Terkadang aku harus mendengarkan apa kata orang tua. Jangan terlalu membenci orang, karena benci dan cinta itu tipis perbedaannya. Dan itu sudah terbukti, aku yang awalnya benci dengan anggota monster, sekarang malah sebaliknya

Bukan cinta juga

Hanya saja tidak benci

Ehe

Ngomong ngomong aku masih penasaran dengan anggota wings itu. ada masalah apa mereka dengan geng monster.

Tadi aku melihat mereka di kantin, dan tatapan mereka hampir saja membunuhku

Padahal kan aku tidak ada salah apa apa

CKLEK

Oh ternyata suho

"semua kemana hun?" tanya suho. Dia mengambil tempat duduk di sebelahku

"ah, mereka ke kantin semua. Aku di suruh kemarkas saja karena anggota wings menatapku terus. Aku jadi tidak nyaman"

Dapat kudengar suho berguman 'sial'. Sambil mengepalkan tangannya "tapi mereka tidak mengganggumu kan hun?"

Aku membalas dengan gelengan "ngomong ngomong, sebenarnya kalian ada masalah apa dengan anggota wings?"

"bukan kami sebenarnya. Baekhyun dengan saudara sepupunya si taehyung, anggota member wings" Aku mengangguk. Pantas saja waktu itu ada wajahnya yang mirip dengan baekhyun.

"hanya salah paham. Taehyung menyukai salah satu wanita dari sekolahan Taeguk Highschool. Itu sekolah di seberang sekolah kita. Mantanku"

Hah?

Suho punya mantan?

Iya sih, dia kaya

Mana ada perempuan yang mau menolaknya

"berarti taehyung dan sayap sayapnya itu adik kelas kita? hm lalu?" aku mengambil snack yang di bawa suho dan memakannya

Suho mengangguk "saat itu aku masih berpacaran dengan dia. Jadi baekhyun sangat ingin tau siapa pacarku dan mencari tau sampai ke sekolah mereka. Tidak di duga, taehyung salah sangka. Taehyung kira baekhyun juga menyukai gadis itu, jadi mereka bertengkar. Dan aku tidak mau baekhyun dan taehyung bertengkar, jadi aku memutuskan gadis itu. lagi pula kami tidak saling mencintai, kami di jodohkan" jelas suho panjang lebar

Wah…

Komplikasi sekali

Aku saja pusing dimana inti masalahnya

Jadi ini antara taehyung-baekhyun-suho dan gadis itu? mmm..oke…

"ngomong ngomong siapa nama gadis yang kurang beruntung itu?"

"maksudmu apa dengan kurang beruntung?" tanya suho tidak suka. Wajahnya di tekuk dan bibirnya cemberut

Hahaha

Tidak lucu

"ya kasihan dia harus di perebutkan orang-orang seperti kalian" jawabku santai. Aku mengambil snack kedua dari atas meja

"namanya bae joohyun"

WHAT?!

Eh serius?

Eh..eh…

Apa jangan jangan yang di maksud mereka irene? ah tidak mungkin. Irene mana mau berhubungan dengan orang gila seperti mereka

Aku menggeleng kuat sampai mengundang tatapan aneh dari suho

.

.

.

.

.

.

Sialan si chanyeol. Buku dia tertinggal di tas luhan dan memintaku untuk mengantarkan ke kelasnya. Kan ada luhan-_- kenapa harus aku

Aku menatap ke satu persatu kelas. Dimana kelasnya-_- "hey"

Oke…

Sepertinya aku pernah mendengar suara seperti ini

Kalau tidak salah, ini suara anggota wings

Aku mengangkat kepalaku ke atas dan melihat mereka sudah tersenyum licik ke arahku

Lalalalala~

Aku benarkan..

.

Aku perlahan membuka mataku dan membiasakan cahaya yang ada di ruangan ini. yang pertama kulihat adalah anggota wings, oiya mereka menculikku. Pantas saja ada mereka

"ya oh sehun! kali ini anggota anggota mu akan habis di tanganku HAHAHAHAHA"

Apa yang lucu?

Ngomong ngomong nafasnya bau

"ya! Ternyata kau adik kelasku hm? Tidak sopan" kataku sambil memukul kepalanya.

Dia bereaksi terkejut. Yang lainnya juga terkejut. Ada juga yang tertawa. Kalau tidak salah, orang yang mirip dengan baekhyun itu bergumam 'imut'

Orang yang kupukul tadi hanya menghela nafas maklum. Suruh siapa tidak sopan pada kakak kelas "ya oh sehun-"

"sehun sunbaenim" potongku

"terserah saja. Sekarang ngomong 'tolong aku' cepat"

Hah?

Baiklah

"tolong aku" kataku datar

"argh! Seokjin! Ini kau saja yang ngomong pada anggota monster kalau anggota mereka di culik. Aku sudah tidak tahan dengan mahkluk satu ini"

PTAK

"kau bilang apa? Tidak sopan" desisku sinis. Aku menyilangkan tanganku saat dia menatapku dengan marah. Apa apaan, dia yang tidak sopan pada kakak kelasnya sendiri

Mereka memutuskan untuk ke kantin. Satu persatu mereka keluar dari ruangan ini. ada dua orang yang berjaga di luar pintu

Krik krik krik

Kapan anggota monster datang?-_-

Aku bosan

Mataku melihat ke seluruh ruangan. Ada beberapa kain. Apa aku harus kabur menggunakan kain lagi? Sepertinya iya

Aku ambil beberapa kain dan mengikatnya seperti waktu itu dan melemparkannya keluar jendela.

Hap

Hap

Hap

Akhirnya berhasil. Aku menepuk kedua tanganku untuk membuang debu bekas di kain tadi. Sepertinya kakiku terluka. Belum sampai tiga langkah aku pergi

"anjing manis mau kemana?"

Cial

Aku hanya menyengir

"OH SEHUN!" detik itu juga aku terjatuh dan darah di kakiku teriprat ke lantai. Anggota monster sudah menghajar anggota wings satu persatu

Apalagi baekhyun, dia bernafsu sekali menghajar taehyung

"kau tidak apa apa?" tanya suho. Suho memilih menyelamatkanku

"kau lihat kakiku. Hiks. Lama sekali kalian datangnya. Kalian nongkrong di kantin dulu hah?"omelku panjang lebar

Suho hanya membalas nya dengan tawaan. Dia membantuku berdiri

Yang ku lihat sekarang sudah seperti perang dunia ketiga. Wajah member wings dan monster penuh darah sana sini. Aku melangkahkan kakiku menuju baekhyun

Tapi tanganku di tahan suho "mau kemana?"

"aku harus melerai mereka. Mau jadi apa wajah mereka jika ini tetap berlanjut" tapi yang namanya suho. Tetap keras kepala. Dia menahanku.

Aku tepis keras tangan suho dan mendatangi mereka "BAEKHYUN TAEHYUNG! BERHENTI" semua berhenti bertengkar dan menatapku

Ehe

Aku tadi ngapain yah

Kok suasana jadi seram gini

Ehe

Jadi menyesal

"taehyung! Jujur saja sebenarnya kau rindu dengan baekhyun kan? Baekhyun tidak menyukai bae joohyun! Dia hanya ingin tau karena bae joohyun saat itu pacarnya suho-" seketika taehyung menatap suho

"udah jadi mantan sih" lanjutku "tapi tetap saja hal seperti ini tidak pantas di jadikan masalah antara kalian. Kalian dekat satu sama lain tapi kalian bertengkar karena seorang gadis yang bahkan tidak peduli dengan keadaan kalian"

Selesai

Aku pergi dari situ sambil menyeret kakiku yang luka

Haish, menyusahkan saja

"sehun, kau mau kemana?" luhan menahan tanganku tapi dengan cepat ku tepis

"mau pergi. Aku lelah"

.

.

.

.

.

Aku mengedarkan pandanganku keliling. Aku sekarang sedang mengendap endap untuk pulang agar tidak di cegah oleh anak anak itu

Iya geng monster

Di uks tadi saja aku tidak boleh keluar dari ruangan itu. belum lagi lay dan baekhyun kumat kejiwaannya. Iya mereka mencoba menggrepe grepe ku

Padahal kan mereka bisa menggrepe masing masing. Lay grepe baekhyun, baekhyun grepe lay. Kenapa harus aku jadi korbannya

Kesal

Aku bisa melihat pintu gerbang di luar sana. Dengan cepat aku berlari keluar gerbang dan menjauh dari sekolah

AKHIRNYA BEBAS JUGAAAAA!

"sehun?"

Eh? Irene?

"wah ternyata kau, menunggu bus?"

dia mengangguk "oh iya, ini topimu. Aku kembalikan" aku mengambil topi dari dia. Bisa kulihat dia tersenyum malu sambil menatap ke bawah

dia kenapa, heh?

"terima kasih ya sudah meminjamkan topinya ke aku. Aku sudah cuci kok" katanya tetap malu malu

Ngapain harus di cuci

Kan aroma rambutku di topi ini jadi hilang T.T

Tapi yasudahlah

"SEHUN AWAS!"

Aku menoleh kebelakang dan mendapati anggota geng monster sudah menatap ke arahku dengan sinis.

Eh bukan ke aku

…tapi ke irene

"sehun, aku lupa kalau kau anggota geng monster" gumam irene

"lalu kenapa? Aku berteman dengan semuanya kok" balasku sambil tersenyum. Lagi lagi irene tersenyum malu dan pipinya memerah

"SEHUN! JAUH JAUH DARI DIA! DIA BISA MEMBUNUHMU!"

Hah?

Siapa?

Irene?

"sudah yuk, mereka memang begitu. Kurang waras" kataku sambil membalikan badan irene agar memunggungi mereka

"SEHUN HATI HATI! DIA MANTANKU!"

Apa sih-_-

Berisik

"sehun, aku musuh gengmu" kata irene pelan

Kemudian tanganku sudah di tarik oleh chen dan di oper ke belakang. Mereka membentuk formasi seperti pagar dan aku di balik pagarnya

Heh

Mentang mentang aku tidak bisa bertengkar tapi tidak gini juga

Harga diriku mau di kemanakan-_-

Teman teman irene sudah datang dan juga membentuk formasi. Mereka mau ngapain sebenarnya?-_-

"SERANG"

Dan berikutnya aku melihat pertengkaran lagi

Yang bikin aku kaget adalah, kemampuan bela diri irene tidak main main. Bahkan wings saja babak belur di hajar geng monster tapi irene dapat menangkis pukulan dari member monster dan tetap cantik

Dia memang cantik sih

Oke

Lagian gini gini mana sih pihak sekolahnya

Pak, ini ada tawuran loh

Laki laki lawan perempuan

Lagi lagi harus aku. Aku melangkahkan kakiku ke suho dan irene yang sangat bernafsu bertengkar. Padahal mantannya loh

Hahaha

Abis putus terus pukul pukulan

Luar biasa

"SUHO IRENE BERHENTI" teriakku dengan suara melengking

Irene cs berhenti

Geng monster berhenti

Kakek kakek tukang sapu berhenti

Bapak tukang susu keliling berhenti

Burung burung berhenti

"suho, besok kau akan aku bawakan bekal. Dan irene, minggu depan kita akan jalan jalan" selesai

Suho tampak berpikir sejenak dan mengangguk, irene juga

.

.

.

.

.

Tumben ibu minta dimasakin makanan western. Gara gara itu aku harus ke super market jauh dari rumah.

di dekat rumah ku hanya ada beberapa minimarket yang kurang lengkap. Walaupun aku sudah tinggal di seoul bersama ibuku, tapi kami tidak hidup di kawasan elit

fyi, ibuku datang jauh jauh untuk ikut merasakan hidup di kota. Saat dia tau anaknya hanya bekerja sebagai pelayan dan sebagainya, dia tidak marah

lagi pula kata ibu, hidup itu keras

ingat, hidup itu keras men.

sekarang aku berada di halte. Menurut perkiraan ku biasanya jam segini jarang ada bus lagi. Tapi uangku tidak cukup untuk naik taksi

padahal malam malam gini bisa saja orang jahat datang

aku mengedarkan pandanganku- eh?

Apa itu taehyung?

GAWAT!

Sontak aku memalingkan wajah ke samping. semoga saja ia tidak melihatku. Bisa bisa aku di culik lagi. Mulutku terus saja komat kamit. Berdoa semoga saja ia tidak melihatku

"oh sehun"

Sudah kuduga do'a ku tidak mudah di kabulkan

"ah, iya" aku menyengir dengan canggung

"oh ternyata kau" kata dia lagi.

"iya.."

Dia duduk sedikit jauh dari tempatku. Seketika suasana jadi awkward. Kakiku menghentak hentak kecil karena gugup.

BUS! CEPATLAH KAU DATANG

KUSUDAH TAK KUAT…

"aku minta maaf" eh?

Aku menatapnya. "aku minta maaf sudah menculikmu dua kali haha"

YA KAU MEMANG HARUS MINTA MAAF

KAU PIKIR ITU MUDAH DI MAAFKAN HAH?!

CIH! KAKIKU TERKILIR, DADAKU MEMBIRU, DAN KAU MINTA MAAF SEMUDAH ITU?!

TIDAK AKAN AKU MAAFKAN-"iya gapapa kok, haha santai aja. Lagi pula hanya di culik gitu aja"

Dia mengangguk lega "kau ngapain disini?"

Mau numpang kentut doang "menunggu bus datang"

Dia ngangguk lagi. Sejenak dia menjilat bibirnya. Kelihatan sekali dia gugup. Sepertinya ada yang ingin dia katakan tapi dia tidak sanggup atau gimana

Jadi aku juga memilih diam saja

"mau aku antar?"

Heh?

Eh ini diantar ke rumah atau di antar ketempat penculikan lagi nih

Curiga aku

"haha wajahmu biasa saja oh sehun. aku antar sampai rumah kok" kata dia meyakinkan. Tidak salahnya mencoba. Lagipula sepertinya tidak ada bus lagi yang lewat

Aku menggangguk. Sontak dia menarik tanganku menuju motornya. Dia memberiku satu helmnya. Lagipula untuk apa dia membawa dua helm

"pegang pinggangku kalau tidak ingin jatuh"

Apa apaan

Aku tidak takut

3 menit kemudian…..

"AAAAAAAA-"

"SUDAH KUBILANG PEGANG PINGGANGKU!" sontak aku langsung memeluk pinggang taehyung. Aku melirik wajahnya lewat kaca spion. Bisa di lihat dia tersenyum lebar.

Dia senang aku ketakutan atau gimana?-_-

Kecepatan motor taehyung benar benar tidak bercanda

Dia benar benar ngebut

Padahal yang kulihat biasanya saat pulang sekolah, dia tidak pernah sengebut ini

Aku juga sering lihat dia membonceng salah satu anggota wings bernama jungkook tapi tidak sampai peluk pinggang seperti ini

Tapi kenapa ke aku seperti ini?-_-

"kita sampai."

Aku turun dari motornya dan langsung memukul lengannya dengan brutal

"kau mau membunuhku hah?!" omelku dengan satu jitakan terakhir biar dia kapok. Tapi dia malah kewata puas. Dia sepertinya benar benar senang melihatku menderita-_-

Seketika wajahnya berubah menjadi sedikit serius. Aku gelagapan dan mengalihkan pandanganku

"oh sehun"

PLETAK

"sehun sunbaenim" sautku

"iya iya sehun sunbaenim-_- kau tidak merasa aneh pada anggota monster lainnya?"

Hm? Aku memiringkan kepalaku bingung. Taehyung memejamkan matanya dan menggigit bibirnya

"oh sehun, kau ingin ku gigit?"

Heh, dia vampire?

Kau gigit aku, aku tendang kau sampai ke china sana

"maksudmu apa dengan kata aneh?"

"kau tidak sadar kalau kau di perlakukan sedikit istimewa oleh anggota monster?"

Aku mengingat ingat lagi. Sepertinya iya. Memang iya sih. Entah kenapa semua member terlalu berlebihan ke aku. Saat mereka mencium kening atau pipiku. Aku tidak pernah melihat mereka mencium sesama member satu sama lain

Hanya ke aku

Tanpa sadar aku mengangguk

Taehyun tertawa kecil "kasihan sekali mereka, orang yang mereka suka tidak peka"

"orang yang mereka suka? Mereka menyukai gadis yang sama?"

Taehyung tertawa lagi-_-

Aku kan tanya dengan serius

Air matanya sampai keluar karena tertawaanya "iya, mereka menyukai orang yang sama, tapi sepertinya orang itu tidak akan peka" dan dia tertawa lagi

Apa nya yang lucu ?-_-

Aku pikirkan berkali kali tetap saja aku tidak menemukan hal yang lucu dari percakapan ini

Ngomong ngomong gadis itu sangat beruntung bisa di sukai sebelas orang anggota monster ya. Ya walaupun badung gitu, wajah mereka tampan

Belum lagi mereka juga kaya kaya

"oh sehun, bagaimana kalau aku juga menyukai orang yang mereka sukai?"

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

Wadawww

Geng monster tambah saingan lagi wkwk

Ntah kenapa gue lagi pengen bikin ff dimana semua suka sehun

Kan udah gue bilang ALLxSehun

Di gangbang ntar/gg