"luhan! Tunggu!" kakiku masih berlari mengejar luhan yang sudah hampir masuk mobilnya. Tunggu. Lagipula kenapa aku harus mengejar dia?-_-
Aku tidak tau tapi ntah kenapa aku harus menjelaskan sesuatu kepada luhan. Dia terlihat sangat marah
"berhenti!" mobil luhan terpaksa berhenti karena aku tepat berada di depan mobilnya. Muka luhan terlihat sangat jengkel. Dia berkali kali menghela nafasnya dengan marah.
Aku buka paksa pintu mobilnya dan masuk ke dalam "kau kenapa?" tanyaku pada luhan. Bukannya menjawab, dia justru melajukan mobilnya dengan cepat ke arah jalanan
"WOAH WOAH PELAN SEDIKIT"
Luhan justru memberhentikan mobilnya secara mendadak. Hampir saja aku terperantuk dashboard mobil. "kau kenapa?!" tanyaku emosi. Aku lihat luhan menggeretakkan giginya karena terlampau kesal. Kembali tidak menjawab, dia melajukan mobilnya dengan kecepatan normal ke rumahku.
SAEGUK HIGHSCHOOL
Tadi dikelas luhan masih mendiamiku, baekhyun juga heran. "luhan kenapa?" Tanya baekhyun. Aku menggidikkan bahuku "tidak tau. Dia sudah begitu sejak kemarin"
Member lain menatapku bingung "kenapa kalian menatapku begitu?" tanyaku heran. Suho angkat bicara "apa terjadi sesuatu yang tidak kami ketahui antara kau dan luhan?" matanya seolah olah ingin menghipnotisku agar aku berkata jujur
"aku tidak tau!" jawabku pasrah. "dia sudah begitu sejak bertemu denganku di rumah sakit ketika aku mengunjungi taehyung, lalu-"
"APA?! KAU MENGUNJUNGINYA?" Tanya suho terkaget. Sementara yang lain sudah tepuk jidat saja. "lalu kenapa kalau aku mengunjungi taehyung?" cicitku pelan karena aku sungguh sungguh tidak paham situasi sekarang ini
"kau tau kan dia musuh kami?" Tanya lay pelan. Aku menggangguk. Tapi entah kenapa aku rasa bukan karena itu dia marah. Apa karena..taehyung menciumku? Ah tidak tidak. Tidak mungkin. Apa hubungannya dengan luhan
"hun, kau mendengarkan ku tidak?" Tanya lay
"kau kenapa hun, geleng geleng sendiri?" baekhyun ikut bertanya karena tingkah anehku
"tidak. Aku teringat sesuatu sebelum bertemu luhan. Tapi mungkin tidak ada hubungannya dengan luhan" jawabku tidak yakin.
"cerita saja dulu" tawar jongin
"jadi begini..taehyung..dia..menciumku" takut takut aku menatap member satu per satu. Dapat kulihat wajah kaget mereka semua. "menciumku tepat dibibir" sebagian member sudah menghela nafas tidak percaya sementara yang lain terlihat menahan emosi mereka
"jelas saja luhan marah" ucap tao frustasi. Hah? Kenapa harus marah. Tapi sepertinya bukan hanya luhan yang marah, semua member terlihat lebih marah
SAEGUK HIGHSCHOOL
Secara ajaib semua member hilang entah kemana. Mungkin ke markas. tapi biasanya jam istirahat begini mereka ribut ribut di kantin.
Yasudah
Lagian aku bisa sendiri ke kantin
Kesel
Aku melihat taehyung bersama gengnya. Otomatis aku tersenyum melihat dia sekarang sudah lebih baik dari hari itu. Walaupun beberapa bagian tubuhnya masih di perban.
Taehyung balik melihat ke arahku dan tersenyum. Member wings yang lain ikut melihatku. Suga melambaikan tangannya ke arahku. Menyuruh untuk duduk di meja mereka
"apa kau sudah baikan?" tanyaku sambil mendaratkan bokongku ke bangku. Taehyung mengangguk lalu kembali tersenyum.
"wah. Kau senang sekali ya taehyung" sindir suga. Diikutin anggukan taehyung. "kau mau pesan apa hun?" aku menggeleng
"aku sudah makan bekalku tadi di kelas"
"oiya kau tidak bersama member monster?" Tanya jungkook memberanikan diri.
"aku daritadi tidak lihat mereka" jawabku seadanya. Selanjutnya member wings lain kembali mengobrol
Sedangkan aku
Hanya diam:)
Lalu menangis dalam sanubari:)
Mengapa aku harus duduk bersama member wings T T
"hun, pulang nanti kau dengan siapa?" Tanya taehyung. Jimin pura pura tersedak. Kenapa sih. Jungkook juga tersenyum penuh arti kearah taehyung
"tidak ada, biasanya aku pulang sendiri. Naik bus. Kenapa?" terdengar kata "yes" dari mulut jimin. Ada apa sih sebenarnya
"kita pulang bersama?" Tanya taehyung takut takut. Semua member wings menatapku penuh harap. Kenapa tidak? Oke oke aja kalau pulang bersama. "baiklah" jawabku singkat. Sedetik kemudian semua member berteriak suka cita dan mengucapkan selamat pada taehyung
Ada apa sih ah-_-
SAEGUK HIGHSCHOOL
Aku masih menunggu taehyung di depan pagar sekolahan. Sudah 10 menit berlalu. Kemana dia?!
"sehuuunn" terdengar suara aneh memanggilku dari arah barat. Anehnya suara itu terdengar sangat rame..
…suasana tidak enak apa ini?-_-
"sehun, kau sedang apa disini?" terdengar suara ngos ngosan dari belakang badanku. Dengan kaku aku membalikkan badanku, dan benar saja:) itu member monster. Bagaimana nanti T.T bisa repot kalau mereka tau aku pulang dengan taehyung
"ah..anu..aku sedang menunggu-"
"SEHUN!"
Mampus.
Itu taehyung.
Semua member melihat kearah taehyung dengan tatapan tidak suka. Mampus beta:)
"ah anu… eum.. ini aku mau pulang dengan taehyung. Sudah janji soalnya" dapat aku lihat tatapan tidak setuju semua member
"kalian ini kenapa? Kan kalian sudah memukul taehyung. Ayo sekarang maaf maafan. Tidak boleh bertengkar lagi. karena geng wings itu musuh kalian, terus aku tidak boleh pulang bersama taehyung? Jangan kekanakan. Kalian sudah besar" ucapku panjang lebar
"bukan karena itu kami marah, hun. Mengertilah" jawab lay lembut
"lalu karena apa?" aku menatap bingung para member. Mereka saling pandang dan enggan untuk menjawab pertanyaanku
Ada apa sih-_-
"singkatnya karena aku menyukaimu hun. Mereka tidak suka aku dekat denganmu. Mungkin mereka takut kau memilih aku hahaha" ucap taehyung gamblang.
OH BEGITU TOH. BILANG DARI TADI MAKANYA
Semua member melihat taehyung dengan tatapan kaget sekaligus marah. Ckck dasar
"ya ampun. Jadi hanya karena itu?" aku tertawa kecil
"hanya?! Kau bilang hanya hun?" Tanya suho tidak percaya. Aku menggangguk
"kalian ini, lalu kenapa kalau taehyung menyukaiku?kalian juga menyukaiku kan? Aku juga suka kalian semua kok. Taehyung juga. Irene juga. Member wings juga. Lalu ibu juga. Lagipula hanya karena aku pulang bersama taehyung bukan berarti aku tidak mau berteman dengan kalian lagi" jelasku panjang lebar
Luhan menepuk dahinya. Taehyung tertawa dengan keras. Sementara member lainnya menatapku kasihan
"sudah aku duga dia tidak paham" bisik tao ke kris
Aku ingin protes tapi taehyung buru buru membalikkan badanku dan mendorongku menjauhi semua member
"sudah ya. Aku mau pulang dulu dengan SEHUN. Kalian dengar sendiri kan. Dia MENYUKAI AKU. Dan kita semua" kata taehyung sambil tersenyum manis ke semua member. Tapi mereka malah menatap marah ke taehyung. Ckck mereka itu. Padahal sudah kujelaskan tadi
SAEGUK HIGHSCHOOL
Karena terlalu lama menunggu bus, aku benar benar lelah dan memilih untuk tidur saja. Aku mulai memejamkan mata lalu aku senderkan kepalaku di jendela. Tapi tidak lama kemudian aku merasakan sebuah tangan memegang kepalaku. Sudah pasti tangan taehyung. Dia memindahkan kepalaku menjadi menyandar ke pundaknya
Yasudahlah
Lebih empuk
Baru saja ingin terbang kealam mimpi, aku merasakan bibirku di sentuh oleh jari. Tentu saja jari taehyung. Tapi kenapa?-_-
"hun..sainganku banyak sekali tadi" ucap taehyung pelan. "tapi tentu saja aku tidak menyerah. Kau menyuruhku untuk tidak menyerah kan? Bahkan jika aku dipukuli sampai babak belur lagi oleh mereka, aku tetap tidak akan menyerah"
Aku tidak mengerti apa yang dia bicarakan. Yasudahlah. Lebih baik tidur saja
SAEGUK HIGHSCHOOL
Aku terbangun dari tidurku dan melihat langit sudah gelap dari jendela. Aku bangun dan menutup tirai jendelaku. Lalu kembali ke kasur:)
Aku membuka akun sns ku dan melihat postingan member monster sudah berderet di timeline.
kimiesuhoya apa ini yang disebut patah hati? Aku bukan first kiss dia:(
real_pcy lihat saja. Aku akan menghajarmu kalau kau berani menyentuh oohsehun ku
Apa apaan -_-
kthyung hari ini adalah hari yang sangat baik:)
- rmbukanrumahmakan cieeeee
- sugamanis ecie uhuk
- dks93 sialan.
7_luhan_m baiklah…kalau begitu. Aku juga harus menciummu
- baekhyunee jangan berani macam macam kau luhan
- zkdlin awas saja kalau kau berani
Halah. Mereka semua itu bahas apa sih-_- pakai bawa bawa aku. Karena aku menghindari postingan postingan tidak berguna mereka, aku melihat akun makanan dan membuatku jadi ingin makan ramen
Aku jalan menuju dapur lalu membuka lemari makanan. Sialnya ramen kosong
"ibuuuuu. Ramenku yang ukuran jumbo disini kemana?"
"maaf ibu makan tadiiii. Beli saja sana. Uang kembalian belanjaan ibu letakkan di atas lemari es. Ambil saja" teriak ibu dari arah ruang tamu
Haish
Aku mengambil uang itu dengan kesal dan melangkah kakiku keluar rumah.
SAEGUK HIGHSCHOOL
WAHHHHH
BANYAK SEKALI VARIAN RAMEN MUSIM INI. WAHHH ADA YANG DOUBLE CHEESE. WAHHHHH
Tentu saja aku mengambil banyak:)
Aku letakkan semua ramenku di meja kasir dan siap siap mengeluarkan uang- "ini sekalian saja dengan belanjaanku" kulihat seseorang menaruh belanjaannya ke meja kasir dan mengerluarkan uang sekalian membayar belanjaanku
Waduh
Dibayarin.
Berarti uang ibu bisa aku simpan
Hehe
"terimakasih kyungsoo" ucapku tulus
SAEGUK HIGHSCHOOL
"pelan pelan makannya nanti kau tersedak" ucap kyungsoo pelan. Lalu menatapku kembali dengan tatapan…entahlah. Dia tersenyum penuh arti ke arahku. Ck kenapa pipiku memanas
Terserah
Aku kembali memakan ramenku
"oiya, tadi kalian kemana? Tadi waktu istirahat kalian tidak ada" ucapku kesal
"ahahah maaf,tadi kami di markas kok. Pasti uri sehunie sendirian utututu" tangannya mengacak acak rambutku dengan gemas
"tidak. Aku makan bersama member wings" usapan itu terhenti. Aku menatapnya bingung
"kenapa?" cicitku takut karena kyungsoo menatapku tajam
"sehun, dengarkan aku. Jangan lagi main main dengan member monster ya. Bukan karena apa. Hanya saja..hubungan kami tidak baik"
"aku tau kok tapi kan bukan berarti-"
"hun mengertilah, kami hanya tidak ingin menambah saingan lagi. Taehyung saja bisa menyukaimu. Bagaimana kalau semua member wings juga menyukaimu? Cukup member monster dan Irene saja yang menjadi saingaku. Yang lain jangan"
Ngomong apasi bambang
Kan bagus kalau semua menyukaiku
Hilih
Pusing
"habiskan makananmu lalu aku akan mengantarkanmu pulang"
"tidak us-"
"ck. Jangan membantah"
"baiklah-_-" cicitku pelan sambil memasang muka kesal. Kyungsoo tertawa lalu mencubit pipiku gemas
"hun jangan seperti ini. Atau aku akan jatuh semakin dalam"
Iya bambang
Terserah. Iyain aja.
SAEGUK HIGHSCHOOL
Aku kembali ke rutinitas sekolahku yang sangat sangat repot ini:) sebenarnya tidak ada yang salah dengan sekolah ku. Tentu saja. Bangunannya bagus. Pakainnya bagus. Uang sekolahnya bagus. Yang tidak bagus cuma satu..
…ya mereka itu:)
"woi aku mau juga!" -tao
"ice cream ku mana! Aku yang rasa mangga"-jongin
"huek ini rasa apa?! Kok tidak enak begini"-chen
"rasa sempak"-chanyeol
"ada yang mau rasa ini? baru keluar ice cream rasa ini" –xiumin
"rasa apa itu?"-lay
"rasa gebetan diambil orang lain. Sakit:)" suho
"sehunie mau yang ini tidak? Ini rasa cintaku kepadamu"-baekhyun
Hanya kris dan kyungsoo yang makan dalam diam. Sementara luhan dari tadi hanya menatapku dengan perasaan bersalah
Dia kenapa-_-
Sebenarnya aku mendiaminya di kelas tadi. aku diam karena aku takut merusak mood dia. Dia mendiamiku kemarin. Jadi aku kira dia marah padaku-
"maaf"
Eh? Sejak kapan dia sudah di sebelahku
"e-eh iya tidak apa apa"
Kami diam
Member masih berisik
"oiya minta maaf karena apa ya" luhan menepuk jidatnya setelah mendengar pertanyaanku "aku minta maaf karena mendiamimu kemarin"
Oh. Karena itu.
Kau itu. Makanya jangan dibiasain seperti itu. Kau kira enak didiamin. Aku seperti orang bodoh- tidak. Kau lah yang bodoh!
"hehe tidak apa apa kok. Santai saja" ucapku pelan
"mau ice creamnya?" aku mengangguk
SAEGUK HIGHSCHOOL
Ini sudah saatnya pulang tapi aku malah di markas. tentu saja dengan member yang lain. Lagipula ibu tidak ada di rumah. Hhh…bosan
Aku jadi ingin makan sushi
Tapi sushi tentu saja mahal.
Mana aku sedang menabung untuk membeli tas baru. Karena tas aku yang sekarang sudah sedikit robek. Huft…
Aku mengambil ponselku dan membuka youtube
Sushi restaurant
Tentu saja semua konten tentang sushi langsung bermunculan. Aku memandang bagaimana orang orang mukbang sushi dan membuatku semakin ingin makan sushi
Aku kembali menghela nafasku kasar
"kau ingin sushi?"
"MAU!" jawab ku tanpa sadar pada pertanyaan yang entah dari siapa. Semua member menahan tertawa melihat reaksiku tadi
"oohh jadi uri sehunie ingin sushi?" Tanya xiumin
Aku menggaruk leherku dengan malu lalu mengangguk
Tunggu..
Kalau mereka sudah seperti ini jangan bilang…
"aku makan sushi di restaurant teman ayahku" ucap suho "gratis" lanjutnya
MANSEEEEEEE
"uh! Yeah~" ucapku lompat lompat kearah suho dan tanpa sadar memeluk dia dengan erat. Ah~senangnya
"terimakasih suho. Aku benar benar lagi ingin sushi. Terimakasih" ucapku makin mempererat pelukanku.
Setelah beberapa detik aku melepas pelukanku lalu menatap member lainnya. Tunggu
Ini..kenapa suasananya jadi begini…
Kok seram.
"ehe kalian kenapa ya?"
"sehun.." ucap kris pelan
"eum..i-iya?" cicitku
"berhentilah, kau membuat sehun takut" suho menarik lenganku dan memposisikan aku di belakang punggungnya
"kau yang seharusnya berhenti bertingkah berlebihan" sindir baekhyun
"apa? Aku berlebihan? Lihat. Sehun ingin sushi. Salah aku mentraktir dia sushi? Kalian juga aku traktir. Hei kita sudah berjanji untuk bermain adil. Aku tidak curang disini. Kecuali aku mengajaknya diam diam dan kami makan sushi hanya berdua" ucap suho makin panas
Semua member terdiam tapi masih memperlihatkan kekesalan mereka
"yorobun" aku mengangkat tanganku
"maaf, tapi eum..aku tidak mengerti. Bisa kita langsung pergi ke restaurant nya? Aku lapar" ucapku pelan. Secara otomatis mereka semua tertawa pelan
Loh..kok
Tadi perasaan aura mereka aura aura membunuh, kenapa bisa berubah secepat itu.
Heran
Haiiii binomi is comeback
Yak. Maaf ya.
Wagilasih setahun coy. Setahun gue hiatus. Gela sajaaaaaaaa. Masih dengan sehun x all. Wah gila makasih bgt yang mereview ff gue yang sudah jamuran ini dan membuat gue semangat untuk lanjutin ff ff tua ini di tengah tengah padatnya jadwal kuliah
Sekali lagi makasih gengs
Oiya jan lupa review yak
