Okumura Yukio, adalah seorang pengusaha muda yang sukses, berwajah tampan tak jarang dia di gilai semua yeoja namun di balik itu ada misteri mengerikan yang tak ada seorangpun yang tahu."siapakah dia sebenarnya"

Rin Pov

Sosok yang berada didepanku sosok yang benar-benar mengerikan tubuhnya hanya terlihat seperi bayangan saja serta api biru menyala dimata dan tubuhnya dia semakin mendekat aku mencoba lari tapi sulit bergerak.

"Bukankah kau mencari Hendrick dia berada dibelakangmu". Kata mahkluk itu."A-apa maksudmu". Kataku terbata-bata.

"Lihat dibelakangmu".

Saat aku menoleh alangkah terkejutnya aku ternyata tempat ini adalah makam entah sejak kapan aku berada dimakam dan yang paling mengejutkan adalah ada batu nisan di depanku bertuliskan. "

Hendrick Minchester Birth 24 August 1984 Death 31 September 2014"

"Kau sudah bertemukan sayang". Ujarnya menyeringai.

"Tidak pasti bohong". Teriakku.

"Memangnya ada yang salah dengan batu nisan itu, kematiannya bertepatan dengan kunjungan kalian kesini di malam terakhirmu melihatnya tepatnya malam pernikahan kita" Katanya.

"Kau bercandakan aku tidak ingat apa-ap soal pernikahan". Kataku.

"Ya kau memang tidak ingat tapi dia pasti ingat dan sekarang aku mau menghukummu". Katanya.

Seketika tubuhku lemas dan air mata telah mengalir deras tak sanggup berbuat apa – apa, aku hanya menatapnya kosong mendadak pikiranku melayang, dia perlahan kembali berubah menjadi sesosok dengan bayangan dan api biru yang menyebar, taring dan mata merah menyala sambil menatapku tajam. Aku tak berbuat apa-apa selain diam walaupun kemungkinan ini adalah akhir hidupku, aku tak peduli lagi aku tak punya siapa-siapa lagi untuk alasan hidup.

Yukio pov

Aku mendekat dengan wujud asliku dia hanya menatapku dengan mata kosongnya seperti tak ada tanda-tanda kehidupan melalui matanya pasti dia putus asa dan kehilangan harapan dan saat itu aku memanggut bibirnya dalam-dalam perlahan aku kembali ke wujud semula aku membopong tubuhnya dan membawanya ke mansion dengan kecepatan kilat, sesampainya di mansion aku membawanya kekamar, aku membersihkan tubuhnya dan menggati pakaiannya. Dia masih membisu sampai aku membaringkan tubuhnya di ranjang kali ini aku tidak membaringkannya di kamarnya tapi kamarku aku memeluknya posesif sambil mengusap rambutnya sampai dia terlelap.

Kau tahu Rin bagaimanapun caranya aku akan selalu memilikimu walaupun harus ku genggan kau seperti ini tapi ini asalkan kau selalu di sisiku, kau tahu aku menjadi seperti ini karena dirimu

Keesokan harinya

Aku semalaman tidak tidur melainkan memperhatikan wajahnya salama dia tertidur, tak lama dia terbangun dan sekarang tidak menatapku kosong lagi dan kembali menangis.

"Aku tidak tahu kenapa kau membunuh orang tuaku dan kenapa kau melakukan ini padaku". Katanya.

Itu akibat mereka sendiri". Jawabku

"Apa yang mereka perbuat dan jika mau memang dendam kenapa kau tidak membunuhku sekalian waktu itu".

"Oh soal itu karena kau terlalu berharga untuk meninggal sayang dan aku membunuh mereka karena mereka munafik". Kataku.

"Lalu kau memperlakukanku seperti ini karena dendam juga bukan, kau ingin membuat anak dari mereka menderita". Katanya

"Aku berjanji aku tidak melakukan itu padamu asalkan kau menurutiku dan bukannya aku sudah bilang aku mencintaimu lagi pula untuk apa aku repot-repot melakukan semua ini jika aku tidak mencintaimu". Kataku.

"Tapi aku tidak mencintaimu aky mencintai Hendrick". Katanya.

"Dia sudah mati bukan tidak ada gunanya kau milikku sekarang". Kataku.

"Kau sudah merebut semuanya dariku orang tua ku dan orang yang kusayangi semua lenyap dan itu terjadi karenamu". Katanya dan dia menamparku.

Aku membalas tamparan dengan menciumnya paksa karena tamparannya sama sekali bukan apa-apa bagiku dan dia berusaha menolak dan kembali menangis.

"kenapa kau menangis lagi sayang". Kataku.

"Biarkan aku pulang aku sudah tidak mau bersamamu lagi kau pembunuh Hendrick Nii-san".

"Kau pikir kau mau kemana disini rumahmu". Kataku penuh penekanan.

"kumohon". Tangisannya semakin keras".

"Dengar Istriku aku ini suamimu dan kau harus menurutiku tadinya aku mau bersikap manis padamu sampai kau mau menerimanya tapi kau selalu membuatku naik darah dan sekarang aku ingin memilikimu setuhnya, aku tidak peduli dengan penolakanmu lagi". Kataku mencengkram kedua tangannya.

Aku menindihnya dia mencoba berjuang namun lama-lama kelamaan dia tak berdaya karena tenagaku yang kuat dan aku tersenyum saat dia hanya diam membungkam dibawahku, akhirnya dia menyerah aku sangat senang.

"Kenapa sayang bukannya kau tidak mau". kataku.

Dia memalingkan wajahnya.

Dengan perlahan aku membuka bajunya aku bisa melihat kulit dadanya yang putih.

"Kumohon hentikan". Katanya.

Aku malah mengecupi dadanya dia ketakutan sekali tubuhnya bergetar, aku berusaha membuatnya mendesah tapi bersikeras membungkam mulutnya dengan cepat aku menciumnya sambil meremas dadanya dia membuka mulutnya saat aku melakukan itu.

Rin Pov

Aku tak mau ini aku hanya ingin kembali aku menyesali tindakanku hari ini harusnya aku mengikuti kata Hendrick sebelumnya mungkin saja aku masih bisa bersamanya dan aku mungkin lebih baik mengikuti Ryuji dia pernah menawarkan pekerjaan lain padaku, pria yang pernah menembakku saat SMA itu juga punya hubungan baik dengan Hendrick, bahkan Hendrick mendukungku mengganti pekerjaan dan bekerja dengan Ryuji tapi aku keras kepala aku malah bersikeras membalas dendam dan akhirnya aku terjebak bersamanya jika saja aku tak keras kepala mungkim aku sudah menikah dengan Hendrick.

"Hendrick". Kataku lirih.

Dia menatapku dengan tatapan marah.

"Apa yang kau pikirkan saat ini menyebutkan nama orang lain disaat ini, kau tahu kau sudah menguji batasku kurasa aku tak bisa manis lagi padamu". Katanya dengan berbisik ditelingaku.

Saat itu dia mendadak sangat kasar setiap lumatan dan kecupan lembutnya menjadi kasar, aku takut sekali saat dia masuk kedalamku aku merasa ada yang robek disana, sesuatu yang kujaga untuk orang yang kucintai kini sudah diklaim oleh pria diatasku dan dia tersenyum.

Yukio Pov

Aku melihat darahnya aku senang aku yang pertama untuknya dia yang yang memiliki ikatan denganku sejak lahir kini ikatan itu lebih kuat lagi karena milikku sekarang, tapi dia terlihat kesakitan aku juga yang salah aku mengasarinya seharusnya kubuat dengan lembut maka dari itu aku langsung melakukannya dengan lembut kupastikam setiap sentuhanku akan membuatnya melayang, perlahan dia mendesah.

Setalah malam itu Rin akan segara tahu alasan kenapa pria itu mengejarnya dan ada ikatan apa dengan mereka berdua dan kenapa dia tidak dibununya

Author NoteSelamat tahun baru semua. Maaf diriku sangat jarang update sekali, hari ini saya update fanfic ini yang udah lama gak diupdate dan sekarang author malah ounya ide baru lagi buat fanfic baru padahal yang lama masih belum beres. Maaf karena jarang update semoga kalian gak bosen nunggu ya. Selamat membaca.Ditunggi Reviewnya ya. tapi dilarang bashing.