Fail Planning
©Blue Exorcist Kazue Kato
Story by me
Remake dari Dark Aegyo (minrinfuntomsite wp) dari author yang sama
Cast: Okumura Yukio
Okumura Rin
and other cast
Genre: Fantasy, Psychologi
Warning Typo, flashback, dark and no Bashing
Summary:
Okumura Yukio, adalah seorang pengusaha muda yang sukses, tampan berwajah lembut tak jarang dia di gilai semua gadis namun di balik itu ada misteri mengrikan yang tak ada seorangpun yang tahu. siapakah dia sebenarnya.
Beberapa dokumen yang kini dipegang Rin benar-benar menujukan beberapa keanehan yang mengarah pada Yukio dan terakhir ada kabar yang seseorang mencoba menelpon polisi namun belum sempat mengatakan apapun dan hanya mengatakan.
Dia berbahaya dia bukan manusia tolong aku.
Dan berdasarkan suaranya semua orang mengenalnya dengan seorang detektif dari australia yang menghilang tanpa kabar sudah banyak yang menyerah dengan kasus ini namun hanya Rin yang mau maju untul kasus ini dan kali ini perintah baru diturunkan.
"Kami sangat mengandalkan kalian kuharap kalian berhasil kami tak ingin kalian menyelidikinya lagi langsung singkirkan dia semuanya sudah lebih dari cukup". Perintah atasan kami.
itu B itulah yang sangat Rin inginkan sejak lama
Rin Pov
Aku sedang berada didalam mobil bersama detektif Hendrick, kami sedang dalam perjalan menuju mansion Yukio untuk suatu pertemuan
dimana aku menjadi akan berpura-pura membicarakan bisnis tetapi itu adalah seasuatu yang direncanakan untuk membalas dendam atas kematian orang tuaku.
"Rin chan kau yakin lakukan ini sebaiknya kita batalkan saja ini terlalu berbahaya untukmu".
"Tidak, aku yakin sekali lagi pula malam ini terakhir kalinya aku melihatnya bukankah sudah ada perintah untuk membatainya bukan".
"Rin aku tahu kau sudah berlatih sejak kecil untuk bisa menjadi agen yang hebat tapi kau hanya gadis biasa, kau tidak seharusnya terlibat serahkan saja pada kami".
"Tapi Hendrick orang tuaku telah dibunuh karena berhubungan bisnis dengannya itulah kenapa aku mau mengobankan diriku sendiri demi ini." Ucapku penuh penekanan.
"Baiklah jika itu maumu tapi kau berjanjilah setelah semua ini berakhir dan dendammu terbalaskan jadilah gadis manis seperti dulu yang aku sangat rindukan". Dia menatapku dengan sendu lalu mengecup dahiku.
"Aku janji Niisan". Tanpa sadar air mataku mengalir sudah sangat lama aku tidak memanggilnya Niisan sejak kematian orang tuaku.
"Dengar Rin kami sudah menyiapkan orang-orang untuk mengepung Yukio maka dari itu saat aku menelpon mereka kau harus bersembunyi dibawah meja". Kata Hendrick.
"Dan rencana B aku juga selalu membawa senjata jaga-jaga apabila dia lolos". Kataku mengeluar sebuah revolver dibalik bajuku.
Kami sampai di mansion Okumura Yukio dapat kuakui ini mansion yang sangat megah dari arsitektur, bangunan dan tamannya tertata rapih. Namun belakangan aku banyak mendengar informasi beberapa pengusaha menghilang secara misterius setelah berkeunjung ke mansion ini dan sekarang aku dapat melihatnya berdiri di pintu rumahnya bersama butlernya menyambut kami dengan senyuman khasnya.
"Selamat datang Mr Hanase dan Miss Hanase di mansion kami" Ujar Yukio sambil tersenyum.
"Senang berjumpa anda lagi Mr Okumura". Ujar Hendrick.
"Kalau begitu silahkan masuk aku sudah menyiapkan makan malam". Ujar Yukio.
Lalu Okumura Yukio menuntun kami ke sebuah ruangan yang megah yaitu ruang makan, kami dapat kulihat butler Yukio menata makanan dengan rapih kurasa Yukio menggunakan gaya makan malam ala Eropa. Kami di persilahkan duduk oleh butler Yukio kami bahkan menikmati hidangan yang disiapkan dan juga anggur disediakan namun aku tak sama sekali meminumnya, saat itulah Yukio memandangiku.
"Nona kau tidak minum?". Ujar Yukio.
"Tidak Tuan terima kasih". Ujarku.
"Kau tak perlu memanggilku seperti itu karena nantinya kau jadi istriku benarkan tuan Hanase".
Kulihat Hendrick terlihat tersenyum dengan perkataan pria ini tapi aku tahu dibalik senyumnya dia sangat marah karena sebenarnya Hendrick Niisan adalah tunanganku yang sebenarnya.
Flashback
Disebuah pertemuan besar orang-orang terpandang berkumpul disanalah Okumura Yukio sebagai tamu kehormatan.
"Kau lihat Rin dia disana". Kata Hendrick.
"Iya dia yang memakai kacamata itukan". Kataku
"Coba kita dekati dia perlahan". Kata Hendrick.
"Baiklah kita tunggu pria itu sendirian". Kata Hendrick.
Yukio saat itu dikelilingi orang-orang terpandang yang juga Kolomerat dan menjadi mencolok karena Yukio adalah orang paling muda dari orang mengelilinginya yang semuanya adalah pria berumur.
"Kurasa dia benar-benar Kolomerat termuda". Kataku.
"Ya. Kau benar Yukio selalu didekati para pria kolomerat yang ingin mendapat kekuasaan dan juga dia punya orang dalam dipemerintahan". Kata Hendrick.
Butuh waktu lama menunggu pria itu sendiri sampai akhirnya dia sendirian dan Hendrick dan Rin mencoba mendekat.
"Permisi apa anda Okumura Yukio". Tanya Hendrick.
"Ya, benar kalian siapa". Tanya Yukio dengan sopan.
"Perkenalkan aku Hendrick dan ini adikku Rin Hanase dari perusahaan ****". Kata Hendrick.
"Aku Okumura Yukio aku pemilik perusahaan ***** senang bertemu dengan kalian". Kata Yukio yang saat itu menatapku terus menerus.
Dari situlah hubungan kami dimulai dan penyelidikan kami berjalan sampai aku pura-puta menjadi tunangannya.
"Kurasa itu tak perlu lagi, karena ini malam terakhir kami melihatmu Tn Okumura". Ujar Hendrick sambil tersenyum misterius sambil menekan tombol di handphonenya.
Flashback
"Tn Hendrick Kami sudah siap menyerangnya". Ujar seseorang di telephon.
"Bagus setelah nanti aku menelponmu lagi saat itulah serang mereka".
"Iya tuan kami siap".
"Jangan gagal ini perintah atasan".
Flashback end
Saat itulah banyak tembakan dari luar jendela dan Hendrick juga mengeluarkan pistolnya.
"Rin cepat masuk kebawah meja ini berbahaya". Teriak Hendrick.
Aku masuk ke bawah meja untuk berlindung dan menutup mata dan telingaku dari gemuruh suara tembakan dan juga suara barang-barang pecah namun tak lama setelah itu semua terasa sunyi saat aku membuka mata dan keluar dari bawah meja tapi ruangan itu semuanya telah kembali normal jendela yang pecah dan meja dan barang-barang lainnya yang tadi kuyakini seharusnya hancur kini telah kembali seperti semula suatu hal yang aneh aku terbelalak bahkan Hendrickpun tiba-tiba menghilang.
"Kenapa kau terlihat kacau begitu nona, jika memang tidak biasa minum jangan dipaksakan". Ujar Yukio sambil tersenyum lembut.
"Apa yang terjadi". Aku berkata sambil ketakutan.
"Tentu saja inilah yang terjadi kau baru keluar dari bawah mejakan sayang". Katanya sambil meneguk winenya.
"Dimana Hendrick". Teriakku.
Aku mencoba meraih Revolverku yang kusembunyikan dibajuku namun entah hilang.
"Dia pergi untuk ke suatu tempat yang jauh sekali". Katanya sambil memainkan revolver yang kutahu itu milikku.
Seketika itu juga aku berlari keluar mansion aku yakin hal buruk terjadi dan juga hal tak masuk akal ketika aku membuka pintu utama Yukio sudah dihadapanku dan tersenyum sangat lembut namun perlahan senyumnya berubah evil.
"Kau mau kemana sayangku, terburu-buru sekali". Ujarnya.
"Kau apa yang baru saja kau lakukan, kau siapa sebenarnya?". Tanyaku.
"Kau juga pasti dengar suatu rumor tentangku bukan". Katanya.
"Kau bukan manusia kau iblis". Teriakku ketakutan.
"Iya kau benar sayangya dan kau tahukan apa akibatnya jika kau mengganggu seorang iblis". Ujarnya tersenyum evil.
Seketika itu kakiku terasa lemas tak bisa bergerak lagi dan saat entah ditubuh Yukio ada api biru dan menyelubungiku aku berteriak dan semuanya menjadi gelap samar-samar kudengar
Paling tidak nasibmu tak seburuk mereka. Karena aku sudah menandaimu sebagai milikku.
Author note
Akhirnya aku update ff ini lagi setelah sekian lama dan maaf kali ini author mulai ngaret karena banyak tugas dan kuliah lagi. Dan harap dimaklum author update di hape kalau lurang sempurna.
Silahkan reviewnya saran komentar yang membangun tapi dilarang BASHING.
