[ Tangga Ati ]
Ansatsu Kyoushitsu / Assassination Classroom (c) Matsui Yuusei. Tangga Ati (c) garekinclong.
(Salamku Untuk Kekasihmu Yang Baru dipopulerkan oleh RAN feat. Kahitna)
(Cinta dan Benci dipopulerkan oleh Geisha)
Hanya demi kepentingan pelampiasan stress dan mencoba produktif, bukan komersiil.
Indo!AU. Less deskripsi. Plot cepat. OOC. Kumpulan drabble. Misuh words.
Asano Gakushuu / Akabane Karma.
Enjoy!
.
.
.
relative in disguise
Suatu hari, Karma meredam amarah karena waktu bersantainya di kamar diusik nyamuk-nyamuk kelaparan. Tapi dirinya semakin kesal karena raket nyamuk milik keluarganya hilang. Dicari kemana pun tak ketemu juga.
"Ayah, kok raket nyamuk punya kita hilang?" frustasi, Karma mulai bertanya pada ayahnya yang sedang menyeduh kopi sendirian.
"Oh? Kemarin dipinjam Pak Gakuhou. Kalau kau butuh, bisa ambil ke sana."
"Malas. Ya sudah, untung tidak hilang." Karma berakhir ke keputusan mengoleskan lotion anti nyamuk.
Sampai di depan kotak obat, Karma mencoba memasukkan kata sandi agar kunci kotak obat terbuka.
"Lho? Kok tidak bisa?" Karma memasukkan segala kombinasi kode yang ia ingat. Tapi rasanya salah kalau kata sandi selalu diganti tanpa sepengetahuan semua anggota keluarga.
"Ayah, kotak obatnya tidak bisa dibuka. Kata sandinya apa?"
"Oh. Kemarin kuncinya rusak, jadi diperbaiki Pak Gakuhou. Ayah lupa tanya kata sandi barunya apa. Coba ke rumah keluarga Asano untuk tanya kata sandinya." Ayah Karma meminum kopi dengan santai.
Sedangkan anaknya tidak santai.
"Ayah, sejak kapan ayah dan ayahnya si sialan Asano itu jadi besanan begini!?"
Ayah Karma nyembur bak air mancur yang mancurnya ke samping.
"Sejak kapan kau dan Gakushuu menikah!?"
Ibu Karma, yang tengah menyetrika di ruang belakang, pura-pura tidak mendengar apa-apa dari percakapan antara suami dan anaknya.
.
.
.
gaya bicara
Setelah akrab lebih dari 4 bulan, semua orang di sekitar Gakushuu dan Karma menyadari dua gaya bicara yang sama-sama dimiliki kedua orang itu.
Seperti contoh,
Sepulang sekolah, anak-anak piket hari Senin menjalankan piket kelas dengan rajin. Ada yang menyapu, ada yang membersihkan debu dari meja kelas, ada yang membersihkan papan tulis putih menggunakan pembersih.
Karma kedapatan menyapu deretan bangku bagian timur. Ketika bulu-bulu sapu tidak sengaja menyapu sepatu Okuda Manami, salah satu teman sekelasnya, Karma meminta maaf secara sopan. Maaf, tidak sengaja. Manami menyahut terbata-bata, O-Oh, harusnya aku yang minta maaf!
Tapi ketika Karma sudah menyapu sampai depan kelas dan ujung batang sapunya tidak sengaja menyodok pantat Gakushuu, Karma malah keceplos:
"Woy cimol gepeng! Ga usah ganggu orang lagi nyapu, napa!?"
Gakushuu hendak membalas teriakan provokator Karma, tapi bulu-bulu sapunya mendadak bak menyemir sepatu Kanzaki Yukiko. Gakushuu menoleh ke arah Yukiko sebentar, "Maaf, Kanzaki," lalu berganti pandang ke Karma,
"Gue nggak gangguin lo, semut rangrang!"
Semua anak di piket hari Senin minus Gakushuu dan Karma cuma bisa: Haha.
.
.
.
capslock dong
Tring trung. Satu chat masuk ke smartphone Karma. Mata memutar malas melihat nama pengirim chat, tapi malas juga kalau diteror telpon kalau tidak segera balas.
[ A. Gakushuu: Gue pesen satu pak sosis yang isinya 6 dong. Sekarang. ]
[ KARMA: buat masak sendiri? harganya xx. ]
[ A. Gakushuu: Yoi. Ortu lagi pergi, paling pulang besok. Mending gue masak sosis. ]
[ KARMA: yaudah. cod. ]
Karma pergi ke kulkas pribadi—usaha agen sosis milik keluarganya agak jauh, sekitar beberapa perempatan dari rumah. Karma malas bergerak dari rumah, jadi ia hanya bisa mengambil jatah dari kulkas untuk dijual ke Gakushuu.
Karma mengintip layar ponselnya barangkali Gakushuu membalas. Dan memang iya.
[ A. Gakushuu: Nama doang dicapslock. CODnya juga dicapslockdong. Lo kayak ngatain gue bacod tau nggak. ]
[ KARMA: LOL SORI GA SENGAJA HAHAHA ]
.
.
.
senandung
Saat jam pelajaran, tiba-tiba Karma bernyanyi secara lirih, "Sampaikan saja, salamku untuk kekasihmu… yang baru."
Nakamura Rio, teman sebangku Karma, berceletuk, "Oh? Habis diputusin Asano, ya, Karma?"
Karma membalas cepat, "NGGAK."
.
.
.
cinta dan beeenciiiii yang kurasaaaa
Antara benci dan cinta itu beda tipis.
Saking bencinya terhadap seseorang, kamu bisa dibuat gila tanpa sebab. Sama, 'kan, seperti terlalu cinta?
"Ayahanda, ini raket nyamuk punya siapa?" tanya Gakushuu tiba-tiba kepada ayahnya, mengusik tontonan menarik di TV.
"Oh. Itu punya keluarga Akabane. Bisa kamu kembalikan?"
"Ooh…" Gakushuu menghidupkan aliran listrik raket nyamuk, menampol angin secara searah dan suara percikan listrik terdengar menyakitkan. Satu nyamuk busung lapar dan satu nyamuk obesitas menggelepar mati.
"Ayahanda, apa kita bisa membunuh orang dengan raket nyamuk?"
Pertanyaan lucu Gakushuu didasarkan pada bayangan Karma mati menggelepar akibat gosong. Bau gosong menyengat membuat gairah Gakushuu bangkit.
Ya. Antara benci dan cinta itu beda tipis.
Sama-sama bisa dibuat gila tanpa sebab, dan sama-sama bisa mengimajinasikan hal di luar batas tentangnya.
Thanks to Akano Tsuki, SugaTeaCoocies, Nairel Raslain, Yume shin, rika (guest), lenny (guest), orihimehimari, chenchuuu, GreiNAi, Cireng HD, Kyarameru Aisuti, Kiracchi, Fiaz, kuroyukidesuu, xXMyanaSnowXx, hyunelf13 for reviews, follows, and favs!
a/n: terima kasih atas responnya! :"D dan saya bukan orang yang bisa punya banyak ide. Jadi tidak bisa update secara konsisten, hehe. Dan maaf ch kali ini tidak sepanjang sebelumnya. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan, terima kasih sudah berkenan untuk membaca!
[ sign, ffn user garekinclong ]
