SEMBILAN

Nanami mengecek saku celananya, sialnya ia tak membawa kondom satupun. Namun ia tidak bisa menahan hasratnya. Ia menatap wajah Utahime yang tersipu, membuatnya semakin ingin menikmati wanita itu.

"Engh!", Utahime menahan desahannya saat Nanami memasukinya, entah mengapa tubuhnya semakin menginginkan Nanami untuk memuaskannya.

Utahime keluar dari kamar membawa sebuah koper dan melihat Gojo, Nanami, dan kakek menunggunya.

"Akhirnya yang ditunggu dating juga, ayo berangkat. Gojo dan Nanami, kalian berdua saja dengan mobil kalian. Aku akan di mobilku dengan Utahime"

"Tidak mau", Gojo dan Nanami serentak mengatakan tidak setujunya pada kakek.

"Ya, ya, baiklah. Kalian ambil saja wanita kalian itu"

Mereka bertiga akhirnya berangkat ke rumah utama dengan mobil Nanami. Utahime tak sengaja melihat foto Nanami bersama seorang wanita.

"Apakah itu yang namanya Shoko?", Utahime cepat menutup mulutnya karena merasa salah ucap. Ia lupa, kalau mereka belum pernah menyebut nama Shoko.

Pertanyaan itu sontak membuat Gojo dan Nanami terkejut, bagaimana bisa Utahime tahu soal Shoko.

"Pasti, kakek yang memberitahu padamu kan? Jujur saja", Utahime mengangguk dengan pelan.

"Sial, aku jadi teringat si lelaki brengsek itu. Hime, kakek pasti sudah cerita juga soal Geto", Utahime kembali mengangguk pelan.

"Selamat dating kakak-kakakku!", seorang wanita berponi menyambut kedatangan mereka, namun ia terkejut ada wanita yang ikut dengan mereka.

"Wah, siapa nona cantik ini?"

"Dia Utahime, dia bekerja di rumah Gojo dan Nanami"

"Akhirnya, ada wanita di rumah ini selain aku", kata wanita itu.

"Utahime, dia Miwa, cucu bungsuku, adik sepupu Gojo dan Nanami"

Tiba hari acara pertunangan Nanami dan Mei Mei. Rumah utama terlihat sangat ramai, dipenuhi oleh para tamu penting. Kakek merupakan ketua dari King's Group, dimana ia memiliki perusahaan-perusahaan besar. Termasuk stasiun televise yang dipimpin oleh Gojo dan rumah sakit besar yang dipimpin Nanami.

"Tamunya banyak sekali, aku jadi sedikit lelah"

Utahime melihat Gojo dan Nanami dikawal oleh beberapa bodyguard bersama calon ayah mertua Nanami dan orang-orangnya menuju suatu ruangan.

Gojo dan Nanami duduk berhadapan dengan ayah Mei Mei, lalu menyerahkan beberapa berkas dan foto.

"Kami menyelidiki semuanya, dan kami tahu anda terlibat korupsi yang sangat besar"

"Kalian…"

"Paman, kami hanya punya satu syarat agar ini tak terbongkar. Batalkan hubungan Mei Mei dengan Nanami"

Utahime sibuk mengatur desert yang akan dibawakan ke meja para tamu. Tanpa sengaja, di bawah tangga ia melihat ayah Mei Mei tertunduk memberi hormat pada kakek. Utahime mengira, ada yang tidak beres saat itu.

"Ehm, maaf, aku harus mengumumkan sesuatu di tengah acara ini. Saya, Yoshinobu, menyampaikan bahwa hubungan antara Nanami dan Mei Mei telah dibatalkan"