Chapter 45
Setelah percakapannya dengan Irisliel, suasana yang sudah sudah mencekam bertambah buruk. Bahkan biasanya tidak ada rumor buruk mengenai Menma, sekarang rumor itu bertebaran seperti daun berguguran
Hal ini bisa diatasi tapi rumor yang muncul terlalu banyak sehingga membuat Menma merasa jika rumor ini tidak akan ada habisnya, selain itu rakyat yang biasanya tidak terlalu mencampuri urusan tahta sekarang mencemooh dan tidak menerima Menma sebagai Putra Mahkota
Normalnya hal ini akan disambut baik oleh Menma sendiri, tapi masalahnya ada pada Masaki, jelas-jelas yang paling dipedulikan oleh Menma adalah keamanan Masaki. Jika Masaki tidak ada maka Menma tidak akan berada disini, tapi pikiran itu tidak pernah terlintas di kepala Menma, ia hanya berpikir bagaimana menangani masalah ini dengan baik
"Hahh..."
Menma menghela nafas dengan menggunakan jubah untuk menutupi badan dan wajahnya dan menggunakan sihir untuk menyamarkan wajahnya. Ia melihat sekeliling dan mendengar berbagai rumor buruk mengenai dirinya, tapi Menma sendiri tidak bisa melakukan apapun untuk menghentikan rumornya dan membiarkannya berjalan saja
Hal ini terjadi setelah ia menghadiri undangan pesta teh Irisliel, Menma tahu jika perkataannya waktu itu cukup kasar tapi tidak pernah dalam dugaannya bahwa kerusakannya akan sangat besar seperti ini, sekarang ia merasa jika menerima dukungannya akan lebih menguntungkan daripada mengabaikannya
Seorang pria datang kepadanya, ia menggunakan pakaian yang tertutupi sehingga tidak jelas penampilannya, tapi yang jelas adalah ia datang menuju Menma dan meletakkan sebuah kertas yang terlipat kemudian pria itu pergi tanpa mengucapkan sepatah kata apapun
Menma membuka kertas itu setelah memeriksanya apakah ada sihir jebakan
"Temui aku dibelakang tempat ini"
From:Medaka
Menma membayar makanannya dan segera pergi ke tempat yang ditentukan
Beberapa waktu sebelumnya
"Berikan ini pada pria yang menggunakan tudung disana!"Wanita berambut biru dengan kemeja lengan panjang warna coklat dengan rok sepaha berwarna hitam dengan stocking hitam panjang, ia menunjuk ke arah tempat Menma
Pria itu sendiri terkena hipnotis dan hanya melakukan perintah dengan tepat tanpa ada kesalahan karena perintahnya sendiri sederhana
"Tidak pernah kusangka orang yang dulu kuusir sekarang menjadi Putra Mahkota! Hahh ini sudah 2 tahun sejak kejadian itu, apa ia masih akan mendengarkanku?"Medaka bergumam dengan gelisah, waktu sudah berlalu 2 tahun semenjak ia mengusir Menma dan beberapa bulan setelah itu Menma sudah menjadi Putra Mahkota, perkembangannya terlalu cepat kemudian setelah 2 bulan Menma menjadi Putra Mahkota muncul rumor-rumor tidak enak
Medaka sendiri tahu penyebabnya adalah Irisliel karena ia telah menyelidikinya sejak rumor bermunculan, karena kemunculan rumor itu terlalu terencana dan mendetail walaupun informasi yang didalamnya samar-samar. Jika Medaka tidak melihatnya dengan baik, ia pasti akan mengabaikannya
Walaupun ia berniat membantu Menma, ia tidak ingin melakukannya dengan gratis, tentu saja ia ingin dibayar kembali tapi setelah ia melihat dan mengawasi Menma, ada hal yang berbeda. Menma yang dulu Medaka kenal adalah anak polos yang bahkan tidak tahu apapun tapi ia yang sekarang seperti orang yang sangat berbeda, tegas, penuh dengan kecurigaan dan kuat. Dulu Medaka bahkan tidak bisa menghitung berapa kali ia harus membantu Menma yang selalu dipukuli oleh preman jalan, tapi dirinya yang sekarang bahkan bisa berhadapan dengan para pembunuh dengan mudah
Semakin dipikir, Medaka semakin merasa aneh karena mengapa Menma tiba-tiba menjadi orang yang berbeda? Apa pertumbuhannya terpicu karena pengusirannya? Bukankah itu berarti motivasinya adalah balas dendam? Pikiran ini memenuhi Medaka dan membuatnya sakit kepala karena tidak tahu jawabannya
Menyadari bahwa ia terlalu fokus dalam pikirannya membuat Medaka langsung tersentak dan merasakan keberadaan seseorang yang mendekat
"Selamat siang Medaka, kurasa ini pertemuan pertama kita setelah 2 tahun"
"Ara sepertinya kamu telah belajar sopan santun dengan sangat baik"
"Kau ini memang selalu senang dalam menggodaku"
Hal yang dikhawatirkan Medaka yakni hubungannya dengan Menma hanyalah sebuah ilusi, bahkan Menma menyapanya dengan hangat
"Medaka apa kau tahu area sekitar sini?"
"Lumayan kurasa"
Jawaban itu membuat Menma tersenyum, kemudian ia menarik tangan Medaka"Kalau begitu akan kutunjukkan, ayo kita kencan"
"Hah..?"Medaka tidak bisa mengikuti perkembangannya sehingga ia membiarkannya terbawa arus saja
Medaka dan Menma berjalan-jalan di pasar, karena menggunakan tudung jubah akan terlalu mencolok, Menma mengubah penampilannya dan menjadi orang dengan rambut hitam dan mata merah ruby, Medaka sendiri tidak perlu mengubah apapun karena dirinya tidak terlalu dikenal
"Paman, berapa harga dua permen manis ini?"
"Dua copper"Paman itu memberikan permen yang berbentuk seperti ksatria dan putri pada Medaka dan Menma
"Kalian berdua terlihat serasi sekali ya, ksatria dan putri memang sangat cocok"Paman itu menyeringai melihat Medaka dan Menma
Medaka yang mendengarnya ingin protes tapi jika ia lakukan identitasnya kemungkinan akan bocor sehingga ia mengurungkannya, Menma sendiri tidak ingin memprotesnya, tapi statusnya yang sebagai Pangeran memang membuatnya merasa rumit
Lanjut dari kios itu Menma membawa Medaka ke tempat yang terkenal menguji keberuntungan, tentu saja Menma yang kalah karena ia memang bukan orang yang sial tapi ia juga bukan orang yang beruntung
"Terlalu cepat seratus tahun bagimu untuk bisa mengalahkanku dalam hal keberuntungan"Medaka berujar dengan wajah yang sombong melihat Menma
"Sepertinya memang begitu, ya ampun padahal aku pikir bakal menang sebelumnya"Medaka berkata dengan tersenyum tapi ia menggerutu setelahnya
"Kau ini aneh sekali Menma! Mengapa kau tidak membenciku?"
"Untuk apa? Bukankah kau mengusirku juga karena aku tidak berguna bukan, dan sampai sekarang pun aku masih tidak berguna, jadi tidak ada yang berubah bukan"
Mungkin sifat yang ditunjukkan oleh Menma selama ini adalah sebuah kamuflase untuk bertahan, Menma sendiri hanyalah orang biasa sehingga ia harus melakukan sesuatu agar dirinya tidak terjatuh, Medaka hanya tersenyum mendengar fakta ini, bahwa Menma yang ia kenal sama sekali tidak berubah, kecuali bagian dirinya yang polos sudah hilang
"Tidak, ada yang berubah! Dirimu yang dulu sangat menggemaskan dibandingkan yang sekarang"Medaka berkata seperti itu dan berlari didepan Menma
Menma tidak bisa membantahnya dan hanya tersenyum masam mengingat dirinya yang dulu, tapi jalan-jalan ini sangat bagus untuk meringankan beban pikiran Menma, dari mulai menjadi Putra Mahkota, jadi sasaran pembunuhan, berkelahi dengan penculik, diracuni, gagal melakukan pertemuan dengan kekaisaran Fantasia lewat Estine dan terakhir rumor mengerikan yang terus muncul mengenai dirinya
"Ada apa? Kau terlihat sangat puas sekali?"Medaka melihat perubahan raut wajah Menma dan bertanya dengan heran
"Tidak ada apa-apa!"
"Hei ada apa? Aku jadi penasaran"
"Rahasia"
Medaka cemberut mendengarnya, Menma sendiri hanya tertawa dengan cerah melihat Medaka yang cemberut
Mereka berdua menghabiskan waktu tanpa peduli waktu sehingga tidak sadar jika hari sudah gelap dan meninggalkan Menma dan Medaka yang duduk di kursi taman
"Yah ini menyenangkan"
"Benar, jarang sekali aku bisa bersenang-senang seperti ini"Medaka mengangguk setuju, ia juga tersenyum puas dengan Menma, bahkan ia lupa dengan tujuan awalnya
Ada perasaan aneh dalam diri Medaka namun ia langsung mengenyahkannya, jalan menuju penguasa selalu penuh dengan darah dan cinta hanya sebuah halangan yang tidak berguna. Walau ia tahu perasaan yang ia tekan akan menghilangkan rasa cintanya, tapi ia tidak peduli karena kebahagiaan tertingginya adalah saat ia menjadi yang teratas dari segalanya
"Ada apa Medaka, wajahmu muram"
"Tidak ada apa-apa! Hanya berpikir akan berapa lama kondisi damai ini berlangsung"Medaka langsung mengubah ekspresinya dan tersenyum kepada Menma
"Mungkin hanya sebentar! Kau juga tahu Medaka, kondisi para pangeran sangatlah panas dan peraturan mengenai putri tidak boleh memiliki tahta pun sudah dicabut, sehingga kondisinya semakin mencekam. Mungkin hanya masalah waktu sampai perang saudara diterjadi"Menma menjawab dengan muram karena bagaimanapun ia adalah penyebab dari semua hal itu
'Putri pertama Irisliel benar-benar mengejutkan saat ia merevisi undang-undang dengan kuasanya, banyak kritikan tapi segera teredam, mungkin lebih tepatnya disingkirkan karena bagaimanapun para orang tua itu sangatlah keras kepala, tidak mungkin mereka akan menyetujui peraturan baru begitu saja'Medaka berpikir demikian sambil mendengarkan Menma, ia telah menyelidiki berbagai kejadian aneh yang terjadi baru-baru ini dan hasilnya semuanya buruk, tidak ada hasil yang diinginkan
Walau perang saudara itu sendiri sudah direncanakan tapi ia tidak pernah menyangka bahwa para putri yang biasanya tidak berurusan dengan kekuasaan akan ikut campur mulai sekarang
"Menma, apa besok kau sibuk?"
"Hmm sebenarnya aku sudah ada rencana besok, mungkin 4 hari dari sekarang aku bisa senggang seperti sekarang"
"Kalau begitu datanglah ke kediaman kami, aku mengundagmu! Anggap saja sebagai main ke rumah teman"
"Itu tidak masalah, tapi apa kau yakin mau melewati semua proses itu? Aku tahu memang menyebalkan, tidak itu memang menyebalkan tapi jika kau lakukan bukannya itu akan menurunkan martabatmu sebagai keluarga Arch-Duke"
"Apa yang kamu katakan Menma? Tentu saja kita akan melakukannya seperti dulu"Seringai Medaka membuat Menma merasakan firasat buruk
"Jangan bilang..."
"Benar, jadi aku menunggumu ditempat biasa ya"
"Itu kejauhan Medaka, tapi baiklah"
"Kalau begitu sampai nanti Menma, semoga kamu tetap sehat sampai hari itu"Medaka berjalan pergi meninggalkan Menma sendirian di taman
Menma juga pergi dari taman, tapi ia tidak berjalan ia menggunakan sihir teleportasi untuk mencapai ruangannya yang selalu berdebu dan penuh dengan ruangan
Tok tok tok
"Masuk"
"Menma lagi-lagi kau tidak membersihkannya"Masaki hanya tersenyum dengan membawakan dua gelas cangkir teh dengan teko kaca
"Akhir-akhir ini banyak sekali masalah, jadi aku tidak punya waktu untuk membersihkannya!"Menma hanya menjawab dengan tersenyum bermasalah, walaupun sebenarnya ia bermain tadi tapi niat awalnya adalah untuk menginvestigasi dan menyebarkan rumor yang akan menimpa rumor juga, alasan Menma tidak menggunakan bawahan karena akan mudah terlacak, apalagi Menma adalah orang yang tidak memiliki fraksi sehingga akan mudah dikenali orang yang bekerja dibawahnya
Masaki sendiri mengerti hal itu tapi ruangan yang berdebu tidak sehat untuk tubuh"Kalau begitu pindahlah ke ruangan yang lain, berada di ruangan ini terus tidak akan sehat bagi tubuhmu"
"Di ruangan ini banyak sekali berkas penting, jadi aku tidak boleh kehilangannya"Menma sendiri mengingat semua hal itu tapi ia tidak ingin membuangnya karena mungkin akan berguna untuk sesuatu
"Kalau begitu buatlah ruang untuk bersantai, ruangan ini sangat sempit karena hanya ada jalan, buku dan meja mu saja"Masaki merasa tidak akan menang terus berargumen dengan Menma sehingga ia mengeluh saja
Menma sendiri hanya menjentikkan jarinya dan semua buku termuat dalam lemari file yang ia buat dan sofa serta meja terbuat. Alasan Menma tidak melakukan ini dari awal adalah dibutuhkan kekuatan sihir terus menerus untuk mempertahankan lemari file, sihir lemari file ini sendiri bukanlah sihir ruang sehingga tidak efisien untuk digunakan, walau jumlah mana yang diperlukan tidak terlalu banyak, tapi Menma tidak mau merasa terus dihisap tiap detik
Masaki sendiri menuangkan tehnya dan bersama dengan Menma
"Bagaimana kabar Celica?"
"Celica baik-baik saja, tapi akhir-akhir ini Celica sering rewel karena kamu tidak ada"Orang yang dibicarakan mereka berdua adalah anak Masaki yang lahir setahun yang lalu, merupakan sebuah keajaiban untuk bisa melihat anak berumur 6 bulan bicara dan pada saat umur satu tahun ia bisa berpikir dengan lancar sehingga pertumbuhannya sangat mengejutkan
"Bukannya orang itu harusnya Lauel?"Menma sendiri merasa aneh, ia hanyalah orang asing jika dilihat dari status manapun
"Ayah kandungnya memang adalah Lauel tapi yang selalu bermain dengannya adalah kamu bukan, jadi sudah sewajarnya ia lebih sayang padamu"
"Begitukah? Yang kulakukan hanya menemaninya saja"
"Begitulah"Mereka berdua meminum teh sesuai kebiasaan mereka dulu, tanpa ada adat bangsawan dan hanya kelakuan orang biasa yang sangat mengakar dalam diri mereka
Percakapan mereka tidak berlangsung lama karena Masaki juga harus kembali ke rumahnya sebelum jam malam tiba yang akan membuatnya dalam posisi buruk jika ketahuan keluar dari ruangan Menma
Mansion Druins-Antsein
Ruang Bawah Tanah
Medaka sekarang tengah berlutut pada kakek tua yang nampaknya berumur lebih dari 100 tahun namun tubuhnya sendiri tegap dan penuh keriput dan kesan yang ditimbulkan daripada bermartabat lebih ke dominasi sepihak, jika orang biasa yang melihatnya mungkin mereka akan tunduk seketika akibat aura dominasinya
"Perintah kakek sudah saya laksanakan, namun harus menunggu beberapa hari dikarenakan ada beberapa halangan"Medaka berkata dengan berlutut dan kepala tertunduk
"Baik, kau bisa kembali ke ruanganmu"
Medaka segera berdiri dan berbalik pergi meninggalkan mantan Kepala Keluarga Druins-Antsein
Ruangan ini dipenuhi dengan berbagai boneka dan peralatan mistik yang terlihat sangat kuno. Boneka-boneka di ruangan ini terlihat sangat nyata sehingga pahatan boneka apapun akan kalah saat dibandingkan dengannya karena selain nyata, boneka ini terlihat cantik dan indah tanpa kecacatan sekalipun
Kakek Druins-Antsein berdiri dan melihat kebawah, yakni sebuah tubuh manusia yang masih hidup dan matanya melotot dengan terus meronta-ronta mencoba melepaskan diri
"Terlihat seperti cacing"Kakek itu berujar dengan menyeringai melihatnya kemudian sebuah lingkaran sihir nonagram terbuka diatasnya dan mengekstrak darah orang tersebut
Rasa sakit yang ditimbulkan membuat orang itu meronta-ronta dan menyakiti dirinya sendiri agar segera mati, rasanya seperti ditusuk ribuan jarum secara perlahan kemudian ditarik dan ditusuk lagi tanpa henti, darah mengalir keluar melalui pori-pori kulit dan berada disekitarnya.
Orang itu bernafas lega karena rasa sakitnya sudah hilang namun ia juga merasa kehilangan semua tenaganya, bahkan ia sudah tidak bisa meronta-ronta atau bahkan menggerakan matanya. Yang ia bisa hanya pasrah
"Kemudian langkah terakhir"Kakek Druins-Antsein tidak berhenti sampai mengekstrak darah, ia kembali menciptakan lingkaran sihir dan memasukannya kedalam tubuh orang itu
Tujuan dari kakek Druins-Antsein adalah menciptakan sumber mana baru selain Circle dan Core yakni menggunakan pembuluh darah, namun saat Mana memenuhi pembuluh darah orang itu
Brats
Tubuhnya meledak bahkan tanpa merasakan apapun
"Cih gagal lagi"Kakek itu bertingkah sangat kesal karena ini ke 438 kalinya ia melakukan percobaan ini, walau sudah sangat hati-hati selalu berakhir dengan sama
Alasan Kakek Druins-Antsein ingin membuat sumber mana baru dikarenakan sumber mana saat ini tidaklah cukup, pengembangan sistem sihir adalah untuk efisiensi penggunaan Mana namun hal itu membuatnya rumit dan membutuhkan waktu, daripada merapal sihir yang lama dengan Mana sedikit, kakek Druins-Antsein akan melakukan sebaliknya yakni merapal sihir cepat dengan Mana banyak
Alasan lainnya sendiri adalah walaupun pengembangan sistem sihir sudah sangat maju, buktinya sistem sihir Hope yang ia gunakan, tapi itu masih sangat kurang untuk bisa menggunakan sihir tingkat Benua. Bahkan sihir tingkat Negara saja membutuhkan orang dengan Circle-9 atau Core-9 dengan sistem sihir Hope dan mantra yang bisa digunakan terbatas. Jika yang digunakan bukan Sistem sihir Hope maka itu mustahil, karena sistem sihir Azur diperoleh untuk ramalan dan sangat sederhana sehingga tidak bisa mengolah Mana dengan efisien, kemudian sistem sihir Will dibuat untuk menyerap Mana karena didasarkan untuk Quincy sehingga akan mengirit penggunaan Mana lalu Sistem sihir Wish didasarkan pada pengeluaran output yang sangat besar sehingga dimungkin untuk menggunakan sihir tingkat kota dengan mudah
Sistem sihir Hope adalah gabungan dari Will-System dan Wish-System namun itu sendiri masih kurang untuk menjangkau sihir tingkat Benua apalagi sihir tingkat Dunia yang konon katanya hanya pernah digunakan sekali pada 9000 tahun yang lalu untuk memisahkan benua barat dan timur
Hal itupun dibutuhkan Mana dari semua orang diseluruh dunia sehingga jumlah Mana yang digunakan sungguh luar biasa besar, lalu sihir benua dibutuhkan setidaknya ribuan penyihir dengan Circle atau Core teratas yakni 9, lalu kenapa Grandfather tidak menggunakan Circle dan Core bersamaan? Itu karena dua sumber itu akan berbenturan dan saling tarik-menarik, Grandfather pernah mencobanya pada orang yang diculik namun ia sama sekali tidak bisa menggunakan sihir karena bentrokan antara Circle dan Core. Jika penyihir senior mungkin bisa namun itu berarti harus mengulangi semua penderitaan puluhan tahun yang dengan kata lain adalah memulai dari 0, tidak hanya itu dengan Circle dan Core akan dibutuhkan konsentrasi ekstra, tidak tahu apakah itu dua kali, atau bahkan bisa sampai ratusan kali, karena itulah Grandfather meninggalkan metode itu
Mengabaikan semua pikiran itu
"Restore"
Grandfather menggunakan sihir untuk mengembalikan tubuh orang itu seperti semula, namun walau tubuhnya kembali seperti semula, nyawanya tidak kembali sehingga itu hanya berupa mayat kosong. Lalu tidak berhenti disitu, organ-organ yang ada didalam tubuh orang itu dikeluarkan dan diubah menjadi sebuah partikel kemudian berubah menjadi manik-manik yang digunakan pada peralatan mistik
Lalu tubuhnya diubah menjadi boneka yang kulitnya sehat dan dibuat secantik mungkin, itulah asal dari boneka dan peralatan mistik dari ruangan ini
Medaka yang keluar dari ruangan kakeknya hanya menghembuskan nafasnya dengan jelas, jarang baginya melakukan suatu hal seperti ini kecuali ia ditekan oleh sesuatu yang sangat kuat, dan contohnya adalah sang Grandfather, walaupun ia sudah lewat dari masa jayanya kekuatannya masih sangat kuat
'Padahal ia sudah berumur lebih 9000 tahun, aku memang tidak bisa terbiasa dengan atmosfer yang sangat menyesakkan itu'Medaka hanya melihat langit-langit dengan sayu
Alasan Medaka sangat tertarik pada kekuasaan adalah untuk membentuk dunia sesuai yang ia inginkan, di dunia ini banyak sekali orang yang jahat, gila, kurang ajar, bajingan dan sebagainya. Dan ia ingin menghapus semua orang itu, mungkin kedengarannya masuk akal karena itulah jalan pertama yang harus ia lalui adalah menaklukan kerajaan ini, tapi berbicara lebih mudah daripada bertindak. Dan lagi jika ia ingin menjadi penguasa ia tidak boleh berhubungan dengan siapapun, Raja adalah makhluk yang hidup sendiri dan tidak bergantung pada siapapun
Bukti nyatanya adalah Raja yang bergantung pada Bangsawan menjadi terpengaruh dan korup, dan masih banyak lagi, walau memang ada banyak keuntungan untuk berhubungan, Medaka juga tidak menyangkalnya tapi hubungan yang ia akan jalani adalah hubungan hamba dan tuan. Jika seorang hamba berani mencoba mempengaruhinya maka seorang tuan harus menghukumnya dengan keras, itulah dunia yang akan diwujudkan oleh Medaka
Karena itulah rencana untuk mengendalikan Menma yang dilakukan 3 hari lagi sangat penting dan tidak boleh gagal
Menma dalam tiga hari ini sebenarnya hanya berdiam diri saja, lalu kenapa ia mengatakan pada Medaka bahwa ia akan datang 3 hari, karena ia sedang diawasi. Penyamarannya selama ini telah diketahui dengan baik oleh Sir Haschwald sehingga membuat Menma harus bersikap lebih hati-hati agar Medaka tidak terlibat, jadi karena itu ia berdiam diri 3 hari sebenarnya adalah sebuah kebenaran dan juga sebuah kebohongan
kebenarannya adalah Menma benar-benar berada di ruangannya selama 3 hari, kebohongannya Menma menyiapkan mantra agar penyamarannya tidak ketahuan, dan kali ini mantra yang disiapkan tidak boleh selemah sebelumnya, walaupun sihir itu biasa ia gunakan untuk keluar dari istana
Lalu mengapa Menma tidak menggunakan teleportasi? Karena akan meninggalkan bekas penggunaan Mana yang kuat, sehingga ia mengurungkannya
Lalu saat hari itu tiba, Menma mengendap-ngendap seperti kucing yang membawa ikan hasil curian, ia melihat sekeliling dengan penuh kewaspadaan yang sangat tinggi, sampai semua tubuhnya tegang
kemudian Menma melihat Lauren yang tidak ia temui selama 2 tahun, berbeda dengan Menma entah mengapa Lauren lebih tinggi? Tinggi Menma hanya sekitar 140 cm sedangkan Lauren 150 cm walau perbedaannya sedikit tapi hasilnya sangat jelas, dan lagi Lauren terlihat lebih tampan dari Menma yang membuatnya bertanya-tanya 'mengapa aku bertemu dengannya seolah ada yang mengejekku?'
Mengabaikan pikiran itu, Menma kembali melanjutkan misinya untuk pergi menemui Medaka ditempat yang dijanjikan. Perjalanannya sebenarnya akan mudah seandainya Medaka mengirimkan surat resmi, tapi entah untuk tujuan apa yang membuatnya mengirim undangan tidak resmi, sehingga Menma harus bertindak seperti pencuri ulung
'Kalau dipikir kembali, kenapa aku tidak mencuri harta nasional dan membuatnya menjadi kesalahanku?'Menyadari bakat mencurinya membuat Menma merencanakan sesuatu yang tidak seharusnya
Walaupun itu adalah pikiran sekilas, entah kenapa Menma merasa itu sangat layak untuk dipertimbangkan. Dari awal Menma memang ingin mengenyahkan status menyebalkan ini karena dirinya selalu dikritik walau tidak melakukan apapun dan itu cukup menjengkelkan, alasan ia masih terus bertahan karena Masaki akan terkena dampaknya, apalagi Masaki sekarang sudah memiliki anak yang akan membuatnya semakin rumit
Tapi jika Menma menjadi pencuri dikarenakan alasan tidak puas, maka Menma akan dicap tidak dewasa dan semua kesalahan akan dilimpahkan kepadanya, Masaki mungkin juga akan terkena kritik tapi Lauel tidak akan membiarkannya karena hal itu juga akan mempengaruhi nama baiknya
Setelah sampai di luar istana, Menma berlari dengan mantra penyembunyi suara agar langkah kakinya tidak kedengaran yang membuatnya dapat berlari sekuat tenaga, ia juga tidak lupa memperkuat kakinya agar bisa lari lebih cepat
Aneh, itulah yang dirasakan Menma sekarang ini, suasana disekitarnya terlalu hening seolah diperbolehkan lewat begitu saja. Walaupun Menma sudah mempersiapkan berbagai hal untuk bisa bersembunyi dengan baik, tapi ini terlalu lancar sampai terasa menakutkan
'Aku tidak berpikir untuk bisa membodohi Sir Haschwald semudah ini!'Menma juga merasa curiga namun ia sendiri tidak memiliki bukti apapun untuk membuktikannya sehingga memutuskan untuk bergerak saja
Kecurigaan tanpa bukti akan menyesatkan tapi bergerak tanpa kecurigaan adalah sebuah keidiotan, berada di antara dua dilema yang membuatnya memilih keidiotan karena ia tidak bisa memilih opsi terbaik
Padang rumput yang saling berdampingan dengan bunga terhampar luas sejauh mata memandang, tempat ini sangatlah indah saat dilihat dipagi hari karena cahaya datang seperti sebuah rahmat
Tempat ini adalah perpaduan antara bunga dan rumput yang hidup saling berdampingan, sangat jarang untuk bisa menemukan tempat seperti ini, dan tempat ini merupakan rahasia Medaka yang bahkan tidak ia beritahu kepada siapapun kecuali Menma
Padang ini disebut juga Concord dan tempat ini berada dekat dengan kediaman Druins-Antsein, alasan tidak ditemukan selama bertahun-tahun adalah karena adanya medan sihir yang mengganggu indra seseorang yang akan membuatnya memutar atau bahkan tersesat, tidak diketahui siapa yang mengaturnya, namun berkat itu pula tempat ini masih terjaga keindahannya
Melihat ke kejauhan, Medaka mendapati Menma yang sedang berlari ke tempatnya
"Kamu cukup cepat juga Menma, kupikir aku harus menunggu sampai siang"
"Penjagaan istana cukup ketat dan juga menyiapkan pelarian sangatlah sulit"
"Kau berbicara seolah kita melakukan tindakan kriminal disini"
Medaka dan Menma berbicara dengan santai, mereka juga tidak segera pergi ke mansion karena masih pagi, dimana matahari bahkan belum menampakkan dirinya sepenuhnya dan hanya terlihat setengah terpotong oleh gunung
Medaka dan Menma duduk bersebelahan melihat Concord yang sangat indah
"Apa kau ingat saat kutunjukkan tempat ini?"
"Yeah, itu saat aku habis dipukuli karena kau tidak mau membantu dan bilang itu adalah latihan, dan kemudian kau menunjukkan tempat ini sebagai permintaan maaf bukan"
"Kamu berbicara seolah aku melakukan hal jahat saja, aku melakukannya untuk kebaikanmu karena aku tidak bisa selalu membantumu! Kamu juga harus tahu bahwa aku tidak selalu berada disampingmu"
"Yeah, benar sekali!"Menma hanya mengangguk setuju, karena dulu ia bahkan tidak bisa melakukan apapun, lalu apa ia tidak menyukai dirinya yang dulu? Tidak, justru Menma lebih menyukai dirinya yang dulu, orang yang tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa melakukan kegagalan, entah mengapa Menma lebih menyukainya, lalu apakah Menma tidak menyukai dirinya sekarang? Setengah ya dan tidak, karena Menma menyukai saat-saat bersama Masaki dan mempelajari hal baru, tidak hanya sihir, Menma bahkan senang mempelajari hal sepele seperti perbedaan kain dan kertas tapi Menma tidak menyukai saat dirinya harus terjerat dalam kritikan dan status yang sebenarnya tidak ia perlukan
Walaupun banyak hal yang ia tidak sukai sekarang ini, Menma tidak membencinya sama sekali lalu apa ia bersyukur? Tidak, Menma sama sekali tidak bersyukur malahan Menma lebih seperti merasa semuanya memang berjalan semestinya, ia tidak harus berterima kasih pada Dewa yang tidak melakukan apapun untuknya
Pikiran Menma seperti penghujat, jika Gereja Utara mendengarnya ia bisa-bisa dicap sebagai bid'ah, tapi mengapa Menma berpikir demikian? Tidak tahu, Menma merasa ia memang harus merasa seperti itu, seolah dirinya sangat membenci Dewa
Mengabaikan semua pikiran itu, Menma kembali mengobrol dengan Medaka tentang masa lalu mereka, dimana mereka sangatlah nakal dan tidak terkendali serta selalu melakukan sesuatu seenaknya
"Oh iya Menma, ucapkan 'ahhh' "Medaka mengambil kue dari tas kecilnya dan menyuapi Menma yang disambut dengan baik
Wajah Menma sedikit memerah setelah memakannya namun ia langsung mengenyahkannya, namun hal itu tidak lepas dari penglihatan Medaka yang membuatnya tersenyum kecil
"Kamu itu sudah tidak lucu lagi ya, dulu mukamu selalu memerah setelah disuapi olehku"Medaka tertunduk sedikit lesu karena Menma yang tidak bereaksi sesuai harapannya
"Medaka"Medaka yang dipanggil mendonggakan kepalanya namun matanya membulat karena disuapi oleh Menma, yang membuatnya terkejut bukan bagian disuapi oleh tangan, tapi disuapi dengan mulut ke mulut
Wajah Medaka memerah padam, walau ia biasanya kebal terhadap segala godaan, tapi ini pertama kalinya ia diperlakukan seperti ini
Memakan sisanya, Medaka melihat Menma yang menyeringai kepadanya
"Dasar..."Medaka hanya bisa cemberut melihat Menma yang terlihat bersenang-senang
Mereka berdua tidak menghabiskan waktu terlalu lama disana, saat matahari sudah tampak diatas kepala mereka, sudah saatnya untuk pergi
Dulu saat Menma berada di kediaman Druins-Antsein selalu ada perasaan tidak enak yang menimpanya, seolah di mansion ini menyimpan sesuatu hal yang tidak boleh ada. Tapi perasaannya sekarang diperkuat dengan sensitifitasnya terhadap Mana, Menma bisa tahu jika memang ada Mana yang tidak murni disini, walau Mana tidak murni tidaklah langka, tapi itu sangat jarang untuk merasakan Mana yang dipenuhi dengan perasaan negatif yang sangat kental, seolah kutukan tingkat negara di timpa kedalam mansion ini
Sihir terbagi menjadi 5 tingkatan, Personal Magic, City Magic, Country Magic, Continent Magic dan World Magic. Setiap tingkatan memiliki 9 level, dan sihir paling tinggi yang bisa dicapai manusia secara individu adalah Country Magic, dan pengguna yang bisa melakukannya saat ini adalah Sir Haschwald
Itulah alasan lain Sir Haschwald sangat dihormati selain dirinya sebagai Wakil Raja, untuk bisa menggunakan sihir setingkat Country Magic dibutuhkan Mana yang sangat besar, dan orang yang berada di tingkat itu adalah 10 orang terhebat di benua atau Ten Greatness, dan Sir Haschwald masuk didalamnya
Tapi walau begitu Menma mengabaikannya saja karena waktunya dengan Medaka lebih penting daripada mengurusi Mana negatif yang tidak penting menurutnya
Lalu sekarang Menma sedang berada di hadapan ayah Medaka dengan pelayan yang menyajikan teh berdiri di belakangnya
"..."
"..."Menma bahkan tidak bisa mengatakan apapun, rasanya sangatlah aneh, pikirannya mengatakan bahwa orang didepannya ini tidak bernyawa, tapi di sisi lain, baik tubuh dan pikiran semuanya dalam kondisi yang sempurna, sehingga ia merasa ada yang salah
Menma ingin mengabaikan hal ini, tapi entah mengapa pikirannya selalu mendorongnya untuk terus mencurigainya, namun Menma sendiri tidak mengerti, mengapa pikirannya menyuruhnya melakukan hal seperti itu?
Meminum teh yang disajikan, ia melakukannya dengan etiket yang ia pelajari di istana, tapi rasanya sangatlah canggung karena orang didepannya ini memiliki pandangan tajam dan aura yang berada disekelilingnya sangatlah kuat, membuatnya merasa canggung ditambah lagi tidak adanya Medaka sebagai temannya membuat Menma kesulitan dalam kesulitan ini
Prank
Menma memegang badannya dan melihat teh itu
"Racun..."Menma mengatakan itu tapi tubuhnya tidak sakit diakibatkan racun melainkan fenomena Mana Inverse, fenomena ini menyebabkan Mana bergerak terbalik secara konstan yang membuat penyihir dapat pingsan atau dalam kemungkinan terburuk mati suri
Tidak bisa menahan aliran balik yang kuat Menma kehilangan kesadarannya dan jatuh pingsan
Pintu terbuka dan menampilkan Medaka yang ekspresi wajahnya bahkan tidak tergerak sekalipun melihat Menma pingsan, ia hanya membawa Menma menuju ruang bawah tanah kediaman ini
Istana
King Place
"Apa anda yakin membiarkan Derrick Druins-Antsein melakukan sesukanya?"Sir Haschwald terlihat khawatir karena membiarkan Menma pergi tanpa pengawasan, alasan ia khawatir bukan karena ia menyukai Menma, tapi tindakan Derrick yang akan memanipulasinya akan sangat sulit untuk diatasi bahkan ada kemungkinan kudeta besar-besaran
"Khahahaha kau terlalu khawatir Haschwald! Mau dia berhasil atau tidak, semuanya sudah berada dalam genggamanku, jadi mari kita nikmati pertunjukkan ini"Raja tertawa dengan penuh kesenangan melihat apa yang akan terjadi
Grandfather a.k.a Derrick sekarang ini tengah melihat Menma yang sedang pingsan dengan mata dingin, ia sedang berpikir apa harus dijadikan subjek penelitian atau tidak? Alasan ia bisa terbesit ide seperti ini adalah karena Menma sudah mencapai Circle-7 dalam waktu singkat, bahkan baginya butuh ratusan tahun untuk bisa mencapai Circle-7, dikarenakan hal itu Derrick berada dalam dilema
Tapi menggunakannya sebagai boneka hidup juga tidak ada yang salah sehingga Derrick memutuskan untuk melakukan percobaan menggunakan Menma tapi ia dikejutkan dengan sesuatu, Derrick tidak pernah terbesit dalam pikirannya bahwa orang yang mengalami guncangan Mana Inverse secara hebat dalam sadar hanya dalam waktu 10 menit, itu semakin membuat gejolak untuk menggunakan Menma semakin tinggi
Menma yang setengah sadar melihat sekeliling dan dirinya sendiri, ia diikat tapi tidak menggunakan tali melainkan rantai Mana dan yang lebih penting lagi adalah boneka yang ada disekitarnya, mereka semua sangat nyata. Melihat hal itu membuat pikiran Menma tersadar secara penuh
Mencoba mengalirkan Mana nya dengan efisien, namun ia tahu bahwa alirannya masih terbalik yang membuatnya tidak bisa menggunakan Mana dengan baik, satu-satunya cara adalah menggunakan Mana Inverse, tapi keadaan Mana Inverse ini hanya bisa digunakan jika menggunakan Core karena itulah Menma dalam masalah
Aliran Core dan Circle saling terbalik, itulah yang membuat orang-orang tidak bisa menggunakan Circle dan Core disaat yang bersamaan, tapi keadaan ini membuat Menma dapat membuat Core, dalam keadaan biasa hal ini harusnya mendekati mustahil tapi dengan kondisi Menma yang dalam Mana Inverse hal itu menjadi mungkin
Derrick yang melihat dari atas tidak bisa menghentikan senyumnya yang semakin lebar, secara teori membuat Core saat dalam tubuh memiliki Circle dimungkinkan saat Mana Inverse, tapi kegagalannya sendiri sangatlah besar sehingga metode ini ditinggalkan, bahkan Derrick sendiri pernah mengalami kegagalan ini dan membuatnya kehilangan satu Circle dulu, tapi Menma yang berada di hadapannya dapat membuat Core seolah bernafas dan terus naik
Derrick sendiri tidak akan membiarkan Menma bebas sehingga ia memperkuat rantainya dan
"Blood Drain"Mantra yang ia biasa gunakan untuk orang-orang yang telah ia tangkap untuk mengosongkan darah dimulai, Menma melawan dengan menggunakan penyembuhan terus-menerus agar darahnya dapat pulih sebanyak darahnya dihisap keluar
Menma yang berhasil membuat Core sampai tahap 5 mencoba menghancurkan rantai itu, tapi kekangannya makin kuat dan orang tua didepannya melantunkan mantra yang membuatnya kehilangan darah, tentu saja Menma tidak akan membiarkannya begitu saja, ia melakukan mantra untuk memulihkan darahnya, tapi rasa sakit yang dihasilkan sangatlah luar biasa, seperti ia sedang ditusuk oleh ribuan jarum namun luka ditubuhnya terus sembuh terus-menerus yang membuatnya tidak akan mati
Alasan Menma tidak menyerang Derrick adalah karena ia tahu, serangan dalam kondisi terikat seperti ini bahkan tidak akan mengalihkan fokusnya sehingga ia fokus melepaskan dirinya saja dulu, tapi perlawanan nya sendiri memiliki batas
"Sebenarnya apa yang coba kau lakukan dengan mencoba mengeluarkan darahku? Dilihat dari wajahmu kau bukanlah psikopat yang haus melihat darah bukan"
Untuk bisa berbicara dengan lancar dan raut wajah yang baik-baik saja membuat Derrick semakin menyukai Menma "Seperti yang kau pikirkan, aku memang berusaha mengeluarkan darahmu untuk percobaanku"
"Percobaan? Kau gila, jika kau lakukan itu mahkluk manapun akan mati, apa yang ingin kau capai?"
"Membuat sumber baru Mana"
Menma tidak bisa memahaminya, tapi ia tidak bisa melihat keberhasilan dari caranya "Aku tidak mengerti, kenapa kau mencoba membuat sumber baru Mana? Bukannya Core dan Circle sudah mencukupi"
"Orang-orang lebih tepatnya diriku tidak seperti dirimu yang bisa membuat Core dan Circle disaat yang bersamaan, ditambah lagi kau bisa mengendalikannya dengan baik membuatku semakin iri melihatnya!"
"Lalu sumber baru Mana milikmu itu seperti apa sehingga harus mengosongkan darah?"Menma terus bertanya seperti ini sembari berpikir cara untuk meloloskan diri dari rantai dan mantra penghisap darah ini
"Sederhananya aku mengekstrak semua darah dalam tubuhmu dan menggunakan aliran darah itu untuk diisi dengan Mana dan menggunakannya sebagai sumber Mana"Walau para penyihir terkenal dengan penjelasan mereka yang rumit, Derrick bukanlah salah satunya, ia bisa tahu bagaimana cara menjelaskannya pada orang awam
"Hah? Kau bodoh, tidak mungkin itu akan berhasil! Pertama-tama dalam aliran darah itu terdapat beberapa hal yang harus kau pikirkan, sel darah merah, sel darah putih, dan berbagai zat lain yang berfungsi menopang tubuh, tanpa adanya semua itu tubuh akan menua dan mati secara cepat! Jadi sebuah kegilaan untuk bisa melakukan teori mu itu"
"Yeah, aku sangat tahu itu! Tapi mereka yang tidak mencoba tidak akan tahu, selama kau belum mencobanya selalu ada peluang untuk keberhasilan, walau itu harus mencoba puluhan ribu kali"
Walaupun Menma mengatakan ide Derrick gila, Menma sendiri tahu bahwa itu bukanlah hal mustahil secara teori, tetapi saat berbicara dengan praktek itu adalah dua hal yang jauh berbeda. Namun berkat itu, Menma terpikir sesuatu agar ia bisa menggunakan Core dan Circle sekaligus
Meruntuhkan dua Circle miliknya sangatlah menyakitkan, karena seperti menyakiti jantung itu sendiri, namun Menma mau tidak mau harus melakukannya, alasan Menma melakukan ini adalah untuk menyeimbangkan tingkatan Core dan Circle agar seimbang, lalu saat keduanya sudah seimbang Menma membuat jalur khusus seperti pembuluh darah yang mengalir lurus dan mengalir balik, tentu saja itu bukanlah hal yang mudah karena diperlukan sebuah media seperti jantung agar hal ini bisa dilakukan, untuk menggantinya Menma menggunakan jantungnya sendiri sebagai media, tentu saja hal ini akan menimbulkan beban yang sangat berat karena selain memompa darah, jantung juga harus memompa Mana terlebih lagi di jantung terdapat Circle sehingga jantung akan bekerja dua kali lebih keras dari biasanya
"Khack..."
Menma memuntahkan darahnya dengan keras, darah yang dikeluarkan dari mulutnya sangatlah banyak karena bisa menutupi setengah dari badannya, Derrick yang melihatnya semakin tergila-gila dengan Menma, ia ingin membedahnya dan menjadikannya kelinci percobaan terhadap semua teorinya
Prank
Rantai yang melilit Menma terputus dan Menma berdiri dengan memegang jantungnya, ia membuat pedang dari ketiadaan dan menerjang menuju Derrick
Brak
Tidak butuh waktu satu detik untuk Derrick menghajar Menma keluar dari mansion
"Apa-apaan orang tua itu? Dia itu magician kan?"Menma merasa tidak percaya dengan kekuatan tinjunya yang tidak masuk akal saat dia sendiri adalah seorang penyihir
"Aku memang Magician, tapi kau juga harus tahu bukan berarti aku lemah dalam pertarungan jarak dekat"Derrick keluar dengan posisi badan yang tegap dan bajunya robek menampilkan semua ototnya dengan jelas serta ada pedang disampingnya
Tanpa membiarkan Derrick bersiap, Menma menyerang sekuat tenaga untuk memenggal kepalanya namun seseorang yang muncul dihadapannya sangatlah mengejutkan
Pluk
Kepala yang terjatuh terdengar dengan jelas dan Menma langsung melihat Derrick dengan tajam
"Apa kau mengubah semua orang di mansion ini menjadi bonekamu?"Menma melihat orang yang dipenggal adalah orang yang baru saja meminum teh bersamanya
"Boneka adalah bahasa yang sangat kasar, boneka tidak akan bisa mengalirkan darah ataupun emosi, jadi bagian mananya dari ciptaanku yang merupakan boneka"Derrick berkata dengan penuh kebanggaan dan merasa terhina dengan perkataan Menma
Mungkin inilah yang membuat Menma merasa ayah Medaka tidaklah hidup, tapi ia tidak pernah menyangka untuk menyaksikan sosok yang mati tapi hidup disaat yang bersamaan
"Ini sihir tabu yang menghidupkan kembali seseorang namun disaat yang bersamaan mengekangnya, dan lagi menggunakan sihir tabu lain untuk menutupi ingatannya agar ia sendiri tidak tahu bahwa ia sudah mati dan menjadi boneka"Menma melihat ayah Medaka dengan tatapan yang meringis, ia merasa simpati dengan hidupnya yang dipermainkan dengan mudah seolah batu dijalan
"Yeah, kau sangat benar! Ya ampun sangat menyenangkan sekali untuk berbicara sihir dengan orang yang mengerti sihir, apalagi ia bisa memahami filosofiku dengan baik"Derrick berkata dengan penuh kegirangan melihat Menma yang bisa menafsirkan semua sihirnya dengan mudah
"Tapi tenang saja, Medaka cucu tersayangku belum kuubah menjadi boneka, jadi kau tidak perlu khawatir wanita tercintamu sudah mati"
Menma tidak bisa bereaksi dengan kehadiran Derrick dibelakangnya yang memotong tangan dan kakinya, Derrick sendiri tidak berniat membunuh Menma karena sangat disayangkan untuk melepaskan Menma yang sangat bagus sebagai subjek tes
Menggunakan Equalizm untuk menyerang dari berbagai titik, namun semua itu seperti mainan untuk Derrick yang merupakan ahli pedang dan sihir, merasa serangannya tidak akan berhasil, Menma mundur dengan satu kakinya, karena kehilangan tangan dan kakinya ia juga kehilangan keseimbangannya sehingga terjatuh saat mundur
Memulihkan tangan dan kakinya adalah pilihan terbaik tapi masalahnya adalah Derrick tidak akan membiarkannya
"Dasar orang tua, apa kau ini tidak punya belas kasihan pada semua keluargamu?"
"Tentu saja aku punya, buktinya aku masih menempatkan emosi dan kebebasan dalam diri mereka"
Ahh ini adalah hal yang paling tidak disukai Menma, cara berperilaku dan sifatnya sangat menyerupai Dewa sehingga ia sangat tidak menyukainya
"Kau tahu, aku itu paling tidak menyukai Dewa"Lonjakan Mana Menma naik dengan pesat dan meningkatkan Core dan Circle secara paksa menju tingkat 7, jika sebelumnya itu tidak berarti apa-apa karena hanya Circle tapi dengan dua organ Mana dan dua type Mana yang mengalir dengan baik membuatnya merasakan lonjakkan jumlah Mana yang sangat pesat, walau begitu tubuh Menma mengeluarkan darah dari semua pori-porinya karena dengan paksa memasukkan semua Mana kedalam tubuhnya
"Cancelling"
Ini adalah mantra yang dikerjakan Menma selama 2 tahun, mantra ini sendiri tidak didasarkan pada sistem manapun kecuali dirinya sendiri dan semakin banyak jumlah Mana yang dimiliki, maka tingkatannya juga akan berubah
Jika sebuah sihir Fire Ball hanya berupa tingkat individu dan berapapun jumlah Mana nya tidak akan melebihi tingkat City, tapi Cancelling adalah sihir curang yang tidak bisa dibatasi, tergantung jumlah Mana nya bahkan Cancelling bisa mencapai tingkat dunia jika jumlah mana nya terpenuhi
Semua tubuh Menma kembali kedalam performa puncaknya, Derrick sendiri tidak bisa menyadarinya karena itu bukanlah penyembuhan melainkan koreksi peristiwa, dimana Menma membatalkan kondisi dimana ia terluka
Melapisi senjatanya dengan jumlah Mana yang luar biasa, Menma menyerang Derrick dengan kekuatan penuhnya, jika Derrick yang tadi bisa mengatasinya dengan mudah, maka sekarang ia sedikit kesulitan menahan serangan Menma tapi masih bisa menyerang balik
'Ia baru saja menggunakan sihir tingkat Country tier 1 dengan mudahnya, walau sesaat aku tadi merasakan jumlah Mana nya menjadi kosong seketika'Derrick melihat Menma dengan takjub dan merasa terancam, jika tadi ia hanya main-main dan berniat menangkapnya dengan lembut, sekarang ia akan serius dan menangkapnya dengan kasar
Kelemahan sihir Cancelling adalah akan menggunakan seluruh Mana miliknya sehingga membuat Menma tidak bisa menggunakannya secara terus menerus walau ia bisa mengisinya dengan cepat, selain itu Menma tidak bisa mengendalikannya sehingga setiap kali ia menggunakannya, setiap kali itu juga Mana miliknya akan kosong yang berarti dirinya akan lengah
Walaupun Menma sedang berpikir dengan keras, Derrick tidak membiarkannya dan menyerang secara frontal dengan sihirnya yang bisa membumi hanguskan kota dengan mudah, jika Menma tidak lari untuk menjauh dari kota, maka kota itu akan lenyap begitu serangan itu diluncurkan
"Meteor"
Benda langit yang memiliki diameter puluhan meter muncul dan melesat menuju Menma dengan kecepatan yang mengerikan
"Cancelling ughhh..."
Menma membatalkannya dan meringis karena ia kehilangan semua Mana yang dipasokkan ke seluruh tubuhnya agar bisa berlari dengan kencang, karena itulah ia menabrak gunung dengan sangat keras tanpa penguatan tubuh dimana tubuhnya terluka parah
Menma sendiri langsung berdiri dan menyembuhkannya dengan cepat, namun seolah tahu Menma dalam keadaan lemah, Derrick melesat dengan pedangnya yang berniat menusuk jantungnya, tentunya hal ini ditangkis dengan cepat dan dengan cepat mengisi Mana nya dan memperkuat tubuhnya agar bisa mengimbangi Derrick
Tapi seperti anak kecil yang mencoba melawan orang dewasa, pergerakan Menma seperti buku yang sangat mudah dibaca sehingga Menma tidak bisa mendaratkan satu goresan pun, walaupun Menma tidak kelelahan secara fisik, ia sangat terbebani secara mental karena harus mempertahankan konsentrasinya untuk mengisi Mana sekaligus melawan musuh dihadapannya yang luar biasa kuat
Akibat konsentrasinya yang terbagi, Menma terlempar menuju gunung lain dengan kuatnya, bahkan gunung itu sendiri meledak tidak bisa menahan benturan Menma. Tapi Derrick tidak membiarkan Menma beristirahat, ia melanjutkan serangannya dan menuju jantung Menma untuk melumpuhkannya
Brat
Seluruh tubuh Menma dipenuhi dengan luka, ia tidak bisa menggunakan Cancelling karena seluruh Mana nya tidak bisa dipakai secara sembarangan, jika ia memilih menggunakan Mana nya untuk menyembuhkannya maka saat itu juga ia akan kalah, baru kali ini Menma berpikir mengapa ia tidak membatasi penggunaan Mana Cancelling agar tidak membuat kesulitan seperti ini
Mengumpulkan seluruh Mana nya untuk membentuk Core dan Circle tier 8, untuk mengatasi Cancelling ini, karena dengan tier yang lebih tinggi, Menma dapat Mana dengan lebih cepat sehingga dapat mengatasi krisis dirinya saat ini, tentu saja Derrick menyadari hal ini sehingga ia tidak akan membiarkannya
"Dasar monster sialan, bahkan saat bertarung denganku kau masih bisa-bisanya naik tingkat"Derrick merasa kesal dan kagum dengan Menma
"Saat mengataiku monster, berkacalah dan lihat dirimu sendiri"Menma mendorong balik Derrick dan menghantamkannya ke gunung sebelah dengan sekuat tenaga
Pada waktu itu, Menma menggunakan seluruh upayanya untuk memadatkan tier 8 tapi
Bratss
Menma memuntahkan darah dimulutnya karena jantungnya pecah tidak bisa menahan bebannya, jika Menma adalah orang biasa maka saat itu pula ia akan mati, tapi Menma masih bisa menggantikan fungsi jantung sementara waktu dan membentuk ulang jantungnya
Dhuarr
Menma dihantam dengan kekuatan yang luar biasa kuat karena ia tidak bisa bereaksi saat sedang membentuk jantungnya
"Bocah itu benar-benar monster, bagaimana bisa ia masih bisa tetap sadar dan mengendalikan dirinya saat jantungnya sendiri sudah hancur"Karena hal inilah Derrick mengganti rencananya yang semula menikam jantung Menma untuk melumpuhkannya menjadi menghancurkan pikiran Menma, dan mengendalikannya seperti rencana semula
Tier 8
Itulah tahap yang sudah dicapai Menma saat ini, Mana miliknya sekarang puluhan kali lipat dari jumlah semula sehingga ia yakin bisa mengendalikan Cancelling dengan cukup baik
Cancelling
Seluruh tubuhnya pulih, tapi walau Menma bisa mengendalikannya, itu menghabiskan lebih dari 90 persen jumlah Mana nya, tapi itu masih jauh lebih baik karena sisa jumlah Mana nya sama dengan saat ia berada di tier 7
Taannngg
Dentuman logam menggema dan menghancurkan seluruh daratan dan hanya menyisakan pijakan Menma dan Derrick yang saling bertatapan dengan menyeringai karena sekarang mereka berada di tahap yang sama
"Sekarang mari kita lanjut ke ronde 2"
Pertarungan Derrick dan Menma menimbulkan bencana diseluruh benua sehingga tidak mungkin orang-orang tidak menyadarinya tapi yang paling menderita akibat bencana adalah Fantasia Empire karena mereka lumayan dekat dengan lokasi pertarungan
Estine yang saat ini sedang menghadap Kaisar merasa sangat gelisah dengan aura yang disebarkan oleh Kaisar sangat menyesakkan Estine dan semua orang yang hadir
"Magician proyeksikan penyebab dari semua bencana ini"Perintah Kaisar yang seperti penghakiman membuat Magician itu gugup dan melantunkan manteranya dengan gugup
Sebuah layar besar muncul dan menampilkan Menma dan Derrick yang bergerak melebihi kecepatan suara, bahkan bayangan mereka sendiri tidak bisa mengikuti pergerakan mereka, tapi layar itu tiba-tiba hancur
"Itu Derrick dan siapa orang yang satunya lagi?"Kaisar berkata dengan aneh, karena ia tahu semua anggota dari Ten Greatness dan orang yang sedang bertarung dengan Derrick bukanlah salah satu dari Ten Greatness, apakah ada orang kuat muncul tanpa sepengetahuannya
Tentu saja hal ini harus dicari tahu dan direkrut, jika tidak bisa maka bunuh, itulah ketetapannya
"Yang Mulia bisakah anda memperlihatkan dua orang tadi? Saya tidak cukup hebat untuk bisa melihatnya dan juga saya merasa tahu dengan salah satu orang yang bertarung"Ucapan Estine cukup membuat Kaisar tertarik, jadi ia langsung saja menyuruh penyihir itu melakukannya lagi dan menangkap gambarnya saja, tentu saja Kaisar harus membantu karena penyihir itu harus menggunakan jumlah Mana yang besar untuk bisa menangkap orang dengan kecepatan tinggi seperti itu
"Putriku apa kau tahu bocah itu?"
"Itu..."Estine nampak tidak bisa percaya dengan penglihatannya, karena tidak salah lagi orang yang berlumuran darah dan memiliki rambut orange itu adalah Menma yang merupakan Putra Mahkota dari Hoffen Kingdom
"Ada apa? Sepertinya kau ragu-ragu mengenai sesuatu"Kaisar yang memperhatikan Estine berkata dengan lembut, walaupun ia sangat tegas tapi ia masih tahu kasih sayang
"Anak itu adalah orang yang pernah meminta audiensi dengan anda Yang Mulia, ia adalah Putra Mahkota dari Hoffen Kingdom saat ini Menma Hoffenberg"
Jawaban itu membuat petir menyambar diseluruh kerajaan, seolah ia telah menolak berlian bernilai ratusan juta emas, Kaisar merasa sangat kesal saat ini. Alasan Kaisar tidak memenuhi permintaan itu karena Kaisar sendiri tahu bahwa Menma tidak memiliki nilai apapun dibandingkan dengan Lauel sehingga ia mempertanyakan mengapa Menma bisa dipilih daripada Lauel dua tahun yang lalu
Tapi sekarang ia tahu mengapa Menma bisa dipilih? Hanya dalam 2 tahun Menma bisa mencapai kekuatan Ten Greatness dan lagi sedang mencoba melampauinya dan yang paling membuatnya marah adalah ia menolaknya sendiri
"Berikan undangan untuknya, aku akan bertemu dengannya secara langsung"Titah Kaisar adalah mutlak tapi Estine memiliki wajah bermasalah dengan titah itu
"Yang Mulia kurasa hal itu sudah tidak dimungkinkan"Jawaban Estine membuat kekuatan Kaisar meluap-luap sehingga seluruh kekaisaran terkena luapan kekuatannya
"Katakan alasanmu?"Ucapan itu penuh dengan kekuatan dan tekanan yang menuju langsung pada Estine, tentu saja Estine tidak bisa menahannya sehingga ia tidak bisa menjawabnya
Kaisar yang tahu ini menurunkan luapan kekuatannya sehingga Estine bisa berbicara
"Dulu saat Pewaris Hoffenberg meminta audiensi adalah untuk meminta dukungan Yang Mulia, tapi karena Yang Mulia menolak kupikir ia akan mencoba lagi, lalu saya menerima surat darinya lagi yang berisi ucapan 'terima kasih'. Saat itu saya berpikir bahwa ia bodoh karena tidak memanfaatkan kesempatannya dengan baik, tapi kurasa Pewaris Hoffenberg lebih berpikir bahwa jika memang sudah tidak bisa maka ia tidak akan memaksanya sehingga ia mungkin sudah memiliki penopang lain selain kita, walau kekuatannya tidak sebanding dengan kita, waktu itu Pewaris Hoffenberg lebih mengutamakan adanya dukungan daripada tidak sama sekali, dan dengan munculnya kekuatannya yang dahsyat mungkin semua orang akan mencoba merekrutnya dan terlebih lagi Hoffen Kingdom tidak akan membiarkan kita"
Kaisar tenggelam dalam keputusasaan, ia menyesali keputusannya saat itu, bahkan ia merasa aneh karena tidak berpikir mengapa Juha Bach Raja dari Hoffen Kingdom mengangkat sebuah anak antah berantah menjadi Pewarisnya secara tiba-tiba?
Walaupun jawaban Estine cukup masuk akal tapi sebenarnya tidak benar sama sekali, Menma sampai sekarang tidak memiliki dukungan apapun, alasan mereka tidak tahu karena mereka tidak menyelidikinya, Menma sendiri dianggap tidak memiliki prospek yang cerah sehingga tidak perlu untuk menyelidikinya lebih lanjut, dan hal ini menyebabkan kejadian seperti ini. Namun, walaupun begitu Menma memang tidak berniat menerima undangannya, karena menolaknya sekali dan kemudian mengirimannya undangan berarti ada sesuatu yang mereka inginkan
Tentu saja saat Menma mengadakan audiensi ia tahu bahwa ia juga harus memenuhi keinginan mereka untuk memenuhi keinginannya, tapi pada waktu itu ia memiliki chip tawar-menawar, dan sekarang ini Menma tidak memiliki chip apapun sehingga Kaisar akan memiliki kebebasan dalam membuat tawaran yang semula dapat dibatasi
Ujung utara benua
Berdiam Naga dengan warna ungu tua, ia memiliki ukuran tubuh lebih dari 100 meter dan ia membuka matanya yang keemasan
"Berisik sekali"Jelas sekali bahwa Naga itu bisa merasakan getaran dari pertarungan Derrick dan Menma, namun ia mengabaikannya karena baginya itu hanyalah pertarungan antara dua lalat yang berdengung ditelinganya
Naga merupakan spesies terkuat dan memiliki beberapa jenis, yakni General Dragon yang merupakan Naga tanpa kecerdasan, lalu Dragon King yakni naga dengan kecerdasan dan dapat berubah menjadi bentuk humanoid dan kekuatannya setara dengan tier-9 kemudian ada Emperor Dragon yang kekuatannya melebihi tier-9 dan terakhir True Dragon, mereka adalah eksistensi yang tidak boleh diganggu oleh sembarang orang, bahkan Ten Greatness jika semuanya bersatu sekalipun hanya memiliki kemungkinan menang kurang dari 1 persen dalam keadaan normal
True Dragon hanya ada 9 jenis, World Dragon, Drowning Dragon, Scorch Dragon, Disaster Dragon, Lightning Dragon, Holy Dragon, Dark Dragon, Dimensional Dragon dan Infinite Dragon. Mereka semua adalah eksistensi yang tidak bisa mati, bahkan jika mereka dibunuh mereka akan terlahir kembali. Jika mereka datang ke sebuah kota maka pilihan terbaik adalah lari dan jangan pernah berpikir untuk melawan karena itu akan menyebabkan keruntuhan Kerajaan
Namun untungnya hanya ada dua True Dragon yang mendiami benua barat, semuanya kecuali Infinite Dragon telah diidentifikasi lokasinya sehingga kemungkinan untuk bertemu akan bisa dihindari, karena True Dragon sendiri memiliki daerah kekuasaannya masing-masing sehingga mereka tidak banyak bergerak
Informasi ini diberikan secara gratis dalam upaya agar Benua tidak musnah akibat orang-orang bodoh yang mencoba menantang True Dragon dan tentu saja orang-orang itu tidak ada, bahkan jika ada mereka akan terlebih dahulu diringkus dan dibunuh dalam kemungkinan terburuk
Naga yang mendiami ujung utara ini adalah True Dragon – Dimensional Dragon, ia memiliki ujung utara beserta sekitarnya dan ada sebuah kerajaan besar di daerah kekuasaannya sehingga kerajaan itu aman karena tidak ada yang mau memulai perang di daerah True Dragon
Dimensional Dragon membuat sebuah kaca dan melihat sebuah pertempuran Derrick dan Menma, alasan ia melakukan ini karena bosan tidak ada hal baru untuk diperhatikan, sehingga ia melakukan apapun yang cukup menyenangkan
"Manusia itu...tidak nampaknya ia bukan manusia tapi juga bukan makhluk lain, makhluk apa dia?"Suaranya sangatlah berat namun juga halus, jika manusia mendengarnya mereka bisa mati akibat suaranya yang penuh dengan energi magis, ia melihat Menma dengan tidak mengerti karena baru pertama kali ia melihat makhluk yang tidak bisa ia identifikasi
Brak
Dimensi yang ia buat untuk mengamati hancur saat pertarungann Menma dan Derrick mencapai akhir, hal ini semakin membuat Dimensional Dragon merasa aneh karena ada kekuatan yang bisa menginterupsinya selain True Dragon yang lain
Derrick mencoba menghalau segala serangan Menma yang brutal dengan sihirnya, walau ia menguasai pedang, Derrick bukanlah seorang Master pedang sehingga tidak mungkin baginya untuk bisa menangkis seluruh serangan Menma menggunakan pedangnya
Walau pertarungan ini sudah berjalan lebih dari 6 jam, Menma tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti yang semakin membuat Derrick bertanya-tanya, apa makhluk itu tidak punya konsep kelelahan? Derrick tahu jika ada orang yang bisa bertarung selama 7 hari 7 malam tanpa makan dan minum tapi itupun dengan asumsi mereka tidak menggunakan kekuatan secara berhamburan seperti yang dilakukan Menma
Yang dilakukan Menma benar-benar konyol bahkan untuk Derrick, untuk membuang jumlah Mana yang tingkatnya 10 kali lebih banyak tier-9 hanya dengan satu sihir Cancelling dan itupun dilakukan berkali-kali dengan pengisian Mana yang luar biasa cepat, hal ini membuat Derrick frustasi dan kesal, frustasi karena bukan dia yang memiliki jumlah Mana itu dan kesal karena Menma menggunakannya tanpa kendali yang tepat
Jumlah Mana yang dimiliki Derrick bahkan hanya seperseratus dari jumlah yang dimiliki Menma, namun berkat pengalamannya yang luar biasa banyak dan pengetahuannya yang luas, ia bisa mengimbangi bahkan memukul mundur Menma dengan kuat, tapi pertarungan ketahanan membuat posisi Derrick semakin tidak menguntungkan karena ia tidak bisa mengisi Mana nya secepat Menma sehingga ia harus mengakhirinya dengan cepat
"Nuclear Magic: Break Sky"
Nuclear Magic adalah sihir yang melampaui tier 9 Country Magic, dan ini masuk kedalam Continent Magic, umat manusia tidak bisa menggunakan Continent Magic adalah sebuah kebenaran, tapi alasan Derrick bisa melakukannya adalah karena ia menyerap Mana yang bertebaran dari Menma yang dikeluarkan secara terus menerus tanpa henti dan mengumpulkannya untuk bisa melancarkan serangan ini, Mana yang dibutuhkan sangatlah besar dan bukti bahwa Menma memiliki Mana sebesar ini adalah sebuah kehebatan, yang kurang dari Menma adalah ia tidak bisa mengolahnya dengan tepat sehingga ia hanya bisa menggunakan Country Magic
Menma melihat kelangit dan melebarkan matanya tidak percaya, langit yang ditutupi awan menghitam dan semakin menghitam, bukan karena Derrick memanipulasi cuaca tapi karena ada suatu benda yang datang dibaliknya dan besarnya lebih dari 2000 meter kemudian langit memerah disertai suhu yang meningkat tajam
"Kau orang gila, apa kau berniat menghancurkan seluruh benua?!"
Menma berteriak melihat meteorit besar, ia pernah membaca sejarah bahwa meteorit sebesar 1000 meter saja menewaskan seluruh organisme kehidupan tapi yang dihadapannya dua kali lipatnya, alasan Menma tidak mengatakan seluruh dunia adalah karena keberadaan True Dragon yang bisa mengatasinya, tapi semua orang di seluruh dunia tahu bahwa True Dragon hanya peduli dengan wilayahnya dan tidak sedikit True Dragon yang tidak menyukai manusia
"Khufufufu rasakanlah karya terbesarku, sihir tingkat Continent yang sudah lama kuimpikan"Derrick sendiri tidak menyangka bahwa sihirnya akan berhasil sehingga ia terbalut dalam kesenangan luar biasa yang menyelimuti seluruh tubuhnya
Menyelimuti pedangnya dengan seluruh Mana miliknya, Menma terus menerus mengisinya sampai pedang itu akan hancur jika tidak ditangani dengan benar, Menma tahu bahwa ini adalah tindakan yang sia-sia karena sisa-sisa dari puing-puing itu pasti akan bertebaran walau Menma menghancurkan meteorit raksasa itu dengan kata lain kehancuran benua sudah dipastikan, tapi bukan berarti harus diam dan menerimanya saja
"Moonfang Skyfall"
Merah dan biru bertabrakan dilangit dengan kuat mengguncang semua hal diseluruh benua, Derrick yang melihatnya sendiri hanya menyeringai dengan usaha sia-sia Menma yang ingin menghancurkan meteorit itu, serangan Menma tertekan oleh meteorit raksasa yang sepertinya tidak berhenti sedikitpun
Hal itu adalah hal wajar, karena meteorit yang digunakan Derrick adalah meteorit yang ia panggil dari luar angkasa dan memiliki kecepatan yang terus bertambah sehingga tidak terbayang akan seperti apa kerusakannya jika benda itu menyentuh tanah
"ARRRRGGGGHHHHHHH"
Blaaarrrrr
Meteorit itu menghantam tanah namun karena Menma terus mendorongnya sekuat tenaga, kekuatan semulanya berkurang dengan sangat drastis tapi tetap saja kerusakan yang ditimbulkan bukanlah main-main, sepersepuluh dari benua hancur akibat hantaman benua itu dengan Menma sebagai pusat
Derrick sendiri sudah melarikan diri dan berada jauh dari jangkauan ledakan itu, alasan ia bisa menghindarinya adalah karena ia tahu Menma pasti akan melakukan sesuatu untuk menghadapinya, walau Mana nya habis, Derrick merasa sangat puas setelah sekian lama, bukan karena ia bertarung dengan orang yang kuat tapi karena akhirnya ia mencapai langkah pertama dengan menggunakan Continent Magic
Tapi kesenangan Derrick berhenti karena ia merasakan dadanya ditusuk dan darah mengalir keluar dari mulutnya, ia terjatuh kebelakang namun masih hidup dengan tubuh yang terlentang tidak bisa menggerakan tubuhnya
"Kau benar-benar monster"Derrick berkata demikian dengan melihat belati yang menempel didadanya, karena ia tahu dalam belati itu terdapat sebuah segel yang membuatnya tidak bisa bergerak atau melakukan apapun
Tapi perkataan itu bukan ditujukkan untuk tindakan Menma, melainkan pada orangnya sendiri yang datang dengan pakaian yang compang-camping, tubuh yang memiliki luka bakar namun sedikit tapi seluruh tubuhnya berwarna merah darah
Menma terluka bukan karena terhantam meteorit, ia terluka karena memaksakan untuk masuk ke tier-9 yang menghancurkan seluruh organ dalam tubuhnya dan darahnya keluar dari pori-pori kulitnya, meninggalkan kulit merah darah, jika saja Menma tidak masuk ke tier-9 akan mustahil untuk bisa mencegah kehancuran benua sampai sepersepuluh
Menma berjalan dengan sempoyongan kearah Derrick, ia adalah orang yang melempar belati segel itu pada Derrick, tapi Menma sendiri merasa sakit diseluruh tubuhnya hanya karena menggerakan tubuhnya sedikit, namun ia masih berjalan menuju kearah Derrick
"Jadi bagaimana rasanya dikalahkan oleh seorang anak kecil, pak tua"Menma bertanya dengan wajah yang bercampur antara tersenyum dan merasa sakit
"Ini benar-benar penghinaan terbesar yang pernah kubayangkan, prestasi 6000 tahunku ditutup oleh seorang bocah tidak dikenal yang sangat menyebalkan dan menjengkelkan!"Derrick menjawab dengan ekspresi kalah diwajahnya"Lalu apa yang akan kau lakukan denganku? Membunuhku?"
"Tentu saja tidak, jika aku membunuhmu semua kesulitanku hanyalah hal yang sia-sia! Dan lagi jika aku membunuhmu semua anggota keluarga Druins-Antsein akan mati yang berarti Medaka akan membenciku jika aku melakukannya"
"Khahaha bagaimana kau bisa berbicara selancar itu saat tubuhmu benar-benar hancur"Derrick tidak bisa menghentikan tawanya melihat Menma yang benar-benar seperti monster dengan tubuh yang dikatakan sekarat, tidak bahkan itu jauh lebih buruk dari sekarat, jika berbicara secara fakta bagian dari tubuh Menma yang tidak hancur hanyalah mata, tulang dan kulit bagian luar yang mempertahankan bentuknya, semua bagian dalamnya hancur termasuk otot, saraf, otak dan semuanya
Alasan Menma bisa terus hidup dan bergerak adalah karena Mana miliknya menopang kehidupannya, dengan kata lain Menma telah memiliki tubuh spiritual yang membuatnya dapat menggerakkan tubuh fisiknya, walau Menma tidak bisa mengeluarkan tubuh spiritualnya dari tubuhnya sehingga itu menyatu dengan rapat dan tidak bisa dipisahkan, oleh karena itulah Menma masih terus hidup
"Jangan berharap kau bisa menjadi gila, akan kubuat kau menebus segala dosamu sehingga kau akan menyesali semua perbuatanmu selama ini"
Derrick masih hidup adalah karena belas kasihan Menma, ia bisa saja membunuhnya dengan belati yang ia lempar tadi namun Menma lebih memilih untuk mengampuninya, karena kematian hanyalah hukuman singkat, sehingga Menma memutuskan untuk membuatnya mengabdi untuk menebus semua dosa-dosanya, tentu saja alasan lainnya adalah karena ia tidak ingin Medaka membencinya
"Dua pecundang sedang bercengkrama begitu menyentuhnya"Suara asing yang mereka kenali terdengar begitu jelas, membuat baik Derrick dan Menma mengalihkan pandangannya pada sumber suara yang sedang berdiri tegap dengan seragam militer putih dan rambut hitam kelam
"Juha Bach, apa yang sedang kau lakukan disini?"Derrick bertanya tanpa penghormatan pada sang Raja Hoffen Kingdom
"Sederhananya untuk mengambil pengetahuanku dan kekuatannya"Juha Bach berada di samping tubuh Derrick dengan seketika, kemudian ia mengambil sesuatu yang terlihat seperti astral
"Jiwa...?"Menma bergumam melihat apa yang ditarik oleh Juha Bach, tentu saja ia tidak membiarkannya
"Moonfang Skyfall"
Serangan yang berisi semua kekuatan Menma hanya dihentikan dengan satu jarinya, Menma tentu saja terkejut karena semua Mana didalamnya juga dihancurkan
"Kau memang jumlah Mana luar biasa yang bahkan aku sendiri tidak bisa memilikinya, tapi kau tidak menguasai Aura dan Qi yang membuatmu berada dalam kondisi menyulitkan"
Tidak butuh lama bagi Menma untuk menyadari semua kekuatannya telah diambil saat ia bersentuhan dengan Juha Bach, tapi itu sudah terlambat karena semua Mana milik Menma sudah dicuri, baik Circle, Core ataupun Magic Circuit miliknya sudah tidak ada
"Oh ini sebuah kejutan, saat kau tidak memiliki Mana harusnya kau tidak bisa mempertahankan tubuh spiritualmu, tapi kau masih hidup dengan baik walau tubuhmu hancur! Sekarang aku mengerti kenapa aku tertarik denganmu"Juha Bach melihat Menma dengan pandangan datar, baginya eksistensi Menma tidak dibutuhkan semenjak ia sudah mendapatkan semua Circle, Core dan Magic Circuit yang ia sendiri tidak pahami namun merasa kuat hanya dengan memilikinya
"Itu...spirit?"Menma tidak bisa mengerti kenapa semua Mana miliknya bisa dicuri, walau Spirit adalah kekuatan untuk mengambil dari sekitar, yang Menma tahu adalah Spirit tidak bisa mengambil dari orang lain
"Yeah, mungkin kau berpikir itu mustahil, tapi aku adalah pengecualian, karena akulah yang membuat kekuatan Spirit, jadi aku sangat berkuasa dalam segala aspek Spirit"Alasan kenapa hanya Hoffen Kingdom yang bisa menguasainya, terungkap
"Membuat ... kekuatan?"Menma tidak bisa mengerti, apa kekuatan bisa dibuat? Lalu untuk apa mempelajari Sihir, Aura atau Qi
"Karena kau telah membuatku senang akan kuberitahu kau, Spirit pada awalnya adalah kekuatan sihir juga, namun Spirit ini sendiri telah dimanifestasikan, sehingga ia dikenali sebagai kekuatan baru, tapi kau tahu apa sebutan ini? Penipuan, itulah Spirit. Kekuatan Spirit hanya turunan dari Mana yang dikembangkan lebih complex, tapi untuk membuat penipuan inipun dibutuhkan World Magic! Jika saja 9000 tahun yang lalu Infinite Dragon tidak menghentikanku, aku sudah pasti akan menjadi Dewa di Alam Semesta ini"
Menma tahu alam semesta, dunia hanyalah sebuah debu kecil tidak bahkan sangat jauh jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Alam semesta, tapi Menma sendiri tidak merasa itu adalah hal yang masuk akal mengingat waktu 9000 tahun terlalu singkat untuk menguasai sebuah Alam semesta, kecuali
"Kau...Tidak mungkin..."
"Sepertinya kau sudah menyadarinya"Juha Bach menyeringai melihat reaksi Menma yang terkejut
"Aku berniat membunuhmu, tapi sepertinya itu adalah hal yang percuma! Tapi walau aku tidak bisa membunuhmu, bukan berarti aku tidak bisa menghancurkanmu dari dalam"Juha Bach sepertinya sudah mengerti jika tubuh Menma walau dihancurkan sekalipun akan tetap hidup dan kembali, itu sama dengan abadi namun konsepnya sedikit berbeda, dimana dalam keadaan abadi seseorang tidak akan bisa dibunuh dan hanya bisa disegel, tapi Menma tidak bisa disegel sehingga menghancurkan mental dan pikirannya adalah yang paling mungkin
"Lihatlah berkat pengetahuan yang kupinjamkan pada Derrick dan kekuatanmu yang kuambil, aku bisa melakukan ini"
"World Magic: Destiny Revision"
Mana yang luar biasa besar bergejolak dan mengalir keseluruh dunia, tapi kekuatany World Magic sendiri sepertinya cukup terbatas karena tier-1 adalah batasnya. Tapi walaupun begitu mencampuri urusan takdir dari seluruh kerajaan hanya bisa dilakukan oleh Dewa, bahkan dengan Continent Magic, mustahil untuk bisa ikut campur dalam urusan takdir
Kesadaran Menma hilang setelah World Magic dilepaskan, benua itu sendiri pulih karena takdir yang direvisi adalah sebagai berikut
'Menma Hoffenberg menggila dan menyerang keluarga Arch-Duke serta hanya menyisakan Medaka Druins-Antsein sebagai satu-satunya yang selamat serta tidak berhenti sampai disana, Menma Hoffenberg berniat menghancurkan seluruh kerajaan, namun Juha Bach sang Yang Mulia Raja turun tangan dan Menma Hoffenberg ditangkap'
"Euhhh..."Menma memegang kepalanya merasa sangat pusing, ia tidak tahu apa-apa, tapi yang sangat ia tahu adalah sekarang ia berada di penjara dengan rantai bola besi mengikat kedua kakinya
"Sudah berapa lama aku tidak sadar...?"Ini adalah kedua kalinya Menma merasa ia telah lama tertidur, pertama kalinya adalah bertemu dengan orang tua gila di pembuangan sampah
Menma memilah ingatannya dan mengingat ia mengalahkan Derrick kemudian Juha Bach datang dan mencuri pengetahuan Derrick dan kekuatan Menma lalu pelepasan World Magic yang dilanjutkan dengan Menma kehilangan kesadaran diri
Tapi Menma mengingat dengan sangat jelas bahwa tubuhnya rusak parah bahkan bisa dibilang tubuh itu sudah mati, tapi kondisi Menma sekarang sangatlah baik bahkan ia dalam kondisi primanya, tentu saja hal ini membuatnya bingung, ditambah dengan hilangnya kekuatan sihir milik Menma membuatnya tidak bisa merasakan apa-apa lagi, karena itulah Menma tahu apa yang menyebabkan kondisi tubuhnya seperti ini
Mengapa Menma bersikap biasa saja dan tidak frustasi dengan kekuatannya yang dicuri? Itu karena Menma berpikir bahwa kekuatannya bisa didapatkan lagi, dan juga itu karena kegagalannya tidak bisa mempertahankan kekuatan miliknya sendiri dengan benar karena itulah Menma merasa biasa dan berpikir agar tidak membiarkan kekuatannya dicuri lagi
Pintu penjara terbuka dan menampilkan seorang prajurit yang mengenakan armor magis kelas tinggi, ia datang dan pergi membawa Menma
Menma sendiri tidak melawan karena ia sendiri tidak tahu mengapa ia diadili? Kepalanya mulai berputar dan mencari alasan, jika alasannya adalah menimpahkan pembunuhan Derrick pada Menma untuk menjaga citra keluarga Druins-Antsein bukannya itu akan mencoreng wajahnya sendiri, karena itu Menma merasa aneh jika dirinya akan disalahkan mengenai masalah itu, tapi ia tidak bisa memikirkan kemungkinan lain selain itu
Menma dibawa menuju tebing dan disana terdapat wanita berambut orange dengan pakaian dan wajah yang lusuh, ia nampak sangat menderita kemudian ia melihat Menma
"DASAR BOCAH BAJINGAN, BERANI-BERANI NYA KAU MEMBALAS SEMUA KEBAIKANKU SEPERTI INI *^^&&*&&*^%^&$$%$%^%"Ia berujar dengan penuh penghinaan pada Menma
Menma tahu siapa wanita itu, ia adalah Masaki, tapi ia tidak mengerti kenapa ia ditangkap dan kenapa kondisinya seperti itu. Masaki dalam kondisi berlutut dan beberapa penjaga yang mengelilinginya, kemudian seorang perwira militer dengan gulungan berjalan kedepan
"Masaki Hoffenberg akan dieksekusi dengan tuduhan melakukan perencanaan kudeta negara, dan Menma yang sebagai pelopor dari tindakan itu akan menjadi Eksekutor yang akan melakukannya"
Menma tidak mengerti, ia adalah putra mahkota sehingga tidak mungkin ia melakukan kudeta karena tahta akan jatuh ke tangannya seiring berjalannya waktu, karena itulah tuduhan ini tidak masuk akal, tapi Menma mendengar jelas bahwa namanya hanyalah Menma tanpa ada nama keluarga kerajaan yang berarti
"Bajingan tua sialan, kau mendeklarasikan perang denganku?!"Mata Menma seketiak menjadi merah namun itu hanya sesaat karena kemudian kembali menjadi violet, tapi saat dalam mata merah itu pula ia melihat masa depan Masaki yang penuh dengan penderitaan jika ia berniat menyelamatkannya, karena itulah Menma mengambil pedang eksekutor dan tanpa ragu
Slash
Memenggal kepala Masaki
Darah mengalir dengan deras dari lehernya dan meninggalkan genangan darah, orang-orang yang melihat dari bawah hanya bisa merasa ngeri karena anaknya sendiri membunuh ibunya tanpa keraguan sama sekali, bahkan ia tidak berusaha melindunginya sama sekali. Alasan dipilih tebing sebagai tempat eksekusi agar Menma tidak bisa lari dengan Masaki, tapi yang dilakukan menma jauh melebihi ekspetasi orang-orang bahwa ia tanpa ragu membunuh ibunya sendiri
Stab
Tapi eksekusi itu tidak hanya berakhir dengan menghilangnya kepala Masaki, Menma ditusuk dari belakang oleh perwira itu dengan pedang yang menembus langsung ke jantungnya
Meringis kesakitan, tidak Menma malah menyeringai
"Jika aku mati karena hal seperti ini, aku tidak akan ada disini"Menma juga memenggal kepala perwira itu seperti memotong buah, sangat rapuh
Semua prajurit yang berada disini menyerbu Menma untuk membunuhnya, namun walau Menma kehilangan seluruh Mana miliknya bukan berarti ia kehilangan keterampilan pedangnya karena itulah semua prajurit itu mati tidak berdaya dengan tubuh terbelah dua
"'Apa kau ingin kekuatan?'" Suara yang penuh kelembutan tapi kekuatan menyerbu kepala Menma yang membuatnya sakit kepala dan pada saat itu ia menyadari jika waktu sekelilingnya berhenti
"Apa bayaran yang kau inginkan?"
"'Senang sekali bertanya pada orang yang cepat mengerti! Tapi apa kau yakin akan langsung menyetujuinya? Mungkin saja kau akan menderita jika menerima tawaran dariku'"Suara itu berkata dengan nada yang senang sampai akhir
"Jika aku memang ingin hidup bahagia, aku tidak akan berdiri disini! Aku akan ikut mati dengan Masaki, tapi tidak akan kubiarkan si Tua bangka itu bahagia juga dengan kematianku"
"'Balas dendam, alasan yang murahan'"Suara itu terdengar bosan dengan jawaban Menma
"Tidak, kau salah! Itu karena dia mendeklarasikan perang denganku! Berani sekali dia membuatku semarah dan sekesal ini, akan kuseret dia kedalam penderitaan karena membuatku seperti ini"
"'Jadi kau tidak sedih sama sekali setelah membunuh ibumu?'"Suara itu seperti menahan tawa dengan jawaban Menma
"Tentu saja tidak, karena itu adalah pilihan terbaik"
"'Hahahaha jadi kau mengatakan bahwa kau akan menghancurkan dunia itu sendiri jika itu adalah pilihan terbaik'"Suara itu tidak bisa menahan tawanya lagi dengan jawaban Menma
"Yeah"
'"Akan kuberi kau kekuatan, sebagai gantinya aku ingin perasaanmu'"Jawaban itu adalah yang terburuk, karena jika perasaannya sendiri hilang bukankah berarti amarah dan rasa kesalnya hilang yang merupakan penyebab deklarasi perang, yang berarti Menma akan hidup tanpa tujuan
"Kalau begitu ambillah dan beri aku kekuatan itu!"
Jawaban Menma hanya menambah rasa senang dari suara itu, sudah jelas Menma kehilangan akal sehatnya dan hanya berpikir bagaimana cara terbaik
'"Aku tidak bisa langsung memberikannya, tapi jika kau pergi ke ujung utara ditengah dasar laut, disana ada sebuah pedang yang bisa menghancurkan seluruh Alam semesta! Kau harus mengambilnya sendiri! Tapi urusan kau bisa menggunakannya atau tidak adalah tergantung dirimu'"
Dengan kata lain jika Menma sendiri tidak mampu maka pedang itu sendiri hanyalah sebuah pajangan tidak berguna, hal ini membuat Menma tertawa
"Sungguh orang yang kurang ajar karena tidak langsung menepati janjinya untuk memberiku kekuatan! Tapi itu adalah salahku sendiri karena tidak menanyakan apapun, ahh sepertinya aku mulai gila dengan semua ini, cepatlah ambil perasaanku dan kirimkan koordinatnya padaku!"Menma memegang wajahnya dengan ekspresi yang sangat senang
Waktu kembali berjalan dan orang-orang melihat Menma seolah ia telah gila karena tersenyum dengan begitu senang, karena itulah mereka mundur menjauh agar tidak dibunuh oleh Menma
"Ahh sepertinya aku tidak bisa menyebutnya bajingan gila lagi"Menma tahu bahwa ia tidak punya kekuatan apapun karena itulah ia berniat membuatnya sekarang dengan teori Derrick yang menjadikan pembuluh darah sebagai sumber Mana, tapi untuk melakukan diperlukan pembuluh darah yang kosong, sel yang menggantikan sel darah merah dan putih, dan organ pemompa seperti jantung
Lalu pada masalah pertama, bagaimana cara Menma mengosongkan darahnya sendiri? Jawabannya sangat sederhana dengan mencabut jantung itu sendiri
Creeesstt
Menma menghancurkan jantungnya dengan sekali remasan, lubang ada dibagian tubuh kirinya dan darah mengalir deras dari sana, kemudian Menma mengumpulkan semua Mana di atmosfer tanpa menyisakan apapun dan mengisi semua pembuluh darahnya dengan Mana dan untuk menggantikan sel darah merah, Menma menggunakan Core dan sel darah putih menggunakan Inverse Core kemudian untuk mempertahankan pembuluh darah itu tidak pecah Menma menggunakan Circle yang akan menjaga keseimbangannya, jumlah Core, Inverse Core dan Circle tidak hanya satu tapi masing-masing 10 milyar
Akibat dari kekuatan yang dibentuk oleh Menma ini, semua manusia, hewan, tumbuhan, bangunan hancur tertekan ke tanah seperti langit telah runtuh ke bumi dan hanya menyisakan Menma yang berdiri dengan tegap seorang diri
To Be Countinued
Hmmm biarlah, orang ga ada yang nungguin ini
