro jangan dekati Takao.' –Midorima

Walaupun tidak berbicara, aura menyeramkan yang dikeluarkan oleh Neji dan Midorima sudah cukup membuatnya ketakutan. Ditambah lagi aura membunuh dari Akashi yang seolah siap menerkamnya.

'Kaa-chan, aku mau pindah kelas!' batin Aomine menangis.

.

"Kaa-san, Mikoto ba-san, ittekimasu un." Pamit Deidara, menyeret saudari kembarnya dan juga si alay Uchiha yang sedang pingsan. Habis dijitak Kushina ceritanya.

"itterashai~" ucap Kushina dan Mikoto berbarengan sambil melambaikan tangan.

"yare-yare heboh seperti biasanya Namikaze-san," ucap Fon yang baru datang sambil tersenyum manis ke arah 2 ibu muda itu.

"ah, Fon-sensei bisa saja," balas Kushina sambil tertawa.

"Ohayou Kushina-san, Mikoto-san," sapa Iruka yang baru datang sambil membawa setumpuk buku.

"Iruka-chan Ohayou, titip Naru dan Ryouta ya," sapa Kushina.

"Sasuke juga Iru-chan," tambah Mikoto. "kami tunggu mereka di Café depan seperti biasa, selamat bekerja Iru-chan, Fon-sensei."

"hhh~"

"semangat Iruka-sensei," ucap Fon sambil menepuk bahu Iruka sebelum masuk ke dalam kelas.

"baiklah, kelas baru semangat baru," ucap Iruka menyemangati dirinya sendiri.

"eh," Langkah Iruka terhenti oleh bocah merah, sang kaisar gunting penerus Akashi corp. "Seijuurou. Kenapa belum masuk kelas? Fon-sensei sudah masuk loh dari tadi."

"Sensei, aku ingin pindah kelas. Aku mau sama Ryouta."

'KENAPA LAGI INI!' -Iruka

.

.

Hai hai hai

Eira here!

Dah lama banget sejak terakhir Eira update fanfic. Sorry guys. Nah, kemarin tuh Eira bingung mau lanjutin gimana kan. Akhirnya Eira putuskan untuk merombak susunan si Chibi series ini. Jadi kita bisa lihat kelucuan mereka tanpa terpisah pisah gitu hahaha.

Nah tenang aja, setiap minggu akan Eira usahakan update. Kalau misalkan gak update kan. Teror aja Eira. Biar gerak jarinya hahaha.

Sepertinya cerita ini makin gaje. Tapi moga ini menghibur ya. Kalau ada komen or saran, jangan takut untuk kasih tau, biar Eira bisa belajar.

Thank you for reading, kindly wait for me every Monday and Friday for new story.

XOXO