~UNCLE~

Capter 10 : Perkara Istri dan Ayam

Baekhyun tidak mengerti, keesokan harinya saat Baekhyun kembali ke kampus, Baekhyun kembali mendapati cinta pertamanya itu lagi. Bahkan kini, dengan mengejutkannya pria bernama lengkap Lee Junki itu malah malah menjadi dosen pengganti untuk salah satu mata kuliah yang Baekhyun ambil. Dalam hati Baekhyun merutuki Mr. Go, si dosen mata kuliah teknik informasi yang malah melarikan diri ke luar negeri dengan alasan dinas. Padahal satu kampus juga sudah mendengar bahwa dia pergi dengan salah satu 'ayam'nya untuk menghindari istrinya dirumah.

Dosen baru Lee ini menjengkelkan menurut Baekhyun,dia terus mencuri pandang padanya selama jam mengajar. Baekhyun malu dan salah tingkah. Tapi dia tidak bisa kalau harus kembali ke pesona cinta pertamanya itu lagi. Dia sadar diri, pria yang berdiri tegap di depan sana sambil menerangkan apa yang layar proyektor tayangkan itu telah beristri. Baekhyun bahkan kenal baik dengan istrinya itu.

Dari apa yang dia sampaikan kemarin sudah jelas kalau si pria Junki ini ingin Baekhyun kembali menjalin kasih lagi dengannya. Tapi Baekhyun tak boleh goyah. Walau Baekhyun sering mendapat julukan murahan karena sering bergonta-ganti pasangan dan bermalam dengan setiap pria yang dikencaninya, Baekhyun bersumpah dia tidak pernah menggoda pria yang sudah memiliki pasangan.

"Baekhyun-ssi, bisa bantu saya membawa proyektor ini ke kantor saya?"

Tapi Lee Junki sangat menyebalkan. Dia terus berusaha merobohkan pertahanan Baekhyun. Bahkan mencari celah sesempit apapun yang dapat dia raih.

"Kau beruntung sekali! Dosen Lee sangat tampan. Kau kan baru putus dari Eunwoo, coba kau dekati saja dia!" Bahkan Wendy yang duduk di sebelah Baekhyunpun sekarang juga tampak sangat menyebalkan di mata Baekhyun.

"Dia sudah beristri dan istrinya itu sangat cantik!" Jawab Baekhyun seadanya. Memang benarkan, Baekhyun tidak bohong Lee Junki memang sudah beristri.

"Selama masih bisa dibelokkan, coba saja! Toh ku lihat-lihat dari tadi Dosen Lee terus mencuri pandang padamu, sepertinya dia tertarik. Ayolah, Byun, kau kan primadona kampus!"

Wendy itu memang bisa dibilang open minded apalagi dengan orientasi seksual orang lain. Dia tidak pilih-pilih teman dan supel kepada siapa saja. Tidak heran kalau dia dan Baekhyun bisa berkawan baik selama dua atau hampir tiga tahun ini. Tapi selama berteman baik dengan Wendy, Baekhyun juga tahu beberapa watak buruk gadis itu. Baginya, "Jodoh tidak ada yang tahu, siapa tahu memang lagi dititipkan Tuhan ke tangan orang lain. Jadi pepet saja kalau suka! Tidak peduli masih sendiri atau sudah punya orang!"

Terdengar obessesive memang. Tapi Baekhyun yakin teman seperjuangannya ini tidak seburuk itu.

Setelah dorongan keras dari Wendy di bahunya, Baekhyun berakhir berjalan dibelakang mantan kekasih yang sekarang berstatus sebagai dosennya itu sambil tangannya membawa proyektor yang sebenarnya tidak seberapa berat. Harusnya pria yang berjalan di depan Baekhyun ini bisa membawanya sendiri berhubung buku modul yang dia bawa juga tidak seberapa banyak. Hanya sebuah.

Alasan saja!

"Proyektornya saya taruh diatas meja, saya mohon pamit Mr. Lee."

Baekhyun tentu tidak ingin basa-basi lagi. Ia ingin segera melarikan diri dari hadapan pria Lee itu karena demi apapun, si Lee ini selalu tahu caranya membuat Baekhyun terus mati kutu!

"Tunggu, Baekhyun!" Tapi dengan sangat kurang ajarnya pria ini malah mencekal tangan Baekhyun seperti film-film romansa atau drama-drama picisan yang sering Baekhyun tonton.

Baekhyun memberanikan diri untuk membalikkan badannya kembali menghadap Junki meski pandangannya tetap ia tundukkan.

"Ya," Jawab Baekhyun lirih.

"Apa pria kemarin benar-benar kekasihmu saat ini?" Lee Junki benar-benar tidak mengerti basa-basi. Apa bahkan mereka kemarin sempat berbasa-basi?

"Baekhyun, jawab aku!" Kedua lengan pria itu saat inipun beralih untuk mencengkram bahu Baekhyun kuat. Benar-benar kurang ajar.

"Y-ya, begitulah" Baekhyun hanya bisa menjawab lirih dan ragu. Pria kemarin itu pamannya, secara biologis, walau lahir di tahun yang sama dengannya.

"Tatap mataku kalau kau bicara padaku, Baek!" Cengkraman di bahu itu makin kuat.

Jadi Baekhyun bersusah payah mengangkat wajahnya untuk memandang mata yang sedang menatapnya tajam.

"Y-ya! Dia p-pacarku!"

Pria Lee itu diam beberapa saat tanpa mengalihkan pandangannya, kemudian mendengus geli.

"Nah, kau berbohong!"

'cup!'

~UNCLE~

Chanyeol mengemudikan mobilnya dengan perlahan dan tenang. Namun alisnya mengkerut samar. Pemuda manis dan montok yang berstatus keponakan di sebelahnya ini sungguh aneh. Sampai tadi pagi mereka masih sanggup berdebat perkara mana yang lebih jago antara Maria Ozawa atau Sora Aoi, tapi tiba-tiba saat pulang bocah Byun itu hanya diam dan tidak banyak bertingkah. Bahkan ketika Chanyeol telat menjemputnya selama 30 menit (Biasanya Chanyeol harus sudah stand by bahkan sebelum Baekhyun keluar dari kelas atau Baekhyun akan mengadukan Chanyeol ke nenek tersayangnya!).

"Hei, Baek?"

Chanyeol ingin memulai percakapan sungguh. Ia tidak bisa berada di situasi saling diam dengan Baekhyun. Tidak terbiasa, jadi terasa sangat canggung.

"Paman,?"

Akhirnya Baekhyun buka suara untuk kali pertama. Walau lirih, Chanyeol masih bisa mendengarnya dan berdeham pelan untuk menjawab.

"Apa paman pernah mencoba ayam?"

Pertanyaan yang sukses membuat alis Chanyeol makin berkerut dalam.

"Kau ini bicara apa? Menu makan malam kita ayam kemarin!"

"Maksudku semasa kau masih kuliah!"

Chanyeol diam sejenak untuk mengingat-ngingat masa kuliahnya yang sudah terlewat.

"Saat kuliah aku sering pergi ke KF*C untuk makan siang!"

Suasana tiba-tiba hening kembali.

.

"Aku tidak mau jadi ayam!"

.

"Kau melantur lagi ya? Kau masih manusia, Baek!"

.

TBC

Pendek? Memang, Cuma sebagai penanda kalau fanfic ini masih lanjut :D

Sudah setahun lebih ya ternyata :D terakhir update tanggal 15 Mei 2020 sekarang 7 September 2021. Ngomong-ngomong, aku sudah tidak kerja lagi setelah setahun lebih sibuk perkara kerja. Sedih memang karena ga punya duit lagi jadi gabisa sesuka hati beli printilan kepop TTATT tapi senangnya, aku sekarang kuliah :3 lucu emang disaat orang seusiaku rata-rata udah semester 5 bahkan ada yang sudah selesai sidang skripsi aku malah baru jadi maba :'v tapi karena aku sekarang maba dan kuliah masih online, aku jadi punya waktu lebih buat nulis cerita lagi :3 kalau masih ada yang masih setia nunggu ceritaku, aku berterimakasih sekali setiap baca review semangatku balik terus, komentar kalian lucu-lucu TT TT

Btw, aku udah pernah bilang belum kalau aku juga punya akun wattpad yang pakai nama sama vivitobenmonggu?

Btw lagi, besok tanggal 8 aku ulang tahun loooh :D harapanku tahun ini semoga diberi kelancaran atas kemiliterannya Chanyeol, Baekhyun, sama Jongdae, aamiin TTATT