[ Tangga Ati ]

Ansatsu Kyoushitsu / Assassination Classroom (c) Matsui Yuusei. Tangga Ati (c) garekinclong.

Hanya demi kepentingan pelampiasan stress dan mencoba produktif, bukan komersiil.

Indo!AU. Less deskripsi. Plot cepat. OOC. Kumpulan drabble. Misuh words. (di drabble ke-4 POV orang lain).

Asano Gakushuu / Akabane Karma.

Enjoy!


.

.

.


terkejut


Ada pemandangan yang ganjil di Senin pagi bagi anak-anak kelas 10 IPA 3. Bukan hal biasa bagi mereka melihat seorang Akabane Karma dan Asano Gakushuu memasuki kelas bersama.

Padahal mereka terkenal 'jarang masuk kelas bersama biar kesannya tidak akrab' di mata anak-anak sekelas.

Rio, selaku perempuan yang rasa keingintahuannya harus terjawab saat itu juga, menarik kursi sebelah dan mendekatkannya pada bangku Karma-Gakushuu. Sementara Gakushuu pergi membeli minum di kantin, Rio mengisyaratkan pembicaraan empat mata terhadap Karma.

"Kok bareng? Semalam tidur bareng, ya?" tebak Rio dengan alis semiring antena TV.

Karma mengerjap, "Insting wanita selalu tajam, huh?"

"... LOH? JADI? TIDUR BARENG!? BEGITUAN!?"

"... Gak doyan kali."


.

.

.


kemarin


[ KARMA: woy. lo ganti nama yang identik dikit napa. susah nyarinya tau ]

[ KARMA: gimana makalah biologinya ]

[ KARMA: gue ada saran judul ]

[ KARMA: woy? ]

[ KARMA: gak? ]

[ KARMA: gak? ]

[ KARMA: gak kuat? ]

[ KARMA: lo lagi berak? ]

[ KARMA: WOY LO BERAK 5 JAM YA? ]

[ Anak Papa: GUE KETIDURAN. KALEM. ]

[ Anak Papa: apa saran judulnya? Gue sih ada, pengaruh iodium terhadap penutupan luka. ]

[ KARMA: keenakan mimpi basah ya sampe molor 5 jam? btw judulnya gak terlalu gampang? ]

[ Anak Papa: guru nyuruh ambil judul yang gampang-gampang dulu dodol. ]

[ KARMA: ganti display name lo dulu dodol. ]

[ gakushuu: LO YA YANG GANTI ]

[ KARMA: DEMI SEMPAK LO YANG KEJEMUR DI GENTENG. NGGAK. ]

[ gakushuu: SIAPA YANG JEMUR SEMPAK GUE DI GENTENG? ]

[ KARMA: oh pantesan akhir-akhir ini cerah. ternyata omongan ngejemur sempak perawan di genteng buat nangkal hujan manjur ya. ]

[ KARMA: lah ngambek. terus kapan bahas makalahnya? ]

[ gakushuu sent a photo ]

[ KARMA: NGAPAIN LO NGEFOTO PINTU KAMAR GUE ]


.

.

.


sekarang


"Ternyata dia datang ke rumah. Terus tau-tau adu bacot. Saking lamanya buang energi, kita ketiduran. Bangun-bangun dia tidur di sebelah."

Karma cerita sedatar mungkin, agar yang mendengar tak berekspetasi menjurus ke hal lain. Tapi sebaliknya, raut wajah Rio seperti jus jambu yang dicampur ke siomay. Mengerikan tapi masih bisa dikonsumsi (bagi yang merasa mubadzir buang-buang makanan).

"Kar,"

"Gue cerita biasa aja pun pikiran lo tetep kotor ya."

"BUKAN. Tapi, kalau boleh jujur..." Rio melihat sekeliling demi mencari sosok Gakushuu. Sip. Belum balik dari kantin, "... sebenernya gue yang ganti display namenya Asano."

"Oh ternyata elo,"

Rio mengangguk lagi, "Iya gu—eh, bukan lo yang ngomong, Kar?"

Gakushuu menarik diri dari bawah bangku, berdiri tegap dengan sedikit menatap a la antagonis yang merencanakan daftar balas dendam, "Gue yang ngomong."

Karma tidak bisa membantu apa-apa melihat mimik wajah memohon pertolongan dari Rio, selain mendoakan semoga Rio tidak kapok menjahili Gakushuu lagi.


.

.

.


kawan lama yang terlupakan


Selamat siang. Namaku Shiota Nagisa, kelas 10 Bahasa 1.

Ah, mungkin tidak banyak orang mengetahui keberadaanku di sekolah ini... tapi, aku cukup mengenal beberapa orang di luar kelas Bahasa. Salah satunya Karma, teman SMPku. Aku tidak menyangka dia juga ke SMA luar daerah sama sepertiku.

Tapi ada yang berbeda dengannya, berdasarkan apa yang kutahu saat Karma di SMP.

Pertama, dia jarang bergaul dengan orang. Aku tidak mengklaim bahwa aku dekat dengannya, tapi kami beberapa kali bertemu makan di meja yang sama saat di kantin. Walau agak bermasalah, tapi Karma orang yang baik. Aku tahu itu.

Dibandingkan saat SMP, ternyata Karma masuk OSIS dan kemana-mana selalu berdua dengan anak OSIS lainnya. Untunglah dia sudah berubah.

Kedua, kupikir Karma orangnya tidak senang berangkat sekolah. Maksudku—dia memang berangkat sekolah, tapi dia lebih sering bolos pelajaran. Aku tahu dia anak yang cerdas, tapi presensi masuk juga dibutuhkan untuk kenaikan kelas, bukan? Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi selama Karma masih bisa sekolah, tapi, ya sudah.

Aku pikir Karma sudah melupakanku. Jelas-jelas kelas IPA dan Bahasa berbeda gedung, presentasi pertemuan kita juga sangat sedikit kemungkinannya. Tapi di presentasi yang sedikit itu, aku masih bisa bertemu dengannya biarpun dia tak mengingatku.

Seperti saat ini, kala aku menuju laboratorium bahasa, aku melihat Karma di taman sekolah. Tampaknya dia sedang bertengkar dengan teman OSISnya, membicarakan hal yang seharusnya tak kudengar.

... hum?

E—Ehh!? K-Kenapa Karma—


.

.

.


kelahi perdana


"KALAU KAMU TIDAK BISA JAGA KUNCI, LEBIH BAIK AKU YANG BAWA KUNCINYA!"

Melepaskan amarah di alam terbuka, Gakushuu meneriaki Karma tanpa mengindahkan ludah yang menciprat sedikit. Karma memalingkan wajah, tekukan muka yang tak ingin ia perlihatkan secara jelas dilempar ke samping. Gakushuu masih mengomel.

"Kita ini anggota OSIS yang paling junior, Akabane. Kita diberi tugas tapi kita mengacaukannya. Kamu geli, 'kan, mendengarku bicara formal? Ini akibatnya!" jari telunjuknya seolah tak berhenti menyalahkan Karma, ujungnya terus mengarah pada lelaki kepala merah itu.

"Berhenti tunjuk-tunjuk. Iya, emang gue yang salah. Gue salah, dan gue bakal bertanggungjawab. Lo gak usah ceriwis," Karma santai menanggapi, tapi wajahnya terus berpaling tanpa berani melihat Gakushuu.

"Ngomong doang. Cari dulu!"

"Mau cari dimana lagi? Badan udah bau tong sampah begini masih suruh nyungsep? Bilang aja ke Senior kalau kuncinya hilang. Konsekuensi belakangan."

"Pala lo belakangan! Kita bisa disidang gara-gara gak becus, tahu!"

"Ya terus!? Lo stop ngomong formal, geli dengernya!"

"Itu kunci penting, Akabane! Belum cari di lorong sekolah, 'kan?"

"GILA! Sekolah berapa gedung begini!? Ogah. Mending ngomong langsung ke Senior," Karma menelusupkan tangannya ke saku celana, lalu memperlihatkan rentetan kunci dalam satu kalung ke Gakushuu, "kalau kuncinya ketemu."

Gakushuu melotot antara tangan Karma dan pemiliknya. Rasa amarahnya mendadak naik ke puncak ubun-ubun. Tangan mengepal tanpa sadar, dan menghantam tepat di pipi Karma.

"Ah," Gakushuu baru sadar beberapa detik kemudian setelah melihat Karma jatuh di rerumputan.

"...lo dari tadi ngelakuin hal yang gak gue sukain, ya," Karma mengusap pipi sambil mencoba berdiri tegap. Tak menyangka akan kedatangan bogem mentah Gakushuu.

Gakushuu menghampiri, "S-Sorry, Akabane. Bukan maksud—"

"Boleh balas, gak?" Karma memotong omongan Gakushuu, bunyi krek dari senam leher menambah kegelisahan Gakushuu.

Tapi apa boleh buat. Tadi ia melakukannya.

"Silakan," layaknya gentlemen (contoh konkritnya: Ayahanda), Gakushuu menyiapkan diri barangkali tonjokan perut yang datang. Sudahlah. Apapun supaya Karma puas.

"Bogem mana saja boleh. Yang pen—"

Cup.

"—ting... Eh?"

Bukan tonjokan perut, tamparan pipi, sentilan dahi, atau sledingan kaki, melainkan ciuman bibir singkat dilakukan Karma. Ciuman singkat. Sekali lagi, ciuman singkat.

"Lo gak suka dicium, 'kan? Udah impas."

Gakushuu bengong sebentar. Karma berlalu sambil memutar-mutar lingkar kunci di jari telunjuk, pergi entah menemui kakak kelas atau kembali ke kelas.

Rona merah yang menyembul di pipi Gakushuu disaksikan jelas oleh Nagisa yang masih menyimak akhir pertengkaran mereka berdua.


.

.

.


Thanks to nanas manis, anovariyanti, Vreezie, AsharaZun, Divanabila1717, tealisheye, macaroon waffle [bukan malu sih, cuma emang kurker makanya kirim sms begitu wkw, thank you /o/ ], ItachiSehun, AsaKaru [mimpi masa lalunya entaran lagi yak], hyunelf13 [maaf receh nirfaedah www], Akano Tsuki [berhubung lagunya nardo lagu prenjon www], Nairel Raslain [mereka masih polos naaiii :'( nggak didrop, cuma jarang apdet aja hehehe], kuroyukidesu [ salam kenal! FF ini mengandung unsur humor di bawah standar, jadi maafkeun ya hahah ], joybee-ya [aku juga wkw], aster-bunny-bee [ah kamu baca tahun depan juga gapapa wkw. Iya dibacanya tonggo ati], miyazakiryo [berujung jadi pasangan wkwkw], kiyo, chenchuu [nggak didrop :') cuma jarang update aja eheh. nih update'annya~], chuunipurin for reviews, favs, and follows!


a/n: saya bakal jarang update karena saya memasuki tahun senior saya di SMA... bisa update begini aja sungguh di luar perkiraan (?).

Terima kasih pada kalian yang masih mau baca fanfiksi spontan uhuy (?) ini :"D

Mohon maaf apabila terdapat banyak kekurangan!


[ sign, ffn user garekinclong ]


.

.

.

{sekadar bonus}


abjad


[ gakushuu: lo paham gak sih dari tadi gue ngomong apa? ]

[ KARMA: bcd. ]

[ gakushuu: ... ]

[ gakushuu: efg. ]