Menjawab atau pernyataan guest tadi yang saya tak ketahui namanya mudah saja, meskipun ini fic saya seperti kuburan tapi, saya punya alasan tersendiri pertama di FF FT indo mungkin kalian tau seperti apa dan terlebih lagi hanya itu itu saja (gak ngeflame tapi, itu hak author hanya saja terkadang ada beberpa orang yang jenuh itu-itu aja)

Dan kedua memang benar sih gak ada Naruto tapi, tujuan saya awal untuk mengkarakter utamakan Natsu itu masih rahasia pokoknya saya akan publish fic baru jadi, cerita yang ini dengang yang satunya memiliki berkesinabungan (tapi, fic itu tidak akan segera di publish dalam jangka dekat

Ketiga, saya hargain saran dan apresiasimu, yah memang fic saya sepi seperti kuburan tapi, tak selamanya bakal sepi juga kan? Kuburan juga di hari khusus seperti lebaran bakal rame (njayyy yang tadi cuma joke) intinya buat fic ada keterpuasaan sendiri soal Review atau tenar banyak itu mah urusan yang di kebelakangkan karena saya, bukan niat tenar

Keempat ini adalah imajinasi yang sudah ada tapi, saya rombak lagi alasan pake Natsu karena di fic xover langka katanya (entahlah masih simpang siur kayak berita hoax)

Oke intinya saya mau beda saja dan jika berfikir ada Xover FT dan Naruto memang ada jika tanpa character Naruto lupa saya author yang mana tapi, dia masih aktif sekitar dua minggu yang lalu (lupa Review dan Follow)

Oke saya hargai saran kalian jika itu bermanfaat buat saya dan saya latihan saya ceritain karena gak enak maen skip ajah.

Kenapa? Yah ceritanya ketemu kaguya dan latihan di skip tiba-tiba saja kuat banget kan gak lucu harusnya di ceritain gimana Natsu dapat kekuatan sebesar itu makanya saya ceritain (pengalaman fic sebelumnya yang selalu di skip :v)

Oke terima kasih dan sekian

Ohh ya ada perubahan nama tehknik ada yang bahasa jepang dan bahasa inggris dan ada yang di gabungin keduanya contoh : Katon : Fire ball

Yah, agak lucu juga tapi, maklum lah gak rada bisa bahasa jepang tapi, yang jelas itu gak ngerubah cerita tapi, aneh saja

Ohh gak apa-apa oke.

Aye sirr!

.

...

.

Hari demi hari terus berlalu Natsu yang setiap hari gemar berlatih dan tak kenal lelah dia hanya belajar sendiri untuk meningkatkan Jutsunya terkadang dia juga di latih Hagoromo

Natsu bingung kenapa tubuhnya masih tetap kecil dan tak tumbuh tapi, Kaguya bilang bahwa dunia ini dengan Bumi berbeda tak ada siang dan malam dan juga bahwa jika di dunia ini umur mereka takkan bertambah dan berkurang contohnya Kaguya sendiri

Dan waktu di sini dan di bumi berbeda satu hari di bumi sama dengan seratus tahun di tempat Kaguya berada jadi, itulah mengapa Mereka masih terlihat muda nyatanya batas sistem tanggal dan hari mereka berbeda.

"KATON : DOUBLE FIRE ARROWS!"

Natsu membuat segel tangan dia meloncat ke udara kedua tangannya berbalut dua bola api dan melemparkannya dan terlihat seperti meteor jatuh.

"SUITON : WATER SHARK BURST!"

Natsu menyatukan tangannya dan muncul hiu air dari tanah dan melebur ke udara

"DOTON : EARTH STRANGLE!"

Natsu mengangkat sebelah tangannya dan muncul duri-duri tanah dari bawah

"FUUTON : RASENGGAN!"

Natsu merentangkan tangan kanannya dan muncul pusaran bola hijau dan menghempaskannya ke bawah membuat efek lubang besar

"RAITON : RAIJUU RAIKOBE!"

Seluruh tubuh Natsu di selimuti petir biru dia mengangkat kedua tangannya dan mengeluarkan sambaran petir dahsyat dari atas langit.

"Cukup Natsu, kau sudah berkembang cukup cepat berkembang dari yang kuduga" Hagoromo menghentikan latihan Natsu

"Yosh! Apakah ada lagi yang di ajarkan?" Natsu terlihat riang tak terlihat lelah di wajahnya

"Banyak sekali" Hagoromo tersenyum "oh yah kau tau tehknik pegabungan?"

"Tentu, seperti aku menembakan bola api dan pusaran angin secara bersamaan dan di satukan begitu?" Jawab Natsu mengangguk

"Memang benar! Tapi, penggabungan dengan kerjasama yang kompak dengan monstermu" ucap Hagoromo dan seperti biasa Natsu pasang wajah bingung

Hagoromo memanggil Matatabi dia langsung naik ke punggung kucing biru itu tangan kanannya di atas kucing tadi, Matatabi membuka mulutnya dan membuat bola api biru dengan balutan petir dan menembakannya efeknya cukup instant dan besar

"Ketika, kau mengalirkan cakramu ke tubuh monstermu maka secara cepat kekuatan yang di terima monstermu akan besar dari biasanya" Hagoromo menjawab wajah bingung Natsu

"Keren!" Natsu dengan mata berbinar "aku ingin itu juga tapi, apa aku bisa juga dengan Armadillo?"

"Tentu tapi, itu Nanti aku ingin yang lain" balas Hagoromo

Hagoromo mengeluarkan jurus pemanggil dan tampak Kodok setinggi lelaki itu berwarna merah dengan jubah yang menutup tubuhnya

"Siapa, si bocah pink ini" Kodok itu menoleh ke arah Natsu

"Heii! Itu Salmon!" Protes Natsu namun dia di cuekin

"Dengar Kon dia Natsu dan Natsu dia Kon" balas Hagoromo

Keduanya saling bertatap dengan ekspresi wajah tak suka

"Tch! Aku di suruh kerjasama olehnya? Membuatku mual saja" Kon memasang wajah pura-pura muntah

"Siapa juga yang mau denganmu!" teriak Natsu lalu menoleh ke arah Hagoromo "apa tak ada yang lain, selain katak ini!"

"Dengar Natsu biasanya teknik penggabungan ini yang paling ampuh dan cepat ketika mereka tak kenal satu sama lain, dan aku ingin melatih kekompakanmu pikiranmu, hatimu, gerakanmu harus seirama" Hagoromo sedikit menjauh memberi waktu Natsu berlatih.

"Satu!" "Satu!". "Dua!" "Dua!" "Satu!" "Dua!"

Dughh! Dughh!

"Kiri!" "Kanan!" "Kiri!" "Kanan!" "Kiri!" "Kanan!"

Duaghh! Duaghh!

"Maju!" "Mundur!" "Maju!" "Mundur!"

Plak! Plak!

Seperti yang terlihat kedua dari mereka kompak tapi, hanya gerakan saja wajah dan hati mereka menunjukan arah lain itu terlihat ketika mereka melakukan gerakan di sela kesempatan mereka saling menginjak kaki, senggol badan dan tampar muka.

"Kalau dengan Kon!" Natsu menyipitkan matanya

"Kalau dengan Natsu!" Kon membalas tatapan balik

"Tidak akan kompak!"

"Tidak akan kompak!"

"Tampaknya, aku harus pakai metode lain supaya cepat" Hagoromo mengelus dagunya.

.

.

.

.

.

Setelah Hagoromo berfikir akhirnya Kon di ganti alasannya cukup sederhana supaya Natsu faham lebih dahulu dan sebagai gantinya Kodok itu di ganti burung Elang berwarna merah yang bernama Falcao

Dan alhasil Natsu cepat mengerti tapi, di sini dia dapat masalah yang cukup serius Natsu sudah mengalirkan cakranya ke tubuh Elang itu dan masalahnya Si Falcao ini tak bisa menyemburkan sesuatu dari mulutnya.

"Ayo, konsentrasi kau tarik Nafas dan pusatkan cakra di perutmu dan keluarkan secara bersamaan" Natsu menyemangati burung Elang itu

Falcao mencobanya dia menarik Nafas panjang, Dan Natsu setia menunggunya dengan mata penuh yakin tapi, tubuh Natsu langsung terjungkal ke bawah karena si Elang ini memuntahkan cairan panas tapi, cara mengeluarkannya seperti Manusia yang sedang menahan muntahnya

"Ayo! Coba sekali lagi!" Natsu memegang kepalanya yang sakit.

Falcao mencoba melakukan hal yang sama tapi, hasilnya juga sama seperti tadi dan Natsu kembali menjatuhkan diri lagi dan merasa bosan Natsu meninggalkan Elang itu dan di biarkan sendiri.

Natsu duduk bersila dan memperhatikan Elang itu dan tak lama muncul ide di kepalanya dia langsung mengambil dua buah ranting

Ketika Falcao menarik nafas secara cekatan Natsu menancapkan dua ranting ke hidung Elang tadi dan membuatnya sesak

Elang tadi mengerang dan sesak berusaha mengeluarkan udara Natsu menunggu di depannya dengan penuh semangat dan.

Bommmmm!

Hasyuuuuuu!

Falcao bersin dan langsung menyemburkan cairan api dan dengan telak mengenai Natsu dan membuatnya terpental.

"Yuhuuu! Aku berhasil Natsu!" Falcao berteriak senang dengan mengepakan sayap

"Yeah, kau berhasil" Natsu membersihkan cairan api itu dan untung saja Natsu kebal api kalau tidak mungkin, sudah mati.

Sementara itu Hagoromo memperhatikan itu hanya tersenyum tak menyangka ada ide yang cukup cermelang

Dan latihan sekarang berakhir.

.

.

Xxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx

.

.

Kini Natsu sendiri di kamar sambil baca buku, awalnya dia pada saat pertama kali tak bisa membaca bahkan menulispun sulit karena, Igneel tak pernah melatihnya tapi, berkat Kaguya yang mengajarinya akhirnya dia mengerti

buku yang sering dia baca hanya tentang tehknik, Jutsu dan berbagai macam lainnya tentang tehknik.

"Ahh lelah, juga" keluh Natsu dia melihat tangannya

Sudah lama Natsu berlatih terus menerus kini kondisi fisiknya kuat dan tak mudah roboh dia kini hanya termenung dan rindu sekali dengan ayahnya tapi, jika dia tak kuat maka takkan bisa bertemu ayahnya.

Tapi, matanya kini beralih pada satu hal yaitu sebuah senjata kecil yang menggantung, sesegera Natsu mengambilnya dan keluar dia menemukan ibunya yang tengah duduk

"Ada yang ingin kau bicarakan Natsu?" tanya Kaguya melihat anaknya.

"Ini, apa?" Natsu menunjuk sebuah Kunai

Kunai ini berbeda dari pada umumnya dengan pegangan berwarna coklat dan tiga mata pisau di kiri dan kanan dan depan dan berbentuk bulat di bagian belakang yang tampak seperti gantungan

"Itu, Kunai Hiraishin" jawab Kaguya tersenyum

"Seperti apa?" tanya Natsu kikuk.

"Itu Kunai yang khusus dari Kunai lainnya di mana di pegangannya ada simbol tehknik perpindahan di mana kau bisa berpindah tempat di manapun secara cepat, bahkan saking cepatnya hanya secepat mata berkedip" balas Kaguya

"Sugoi!" Natsu dengan mata berbinar

"Bacalah buku atau minta penjelasan dari kakakmu" Kaguya tersenyum "tapi, sekarang kau istirahat dulu untuk mengumpulkan tenaga"

"Baik ibu!" Natsu segera ke kamarnya

.

.

Xxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx

.

.

Kini Natsu sesuai yang di bicarakan oleh ibunya kini dia berlatih dengan Hamura soal tehknik tadi atau tehknik Teleportasi atau simplenya berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya secara cepat.

"Kau mengerti apa yang kuajarkan Natsu?" tanya Hamura

"Yosh! Aku siap teleportasi!" Natsu berteriak semangat

"Akan kuberi contoh tapi, kau harus serang aku" perintah Hamura

Natsu sekujur tubuhnya di penuhi aura petir biru, dan secara cepat sudah berada di depan Hamura dengan tinjunya.

Swingg!

Hamura jauh lebih cepat di di belakang Natsu dan memberi sebuah dorongan.

"Woah! Kere-"

Sebelum Natsu bicara lagi, Hamura kembali di belakang anak berambut pink ini.

"Itu yang di sebut Teleportasi atau Jutsu perpindahan" ucap Hamura

"Yang kubaca buku bahwa, Jutsu ini biasanya akan menempelkan segel atau tanda Teleportasi ke tubuh lawan?" tanya Natsu

"Benar Natsu!" Hamura menunjuk Kunai tadi "Ini Kunai Hiraishin di gunakan khusus untuk tehknik Teleportasi di mana di pegangannya sudah terdapat sebuah Segel yah, meskipun tanpa itupun kau bisa memakai tehknik itu hanya saja, tak secepat jika menggunakan Kunai tadi"

"Aku ingin mencobanya" Mata Natsu berbinar

"Nah, silahkan kau coba sendiri, aku sudah memberi contoh" Hamura memberi Kunai tadi dan membiarkan Natsu berlatih sendiri.

.

.

Xxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx

.

.

Natsu kini pergi memancing dengan Hagoromo sesekali mereka bersantai akan sangat jenuh terus jika berlatih terus menerus

Dan sungainya berbeda sekali dengan yang berada di bumi bahkan warnanya merah dan ikannya juga bentuknya berbeda dan aneh tapi, Natsu tak pernah mempedulikannya.

"Bagaimana latihanmu?" tanya Hagoromo

"Yah, latihanya menarik aku mempelajari Jutsu baru" jawab Natsu dan tak lama pancingannya di sambar " yoshh! Ini dia!"

"Begitu, tingkatkan terus yah" Hagoromo tersenyum

"Ada yang ingin kutanyakan?" tanya Natsu menangkap ikannya

"Apa itu?" tanya Hagoromo balik

"Soal pohon di dekat rumah" jawab Natsu

Yah, yang di maksud Natsu adalah pohon yang di dekat rumah dan yang membuatnya aneh adalah bentuk dan buahnya juga berbeda-beda warna.

"Itu pohon Iblis, sebenarnya itu buatan ibu dan tujuannya untuk di turunkan ke bumi buat manusia" jawab Hagoromo "pada saat kamu memakannya maka kau akan mendapatkan kekuatan"

"Ahh begitu rupanya" Natsu mengangguk

Dan akhirnya mereka berdua kembali pulang.

.

.

Xxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx

.

.

"Natsu!"

"Natsu!"

"Natsu!".

Hagoromo memanggil bocah itu tapi, tak ada balasan dia mencari ke tempat biasanya Natsu kunjungi mulai dari tempat latihan, rumah Armadillo atau di dekat sungai tapi, tak ada.

Hagoromo berada di dalam rumah tapi, dia tak ada Hagoromo menutup matanya dan mencari keberadaan bocah itu dengan merasakan energi cakra.

" ketemu!"

Hagoromo segera keluar dia langsung ke sebuah pohon berada di sisi rumah dan benar saja bocah itu ada di sana tapi, wajahnya berubah shock ketika melihat Natsu memakan empat buah biji pohon iblis itu

"Apa yang kau lakukan!" Hagoromo terlihat panik

"Maaf, aku lapar jadi, aku memakan buah ini tapi, rasanya tak enak" Natsu menjulurkan lidah

"Hehh ya sudah" ajak Hagoromo merangkul bocah itu.

"Umm kemana?" tanya Natsu balik

"Teman mahluk bumiku" Hagoromo tersenyum dan mereka berdua pun menghilang

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Awww yeah kita berhasil up lagi dan oh ya saya mau nambahin kekuatan lagi pada Natsu mungkin kekuatan Quincy dan Shinigami atau Haki dan buah iblis

Atau di tambahin keduanya saja yah intinya Natsu Unpowered yah, memang saya mengincar itu kok tapi, tak masalah

Dan saya terima kasih atas kesalahan saya dan sudah membenarkan dan saya mencari kepuasan tersendiri dalam menulis fic ini.

Pm

.

RnR

D