[ Tangga Ati ]
Ansatsu Kyoushitsu / Assassination Classroom (c) Matsui Yuusei. Tangga Ati (c) garekinclong.
Hanya demi kepentingan pelampiasan stress dan mencoba produktif, bukan komersiil.
Indo!AU. Less deskripsi. Plot cepat. OOC. Kumpulan drabble. Misuh words.
Asano Gakushuu / Akabane Karma.
Enjoy!
.
.
.
'ujian' tengah semester
Ujian Tengah Semester. Mungkin untuk istilah zaman sekarang sudah diganti menjadi Penilaian Tengah Semester, akan tetapi tidak bohong kalau kita lebih akrab dengan istilah Ujian Tengah Semester. Bahas apa ya ini mohon maaf.
Ujian Tengah Semester sudah di depan mata. Tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan selama paham betul materi tiap mata pelajaran, dan banyak berlatih dengan soal-soal. Jika tidak melakukan dua hal sebelumnya, maka wajar untuk khawatir.
Malam menjelang UTS hari pertama menginvasi sekolah, Asano Gakushuu, yang tidak perlu dipertanyakan apakah dia khawatir mengenai UTS atau tidak, merenung menatap kaca kecil yang memiliki penyangga di belakangnya sehingga kaca itu mampu berdiri kokoh di atas meja belajarnya.
"Aku tidak menganggap diriku sempurna, tapi, apa yang kurang dari diriku?"
Monolognya tiba-tiba, menghadap ke arah kaca.
"Cinta. Aku kurang cinta."
Apa Gakushuu tengah membuat puisi spontan uhuy? Mendadak saja bibirnya lancar mengucapkan kata-kata seperti itu. Pertanyaan penting: untuk apa?
"Aku kasmaran. Pada. Dirinya. Mengapa. Out of living person in this world, my eyes chose to be locked in his beautiful, shining, shimmering, splendid, orange eyes?" tanyanya pada kaca, apa menurutnya kacanya memiliki keajaiban seperti cermin ibu tiri Sleeping Beauty?
"I cant stop thinking about him. I— even excited for tomorrow morning. To see him."
Pesan moral yang bisa kalian dapatkan: jangan terlalu membenci seseorang dengan memperhatikan setiap tingkahnya yang menurutmu menggelikan. Bisa jadi tahu-tahu jatuh hati.
.
.
.
phone call
Sementara Gakushuu galau mengapa hatinya terenggut dengan bidikan mata Karma, subyek yang tengah dipikirkan anak keluarga Asano ini menonton ulang kartun untuk sedikit bernostalgia.
Spongebob Fancypants—julukan dari sahabat bintangnya, Patrick Star.
"If Spongebob is the main character, why is Patrick the star?" gumam Karma diselingi kikikan beberapa kali. Perlu diketahui, ia sudah menertawai lelucon itu lebih dari lima kali dalam sehari ini.
Tapi keasikannya kini terganggu karena sekarang layar ponselnya—ya, Karma menonton lewat smartphone—menunjukkan nama seseorang yang bahkan akhir-akhir ini bertingkah tidak wajar.
Mau tidak mau, siapa tahu darurat—siapa tahu ada masalah di OSIS, atau di tugas kelompok mereka, atau barangkali Gakushuu merelakan diri bertanya pada Karma mengenai penyelesaian soal fisika—Karma menekan tombol hijau. Mengangkat teleponnya.
Hanya berharap konversasi telepon ini, konversasi yang baru terjadi untuk kali pertama dalam sejarah love-hate relationship ini, memiliki nilai guna tinggi di tiap pembahasannya.
"Ha—"
Tutt. Tutt. Tutt.
Yang nyatanya, konversasi tanpa kata itu berakhir belum genap 1 detik. Siapa yang tidak refleks ingin menghujani rumah si empu dengan sekarung petasan gangsing?
.
.
.
gantung
["Hi."]
"Ha hi ha hi. Ngapain nelpon?"
["Besok UTS."]
"Oh, makasih atas informasinya. Penting banget, gue lupa kalo besok UTS."
["Uhh, Karma."]
"Kenapa lagi. Lusa UAS?"
["Hahahahahahaha."]
"Udah minum paracetamol lo? Kayaknya akhir-akhir ini lo sakit. Jadi gak jelas gini."
["Oh, iya. Lagi sakit. Gak ada obatnya tapi."]
"Yah kasian. Terus ada angin apa lo nelpon? Cuma mau basa-basi gini?"
["Nggak juga."]
"Kangen gue? Asik ada yang kangen."
["…Pede abis."]
"Kok ada jedanya gitu."
["Jijik dulu gue dengernya, makanya diem sebentar."]
"Oke, oke. Udah, gitu aja? Gue mau lanjut nonton."
["Bokep?"]
"Iya. Bokep biota laut. Bosen ama yang manusia."
["Wew. Bisa bosen juga. Tapi lo nontonnya yang straight doang kan?"]
"Hmmm kenapa emang?"
["Coba aja nonton yang bukan straight."]
"Udah pernah. Heh ini lama-lama gue matiin ya."
["Karma. If Spongebob is the main character, why is Patrick the star?"]
"… Hah."
["Nevermind. Boleh minta opor?"]
"Malem-malem gini? Minta opor? Ngidam, bro?"
["Opportunity to be close to you."]
"Hah?"
["Karma gue—"]
Tutt. Tutt. Tutt.
Karma masih tidak mengerti apa yang terjadi pada Gakushuu, malam-malam begini, setelah sambungan terputus dari pihak seberang sana.
"…Aneh."
.
.
.
it has to be you
UTS hari pertama akan mulai 10 menit lagi, tetapi, Karma tidak melihat seonggok manusia berkepala oranye yang kerap ia ajak tengkar di hari-hari biasa.
Tepukan pada pundak Karma menggetarkan bahu si empunya, "Karma, Asano ke mana?"
"Gak tau juga," balasnya singkat pada teman sekelas yang menanyainya.
"Karma, Asano sakit?" tanya yang lain.
"… Bisa jadi? Kurang tau."
Ujian sudah dimulai tanpa kehadiran Asano Gakushuu, yang meninggalkan bangku serta absen kehadiran kosong tanpa jejak. Pengawas yang telah melihat rekap absen ujian pertama, mengecek kembali.
"Akabane, Asano kenapa tidak masuk?"
Karma yang semula malas-malasan menjawab lembar soal, mendongakkan kepalanya dengan slow motion.
"…Seriously? Out of all people, choose to ask me?"
.
.
.
strange appetizer
"Katanya Gakushuu sakit."
Makan malam kali ini memiliki salam pembuka: Gakushuu, anak tetangga, yang secara tiba-tiba dilontarkan oleh kepala keluarga Akabane.
"Oh," denting garpu bergesek nyaring, Karma tetap menusukkan garpu ke daging tanpa banyak respon.
Ayahnya berjengit heran, "Kok oh sih. Temenmu sakit lho, Kar. Gak kasian? Jenguk sana."
"Separah itu sakitnya sampai harus dijenguk?"
"Siapa tahu sakitnya gara-gara kamu. Tiap hari tawuran terus kan kalian?"
Karma mengunyah sambil menekankan suara, "Kok jadi Karma? Gak ngapa-ngapain kok kita. Adu mulut doang perasaan. Adu fisik cuma sekali."
"Adu fisiknya waktu kalian berdua keluar dari kamar barengan tempo hari?"
"BUKAN YAH. BUKAN. KOK TIBA-TIBA BAHAS ITU?"
Gelak tawa mengudara dari ruang makan Keluarga Akabane—minus Karma sendiri. Selayaknya orang tua yang menertawakan anaknya yang salah tingkah, tawa itu murni terlepas puas.
"Haha… Tapi kata Pak Asano, memang sakit gara-gara kamu. Tanggung jawab sana, samperin, kasih makan, mandiin sekalian."
"Emangnya Gakushuu kucing, Yah?"
"Ya kan emang kucing. Kayaknya Ayah pernah denger kamu random ajak ngobrol kucing, kamu manggil kucingnya 'Gaku'."
"YAH DENGER DARI MANA?"
Tiba-tiba Karma merasa baru menemui sisi ayahnya yang belum pernah ia kenal. Dan omong-omong…
…sudah berapa kali ia mendengar pertanyaan Asano Gakushuu kepadanya hari ini?
Agar semua orang tenang mendengar jawaban berupa kabar Gakushuu dari mulut Karma sendiri, maka, Karma memutuskan untuk menelepon Gakushuu. Daripada buang tenaga jalan ke rumah tetangga hanya sekadar menanyai kabar, ada cara yang lebih hemat energi tubuh berupa berkomunikasi via telepon.
Tuuuuut. Tuuuut. Karma menunggu telepon diangkat sembari menatap langit-langit kamar, bersantai.
Tuuuuut. Tuuuut. Kaki-kakinya mulai gelisah, dan bergerak secara random. Entah terangkat ke atas, sikap lilin, maupun gerakan mengayuh sepeda dengan tubuh terbalik.
Tuuuuut. Tuuuut.
Karma mengaktifkan mode loudspeaker sembari meletakkan ponsel di samping kepala. Menunggu itu melelahkan juga ya.
"Ya udah, kalau emang gak diangkat, beneran sakit paling—"
Sedetik kemudian Karma melirik layar ponselnya, yang menunjukkan teleponnya baru saja terhubung. Durasi telepon mulai berjalan dari 00:00.
"Heh kenapa hari ini gak—"
["Karma, I love you."]
Tutt. Tutt. Tutt. Tutt.
Karma masih terpaku melihat layar ponselnya yang berganti dari layar sambung telepon menjadi layar utama.
… Bisakah malam ini ia tidak menerima salam pembuka yang aneh?
Pretty please?
.
.
.
Thanks to SnowyFruitcake [ Hmmm siapa ya anggota group chatnya wkwkw sekarang kaget gak apdet jam segini? X"D ], etsukoyukiai [ AHAHAHAH NGEGASS X"D Ini nih udah mulai obvious mereka yuhuuu~ Selamat menikmati mwah :*], Yuyu arxlnn [ pertengkaran mereka jadi hiburan buat kita malah kan yaa wkwkwk Ini hitungannya rujuk apa nggak ya? /Hah gimana. Enjoy ya~ ], Seijuurou Eisha [ Hai kamu yang marathon baca ini, welcome and enjoy~ Wkwkw ], shianata55 [ kenapa nich ], nanas manis […sekarang kamu udah kelas berapa? Masih sanggup nunggu update selanjutnya tidak? Wkwkw :') Kayak nonton upin ipin ya. Kita naik kelas, mereka masih TK TK mulu. Wkwkwk. Makasih ya, enjoy~ ], AkaiCrimson [ Hmmmm nampaknya tidak seperti yang kamu harapkan? Anyway here's the update~ ], tsurupyon [ Makasih yaa, ini dilanjut :') ], Mistake-G21, Axx00, seized blue, Milo Gosok, syuh, oxodust, ddaenkou, megiitsuma, val pururin, e, Akari Rein, Akabane-Morina, melodic star, Leedae01,Blubupbrpp, Vira D Ace, kiyomii11, and yuri sweetyoja.
a/n: hi, kangen tangga ati tidak? Hehe. Mohon maaf baru sempat update. Ini masih lanjut kok, buat yang nanya hehe. Tapi diperkirakan tinggal beberapa chapter lagi…
Saking lamanya gak update sampai ada yang reach saya lewat Wattpad wkwkwk tau aja saya mangkal di Wattpad. Jadi reader maksudnya wkwkwk.
Anyway here's the update! Terima kasih banyak buat kalian yang meluangkan waktu untuk membaca update kali ini~
[ sign, ffn user garekinclong ]
