MONSTER

M

HUNHAN

additional casts: Super Junior members

slice OTP: ChanBaek

warning: Luhan, Kris, Baekhyun, Lay and Chen bukan anggota EXO di cerita ini

bagian enam

.

.

.

.

.

.

Setelah Donghae keluar, Irene langsung menghampiri Sehun yang berbaring, ia duduk di sofa dan mengangkat kepala Sehun untuk ia baringkan di atas pangkuannya. Sehun masih memejam dan memanggil nama Luhan, menanyakan kenapa Luhan pergi darinya secara tiba-tiba.

"Luhan.."

"Tenanglah Sehun, tenang.." ucap Irene lembut, jemarinya menari di kepala Sehun, mengelus rambut sang pasien teristimewa untuk menghilangkan tangisannya. Sehun yang masih di bawah pengaruh alkohol pun memeluk perut Irene dan menenggelamkan wajahnya di perut psikiater tersebut.

Alhasil Irene balas memeluknya dengan sedikit membungkuk untuk meraih kepala Sehun. Ia bisa merasakan panas wajah Sehun di dadanya dan air mata yang terus menerus keluar membasahi titik tersebut. Tak lupa kecupan singkat mendarat di kening dan puncak kepala Sehun, dengan sapuan tangannya yang terus mengelus kepala Sehun agar pria itu tenang.

Pria yang berjalan penuh keraguan tersebut terhenti, di basement parkir saat tangannya hampir mendarat di knop pintu mobil, ia berbalik. "Mungkin aku terlalu berlebihan," gumam Donghae yang kalut akan tindakannya pada Irene beberapa saat lalu.

Jauh di luar pengetahuan Irene, Donghae yang sudah melangkah jauh dari apartemen kembali naik lagi ke atas karena perasaan bersalah. Ia bahkan berlari saking tak sabarnya meminta maaf atas kecemburuannya pada Sehun.

Tapi ketika Donghae membuka pintu apartemennya, pemandangan yang tersaji adalah keduanya berpelukan. Dan itu benar-benar pemandangan paling menyakitkan yang ia terima selama Sehun dan Irene berhubungan sebagai pasien dan dokter.

Donghae tahu betul siapa Sehun, bagaimana sifat pria itu dan segala tentang perasaan dan apa yang ada di pikiran Sehun. Karena yang ada dalam otak dan hatinya hanyalah Luhan dan Luhan. Gadis atau lelaki lain tidak akan bisa menggantikan Luhan untuk merebut perhatian Sehun, apalagi kekasihnya. Ia sepenuhnya menyalahkan Irene atas semuanya.

Kini ia mengerti bahwa Irene memang menyayangi Sehun, mengistimewakan Sehun lebih dari pasien-pasiennya yang lain.

Donghae mengerti kenapa Irene sering menyuruhnya untuk mengajak Sehun hang out bersama. Berbagi cerita dan segalanya.

Untuk menyenangkan Sehun, membahagiakan Sehun dan semuanya hanya untuk Sehun.

Donghae pun melakukan hal tersebut tanpa pamrih karena ia suka menolong, apalagi yang meminta adalah kekasihnya sendiri.

"Ternyata kau sudah tidak mencintaiku Irene.." lirihnya yang bersembunyi di balik tembok mengawasi gerak gerik Irene dan Sehun.

Donghae menggigit bibir bawahnya kuat-kuat agar tidak melepaskan suara isak tangis yang ditahannya. Segera ia pergi dari situ, berjalan cepat menuju mobilnya, melajukannya kencang menuju tempat sahabatnya.

Ia ingat bahwa hari ini Kyuhyun, sahabatnya berulang tahun. Teman-temannya sudah berada disana, rencananya ia akan membawa Irene kesana.

Namun tuhan berkehendak lain.

Karena hati Irene telah berpaling.

Donghae sampai di pesta ulang tahun Kyuhyun dengan wajah kusut, mata memerah dan rambut mencuat lupa sisiran. Dengan setelan casualnya, ia berjalan masuk sebuah hotel dimana di rooftop nya kini sudah berkumpul semua teman-teman musisinya.

Sebenarnya ia berniat datang bersama Yesung untuk menggantikan Irene, tapi ketika tadi Donghae menjemputnya, pria itu sedang tidak enak badan. Alhasil dia berangkat sendirian.

Matahari senja menambah kesan pesta ulang tahun yang cukup meriah dan dihadiri oleh musisi dari berbagai kalangan tersebut. "Donghae, akhirnya datang juga!" Siwon memeluk dan menyambut kedatangan Donghae.

Yang dipeluk dan disambut hanya diam saja membalas pelukan Siwon lemah. Ia berjalan maju, melewati dan menyapa Heechul dan Leeteuk.

Matanya melirik Shindong yang sedang menari gila di atas panggung bersama dengan yang berulang tahun. Lalu kemudian matanya beralih menikmati suasana kembali.

Saat dia melirik Chanyeol dan Baekhyun yang berciuman tak jauh dari Shindong dan Kyuhyun, senyuman pedih terukir seketika.

Chanyeol dan Baekhyun adalah pengantin baru, yang pernikahannya tidak dipublikasikan. Hanya beberapa kerabat saja yang tahu dan terutama managemen.

Ditambah lagi status Baekhyun yang hanya seorang model yang tak seterkenal Chanyeol bersama tiga rekannya yang tergabung dalam band EXO, hanya akan memperkeruh suasana saja jika Baekhyun memaksa untuk tinggal bersama.

Memang kehidupan yang rumit, namun Baekhyun tetap sabar menerima apapun resikonya karena ia yakin hati Chanyeol hanya untuknya begitupun sebaliknya.

Walau terkesan sama-sama urakan dan acuh tak acuh, namun cinta mereka tidak mengenal kata dusta.

Baru tiga bulan lalu mereka menikah karena saat ini Baekhyun sedang mengandung anak Chanyeol di dalam perutnya yang sudah memasuki usia empat minggu.

Dan hal itulah yang sebenarnya Donghae inginkan sebelum tour nya bersama Super Junior dimulai, menjadi pengantin baru namun dengan cara yang wajar tidak seperti kelalaian Chanyeol yang lupa memasang kondom.

Ia sangat menginginkan hal tersebut tapi kesibukan Irene yang bahkan mengalahkan karirnya sebagai musisi selalu membuatnya dilemma tentang waktu yang tepat untuk melamarnya.

Lagi-lagi Donghae merasa muak, kini ia tau rasanya jadi Sehun ketika dicampakan oleh sang kekasih hati yang hampir kau lamar dalam waktu dekat.

"Mau minuman?" Siwon muncul lagi namun kali ini bersama Ryeowook dalam rangkulannya. Sudah tampak jelas kalau keduanya memerah karena alkohol. Tak tanggung-tanggung Donghae menyambar botol yang dibawa oleh Ryeowook dan menenggaknya.

Suara tawa dan musik yang luar biasa keras memenuhi otaknya sekarang. Ia pelan-pelan kehilangan urat malu karena setengah isi botol yang dihabiskannya tadi. Dengan brutal ia berjalan ke atas panggung tanpa menyingkirkan Kyuhyun dan Shindong yang masih menggila disana.

"Selamat malam semuanya!" seru Donghae yang seolah menjadi MC dadakan. "Stop the music please!" suruh Donghae pada DJ acara tersebut.

"Ada apa Donghae?" Kyuhyun yang menyadari Donghae ada di atas panggung kemudian merangkulnya, tak beda dengan Donghae, dia mabuk.

"Ngapain tuh?" komentar Jong Dae yang ada di sayap panggung bersama dengan Yixing sahabatnya dari negeri yang sama dengan Luhan menikmati hidangan mereka.

"Hari ini percintaanku berakhir," ungkap Donghae yang langsung membuat orang-orang tercengang, termasuk Siwon yang menyeletuk, "Sudah kubilang kan," sambil menatap Eunhyuk yang langsung memberinya 3 dolar.

"Dia selingkuh dengan pasiennya yang—"

Bruak!

Tiba-tiba saja Kim Jongin alias Kai menubruk Donghae dari sayap panggung yang berlawanan dengan tempat Jong Dae dan Yixing. Ia tidak mau Donghae menceritakan pada orang banyak. Walaupun tak ada awak media tapi tetap saja rahasia bahwa Sehun depresi harus ditutup rapat-rapat oleh mereka, EXO yang juga diundang ke pesta.

"Apa-apaan si Kai itu?" komentar Wu Yifan yang memang seorang musisi teman lama Kyuhyun, sosok tinggi dan termenawan di pesta yang dari tadi sudah menyimak. Kakak beda ibu Jong Dae itu pun hanya bisa mengernyit dengan tingkah Kai yang tiba-tiba.

"Si Kai itu gila ya?" protesnya karena perlakuan Kai yang tak terduga, ia berjalan mendekat ke arah adiknya Jong Dae yang hanya mengedikkan bahu tak tau ada apa sebenarnya.

"Ups, sorry, aku tidak sengaja tersandung tadi," hanya itulah yang diucapkan Jongin dari atas panggung dan segera membantu Donghae berdiri, memapahnya menjauh dari kerumunan dan membawanya mendekat ke Suho yang sudah menunggu di dekat pintu keluar.

Chanyeol yang melihat tindakan Kai barusan langsung sigap menarik pergelangan tangan Baekhyun untuk segera mengikutinya dan mengejar Kai dan Suho yang sudah berada di ambang pintu keluar.

"Mana musiknya?!" Kyuhyun, si bos pesta yang tidak peduli langsung protes dan menyuruh DJ untuk bermain lagi dan tanpa banyak detik terlibat musik berputar lagi.

Jong Dae yang dari tadi terlihat acuh dengan sikap anak-anak EXO sekarang mengernyit heran dan memandang kakaknya, Yifan yang tak jauh darinya dengan tatapan tanya. Sama dengan tatapan Jong Dae, Yifan membalasnya dengan gedikan bahu dan kembali menenggak minumannya bersama Yixing.

Di sisi lain, Donghae sudah diamankan oleh Suho, Kai dan Chanyeol yang ditemani oleh Baekhyun. Dia meracau dan menceritakan semuanya apa yang terjadi diantara Sehun dan Irene.

Baekhyun hanya bisa berkomentar, "astaga.." sambil menutup mulutnya yang sedikit terbuka dengan kedua tangan.

"Sehun, kau sudah sangat keterlaluan," geram Kai dengan kepalan tangannya yang mengeras.

x

o

x

o

, Josie