Enjoy!
.
Binomi present!
.
.
.
.
Rencananya kami akan pulang dua hari lagi. Tapi mendadak chanyeol dapat telepon kalau ibunya sakit. Disitu chanyeol sangat panik. Ya iyalah. Jadi kami pulang saat itu juga dengan pesawat luar biasa pribadi suho. Dan hari ini, masih dalam rangka hari libur, aku masih tiduran di kasur dengan boxer yang sudah naik sampai ke pangkal paha
"SEHUUUNN"
Astaga
Panggilan maut itu
"IYAAA BUU"
Dengan langkah yang malas, aku langsung datangi ibuku yang masih pakai apron sambil memasak. Dia mengelap tangannya di apron itu dan mengambil rantang makanan ke arahku
"ini antarkan dulu ke alamat ini"
Iya, ibuku buka jasa catering. Uangnya lumayan banyak. Karena ibu akan memasak untuk 11 keluarga setiap harinya
"tapi bu, hari ini aku mau nger-"
"tidak ada. Kau harus bantu ibu seharian"
"tapi bu-"
"tidak"
Oke.
Aku masih diam ngeliatin ibuku. Ibuku adalah tipe orang yang KALAU KATANYA ITU, YA BERARTI HARUS ITU
Itu motto ibuku
Bukan sih
Itu motto yang kuberi untuk ibu
Yasudah, akhirnya aku mengambil rantang tadi dari tangan ibuku dan memegang kertas alamat yang harus kutuju
Berbekal sepeda pemberian paman, aku akhirnya sampai ke alamat di kertas ini. aku menyandarkan sepedaku ke pagar rumah ini dan langsung masuk ke halamannya
TOK TOK TOK
"PERMISIII"
TOK TOK TOK
"MISIIIIIIIII"
Pintu terbuka
Dan munculan taehyung entah dari mana "sehun?"
Hah..
Jadi salah satu pelanggan ibuku adalah keluarga taehyung. Baiklah "ini rantang makanan hari ini" aku menyodorkan rantang tadi ke arah taehyung. Dia kaget
"kau pemilik catering ini?"
Lebih tepatnya ibuku. Aku mengangguk "wah.. masuk dulu hun"
Taehyung masuk duluan diikuti oleh aku. Rumahnya luas sekali padahal. Kenapa tidak sewa pembantu saja untuk memasak
"mau minum apa hun?"
"jus apel"
"hun"
Aku salah?-_- kan dia yang menawari duluan. Aku melihat dia pergi ke dapur. Menyusun rantang tadi dan menyiapkan minum untukku
Paling juga di beri air putih biasa
Pakai es
Tidak apa apa. Asal tidak air keras saja yang di kasih.
Dia datang sambil membawa dua minuman. Satu bewarna kuning, satunya lagi putih gading. "ini jus apelnya"
EH SERIUS?!
Aku masih tidak percaya jadi aku langsung meminumnya.. IYA BENERAN JUS APEL
Wah…
Aku meletakkan kembali jus tadi dan menatap taehyung "kau sendirian di rumah?"
Dia mengganguk dan menyunggingkan senyumannya "seperti yang kau lihat"
Aku balas mengangguk
Kemudian semua diam
LALALALALA
WAH ITU FOTO KELUARGA TAEHYUNG
WAH GUCINYA BAGUS
WAH-
"bagaimana liburanmu dengan member monster, kau masih baik baik saja?"
Hah? Kok dia tau kita liburan. Ketika dia bertanya seperti itu, entah kenapa aku mengingat kejadian saat baekhyun mencium bibirku. Saat itu, member yang lain melihatnya. Dan semua memojokkan baekhyun. Aku masih tidak mengerti
Jadi aku melindungi baekhyun daripada mereka bertengkar lebih jauh
Anehnya semua menatapku dengan pandangan kecewa. Kecuali baekhyun, dia tersenyum menang
"hun"
"eh iya. Te-tentu aku baik baik saja" ucapku terbata bata sambil menggaruk tengkukku.
Taehyung tersenyum lembut "syukurlah"
Aku mengangguk lagi, ini kenapa suasananya secanggung ini yah
"yasudah, tae, kalau begitu aku pulang dulu yah" taehyung mengangguk lalu berdiri. Aku menatap jus apelnya sejenak
"mau di bungkusin?" tanya taehyung
Aku hanya mengangguk polos
Taehyung menggeleng gelengkan kepalanya lalu ke belakang membawa jus tadi dan buru buru ngebungkusin. Sumpah, ini rumah udah seperti restoran saja pakai ngebungkusin
"ini hun" aku terima jus tadi dengan perasaan bahagia. Aku mengangguk buat pamit dan segera pulang.
"HUN TUNGGU"
"kenapa lagi tae?" tanyaku bingung karena liat dia yang juga kebingungan. "a-aku mau nyatain cinta ke orang yang aku suka malam ini"
Wah bagus dong
"semangat! Aku dukung kok!"
Dan taehyung hanya tersenyum miris
.
.
Dari tadi aku membongkar isi lemariku dan sampai sekarang tidak ada baju yang cocok sama sekali. Sial. Padahal member monster sudah berjanji akan menjemputku 15 menit lagi
Yasudah
Aku mengambil ponselku yang di meja dan menekan nomor seseorang
"hallo jongin"
"SEHUN!"
Aku bisa mendengar member monster lainnya terkejut karena aku menelpon jongin. "kau sudah dimana?"
"AKU SEDANG DI JALAN HUN! AKU SPEAKER BOLEH YA"
"ngapain pakai teriak-_- yasudah di loudspeaker saja"
"SEEHUUUNNN"
"SEHUN APA ITU KAU"
"SEHUNIEEE"
Astaga
Kenapa para kadal mesir itu tidak bisa diam sedetikpun-_-
"ADA APA MENELPONKU HUN"
"TIDAK USAH TERIAK KAI! A-anu..aku tidak punya baju bagus untuk ke pesta malam ini. lebih baik aku tidak ikut saja"
"kau ti-" ucapan kai terpotong karena teriakan member monster lainnya yang di luar nalar , seperti
Xiumin : TIDAK APA APA SEHUN, ITS OK DEAR /dear dear, luhan tuh dear. Eh deer
Suho : AKU AKAN BELIKAN BAJU BERLAPIS EMAS /oh..boleh(?)
Kris : AKU AKAN BELIKAN BAJU BAJA /dikira perang?-_-
Baekhyun : kau lebih cantik jika tidak pakai apa apa /-_-
KNOCK KNOCK
"sehun?"
"ibu"
"ini kalau kau mau. Ini adalah jas pernikahan ayahmu saat menikahi ibu" katanya menyodor jas di dalam plastik dan warnanya masih sangat bagus
"guys, aku sudah ada baju. Dan baekhyun, hentikan imajinasi liarmu itu"
TIT
Kututup telepon kasar. Iya . karena mereka ngaco semua. tidak jelas lagi maksudnya apa. "mereka siapa hun?"
"gengku bu"
"ah.. yang tampan tampan itu" tanya ibuku antusias. Dia mendekati wajahnya ke wajahku –APASI BU
"diantara mereka siapa pacarmu" kata ibu setengah berbisik. Hih apa. "sudah bu, aku ganti baju dulu. itu member monster mau kesini"
PLAK
"KENAPA TIDAK BILANG DARI TADI"
Ibu buru buru keluar dari kamar lalu membanting pintunya. Ibu kenapa coba.
.
Aku menatap pantulanku di cermin dan membolak balikkan badanku. Wah. Ini pasti mahal. Warnanya masih sangat bagus. Di dukung oleh wajahku yang sempurna, benar benar luar biasa loh ini.
CKLEK
Kepala ibu menyembul di balik pintu "hun, member monster sudah di ruang tamu" oke
Aku merapihkan lagi pakaianku lalu berjalan keluar. Wah.. kenapa malah gugup seperti ini. tanganku mengelus dadaku agar ini jantung bisa lebih tenang.
Saataku sampai ke ruang tamu, semua member melotot melihatku. Haha. Iya iya aku tampan. "yasudah ayo" aku melewati mereka dan berjalan ke pintu keluar
Disana sudah ada 3 mobil. Aku..naik yang mana
"naik ke mobil putih itu aja hun" saran luhan
"tidak, mobil di belakang saja hun"
"mobil yang hitam saja hun"
"SUDAH AKU JALAN SAJA"
"EH JANGAN!" ucap mereka serentak
.
Kita semua sudah sampai di acara ulang tahun salah satu anggota basket sekolah. padahal aku tidak kenal. Aku ikutan saja ahahaha
Aku berjalan mengitari meja jamuan. Aku mengambil piring di ujung meja lalu mengambil beberapa kue. Iya. Sekitar 10 kue sudah aku ambil
Member lain kemana ya
Terserah
Yang penting aku makan dulu
"HUN"
UHUK UHUK
Sial-_-
"ini ini minum dulu" aku langsung mengambil gelas minuman dari tangan taehyung lalu meminumnya
"kau disini juga tae?" tanyaku masih mengunyah kue tadi
"hah iya, kan aku mau menyatakan cinta"
"WAHHH. Yang mana orangnya?" aku celingak celinguk menatap orang sekitar. Yang mana ya. WAH YANG ITU? ITU..ITU..wah..ada rainbow cake
"kenapa hun?"
"ada rainbowcake…" gumamku
"kau mau? ahahaha. Nanti aku kasih yang baaaanyak" kata taehyung lalu memperagakan kata 'banyak' dengan tangan yang ia rentangkan. Lalu dia tersenyum manis. Iya manis sekali ehehe
Sejenak kami terdiam. Aku sibuk memakan kue, sedangkan dia terus menatapku "heh matamu kenapa?-_-"
"bukan a-apa apa" katanya tergagap
"yasudah ya tae, aku ke tempat member monster dulu" dia mengangguk mengerti. Jadi aku pergi meninggalkannya lalu mencari dimana member monster
Itu TAO
PLAK
"YAK- sehun?"
"eheheh yang lain kemana?"tanyaku. tao hanya mengakat bahunya tidak peduli. Tao mendekat ke arahku lalu memeluk pinggangku posesif
Ngapain heh-_-
"jangan salah paham. Aku hanya tidak mau kau di ganggu orang lain"
Halah modus
PLAK
"YAK" teriak tao tiba tiba karena tangannya dipukul. Oh ternyata baekhyun
"kenapa tangan kotormu menyentuh sehunie ku" tanya baekhyun mengangkat wajahnya dan menatap tao sinis
"sudah ah sudah. Disini tidak ada air putih? Sirup semua? seret nih ah" omelku sambil mengelus leherku pelan. Kedua orang itu hanya menggelengkan kepalanya lalu menatap leherku
Astaga
Mereka kenapa lagi
"sehun, lehermu terlalu bersih, sini aku beri tato" gumam baekhyun
"aku juga ikutan" kata tao
Tuh kan. Gini nih, kalau masa bayinya bukan di beri asi, malah di sodorin keringat dajal. Jadi besarnya tumbuh menjadi generasi tidak beres gini
Dari jauh, member monster lainnya mendatangi kami. Akhirnya semua berkumpul. Jadi kami banyak berbincang bincang. Walaupun sebagian besar isinya hanya menggombaliku
"ehm ehm test test satu dua sepuluh" semua orang menatap panggung, dan disitu sudah ada taehyung dengan mic di tangannya
"aku akan menyanyikan sebuah lagu special untuk orang yang kusuka" perasaanku saja atau taehyung memang menatapku
"cih, itu biji ketumbar kenapa menatap sehunieku" gumam baekhyun
Wah jadi taehyung memang manatapku. Wah..suasana aneh apa ini
Aku menatap wajah member lainnya. Semua menatap taehyung seakan akan siap membunuhnya. Wah gawat. Lagian taehyung kenapa coba
Taehyun sudah selesai bernyayi dan semua bertepuk tangan terutama tepuk tangan penonton bagian sana. Iya member wings
"WOAAAHHH TAEHYUNG KEREN" kalau itu suara rapmon
"SUARAMU BAGUS SEKALI TAE" itu suga
"TAE OPPAAAA" nah. Kalau dia memang uke somplaknya wings. Si jungkook.
Iya. Semua bertepuk tangan, termasuk aku. Kecuali member monster, mereka masih menatap tajam taehyung.
"daaannn malam ini aku akan menyatakan cintaku pada seseorang yang sudah aku suka dari dulu. dia adalah orang pertama yang aku suka. Dia ceroboh. Tapi dia peduli dengan urusan orang lain. Dia polos. Dia juga tidak peka. Dia bersikap sesuai apa yang dia mau. Sayang, dia tidak tau aku menyukainya. Dan juga kasian sekali sainganku yang begitu banyaknya menyukainya." Kata taehyung panjang lebar
Aku hanya bengong. Entah mengapa taehyung seperti tulus sekali mengatakan itu. mana ya gadis beruntung itu. aku sibuk celingak celinguk mencari gadis yang taehyung maksud "sehun"
WOAH
APA APA?
ADA APA?
Aku menatap taehyung di panggung sana dengan bingung. Kepala taehyung mengangguk menyuruhku untuk naik ke atas panggung. Bodohnya aku naik
"dan disini" dia mengeluarkan sebuah cincin "aku mau kau menjadi pacarku"
PLAk
"heh jangan bercanda"
"aku serius hun" gumam taehyung
Aku mengintip member monster disana. Mereka sudah mengepalkan tangan mereka. Wah wah WAHHH INI GIMANAAAA
"hun" kepalaku kembali menatap taehyung- CHUP
BUG
Taehyung memegang rahangnya yang membiru setelah di pukul oleh kris. Dan semua menjadi kacau karena taehyung menciumku tadi.
Aku berusaha turun dari panggung
Itu mereka semua bertengkarnya di atas panggung coba-_- elit sekali kalian semua ya
Yang lain? Hanya nontonin
Luar biasa tidak
Aku menjauh dari pesta. Lalu berjalan ke arah waitress yang memang di persiapkan untuk pesta ini "permisi, boleh aku meminta kantong plastik. Atau kotak kecil?" dia mengangguk dan pergi
Lalu dia kembali sambil membawa bungkusan kotak plastik. Aku mengmbil beberapa kue dan memasukkannya kedalam bungkus kotak plastik
"terima kasih" aku membungkuk waitress tadi
Sekilas aku menatap ke arah panggung. Iya mereka masih bertengkar. Jadi lebih baik aku pergi saja.
.
.
Entah mengapa hari ini sekolah lebih kelihatan sepi. Seperti banyak yang berubah. Kecuali mereka. Iya. Kesebelasan curut itu
"sehuni!"
"eh chanyeol" aku melambaikan tanganku dan tersenyum "woah kau masuk agak siangan ya hun. Tumben"
Aku tertawa pelan "iya nih. Eh luhan mana?"
"biasalah, paling juga terlambat" kata chanyeol memutarkan matanya malas. Aku mengangguk mengerti. Ngomong ngomong aku tidak melihat taehyung tadi. padahalkan dia sering datang pagi
"kau cari siapa hun?"
"ah.. itu. taehyung tidak kelihatan ya" kataku menggaruk tengkuk "ah..taehyung masuk rumah sakit. Dia terluka parah karena pertengkaran kemarin malam"
WHAT?!
BUG
"YAK SAKIT SEHUNIE!"
"KENAPA BISA MEMAKAN KORBAN SEPERTI ITU YAK YAK!" aku terus memukul chanyeol hanya mendesah kesakitan, ma- maksudku berteriak
Setelah puas, aku berlari keluar sekolah "SEHUNIE MAU KEMANA?!"
Aku tidak peduli. Pertengkaran tadi malam karena aku. Hiks kasian sekali taehyung. Apa wajahnya harus di operasi. Yahhh tidak tampan lagi dong
Sebentar
Aku lupa
Aku mengambil ponselku lalu menelpon chanyeol "SEHUNIE!"
"yeol-_- kau tau dimana rumah sakitnya?"
"ah…itu di hansae university hospital- TUT"
Aku kembali berlari ke arah rumah sakit. Ternyata rumah sakitnya memang dekat.
Hah hah hah
Waduh, ini keringat atau air terjun niagara. Deras sekali ahahaha. Akhirnya aku sampai. Aku kembali berlari untuk betanya kamar taehyung "permisi, boleh tau dimana kamar seorang kim taehyung. Umur 16 tahun!"
"oh itu kamar 117"
"terima kasih!- eh sebentar, kok bisa sehapal itu?"
"ahahah iya, karena dia paling rusuh di rumah sakit ini makanya semua suster mengenal dia" ahahaha maafkan teman saya yang kebanyakan makan penyedap itu ya sus ahahah-_-
Aku membungkuk lalu pergi mencari kamar taehyung
115 116 ah ini! 117
CKLEK
"permisi…." Kok sepi
Ahh! Itu taehyung. Kakiku berlari kecil ke ranjang taehyung. Wajahnya di bungkus seperti mumi. Dan dia dalam keadaan tidak sadar "maaf.."
Aku terduduk lemas
Iya
Aku menangis
Cengeng memang
Aku masih menangis sambil menggenggam tangan taehyung. Tiba tiba aku merasakan ada tangan yang mengelus kepalaku. "taehyung! Kau bangun?!"
"ahahah sudah jangan menangis"
Tapi ya namanya sehun yah. Bukannya diam. Malah semakin menangis. "aku tidak apa apa. Kau mengkhawatirkanku?"
Aku mengangguk cepat dan dia tertawa lagi. Tentu saja! Kau teman normalku yang pertama. Yang lain somplak semua
"aku senang. Kenapa tidak dari dulu saja aku sakit"
PTAK
"yak sehun!"
"makanya jangan bicara sembarangan!" bentakku cemberut "sini sini"
Hah?
Apa?
"sini"
Aku menuruti kata taehyung. Aku mendekatkan kepalaku "ada apa?" gumamku penasaran. Tapi taehyung si bodoh itu, si playboy itu, si bangsat itu dia malah menciumku
Bodohnya aku diam
Aku bingung.
Apa aku harus menggigit bibirnya sampai berdarah. Atau memukul kepalanya sampai bocor? aku bingun-_-
"mmhhh" dia melanjutkan ke tahap melumat. Kepalanya sengaja ia miringkan ke kiri dan semakin mendekatkan wajahnya ke arahku
Eh eh eh
Apa ini-_-
Wah…
PLAK
"SAKITTT!"
"dasar tidak waras! Aku tidak peduli! Aku mau pulang saja!" aku keluar dari kamar dan membanting keras pintunya
Eh
Aku mematung
"lu-luhan?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
WOAHHHHHHHHHHHHH SORRY LAMA UPDATE. TUGAS SAYA NUMPUK SEKALI HIKS *PELUK SEHUN* JADI SATU CHAP INI ISINYA TAEHUN SEMUA YAH WKWK. SAYA MAU BIKIN ENDING NIH. BINGING, ENDINGNYA CHAP DEPAN ATAU SATU CHAP LAGI, BARU BIKIN ENDINGNYA DI CHAP LAIN
DAN JUGA, ENDINGNYA BAKAL BINGUNG, SEHUN BAKAL SAMA SIAPA. KARENA SEBENARNYA SEHUN ITU UDAH TAU KALO MEMBER MONSTER PADA SUKA SAMA DIA
GITU
JADI YA GITU
AND…REVIEW LAGI YA GUYS
LOVE YAHHHH
