Chapter 48
Wilayah penduduk Kerajaan Elf, Garva. Masyarakat Elf tidak jauh berbeda dengan masyarakat manusia jika ada yang membedakan maka itu adalah jumlah kekuatan sihir yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan pola makan vegetarian serta tidak memakan daging, namun jika dibandingkan peradabannya dengan manusia maka Elf sedikit lebih terlambat, karena mereka tidak mau menghancurkan alam.
Beastmen adalah sesuatu yang jarang berada di Garva, karena itulah ada seorang macan bertubuh kekar dan beridir dengan kedua kakinya serta hanya menggunakan celana sangatlah dipandang aneh bahkan jijik oleh para Elf, bagaimanapun mereka adalah ras yang selalu merusak alam sehingga hubungan diantara mereka sangatlah buruk
Tapi Beastman macan itu tidak mempedulikannya dan pergi keujung perbatasan, bagaimanapun ia berada disini hanya untuk pengintaian
"Helena bagaimana kondisi di istana?"Macan itu berbicara sambil mempunggungi dinding batu yang dibuat dengan kokoh
"Semuanya berjalan sesuai rencana, hanya menunggu instruksi Lord Winady dan semuanya akan dibereskan"
"Sebaiknya kau periksa lebih teliti, bagaimanapun Ratu itu sangatlah berhati-hati mungkin saja ia sudah menyingkirkan racun yang kau buat"
"Kau terlalu khawatir, Eiru"
Suara langkah kaki terdenger setelah Helena mengatakan itu, yang berarti Eiru tidak bisa protes apapun dan hanya menunggu gilirannya, walaupun Beastmen terkenal dengan kecendrungan sex nya yang sangat tinggi, bukan berarti mereka semua otak udang yang hanya mengandalkan otot, memang ada orang seperti itu tapi mereka yang hanya mengandalkan otot tidak akan bisa menjadi pemimpin diantara Beastmen
Mengapa? Karena Winady dulu, para Beastmen dengan bodohnya menentang Winady dan tidak memiliki rencana apapun yang hanya berujung pada kehancuran total dimana setengah dari populasi mereka dihilangkan sehingga mereka semua berada di bawah kendali Winady, umumnya True Dragon adalah sosok egosentris yang tidak peduli dengan kehidupan masyarakat makhluk lain, tapi tidak semuanya sama, contoh paling utamanya adalah Winady. Ia sangatlah tertarik dengan kecantikan sehingga tidak bisa dihitung berapa wanita yang sudah ia tiduri dan hamili, walaupun itu anaknya jika menghalangi jalannya maka itu hanya akan berakhir dengan kehancuran
Winady adalah sosok yang romatis dan hangat bagi para wanitanya tapi ia sangatlah kejam selain kepada para wanitanya, karena itulah para Beastmen takut padanya. Walaupun ada wanita Beastmen yang menjadi wanitanya juga, itu tidak menjamin akan menghalangi Winady menghancurkan Beastmen, sehingga ia sangat diperlakuan dengan hati-hati
"Hoi Eiru, bagaimana situasinya?"Seorang lelaki yang memiliki wujud setengah manusia dan hewan kuda bertanya dengan seringai yang lebar, bagaimanapun ia sudah sangat tidak sabar untuk mencicipi para Elf
"Jangan terlalu bersemangat, Grin. Bagaimanapun Lord Winady tidak ingin memusnahkan Elf, jika kita melakukan kesalahan, kita semua akan dibasmi olehnya"
"Cih aku tahu itu, tapi itu bukanlah masalah jika aku menculik satu atau dua Elf bukan?"
"Lakukan sesukamu asal itu tidak mengganggu rencana kita"
Berbagai gangguan yang dilakukan para Beastmen selama tahun ini hanya untuk melaksanakan rencana mereka dalam invasi Elf. Tapi rencana ini harusnya sudah bocor karena skalanya yang besar dan tidak mungkin para Elf tidak memiliki mata-mata pada ras lain, tapi sejauh ini tidak pernah ketahuan, mengapa?
Tentu saja Winady yang memblokir informasinya, bagaimanapun ia sangatlah ahli dalam sihir sehingga ia bisa memanipulasi informasi dengan mudahnya, bahkan tidak pernah ada satupun Elf yang curiga berkat sihirnya dalam memodifikasi informasi, tapi untuk apa ia melakukan hal yang merepotkan seperti ini? Ia adalah True Dragon yang bisa menaklukan segala sesuatu dengan mudah, jadi mengapa ia melakukannya?
Tentu saja karena Alice, ia adalah kecantikan terbaik yang pernah ia temui, bahkan bisa dibilang sejajar dengan Dimensional Dragon, Drowning Dragon, Holy Dragon dan Darkness Dragon, walaupun masih dibawah Infinite Dragon. Ia sangatlah indah sehingga Winady tidak ingin menggoresnya sedikitpun, karena itulah ia membuat rencana serumit ini walaupun ia bisa menaklukan Elf dengan mudah
Winady sendiri memiliki wujud lelaki yang sangat indah dan tampan, jika dibandingkan dengan Menma itu seperti membandingkan lumpur dengan berlian. Karena bagaimanapun memang tampan jika dibandingkan orang biasa tapi saat dibandingkan dengan sekelasnya ia hanya orang biasa
Dengan rambut sepunggung berwarna hijau muda dan mata vertikal berwarna senada dengan rambutnya, ia memiliki tinggi 199 Cm yang sangat tinggi. Orang-orang normalnya hanya memiliki tinggi 190 Cm paling tinggi, kecuali untuk orang-orang gila pelatihan, ogre dan mereka yang dilahirkan dengan aneh. Mereka tidak bisa melampaui tinggi 2 meter secara alami tapi jika menggunakan sihir itu dimungkinkan
Namun jarang ada orang yang melakukan itu, bagaimanapun mereka lebih suka lebih sedikit tinggi atau setara tingginya dengan makhluk lain. Ogre sendiri dianggap menjijikan karena memiliki tubuh merah dan hijau berotot dengan tubuh yang terlalu tinggi
Lalu sekarang ini Alice tengah dipusingkan dengan jumlah dokumen yang semakin bertumpuk akibat gangguan Beastmen yang semakin merajalela, jika awalnya hanya ada 1000 perhari, maka sekarang ada lebih dari 20.000 yang membuatnya sangat letih hanya dengan melihatnya
"Apa kau butuh bantuanku?"Menma yang tiba-tiba muncul dikantornya mengagetkannya, karena bagaimanapun ia tidak merasakan kehadirannya sama sekali
"Tidak perlu, lagipula ini bukanlah hal yang bisa kau atasi"
"Kalau begitu semangat menyelesaikannya"Menma kembali pergi setelah mengatakannya, bagaimanapun ia adalah Putra Mahkota dulunya sehingga ia memiliki pengetahuan untuk menyelesaikan perkara yang terjadi di dokumen, tapi walaupun Menma memberitahunya tidak akan ada yang berubah, karena ia adalah seorang manusia dan tubuhnya anak kecil, Alice tidak akan mempercayainya bahwa akan ada orang yang membantu tanpa mengharapkan balasan
"Bagaimana bisa bertambah sebanyak ini hanya dalam waktu sebulan?"Sejak kunjungannya pada Menma, pekerjaan Alice tiba-tiba meningkat pesat yang membuatnya curiga pada Menma, karena itulah ia menolaknya karena sebuah taktik klasik untuk mendapatkan wanita lewat menolongnya, itulah alasan Alice menolaknya. Lagipula Menma tidak memiliki daya tarik apapun kecuali pedangnya yang sekarang bernama Schene, pedang itu sangat indah walau desainnya sendiri sederhana, dan Alice sekarang memilikinya
Brak
Dobrakan pintu yang keras membuat Alice segera memalingkan wajahnya dan melihat seorang pegawai Elf yang terlihat sangat panik
"Yang Mulia, terjadi kebakaran di daerah selatan"
Tidak hanya berhenti sampai disana, para pegawai yang lainpun mulai berdatangan dengan wajah yang sama
"Yang Mulia, ada longsor di timur daerah perbatasan"
"Yang Mulia, banjir terjadi di daerah tenggara"
"Yang Mulia, tanah di daerah barat mengalami keruntuhan"
"Yang Mulia, daerah di barat daya dirampok oleh para Beastmen"
"Yang Mulia, para Beastmen mulai menyerang"
Rentetan laporan yang harusnya mustahil terjadi, sekarang ada dihadapannya, mustahil untuk bisa menangani 6 masalah tersebut dalam sekejap, bahkan jika ia menggunakan Continent Magic, itu hanyalah pemborosan karena ia hanya bisa menggunakannya sekali, itupun menggunakan semua Mana nya, sehingga ia harus bertindak dengan rasional
"Padamkan api yang ada di daerah selatan, kemudian pergi dan selamatkan penduduk yang ada di daerah timur, ada kemungkinan mereka masih selamat setelah tertimbun, lalu buat lubang disekitar daerah timur sebanyak mungkin untuk menyerap air banjir, dan perintahkan para penyihir untuk menangani masalah keruntuhan di barat, dan terakhir suruh para ksatria, hunter, dan penyihir yang tersisa untuk menangani masalah Beastmen, aku juga akan ikut dalam serangan"
"Baik"
Mereka semua langsung menyebarkan perintah Ratu dengan cepat, Ratu sendiri mengenakan pakaian tempurnya, ia tidak mengenakan zirah besi melainkan pakaian halus yang ditenun dari Pohon Dunia, kekerasannya sendiri bahkan mengalahkan Armor sihir Myth, selain itu pula berbagai buff sihir disertakan didalamnya yang akan menambah kekuatan penggunanya
"Ini"Kemunculan Menma yang tiba-tiba membuat Alice merasa sedikit terkejut, tapi ia sendiri sudah terbiasa, tapi tetap saja Alice harap Menma bisa muncul secara biasa
"Apa ini? Pernyataan cinta?"Alice meraih secarik surat yang diberikan Menma
"Tentu saja bukan, itu surat dari Yggdrasil"
"Siapa Yggdrasil?"
"Apa, kau tidak tahu nama Pohon Dunia itu?"Menma bahkan terkejut mendengarnya, apa Pohon Dunia tidak pernah memberitahu namanya sendiri pada para penyembahnya
"Maksudmu surat ini berasal dari Pohon Dunia? Jika kau ingin bercanda nanti saja"Alice merobek surat itu dan membakarnya bagaimanapun kadang orang dengan dalih dan membuatnya menerima surat cinta yang sangat banyak dan itu menyebalkan
"Aku memang sudah menduganya, tapi kenapa kau seperti menolak segala sesuatu yang kulakukan?"Menma tidak merasakan apapun namun ia ada yang aneh dengan tindakan Alice yang sangat tidak wajar
"Kalian lelaki hanya memikirkan tentang kesenangan dan kesenangan tanpa memperhatikan kami para wanita, dan lagi lelaki hanyalah kaum menjijikan yang menilai seorang wanita dari kecantikannya, bagaimana aku bisa tidak jijik terhadap mereka?!"
"..."Menma tidak bisa berkomentar, apa-apaan dengan tatapan kebencian yang diarahkan padanya
Alice pergi setelah itu meninggalkan Menma sendiri
"Nampaknya usahamu percuma saja Yggdrasil"
[Kenapa kau tidak ubah penampilanmu menjadi wanita yang dicintainya? Bukankah jika begitu ia pasti akan menerima suratnya?!]Yggdrasil tampak kesal karena Menma langsung memberikannya tanpa mempertimbangkan bahwa Alice membenci laki-laki
"Ya ampun, aku sudah memenuhi permintaanmu untuk mengirimi surat, tapi kau masih mengeluh, lagipula kenapa kau tidak berkomunikasi dengannya langsung saja?"
[Jika aku bisa, maka sudah kulakukan dari awal! Alice terlalu lemah untuk bisa mendengar suaraku, jika aku memaksanya maka Mana dalam dirinya akan mengamuk dan menghancurkan dirinya]
"Tunggu, berarti kau berniat mengorbankanku dari awal?!"Menma merasa menemukan sesuatu yang mencengangkan dari perkataan Yggdrasil, alasan Menma menuruti Yggdrasil untuk mengirimi surat adalah karena Yggdrasil sangat berisik dan mengganggunya setiap hari sehingga ia tidak memiliki pilihan dan menurutinya. Ia harap bahwa Yggdrasil akan berhenti mengganggunya
[...]Yggdrasil diam tidak menjawab
Dari tanggapannya saja Menma sudah tahu bahwa Yggdrasil memang dari awal berniat mengorbankannya
"Kenapa orang yang kutemui selalu saja orang sinting dan tidak waras?"
Menma tidak menyadari, bahwa ia adalah orang paling sinting dan tidak waras, bagaimanapun orang-orang akan menarik orang yang sejenis
Mayat Elf berserakan, kepala, tangan, kaki dan badan terkoyak-koyak tapi itu hanyalah Elf pria, untuk Elf wanita mereka ditangkap dan dijadikan budak sex, walaupun Winady tidak ingin menghancurkan Elf, ia tidak melarang mereka untuk menculik sebagian kecil. Tapi ditengah pemindahan itu, mereka diganggu oleh pasukan kerajaan
Alice sekarang ini berada didepan gempuran Beastmen, ia memotong para Beastmen seperti memotong buah, sangat mudah. Bahkan mereka yang memiliki armor sekalipun tidak terasa sedikitpun
"Hati-hati! Jangan menerima serangan King Of Knight"Tanpa teriakan itupun, mereka sudah tahu bahwa menerima serangan Alice berarti kematian karena serangannya yang tidak terhentikan, apalagi Schene, para Beastmen merasakan ketakutan yang mendalam saat melihat pedang itu
Julukan Alice adalah King Of Knight karena ia menguasai semua teknik pedang dengan begitu luar biasa, sihir dan aura berada dalam gemgamannya dan bisa ia gunakan dengan mudah yang membuatnya mendapat julukan tersebut
"Element Style: Relentless Wind"
Tebasan pedang yang disertai dengan sihir mencincang semua tubuh Beastmen sampai menjadi tumpukan daging tanpa bulu dengan darah yang bercipratan dimana-mana, Alice sendiri tidak terkena darahnya sedikitpun berkat pakaian tempurnya yang akan menghilangkan semua kotoran yang menempel
Merasa semua Beastmen sudah dibasmi, Alice pergi untuk mengurusi daerah berikutnya, tapi Schene tiba-tiba bergerak dan menangkis sebuah serangan dari belakang
"Apa maksudnya ini?!"Alice melihat musuh didepannya, orang didepannya bukanlah Beastmen melainkan Elf yang merupakan ksatrianya dan juga orang kepercayaannya
"Sudah kuduga, menyerangmu dari belakang sangatlah sulit!"Ksatria itu menatap Alice dengan tajam, para ksatria disekitarnya juga mulai menyerang Alice, baik lelaki atau perempuan
Jika lelaki Alice bisa maklumi alasan mereka, karena bagaimanapun mereka adalah orang pertama yang akan mengkhianati perempuan, ia sendiri pernah dikhianati dengan begitu kejam dan tidak akan pernah memaafkan lelaki yang menelantarkan cintanya itu
Tapi bagi perempuan itu adalah hal yang tidak berlaku, lagipula apa alasan pengkhianatan ini
"INI SEMUA ADALAH SALAHMU KING OF KNIGHT ALICE!"Teriakan dari salah seorang ksatria membuat Alice tidak mengerti, bagaimanapun ia berusaha menyelesaikan semua perkara di negeri ini dan tidak mengeluh pada pekerjaannya
"JIKA SAJA KAU MENERIMANYA, KITA SEMUA TIDAK AKAN BERAKHIR SEPERTI INI!"
"ITU BENAR, KENAPA KAU BEGITU EGOIS DAN HANYA MEMENTINGKAN DIRIMU SENDIRI!"
"DASAR WANITA JALANG, KAU BAHKAN TIDAK PANTAS MENYANDANG JULUKAN KING OF KNIGHTS!"
Alice sama sekali tidak mengerti dengan apa yang terjadi, apa yang telah ia lakukan? Kenapa bisa menjadi seperti ini?. Memikirkan semua itu tiba-tiba Alice merasakan sesuatu yang hangat mengalir disekitar perutnya
Ia menoleh dan melihat kebelakang, bahwa Ellen menusuknya dengan sebuah belati
"Ellen apa maksudnya ini?"
"Apa kau tidak bisa melihatnya dengan jelas?"Ellen melihat Alice yang berlutut dengan memegang perutnya yang tertusuk
Penampilan Ellen sedikit berubah, disekitar kepalanya muncul telinga rubah dan telinga panjang Elf nya masih tidak berubah tapi matanya berubah seperti rubah
"Setengah Elf dan Beastmen!"Alice melihatnya dengan terkejut
"Apa sekarang kau sudah sedikit sadar? Bagaimanapun kau sangat membenci kami para Beastmen bukan"Ellen melihat Alice dengan pandangan yang simpatik
Alice tertunduk dan matanya tertunduk, ia juga merasakan sesuatu yang menghancurkan tubuhnya dari dalam, perlahan-lahan Mana miliknya memudar, Core-9 miliknya mulai hancur
"Mengapa? Jika kau memilih hidup sebagai Elf, aku tidak akan peduli sama sekali dengan sisi Beastmen mu itu"
"Tapi sayangnya kau menyinggung Lord Winady, kau itu untuk seukuran jalang sangat kurang ajar sekali! Menyinggung True Dragon berarti kematian, tapi Lord Winady sangat menghargaimu makanya kau bisa tetap hidup sampai sekarang"
Akhirnya Alice mengerti apa maksud dari ksatrianya, semua ini sudah direncanakan, bahkan jika ia meminta tolong pada semua orang, mereka semua tidak akan membantunya, mengapa? Ia adalah Ratu yang luar biasa kompeten dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya, lalu mengapa rakyatnya tidak membantu? Karena melawan True Dragon adalah tindakan yang percuma
Alice merasa bahwa ia bisa berhadapan dengan True Dragon tapi itu adalah angan-angan miliknya, tidak ada seorangpun yang bisa berhadapan dengan True Dragon kecuali True Dragon lainnya, apalagi saat mereka berada didaerah kekuasaannya yang akan membuat kekuatannya sangat kuat
Disaster Dragon adalah Wind Dragon, yang berarti udara adalah kekuasaannya sendiri, selama ia berada didaerah yang memiliki udara, ia akan memiliki kekuatan yang luar biasa, karena itulah Winady bisa dibilang yang paling kuat diantara semua True Dragon jika hanya membandingkan kekuatan dari kekuasaannya
"Jadi apa kau salah satu dari wanita Winady?"
"Panggil dia Lord Winady, dasar jalang!"Ellen menendang tubuh Alice dengan keras, ia ingin sekali menghancurkan wajah Alice, tapi jika ia melakukannya Winady pasti akan menghancurkannya bersama seluruh Beastmen
Alice merasa ingin memuntahkan segala sesuatu diperutnya merasakan tendangan keras itu"Teleportation"Dengan segenap kekuatan terakhirnya ia menggunakan perpindahan ruang untuk pergi ke wilayah Pohon Dunia, tapi yang menunggu disana adalah keputusasaan
World Tree sudah hangus terbakar dan wilayahnya juga menjadi abu
"Apa kau mengira, aku tidak akan mengantisipasinya?"Suara seorang lelaki yang merdu namun bagi Alice ini adalah suara yang sangat ia benci
Alice melihatnya dengan tatapan penuh kebencian, rumahnya, temannya, kekasihnya, pelayannya dan bahkan rakyatnya mengkhianatinya semua itu berkat Winady, apa ia hanya membenci Winady? Tidak, ia membenci semua Elf juga. Alice telah berusaha sangat keras untuk kerajaan Elf ini bahkan terkadang tidak tidur hanya untuk menyelesaikan pekerajaannya, tapi balasan yang ia terima adalah semua ini, ia mengutuk semua Elf dengan sekuat tenaga dalam benaknya
"Lord Winady, maafkan saya karena kelalaian saya!"Ellen kembali muncul disamping Winady yang tengah menyeringai
"Tidak apa-apa Helena, semuanya sesuai rencana"Winady memeluk Helena dan menciumnya dengan penuh gairah
Ellenora adalah nama yang diambil Helena untuk melaksanakan misinya, ia bertahun-tahun menjadi kekasih Alice hanya untuk tujuan ini
Alice yang melihatnya semakin membenci Helena, apa semua ucapan dan tindakan yang dulu mereka lakukan adalah sebuah kepalsuan?!
"Ellen, apa semua ucapan dan tindakanmu padaku adalah sebuah kepalsuan?"Alice bertanya hal ini walaupun sudah tahu jawabannya
"Tentu saja tidak, Lord Winady ingin kamu menjadi salah satu dari kami, jadi kita bisa terus bersama, ayo raih tangan Lord Winady"Helena menjawab dengan senyum yang sangat indah namun sangat horror bagi Alice
Raut wajah Alice sangat pahit seolah ia telah meminum obat paling menyakitkan didunia
Brats
Sebuah pedang putih yang tertusuk di tubuh Winady mengejutkan mereka semua, bahkan Winady sendiri terkejut melihat pedang yang tertusuk ditubuhnya, apalagi itu menghancurkan salah satu dari delapan jantungnya, ketenangan Winady seketika goyah dan ia melepaskan niat membunuh yang sangat kuat, bahkan Helena dan Alice sangat tertekan dibuatnya
"Apa kau baik-baik saja?"Seorang lelaki yang baru-baru ini ia temui walaupun suaranya adalah suara lelaki, Alice tidak merasakan ancaman sama sekali
Menma sekarang ini berada didaerah wilayah Pohon Dunia, ia tengah memandangi Naga hijau raksasa yang membakar wilayah ini
[Menghentikan Disaster Dragon sangatlah mustahil bagiku, aku ingin membentuk kesepakatan denganmu? Jika kau menerimanya, aku akan memberimu intiku]
Menma sendiri tidak tahu apakah intinya akan berguna baginya atau tidak, tapi ia sendiri tengah memikirkan rencana untuk menyelamatkan Alice, mengapa ia melakukannya? Bukankah mereka tidak memiliki hubungan apapun? Itu hanya karena hutang budi telah membiarkannya berada disini selama 2 bulan, ia hanya ingin membayarnya untuk terakhir kalinya
"Mari sebutkan, aku sendiri tidak bisa mengalahkan True Dragon dengan kekuatanku yang tersegel saat ini"
[Selamatkan Alice Vi Rown, aku akan memberikanmu hak atas wilayahku dan segala sesuatu yang ada disini untuk melakukannya]Tujuan dari kesepakatan ini sebenarnya tidak melenceng dari tujuannya tapi aneh sekali
"Jadi aku bisa mendapat intimu tapi tidak hanya itu kau juga akan memberikanmu hak atas seluruh wilayahmu, bukankah itu terlalu mencurigakan untuk kesepakatan menyelamatkan seseorang?"
[Alice Vi Rown adalah Pendeta Wanita yang memiliki kualifikasi untuk menghidupkanku kembali! Dan aku membutuhkannya, apalagi dengan True Dragon yang menyerang sekarang, kemungkinanku untuk bisa terus hidup adalah nol persen]
Setelah diberitahu hal ini, akhirnya Menma mengerti apa arti dari nilai Alice bagi Yggdrasil"Baiklah, aku akan membuat kesepakatan denganmu"Setelah mengatakan itu pohon yang berada dihadapannya layu dan keluar sebuah permata berbentuk prisma segi tujuh dan saat Menma menyentuhnya ia mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana cara menggunakan wilayah pohon dunia dan juga cara membangkitkan Pohon Dunia
"Cancelling: Cursed"Menghancurkan kutukan yang membelengunya, akhirnya Menma bisa menggunakan semua kekuatannya lagi, tapi ini hanyalah kejadian sementara karena World Magic bukanlah sesuatu yang bisa ditangani oleh Continent Magic dengan mudah, karena itulah tidak semua kutukannya menghilang tapi Menma bisa menggunakan semua kekuatannya dengan mudah, apalagi ada dukungan dari wilayah Pohon Dunia
"Kenapa kau menolongku? Kau juga pasti akan mengkhianatiku, jadi pergilah! Aku tidak butuh pertolonganmu!"Alice berteriak dengan lemah, ia melihat Menma dengan penuh kekesalan
Menma sendiri menyentuh pipi Alice dan mengusap air matanya
"Aku berhutang budi padamu, makanya aku menyelamatkanmu! Dan juga Yggdrasil ingin menyelamatkanmu juga, jadi jangan mengoceh tidak jelas, bagaimanapun aku akan memenuhi keinginan dan kontrakku!"Alice berhenti berbicara dan ia melepaskan pedangnya
"Lord Winady, tolong tenangkan amarahmu"Suara seorang Beastmen dan Elf yang berlutut bersamaan pada Winady membuat suasananya tenang tapi
Blaar
Kedua orang itu seketika menghilang dengan sebuah kawah besar yang terbentuk
"Terima kasih atas pengorbanan kalian, aku bisa tenang kembali"Winady berkata dengan tersenyum kemudian ia melihat Menma, ia sama sekali tidak bisa merasakan apapun dari Menma tapi ia merasa sangat kesal karena diserang dari belakang dan jantungnya dihancurkan
Para Elf dan Beastmen mulai berdatangan dan mengepung Menma dan Alice
"Lebih baik kalian pergi, atau kalian hanya akan mati dengan menyedihkan ditempat ini"Menma melihat semua dengan datar, ia tidak memiliki keharusan untuk berurusan dengan mereka
"Alice, kau pergilah! Aku akan menangani semua orang disini!"
Ini adalah pertama kalinya Menma menyebutkan namanya, tapi sama sekali tidak ada rasa apapun yang diterima Alice
Alice sama sekali tidak menjawab, tidak ada respon apapun, pandangan matanya kosong! Bagaimanapun ia sudah menyerah dan akan membiarkan semuanya berjalan sebagaimana mestinya
"Maafkan aku"Menma mendekati Alice dan mencium bibirnya, Alice yang sadar kemudian menendang Menma dengan keras, tendangannya sendiri tidak melukai Menma tapi ini menjadi pelajaran baginya untuk jangan melecehkan Alice
Bagaimanapun alasan ia melakukannya adalah untuk menyadarkannya, kebenciannya terhadap lelaki pasti meningkat setelah kejadian ini tapi itu tidaklah masalah karena sekarang ini keadaannya sangatlah parah
"APA YANG KAU LAKUKAN BAJINGAN KOTOR?!"Raut wajah Alice sangatlah marah, jika dicium oleh perempuan ia akan toleran tapi oleh lelaki adalah hal yang paling tidak akan diizinkannya
"Hahh nampaknya mustahil untuk menyuruhmu pergi"Menma menghela nafas dan kemudian ia mengambil Schene dan menancapkannya didepan Alice, tercipta sebuah barier biru yang mengelilingi Alice dan akan melindunginya dari berbagai serangan. Entah kenapa Menma merasa ia tidak harus menciumnya dari awal jika memang akan berakhir seperti ini
"Apa kau sudah selesai?"Winady yang daritadi hanya mengamati sekarang berkomentar, jujur saja pembuatan barier untuk melindungi Alice sangat membantunya, tapi itu hanyalah barier yang dibuat oleh manusia jadi ia bisa dengan mudah mematahkannya, namun membunuh manusia itu sendiri sangatlah mudah, sehingga ia menoleransinya
"Kau baik sekali mau menungguku"Menma membuat Calamity, bagaimanapun ia tidak boleh menganggap remeh True Dragon dengan pembentukan senjata Myth Grade
"Lenyaplah"
Sebuah lingkaran sihir yang memiliki pola khas Naga terpampang dengan jelas dan mengeluarkan api yang membakar segalanya termasuk Elf dan Beastmen kecuali Helena yang sudah ia teleport ke tempat tinggalnya dan juga untuk Alice, ia akan menyembuhkannya nanti, bagaimanapun City Magic yang ia gunakan pasti tidak akan langsung menghancurkan barier itu
Brasshh
Jantungnya sekali lagi hancur oleh Calamity yang dibuat Menma
"Kurasa aku harus berterima kasih karena telah menurunkan penjagaanmu"Menma keluar dari api itu dengan keadaan yang sangat baik-baik saja, bahkan tidak ada satupun goresan atau apapun, bahkan barier yang melindungi Alice terlihat baik-baik saja
Winady sekarang benar-benar marah, pertama adalah karena ia lengah tapi kedua karena ia kembali lengah, bagaimana bisa ia menahan penghinaan ini?!
"SIALAN KAU MANUSIA!"
"CONTINENT MAGIC: EXTERMINATION RAY"
Winady sekarang sudah tidak peduli dengan Alice, hancur dua jantungnya adalah hal yang tidak bisa ditoleran olehnya, bagaimanapun ini pertama kalinya ada yang bisa melukai jantungnya selain True Dragon, bagaimana bisa ia tahan dengan penghinaan ini
"Cancelling"
Sihir itu dilenyapkan dengan mudah, tapi karena kemarahannya yang memuncak menghalangi pikiran rasionalnya sehingga ia melontarkan sihirnya lagi dan lagi tanpa henti namun semua itu dimusnahkan dengan mudah
Merasa kemarahannya sedikit mereda, akhirnya Winady merasakan sesuatu yang aneh. Mengapa ada manusia yang bisa menghentikan sihirnya? Apalagi yang ia gunakan adalah Continent Magic, sihir yang hanya bisa digunakan oleh para True Dragon
"Kau, siapa kau? Kenapa kau bisa menghentikan sihirku?"
"Jika aku beritahu, apakah kau akan membiarkanku pergi?"
"Dalam mimpimu"Winady benar-benar marah pada Menma sehingga ia tidak akan membiarkan dirinya lolos
"Hahh kalau begitu tidak ada artinya aku memberitahumu"Menma membuat Calamity lagi dan ia memasang kuda-kudanya, bagaimanapun ini pertama kalinya ia akan menggunkannya
"Moonfang Skyfall"
Seolah langit runtuh, Winady terkena serangan itu dengan telak dan langit benar-benar kacau dibuatnya
Winady kembali kehilangan jantungnya, tapi jumlah yang hancur adalah dua, sehingga sekarang sisanya hanya ada 4
"BAJINGAN PENGERAT!"Winady diliputi emosi yang tidak pernah ia alami sebelumnya, amarah, kesal dan nafsu untuk membunuh melonjak secara drastis yang membuat semua orang disini sangat tertekan dan bahkan membuat mereka tidak bisa bernfas kecuali untuk Alice yang dilindungi dan Menma yang bahkan tidak merasakan apapun
"WORLD MAGIC: END WORLD!"
"Cancelling Ver-World Magic"
Prank
Sihir yang akan menghancurkan apapun dihancurkan terlebih dahulu oleh Menma. Alasan Menma bisa menggunakan World Magic adalah karena menggunakan wilayah Yggdrasil sebagai tempat cadangan penyimpanan Mana, jika hanya menggunakan Mana Menma mustahil untuk mencapai World Magic hanya dengan tingkatannya saat ini
Mana yang dimiliki Menma akan terisi terus meneru seperti gelas yang diisi oleh air terjun raksasa, tapi ukurannya sendiri hanya sebuah gelas sehingga Mana yang digunakan hanya terbatas pada gelas itu, untuk bisa menggunakan sihir World Magic Menma perlu memperluas gelas itu dan cara yang ia gunakan sekarang adalah menggunakan wilayah Yggdrasil
"Cancelling: Heal Heart"
Bratsshh
Jantung Winady kembali hancur, Menma yang melihat ini cukup aneh, sedangkan Winady sendiri sangat marah
"Aneh sekali, apa kau benar-benar True Dragon?"Ini pertama kalinya Menma meragukannya, Yggdrasil mengatakan bahwa tidak ada yang bisa melawan Disaster Dragon saat masih ada angin disekitarnya, bahkan True Dragon yang lainpun akan kesusahan, tapi yang dilawan Menma sekarang ini bahkan lebih lemah dari yang ia bayangkan
Sebenarnya bukan karena Winady yang lemah tapi karena kompabilitas Menma terhadap sihir yang sangat tinggi membuat tiap serangan Winady terlihat buruk, bagaimanapun ia bisa menggunakan World Magic dan Continent Magic dengan mudah. Alasan Menma bisa kalah dari Drowning Dragon sendiri adalah wilayahnya yang sangat menekan dirinya sehingga ia tidak bisa menghindari serangannya dan akhirnya terkena kutukan sekelas World Magic
"Apa maksud ucapanmu itu?!"
"Tidak, tidak ada. Kurasa aku hanya beruntung karena kau tidak menguasai Qi dan Aura, bagaimanapun dua kekuatan itu benar-benar masalah bagiku"Kompabilitas Menma terhadap Qi dan Aura adalah yang terburuk, walaupun ia bisa menahannya tidak berarti ia tidak akan terluka, karena itulah ia sebisa mungkin tidak mau menerima serangan dari Aura dan Qi apalagi sekelas yang bisa digunakan oleh Dimensional Dragon
Winady yang akhirnya bisa berpikir dengan jernih mengeluarkan busur emas yang terlilit aura hijau muda, Busur itu mengeluarkan tekanan yang luar biasa, dengan hal itu bisa diartikan bahwa Busur itu adalah Ancient Item
"Bow Style: Endless Rain"
Menarik tali Busur dan sebuah panah yang terbuat dari Mana terbuat, ia menembakkannya kelangit dan tidak butuh waktu lama untuk langit dipenuhi oleh cahaya yang menutupi semua wilayah Pohon Dunia, Elf yang tersisa mungkin akan binasa jika Menma membiarkannya
"Moonfang Skyfall ver-Ultimate"
Ver-Ultimate adalah sama dengan versi biasa tapi perbedaannya adalah jumlah Mana yang dipadatkan ratusan ribu kali lebih padat ditambah lagi ia menggunakan Calamity sebagai medianya
Cahaya yang menyinari langit lenyap seolah mereka ditelan oleh kehampaan, Menma yang daritadi hanya berdiri didepan Alice sekarang maju dan melangkah menuju Winady
Tidak butuh waktu lama bahkan sangat cepat baginya untuk mencapai Winady dan memenggal kepalanya, True Dragon tidak akan mati hanya dengan kepalanya terpisah karena itulah ia juga menghancurkan dua jantungnya lagi
Kemudian sosok Winady berubah menjadi angin dan menghilang, untuk pertama kalinya seorang True Dragon melarikan diri dari manusia dan ia dibuat babak belur yang membuatnya hanya menerima satu serangan lagi ia akan mati. Menma sendiri tidak mengejarnya bagaimanapun ia hanya bisa menggunakan World Magic berkat Wilayah Yggdrasil, jadi mengejarnya merupakan kebodohan, karena itulah ia membawa Alice yang matanya masih kosong dan pergi dari sana tanpa meninggalkan jejak
Baik Elf dan Beastmen yang melihat Menma dilangit mengalahkan True Dragon membuat mereka merasakan kengerian yang tidak bisa digambarkan, satu sisi mereka senang bahwa Disaster Dragon itu dibuat babak belur tapi disisi lain mereka tidak tahu apa maksud dari tindakan Menma, apa Menma bermaksud membantu mereka? Atau mungkin menjadikan wilayah ini dalam tiran nya
Rumor mengenai kekalahan True Dragon menyebar dengan sangat cepat bahkan semua orang dibenua timur dibuat kaget, dan yang lebih mengejutkan lagi adalah orang yang melakukannya yakni manusia, ras yang mereka pandang rendah. Akibat ini pula ras manusia di benua timur menjadi sangat senang akibat perbuatan satu orang ini, True Dragon yang lain sama sekali tidak menunjukkan tindakan apapun karena bagi mereka, kekalahan Winady adalah aib bagi dirinya sendiri
Kekalahan True Dragon memang membawa harapan tapi hal itu hanyalah angan-angan bagi mereka yang mencoba. Karena berkat kemenangan Menma ada orang-orang tolol yang mencoba melawan True Dragon untuk menaikkan reputasinya, tentu saja itu semua berakhir dengan kehancuran, dan berkat kejadian selama 3 bulan itu. Akhirnya orang-orang kembali sadar bahwa True Dragon adalah eksistensi yang tidak boleh diganggu
Menma saat ini berada didaerah manusia, ia membeli mansion besar yang memiliki 20 kamar dan halaman yang luas, ia mengeluarkan uang sebanyak 10.000 emas untuk bisa membeli mansion ini. Alasan ia membelinya adalah karena Alice yang keadaannya tidak berubah walau sudah tiga bulan berlalu sejak pertarungan dengan Disaster Dragon, lalu kenapa ia membeli mansion sebesar ini?
Tentu saja agar tidak ada yang tahu bahwa ada Elf di daerah manusia, orang-orang disini cenderung sangat sensitif mengenai ras yang berbeda karena itulah Menma menutupinya dengan membeli mansion besar yang dilindungi oleh pelindung sihir yang akan membuat siapapun tidak bisa melihat apapun disini dan hanya menampilkan ilusi saat dilihat dari luar
"Alice buka mulutmu"Menma sedang menyuapi Alice yang bahkan kondisinya sangatlah buruk jika bukan karena suplai Mana dari Menma mungkin Alice sudah mati dua bulan yang lalu, karena Alice bahkan tidak mau makan sama sekali, selama tiga bulan ini, ia hanya makan satu suap paling banyak walaupun begitu Menma terus membawakannya makanan yang baik untuknya
Alice sama sekali tidak membuka mulutnya bahkan ia tidak melihat Menma, pandangannya kosong, kulitnya pucat dan bahkan ia tidak memiliki keinginan apapun, satu-satunya keinginan yang ia miliki adalah untuk mati. Alice telah mencoba lebih dari 200 kali percobaan bunuh diri yang semuanya digagalkan oleh Menma, berkat itupula Menma tidak bisa meninggalkan Alice sendirian karena sekali ia melakukannya, Alice pasti akan bunuh diri
"Kumohon..."Suara Alice yang pelan namun terdengar jelas bagi Menma membuatnya melihat Alice dan air mata mulai mengalir
"Kumohon, biarkan aku mati"Raut wajah Alice sangatlah kacau, walaupun ia sudah mencoba untuk tidak makan apapun, selama Menma masih terus memberikannya Mana, Alice akan bisa terus hidup walaupun tidak makan, bagaimanapun Menma sangat ahli dalam mengalirkan Mana nya untuk mengisi semua nutrisi tubuh
"Kenapa kamu ingin mati?"
"Aku sudah tidak memiliki apapun, kekasih, keluarga, teman, orang yang kupercaya, dan segalanya sudah hilang! Aku tidak ingin menderita lagi, kumohon biarkan aku mati! Aku akan melakukan apapun jika kamu mau mengabulkannya"Alice bahkan tidak pernah marah-marah lagi, ia hanya bisa pasrah karena ia tidak bisa melakukan apapun untuk melawan Menma, walaupun ia mencoba bunuh diri Menma selalu berhasil menggagalkannya, hal yang bisa ia lakukan sekarang hanyalah bunuh diri
"Apa kau tidak ingin membunuh Disaster Dragon?"
"Mana mungkin, kau juga tahu bukan, jika hal itu mustahil bagiku! Aku bukan dirimu, monster sialan! Aku ini hanya Elf biasa yang sangat sombong berpikir bisa mengalahkan True Dragon tapi hanya berakhir seperti ini!"Alice ingin melakukannya tapi ia tidak mampu, yang bisa ia lakukan hanyalah mati dan meredakan penderitaannya yang sangat mendalam
"Jika kamu ingin melakukannya, aku akan memberimu kekuatan! Apa kau menginginkannya?"Menma melihat langsung Alice yang matanya penuh dengan penderitaan, ia tidak mau menderita lagi tapi ia ingin membalas dendam
"Apa yang kau inginkan?!"Alice berkata dengan kepala yang tertunduk, matanya tidak terlihat
"Aku ingin kau hidup seperti sebelumnya, sangat ceria, keren, luar biasa, dan baik!"Walaupun Menma menjawabnya dengan tersenyum Alice sama sekali tidak tersentak
"JANGAN BERBOHONG KAU MONSTER SIALAN! KAU PIKIR AKU AKAN PERCAYA BAHWA KAU AKAN MEMINTA SESUATU HAL YANG BAHKAN TIDAK MENGUNTUNGKANMU SAMA SEKALI!"Kemarahan yang telah memudar sekarang kembali, Alice merasa dipermainkan oleh jawaban Menma, apa menghancurkan harapannya sangatlah menyenangkan baginya
"Kalau begitu apa yang kauinginkan?"Menma sendiri tidak tahu menjawab apa dalam hal ini, yang tadi ia katakan adalah murni kebenaran, Alice sendiri sudah tidak bisa membedakan mana kebohongan dan kebenaran semenjak Core miliknya hancur
Alice tahu bahwa Menma sangat mampu dalam menghadapi True Dragon, karena itulah ucapan soal memberinya kekuatan bukanlah kebohongan tapi ia tidak ingin dikhianati lagi, karena itu kata-kata manis Menma merupakan racun bagi dirinya saat ini, karena itu pula ia harus memberikan sesuatu yang layak agar Menma tidak mengkhianatinya apapun yang terjadi
"Apa kau tahu cara melakukan kontrak jiwa?"
"Aku sendiri tidak mengetahuinya, apa kau butuh Mana untuk melakukannya?"Menma membentuk sebuah bongkahan kristal biru yang kaya akan Mana, ia memberikannya pada Alice untuk digunakan dalam pembentukan kontrak
Bagaimanapun walau Menma pernah membentuk kontrak itu, ia sama sekali tidak mengerti bagaimana cara kerjanya
"Kau percaya sekali padaku, apa kau tidak takut aku akan melakukan sesuatu dalam kontraknya?"
"Kau seharusnya tahu bahwa aku cukup mampu untuk menghancurkan kontrak itu!"Balasan Menma membuat Alice kembali diam, karena ia tahu hal itu, makanya ia sangat takut untuk dikhianati, karena itulah ia harus memberikan sesuatu yang sangat setara untuk Menma, tapi satu-satunya yang ia pikirkan hanyalah hal itu
"Kalau begitu aku ingin kau berjanji bahwa kau tidak akan membatalkan kontraknya! Kau tidak perlu khawatir akan isi kontraknya karena aku tidak akan melakukan sesuatu yang akan merugikanmu, kontrak ini akan menguntungkan kita berdua"
"Yeah, selama kamu memegang ucapanmu, aku akan menjanjikannya"Menma duduk disamping ranjang Alice, bagaimanapun dibutuhkan kontak fisik saat melakukan kontrak jiwa
Alice mencium Menma dan tidak berhenti sampai disana, ia mendorongnya kebawah dan mencium leher sampai dada
"Kau juga lakukan hal yang sama"Menma sendiri tidak begitu mengerti tentang kontrak jiwa sehingga ia melakukan hal yang sama dengan Alice
Alice kemudian melakukannya dengan menyentuh sampai pusar Menma dan mengaktifkan kontraknya
"Dengan ini kontraknya selesai dibuat"Alice terlihat cukup senang dengan pekerjaannya, sedangkan Menma sendiri bingung karena sekarang ia tahu isi kontraknya
"Kau ini bodoh atau apa?"Menma tidak bisa tidak bertanya, bagaimanapun isi kontraknya cukup absurd, memang tidak merugikannya malah sangat menguntungkannya tapi disisi lain sangat merugikan Alice
"Apa kau tidak puas dengan isi kontraknya?"
"Jika kau tanya aku puas atau tidak, aku tidak tahu karena bagaimanapun menjadikan dirimu sendiri budak, kau ini sebenarnya apa yang kau pikirkan?!"
"Sederhananya, aku menjual diriku padamu dengan bayaran nyawa bajingan Winady dan jalang Ellen"
"Bukankah aku sudah mengatakan harganya sebelumnya?"
"Dengan harga yang kau tetapkan, ada kemungkinan besar kau akan mengkhianatiku, sehingga aku akan melakukan segala cara untuk menghentikannya"
Menma tidak bisa menghela nafasnya ia membaca kembali isi kontraknya
1. Alice Vi Rown akan menjadi budak Menma Katasrofi dengan bayaran balas dendam pada bajingan Winady dan jalang Helena
2. Menma dan Alice tidak boleh terpisah lebih dari 100 meter
"Hahh aku mengerti, tapi ada apa dengan poin kedua ini"
"Ini untuk memastikan kau tidak berkolaborasi dengan siapapun untuk mengkhianatiku"
"Tapi kau tahu artinya menjadi budak bukan"
"Yeah, aku tidak keberatan menjadi budak sex mu atau kau memintaku melakukan suatu hal yang aneh bahkan konyol sekalipun, bagaimanapun ini adalah keputusanku!"
"Kau tahu, biasanya tidak ada orang yang menjadi budak"
"Yeah, aku juga tidak mau, tapi hanya ini satu-satunya hal yang bisa kulakukan agar kau tidak mengkhianatiku"
"Kamu sangat tidak percaya padaku bukan?"
"Tentu saja, lagipula dengan segala pengkhianatan yang terjadi padaku, bukankah akan sangat aneh aku bisa percaya padamu"Yang dikatakan Alice sangatlah benar, orang yang dikhianati tidak mungkin bisa langsung percaya pada orang lain tanpa jaminan yang pasti
"Kalau begitu ini perintahku, makanlah! Kau sudah lama tidak makan bukan"
Buah-buahan, sayuran yang sudah diolah dengan sangat baik dan bahkan sangat mengunggah selera. Alice yang melihatnya merasa lapar karena bagaimanapun ia telah mendapatkan kembali alasan untuk hidup
"Hmm ini sedikit memalukan tapi apa kau bisa menyuapiku?"Alice bertanya dengan wajah yang merah, bagaimanapun disuapi oleh orang lain merupakan kebiasaannya dengan Ellen, tapi setelah mengatakan semua hal itu dengan percaya diri, dan berbagai tindakannya selama ini, tubuh Alice sangatlah lemah untuk bisa bergerak, alasan tadi ia bisa bergerak adalah karena kemarahannya yang memberinya kekuatan
Menma melakukannya tanpa banyak protes, lagipula dari awal ia memang berniat menyuapinya tapi karena Alice tidak mau maka ia harus makan sendiri, apalagi ia sudah memiliki keinginan lagi untuk hidup
Alice sekarang ini tengah mencoba berdiri, bagaimanapun ia selama 3 bulan ini hanya berbaring tanpa melakukan apapun selain stress dan depresi, namun sekarang ini ia cukup senang karena itulah, ia mencoba melakukan rehabilitasi untuk dirinya sendiri
"Alice buka bajumu"Alice sendiri mengerjapkan matanya dan menutup matanya mengerti bahwa Menma ingin melakukannya, bagaimanapun hal itu sudah tertulis dalam kontrak sehingga ia tidak bisa melakukan apapun untuk melanggarnya
"Kau ini lelaki yang tidak konsisten, bukannya baru tadi kau mengatakan bahwa hanya ingin memintaku untuk hidup"Alice melepas semua pakaiannya sehingga ia hanya telanjang sekarang
"Sebenarnya apa yang kau pikirkan? Aku akan membentuk ulang tatanan Mana di tubuhmu dan sihir dipakaianmu itu sangat mengganggu"Menma melihat Alice yang duduk diranjangnya, ia terlihat cukup gelisah
"Tatanan Mana, apa maksudmu membentuk Circle atau Core?"
"Aku akan membentuk keduanya dalam dirimu dan membuat sirkuitnya juga"Menma sekarang saling berhadapan dengan Alice"Apa kau tidak malu dilihat olehku?"
"Kamu tahu, jika ingin membuatku malu, setidaknya kau harus setampan bajingan Winady"Walaupun Alice membencinya, ia tetap mengakui bahwa Winady memang sangat tampan
"Sepertinya kau sudah kembali ke dirimu yang dulu, tapi perkataanmu tetap saja menyakitkan untuk didengar"Karena Alice sendiri tidak keberatan, Menma meletakkan tangannya didada bagian tengahnya, bagaimanapun ia harus membentuk Core dan Circle disaat yang bersamaan dan membuat sirkuit untuk menjalankan keduanya
Bisa dibilang proses itu berlangsung dalam sekejap, karena Menma sendiri sudah pernah melakukannya dan hal itu memang mudah baginya sehingga prosesnya tidak menampilkan efek samping apapun
Alice sendiri merasa bahwa ia telah memulihkan dirinya sampai ke puncak kekuatannya, tapi apa hanya ini kekuatan yang dibilang Menma
"Jika kau ingin protes, biarkan aku menjelaskannya dulu! Mana yang kau miliki sekarang hanya berada di tingkat 1, sehingga kau masih bisa mengembangkannya, tentu saja aku akan membantunya, dan jika kau bisa menyatukannya dengan tubuhmu ada kemungkinan kau bisa mencapai jumlah Mana yang kumiliki saat ini"
"Lalu kenapa kau tidak langsung menaikkan tingkatku sampai sama denganmu?"
"Tubuhmu terlalu lemah, bahkan jika aku menaikanmu ke tingkat 2, tubuhmu akan lumpuh sehingga dibutuhkan beberapa persiapan untuk melakukan itu"
Jumlah Mana yang dimiliki Alice sekarang ini sama dengan jumlah Mana saat ia memiliki Core-9, walaupun begitu ini hanyalah tier-1
"Core dan Circle berada berdampingan dengan tubuhku dan ada sebuah jalan yang menghubungkannya agar tidak bertabrakan ataupun saling meniadakan, dan lagi ini hanyalah tier-1. Apa kau berada di tier-9 hmm?"Alice sendiri sebenarnya tidak tahu nama Menma, walaupun di kontrak tertulis, itu karena jiwa mereka saling terhubung
"Namaku Menma Katasrofi, dan untuk jawaban dari pertanyaanmu adalah tidak, aku menggunakan sistem yang berbeda dan mustahil untuk diterapkan padamu, yang ada kau hanya akan mati konyol"
Alice sama sekali tidak meragukannya, mengapa? Karena jumlah Mana yang dimiliki Menma sangatlah konyol, sehingga jika Alice dipaksa untuk menerima semua Mana itu maka yang terjadi hanyalah kehancuran
"Berarti aku harus menunggu sedikit lebih lama untuk melakukan balas dendamku"
"Yeah, tapi apa kau tahu sesuatu yang bisa membantumu dibenua timur? Jika benua barat aku tahu, tapi kalau disini aku hanya tahu informasi dari Lisa"
"Lisa? Apa dia salah satu dari Elf yang diculik"
"Yeah, kenapa kau tahu?"
"Mengurusi semua rakyatku adalah pekerjaanku sebelumnya, jadi aku cukup tahu dan juga ia adalah salah satu dari keponakanku"
Menma melihat Alice dengan seksama, ia masih belum mengenakan pakaian entah karena ia percaya diri atau menganggap remeh Menma
"Ada apa? Apa kau tertarik dengan tubuhku?"
"Tidak, aku hanya ingin tahu umurmu karena bisa punya keponakan sebesar Lisa, bagaimanapun jika dilihat dari fisikmu kau hanya berumur 19-an bukan?"
"Biasanya aku akan marah jika ditanya seperti ini, tapi ini sudah tidak penting lagi!"Jika sebelumnya Alice pasti akan mencela Menma karena menanyakan hal seperti ini tapi itu dulu sekarang berbeda
"Umurku sekitar 4000-an, kau juga sudah pasti berumur segitu juga bukan walau tubuhmu hanya anak kecil umur 13-an?"
"Jika kau menghitung dari saat aku hilang ingatan, umurku hanya sekitar 3 tahunan"
"Eh...?"Alice melihat Menma seperti melihat hantu, apa ia salah dengar"Ehmm Menma, apa kau tadi salah mengeja kosakatamu?"
"Tidak, aku kehilangan ingatanku, jadi aku hanya punya ingatan 3 tahun ini"Menma menjawab dengan wajah yang bingung, apa ia mengatakan sesuatu hal yang salah
'Orang ini benar-benar monster bukan, menandingi True Dragon hanya dengan pengalaman tiga tahun dan yang lebih menakutkan adalah kenapa ia bisa memiliki mentalitas seperti itu hanya dengan ingatan sebanyak tiga tahun selama hidupnya'Untuk Pertama kalinya Alice merasakan takut yang aneh
"Apakah ada sesuatu yang salah?"
"Tidak, aku hanya berpikir kau ini benar-benar monster sejati"Alice berbicara dengan wajah yang kikuk
"Kamu salah tentang hal itu, aku hanyalah sebuah kegagalan, dari awal sampai akhirpun aku hanya bisa melakukan kegagalan, hal yang kucapai saat ini dan yang kugunakan saat ini berkat orang lain, bukan berkat diriku"
Alice tidak bisa memahaminya, apa semacam Dewa turun dan membantunya, tapi ia tidak bertanya, karena mungkin saja ia akan mengoceh suatu hal yang aneh seperti pengguna Qi yang pernah ia tanya
"Mari kita ke topik awal, apa kau tahu sesuatu yang dapat membantumu di benua timur ini?"
"Jika berbicara yang bisa membantuku di level ini mungkin hanya Reruntuhan Kindness dan Jurang Rarity, hanya itu saja! Tapi kedua tempat ini bahkan tidak bisa dicapai dengan tingkatanku saat ini"
"Kenapa? Apa ada sesuatu yang aneh"
"Mungkin lebih baik kita datang saja ke tempat itu langsung"
Ctik
Hanya butuh jentikan jarinya untuk membuat portal teleportasi menuju tempat yang ia sebutkan
Menyebrangi portal sekarang Menma melihat sebuah jurang gelap yang tidak bisa dilihat dengan mata normal tapi bagi Menma itu terlihat sangat jelas
"Ada sesuatu yang menjaganya? Dan apa itu? Serangga?"
"Eh apa kau bisa melihatnya?"Alice kembali terkejut, walau bagaimanapun ia menguatkan matanya, ia tidak pernah bisa melihat menembus kegelapan itu
"Yeah, tapi itu terhalang oleh sebuah selaput raksasa yang seperti sayap, kau tahu makhluk apa itu?"
"Mana kutahu jika aku tidak melihatnya sendiri"Alice menjawab dengan sangat jujur, karena pernah sekali ia masuk kesana namun berakhir kembali diatas seolah ia ditolak oleh jurang itu
"Kalau begitu kurasa kita harus masuk sendiri"
"Cancelling"
Prank
Sihir yang menyelimuti jurang itu menghilang dan menampilkan sebuah makhluk yang memiliki ukuran sangat besar didalamnya, ia memiliki sepasang sayap dikepalanya dan bentuk tubuhnya sendiri seperti ular
"Apa itu? Basilisk campuran Naga atau Dragon"Alice yang akhirnya bisa melihat apa yang ada dibalik jurang itu tidak bisa tidak terkejut, bagaimanapun dulu ia pernah meloncat dengan bodohnya berpikir bisa mengatasinya
[Kenapa kau mengganggu istirahatku?]
Suara yang langsung masuk kedalam kepala Alice dan Menma bergema dengan kuat, walaupun tidak memiliki kekuatan, itu tetap memiliki tekanan yang kuat bagi Alice
"Aku mencari sesuatu yang berguna untuk Alice, apa kau memilikinya?"Alice tidak bisa berhenti terkejut hari ini, bagaimana bisa Menma menjawab sejujur itu bahwa mereka datang untuk merampok
[Apa kau berniat mencuri intiku?]
"Tidak tahu, tanyakan pada Alice!"
Alice tidak bisa tidak memelototi Menma yang dengan mudahnya menyerahkannya padanya, tapi Alice sendiri salah karena ia tidak memberitahu hal apa yang ada di dalam jurang ini
"Aku kurang tahu apa yang kucari tapi menurut legenda, disini pernah disebutkan Infinite Dragon menyimpan sebuah harta yang bisa membuat seseorang abadi"
[Infinite Dragon? Jadi begitu orang jaman sekarang menyebut jalang itu]
Tentu saja balasan ini membuat Menma tertarik, bagaimanapun tidak ada yang tahu Infinite Dragon kecuali Juha Bach dan True Dragon yang lain, jadi Menma cukup ingin tahu bagaimana Basilisk blasteran didepannya ini tahu akan hal itu
[Hal yang kau cari itu adalah intiku, bagaimanapun intiku dibuat oleh Tuhan dan akan terus hidup selamanya, bahkan hal yang kalian sebut Infinite Dragon tidak bisa membunuhku, jadi bagaimana kalian akan mengambilnya?]
Walaupun makhluk itu tidak muncul didepan Menma dan Alice, hanya berada di dalam jurang, mereka berdua tahu bahwa basilisk itu tengah menyeringai
"Nampaknya kau sangat percaya diri, dan dari ucapanmu mungkin saja kau setara dengan True Dragon, tapi sepertinya kau disegel di jurang ini"Menma dapat melihat dengan baik, ada apa di jurang ini dan berkat dirinya segel yang memisahkan dunia dalam jurang ini dengan dunia luar sudah hancur
"Alice nampaknya kita harus pergi dan merelakannya"
Alice sendiri mengerti, ia sama sekali tidak mengeluh karena bagaimanapun, makhluk yang bahkan tidak bisa dibunuh oleh Infinite Dragon, bukanlah makhluk yang bisa mereka hadapi saat ini
[Tunggu dulu Manusia dan Elf, apa kau tidak ingin membuat pertukaran denganku?]
Menma dan Alice mengabaikannya, mereka berdua tidak memiliki sesuatu yang setara, sehingga makhluk itu pasti akan membuat tuntutan yang tidak masuk akal
[Bebaskan aku dan sebagai gantinya aku akan memberikanmu daging dan darahku]
Menma masih mengabaikannya tapi Alice sedikit tertarik, kemudian ia melihat Menma yang masih mengabaikannya. Mengambil jalan pintas dalam pertukarannya mungkin yang terbaik dalam balas dendamnya tapi masalahnya ia hanya percaya pada Menma, tidak ada jaminan makhluk itu tidak akan mengkhianatinya sehingga ia mengenyahkan pikiran tentang menyetujui proposalnya
Menma dan Alice sekarang ini berada di kota perdagangan, mengapa mereka tidak langsung menuju Reruntuhan Kindness menggunakan portal seperti tadi, jawabannya adalah tidak bisa karena disana ada medan anti sihir yang akan melenyapkan semua sihir, karena itulah sekarang ini Menma tengah singgah dikota bersama Alice
Alice adalah sumber perhatian karena ia sangatlah cantik sehingga setiap orang meliriknya, tapi selalu ada orang yang mencoba mendekatinya dan berakhir dengan menyedihkan oleh Alice, diluar mungkin Alice terlihat anggun, cantik, dan luar biasa tapi ia sangatlah kuat jika dibandingkan dengan jendral dari masing-masing ras
"Terkadang, aku berpikir, kau ini sebenarnya kuat ya, dan bahkan kau bisa disandingkan dengan Ten Greatness dari benua barat"Menma melihat kejadian tadi dengan cukup sadar, karena bagaimanapun selama ia bersama Alice ia hanya melihat sisi lemahnya saja, mungkin karena lawan yang ia hadapi terlalu kuat, bagaimanapun menjadikan True Dragon sebagai standar adalah kesalahan Menma
"Tentu saja, kau hanya melihat sisi lemahku karena aku sedang depresi dan stress waktu itu"
"Apa kau tidak akan menyangkalnya? Kebanyakan wanita yang berbicara denganku suka sekali menentang keburukan mereka walaupun itu terlihat jelas"
"Kalau begitu jadikan itu pelajaran, wanita tidak suka saat keburukan mereka terungkap kecuali orang itu adalah orang yang mereka cintai dan kasihi"
"Kau seperti mengatakan, bahwa kau tidak mencintaiku sama sekali"Menma mengatakannya sebagai lelucon, tapi...
"Tentu saja bukan, bagaimanapun aku hidup disini dan saat ini hanya untuk alasanku sendiri"Jawaban Alice yang datar membuat Menma kembali sadar bahwa ia telah melangkah kedalam garis yang tidak boleh ia lewati
"Kau ini kejam juga ya, setidaknya kau bisa berbohong seperti mengatakan 'aku tidak membencimu kau tahu', seperti itu"
"Apa itu, tsundere? menjijikan"Alice sekarang memandang Menma dengan jijik
Berkat ini, Menma menghilangkan semua pikiran dalam dirinya tentang menggoda Alice, bagaimanapun tanggapan Alice sangat menyakitkan telinga
Setelah itu percakapan diantara mereka berhenti karena Menma sendiri sudah memiliki pikiran untuk melanjutkannya, ia membeli beberapa pedang biasa karena Reruntuhan Kindness adalah wilayah anti sihir, sehingga ia tidak akan bisa membentuk pedangnya disana, tapi Alice mengatakan bahwa mustahil reruntuhan itu bisa meniadakan seluruhnya Mana Menma yang luar biasa besar
Sekarang ini mereka berdua berada didalam reruntuhan, walaupun disebut reruntuhan, itu kurang tepat karena tempat ini lebih seperti altar dan sebuah ruang imajiner
Dan didalamnya terdapat monyet, babi, burung, singa dan berbagai hewan yang ukurannya 10 kali lebih besar dari yang ada diluar reruntuhan. Mana milik Menma benar-benar ditekan sampai batas, bahkan sekarang ia hanya bisa menggunakan sihir sampai City Magic, dan sekarang ia diingatkan dengan dulu, dimana kekuatannya sangat terbatas tapi ia harus bertarung dengan sekuat tenaga
Walaupun demikian, makhluk-makhluk itu bisa diatasi dengan mudah oleh Alice sehingga Menma tidak perlu turun tangan, Alice selain pengguna Mana ia juga menggunakan Aura, jadi wajar baginya untuk menjadi superior disini, perjalanan mereka berlangsung dengan sangat lancar sampai membuat Menma heran
"Alice, sebenarnya bagian mana dari reruntuhan ini yang membuatmu dulu tidak bisa melakukannya?"
"Kau baru melihat bagian luarnya, tapi jangan samakan tempat ini dengan Jurang Rarity yang sangat tidak wajar"Jurang Rarity adalah tempat segel dari makhluk tidak diketahui yang mungkin setara dengan True Dragon, tapi makhluk itu sendiri belum lepas kedunia sehingga bisa dikatakan aman
Memasuki bagian altar sekarang Menma disuguhi pemandangan air cerah yang semakin jauh warnanya semakin gelap, luasnya sendiri mungkin hampir sama dengan lautan
"Aku hanya bisa mencapai tingkat satu disini"
"Mengapa? Apakah ada sesuatu yang memukulmu mundur?"
"Itu juga ada, tapi masalah paling utamanya adalah aku tidak bisa bernafas saat ada diair, jadi paling lama aku hanya bisa satu jam setelah berjuang sekuat tenaga"Alice memegang Schene dan
Shruunnkk
Membelah lautan itu, menampilkan lautan yang terbelah dengan darah yang muncul tapi memudar saat waktu berlalu namun tidak berhenti sampai disana, laut itu juga kembali memperbaiki dirinya sendiri
"Untuk apa itu?"
"Aku memikirkan cara untuk bagaimana menghilangkan hambatan yang menghalangiku berhafas tapi itu percuma saja karena laut ini akan bisa langsung meregenerasi dengan cepat saat aku akan bernafas, apalagi setiap tingkatannya akan semakin dalam masuk sehingga tidak mungkin bagiku untuk bisa bertahan lama"
Menma yang melihatnya sekarang jadi berpikir, kenapa tempat ini dipanggil reruntuhan?
"Kau hanya butuh bernafas bukan?"
"Yeah, apa kau punya sihir untuk menanganinya?"
"Tidak ada, satu-satunya sihir yang kukuasai sampai tingkat World Magic hanya Cancelling, sisanya hanya ada di tingkat individu"
Jika Alice tidak tahu umurnya mungkin ia akan mengatakan Menma bodoh karena hanya memiliki satu sihir yang ditingkatkan, tapi umurnya sendiri hanya tiga tahun dan itupun sangat mengesankan untuk bisa menggunakan World Magic
"Lalu apa caranya?"
"Aku akan memberimu nafas buatan"
"...Hah?"Alice memandang Menma dengan tidak percaya, apa ia tidak mendengarkan apa yang ia ucapkan
"Berhentilah melihatku seperti orang idiot, apa kau tidak mengingat bagaimana aku bisa sampai ke tempatmu dulu"
"Dikalahkan Drowning Dragon bukan? Lalu apa urusannya? Bukannya kau mencapai tempatnya dengan sihir"
"Tidak, aku hanya berjalan saja sampai ke dasar laut, karena aku sendiri tidak butuh bernafas"
"..."Alice melihat Menma sekali lagi dengan tidak percaya, apa ia ini benar-benar makhluk hidup
"Kenapa wajahmu seperti melihat makhluk langka saja?"
"Kau itu benar-benar langka, tidak mungkin hanya kau satu-satunya makhluk yang kutahu yang bisa melakukan itu tanpa sihir"
"Aku bisa melakukannya karena mengubah tubuhku, aku belum memberitahumu tapi aku membuang darah, jantung dan segala sesuatu yang berkaitan dengan tubuhku mengenai darah, dan menggantinya dengan Mana, tapi itu juga berarti bahwa hanya penampilan luarku yang manusia, tapi dalamnya bukan"
Alice sekarang terdiam, jadi karena itu ia sama sekali tidak bisa merasakan aktivitas makhluk hidup biasanya dari Menma, saat pertama kali bertemu Menma itu aneh karena ia sama sekali tidak bisa merasakan apapun, tapi ia mengenyahkannya karena tidak penting untuk mengurusi manusia tapi, sekarang ia merasa diinjak oleh Dragon. Dengan ini Alice mempelajari bahwa ia tidak boleh meremehkan sesuatu yang tidak biasa
Menma dan Alice masuk kedalam laut, mereka sampai dikedalaman 100 meter tanpa masalah dan dikedalaman 100 meter ini ada reruntuhan yang bisa mereka masuki serta yang paling mengejutkan adalah ruangannya penuh dengan udara
[Selamat anda telah mencapai Aula Reruntuhan Kindness]
Sebuah pesan muncul dihadapan Menma
"Apa ini?"
"Entah, aku juga bingung pada saat melihatnya pertama kali, tapi pesan ini akan membantu kita dalam menjelajahi reruntuhan"
[Reruntuhan Kindness terdiri dari 11 lantai dan anda sekarang berada di lantai 0, semakin anda masuk kedalam semakin hebat hadiah yang diraih, di Reruntuhan Kindness dilarang menggunakan sihir dan untuk menerapkan peraturan itu didirikan penghalang Anti-sihir, jika ada orang yang melanggar akan dikenakah hukuman berat yang dapat membinasakan anda, harap berhati-hati]
[Apa anda ingin mendaftarkan diri anda untuk menjelajahi Reruntuhan Kindness Y/N]
Y
[Anda telah mendaftarkan diri dalam Reruntuhan Kindness, mulai sekarang saya akan memandu anda dalam menjelajah, apakah anda ingin penjelasan mengenai Reruntuhan? Y/N]
Y
[Reruntuhan Kindness adalah dunia imajiner yang dibuat oleh Dewa Azathoth untuk menyembunyikan kekuatan yang dapat membunuhnya, kekuatan ini sangatlah aneh dan tidak bisa dipahami sehingga Dewa Azathoth tidak bisa menelannya, untuk itu dibuatlah Reruntuhan ini yang akan memblokirnya keluar"
"Siapa Azathoth ini Alice?"
"Tidak tahu, jangan tanya aku, tapi yang pasti kekuatan itu benar-benar nyata"
"Tapi jika kekuatan itu memang dikurung disini bukannya kita tidak boleh sampai membebaskannya"
"Ucapan aneh apa itu? Bukannya kita datang kesini memang untuk mengambilnya bukan"
"Alice apa kau tidak menyadari sesuatu hal yang aneh?"
"Apa itu?"Alice menjawab dengan polos
"Fakta bahwa ada guide yang memandu kita, itu berarti ada orang yang berencana untuk mengambilnya setelah kita mencapai lantai terbawah dengan kata lain, kita hanya bidak untuk mencapai tujuan itu"
"Yeah, tapi itu kekuatan yang tidak bisa dipahami bukan? Jika begitu, bukannya saat kita sudah memahaminya, orang yang merancang semua ini tidak akan mendapatkannya bukan"
Menma merasa bahwa alasan apapun yang ia utarakan tidak akan didengarkan sehingga ia mengalah saja"Jika kamu memang ingin begitu maka silahkan, tapi aku sudah memberikan peringatan"
Karena aturan tidak boleh menggunakan sihir secara nyata maka Menma harus mengasah kemampuan pedangnya yang amatir, tapi bagaimanapun setiap orang di seluruh dunia menggunakan sedikit Mana secara tidak sadar, dan Menma akan menggunakan Mana ini secara sadar walaupun banyak kesulitan karena Mana yang digunakan sangatlah sedikit, jika diumpamakan dengan Continent Magic yang menggunakan 100 juta Mana maka Menma hanya menggunakan 1 Mana saat ini
Keluar dari reruntuhan dan mereka kembali berjalan menuju laut yang lebih dalam, tidak seperti didaratan dimana tidak ada gaya apung, disini bergerakpun cukup sulit bagi Alice, karena selain adanya gaya apung, tekanan dilaut 300 meter sangatlah kuat, menggunakan Aura terus menerus merupakan pemborosan sehingga Alice melupakan opsi itu tapi tubuhnya sangat kesakitan dan nafasnya mulai sesak
Menma mencium Alice dan memberinya nafas buatan, tidak hanya itu ia juga mengalirkan sedikit Mana lewat mulutnya untuk meredakan rasa sakit yang dialami akibat tekanan laut ini, Alice yang menerima suplai Mana ini mulai sedikit lega karena tekanan yang dialami tubuhnya mulai menurun secara bertahap
"Apa tubuhmu sudah mulai merasa lega?"
Alice menjawab dengan menganggukkan kepalanya karena ia tidak bisa berbicara didalam laut dan sihir pun tidak boleh digunakan, jika melanggar tidak tahu apa yang akan terjadi
"Kraakkhhh..."
Ikan dengan wajah yang aneh, setengah wajah ikan normal dan setengahnya lagi adalah wajah gurita, tidak hanya ikan itu yang aneh, ada gurita campuran hiu, penyu campuran paus, beruang campuran ubur-bur dan berbagai campuran mengepung mereka
"Apa ini? Taman monster hantu?"Menma tidak bisa tidak bertanya melihat semua makhluk tidak normal ini, apa Dewa Azathoth itu makhluk tolol atau memiliki kesukaan pada makhluk aneh?
Menahan serangan ikan tadi, tubuh Menma sedikit terangkat tapi segera diatasi dan memotong ikan itu segera, makhluk-makhluk yang lain pun segera menyerang Menma dan mengabaikan Alice. Pada awalnya Menma cukup kesusahan karena berada di air dan tidak bisa menggunakan Mana, tapi itu hanyalah sementara, Menma beradaptasi dengan sangat cepat dan sekarang pergerakan tubuhnya tidak jauh berbeda dengan di darat bahkan lebih cepat daripada saat ia menggunakan Mana
'Apa dia itu benar-benar monster sejati?'Alice melihat Menma yang membunuh semua makhluk itu dengan mudah, bertanya-tanya apa Menma itu benar-benar manusia? Semua dari diri Menma tidaklah normal, tapi jika Alice mengetahui bahwa Menma dulunya hanya orang gagal pasti tidak akan percaya, karena apa yang ia lihat sekarang dan apa yang diceritakan selang waktunya terlalu pendek sehingga lebih terdengar seperti sarkastik
Meneruskan perjalanan, Menma membunuh semua makhluk yang menerjang, terkadang ada yang menyerang Alice tapi bisa ia atasi karena yang datang padanya cukup sedikit dibandingkan yang datang pada Menma, namun seperti keadaan awal Menma, Alice juga sangat kesulitan karena tempat ini adalah laut, dimana tubuh tidak bisa bergerak sebebas di daratan sehingga ia harus sering menerima suplai oksigen dan Mana dari Menma untuk mempertahankan tubuhnya ditempat ini
Dan mereka sampai dikedalaman 1000 meter dimana ada reruntuhan kedua yang dilihat
[Selamat, anda adalah orang pertama yang sampai di lantai 1, dicari hadiah untuk anda ...%
[Tidak ada yang cocok untuk anda, apakah anda ada permintaan? Selama masih memenuhi persyaratan hadiah minimum, maka akan dikabulkan]
"Perkuat Alice sampai batas yang kau mampu"
[Dimengerti]
Tubuh Alice seketika diselimuti sinar dan aura miliknya mulai meluap, tidak hanya itu muncul kekuatan menjengkelkan yang pernah hampir membunuh Menma yakni Qi
"Apakah kau yakin menggunakan hadiahmu seperti ini?"Alice yang telah menerima kekuatan itu merasa senang, karena rasanya tidak percuma ia datang kesini
"Kita datang kesini untuk memperkuat dirimu bukan? Dan sepertinya kau sudah siap untuk menggunakan tingkat 3"
Alice yang mengerti hal itu segera membuka pakaiannya
"Apa yang kau lakukan?"
"Bukannya kau bilang akan menaikkan tingkat ku ke tingkat 3?"
"Aku tidak bisa menggunakan sihir disini, jadi tidak mungkin bukan?"
Benar saja, Alice melupakan hal itu karena kesenangan mendapatkan kekuatan baru yang didapat dari perkuatan Menma yang diminta dan dirinya yang meminta untuk menguasai Qi, dan akhirnya ia mengerti apa maksud dari perkataan aneh orang-orang itu
Tapi Alice juga tidak bisa menafsirkannya sehingga ia tidak akan membicarakannya
Winady saat ini tengah terbang dengan tubuh yang terluka parah akibat Menma, ia terbang tanpa tujuan yang penting adalah menjauh terlebih dahulu dari Menma, bagaimanapun manusia itu benar-benar monster untuk bisa membuat Winady menjadi seperti ini, apa ia harus memusnahkan manusia sebagai peringatan agar tidak mengganggunya lagi? Tidak, yang ada ia hanya akan diburu oleh manusia itu
Untuk pertama kalinya Winady merasakan gelisah dalam melakukan sesuatu, ia bingung antara mencoba membalas dendam atau berdamai, biasanya ia akan melakukan sesuatu sesukanya dan membanggakan dirinya, tapi sekarang ia berada di situasi yang sangat gawat
[Apa kau menginginkan kekuatan?]
Winady merasa kesal dengan suara tidak jelas ini, jelas-jelas ia adalah True Dragon tapi ada orang bodoh yang mencoba memperdayanya
"Siapa kau? Apa kau tidak tahu siapa aku?"
[Aku tahu, kau bagian dari jalang Infinite Dragon itu bukan]
Winady terdiam, baru pertama kali ia mendengar ada orang yang menjelek-jelekkan Infinite Dragon, menghina True Dragon adalah hal yang tabu, karena sekali mereka tahu, maka yang terjadi hanyalah pemusnahan, tapi suara ini berani menyebut Infinite Dragon sebagai jalang, pemilik suara ini antara idiot atau memang benar-benar hebat, tapi Winady tidak tahu yang mana yang benar. Winady pernah bertemu Infinite Dragon sekali, dan untuk pertama kalinya ia terpana oleh keindahannya, namanya sama sekali tidak diketahui bahkan True Dragon yang lain tidak tahu. Karena terpana oleh keindahannya Winady mencoba meminangnya tapi ditolak mentah-mentah karena katanya ada orang yang ia sukai
Kemudian ia mengatakan akan mengalahkan orang itu dan lalu Infinite Dragon naik pitam dan Winady dibunuh ribuan kali dengan kejam bahkan ia tidak bisa melawan sama sekali, karena itulah jika berhadapan dengan Infinite Dragon, Winady akan mundur dengan senang hati karena takut padanya
"Lalu apa yang kau inginkan?"
[Bebaskan aku, sebagai gantinya akan kuberikan kau kekuatan, tempatnya di jurang Rarity]
Winady tidak banyak bertanya, ia langsung menuju tempat yang dibicarakan. Jurang Rarity sangat berbeda dari yang ia lihat dulu, jika dulu ia hanya melihat jurang hitam tidak berdasar sekarang ia melihat sebuah basilisk campuran dengan makhluk tidak jelas
"World Magic: Domination"
Winady mencoba mengangkat jurang itu keatas, tapi usaha nya gagal oleh kekuatan balik yang dihasilkan jurang sehingga selain jurang, semuanya terangkat keatas
"World Magic: Break Spell"
Ini adalah sihir yang digunakan untuk menghancurkan sihir lain, sederhananya mirip Cancelling perbedaannya adalah hanya terbatas pada sesama sihir. Sihir yang menyelimuti Jurang mulai retak namun tidak hancur
"Apa-apaan sihir ini? Padahal aku sudah menggunakan World Magic tier-7 dua kali tapi masih tidak bisa"Winady tidak bisa tidak takjub akan segel yang ada di jurang Rarity, ini pertama kalinya ia harus bersusah payah dalam menghancurkan sebuah sihir yang biasanya dapat ia gunakan dengan mudah
Mencoba sekali lagi, Winady mengumpulkan Mana nya dengan cepat. True Dragon adalah Dragon yang memiliki wilayah sesuai karakteristiknya, Winady memiliki karakteristik angin sehingga jika ada udara disekitarnya ia dapat menggunakan World Magic sesukanya, begitu pula True Dragon yang lain, jika ada pengecualian maka itu hanyalah Infinite Dragon yang tidak memiliki batasan apapun
"World Magic: Sacred Break Spell"
Prank
Segel yang menyelimuti dihancurkan dan kekuatan yang tidak mengenakkan menyebar dengan cepat, Winady merasa gelisah hanya dengan merasakannya saja, dan yang ia lihat selanjutnya adalah kegelapan
[Bodohnya untuk percaya aku akan memberimu kekuatan, yang ada kau harus mempersembahkan dirimu untukku!]Sosok humanoid yang tidak memiliki wajah, tapi ditubuhnya banyak berbagai simbol mengenai ruang dan waktu
[Dasar jalang sialan, kau mengunci ruang dan waktu!]Sosok itu merasa sangat kesal karena kemampuannya adalah ruang dan waktu, tapi saat ia ingin pergi ke masa lalu, ia merasakan bahwa ruang dan waktu telah dikunci untuk terus maju tanpa bisa dibalik
Karena rencana awalnya gagal ia harus beralih ke rencana lain yakni memulihkan kekuatannya dengan cara memangsa True Dragon yang lain, tapi walaupun ia sudah memakan Winady bukan berarti hal yang mudah untuk berurusan dengan True Dragon, apalagi Infinite Dragon yang bahkan bisa mengalahkannya dulu
[Kurasa aku harus menggunakan cara picik seperti dulu]Sosok itu berubah menjadi Winady dan berjalan, pergi. Ia memiliki perawakan, cara bicara, melihat, berjalan dan segalal sesuatu yang sama dengan Winady sehingga tidak bisa dibedakan kecuali orang itu memiliki kedekatan yang sangat erat dengan Winady
Alam yang tidak diketahui
Berdiri seorang wanita berambut putih yang panjangnya menjuntai sampai kaki, ia juga memiliki kulit dan pakaian yang putih, tidak ada kecacatan satupun dari dirinya, yang ada hanyalah kesempurnaan dan keindahan tiada tara yang muncul darinya, ia memiliki mata emas namun tidak seperti True Dragon lain yang memiliki mata vertikal, mata miliknya adalah bunga enam sisi dengan bentuk hexagram, ialah Infinite Dragon
"Jadi ular menjijikan itu sudah bebas dan orang yang merusak segelya adalah Disaster Dragon, hahhh kenapa aku menciptakan sosok bodoh seperti itu"
Infinite Dragon tidak bisa tidak mengeluh akibat ulah bodoh Winady yang membebaskan makhluk menjengkelkan yang bisa menjelajah waktu, Infinite Dragon memiliki kesulitan dalam melawannya karena ia bisa terus membangkitkan dirinya sendiri dengan adanya masa lalu dan masa depan, karena itulah melawannya sangat menjengkelkan sehingga ia memutuskan untuk menyegelnya saja. Lagipula membunuhnya akan memakan biaya yang lebih besar daripada menyegelnya
"Tapi siapa orang yang merusak segel kesadarannya?"
TBC
Buat Holocaust, saya punya motivasi buat nulis kayak gini, karena saya suka cerita yang sang saya dibuat, walaupun dukungannya kecil itu ga masalah karena sejak awal saya memang suka membuat cerita ini, lagipula saya yang memutuskan untuk membuat fanfic ini, jadi saya harus bertanggung jawab dan menyelesaikannya sampai akhir
Dan buat makasih atas apresiasinya, disambut banget.
