So, kita kembali lagi ke update yang penuh absurd dan gajelas seperti biasanya saya umumkan mau ramai atau tidak, itu tak jadi masalah buat saya karena, saya gak ngejar popularitas karena, bagi saya itu hal belakangan untuk saya hanya perbaiki Alur dan tata caranya dulu yah, walaupun gak ada yang komen sih.
Tapi, sah-sah ajah Xover tanpa karakter utamanya toh, ini juga masih gabungan karena ada karakter Naruto lain di setiap nanti chapter nanti yah, walaupun kata orang kurang nikmat tapi, bagi saya terserah saya mau masukin apa enggak saya, hanya menikmati menulisnya saja (jangan terlalu di ambil hati bagi yang kesindir)
Dan mungkin tiga atau dua chapter lagi masih latihan dan belum ke petualang dan masuk cerita dan alasannya simple jangan tiba-tiba ketemu langsung Fullpower ajh tanpa di jelasin asal-usul walaupun nanti ada yang di skip tapi, nanti di ceritain di Flashback.
Soal Natsu makan buah iblis yah, dia juga dapat kekuatan baru lagi yah intinya nambah saya ceritain di awal intinya Natsu Fullpower dan mungkin nambah Haki juga
Gila itu dah dewa banget, nah itu tak masalah saya hanya menikmati apa yang saya buat
.
...
.
Natsu kini berada di sebuah tempat di mana seperti sebuah pulau diantara laut yang cukup besar tapi, lautnya berbeda bukan warna biru melainkan berwarna merah sama seperti di sungai tadi.
Natsu betrtanya-tanya kenapa dia ada di sini tapi, Hagoromo bilang bahwa dia akan menemui teman buminya yang tinggal di tempat ini untuk mengajarinya tehknik baru karena, hanya dia ahlinya.
"Wah, sudah lama tak berjumpa yah, Hagoromo atau, boleh ku sebut Rikudou Sennin"
Muncul figure di balik pohon itu seseorang berambut putih yang tampaknya terlihat tua dengan kacamata dengan luka di mata kanannya tapi, postur tubuhnya malah terlihat atletis seperti pemuda lainnya.
"Hah, lama tak bertemu Mei'o Rayleigh" Hagoromo membalasnya.
"Sepertinya ada keperluan hingga kau kemari?" Rayleigh mengangkat sebelah alisnya
"Yah, kau tau" Hagoromo menunjuk Natsu
"Masalahnya?" tanya Rayleigh.
"Dia makan buah iblis" jawab Hagoromo.
"Bukankah itu bagus?" Rayleigh tampak bingung
"Masalahnya dia makan empat buah harusnya kau mengerti itu" Hagoromo memijat keningnya
"Ya, ampun sebuah keberuntungan dia masih hidup" Rayleigh mengelus kepala Natsu "tapi, dia belum cocok karena masih lemah"
"Apa, kau bilang pak tua!" Natsu terlihat kesal.
Natsu sekujur tubuhnya di sekelilingi aura petir dia langsung melesat cepat ke arah Rayleigh dan memukulnya tapi, pak tua ini bisa menangkisnya. Dan memegang tangan bocah itu.
"Hmmm aku becanda hahaha" Rayleigh hanya tertawa "kau anak yang penuh semangat"
"Baiklah kutinggalkan dia untukmu" Hagoromo pergi dan menghilang
"Jadi, siapa namamu nak?" Rayleigh melipat tangannya
"Natsu! Natsu Dragneel" Natsu berteriak
"Hmmm baiklah Natsu, jika kau tak lemah maka kau akan siap menghadapi latihan kerasku?" Rayleigh dengan nada tampak tertarik
"Kapanpun!" Natsu berteriak lantang
"Oke, Natsu kau tau Haki?" tanya Rayleigh tapi, Natsu menggeleng
"Haki hampir sama dengan cakra yaitu sebuah kekuatan yang berada di dalam tubuhmu tapi, perbedaannya Cakra bersifat sudah aktif semenjak manusia lahir tetapi, Haki kekuatan itu ada dalam tubuh manusia tapi, hanya saja itu masih tertidur intinya Haki itu sebuah Naluri alami manusia yang terpendam" jawab Rayleigh.
"Jadi, begitu kita hanya perlu membangunkannya" Natsu memegang dagunya.
"Benar semua orang memilikinya namun, kebanyakan dari mereka tidak tau itu hingga kekuatan itu tertidur selamanya sampai mati" ucap Rayleigh
"Sama seperti Jutsu yang memiliki tiga jenis Haki juga terbagi dalam tiga jenis yaitu Kenbunshoku, Bushousoku dan Haushouku" Rayleigh mengacungkan tiga jari.
"Bisa kau beritau contohnya?" tanya Natsu
"Satu, dua, tujuh puluh, dua ratus" Rayleigh berguman sambil menutup mata
"Apa yang kau lakukan?" tanya Natsu
"Kenbunshoku adalah kemampuan di mana kau bisa merasakan energi sebuah kehidupan di sekitarmu bahkan bisa merasakan energi kehidupan dari jauh" Rayleigh menutup matanya tapi, tak lama muncul Gajah besar di belakangnya Natsu bersiap menyerang tapi, kakek tua itu menyuruhnya diam.
"Tapi, selain itu dia juga bisa sebagai pertahanan" Rayleigh menghindari serangan belalai gajah itu dengan tenang dan mata tertutup "meskipun, kau tak melihat tapi, jika dengan Kenbunshoku kau bisa merasakan pergerakannya dan mendeteksi serangannya"
"Woahh keren!" Natsu dengan mata berbinar
"Selanjutnya Bushousoku " Rayleigh membuka matanya ketika Gajah itu hendak menginjak tapi, dengan tenang kakek tua itu menepisnya dengan telapak tangan dan membuat gajah itu terjungkal
"Di sebut juga pertahanan berbeda dari Kenbunshoku yang bersifat menghindar Bushuosoku ini, sifatnya sebagai armor pelindungmu seperti, contoh ketika kau menerima serangan musuh daya luka yang di terima cukup besar tapi, jika mengenakan Bushousoku maka luka yang di terima akan kecil" Rayleigh menjawabnya tapi, tak lama gajah itu bangun dengan ekspresi marah.
"Dan selanjutnya Hausouku" Rayleigh menatap gajah itu.
Nggngggg!
Sebuah efek kejut tiba-tiba saja gajah itu ambruk dengan mata memutih dan mulut menganga.
"Di sebut kekuatan ini mengintimidasi lawanmu dengan tatapannya saja" Rayleigh hanya tersenyum
"Huhuhuy! Itu hebat" puji Natsu.
"Dengar Natsu, Haki itu sebuah kekuatan yang tertidur jadi, ada dua cara membangunkannya yaitu secara berlatih, dan yang kedua ada sebuah kejadian tertentu di mana akan terbangun secara tiba-tiba Haki tersebut yah, secara mendadak" Rayleigh melipat tangannya "tapi, asal kau tau Haushouku ini berbeda dengan dua yang lainnya yaitu ini tak bisa di dapatkan dengan berlatih maka, dari itu aku akan mencari tau sendiri"
"Yosh! Di mulai latihannya" Natsu mengangkat kedua tangannya
"Mulai hari ini kau harus memanggilku Rayleigh-sensei" Rayleigh dengan suara lantang
"Yosh! Ossan-Sensei"
"Terdengar aneh tapi, tak masalah hahahah!"
.
.
.
.
.
Bulan demi bulan Natsu jalani dengan berlatih menguasai tehknik Haki dan sejauh yang Rayleigh lihat Natsu sudah sedikit mengalami perkembangan secara perlahan terlihat selama setahun itu Natsu bisa menguasainya walaupun masih terlihat samar.
Dan pada saat itu Hagoromo datang dan mengkomfirmasi bahwa buah iblis yang di makan Natsu katanya tiga Jenis Logia dan satu Paramecia dan Rayleigh mengetesnya dan benar ada empat kekuatan yang ia tau Magma, Es, Cahaya dan Benang
Padahal jika manusia biasa yang memakannya pasti akan mati karena tak bisa menanggungnya tapi, Natsu pengecualian lain bagi mereka dan kini sudah satu setengah tahun dia belajar dan hasilnya cukup memuaskan.
Natsu berdiri di tanah sebuah burung bergerak cepat ke arahnya, Natsu menghindari patukan itu dia menghitamksn kakinya dan memberi sebuah tendangan berwarna kuning.
"Yosh! Berhasil" Natsu hanya tertawa senang dan Rayleigh hanya tersenyum.
"Oke, Natsu-kun cukup" Rayleigh membawa penutup kain dan lalu menutup mata bocah itu.
"Oyy! Gelap kenapa ini" Natsu berteriak panik.
"Dengar Natsu ini untuk melatih Haki Kenbunmu selain itu, aku membuatmu begini karena jika, suatu hari kau berhadapan dengan musuh yang sulit terdeksi atau sulit terlihat dengan mata telanjang jika, kau berhasil kau tak perlu repot lagi" Rayleigh menjeleskan, Natsu berjalan dan kemudian terjatuh.
"Adawww! Ouch! Sakit!" Natsu memegang kepalanya yang benjol.
"Dengar, gunakan semua panca indramu dan rasakan energi mereka" Rayleigh memberi saran dan Natsu terlihat diam dan tenang
"Itu dia!".
" gyahahahaha!" "Wahahahahaha!"
"Roarghhh!"
Dan terjadi sepersekian detik Natsu yang tiba-tiba berlari di kejar Gorilla raksasa dan berteriak gak jelas Rayleigh hanya mengusap dagunya berfikir metode lain
Sebenarnya Rayleigh pernah memakai metode yang berbeda yaitu Melempar batu dengan mata tertutup atau dengan memukul anak itu dengan bambu yang jaraknya cukup dekat terkadang, metode itu berhasil tapi, tak sedikit Natsu gagal maka dari itu kakek tua tadi memberi metode yang lain.
.
.
Xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx
.
.
Kini Natsu dan Rayleig memilih beristirahat walaupun Langit takkan berubah gelap atau cerah yang jelas mereka masih manusia pastinya memiliki batas tenaga mereka.
Rayleigh hanya duduk di depan api unggun dengan meminum Anggur yang entah dia dapat dari mana dan Natsu dengan lahapnya memakan daging panggang dengan rakusnya mungkin, karena kehabisan tenaga.
"Hmmm Natsu-kun kau tau ingin kubicarakan, kelebihan dari Haki Kenbun yaitu suatu hari jika kau bertemu dengan musuh cepat yang tak terlihat mata maka, kau bisa mendeteksinya dan Haki Bushou yaitu jika musuhmu sulit di pukul oleh hal biasa maka, kau bisa menetralisir kekuatan itu" Rayleigh meminum anggurnya
"Oh, pantas saja, kau menyuruhku berjalan dengan mata tertutup" Natsu masih fokus ke dagingnya.
"Oh, ya Natsu-kun apa yang akan kau lakukan dengan kekuatan itu?" tanya Rayleigh menatap anak itu dan Natsu melamun sebentar dan kemudian berbicara.
"Ingin bertemu Igneel meskipun dia pernah bilang bahwa aku bukan anaknya tapi, aku masih menganggapnya ayah yah, memang benar sih, fisik kita berbeda tapi, Igneel pernah bilang bahwa aku akan hidup mencari teman dan keluarga tapi, yang kuinginkan hanya melindungi sesuatu yang berharga saja" Natsu hanya menatap langit.
Rayleigh hanya tersenyum dia tau jalan pikiran anak ini dewasa meskipun, fisiknya masih kecil karena alasan waktu di sini takkan bertambah ataupun berkurang dan yang dia tau anak ini pasti dari bayi sudah kehilangan orang tua hingga dia di asuh oleh seekor naga.
"Yah, baiklah segera tidur istirahatkan tubuhmu" perintah Rayleigh sambil berbaring
"Selamat tidur"
.
.
Xxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx
.
.
Akhirnya setelah beberapa tahun pelajaran yang di ajarkan kakek tua itu sekarang sudah berakhir dan sekarang Natsu sudah bisa walaupun masih dasarnya saja.
"Sekarang berakhir aku sudah mengajarimu beberapa dasarnya dan sisanya tinggal kau kembangkan" Rayleigh melipat tangannya.
"Kau akan pergi huh?" tanya Natsu
"Tentu saja rumahku, bukan di sini dan terlebih lagi suatu hari nanti kau juga akan kembali dan meneruskan mencari ayahmu bukan?" Rayleigh mengangkat sebelah alisnya dan Natsu membalasnya dengan mengangguk.
"Kau dari awal membuatku terkejut dengan seenaknya memakan buah itu tapi, yang kulihat kau tidak lemah terhadap air kecuali, air laut" Rayleigh mengusap dagu Natsu cengengesan gak jelas.
Pernah memang suatu hari Rayleigh mencoba menyuruh Natsu untuk masuk ke dalam air dari berbagai jenis sungai danau dan sejenisnya tapi, tampak biasa saja pada saat dia mencobanya di laut tiba-tiba saja Natsu jatuh dan lemas walaupun hanya satu kakinya saja yang masuk itupun tidak satu kaki penuh kesimpulannya, kekuatan Natsu akan melemah jika terkena air laut meskipun itu hanya menyentuhnya saja.
"Baiklah, aku ada sesuatu untukmu" Rayleigh membenamkan topi jerami ke kepala anak itu.
"Ehh! Ini keren!" Natsu dengan wajah senang.
"Syukurlah kau menyukainya ini adalah milik temanku" Rayleigh tersenyum
"Tunggu, jika ini milik temanmu kenapa, kau berikan padaku" tanya Natsu bingung
"Dia sudah tiada" Rayleigh dengan suara pelan "maka dari itu, suatu hari nanti aku akan memberikannya kepada orang yang cocok dan kurasa itu kau"
"Yah ini terlihat keren!" Natsu memegang topinya dan tak lama Hagoromo muncul.
"Tampaknya kalian bersenang-senang" Hagoromo berjalan ke arah mereka
"Yah, begitulah" Rayleigh mengangkat bahunya
"Kau akan kembali ke bumi?" tanya Hagoromo
"Yah, tugasku sudah selesai hahaha" Rayleigh tertawa lepas "dan terlebih lagi ini bukan tempat tinggalku tau! aku mana cocok di sini"
"Begitu rupanya" Hagoromo menoleh ke arah Natsu "ayo pergi ada seseorang yang ingin bertemu denganmu"
Sebelum pergi Natsu berbalik ke arah Rayleigh dengan membungkuk
"Terima kasih Ossan!".
" yah!".
Dan akhirnya pelajaran tentang Haki pun berakhir.
.
.
Xxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx
.
.
Setelah pelatihan yang cukup panjang Natsu bertanya dirinya akan di bawa kemana tapi, Hagoromo bilang ada seseorang yang ingin mengajarinya sesuatu dan pada akhirnya Natsu tak lama lagi akan segera pergi dari tempat ini dan mencari ayahnya
"Ini, kita akan kemana?" tanya Natsu bingung
"Kau akan menemukan jawabanmu sendiri" balas Hagoromo
Dan tak lama mereka tiba di sebuah bangunan yang bisa di bilang cukup besar kalau di lihat detailnya memang mirip seperti Kastil pada umumnya hanya saja ini cukup besar, Natsu bingung karena dia merasakan hanya seseorang yang tinggal di dalam kastil itu.
Mereka masuk ke dalam kondisinya agak gelap tapi, bagi Natsu dia sudah biasa menghadapi situasi macam ini karena latihannya
"Ada orang yang duduk di sana" Natsu menunjuk sebuah kursi dan kenyataanya memang benar ada seseorang yang duduk tenang di kursi singgasananya.
"Dugaanmu tepat sekali!"
"Selamat datang Anak dalam Kegelapan"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Ohohoho siapa dia? Cari tau sendiri di chapter selanjutnya dan oh ya dua chapter besok adalah arc terakhir Natsu latihan dan memulai petualangan baru mereka
Sudah di bilang Natsu Fullpower ajah, gila mungkin chapter besok saya tambahin kekuatan yang ada di manga bleach seperti Quincy atau Shinigami yah siapa tau mungkin keduanya.
So tetap Stay.
.
Pm
.
RnR
