Aku melihatnya dan tahu apa artinya kekalutan dalam diriku;
Dialah satu-satunya,milikku selamanya.
Summary
Taeyong adalah seorang pencinta alam,seorang pria manis yang tak mampu memahami mengapa ia terpuruk begitu jauh memikirkan Jaehyun
Jaehyun berbahanya,tampan dan seorang manusia serigala.
.
.
Warning : It's YAOI! DLDR ! TYPO(s) ! NO BASHING!WOLF!AU!
Cast : Lee Taeyong,Jung Jaehyun, NCT member.
Rated : T+ /nyerempet M/
Disclaimer :
Fanfiction ini merupakan remake dari sebuah novel yang berjudul sama seperti judul fanfiction ini 'A Dark Guardian' yang ditulis oleh Rachel Hawthorne.
Ini bukan fanfiction buatan author melainkan hanya sebuah remake dari novel tersebut, author hanya mengubah nama dan beberapa kalimat agar mudah dipahami pembaca.
Ini juga udah pernah di remake sama author jadi FF KaiHun
diharapkan untuk tidak memberikan bashing untuk fanfic ini.
Hope you like this REMAKE story!
OohSehoonie present….
"A DARK GUARDIAN"
.
.
.
.
Perlu diingatkan disini cerita ditulis dengan Taeyong side. Jadi cerita ini berfokus pada apa yang dirasakan oleh Taeyong.
TUJUH
Taeyong side
Beruang itu sangat besar! Berdiri dengan kaki belakangnya, tingginya hampir tujuh kaki. Walaupun aku hanya menebak tingginya, aku tau bahwa beruang bereaksi dengan bau darah. Aku berdarah dan juga ketakutan.
Dari yang pernah kubaca, jika berhadapan dengan beruang, tindakan terbaik adalah menelungkup dan berbaring. Walau aku juga pernah membaca posisi kita harus seperti janin. Aku masih dalam proses pemulihan dari cobaan di sungai tadi dan hampir tidak bisa berpikir, biar nanti saja kuputuskan sendiri strategi apa yang harus kupakai. Namun, aku cukup tau untuk tidak panik atau lari.
Aku tidak mau membuat diriku berbaring, kalau terjadi apa-apa aku ingin berada di posisi yang bisa berlari kemudian menyelamatkan diri.
Sambil menggoyang-goyangkan kepalanya beruang itu membuka mulut dan mengaum. Gigi-giginya besar dan cakarnya sangat tajam. Lalu dia menjatuhkan diri diatas empat kakinya dan mulai menyerang
Secara naluriah, aku berbalik dan lari. Dari sudut mataku, aku melihat sebuah gerakan kabur. Sebuah geraman rendah yang mengancam, berbeda dengan geraman beruang itu. Aku berbalik, tepat ketika seekor serigala menerjang kearah beruang itu.
Aku bergerak mundur, dan tersandung sesuatu lalu jatuh terduduk dengan keras. Seharusnya aku memanfaatkan serangan serigala itu untuk melarikan diri, tapi bagaimanapun aku tak bisa mengalihkan pandangan dari kedua binatang yang saling menggertak dan mengeram itu. Si beruang memukul serigala. Serigala itu mendengking dan aku bisa melihat darah mengucur dari kaki belakang yang robek terkena cabikan cakar beruang.
Namun serigala itu tidak terlihat takut dan malah merunduk. Menempatkan diri diantara beruang dan aku. Aku tak mau serigala itu mati. Dia bukan serigala yang kulihat semalam, aku yakin sekali. Warna bulunya berbeda.
Beruang itu menggeram sambil berdiri diatas kaki belakangnya. Serigala itu menggertak, mengeluarkan suara rendah yang mengancam dari teggorokannya.
Aku tau, seharusnya aku lari. Tapi aku tidak memiliki tenaga. Sekarang aku duduk diatas tanah, aku tak tau apakah aku bisa berdiri. Aku ingin menjerit, agar seorang Sherpa menemukanku, menolongku.
Beruang memukul serigala itu lagi, melontarkannya ke udara seakan dia bukan apa-apa. Setelah itu terjatuh dengan keras, serigala itu berusaha bangkit, merundukkan badan dan mulai mengitari beruang itu. Lalu ia mulai menerjang, ke arah bawah, dan mengigit kaki beruang itu. Sambil mendengking kesakitan, beruang itu berbalik, dan melarikan diri.
Masih dengan badan merunduk, serigala itu berbalik ke arahku. Apakah aku akan menjadi korban berikutnya? Aku ingat perkataan Jaehyun bahwa serigala sehat tidak akan menyerang manusia. Aku berusaha tenang. Aku tidak ingin dia merasakan apa yang sebenarnya kusembunyikan, bahwa aku mewaspadainya. Namun rasa lelah, ketakutan, dan semua kejadian sejak tali yang terputus itu memenuhi diriku, dan aku mulai gemetaran hebat.
Aku berusaha mengendalikan diri, dan lebih memusatkan perhatian pada serigala itu daripada lukaku sendiri. Binatang itu mengingatkanku pada seekor anjing besar. Dia adalah makhluk paling indah yang pernah kulihat. Bulunya berwarna coklat keemasan. Aku merasakan perasaan aneh ketika dia memandangku, mencoba menentukan –apa? Kenapa binatang itu memandangiku? Kenapa dia hanya berdiri saja di sana?
Semakin lama dia berdiri,semakin aku merasa tenang bersamanya. Aku merasakan ikatan aneh yang tidak mampu aku jelaskan. Serigala-serigala dalam mimpi burukku selalu menakutkan, namun yang satu ini telah menyelamatkanku. Apakah selama ini aku hanya membiarkan apa yang telah menimpa orang tuaku mempengaruhi mimpiku? Aku takut pada sesuatu, tapi bukan pada alam bebas di sekelilingku atau serigala ini, melainkan sesuatu dalam diriku yang tak bisa kumengerti.
Aku mendengar keributan. Teman-temanku. Aku teringat pada dan obsesinya pada serigala.
"Lari" bisikku keras-keras "Selamatkan dirimu"
Dia berbalik lalu berlari dengan cepat dan menghilang di balik dedaunan yang lebat.
"Taeyong!" teriak Ten
"Aku di sini" aku tetap di tempatku, berusaha mengumpulkan kekuatan.
Ten menjerit saat dia, Hansol, Yuta, Johnny dan Chanyeol di tempatku. Aku heran, Jaehyun tidak bersama mereka.
Ten berlari ke arahku, berlutut dan mulai menggosok lenganku agar aku merasa hangat, menghindari bagian yang lecet. Rasanya sangat nyaman.
"Kami khawatir kau tenggelam" kata Hansol ketika dia mengikutin Ten menggosok lenganku yang satunya. Tambahan kehangatan itu terasa sangat menyenangkan.
Aku tertawa pelan "Untungnya tidak"
Yuta melepas kemejanya. "Kau harus melepas bajumu yang basah, agar tidak kedinginan"
Ten mengambil kemeja dan menyuruh mereka pergi. Bagaimanapun aku malu walupun kita sesama lelaki.
"Jaehyun punya tato seperti itu juga" aku mendengar Chanyeol berbicara ketika mereka melangkah pergi.
Di bahu belakang sebelah kiri Yuta ada sebuah tato, yang kelihatannya seperti simbol celtic. Sangat mirip dengan kalung yang kukenakan. Aku merabanya, lega karena tau kalung itu tidak hilang di sungai.
"Ya, tanda persaudaraan. Keren kan?" kata Yuta
Mengingat keadaan, pikiran pertamaku sangatlah tidak masuk akal. Aku tidak bisa membayangkan Jaehyun bergabung dalam suatu persaudaraan. Pikiran setelahnya adalah Jaehyun memilih tinggal bersama yang lain menunggui perbekalan dan bukannya datang untuk memastikan bahwa aku selamat. Aku sangat kecewa entah kenapa.
Ten menyentuh bahuku, membuyarkan lamunanku yang tidak masuk akal "Kita harus mengganti bajumu"
Aku melepas kemeja dan kaosku. Hansol melipatnya sementara aku memakai kemeja Yuta. Baju ini masih menyisakah kehangatan tubuh Yuta dan rasanya nyaman seperti selimut hangat. Membuatku merasa lebih baik.
Celana selututku terbuat dari bahan yang cepat kering, sehingga walaupun aku tak berdiri di dekat perapian, aku sudah tidak merasa sedingin tadi.
"Haruskah kita membuat perapian disini atau membawa Taeyong ke perkemahan saja?" tanya Johnny saat mereka kembali
"Kita bawa ke perkemahan saja" kata Yuta "Kau bisa menggendongnya Johnny?"
"Tentu saja" jawab Johnny
"Aku bisa jalan" paksaku "Dengan bergerak akan membuatku lebih hangat. Bukankah begitu?"
"Ya, mungkin" jawab Johnny ragu "Kau bisa berdiri? Mulai berjalan?"
Aku mengangguk dan dia membantuku berdiri.
"Bagaimana dengan Jaehyun?" tanya Chanyeol "Dari caranya berlari tadi, bukankah dia seharusnya sampai disini lebih dulu?"
Jaehyun tidak di perkemahan? Dia mengejarku?
Aku merasakan sepercik kebahagiaan yang membuat mataku berair. Aku bahkan tidak istimewa baginya.
"Dia mungkin kehilangan jejak Taeyong di air dan berlari melewati begitu saja tempat Taeyong sampai ke darat" Jelas Yuta "Jaehyun masuk universitas dengan beasiswa atletik. Larinya seperti angin. Aku akan mencarinya, mungkin aku bisa menemukannya. Kalian kembali saja, Taeyong perlu minuman hangat –makin cepat makin baik"
Tanpa menunggu jawaban dari yang lain, Yuta mulai berjalan tepat kearah serigala itu menghilang
"Hati-hati" teriakku "Tadi ada serigala dan beruang"
Yuta cepat-cepat berbalik ingin mengatakan sesuatu namun Chanyeol lebih cepat darinya "Dimana?"
"Di sini. Mereka bertarung. Dua-duanya kabur. Serigala itu terluka, kalau kau mendekatinya mungkin saja dia akan menyerang"
"Jangan khawatir, dia tidak berbahaya. Serigala selalu bersahabat padaku" kemudian Yuta berlari mencari Jaehyun untuk memberitahunya bahwa aku selamat.
Sesampai di perkemahan, aku senang melihat tenda-tenda telah di dirikan. Aku menyelinap masuk ke dalam tendaku. Aku tak bisa melepas celanaku dengan cepat karena luka yang kuderita. Aku berganti baju, mengenakan celana dari bahan yang hangat dan sweater. Lukaku sudah tidak berdarah lagi,tapi tetap kuolesi antiseptik. Di hutan kita harus lebih berhati-hati. Aku mengambil selimut dan membungkus diriku lalu keluar dan duduk di dekat perapian. Aku butuh makanan enak. Sebungkus besar Double Stuff Oreo mungkin akan menyenangkan. Tapi, sayangnya makanan itu tidak termasuk dalam perbekalan kami.
Ten mengulurkan semangkuk sup "Minumlah. Biar badanmu hangat"
Dia ikut duduk bersamaku "Kami tadi sangat khawatir"
"Aku lebih khawatir pada diriku sendiri"
"Baiklah, jangan salah sangka, untungnya kau yang tenggelam, bukan aku. Aku bukan perenang yang hebat, kau tau itu"
"Kalau berenang di arus deras ada dalam olimpiade, aku mungkin masih punya kesempatan untuk bergabung"
Dia menertawakan leluconku yang garing itu, karena aku telah menceritakan padanya bahwa aku hampir bergabung dengan regu olimpiade "Pastinya"
Dia melingkarkan lengannya dan memelukku erat. "Aku belum pernah sedalam ini mengkhawatirkan orang lain"
Aku menyandarkan kepalaku ke bahunya. Kupikir aku bisa langsung tertidur di situ. Satu-satunya yang bisa membuatku lebih nyaman dari ini mungkin adalah bahu Jaehyun. Aku terharu mengetahui dia sangat panik mencariku sampai berlari melewatiku. Mungkin dia marah pada dirinya sendiri ketika menyadari apa yang terjadi. Dia tidaklah sempurna. Bukannya aku berencana untuk menunjukkan itu padanya.
Jaehyun dan Yuta berjalan ke perkemahan dengan langkah santai, mereka terlihat seperti sepasang saudara.
"Benar kubilang" kata Yuta "Dia berlari lebih cepat daripada arus sungai yang menghanyutkanmu. Dia berlari melewati tempat kau mencapai daratan"
"Itulah yang kau dapatkan karena memegang rekor universitas dalam lari jarak jauh" kata Johnny
Jaehyun tidak mendengarkan ocehan Yuta dan Johnny dan memilih membungkuk di sampingku "Taeyong, kau tidak apa-apa kan?"
"Ya" jawabku malu dengan semua perhatiannya "Aku tidak bermaksud menyebabkan begitu banyak kerepotan. Aku tak tau kenapa talinya putus"
"Mereka tidak cerita padamu?"
Aku memandangnya bingung "Tentang apa?
"Tali itu dipotong" .
.
.
.
.
TBC
.
.
.
Balasan Review
Seung yeon Kang : Ditunggu ya, nanti chapter belasan lebih seru kok. Btw, foto profil kamu itu gemesin banget deh.
cottoncandgii : ini udah update kan..^^
Guest 1, Guest 2 : udah ya udah ini silahkan dibaca ^^
ArinT : Iya dek, ini kan kemarin cerita tentang KaiHun, tapi udah tamat kan? Sekarang aku ngeremake jadinya Taeyong sama Jaehyun yang pemeran utamanya. Ceritanya sama kok, Cuma namanya aja yang beda.
Kdyoo123 : makasih udah nyemangatin ea~
SHINeexo : Halo, kamu kayaknya jadi readers yang paling setia deh selalu komen di setiap update. Makasih banyak ya dukungannya dari awal sampe sekarang.
Yuhuu~ ini updatenya cepetkan? Ga sampe sehari iya kan? Author lagi seneng. Entah kenapa akhir-akhir ini moment JaeYong kok banyak amat yaa :D
Author usahain ya, bakal di update secepatnya. Tapi ga janji juga, soalnya author lagi fokus nontonin MV EXO sama lagi gencar-gencarnya ngedukung comeback EXO yang bakal keren abis.. arghh gasabar banget ngeliat mereka walaupun Yixing ga bisa ikut promosi album kali ini/abaikan/
Btw, Happy anniversary yang pertama buat NCT 127! Yeah!
Bulan ini sama bulan kemarin kayaknya special banget ya buat kita. Udah dapet nama fandom, NCT comeback, first win, terus cherry bomb masuk chart billboard, belum lagi kemarin itu ucapan selamat buat taeyong yang dipajang di Times Square NY sukses bikin heboh. Aku liat2 dari foto-foto di instagram kelihatan si Tiwai seneng banget.
Btw, kalo kalian ngeliat berita tentang "inside SM" yang katanya dapet info dari pamannya yang kerja di kantor SM plis jangan asal percaya oke? SM mah emang selalu punya rumor kayak gitu kan.. tapi sebelum dikonfirmasi itu hanyalah HOAX semata guys.
Oke udah dulu segitu aja, ditunggu update selanjutnya ya!
.
Ppyong~
.
.
.
