[Pt Two-SIN]
.
.
.
.
Taehyung mencebik kesal, matanya memandang sengit manusia dengan tinggi badan terbatas yang sedari tadi memandangnya mesum itu dengan galak. Tak lupa Taehyung juga menggeram alih-alih menggertak maknae kelebihin gizi yang tak berkedip barang sedetikpun setelah insiden buah melon yang tiba-tiba saja menggantung didadanya, tak tanggung-tanggung pula. Kini Taehyung harus legowo karena dia harus menopang dua melon sekaligus. Hell, memangnya badan Taetae ini keranjang buah hah?
.
"Kim Taehyung…" Jin yang masih tak habis pikir dengan keadaan Taehyung yang lebih dari sekedar aneh itu memanggil namanya.
.
"aku tidak tahu Hyung, sumpah aku tidak tahu apapun tentang asal muasal dua buah melon yang sekarang menggantung didadaku ini…" wajah Taehyung dia coba buat semenyedihkan mungkin, yah semenyedihkan apapun tampang yang dia buat hasilnya juga pasti fail.
.
"mungkin dia dikutuk." Tuan Jenius Min Yoongi dan segala ucapannya yang kadang tak pernah bisa di nalar. "apa Taehyung diguna-guna?" dan menyusul selanjutkan Hoseok. Omongan dua makhluk absurd itu terkadang serasa satu paket anehnya.
.
"sudahlah hyung, lihat sisi baiknya!" Jimin adalah satu dari dua orang yang sedari tadi memasang wajah sumringah setelah maknae Jeon mesum Jungkook.
.
"sisi baik kepalamu hah! Besok kita ada jadwal wawancara moci!" Namjoon yang telah kembali dari prosesi pengobatan jari tangannya yang melepuh ikut andil. Pemuda bilingual itu menatap Taehyung sekilas lantas mengalihkan pandangannya seketika. Kulit wajahnya yang eskotis itu kian meruam merah hingga dibalas cibiran oleh Seokjin.
.
"Namjoon hyung, wajahmu memerah." Jungkook tertawa kecil sembari menunjuk dua belah pipinya dengan telunjuk tangan.
.
"ARRGGHHH… KALIAN SEMUA TIDAK MEMBANTUKU!"
.
Taehyung kesal, dia berdiri dari meja makan lantas berjalan menghentak-hentak meninggalkan ruang makan diiringi tatapan takjub masing-masing member.
.
"astaga… buah melon itu―"
.
"memiliki pucuk yang menggemaskan."
.
PLAK― "PARK JIMIN! JEON JUNGKOOK! BERHENTI MELECEHKAN TAEHYUNG!" dua orang yang kena pukul sendok sayur itu medelik kesal pada Seokjin selaku tersangka utama penyerangan kepala mereka.
.
"aisshh, kau tidak asik Hyung. Setidaknya ketuk juga kepala kuda itu supaya mulutnya tidak tambah lebar."
.
Mendengar ucapan protes Jungkook Hoseok melayangkan umpatan melalui matanya, "sudahlah, cepat makan!" titah Seokjin selanjutnya disambut oleh dentingan sendok yang beradu dengan piring masing-masing.
.
.
.
.
.
Setelah mereka selesai makan, enam member tersisa kini mengadakan rapat dadakan guna membahas baaimana bisa buah melon kenyal itu bisa bersarang dia dada Taehyung, apa penyebabnya, kenapa bisa demikian indah, dan apakah buah itu akan permanen bersarang disana.
.
"tidakkah kau tidak curiga jika bocah itu berbohong?"
.
Jin menatap Namjoon, memang ucapan serta penyangkalan yang Taehyung lakukan agak berlebihan. Jin juga sudah curiga tapi bcah idiot itu agaknya sedang perlu dikasihani melihat bagaimana kondisinya sekarang. "dia sudah pasti berbohong, buah melon itu tidak mungkin menggantung dengan sendirinya disana." Yoongi menggeplak kepala Hoseok yang mampir dibahunya. "kau mau jadi kerbau tidur di siang bolong begini hah!"
.
"isshhh…tidak yang mulia Min Yoongi" Hoseok menegakkan badannya. "bagaimana jika hyung bertanya pada Taehyung lagi. Heart to Heart hyung!"
.
"katakan dengan bahasa manusia, Hoseok." Jin mulai jengah.
.
"heart to heart hyung! Berdua saja!"
.
Namjoon melongo parah, sejak kapan heart to heart berarti berdua saja. geez, kemampuan berbahasa para member bangtan ini memang diatas rata-rata.
.
"AKU AKAN MELAKUKANNYA!"
.
Jin memandang dua manusia berlabel Park Jimin serta Jeon Jungkook itu dengan wajah malas. Dua manusia yang selalu berseteru dan saling membuli itu tidak pernah kompak soal apapun kecuali membentuk otot dilengan serta perut mereka, ahh… tambahan lagi Taehyung. mereka memang benar-benar sesuatu.
.
"YAK BERHENTI MENGIKUTI UCAPANKU MAKNAE SETAN!"
.
"KAU YANG MENGIKUTIKU UCAPANKU! AKU MENGATAKANNYA NOL KOMA NOL NOL SATI SATU TUJUH SEMBILAN SEMBILAN SEMBILAN DETIK LEBIH AWAL DARIMU PARK!"
.
"YAK BOCAH SIALAN!"
.
"MANUSIA BONSAI!"
.
"YAAAKKK! BERHENTI BERTERIAK!"
.
Dua manusia itu kini diam sembari saling melempar pisau melalui isyarat mata, hhh… Seokjin memang benar-benar harus ekstra bersabar jika hidup bersama bocah-bocah ini. "aku akan menemui―eehhh Taehyung! kenapa mukamu memerah seperti itu!"
.
Jimin serta Jungkook lagi-lagi ada dua dari berbagai pasang mata yang menoleh, dua manusia itu kini harus berbangga hanya bisa menelan ludah kelu saat melihat bagaimana kondisi Taehyung keluar dengan muka memerah, badan berpeluh serta wajah yang so hawt! Arrggghhh… ini benar-benar gila!
.
"DADA INI MEMBUATKU GILA HYUNG!" teriak Taehyung kemudian diiringi wajah menahan tangis.
.
.
.
.
.
"jadi apa kau mau menceritakan hal yang sebenarnya?" Seokjin lagi-lagi adalah satu-satunya orang waras yang didaulat menjadi MC dengan bintang utama kita Taehyung dan buah melonnnya.
.
Saat Taehyung mengangkat wajahnya yang suram, enam pasang mata yang sedari tadi menatap tak fokus antara Taehyung atau melon itu hanya bersiap was-was siapa tahu buah melon Taehyung tiba-tiba melancarkan jurus andalannya memantul-mantul itu. siapa tahu, kkkkk
.
"aku kemaren pagi menolong nenek-nenek." Taehyung mulai bercerita, wajah Taehyung yang imut itu selalu berubah serius jika bercerita, keningnya berkerut-kerut seolah mengingat sesuatu yang amat penting sembari mengerucutnya bibirnya yang sudah dari lahir sexy itu sembari menautkan jemari tangannya. "aku menolongnya lalu dia memberiku sebuah permen. Seingatku hanya itu, selain hal itu yang kulakukan hanya bermain PS bersama Jimin, makan masakan Jin hyung dan tidur."
.
"kau memakan permennya?" Namjoon menyuarakan apa yang tertulis di benak masing-masing member dengan suara khasnya.
.
Mengangguk mantap Taehyung mengiyakan. "tentu saja! itukan hadiah."
.
"AKU TAHU SEKARANG!"
.
"duduklah Jim, semua orang juga tahu kalau kau itu pendek."
.
"haish… Yoongi hyung berhentilah bercanda, aku sedang tidak melucu."
.
"sudahlah kenapa kalian tidak bisa serius sedikit." Jin kembali memulai ocehannya. Dia menatap Jimin yang masih berdiri. "apa yang kau tahu Jimin? katakan."
.
"nenek itu pasti dewa yang merubah TaeTae menjadi ―uhuk―berisi, kita tinggal mencari nenek nenek itu lalu ubah TaeTae seperti semula! Selesai!"
.
Jungkook yang sedari tadi menatap Jimin dengan enggan itu mendengus. "lantas kita membuat selebaran begitu? Dicari nenek-nenek tua yang telah merubah Taehyung BTS hingga memiliki dua payudara bulat yang kenyal dan sedap dipandang. Begitukah?"
.
"JEON JUNGKOOK MULUTMU!"
.
"apa? ucapanku kan apa adanya Jin hyung!"
.
"haish, aku bisa gila jika terlalu lama berdebat dengan kalian."
.
"lalu bagaimana dengan ini?" Taehyung dengan tampang blank miliknya memegang dua buah bulat itu tanpa dosa, menyisakan enam orang member lain yang hanya bisa menelan ludahnya kelu sambari mencoba mengedipkan mata agar pikiran mereka masing-masing tetap normal dan tidak mengiya-iyakan Taehyung.
.
"Tae, tolong kondisikan tanganmu itu." Yoongi adalah yang pertama berkomentar.
.
"ada apa dengan tanganku?"
.
"bukan tanganmu, tapi yang ada ditangkupan tanganmu itu yang membuat apa-apa Tae. Hhh, astaga…"
.
"Namjoon hyung sih tidak tahu bagaimana rasanya, kau tidak tahu punggungku sakit hyung menopang benda sebesar ini, apalagi bajuku sekarang jadi sempit semua… aish, ini menyebalkan! Aku ingin normal! Huhuhuuuh…"
.
"TUNGGU!"
.
Semua orang menoleh sadis pada maknae sialan yang tiba-tiba saja berteriak tunggu itu, memangnya mereka mau kemana?
.
"kau baik-baik saja, Kook?"
.
"sssshhh, Kuda hyung diam saja ini sangat krusial." Lagi-lagi Hoseok menjadi manusia yang teraniaya, Jin yang juga penasaran pun angkat bicara. "apa maksudmu?"
.
Jungkook mulai berdiri, dengan wajahnya yang serius maknae kelebihan gizi itu mulai menatap Taehyung lamat-lamat lalu berkata. "apa hyung deul tidak berpikir jika mungkin saja tubuh V hyung yang lain juga berubah?
.
Masing-masing orang saling bertatapan, mencoba menelaah ucapan sang maknae itu dalam sunyi lalu saling mengkerutkan kening. Apa mungkin?
.
"APA MAKSUDMU BURUNG TAE JUGA BERUBAH?!"
.
Taehyung melotot pada sobat karibnya yang kekurangan kalsium hingga tak tumbuh tinggi secara wajar―Jimin- "WOAHHH DAEBAK! HYUNG AYO KITA BUKTIKAN!" dan kini ganti Taehyung melongo mendengar ucapan maknae setan aka Jeon Jungkook.
.
"YAAKKK APA YANG YOONGI HYUNG LAKUKAN?" Yoongi yang diteriaki hanya mengernyit dengan dua tangan masih mengunci tangan Taehyung dibelakang.
.
"Tae, kau harus tenang oke. Ambil nafas dalam-dalam. Aku tahu ini memang berat bagimu tapi kami harus membuktikannya sebelum semua terlambat." Hoseok dan prakatanya yang ambigu.
.
"YAAKK, AKU MASIH PUNYA BURUNG!"
.
Jungkook dan Jimin saling tatap menimbang-nimbang apakah ucapan Taehyumg itu dapat dipercaya atau tidak, keduanya saling melempar isyarat mata sebelum menggeleng pelan tanpa kentara. "aku rasa kami tetap harus membuktikannya, V hyung… kau kan pembual nomer satu."
.
"YYAAAKKKK HENTIKAN! AKU AKAN MEMUTUS KABEL PS MU JIM! YAAAK MAKNAE SETAN! LIHAT SAJA KOMPUTERMU ITU BESOK HANYA TINGGAL NAMA! YAAAKKKK!"
.
.
.
.
[a/n : FF gila ini akhirnya brojol juga, kekeke…. Oke saya tak bosan-bosan mengingatkan jangan baca FF ini karena bisa merusak mental. Harap jauhkan pada bocah dibawah umur. Efek samping akan ditanggung masing-masing pembaca karena saya tidak mau tanggung jawab. Terimakasih telah membaca, saya gatau ini masuk Yaoi atau GS karena Taehyung kan gak berubah jadi cewek ya, dia cuma punya buah melon yang aduhai. Hihihi. Oke, kalau inget silahkan Vote serta komen. Salam Go green! TianLian]
